Bupati Markus Apresiasi Kapolres Bangka Barat, Sebut Berhasil Jadi Inspirasi Pemanfaatan Lahan Kritis

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 8 Juni 2026 – Bupati Bangka Barat Markus, S.H., memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha atas keberhasilannya menginisiasi pemanfaatan lahan kritis di kawasan Ketapang menjadi lahan pertanian produktif yang menghasilkan sekitar 15 ton semangka. Apresiasi tersebut disampaikan Markus saat menghadiri dan mengikuti panen raya semangka bersama Kapolres Bangka Barat di Lahan Ketapang Polres Bangka Barat, Senin (8/6/2026). Menurut Markus, keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa lahan yang selama ini dianggap kritis dan kurang produktif masih dapat diolah serta dimanfaatkan secara optimal apabila dikelola dengan baik dan dilakukan secara serius. “Saya memberikan apresiasi kepada Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha yang telah menghadirkan sebuah inspirasi nyata bagi para petani di Bangka Barat. Apa yang dilakukan beliau membuktikan bahwa lahan kritis bukan berarti tidak bisa dimanfaatkan. Dengan kemauan, inovasi, dan kerja sama yang baik, lahan seperti ini dapat berubah menjadi lahan produktif yang menghasilkan,” kata Markus. Ia menilai keberhasilan panen raya semangka tersebut bukan hanya tentang hasil pertanian semata, tetapi juga menjadi contoh konkret bagaimana sebuah gagasan dapat diwujudkan menjadi program yang memberi manfaat bagi masyarakat. Markus mengatakan keberhasilan Polres Bangka Barat mengubah lahan kritis menjadi lahan pertanian produktif diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para petani di seluruh wilayah Kabupaten Bangka Barat. “Kepada para petani saya ingin menyampaikan agar tidak takut mengelola lahan yang dianggap kritis. Apa yang dilakukan Kapolres Bangka Barat hari ini menunjukkan bahwa lahan yang kurang produktif masih bisa diperbaiki dan diolah hingga memberikan hasil yang baik. Ini adalah contoh yang patut ditiru,” ujarnya. Menurut Markus, kehadirannya bersama Kapolres Bangka Barat dalam kegiatan panen raya tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pemanfaatan lahan yang selama ini belum tergarap secara maksimal. “Hari ini kita melihat langsung hasilnya. Dari lahan yang sebelumnya kurang produktif kini mampu menghasilkan sekitar 15 ton semangka. Ini adalah bukti nyata keseriusan Kapolres Bangka Barat dalam mendukung ketahanan pangan dan memberikan inspirasi kepada masyarakat, khususnya para petani,” katanya. Panen raya semangka di Lahan Ketapang Polres Bangka Barat menjadi salah satu contoh keberhasilan kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah dan kelompok tani dalam mengubah lahan kritis menjadi kawasan pertanian yang produktif serta bernilai ekonomi bagi masyarakat. Penulis Tim

Read More

Petani Apresiasi Inovasi Kapolres Bangka Barat Ubah Lahan Kritis Menjadi Kebun Semangka Produktif

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 8 Juni 2026 – Keberhasilan panen raya semangka di Lahan Ketapang Polres Bangka Barat mendapat apresiasi dari Kelompok Tani Belo Maju, Desa Belo Laut, Kecamatan Mentok. Para petani menilai keberhasilan tersebut tidak lepas dari gagasan dan komitmen Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha dalam memanfaatkan lahan kritis menjadi lahan produktif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Perwakilan Kelompok Tani Belo Maju mengatakan sebelum dikelola, kawasan tersebut merupakan lahan yang kurang produktif dan belum dimanfaatkan secara maksimal. Namun berkat ide serta dukungan Kapolres Bangka Barat, lahan tersebut diolah menjadi area pertanian yang kini mampu menghasilkan panen semangka hingga sekitar 15 ton. “Kami sangat mengapresiasi Bapak Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha. Beliau memiliki gagasan yang luar biasa dalam pemanfaatan lahan. Yang sebelumnya merupakan lahan kritis dan kurang produktif, kini bisa menjadi lahan pertanian yang menghasilkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar perwakilan Kelompok Tani Belo Maju. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pemanfaatan lahan yang tepat dapat memberikan dampak positif terhadap sektor pertanian dan perekonomian masyarakat. “Ini bukan hanya soal panen semangka, tetapi bagaimana sebuah lahan yang sebelumnya terbengkalai dapat disulap menjadi lahan yang produktif. Kami melihat langsung bagaimana perhatian dan dukungan Kapolres Bangka Barat terhadap sektor pertanian sehingga hasilnya bisa dirasakan bersama,” katanya. Kelompok tani juga berharap program serupa dapat terus dikembangkan karena dinilai mampu menjadi contoh bagi masyarakat dalam mengelola lahan yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Sementara itu, panen raya semangka yang dilaksanakan di Lahan Ketapang Polres Bangka Barat menghasilkan sekitar 15 ton semangka dari 2.000 bibit yang ditanam pada April 2026. Keberhasilan tersebut menjadi salah satu wujud dukungan terhadap program ketahanan pangan sekaligus bukti bahwa kolaborasi antara Polri dan masyarakat mampu menghadirkan manfaat nyata bagi daerah. Penulis Tim

Read More

Diduga Langgar Pergub, Truk Batu Bara Masih Melintas di Jalur Jambi–Palembang Arah Talang Duku

Tajam24Jam.Com JAMBI, 4 Juni 2026 – Sejumlah kendaraan angkutan batu bara masih terlihat melintas di ruas Jalan Lintas Jambi–Palembang menuju kawasan Talang Duku, Kabupaten Muaro Jambi, pada Kamis (4/6/2026). Pantauan di lapangan menunjukkan truk-truk bermuatan batu bara masih menggunakan jalan umum yang setiap hari dilalui masyarakat. Kondisi tersebut kembali memunculkan sorotan terkait kepatuhan terhadap aturan pengangkutan batu bara yang diatur Pemerintah Provinsi Jambi. Masyarakat menilai aktivitas angkutan batu bara di jalan umum berpotensi mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Selain itu, keberadaan kendaraan bertonase besar juga dikhawatirkan dapat mempercepat kerusakan infrastruktur jalan. Sejumlah warga mempertanyakan efektivitas pengawasan dan penegakan aturan oleh instansi terkait terhadap aktivitas angkutan batu bara yang masih terlihat beroperasi di jalur tersebut.“Kami masih sering melihat truk batu bara melintas di jalan ini. Harapannya ada pengawasan dan penertiban sesuai aturan yang berlaku,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya. Menanggapi kondisi tersebut, masyarakat meminta Pemerintah Provinsi Jambi, Dinas Perhubungan, dan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jambi untuk meningkatkan pengawasan serta melakukan penindakan apabila ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas Perhubungan Provinsi Jambi maupun Ditlantas Polda Jambi terkait masih adanya truk angkutan batu bara yang melintas di ruas Jalan Jambi–Palembang arah Talang Duku tersebut.Redaksi masih berupaya mengonfirmasi pihak-pihak terkait guna memperoleh informasi yang berimbang dan akurat sesuai kaidah jurnalistik. Penulis Tim

Read More

Respon Cepat Laporan Warga, Polres Muaro Jambi Cek Dugaan Geng Motor di Senaung

Tajam24Jam.Com MUARO JAMBI, 7 Juni 2026 – Polres Muaro Jambi kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat melalui Layanan Kepolisian 110. Respons sigap tersebut ditunjukkan setelah menerima laporan warga terkait dugaan aktivitas geng motor di wilayah Senaung, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Minggu (7/6/2026) dini hari. Laporan diterima Call Center 110 Polres Muaro Jambi sekitar pukul 03.25 WIB. Warga melaporkan adanya sekelompok anak-anak yang diduga merupakan anggota geng motor melintas di kawasan tersebut. Menindaklanjuti informasi itu, Personel Piket Samapta Polres Muaro Jambi bersama Kanit Dalmas langsung berkoordinasi dengan personel Polsek setempat dan bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan. Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, rombongan yang sebelumnya diduga sebagai geng motor telah membubarkan diri dan bergerak ke arah Kota Jambi. Keterangan warga sekitar menyebutkan bahwa rombongan tersebut memang sempat terlihat melintas, namun tidak melakukan tindakan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Meski tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas, kehadiran personel kepolisian di lokasi menjadi bentuk respons cepat Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan.Warga yang melaporkan kejadian tersebut menyampaikan apresiasi atas kesigapan Polres Muaro Jambi dalam menindaklanjuti laporan yang disampaikan melalui layanan darurat kepolisian. Polres Muaro Jambi juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat melalui Layanan Kepolisian 110 yang beroperasi selama 24 jam.“Layanan 110 merupakan sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan laporan maupun pengaduan terkait situasi kamtibmas. Setiap laporan yang masuk akan segera ditindaklanjuti oleh petugas,” demikian imbauan Polres Muaro Jambi. Dengan respons cepat dan kehadiran personel di lapangan, Polres Muaro Jambi menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Penulis Tim

Read More

Polres Bangka Barat amankan pelaku dan 58 paket ganja di Mentok

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 6 Juni 2026 – Satuan Reserse Narkoba Polres Bangka Barat mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis ganja di Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, beserta barang bukti sebanyak 58 paket ganja siap edar. Sabtu 6 Juni 2026 Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso di Mentok, Sabtu malam, membenarkan pengungkapan kasus tersebut. “Pelaku yang diamankan seorang pria berinisial FH (22) warga Kecamatan Mentok. Penangkapan ini merupakan hasil pengembangan penyelidikan yang dilakukan Satresnarkoba Polres Bangka Barat,” kata Yos. Ia menjelaskan, pelaku diamankan di kediamannya sekitar pukul 20.00 WIB. Saat dilakukan interogasi, pelaku mengaku menyimpan narkotika jenis ganja di kawasan Jalan Pantai Baru, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Mentok. Berbekal informasi tersebut, petugas kemudian melakukan penggeledahan di lokasi yang dimaksud dengan disaksikan perangkat lingkungan setempat. “Dari hasil penggeledahan ditemukan 58 paket plastik klip ukuran sedang berisi daun kering yang diduga narkotika jenis ganja yang disimpan di dalam semak-semak di pinggir Jalan Pantai Baru,” ujarnya. Selain barang bukti ganja dengan berat bruto 242,91 gram, polisi juga mengamankan satu tas kain warna merah, satu unit telepon genggam dan satu unit sepeda motor yang diduga digunakan terkait aktivitas pelaku. Menurut Yos, pelaku mengakui seluruh barang bukti narkotika yang ditemukan tersebut merupakan miliknya. Saat ini pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Bangka Barat guna menjalani proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan peredaran narkotika yang terkait. Kapolres Bangka Barat melalui Kasi Humas menegaskan pihaknya terus berkomitmen memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum setempat. “Pengungkapan ini merupakan bentuk keseriusan Polres Bangka Barat dalam memerangi peredaran narkoba. Kami akan terus melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku demi menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat,” katanya. Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif memberikan informasi kepada aparat kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan sekitar. “Kami membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Bangka Barat yang aman, sehat dan terbebas dari ancaman narkoba,” ujarnya. Penulis Tim

Read More

Masyarakat Apresiasi Kapolres Bangka Barat Konsisten Ungkap Jaringan Narkoba hingga Bandar

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 7 Juni 2026 – Keberhasilan Polres Bangka Barat dalam mengungkap berbagai kasus narkotika mendapat apresiasi dari masyarakat Kabupaten Bangka Barat. Warga menilai komitmen Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., dalam memberantas peredaran narkoba tidak hanya menyasar pelaku di tingkat bawah, tetapi juga terus dikembangkan hingga mengungkap jaringan yang lebih besar. Salah seorang perwakilan masyarakat, Eceng, mengatakan upaya pemberantasan narkoba yang dilakukan Polres Bangka Barat selama ini memberikan dampak positif terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. “Kami melihat keseriusan Bapak Kapolres AKBP Pradana Aditya Nugraha beserta jajaran dalam memberantas narkoba. Yang ditindak bukan hanya pengguna atau pelaku kecil, tetapi kasus-kasus terus dikembangkan untuk mengungkap pemasok hingga bandar. Ini yang membuat masyarakat semakin percaya kepada kepolisian,” kata Eceng, Minggu (7/6/2026). Menurut dia, berbagai pengungkapan kasus narkotika yang dilakukan Satresnarkoba Polres Bangka Barat menunjukkan bahwa perang terhadap narkoba bukan sekadar slogan, melainkan dibuktikan dengan tindakan nyata di lapangan. “Masyarakat merasakan kehadiran Polres Bangka Barat yang semakin dekat dan responsif. Banyak kasus yang berhasil diungkap dan dikembangkan sehingga jaringan peredaran narkoba semakin tertekan. Kami sangat mengapresiasi langkah tersebut,” ujarnya. Ia menilai keberhasilan pengungkapan kasus narkotika, termasuk temuan puluhan paket ganja di wilayah Mentok beberapa waktu lalu, menjadi bukti keseriusan aparat dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba. “Kami berharap upaya seperti ini terus dilakukan. Narkoba adalah musuh bersama yang dapat merusak masa depan anak-anak dan generasi muda. Karena itu masyarakat siap mendukung dan memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran narkoba,” katanya. Sementara itu, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso menyampaikan terima kasih atas dukungan dan apresiasi yang diberikan masyarakat. Menurut dia, keberhasilan pengungkapan kasus narkotika merupakan hasil kerja keras personel di lapangan yang didukung partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan informasi. “Kami berkomitmen untuk terus memberantas peredaran narkotika hingga ke akar-akarnya. Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan, khususnya peredaran narkoba, di wilayah hukum Polres Bangka Barat. Dukungan masyarakat menjadi kekuatan besar bagi kami dalam menjaga keamanan dan menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba,” kata Yos. Penulis Tim

Read More

Ketua DPW PWDPI Lampung Dukung Penuh Langkah Kapolda Lampung Berantas Begal dan Curanmor: Sudah Sangat Meresahkan, Banyak Nyawa Melayang!

Tajam24Jam.Com Bandar Lampung, 7 Juni 2026 – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Provinsi Lampung, Rangga Reksa Wisesa, S.H., menyatakan sikap tegas dan memberikan dukungan penuh kepada Pimpinan dan seluruh jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Lampung di bawah pimpinan Kapolda Lampung, dalam upaya besar-besaran memberantas kejahatan jalanan, khususnya tindak pidana perampokan bermotor (begal) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang belakangan ini semakin merajalela dan biadab di wilayah Lampung. Dalam pernyataannya, Rangga menilai kejahatan jenis ini sudah berada pada taraf yang sangat mengkhawatirkan dan tidak bisa lagi dibiarkan, karena tidak hanya merugikan harta benda masyarakat, melainkan telah banyak memakan korban jiwa yang tidak berdosa. Kejahatan Biadab yang Timbulkan Rasa Takut dan Korban Jiwa Berdasarkan data dan pantauan di lapangan, aksi kejahatan yang dilakukan oleh para pelaku begal dan pencuri kendaraan ini kian hari kian bertambah jumlahnya, sekaligus bertambah kejamnya. Mereka tidak segan-segan menggunakan senjata tajam maupun kekerasan fisik yang luar biasa berat hanya demi mengambil kendaraan milik korban. Akibatnya, bukan hanya kerugian materiil yang dialami warga, melainkan banyak nyawa manusia yang melayang sia-sia dan sejumlah warga lainnya harus menderita cacat seumur hidup akibat sabetan dan pukulan para pelaku. Situasi ini menimbulkan rasa takut yang luar biasa di tengah masyarakat, sehingga warga merasa tidak aman saat beraktivitas, terutama di malam hari maupun di jalan-jalan sepi. “Kami menerima banyak sekali laporan dan keluhan dari masyarakat. Kejahatan begal dan curanmor ini sudah sangat meresahkan dan mengganggu ketentraman umum. Lihatlah betapa biadabnya mereka, mengambil motor saja tidak cukup, nyawa manusia pun mereka ambil dengan mudah. Ini sudah bukan lagi soal pencurian biasa, tapi pembunuhan yang terencana demi harta,” tegas Rangga, Minggu (7/6/2026).. Dukung Penuh Langkah Tegas Kapolda Lampung Menyikapi hal tersebut, Rangga menyambut baik dan mendukung sepenuhnya langkah strategis yang telah dicanangkan Kapolda Lampung untuk memburu dan menumpas habis jaringan kejahatan ini sampai ke akar-akarnya. Menurutnya, keberadaan kelompok begal ini bagaikan penyakit mematikan bagi keamanan daerah, sehingga penanganannya harus dilakukan dengan tegas, cepat, dan tanpa pandang bulu. “Kami mendukung sepenuhnya langkah Kapolda Lampung dan seluruh jajarannya. Kami apresiasi setiap operasi yang digelar, setiap penangkapan yang dilakukan, dan setiap upaya pengungkapan jaringan yang ada. Kami berharap Bapak Kapolda terus berani bertindak tegas, jangan ragu untuk memberikan pelajaran berat kepada para penjahat ini agar mereka jera dan tidak lagi mengganggu warga,” ujarnya. Desakan Usut Jaringan dan Peredaran Hasil Curian Lebih lanjut, Rangga juga meminta agar pemberantasan tidak hanya berhenti pada penangkapan pelaku di lapangan, tetapi juga dibongkar jaringan di belakangnya, termasuk siapa yang menjadi penampung dan penjual kembali kendaraan hasil kejahatan tersebut. “Pasti ada jaringan yang lebih besar yang menampung hasil curian mereka. Jika penampungnya tidak diberantas, para begal akan terus beraksi karena merasa ada yang menampung barangnya. Bongkar semuanya, berantas sampai ke akar-akarnya agar Lampung menjadi wilayah yang aman kembali,” pungkasnya. Pihaknya juga berjanji akan terus mendukung kinerja kepolisian melalui pemberitaan yang konstruktif, guna membangun kesadaran masyarakat sekaligus mengapresiasi kinerja polisi dalam menjaga keamanan daerah. (Kaperwil) Penulis Tim

Read More

Polda Jambi Launching Presisi Merdeka Run Jambi 2026, Wujudkan Semangat “Satu Langkah, Sejuta Perubahan”

Tajam24Jam.Com Jambi, 6 Juni 2026 – Polda Jambi resmi meluncurkan kegiatan Presisi Merdeka Run Jambi 2026 pada Sabtu (06/06/2026) pagi. Kegiatan launching yang dimulai pukul 06.00 WIB tersebut dibuka oleh Karo Rena Polda Jambi dan berlangsung dengan rute start dari Lapangan Mapolda Jambi serta finish di Eks Arena MTQ Jambi. Peluncuran ini menjadi tanda dimulainya rangkaian persiapan menuju pelaksanaan Presisi Merdeka Run Jambi 2026 yang akan digelar pada 9 Agustus 2026 mendatang dengan lokasi start dan finish di Lapangan Garuda Kompleks Kantor Gubernur Jambi. Ketua Pelaksana Presisi Merdeka Run Jambi 2026, Kombes Pol. Adi Benny Cahyono, S.H., S.I.K., M.Si., CPHR., CBA, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan insan media yang hadir dalam kegiatan launching tersebut. Menurutnya, Presisi Merdeka Run bukan sekadar ajang olahraga, melainkan sarana untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta menumbuhkan semangat persatuan dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. “Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Polda Jambi dalam menghadirkan aktivitas positif yang tidak hanya mendorong gaya hidup sehat, tetapi juga mempererat kebersamaan antara Polri dan masyarakat. Melalui event ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama merayakan semangat persatuan, sportivitas, dan kebanggaan terhadap Provinsi Jambi,” ujarnya. Mengusung tagline “Satu Langkah, Sejuta Perubahan”, kegiatan ini diharapkan mampu menginspirasi masyarakat bahwa setiap langkah kecil yang dilakukan hari ini dapat memberikan dampak besar bagi kesehatan, lingkungan, kebersamaan sosial, serta masa depan yang lebih baik. Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan bahwa Presisi Merdeka Run Jambi 2026 merupakan bentuk nyata komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan yang bermanfaat, inklusif, dan mampu memperkuat hubungan antara kepolisian dengan seluruh lapisan masyarakat. “Presisi Merdeka Run Jambi 2026 bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat, serta membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat. Semangat Satu Langkah, Sejuta Perubahan mengandung makna bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan bersama-sama. Kami mengajak seluruh masyarakat Jambi dan peserta dari berbagai daerah untuk turut berpartisipasi serta menyukseskan kegiatan ini dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji. Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Polda Jambi optimistis Presisi Merdeka Run Jambi 2026 akan menjadi salah satu event olahraga yang membanggakan bagi Provinsi Jambi, sekaligus menjadi sarana promosi daerah yang mampu menarik peserta dari berbagai wilayah di Indonesia. Dengan semangat kolaborasi, sportivitas, dan kebersamaan, Presisi Merdeka Run Jambi 2026 diharapkan dapat menjadi wadah positif bagi masyarakat untuk berolahraga, mempererat tali persaudaraan, menumbuhkan rasa cinta terhadap daerah dan bangsa, serta mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat, produktif, dan harmonis. Penulis Tim

Read More

Polres Bangka Barat Jawab Keluhan Warga Lewat Perbaikan Jalan Rusak Jelang Hari Bhayangkara ke-80

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 6 Juni 2026 – Momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dimanfaatkan Polres Bangka Barat untuk menunjukkan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat melalui aksi nyata memperbaiki jalan berlubang di Kelurahan Sungai Baru, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan bakti sosial tersebut dipimpin langsung Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha dan melibatkan anggota DPRD Kabupaten Bangka Barat, Wakapolres, pejabat utama Polres Bangka Barat, Kapolsek Mentok, personel kepolisian serta masyarakat setempat. Berbeda dari kegiatan seremonial pada umumnya, Kapolres Bangka Barat terlihat turun langsung mengaduk campuran semen dan menambal sejumlah titik jalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat karena berpotensi membahayakan pengguna jalan. AKBP Pradana Aditya Nugraha mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus menjawab keluhan warga terkait kondisi jalan yang rusak dan berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas. “Momentum Hari Bhayangkara ke-80 kami maknai sebagai kesempatan untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat melalui tindakan nyata yang manfaatnya bisa langsung dirasakan. Apa yang menjadi keluhan masyarakat harus menjadi perhatian kami bersama,” kata Kapolres. Menurut dia, keselamatan pengguna jalan merupakan tanggung jawab bersama sehingga Polres Bangka Barat berupaya mengambil langkah cepat guna mengurangi risiko kecelakaan di lokasi tersebut. Aksi yang dilakukan Kapolres Bangka Barat bersama jajaran dan DPRD Kabupaten Bangka Barat mendapat respons positif dari masyarakat. Salah seorang warga, Rama, mengaku pernah hampir terjatuh saat melintasi ruas jalan tersebut akibat menghantam lubang yang ada di badan jalan. “Saya pernah hampir jatuh karena motor yang saya kendarai oleng setelah menghantam lubang di jalan ini. Karena itu kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Kapolres Bangka Barat dan jajaran. Kami melihat sendiri beliau turun langsung bekerja bersama anggota untuk memperbaiki jalan yang selama ini dikeluhkan warga,” ujarnya. Menurut Rama, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam tugas penegakan hukum, tetapi juga hadir untuk membantu menyelesaikan persoalan yang dirasakan masyarakat sehari-hari. “Kami merasa diperhatikan. Apa yang dilakukan Polres Bangka Barat ini sederhana, tetapi manfaatnya besar bagi keselamatan masyarakat yang setiap hari melintas di jalan ini,” katanya. Melalui kegiatan tersebut, Polres Bangka Barat berharap semangat Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi peringatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi warga. Penulis Tim

Read More

Ketua PWDPI Lampung Desak Polresta Balam Tangkap Oknum ASN Dinsos Dugaan Terlibat Mafia Minyak Kita

Tajam24Jam.Com Bandar Lampung, 5 Juni 2026 – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Provinsi Lampung, Rangga Reksa Wisesa, S.H., menyoroti keras terbongkarnya praktik mafia pangan yang memalukan dan melibatkan aparatur negara di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) aktif di Dinas Sosial Provinsi Lampung kini resmi berstatus tersangka dalam kasus peredaran ilegal minyak goreng bersubsidi merek Minyakita. Berdasarkan informasi oknum ASN terawbut berinisial ALS, diamankan tim jajaran Polresta Bandar Lampung dalam operasi penindakan yang dilakukan di kawasan Rajabasa, Bandar Lampung, pada Kamis, (22/5/2026) lalu. Peran Strategis di Balik Layar Berdasarkan hasil pengembangan penyidikan, terungkap bahwa ALS bukan sekadar pembeli atau pengecer biasa, melainkan salah satu aktor intelektual dan pengatur utama dalam jaringan kejahatan tersebut. Meski bertugas di bidang kesejahteraan sosial, ia diduga kuat menggunakan jaringan serta akses kekuasaannya untuk mengatur jalur distribusi minyak goreng yang seharusnya diperuntukkan bagi rakyat kecil, justru dialihkan ke jalur gelap demi meraup keuntungan pribadi yang besar. Saat penggerebekan, aparat berhasil menyita barang bukti berupa puluhan karton kemasan Minyakita serta satu unit kendaraan yang rutin digunakan untuk mengangkut barang hasil pengalihan tersebut. Dugaan Keterlibatan Oknum Dinas Perindustrian Perdagangan dan Bulog Dalam pernyataannya, Rangga Reksa Wisesa menilai mustahil seorang pegawai Dinas Sosial dapat bergerak sendiri menguasai aliran barang dalam jumlah besar tanpa dukungan pihak lain yang berwenang di bidang pangan dan perdagangan. Ia mengungkapkan adanya indikasi kuat yang diterima pihaknya bahwa sindikat ini melibatkan oknum dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Provinsi Lampung serta Perum Bulog Wilayah Lampung. “Kami menduga kuat dan menerima informasi yang cukup meyakinkan bahwa praktik penyaluran dan pengalihan barang ini melibatkan pihak-pihak yang memang memiliki wewenang mengatur pasokan dan harga, yaitu oknum dari Koperindag dan Bulog Lampung. Bagaimana mungkin barang bersubsidi bisa dialihkan jalurnya dan dijual di atas harga patokan jika tidak ada kelicikan pengaturan dari pihak yang seharusnya mengawasi dan menyalurkannya?” tegas Rangga. Sangat Ironis dan Mencederai Hati Nurani Menanggapi kasus yang sangat memalukan bagi birokrasi di daerah ini, Rangga menyayangkan dan menyesalkan keterlibatan petugas yang seharusnya menjadi pelindung rakyat justru menjadi perusak pasokan barang kebutuhan pokok. “Sungguh sangat ironis dan menyakitkan. Pegawai yang bekerja di dinas sosial, yang sehari-hari tugasnya menangani masalah kemiskinan dan kesejahteraan masyarakat, justru menjadi dalang penjarahan barang bersubsidi. Ditambah lagi, jika benar pihak yang bertugas mengawasi seperti di Perdagangan dan Bulog ikut bermain, ini adalah pengkhianatan nyata terhadap rakyat,” ujarnya. Ia menilai keterlibatan ASN ini menjadi bukti nyata bahwa mafia pangan di wilayah Lampung sudah memiliki perlindungan yang kuat dan terorganisir rapi, sehingga berani beroperasi secara terang-terangan tanpa rasa takut. Desakan Usut Sampai Tuntas, Periksa Semua Pihak Terkait Rangga mendesak penyidik Polresta Bandar Lampung dan Kejaksaan agar tidak hanya berhenti pada penetapan satu tersangka saja. Ia meminta agar ditelusuri secara mendalam seluruh aliran uang, harta kekayaan, serta jaringan rekanan bisnis yang bekerja sama dengan tersangka. “Kami minta aparat penegak hukum segera menahan tersangka, bongkar semua jaringannya sampai ke akar-akarnya. Periksa dan panggil juga oknum-oknum dari Koperindag dan Bulog yang terindikasi terlibat. Sita dan blokir seluruh aset yang dibeli dari hasil kejahatan ini, mulai dari rumah, kendaraan, tanah, hingga simpanan keuangannya. Jangan sampai ada yang lolos atau dilindungi hanya karena berstatus pegawai negeri atau pejabat,” pungkas Ketua DPW PWDPI Lampung ini. Hingga berita ini diturunkan, penyidik masih mendalami peran tersangka dan kemungkinan adanya pihak lain yang lebih tinggi di balik layar jaringan mafia minyak goreng di wilayah Lampung. (Kaperwil)

Read More