Warga Perumahan Audiri Permai Keluhkan Jalan Rusak, Ketua AWASI Muaro Jambi Kritik Kinerja Pemerintah Daerah

Tajam24Jam.Com Muaro Jambi, 30/01/2025 – Kerusakan jalan di Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi dikeluhkan oleh warga setempat. Sejak lama, jalan yang menjadi akses utama dan penghubung masyarakat 4 RT di Perumahan Auduri Permai tersebut rusak parah. Kondisi jalan tampak berlumpur, licin, berlobang dan dipenuhi genangan air. Hal ini menyulitkan masyarakat dalam menjalani aktivitas sehari-hari, terlebih saat musim hujan seperti saat ini. Pengamatan di lokasi, selain kondisi jalan yang masih berkonstruksi tanah merah, terdapat juga kondisi jalan cor di area perumahan Auduri Permai yang mengalami kerusakan parah. Selain berlobang dan digenangi air, terlihat rangkaian besi pada jalan beton ini juga timbul keluar, karena pecahnya coran jalan. Potongan besi dari jalan yang muncul keluar ini tentunya dapat mengancam kendaraan yang melintas, karena bisa merusak roda kendaraan, serta membahayakan keselamatan pengguna jalan. Sejumlah pengendara sepeda motor yang juga warga setempat mengutarakan keluhan mereka mengenai kerusakan jalan ini. “Susah kami pak, licin dan segala macamnya. Rusaknya sudah lama pak, susah ada yang jauh-jauh. Kalau hujan becek nian, sangat. Ya harapannya diperbaiki lah,”ujar Kartini, Rabu 29 Januari 2025. Hal senada juga diungkapkan oleh warga lainnya, Citra. Citra mengaku takut melintasi jalan yang rusak tersebut. “Takut pak, licin dan sempat tergelincir juga,”ungkapnya. Menanggapi keluhan warga ini, Ketua Aliansi Wartawan Siber Indonesia (AWASI) Kabupaten Muaro Jambi, Feriansyah turut berkomentar. Wartawan senior yang dikenal ramah, tegas dan supel dalam bergaul itu mengkritik kinerja Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi yang terkesan tak mampu menuntaskan persoalan jalan rusak. “Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah Kabupaten Muaro Jambi. Tolong turun ke lapangan dan lihat penderitaan rakyat soal jalan rusak ini, jangan hanya duduk di kantor saja,”tegas Ketua AWASI Muaro Jambi, Feriansyah kepada wartawan, Kamis 30 Januari 2025. Menurut Feri, kerusakan jalan sepanjang 4 kilometer ini membutuhkan perhatian dari pemerintah, karena jalan ini menjadi akses utama perekonomian dan pendidikan masyarakat setempat. “Tidak sedikit pengedara sepeda motor yang jatuh karena licinnya jalan. Anak sekolah juga kasihan, sulit menuju sekolah karena rusaknya jalan. Kami meminta pemerintah daerah untuk peduli dan segera membangun jalan yang menjadi urat nadi masyarakat 4 RT ini,”ungkap Feriansyah. Feri menjelaskan, penanganan kerusakan jalan di Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jaluko ini menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi. “Jalan ini keberadaannya sangat vital bagi masyarakat,”tandas Feriansyah mengakhiri keterangannya. Penulis Team.

Read More

Puluhan Remaja Yang Tergabung Kelompok Geng Motor Melaksanakan Deklarasi Damai letakkan Senjata

Tajam24Jam.Com Muaro Jambi, 30/01/2025 – Bertempat di aula kantor Kepala Desa Tangkit Baru, Kecamatan Sungai Gelam, puluhan remaja yang tergabung dalam kelompok geng motor melaksanakan ‘Deklarasi Damai Letakkan Senjata’ pada Kamis 30 Januari 2025. Deklarasi peletakkan senjata tersebut disaksikan langsung oleh Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Pol Manang Soebeti, Kapolres Muaro Jambi AKBP Heri Supriawan, Kapolsek Sungai Gelam Iptu Usaha Sitepu, Kades Tangkit Baru Andi Baharu, para Tokoh Masyarakat dan para Orang Tua. Dalam sambutannya, Kombes Pol Manang mengapresiasi kinerja Polsek Sungai Gelam yang telah berkerjasama dengan semua pihak menjadi percontohan untuk mengajak anak-anak muda yang tergabung dalam kelompok geng motor untuk ‘Deklarasi Damai Meletakkan Senjata’ dan terus menciptakan situasi di Kecamatan Sungai Gelam selalu aman dan kondusif. “Saya sangat mengapresiasi kegiatan deklarasi damai ini, saya mengajak adik-adik untuk selalu beraktivitas yang positif, silahkan adakan perlombaan olahraga futsal atau yang lainnya, nanti saya dan kapolsek akan membantu hadiahnya,” ujar pria yang akrab disapa Pak Bray Sementara itu, Kapolres Muaro Jambi Heri Supriawan menjelaskan, kegiatan deklarasi damai para geng motor merupakan respon cepat dari Kapolsek Sungai Gelam terkait keluhan masyarakat yang merasa resah dengan maraknya geng motor. “Ini langkah cepat dari Kapolsek Sungai Gelam, semoga kedepannya situasi kamtibmas di Sungai Gelam semakin aman, nyaman dan kondusif, kami sangat mendukung dan mensupport kegiatan ini, mari bersama-sama menjaga kedamaian di Muaro Jambi,” jelasnya Ditempat yang sama, Kapolsek Sungai Gelam Iptu Usaha Sitepu mengatakan, setelah kegiatan deklarasi damai tersebut, ia akan membina para remaja untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan positif seperti perlombaan olahraga atau kegiatan sosial lainnya. “Setelah deklarasi ini mereka akan kita bina, kita libatkan dalam perlombaan olahraga maupun kegiatan sosial kemasyarakatan, saya mengajak anak-anak dan para orang tua untuk selalu menjaga situasi kamtibmas,” pungkasnya Penulis Team.

Read More

Antisipasi Kenakalan Remaja, Kapolresta Jambi Gelar Sosialisasi dan Tatap Muka di SMA Negeri 1

Tajam24Jam.Com JAMBI, 30/01/2025 – Guna mengantisipasi kenakalan di kalangan remaja maupun pelajar, Kepala Kepolisian Resor Kota Jambi Kombes Pol. Boy Sutan Binanga Siregar, S.I.K.,M.H, menggelar Kegiatan Tatap muka dan Sosialisasi bertempat di SMA Negeri 1 Kota Jambi, Kamis (30/01/2025). Pada kegiatan tersebut, Kapolresta Jambi Kombes Pol. Boy Sutan Binanga Siregar, S.I.K.,M.H turut di dampingi oleh Kasat Binmas Kompol Akil, S.H, Kapolsek Telanaipura AKP Reza Fahlevy, S.Tr.K, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Irwansyah, S.Pd.,M.Pd.I, serta personil Bhabinkamtibmas Kelurahan Sungai Putri, Bripka Fitra, S.H. dan di hadiri oleh para Pelajar SMA Negeri 1 Kota Jambi. Kapolresta Jambi Kombes Pol. Boy Sutan Binanga Siregar, S.I.K.,M.H, menyampaikan. Bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini, merupakan sebagai salah satu bentuk dalam mengantisipasi Aksi Kenakalan Remaja. Dikatakan juga oleh Kapolresta Jambi, Bahwa dikesempatan itu pihaknya juga menyampaikan pesan agar para pelajar yang merupakan generasi muda harapan bangsa, untuk selalu menanamkan disiplin baik dalam ketepatan waktu datang di sekolah, patuh terhadap tata tertib yang berlaku disekolah, serta etika dalam bermasyarakat. ” Kita juga mengingatkan agar para pelajar di SMA Negeri 1, tidak terlibat dalam Aksi Geng Motor, perkelahian, tawuran, begal, balap liar serta ugal-ugalan dalam berkendara yang sering meresahkan masyarakat, dan selalu bijak dalam menggunakan media sosial (Medsos) serta menghindari tindakan yang dapat merusak serta merugikan masa depan dari pelajar ataupun remaja itu sendiri “, ucapnya. Orang nomor satu di Polresta Jambi itu, juga turut menekankan peran penting orang tua dan guru dalam mengawasi dan membimbing para pelajar. ” Karena Kolaborasi antara orang tua, guru, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah serta mengantisipasi Aksi kenakalan remaja, sekaligus memantau perkembangan dari para pelajar “, terang Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar. ” Kegiatan tatap muka dan Sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen Polresta Jambi dalam mendukung pendidikan yang aman dan bebas dari pengaruh negatif, dengan harapan dapat menciptakan generasi muda yang berkualitas dan berprestasi “, tutupnya. Penulis Team.

Read More

Aman dan Lancar dalam Rangka Acara Pisah sambut Danramil 15/Muara Sipongi

Tajam24Jam.Com Mandailing Natal Kamis 30/01/2025 – Pada pukul 09.00:WIB Ma koramil 15 Muara Sipongi terlaksananya serah Terima jabatan Danramil bapak kapten ARH Marito efendi harahap dengan Danramil baru Letda Inf Marahotma Nasution berjalan dengan lancar tanpa terkendala Kegiatan srtijab antara dan ramil kapten ARH Marito harahap dengan Letda Inf Marahotma Nasution di jadi hadiri oleh camat pakantan, Camat Muara Sipongi, Danramil lama, danramil baru, Ka kua Muara Sipongi, Ketua MUI, kapas Muara Sipongi, tokoh masyarakat dan seluruh anggota Ramil 15 Muara Sipongi Adapun kegiatan yang sudah terlaksana dengan aman dan lancar ialahPengerahan lepas sambut Danramil Kapten arh Marito efendi harahap dengan dan ramil baru Letda Inf Marahotma Nasution serta penyerahan tanggung jawab, wewenag Danramil 15 Muara Sipongi di depan seluruh forkopimcam, tokoh masyarakat dan sekaligus pembacaan Do’a serta fhoto bersama Selain itu acara serah Terima inventaris kantor tetap dilaksanakan adapun inventaris yaitu kantor, Randis roda dua, senjata, serta alpal lain nya dan sekaligus penanda tanganan Buku serah Terima Danramil 15 Muara Sipongi Dan acara ramah tamah tetap terlaksana serta pelepasan Danramil Kapten arh Marito efendi harahap Para tokoh masyarakat dan forkopimcam serta seluruh yang hadir di acara sertijab mengucapkan selamat dan sangat berterima kasih Kepada Bapak Kapten arh Marito efendi Harahap atas kinerja baik nya selam kepemimpinan nya di wilayah Danramil 15 Muara Sipongi ini dan selamat bertugas di wilayah dan ramil 14 kotanopan dan kami sangat berharap kepada bapak Danramil yang baru ini bapak Letda Inf Marahotma Nasution akan melanjutkan tugas serta meningkat kan mutu kenerja nya sebagai Danramil baru di Wilayah muara Sipongi yang kami cintai ini ” Harap nya(tim) Penulis Team.

Read More

KONFLIK lahan Terhadap Masyarakat dengan Aparatur Desa Bungku – Diduga Pemdes sekongkol Dan sengaja Tutup mata.

Tajam24jam.com Jambi, 28/01/2025 – Pada Kabupaten Batang hari kecamatan Bajubang-Desa Bungku-Dusun Tanjung mandiri RT.45. Simpur; yang mana Lebikurang satu pekan lalu Sala Satu warga dari desa Bungku tersebut yang tidak mau disebutkan Namanya. “Menyampaikan kepada Awak media Adanya pertikaiyan Lahan Antara masyarakat dengan Aparatur desa, kejadiannya lebih kurang satu bulan yang lalu. Salah satu pemilik Lahan Awak media kembali mendapatkan informasi Lagi dari salasatu pemilik Lahan tersebut yang Ada di lokasi yang Sama” bahwa” salah satu Aparatur desa yang berinisial (R) Cs, yang di Duga memperjual belikan Lahan garapan masyarakat” Sedangkan menurut informasi yang media dapatkan bahkan suda ada yang membayar sejumlah Rp. 27 JT, (Dua Pulu tuju juta rupiah)kesalah satu Aparatur desa setempat di situpun Ada dukungan dari ketua Adat yang bernama (Jupri), Artinya kalaulah ketua Adat setempat suda ada di dalam hal tersebut tentunya harapan warga Aman” Ucapnya. Bahkan Lahan dari kelompok Tani (Bukit sinyal bersatu) yang suda di Tanam dan digarap di jual lagi sama salah satu Aparatur desa,” dan diduga yang begerak ke lokasi Ada beberapa orang Anggotanya yang suda di Atur Oleh oknum aparatur desa Tersebut. Dan” Adalagi salasatu masyarakat yang suda menyerakan Uwang sejumlah Rp. 3 JT, (Tiga juta rupiah) Ke orang ketua Adat desa, Tapi herannya Masi juga di ganggu-ganggu Trus oleh oknum Salah satunya Aparat desa dan Anggota yang sepertinya suda di Atur oleh oknum aparat desa yang diMaksud. Dan dapat diduga mereka Suda terjadi komplotan Cara menjual Belikan Lahan dan juga garapan Lahan milik warga tersebut seolah-olah Suda di Atur pergerakannya masing-masing oknum yang diduga”berinisial” 1. (MD) 2 (DM) 3 (AN) 4 (DR) 5 (DN), Maka adanya kejadian seperti ini warga dan masyarakat memohon dan meminta kepada Aparat penegak hukum Agar dapat hendaknya mendengar kekeluhan masyarakat yang tertindas oleh oknum Aparat desa yang menjerit minta ke Adilan kepada penegak hukum dan yang berweng Lainya. Penulis Team.

Read More

Pagar Gudhas Village Diduga Melanggar Aturan Tata Ruang Bangunan Dinas PUPR Kota Jambi Diam

Tajam24jam.com Kota Jambi, 27/01/2025 –Pagar beton Gudhas Village yang berdiri angkuh di Jl. Adam Malik, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, adalah tamparan keras bagi aturan hukum dan tata ruang di Kota Jambi. Meski telah dilaporkan berkali-kali oleh masyarakat, aktivis, dan media kepada Dinas PUPR Kota Jambi, pagar ini tetap berdiri kokoh. Tak ada langkah nyata dari pemerintah untuk menindak pelanggaran yang jelas-jelas mencolok mata ini. Apakah hukum hanya berlaku untuk rakyat kecil? Pelanggaran yang Dilakukan oleh Gudhas VillageBerdasarkan temuan lapangan dan audiensi dengan Dinas PUPR Kota Jambi, pagar Gudhas Village diduga melanggar berbagai aturan nasional terkait tata ruang, bangunan gedung, dan keselamatan publik, yaitu: Aliansi Wartawan Siber Indonesia (AWaSI) Jambi menilai kasus pagar Gudhas Village ini adalah simbol runtuhnya penegakan hukum di Kota Jambi. Ketua AWaSI Jambi, Erfan Indriyawan, SP, menyampaikan pernyataan keras terkait hal ini.“Ini bukan sekadar pagar beton! Ini adalah bukti nyata bahwa Pemerintah Kota Jambi tidak mampu, atau bahkan tidak mau, menegakkan aturan. Bagaimana mungkin pelanggaran yang sudah terang-terangan dibiarkan? Jika pemerintah hanya diam, masyarakat berhak mempertanyakan keberpihakan mereka. Apakah hukum di Kota Jambi hanya untuk rakyat kecil, sementara pengusaha besar kebal aturan?” tegas Erfan dengan nada marah.Wakil Ketua AWaSI Jambi, Kang Maman, menyuarakan kritik lebih tajam:“Pemerintah Kota Jambi harus malu! Sudah ada laporan, sudah ada audiensi, tapi pagar ini tetap berdiri kokoh. Kalau mereka tidak mampu bekerja, lebih baik tinggalkan kursi empuk mereka! Jangan biarkan hukum dipermainkan oleh pengusaha yang merasa kebal aturan. Rakyat tidak butuh pemimpin yang takut atau tunduk pada orang-orang seperti itu!” Mengapa Pemerintah Diam?Fakta bahwa pagar ini masih berdiri kokoh meskipun jelas melanggar aturan membuat publik berspekulasi tentang adanya “perlakuan khusus” kepada pemilik Gudhas Village. Pemilik restoran ini dikenal sebagai tokoh berpengaruh dengan jaringan luas, sehingga ada dugaan kuat bahwa laporan masyarakat sengaja diabaikan.“Kami ingin tahu, apa alasan pemerintah tidak membongkar pagar ini? Apakah karena pemiliknya seorang yang berkuasa? Atau memang pemerintah kita sudah kehilangan nyali untuk menegakkan hukum?” ujar Ludwig, seorang aktivis yang juga terlibat dalam pengawalan kasus ini. Ultimatum AWaSI Jambi: Tindakan atau Mundur!AWaSI Jambi menuntut Pemerintah Kota Jambi, khususnya Dinas PUPR, untuk segera bertindak dalam waktu dua minggu. Jika tidak ada langkah nyata, AWaSI akan: Kasus pagar Gudhas Village bukan hanya soal bangunan fisik, tetapi juga soal keadilan, integritas, dan keberanian pemerintah dalam menegakkan aturan. Jika kasus ini terus dibiarkan, maka kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah Kota Jambi akan hancur total.Masyarakat menunggu langkah nyata, bukan sekadar janji. Jika hukum terus dipermainkan, jangan salahkan publik jika mereka mulai meragukan keberadaan pemerintah yang seharusnya menjadi pelindung keadilan. Penulis Team.

Read More

Dugaan Kriminalisasi Oleh PT.Waimusi Agroindah Terhadap Masyarakat Transmigrasi Sejak 1991 Sampai Sekarang

Tajam24jam.com Sumsel, Senin 27/01/2025 – Apresiasi Lingkungan dan Hutan Indonesia (Alun) melakukan investigasi di Ogan Komering Ilir (OKI) terhadap laporan masyarakat yang di dia kriminalisasi oleh perusahaan. Warga transmigrasi asal Jawa Tengah dari angkatan 1986 adalah transmigrasi umum yang di canangkan oleh Departemen Transmigrasi untuk wilayah Sumatra Selatan, yang mempunyai tujuan untuk mensejahterakan masyarakat dan merubah tafaf hidup. Namun yang terjadi di lapangan adalah lahan cadangan pertanian warga transmigrasi di G2 desa Bumi Makmur d klaim oleh PT.Agro dengan cara pemaksaan dan intimidasi serta ancaman bahkan menggunakan oknum polisi dari Polres OKI Sumsel sesuai fakta yang di temukan ALUN di lapangan dan pengakuan warga transmigrasi. Fakta-fakta berupa surat sebagai data dan petunjuk keberadaan kebun dan lahan warga desa Bumi Makmur yang dikuasai dan dijadikan perkebunan oleh PT.Waimusi Agroindah. Dasar penempatan warga transmigrasi G.2 desa Bumi makmur kecamatan Mesuji Raya Kabupaten Ogan Komering Ilir Provinsi Sumatra Selatan. SK gubernur kepala daerah tingkat I Sumatra selatan no: 299/KPTS/83, tentang pencadangan tanah seluas 75.375 Ha untuk keperluan proyek transmigrasi Pematang Panggang Marga Mesuji kec Kayu Agung dan Marga Danau Kecamatan Pendamaran Kab Daerah II Ogan Komering Ilir SK Gubernur kepala daerah tingkat I Sumatra selatan no: 039/SKPTS/III/91 tentang pengesahan peningkatan Ex UPT Mulya Guna Kec Tanjung Lubuk dan Ex UPT Bumi Makmur Kec Mesuji Kabapaten Dati II OKI Surat menyurat dari Forum Rombong desa Bumi Makmur Kecamatan Mesuji Raya Kabupaten OKI Provinsi Sumatra Sumatra Selatan pernah bersurat ke Presiden RI di istana negara Jakarta Pusat no 05/01/04/FKW/TB/2013 Perihal perlindungan hukum dan pengaduan perampasan hak tanah warga trasmigrasi G.2 Desa Bumi Makmur Kec Mesuji Raya Kab OKI Prov Sumsel oleh PT. Waimusi Agro Indah Ke Polres OKI no 001/BM/UR/XI/2017 tanggal 9/11/2017. soal pemberitahuan unjuk rasa Ke kepala Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah II Palembang no 09/S.FR/VIII/2018, Tanggal 31 Agustus 2018 soal klarifikasi status fungsi lahankepada menteri Agraria dan tata ruang di Jakarta no11/S.FR/V/2019, tangggal 13 Mei 2019. Soal permohonan klarifikasi HGUKe kepala balai pemantapan kawasan hutan wilayah II Palembang soal klarifikasi status fungsi lahan Ke kepala BPN kab ogan komering ilir soal klarifikasi status fungsi lahanKe kepala BPN kab ogan komering ilir soal permohonan penerbitan sertifikat areal desa Bumi Makmur Melalui DPR RI no 02141/DPR RI/II/2013 hal undangan rapat dengar pendapat umum pada hari Rabu 27 Februari 2013 soal aspirasi masalah perampasan tanah warga trasmigrasi Setelah memperoleh tanah/lahan ratusan warga transmigrasi mulai melakukan penanaman sebagai sumber ekonomi, sesuai dengan tujuan program transmigrasi yang di canangkan pemerintah.Sesuai dengan peraturan perundang-undangan warga pun mengurus legalitas tanah secara bertahap, mulai surat pengujian hak(SPH). Setelah melakukan penanaman sebagai usaha perkebunan, masuk sebuah perusahaan PT Wai Musi Agro Indah (PT.WMAI) di areal yang bersebelahan dengan kawasan transmigrasi yang juga membuka areal perkebunan. Bahwa sekitar tahun 1990-1991, pihak pt WMAI berusaha untuk dapat menguasai dan memiliki tanah/lahan perkebunan milik warga dengan cara-cara kekerasan dengan memanfaatkan oknum-oknum petugas kepolisian, mereka merubuhkan rumah-rumah adat, merusak dan menebang tanaman sawit, karet dan tanaman-tanaman lainnya milik warga yang telah ditanami dan di pelihara dengan susa payah. Bahwa setelah melakukan tindakan anarkis untuk menguasai fisik tanah/lahan, para oknum petugas kepolisian secara bergiliran memanggil warga masyarakat untuk segera menyerahkan SPH yang mereka miliki, jika tidak mereka akan di penjara. Berdasarkan penelusuran ALUN di desa bumi makmur kec Mesuji Raya Kab. OKI terhadap klaim lahan dan kebun Forum Rombong kami temukan kesimpulan. Penulis Team.

Read More

“Honorer Dinas PUPR Provinsi Jambi Ketahuan Garap Proyek, Di Mana Integritas Pemerintah

Tajam24jam.com Jambi, 27/01/2025 – Aliansi Wartawan Siber Indonesia (AWaSI) Jambi kembali menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan dalam mengawasi penyalahgunaan jabatan di lingkungan pemerintahan. Kali ini, AWaSI Jambi melaporkan dugaan pelanggaran berat yang dilakukan oleh Naziruddin alias Rudi, seorang pegawai honorer di Dinas PUPR Provinsi Jambi yang terbukti mengerjakan proyek drainase di bawah anggaran Dinas PUPR Kota Jambi.“Ini adalah bukti nyata penghianatan terhadap kepercayaan masyarakat. Honorer seperti Naziruddin tidak layak berada di instansi pemerintah. Jika merasa gaji sebagai honorer tidak cukup, berhentilah dan serahkan posisi itu kepada orang yang lebih membutuhkan!” tegas Erfan Indriyawan, SP, Ketua AWaSI Jambi.Dalam audiensi yang dilakukan bersama Dinas PUPR Provinsi Jambi pada Kamis, 23 Januari 2025, Naziruddin alias Rudi diakui sebagai honorer Dinas PUPR Provinsi Jambi. Namun, fakta mengejutkan muncul ketika diketahui ia tidak hanya menjadi honorer, tetapi juga mengambil proyek pemerintah di Dinas PUPR Kota Jambi.“Bagaimana mungkin seorang honorer berani-beraninya mengambil proyek pemerintah? Tindakan seperti ini adalah pelecehan terhadap aturan, merugikan masyarakat, dan menunjukkan moralitas rendah! Jika dibiarkan, maka ini akan menjadi preseden buruk bagi honorer lain,” kecam Kang Maman, Wakil Ketua AWaSI Jambi. Tuntutan Tegas AWaSI JambiAWaSI Jambi secara resmi melayangkan laporan kepada Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi dengan tuntutan: Pesan Keras untuk Honorer LainAWaSI Jambi juga memperingatkan para pegawai honorer lainnya di seluruh instansi pemerintahan. Posisi honorer adalah amanah untuk melayani masyarakat, bukan kesempatan untuk mengambil keuntungan pribadi.“Kami ingatkan kepada semua honorer di Jambi: jika Anda merasa gaji tidak cukup, berhenti saja! Banyak orang yang jauh lebih membutuhkan posisi Anda. Jangan memanfaatkan status sebagai honorer untuk menipu negara dan merampok hak masyarakat,” ujar Kang Maman dengan nada tegas. Sebagai aliansi wartawan yang berkomitmen terhadap transparansi dan keadilan, AWaSI Jambi memastikan akan terus mengawal kasus ini hingga selesai. Kami menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk mendukung langkah ini agar menjadi pembelajaran bagi pegawai honorer lainnya.“AWaSI Jambi adalah barisan terdepan dalam membongkar pelanggaran seperti ini. Tidak ada kompromi untuk penghianat rakyat. Kami harap ini menjadi perhatian serius pemerintah dan Aparat Penegak Hukum (APH),” tutup Erfan.Kasus Naziruddin alias Rudi adalah tamparan keras bagi sistem pemerintahan di Jambi. Jika pemerintah tidak segera bertindak, kepercayaan publik akan semakin runtuh, dan moralitas birokrasi akan terus tergerus. Penulis Team.

Read More

AWASI Apresiasi Polres Muaro Jambi, Sukses Ungkap Kasus Korupsi Dana Hibah KONI

Tajam24jam.com Muaro Jambi, Sabtu 25/01/2025 – Ketua Aliansi Wartawan Siber Indonesia (AWASI) Kabupaten Muaro Jambi, Feriansyah mengapresiasi keberhasilan Unit Tindak Pidana Korupsi Satuan Reserse Kriminal (Tipidkor Satreskrim) Polres Muaro Jambi dalam mengungkap kasus dugaan korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Muaro Jambi tahun anggaran 2019 hingga 2021. “Kami dari AWASI Kabupaten Muaro Jambi mengapresiasi keberhasilan Unit Tipidkor Satreskrim Polres Muaro Jambi yang telah sukses mengungkap kasus dugaan korupsi dana hibah KONI ini,”kata Ketua AWASI Kabupaten Muaro Jambi, Feriansyah kepada wartawan, Jum’at 24 Januari 2025. Feri menjelaskan, kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Ketua KONI Muaro Jambi Fatahillah dan mantan Bendahara KONI Muaro Jambi Suzan ini menjadi preseden buruk bagi dunia olahraga di Kabupaten Muaro Jambi. “Kami dari AWASI Kabupaten Muaro Jambi siap bekerjasama dengan penegak hukum untuk memberantas korupsi di Bumi Sailun Salimbai ini,”tegas wartawan senior yang dikenal ramah, tegas dan supel dalam bergaul itu. Menurut Feri, langkah yang telah diambil oleh Unit Tipidkor Satreskrim Polres Muaro Jambi dalam mengungkap kasus dugaan tindak pidana korupsi di tubuh KONI Muaro Jambi ini patut mendapat dukungan dan apresiasi dari semua pihak. Feri berharap, langkah tegas pihak kepolisian dalam mengungkap kasus dugaan korupsi yang diduga telah merugikan keuangan negara hingga Rp 521 juta ini dapat memberikan efek jera bagi para pelaku. “Kita terus mendorong pihak kepolisian dan penegak hukum lainnya untuk memberantas habis korupsi di Kabupaten yang kita cintai ini,”tandas Feriansyah mengakhiri keterangannya. Sebagaimana diketahui, Penyidik Unit Tipidkor Satreskrim Polres Muaro Jambi menetapkan mantan Ketua dan Bendahara Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Muaro Jambi Fatahillah dan Suzan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi. Kedua Mantan pejabat KONI Muaro Jambi ini ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi dana hibah KONI Muaro Jambi tahun anggaran 2019 hingga 2021. Penyidik Unit Tipidkor Satreskrim Polres Muaro telah melakukan pelimpahan tahap 2 perkara dugaan korupsi ini ke Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Muaro Jambi pada Kamis 23 Januari 2025. “Hari ini telah dilaksanakan pelimpahan tahap 2 penyerahan tersangka dan barang bukti, terkait dugaan tindak pidana korupsi dana hibah dari pemerintah Kabupaten Muaro Jambi kepada KONI Muaro Jambi,”ujar Kasi Pidus Kejari Muaro Jambi kepada wartawan, Afriadi Asmin, Kamis 23 Januari 2025. Afriadi menjelaskan, Saat ini tersangka Fatahillah dilakukan penahanan di Lapas Kelas IIA Jambi, sementara tersangka Suzan dilakukan penahanan di Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi. “Penahanannya sendiri dilakukan selama 20 hari, terhitung mulai tanggal 23 Januari sampai tanggal 11 Februari tahun 2025,”jelas Kasi Pidsus Afriadi Asmin. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan undang-undang Republik Indonesia tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman 20 tahun kurungan penjara. (*) Penulis Team.

Read More

Kolaborasi Jurnalis Dengan Kalapas Rutan Kelas 2 Batam

Tajam24jam.com Batam, Jum’at 24/01/2025 – Sambutan hangat dari Kalapas kelas 2 Batam dan ngopi bersama dengan rekan- rekan satu. Lapas apel dilingkup rutan Barelang kelas 2 di warnai rame nya para pengunjung keluarga dari para tahanan rutan tersebut pada tanggal 23 Januari 2025 Kalapas ditemui,disela- sela ngopi bersama dengan rekanan sejawat dan berbincang-bincang santai, begitu disapa oleh rekanan media disambut hangat oleh Kalapas dan diajak ngopi bersama,sedikit menanyakan kepada Kalapas kebenaran mengenai tahanan yang diberi makanan basi, Kalapas men yampaikan mereka manusia bagai mana ibarat saya sendiri disuruh makan makanan basi, itu mustahil mungkin mereka pada demo. Selain itu juga mengintip diruangan PTSP,petugas lain pada sibuk dengan kunjungan para keluarga yang ingin menjenguk keluarganya, menunggu antrian yang diberikan para petugas jaga,ada yang mengetik memberikan kartu untuk masuk,barang-barang bawaan tersimpan dalam loker hanya yang boleh dibawa sesuai peraturan lapas kelas 2 Batam dan mengenai kebersihan cukup bersih dari luar ruangan sampai dalam ruangan terjaga kebersihannya. Kalapas Heri Kusrita menyulap lapas kelas 2 Batam, menjadi Asri, indah di pandang,tembok yang menjulur panjang sekelilingnya tampak bersih,pengabdiannya dan tugas yang diemban cukup berat namun dihadapi dengan tenang, dengan senyum ciri khasnya. Selamat bertugas pak Heri Penulis Team.

Read More