Pangdam II/Sriwijaya Tinjau Lokasi Program TNI AD Manunggal Air di Muaro Jambi

Tajam24Jam.Com Muaro Jambi, 26 Mei 2025 – Panglima Kodam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., melaksanakan kunjungan kerja ke lokasi Program TNI AD Manunggal Air yang berlokasi di RT 09 Desa Sungai Gelam, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, pada Senin (26/5/2025) Kedatangan Pangdam II/Swj beserta rombongan disambut hangat oleh unsur Forkopimda Kabupaten Muaro Jambi, di antaranya Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno, S.P., M.M., M.Si., Kapolres Muaro Jambi AKBP Heri Supriawan, S.I.K., M.H., Pabung Muaro Jambi Letkol Inf Beni, S.I.P., Camat Sungai Gelam Musliadi, S.Kom., M.E., Kades Sungai Gelam Datok Agustiar, serta para tokoh masyarakat dan warga setempat. Agenda utama kunjungan meliputi pemaparan program TNI AD Manunggal Air oleh Pabung Muaro Jambi, Letkol Inf Beni, S.I.P., interaksi dan ramah tamah bersama Forkopimda dan masyarakat setempat Dalam sambutannya, Pangdam II/Swj menyampaikan bahwa program TNI AD Manunggal Air merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam hal pemenuhan kebutuhan air bersih. Ia juga mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat yang telah mendukung kelancaran program tersebut. Turut hadir juga sejumlah pejabat Kodam II/Swj dan Korem 042/Gapu, antara lain: Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Heri Purwanto, S.E., M.Sc.,Asintel Kasdam II/Swj Kolonel Inf Yogi Muhamanto, S.H.Asops Kasdam II/Swj Kolonel Inf Sumarlin Marzoki, S.E.,Aslog Kasdam II/Swj Kolonel Inf Edison Sinabutar, S.Sos.,Aster Kasdam II/Swj Kolonel Inf Frans Kishin Panjaitan, S.A.P., M.P.M., M.Han,Asren Kasdam II/Swj Kolonel Arm Dodot Sugeng Heriadi, S.E, M.A.P.,Kasrem 042/Gapu Kolonel Inf Eddy Basuki,Kakesdam II/Swj Kolonel Ckm dr. Maksun Pandelima, Sp.OT., M.M.R.S. Penulis Tim

Read More

Perangai Pertamina Tutup Jalur Sungai Alam di Kumpeh Ulu Diprotes Warga, DPRD Muaro Jambi Turun Tangan

Tajam24Jam.Com Muaro Jambi, Kamis 22/5/2025 – Ketua DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Aidi Hatta bersama dua Anggota DPRD Muaro Jambi lainnya, Ade Irma Suryani dan Junaidi meninjau langsung lokasi pengeboran minyak pertamina di Desa Kota Karang, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, Kamis sore 22 Mei 2025. Peninjauan ini dilakukan, setelah sebelumnya DPRD Kabupaten Muaro Jambi mendapatkan laporan dari warga dan tokoh masyarakat terkait dampak buruk dari aktivitas pengeboran minyak Pertamina tersebut. Warga di RT 01 dan RT 02, Desa Kota Karang protes, karena untuk memperlancar proyek pengeboran minyak ini, pihak Pertamina diduga nekat menutup aliran sungai. Imbas dari ditimbunnya aliran sungai alam tersebut, warga di Desa Kota Karang kerap kebanjiran saat musim penghujan. Aliran sungai di jembatan yang menjadi jalan utama di desa kota karang kini juga tampak mengering lantaran ditutup total. Ketua DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Aidi Hatta mengatakan, jalur sungai yang diduga ditutup oleh pihak pertamina ini sangat merugikan masyarakat, karena sebelum ditutup menjadi akses perekonomian masyarakat. “Terkait dengan laporan masyarakat dan tokoh masyarakat disini ada jalur sungai yang ditutup oleh Pertamina. Jalur sungai ini sebenarnya akses masyarakat waktu itu masih aktif untuk mencari ikan dan hal-hal lain lah untuk perekonomian. Tapi hari ini kita lihat tidak bisa lagi itu berlaku, karena (jalur sungai,red) sudah ditutup total oleh Pertamina,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Aidi Hatta. Mirisnya lagi, akibat penutupan jalur sungai di Desa Kota Karang tersebut, warga sekitar harus menerima kenyataan pahit lantaran sering kebanjiran. “Yang mirisnya lagi imbas dari ditutupnya jalur sungai ini ada warga yang kebanjiran,” terang Legislator dari Partai Amanat Nasional itu. Aidi Hatta menegaskan, DPRD Muaro Jambi akan segera memanggil pihak Pertamina, pemerintah desa dan masyarakat yang terkena imbas buruk dari penimbunan jalur sungai tersebut. “Kami hadir disini beserta Anggota DPRD Muaro Jambi ini untuk memastikan laporan masyarakat tersebut. Dan melihat kondisi ini dipastikan merugikan masyarakat seputar dari kegiatan Pertamina ini. Tentu kami akan mengambil kebijakan, beberapa waktu kedepan kami akan panggil pihak Pertamina, pihak desa dan tokoh masyarakat yang berimbas dari kegiatan ini,” tutup Ketua DPRD Muaro Jambi, Aidi Hatta. Sementara itu, Ketua RT 01, Sopiah mengatakan, ia kerap mendapat pengaduan dari warganya yang terdampak banjir imbas dari penutupan jalur sungai tersebut. Warga protes karena keberadaan proyek pengeboran minyak Pertamina tersebut justru berdampak negatif bagi warga sekitar. “(Ketinggian air banjir) kurang lebih setengah meterlah,” tutur Sopiah. Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua RT 02, Jauhar. Jauhar menjelaskan, proyek pengeboran minyak Pertamina di Desa Kota Karang ini telah berjalan selama lebih dari satu tahun. Jauhar menyampaikan, Imbas dari penimbunan jalur sungai pada proyek pengeboran minyak ini, 8 rumah warganya terdampak banjir. Ia menegaskan, semenjak beroperasi hingga saat ini pihak Pertamina belum pernah sosialisasi ke warga. “Dak ada pak (sosialisasi Pertamina ke warga),” tegas Jauhar. Warga Desa Kota Karang, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi berharap adanya solusi terbaik dari permasalahan ini, agar tidak ada pihak yang dirugikan dari proyek pengeboran minyak Pertamina tersebut. Penulis Tim

Read More

Pengembang dan Ketua RT di Perumahan Mentari Residance 2 Keras Kepala Meski Telah Melanggar Aturan, Ketua DPRD Muaro Jambi Naik Darah

Tajam24Jam.Com Muaro Jambi, Kamis 22/5/2025 – Proyek pembangunan perumahan Mentari Residence 2 di Desa Talang Belido, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi mendapat sorotan dari Ketua DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Aidi Hatta. Pengerjaan satu unit bangunan rumah di perumahan bersubsidi ini mendapat sanksi tegas berupa penyegelan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Muaro Jambi. Penyegelan dilakukan saat Ketua DPRD Muaro Jambi, Aidi Hatta turun ke lokasi Perumahan Mentari Residence 2 bersama Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Dinas Penanaman Modal danPelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP),Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Satpol PP Muaro Jambi, Kamis 22 Mei 2025. Penyegelan bangunan perumahan bersubsidi di pinggir sungai ini dilakukan petugas Satpol PP lantaran tidak sesuai dengan perizinan. Tidak hanya melanggar sempadan sungai, bangunan rumah yang disegel juga bisa memicu terjadinya banjir saat hujan deras melanda. Dalam penertiban bangunan perumahan ini, Ketua DPRD Muaro Jambi, Aidi Hatta sempat dibuat naik darah oleh pihak pengembang dan Ketua RT setempat. Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut kesal, lantaran pihak pengembang maupun Ketua RT setempat tetap saja ngeyel, meski bangunan rumah yang disegel jelas-jelas melanggar aturan yang ada. Ketua DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Aidi Hatta mengatakan, kegiatan turun lapangan bersama dinas terkait ke perumahan Mentari Residence 2 Desa Talang Belido ini merupakan tindak lanjut dari Inspeksi mendadak dirinya ke lokasi yang sama beberapa waktu lalu. “Hari ini juga kita putuskan kegiatan dihentikan terkait pembangunan (unit perumahan Mentari Residence 2, red) yang tidak sesuai dengan perizinan. Tadi sudah disarankan untuk membuat permohonan baru untuk merubah sate plan nya, biar ini tertib,” kata Ketua DPRD Muaro Jambi, Aidi Hatta kepada wartawan. Aidi Hatta menegaskan, dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil pihak asosiasi perumahan di Kabupaten Muaro Jambi, agar seluruh perumahan yang ada dapat tertib dan tidak ada lagi pelanggaran seperti yang terjadi di perumahan Mentari Residence 2 ini. “Ini menjadi contoh supaya tidak ada lagi pengembang perumahan seperti ini. Dalam waktu dekat kami akan mengundang asosiasi perumahan ini, supaya jangan terjadi hal seperti ini,”tegasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Perkim Muaro Jambi, Evi Sahrul menyampaikan, pihak pengembang perumahan Mentari Residence 2 telah melanggar aturan karena membangun satu unit rumah tepat di samping aliran sungai. “Temuan dilapangan memang ada pelanggaran yang dilakukan pihak pengembang, dimana mereka membangun satu unit rumah berada di samping aliran sungai. Kalau kita lihat daerah tipografi, di Talang Belido ini beda dengan daerah lain, sungainya tidak sama dengan seperti sungai-sungai kita di wilayah bagian barat dari Kabupaten Muaro Jambi ini, disini umumnya bentuknya parit. Nah parit ini justru ketika tidak kita lakukan pengamanan dari awal, pasti dambak banjir nya akan besar,” ungkap Evi Sahrul. Ia menjelaskan, selain menghentikan pembangunan satu unit rumah yang melanggar di perumahan Mentari Residence 2, pihaknya juga mendesak pihak pengembang untuk segera melakukan perbaikan. “Kita juga melakukan penghentian kegiatan terhadap pembangunan satu unit rumah ini, kemudian nanti akan dilengkapi berita acara berupa perbaikan-perbaikan atau tindakan yang harus dilakukan pihak developer,” jelas Evi Sahrul. Selain itu, Evi Sahrul juga meminta pemerintah desa hingga Ketua RT di Desa Talang Belido, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi untuk ikut bersama-sama menyelesaikan persoalan banjir di Desa Talang Belido ini. “Termasuk nanti pihak desa, pihak RT untuk menyelesaikan secara bersama persoalan banjir yang ada di Desa Talang Belido ini. Nanti secara bersama akan kita bahas di berita acara,” tandasnya. Selain melakukan penyegelan, Satpol PP Kabupaten Muaro Jambi juga meminta pihak pengembang perumahan Mentari Residence 2 untuk merobohkan bangunan satu unit rumah yang melanggar aturan tersebut. “Kami menemukan bangunan rumah yang tidak sesuai dengan site plan, maka dari itu kami sebagai penegak Perda hari ini memasang police line bahwasanya tidak ada lagi pembangunan satu unit rumah yang melanggar, harus dibongkar,” tegas Kabid Penegakan Perda Satpol PP Muaro Jambi, Evirawati. Penulis Tim

Read More

Peringati Harkitnas ke-117, Pelindo Regional 2 Jambi Teguhkan Komitmen Bangun Indonesia Kuat

Tajam24Jam.Com MUARO JAMBI, Selasa 20/5/2025 — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 di halaman kantor regional, Talang Duku, Jambi, Selasa (20/5/2025). Upacara dimulai pukul 07.30 WIB dan berlangsung khidmat, diikuti oleh seluruh jajaran karyawan dan perwakilan mitra kerja. General Manager Pelindo Regional 2 Jambi, Ahmad Fahmi, bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam arahannya, ia mengingatkan pentingnya menumbuhkan kembali semangat kebangkitan nasional di tengah tantangan zaman, khususnya dalam konteks transformasi digital dan kemandirian ekonomi. “Semangat kebangkitan harus menjadi daya dorong bagi kita semua untuk terus berinovasi dan membangun Indonesia yang lebih kuat dan berdaya saing, baik di sektor maritim maupun digital,” kata Fahmi. Upacara ini merupakan bagian dari tindak lanjut Surat Edaran Kementerian Komunikasi dan Digital RI Nomor B-395/M.KOMDIGI/HM.04.01/05/2025, yang menetapkan tema nasional Harkitnas tahun ini: “Bangkit Bersama Wujudkan Indonesia Kuat.” Berbagai unsur pegawai terlibat sebagai petugas upacara, termasuk Alma Tiara sebagai pembawa acara, Randi Purnomo sebagai ajudan, serta Vinsensius Lusi yang membacakan Teks Pembukaan UUD 1945. Pengibaran bendera dijalankan oleh tiga orang anggota security Pelindo Jambi, yakni Alzani, Muazin, dan Ari Kusuma. Sementara itu, doa dipimpin oleh Billy Wijaya, dan dokumentasi kegiatan ditangani oleh RM Hamdi. Adapun pengelolaan sistem suara dilakukan oleh Wahyu Nugraha. Seluruh peserta mengenakan seragam dinas atasan biru dongker dan bawahan krem, sesuai arahan internal perusahaan. Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Viada Hafid, dalam sambutannya yang dibacakan saat upacara, menyampaikan bahwa Hari Kebangkitan Nasional harus dimaknai bukan hanya sebagai refleksi sejarah, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor di era disrupsi. “Kebangkitan hari ini bukan hanya semangat historis, tetapi juga keberanian untuk menjawab tantangan zaman seperti krisis pangan global, ketegangan geopolitik, dan ancaman kedaulatan digital,” ujar Meutya dalam pidato tertulisnya. Peringatan Harkitnas ke-117 ini juga menjadi panggung bagi pemerintah untuk menekankan pencapaian awal 150 hari Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, seperti program makan bergizi gratis, layanan kesehatan digital, dan pembentukan Danantara Investment Agency. Dengan pelaksanaan upacara ini, Pelindo Jambi menegaskan komitmennya sebagai bagian dari BUMN yang mendukung arah kebijakan nasional, sekaligus memperkuat sinergi antar unit dalam membangun kemajuan sektor pelabuhan dan logistik secara berkelanjutan. Penulis Tim

Read More

Ketua DPRD Dapati Bangunan Rumah Ditepi Sungai Saat Sidak, Izin Perumahan Mentari Residence 2 Terancam Dicabut

Tajam24Jam.Com Muaro Jambi, Minggu 18/5/2025 – Ketua DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Aidi Hatta melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke lokasi proyek pembangunan perumahan Mentari Residence 2 di Desa Talang Belido, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, Minggu 18 Mei 2025. Sidak dilakukan guna menindaklanjuti laporan masyarakat, terkait persoalan banjir yang diduga disebabkan oleh pembangunan perumahan Mentari Residence 2 yang tidak sesuai dengan tata ruang dan tata bangunan. “Hari ini saya turun kelapangan atas dasar laporan warga, bahwasanya di wilayah ini sering terjadi banjir kalau lagi musim penghujan, ternyata betul apa yang disampaikan oleh warga,”kata Ketua DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Aidi Hatta kepada wartawan usai melakukan sidak, Minggu 18 Mei 2025. Dari sidak lapangan ini, Ketua DPRD menemukan adanya unit rumah yang dibangun oleh pihak pengembang ditepi sungai. Mirisnya lagi, pihak developerJuga diduga membangun turap perumahan dengan memakan sebagian badan sungai. Imbasnya, keberadaan turap perumahan ini makin mempersempit dan memperkecil sungai alam yang ada, sehingga memicu terjadinya banjir saat hujan deras melanda. “Saya berkunjung ke tempat developer (Perumahan Mentari Residence 2,red) membangun perumahan, disana juga saya lihat site plan nya sangat tidak sesuai dengan perizinan yang telah diberikan oleh pemerintah, unit rumah nya itu terlalu dekat dengan sungai alam sehingga terjadi penyempitan sungai tersebut,” ungkap Aidi Hatta. Dalam sidak ini, Ketua DPRD juga bertemu langsung dengan pihak pengembang perumahan Mentari Residence 2. Ketua DPRD mewarning pihak pengembang untuk taat dengan peraturan yang ada, jika tidak ingin izinnya dicabut. “(Dari site plan) saya lihat ada 6 unit rumah yang betul-betul bersentuhan dengan sungai alam,”jelas Politisi Partai Amanat Nasional ini. Terkait persoalan banjir yang disebabkan oleh pembangunan perumahan ini, Ketua DPRD berjanji akan segera memanggil Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, untuk menertibkan perizinan pengembang perumahan yang berada dekat dengan daerah aliran sungai, agar tidak berdampak negatif terhadap lingkungan masyarakat. “Saya akan panggil OPD terkait,” tegas Aidi Hatta. Disisi lain, tak jauh dari lokasi perumahan Mentari Residence 2, tepatnya di perumahan Bratanata 2, Ketua DPRD juga menemukan adanya aliran sungai alam yang diduga sengaja ditutup, sehingga membuat aliran air tidak normal dan menyebabkan banjir. “Saya juga melihat ke rumah warga yang terdampak banjir, ternyata disini ada juga sungai yang ditutup, sehingga aliran sungai tersebut tidak normal dan ketika hujan banjir,” jelas Ketua DPRD. Ketua DPRD Muaro Jambi yang dikenal tegas dan peduli wong cilik ini meminta pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, untuk melakukan evaluasi terhadap seluruh pengembang perumahan di Kabupaten Muaro Jambi yang tidak sesuai dengan perizinan yang telah diberikan. Menurut Ketua DPRD, setiap pengembang memiliki kewajiban membangun perumahan yang layak, aman dan nyaman bagi warga yang menjadi penghuninya, termasuk menyiapkan ruang terbuka hijau dan fasilitas umum seperti pemakaman. “Hari ini yang nyata kita lihat dampak (negatif) salah satu pembangunan perumahan yakni banjir,” jelasnya. Sementara itu, tokoh masyarakat di RT. 01, Desa Talang Belido, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Samsi Bahrun mengatakan, keberadaan perumahan yang terletak berdekatan dengan sungai alam memicu terjadinya banjir. Samsi berharap, dengan sidak lapangan yang dilakukan oleh Ketua DPRD Kabupaten Muaro Jambi ini, persoalan banjir yang merendam jalan dan rumah warga dapat segera ditanggulangi. “Dengan adanya dampak banjir ini, saya berharap kepada bapak Dewan Aidi Hatta sebagai perwakilan dari masyarakat dapat membantu masyarakat, biar masalah banjir masalah jalan ini bisa ditanggulangi,” harap Samsi. Pembangunan perumahan di daerah-daerah yang rawan akan bencana banjir juga dikeluhkan oleh warga di Desa Talang Belido lainnya, khusus warga di Perumahan Bratanata bratanata 2. Warga berharap pemerintah dapat segera memberikan penanganan, agar musibah banjir yang kerap terjadi di setiap musim penghujan ini bisa teratasi. “Banjir ini disebabkan karena penyempitan aliran sungai oleh pengembang-pengembang itu. Kami berapa supaya tidak terkena banjir lagi kalau hujan,” kata warga Desa Talang Belido, Edi. Tim Penulis

Read More

2 WARGA BINAAN LAPAS PEREMPUAN JAMBI TERIMA REMISI KHUSUS HARI RAYA WAISAK

Tajam24Jam.Com Muaro Jambi, Senin 12/5/2025 – Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Jambi yang merupakan Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Kantor Wilayah Kemeterian Hukum dan HAM Jambi melaksanakan pemberian remisi khusus Hari Raya Waisak kepada 2 orang warga binaan Lapas Perempuan Jambi yang beragama Buddha. Senin, (12/5) Penyerahan SK Remisi Khusus Waisak dilaksanakan di ruang Aula Lapas Perempuan Jambi yang diserahkan langsung oleh Kalapas dengan didampingi Kasi Adm Kamtib, Kasubsi Registrasi, Staf registrasi, dan Karupam. Dalam sambutannya Kalapas mengucapkan selamat kepada warga binaan yang telah menerima remisi, diharapkan dengan pemberian remisi ini warga binaan tersebut agar lebih semangat dalam menjalankan program pembinaan dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi serta turut aktif mengikuti program pembinaan di Lapas Perempuan Jambi. Penulis Tim

Read More

Ketua Awasi Desak DPRD Panggil Seluruh Pengusaha Tambang Pasir di Muaro Jambi, Bongkar Besaran Pajak ke Kas Daerah

Tajam24Jam.Com Muaro Jambi, Minggu 11/5/2025 – Ketua Aliansi Wartawan Siber Indonesia (Awasi) Kabupaten Muaro Jambi, Feriansyah menyoroti maraknya aktivitas penambangan pasir dialiran sungai Batanghari, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Feriansyah menjelaskan, keberadaan aktivitas tambang pasir di wilayah Kabupaten Muaro Jambi berpotensi merusak lingkungan. Selain itu, aktivitas tambang pasir di aliran sungai Batanghari tersebut juga dapat menggerus bantaran sungai, hingga memicu terjadinya longsor. “Kita minta Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi melalui Dinas Lingkungan Hidup untuk segera menertibkan aktivitas tambang pasir ini. Terlebih untuk tambang pasir yang tidak memiliki izin alias ilegal,”kata Ketua Awasi Kabupaten Muaro Jambi, Feriansyah kepada media ini, Minggu 11 Mei 2025. Feriansyah menjelaskan, ada banyak lokasi tambang pasir yang beroperasi di aliran sungai Batanghari, Kabupaten Muaro Jambi. Diantaranya seperti di wilayah Kecamatan Sekernan, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko) dan Kecamatan Taman Rajo. “Ada banyak sekali tambang pasir di Kabupaten Muaro Jambi ini, seperti di wilayah Kecamatan Sekernan, Jaluko dan Taman Rajo,”ungkapnya. Wartawan senior yang dikenal tegas dan kritis ini menyoroti keberadaan tambang Pasir baru di Desa Penyengat Olak, Kecamatan Jaluko serta tambang pasir di Desa Kunangan, Kecamatan Taman Rajo. “Tambang pasir baru di Desa Penyengat Olak ini perlu mendapat perhatian pemerintah, soalnya dikeluhkan oleh warga, debu-debu pasirnya masuk ke rumah warga dan berceceran di jalan, tentunya hal ini dapat membahayakan pengendara. Kemudian tambang pasir di Desa Kunangan, tambang pasir di desa ini telah lama beroperasi, memicu terjadinya kerusakan lingkungan,”ungkap Feriansyah. Feriansyah juga mendorong Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut adanya dugaan tindak pidana korupsi pada penambangan pasir di wilayah hukum Kabupaten Muaro Jambi. Feriansyah menduga adanya praktik dugaan korupsi dalam proses perizinan tambang pasir, serta penerbitan dokumen AMDAL atau UKL/UPL yang dikeluarkan oleh Dinas Lingkungan Hidup. “Kita minta APH untuk menangkap para pelaku penambangan pasir ilegal di Muaro Jambi ini. Semenjak untuk tambang pasir yang memiliki izin, kita minta APH untuk mengusut dugaan tindak pidana korupsi dalam proses perizinan dan penerbitan AMDAL nya,”tegas Feriansyah. Feriansyah juga meminta agar DPRD Kabupaten Muaro Jambi segera memanggil seluruh pengusaha tambang pasir dan dinas terkait, guna mengetahui kontribusi tambang pasir ini terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Kita meminta DPRD Muaro Jambi untuk memberikan perhatian penuh terhadap aktivitas tambang pasir ini. Masyarakat juga ingin tahu berapa nominal pajak dari tambang pasir yang masuk ke kas daerah Muaro Jambiini”, tandas Feriansyah mengakhiri keterangannya. Penulis Tim

Read More

Seorang Petani Di Duga Menjadi Korban Pertarungan Brutal

Tajam24Jam.Com Jambi Muaro Jambi, Jumat 9/5/2025 – Seorang petani asal Desa Kasang Pudak, Kecamatan Kumpe Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, menjadi korban pertarungan brutal yang dilakukan oleh empat orang tak dikenal pada 13 November 2024. Namun hingga kini, laporan resmi yang telah dibuat ke Polda Jambi tak kunjung dilanjutkan. Sudah lebih dari lima bulan, kasus ini seolah terhenti—tanpa keadilan. Korban bernama Andi Novriandi (27) mengungkapkan bahwa kejadian bermula saat dirinya secara tidak sengaja memergoki seorang pengemudi yang diduga menyampaikan rokok ilegal bermerek SLAVA. Ketika dikonfirmasi, sopir itu justru mengakui membawa muatan ilegal. Namun bukannya ditindak, Andi malah menjadi korban kekerasan. Setelah diarahkan menunggu di depan masjid oleh sopir tersebut, datanglah empat orang tak dikenal dari arah depan kendaraan. Tanpa basa-basi, mereka langsung menghajar korban dan memaksanya masuk ke dalam mobil. Di sana, korban mendapat ancaman pembunuhan dari salah satu pelaku yang diduga preman. Laporan pengaduan telah diserahkan ke Ditreskrimum Polda Jambi pada 14 November 2024 pukul 15.00 WIB dan diterima secara resmi oleh petugas BRIPDA Ibnu Naim HS Namun hingga siaran pers ini dirilis, belum ada satu pun tindakan kepolisian yang terlihat. Tidak ada pemeriksaan, tidak ada pemanggilan, tidak ada penetapan tersangka. “Ini adalah potret nyata bagaimana hukum di negeri ini masih tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Kami mendesak aparat penegak hukum untuk membuka mata dan telinga. Rakyat kecil juga punya hak atas keadilan,” tegas pihak korban melalui pernyataan tertulis. Kami mengungkapkan kepada seluruh elemen masyarakat, aktivis hukum, media, dan lembaga pengawas untuk ikut mengawali kasus ini. Jangan biarkan ketidakadilan dibiarkan tumbuh subur di balik diamnya institusi yang seharusnya melindungi rakyat. Hukum harus ditegakkan, tanpa memandang bulu. Penulis Tim

Read More

Dugaan Korupsi Dana BLUD RSUD Ahmad Ripin Ditelaah Kejati Jambi

Tajam24Jam.Com Muaro Jambi, Rabu 7/5/2025 – Massa yang tergabung kedalam Masyarakat Peduli Rakyat Jambi (MPRJ) kembali mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi, Rabu 7 Mei 2025. Mereka menggelar aksi unjuk rasa mempertanyakan hasil laporan dugaan tindak pidana korupsi dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Ripin Muaro Jambi yang dilayangkan pada tanggal 26 April 2025 lalu. Dalam orasinya, Ketua MPRJ, Dian Saputra yang akrab disapa Bobto mendesak Kejati Jambi untuk mengusut dugaan korupsi BLUD RSUD Ahmad Ripin tersebut. “Kedatangan kami hari ini untuk mendesak Kejati Jambi agar segera memeriksa pengunaan dana BLUD RSUD Ahmad Ripin tahun anggaran 2024,”ujar Bobto. Menurut Bobto, realisasi dana BLUD RSUD Ahmad Ripin tersebut terdapat kejanggalan. “Pasien hanya sedikit tapi anggaran pelayanannya sampai Rp 4 miliar, tentu hal tersebut membuat kami bertanya, semewah apa pelayanan di RSUD Ahmad Ripin ini,” Sebut dia. Selain itu, dalam orasinya, Bobto juga meminta Bupati Muaro Jambi untuk segera mengevaluasi kinerja Direktur Utama RSUD Ahmad Ripin, Agus Subekti. “Kami meminta bapak Bupati untuk mengevaluasi kinerja Direktur Utama RSUD Ahmad Ripin,” tegas Bobto. Setelah hampir setengah jam berorasi di depan pintu masuk Kantor Kejati Jambi, akhirnya Bobto diterima oleh Kasi Penkum Kejati Jambi, Nolly Wijaya. “Siap dindo, laporan dindo sedang di telaah oleh penyidiknyo, dan kalo dindo ado bukti tambahan tidak apa- apa, di serahkan kembali kepada kami,” kata Nolly Wijaya. Dalam kesempatan ini, Ketua MPRJ Bobto menegaskan, bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. “Atas nama kemerdekaan kesehatan masyarakat Muaro Jambi, kami akan mengawal terus laporan kami ini sampai ada titik terang,” tandas Bobto mengakhiri keterangannya. Penulis Tim

Read More

Fraksi Golkar Dorong Perusahaan Salurkan CSR untuk Perbaikan Jalan Rusak Akibat Musim Hujan

Tajam24Jam.Com Jambi, Selasa 6/5/2025 — Musim hujan yang terus mengguyur berbagai wilayah di Provinsi Jambi menyebabkan kerusakan infrastruktur jalan di sejumlah daerah pemilihan (dapil). Melihat kondisi tersebut, Fraksi Partai Golkar mendorong perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Jambi agar turut mengambil bagian dalam penanganan dampak kerusakan jalan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Fraksi Golkar menilai bahwa peran aktif perusahaan dalam mendukung pemeliharaan dan pembangunan jalan sangat dibutuhkan, terutama ketika anggaran pemerintah terbatas atau belum menjangkau seluruh wilayah terdampak. CSR dianggap sebagai solusi konkret yang bisa menjembatani kebutuhan masyarakat dan efektivitas pembangunan. “Kerusakan jalan akibat musim hujan bukan hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga berdampak pada aktivitas ekonomi. Oleh karena itu, kami dari Fraksi Golkar mendorong agar perusahaan-perusahaan dapat menyalurkan CSR mereka untuk membantu memperbaiki jalan-jalan yang rusak di semua dapil,” ujar Sartono Fraksi Golkar Muaro Jambi dalam keterangan resminya Selasa (6/5/2025). Ada empat bentuk kontribusi CSR yang dinilai strategis dalam menghadapi kerusakan jalan yakni Pemeliharaan Jalan, Perusahaan dapat menyediakan dana atau peralatan untuk memperbaiki kerusakan ringan hingga sedang agar jalan tetap bisa dilalui. Pembangunan Infrastruktur Pendukung Seperti jembatan, saluran drainase, dan trotoar untuk mencegah kerusakan lebih lanjut serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan, Bantuan Langsung kepada Masyarakat CSR juga dapat diwujudkan dalam bentuk bantuan logistik, makanan, atau tempat tinggal sementara bagi masyarakat terdampak di sekitar lokasi jalan rusak, Sinergi dengan Pemerintah Daerah. Fraksi Golkar mendorong agar perusahaan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk menentukan prioritas pembangunan yang paling mendesak. Fraksi Golkar juga menekankan bahwa implementasi CSR harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. “CSR bukan hanya kewajiban moral, tapi juga bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan sosial di mana mereka beroperasi,” tegas perwakilan fraksi. Dengan sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat, Fraksi Golkar yakin penanganan kerusakan jalan dapat lebih cepat tertangani dan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat dapat diminimalkan. Penulis Tim

Read More