Warga Pematang Pauh Keluhkan Berat Beras Bantuan Pangan, Diduga Kurang 1 Kilogram per Karung

Tajam24Jam.Com MERANGIN, 16 Oktober 2026 — Sejumlah warga Desa Pematang Pauh, Kecamatan Jangkat Timur, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, mengeluhkan berat beras bantuan pangan yang diterima. Pasalnya, beras yang pada kemasannya tercantum berat bersih 10 kilogram diduga hanya memiliki berat sekitar 9 kilogram berdasarkan penimbangan yang dilakukan warga, Jumat (16/10/2026). Keluhan tersebut disampaikan Adison, salah seorang penerima bantuan pangan dari pemerintah. Ia mengaku menerima tiga karung beras yang masing-masing berlabel berat bersih 10 kilogram, sehingga total berat yang seharusnya diterima mencapai 30 kilogram. Namun, berdasarkan hasil penimbangan yang dilakukannya, setiap karung disebut hanya memiliki berat sekitar 9 kilogram. Jika hasil tersebut terkonfirmasi melalui penimbangan yang akurat, terdapat potensi selisih sekitar 1 kilogram per karung atau total 3 kilogram dari tiga karung yang diterimanya. Adison mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan pemerintah. Meski demikian, ia mempertanyakan kesesuaian berat beras yang diterima dengan keterangan berat bersih pada kemasan. “Pertama, saya mengucapkan terima kasih karena sudah mendapatkan bantuan tiga karung beras dari pemerintah. Di setiap karung tertulis berat bersih 10 kilogram, berarti totalnya 30 kilogram. Namun, setelah saya timbang, berat setiap karung hanya sekitar 9 kilogram,” ungkap Adison. Menurutnya, persoalan tersebut perlu mendapat perhatian serius dari instansi terkait. Ia meminta dilakukan pemeriksaan untuk memastikan apakah selisih berat tersebut terjadi akibat proses pengemasan, penyaluran, atau faktor lainnya. Adison juga mengingatkan agar persoalan ini tidak dianggap sepele. Apabila dugaan kekurangan berat terjadi pada banyak karung yang disalurkan kepada masyarakat, jumlah selisih secara keseluruhan berpotensi menjadi signifikan. “Ini tentu menjadi tanda tanya besar bagi kami. Kalau satu karung saja selisih satu kilogram, bagaimana jika jumlahnya banyak dan terjadi di seluruh Kabupaten Merangin? Tentu harus ada penjelasan yang terang. Jangan sampai persoalan seperti ini dibiarkan tanpa pemeriksaan,” tegasnya. Ia bersama warga berharap Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Sosial, Perum Bulog, serta instansi terkait lainnya dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai standar berat beras bantuan, proses pengemasan, dan mekanisme pengawasan sebelum bantuan disalurkan kepada masyarakat. Warga juga berharap dilakukan penimbangan ulang secara terukur untuk memastikan kesesuaian berat beras dengan label kemasan, sehingga penyaluran bantuan pangan dapat berjalan transparan dan tepat sasaran. Hingga berita ini disusun, dugaan selisih berat tersebut masih berdasarkan keterangan penerima bantuan dan belum disertai hasil pemeriksaan resmi dari pihak terkait. Karena itu, diperlukan verifikasi lebih lanjut untuk memastikan kebenaran keluhan tersebut. Penulis Tim

Read More

Respons Cepat DPD Partai Golkar Muaro Jambi Terhadap Musibah Kebakaran, Pengurus Hadir di 3 Lokasi

Tajam24Jam.Com MUARO JAMBI, 17 Oktober 2026 – Kepedulian terhadap masyarakat tidak cukup hanya disampaikan melalui kata-kata, tetapi perlu diwujudkan melalui kehadiran dan tindakan nyata. Semangat itulah yang ditunjukkan jajaran DPD Partai Golkar Kabupaten Muaro Jambi melalui kegiatan Golkar Peduli dengan mengunjungi warga terdampak musibah kebakaran di tiga lokasi berbeda. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (17/10/2026) tersebut dipimpin langsung Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Muaro Jambi, Ir. H. Asikin, S.P., M.M., bersama rombongan pengurus. Kunjungan dilakukan mulai dari Desa Nyogan, Kecamatan Mestong, dilanjutkan ke Desa Penyengat Olak, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), hingga Sungai Duren. Dalam kegiatan tersebut, Ir. H. Asikin, S.P., M.M didampingi Sekretaris Sartono BE, Bendahara DPD Muhammad Ridho, S.E., jajaran pengurus lainnya, serta pimpinan kecamatan dan pimpinan desa. Turut hadir Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Jambi yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Ir. H. Ivan Wirata. Kehadiran rombongan di lokasi kebakaran menjadi bentuk perhatian terhadap warga yang tengah menghadapi situasi sulit. Begitu menerima informasi mengenai musibah tersebut, jajaran Golkar Muaro Jambi bergerak mengunjungi lokasi untuk melihat langsung kondisi masyarakat terdampak. Kunjungan dari satu lokasi ke lokasi lainnya itu sekaligus menjadi kesempatan bagi pengurus untuk bertemu warga, mendengarkan kondisi yang mereka hadapi, serta menunjukkan bahwa masyarakat tidak sendirian dalam melewati masa sulit akibat musibah kebakaran. Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Muaro Jambi, Ir. H. Asikin, S.P., M.M., mengatakan bahwa kegiatan Golkar Peduli merupakan bagian dari kepedulian sosial dan upaya menjaga kedekatan antara organisasi dengan masyarakat. “Bagi kami, masyarakat merupakan bagian penting dari perjuangan. Karena itu, Golkar harus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam kegiatan organisasi, tetapi juga ketika warga menghadapi musibah dan membutuhkan perhatian. Kami ingin melihat langsung kondisi mereka sekaligus memberikan dukungan moril,” ujarnya. Menurut Ir. H. Asikin, S.P., M.M, kepedulian sosial harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Kehadiran pengurus di tengah warga diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong, terutama bagi masyarakat yang sedang menghadapi cobaan. “Kami ingin membangun hubungan yang dekat dengan masyarakat. Ketika ada warga yang tertimpa musibah, sudah sepatutnya kita menunjukkan empati dan kepedulian. Hal terpenting adalah bagaimana kita terus menjaga rasa kebersamaan dan tidak membiarkan masyarakat merasa menghadapi kesulitan sendirian,” tambahnya. Ir. H. Asikin, S.P., M.M juga menekankan bahwa keterlibatan pengurus hingga tingkat kecamatan dan desa menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi dengan masyarakat. Dengan kedekatan tersebut, informasi mengenai kondisi dan kebutuhan warga diharapkan dapat diketahui secara lebih cepat. Sementara itu, kehadiran Ir. H. Ivan Wirata bersama jajaran pengurus lainnya turut menandai keterlibatan unsur pengurus Golkar tingkat provinsi dalam kegiatan sosial di Kabupaten Muaro Jambi. Melalui kegiatan Golkar Peduli, jajaran DPD Partai Golkar Muaro Jambi berupaya menjaga semangat solidaritas dan gotong royong di tengah masyarakat. Musibah kebakaran tidak hanya meninggalkan kerugian materi, tetapi juga dapat menimbulkan beban bagi keluarga yang terdampak. Karena itu, perhatian dan dukungan dari lingkungan sekitar menjadi bagian penting dalam membantu warga melewati masa pemulihan. Kegiatan ini diharapkan menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial dapat dimulai dari langkah sederhana, yakni hadir, mendengarkan, dan memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan. Sebab, di tengah musibah, kehadiran dan rasa kebersamaan memiliki arti penting bagi warga untuk kembali bangkit dan menata kehidupan. Penulis Tim

Read More

Polda Jambi Gelar Konferensi Pers Pengungkapan Kasus Dugaan Tambang Emas Ilegal di Bungo

Tajam24jam.com JAMBI, 17/10/2026 – Polda Jambi menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus dugaan tindak pidana di bidang mineral dan batu bara berupa aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Batu Kerbau, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Jumat (16/10/2026). Konferensi pers yang berlangsung di Lobby Gedung B Polda Jambi tersebut dipimpin oleh Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, didampingi Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol. Taufik Nurmandia dan Kasubdit IV Tipidter AKBP Hadi Handoko. Dalam konferensi pers tersebut, Polda Jambi menyampaikan hasil pengungkapan kasus dugaan penambangan emas tanpa izin yang dilakukan menggunakan alat berat. Pengungkapan bermula dari informasi yang diterima personel Unit 1 Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jambi pada 1 Oktober 2026 mengenai adanya aktivitas pertambangan ilegal di wilayah tersebut. Menindaklanjuti informasi itu, tim penyidik melakukan pengecekan ke lokasi pada 2 Oktober 2026 sekitar pukul 20.00 WIB. Petugas kemudian mengamankan dua unit alat berat jenis excavator merek SDLG berwarna kuning beserta sejumlah orang yang diduga terlibat dalam aktivitas tersebut. Berdasarkan hasil penyidikan sementara, tiga orang berinisial AJ (36), HS (34), dan SAH (22) tercatat sebagai tersangka dalam perkara yang ditangani berdasarkan laporan polisi pertama. Sementara itu, AJ juga tercatat dalam perkara berdasarkan laporan polisi kedua. Penyidik turut mengamankan barang bukti berupa dua unit excavator dan 94,61 gram material yang diduga emas. Atas perkara tersebut, para tersangka disangkakan melanggar ketentuan Pasal 158 Undang-Undang tentang Pertambangan Mineral dan Batubara beserta ketentuan perubahan dan penyesuaiannya, dengan ancaman pidana sebagaimana diatur dalam ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa konferensi pers ini merupakan bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat mengenai proses penegakan hukum yang dilakukan Polda Jambi, khususnya dalam penanganan dugaan tindak pidana di bidang pertambangan. “Polda Jambi berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap dugaan tindak pidana pertambangan tanpa izin sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Melalui konferensi pers ini, kami menyampaikan informasi secara terbuka kepada masyarakat sekaligus menunjukkan bahwa proses penegakan hukum dilaksanakan secara profesional, transparan, dan akuntabel,” ujar Kabid Humas. Ia menambahkan, penyidik Ditreskrimsus Polda Jambi masih terus mendalami perkara tersebut, termasuk menelusuri dugaan keterlibatan pihak lain yang disebut sebagai pemodal. “Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pertambangan tanpa izin dan bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan. Apabila mengetahui adanya dugaan kegiatan pertambangan ilegal, masyarakat dapat melaporkannya kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum,” tutupnya. Melalui konferensi pers ini, Polda Jambi menegaskan komitmennya dalam memberikan informasi yang transparan kepada publik sekaligus melanjutkan proses penyidikan terhadap dugaan tindak pidana pertambangan ilegal di wilayah hukum Polda Jambi. Penulis Team.

Read More

Operasi Sarang Narkoba di Pulau Pandan, Polda Jambi Amankan Tiga Orang

Tajam24jam.com JAMBI, Sabtu 17/10/2026 – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) bertajuk Operasi Sarang Narkoba di kawasan Pulau Pandan dan sekitarnya, Kota Jambi, Jumat (16/10/2026). Dalam operasi gabungan tersebut, petugas mengamankan tiga orang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut serta menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Operasi yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu menyasar kawasan yang terindikasi menjadi lokasi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, tepatnya di RT 30, Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polda Jambi dalam menekan peredaran gelap narkotika sekaligus menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif. Pelaksanaan operasi dipimpin oleh Wadirresnarkoba, AKBP Maulia Kuswicaksono, S.I.K., M.H. Kegiatan tersebut juga diikuti Kabagbin Ops Ditresnarkoba Polda Jambi, Kompol Dastu Gustiawan, S.H., M.H., personel gabungan dari Ditresnarkoba, Ditintelkam, Bid Dokkes, Bid Propam, Satbrimob, Ro Logistik, Polresta Jambi, Badan Narkotika Nasional (BNN), Detasemen Polisi Militer (Denpom), serta Bea Cukai. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan dan penindakan di lokasi yang menjadi sasaran operasi. Dari kegiatan tersebut, tiga orang diamankan untuk menjalani pemeriksaan sesuai prosedur yang berlaku. Selain itu, petugas menemukan dua alat yang diduga digunakan untuk mengisap sabu atau bong serta dua bilah senjata tajam. Barang-barang tersebut selanjutnya menjadi bagian dari proses pemeriksaan dan penanganan oleh petugas. Dirresnarkoba Polda Jambi Kombes Pol Dewa Made Palguna menegaskan bahwa Operasi Sarang Narkoba merupakan bentuk keseriusan kepolisian bersama instansi terkait dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Menurutnya, operasi terpadu menjadi salah satu langkah untuk memperkuat pengawasan, menindaklanjuti informasi di lapangan, serta mempersempit ruang gerak peredaran narkotika di wilayah hukum Polda Jambi. Melalui kegiatan tersebut, upaya pemberantasan narkoba diharapkan tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga memperkuat pencegahan agar masyarakat semakin memahami bahaya narkotika. Sinergi antara kepolisian, BNN, Denpom, Bea Cukai, serta dukungan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menghadapi persoalan narkotika yang dapat mengancam kehidupan sosial dan masa depan generasi muda. Pemberantasan narkoba, lanjutnya, tidak cukup hanya mengandalkan penindakan aparat. Dukungan masyarakat diperlukan untuk membantu mencegah peredaran narkotika dan melindungi lingkungan dari dampak buruk penyalahgunaan barang terlarang tersebut. Masyarakat pun diimbau agar tidak ragu menyampaikan informasi kepada aparat apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan sekitarnya. Polda Jambi terus mendorong upaya pemberantasan narkotika secara terpadu dengan mengedepankan penegakan hukum terhadap pelaku peredaran gelap serta pendekatan pemulihan bagi pengguna yang membutuhkan penanganan sesuai ketentuan. Pendekatan tersebut diharapkan dapat memutus mata rantai peredaran narkotika sekaligus mencegah masyarakat, khususnya generasi muda, terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Upaya ini juga membutuhkan kepedulian bersama agar lingkungan masyarakat tidak menjadi tempat berkembangnya penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika. Melalui Operasi Sarang Narkoba, Polda Jambi menegaskan komitmennya untuk terus melakukan langkah-langkah pencegahan dan penindakan secara berkelanjutan bersama instansi terkait. Setelah rangkaian kegiatan selesai, personel melaksanakan apel konsolidasi di Lapangan Hitam Polda Jambi. Seluruh rangkaian operasi dilaporkan berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Polda Jambi berharap sinergi aparat dan masyarakat dapat semakin memperkuat upaya pemberantasan narkoba, menjaga keamanan lingkungan, serta mewujudkan Provinsi Jambi yang lebih aman dan bersih dari narkotika. Pulihkan Pengguna, Berantas Mata Rantai Bandar Narkoba. Polisi Bersama Masyarakat. Penulis Team

Read More

Kasus Penipuan Rekrutmen Bintara Polri 2026, Polda Jambi Tegaskan Penanganan Berlanjut

Tajam24Jam.Com JAMBI, 16 Oktober 2026 – Polda Jambi menyampaikan perkembangan terbaru penanganan kasus dugaan penipuan terkait rekrutmen Bintara Polri Tahun Anggaran 2026. Dalam perkembangan penanganan perkara tersebut, dua personel Polri berinisial Briptu MD dan Bripda Y telah menjalani Sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri (KKEP) dengan putusan berupa sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). Penyampaian perkembangan kasus tersebut dilaksanakan melalui kegiatan doorstop bersama awak media di Ruang Media Center Bidhumas Polda Jambi, Jumat (16/10/2026), Kegiatan dipimpin oleh Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, dengan menghadirkan Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Pol. Jimmy Christian Samma, S.I.K., M.H., dan Kabid Propam Polda Jambi Kombes Pol. R.A. Sormin, S.I.K. Dalam keterangannya, Kabid Humas Polda Jambi menjelaskan bahwa berdasarkan hasil sidang KKEP yang dilaksanakan Bidpropam Polda Jambi, perbuatan kedua personel tersebut dinyatakan sebagai perbuatan tercela dan dijatuhi sanksi administratif berupa PTDH. Namun, kedua personel tersebut saat ini sedang mengajukan banding atas putusan yang telah dijatuhkan. Selain itu, Polda Jambi juga masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah personel lain yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut. Personel berinisial IPDA P, Brigadir R, dan IPDA F saat ini masih menjalani pemeriksaan di Bidpropam Polda Jambi. Dari aspek penegakan hukum pidana, Ditreskrimum Polda Jambi saat ini menangani sembilan laporan polisi (LP), yang terdiri dari tujuh LP dengan terlapor berinisial MD dan dua LP dengan terlapor berinisial Y. Dari tujuh LP dengan terlapor MD, satu perkara telah dinyatakan lengkap atau P-21 dan telah dilanjutkan ke tahap II, yakni penyerahan tersangka dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sementara itu, enam LP lainnya masih dalam proses penyidikan. Adapun dua LP dengan terlapor Y juga masih dalam proses penyidikan oleh penyidik Ditreskrimum Polda Jambi. Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H.. melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, S.I.K., M.Si menegaskan bahwa Polda Jambi berkomitmen menuntaskan perkara tersebut secara profesional, transparan, dan akuntabel. “Polda Jambi berkomitmen untuk menindak tegas setiap personel yang terbukti melakukan pelanggaran, baik pelanggaran disiplin, kode etik profesi Polri, maupun tindak pidana. Tidak ada toleransi bagi siapa pun yang terbukti menyalahgunakan kewenangan atau terlibat dalam praktik penipuan terkait proses rekrutmen anggota Polri. Seluruh proses akan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa proses penyidikan dan pemeriksaan kode etik terhadap pihak-pihak yang terkait masih terus berjalan. Polda Jambi memastikan bahwa setiap perkembangan penanganan perkara akan disampaikan kepada masyarakat setelah tahapan pemeriksaan dan penyidikan yang diperlukan selesai dilaksanakan. Polda Jambi juga mengingatkan masyarakat bahwa proses penerimaan anggota Polri harus dilaksanakan sesuai dengan ketentuan resmi yang berlaku. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan sejumlah uang atau mengatasnamakan pejabat maupun personel Polri. “Kami mengimbau masyarakat yang merasa menjadi korban atau memiliki informasi terkait perkara ini agar segera melapor melalui layanan Call Center Polri 110. Setiap laporan dan informasi yang disampaikan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku,” tambahnya. Melalui penanganan perkara ini, Polda Jambi menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas institusi, menindak setiap pelanggaran secara tegas dan profesional, serta memastikan proses rekrutmen anggota Polri berjalan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Polda Jambi juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawasi proses penerimaan anggota Polri serta segera melaporkan apabila menemukan dugaan penyimpangan, sehingga kepercayaan publik terhadap institusi Polri dapat terus dijaga dan ditingkatkan. Penulis Tim

Read More

Sertifikat Tanah SHM Nomor 6513 atas Nama Bani Ahmad Dilaporkan Hilang Sejak 3 November 2016

Tajam24jam.com JAMBI, Sabtu 17 Oktober 2026 – Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 6513 atas nama Bani Ahmad, yang tercatat berlokasi di Kelurahan Rawasari, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, dilaporkan hilang sejak 3 November 2016. Berdasarkan dokumen sertifikat yang tersedia, tanah tersebut tercatat dalam administrasi Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Jambi dengan Nomor Identifikasi Bidang (NIB) 06.01.08.03.04338. Lokasi tanah tercatat di RT 015, Kelurahan Rawasari, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi. Kehilangan sertifikat tersebut menjadi dasar pengumuman kepada masyarakat guna membantu menemukan dokumen penting yang berkaitan dengan kepemilikan tanah tersebut. Masyarakat yang menemukan atau mengetahui keberadaan sertifikat dimaksud diharapkan dapat memberikan informasi kepada pemilik, Bani Ahmad, atau menghubungi nomor WhatsApp 0831719675 atau 085366444336. Informasi juga dapat dilaporkan kepada Kantor Pertanahan Kota Jambi. Pengumuman ini disampaikan sebagai upaya mencari keberadaan dokumen sertifikat tanah yang hilang. Bagi pihak yang memiliki informasi terkait keberadaan sertifikat tersebut, diharapkan dapat menyampaikan informasi secara bertanggung jawab kepada pihak terkait. Catatan redaksi: Informasi mengenai kehilangan pada 3 November 2016 berdasarkan keterangan yang disampaikan. Pemberitaan ini merupakan pengumuman kehilangan dan bukan pernyataan mengenai status hukum atau keabsahan kepemilikan tanah. Penulis Team.

Read More

Kapolda Jambi Sampaikan Commander Wish, Tekankan Pelayanan Publik dan Penegakan Hukum Berkeadilan

Tajam24jam.com JAMBI, Jum’at 16/10/2026 – Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., menegaskan komitmennya untuk mewujudkan Polda Jambi yang berintegritas, profesional, humanis, dan dekat dengan masyarakat melalui Commander Wish yang dilaksanakan di Lantai III Gedung Siginjai Mapolda Jambi, Kamis (15/10/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Subandi, S.I.K., M.Si., para pejabat utama Polda Jambi, serta para Kapolres/ta beserta pejabat utama jajaran. Dalam arahannya, Kapolda menekankan bahwa seluruh personel Polri harus menjalankan amanah konstitusi dengan memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, memelihara kamtibmas, serta menegakkan hukum secara profesional dan berkeadilan. “Setiap program harus diwujudkan melalui langkah nyata dan hasil yang dirasakan masyarakat. Berikan pelayanan yang mudah, cepat, transparan, dan berkeadilan, serta pastikan masyarakat memperoleh kepastian dalam setiap proses penanganan perkara,” tegas Kapolda Jambi. Kapolda memaparkan delapan program prioritas, meliputi penguatan kelembagaan, pembinaan SDM dan rekrutmen, pelayanan publik, penegakan hukum, sistem pengawasan, akuntabilitas anggaran, transformasi digital, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). Selain itu, lima prioritas kepemimpinan turut ditekankan, yakni peningkatan akses pelayanan dan kepastian perkara, penanganan kejahatan sumber daya alam dan konflik, keselamatan masyarakat serta kesiapsiagaan bencana, pemberantasan narkotika dan kejahatan digital, serta penguatan integritas dan kesiapan personel di satuan terdepan. Lebih lanjut Kapolda menyampaikan, pelaksanaan program akan dilakukan secara bertahap, mulai dari 100 hari pertama hingga periode bulan ke-12 dan dilanjutkan secara berkelanjutan. Setiap satuan kerja diminta memastikan target terukur, melakukan evaluasi berkala, serta memperbaiki pelaksanaan tugas yang belum optimal. “Jadikan masyarakat sebagai mitra dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Bangun kepercayaan melalui integritas, profesionalitas, keteladanan, dan penegakan hukum yang adil. Kehadiran Polri harus benar-benar memberikan rasa aman dan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya. Melalui Commander Wish tersebut, Kapolda Jambi mengajak seluruh jajaran memperkuat sinergi dan komitmen dalam mewujudkan Polda Jambi yang Presisi, profesional, dan humanis, dengan semangat ‘Bersama Kita Wujudkan Jambi Aman, Tertib dan Kondusif.’ Penulis Team.

Read More

Santri 14 Tahun Diduga Dianiaya Oknum Guru, Keluarga Desak Polda Jambi Segera Bertindak

Tajam24jam.com JAMBI, Jum’at 16/10/2026 — Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi memeriksa ibu dan kakak kandung MP (14), seorang santri yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh oknum guru di Pondok Pesantren Sabilul Jannah, Desa Bukit Baling, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi. Pemeriksaan tersebut merupakan tindak lanjut laporan kepolisian yang dilayangkan ibu korban, Irmawati, pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Didampingi tim kuasa hukum, Irmawati bersama putrinya, Sela Mardiah, mendatangi Gedung Ditreskrimum Polda Jambi pada Kamis (15/10/2026) untuk memberikan keterangan kepada penyidik terkait dugaan kekerasan yang dialami MP. Peristiwa dugaan penganiayaan itu disebut terjadi di lingkungan asrama Pondok Pesantren Sabilul Jannah pada Rabu, 7 Oktober 2026. Terduga pelaku diketahui berinisial MH, yang disebut merupakan salah seorang guru di pondok pesantren tersebut. Kuasa hukum keluarga korban, Ericson P. O. Hutasoit, membenarkan bahwa kliennya telah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Subdirektorat Remaja, Anak, dan Wanita (Subdit Renakta/PPA) Ditreskrimum Polda Jambi. “Ya, benar, klien kita sudah dilakukan pemeriksaan di Polda Jambi,” ujar Ericson, Kamis (15/10/2026). Ia mendesak Polda Jambi agar segera menindaklanjuti laporan tersebut secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. “LBH Makalam meminta Kapolda Jambi, Irjen Pol Widodo, segera menangkap terduga pelaku agar proses hukum berjalan cepat dan transparan,” tegasnya. Sementara itu, anggota tim kuasa hukum lainnya, Yuda Pratama, mengungkapkan adanya dugaan korban lain yang kemungkinan mengalami perlakuan serupa di lingkungan pondok pesantren tersebut. Namun, dugaan tersebut masih perlu ditelusuri dan dibuktikan melalui proses hukum. “Dugaan ada korban lainnya,” ungkap Yuda. Ia menegaskan bahwa tindakan kekerasan terhadap anak tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun, terlebih jika terjadi di lingkungan pendidikan yang seharusnya memberikan perlindungan dan rasa aman kepada para santri. “Mendidik anak tidak boleh diwarnai dengan kekerasan, apalagi hingga mengakibatkan luka lebam di bagian mata serta mengganggu kondisi kesehatan dan masa depan anak,” tegasnya. Hingga berita ini disusun, MP disebut masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi akibat luka-luka yang dialaminya. Keluarga korban bersama tim kuasa hukum berharap Polda Jambi mengusut perkara tersebut secara menyeluruh, mengungkap fakta-fakta yang terjadi, serta memastikan perlindungan terhadap korban dan kemungkinan korban lainnya. Catatan: Keterangan dalam berita ini merupakan informasi dari pihak keluarga dan kuasa hukum. Dugaan terhadap MH masih harus dibuktikan melalui proses hukum dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah. Penulis Team.

Read More

DPD KAI Jambi Gelar DKPA Angkatan XVIII Tahun 2026, Budi Asmara Tekankan Advokat Profesional dan Berintegritas

Tajam24jam.com JAMBI, Jum’at 16/10/2026 — Dewan Pimpinan Daerah Kongres Advokat Indonesia (DPD KAI) Provinsi Jambi menggelar Pendidikan Khusus Profesi Advokat (DKPA) Angkatan XVIII Tahun 2026 bekerja sama dengan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi, Jumat (16/10/2026). Kegiatan tersebut diikuti 34 peserta dari berbagai daerah di Provinsi Jambi. Selain Angkatan XVIII, pendidikan ini juga diikuti peserta dari Angkatan XIV, XV, dan XVI. Ketua DPD KAI Provinsi Jambi, Adv. Budi Asmara, S.H., menegaskan pentingnya kesungguhan peserta dalam mengikuti seluruh tahapan pendidikan guna membentuk advokat yang profesional, berintegritas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan. Budi menekankan bahwa setiap orang memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum, tanpa membedakan status sosial, kasta, maupun latar belakang. Menurutnya, prinsip tersebut harus diwujudkan secara nyata dalam proses penegakan hukum. Ia menilai advokat memiliki tanggung jawab besar dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat sekaligus memastikan akses terhadap keadilan dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat, terutama kelompok yang lemah dan membutuhkan perlindungan hukum. “Saya berharap seluruh peserta mengikuti pendidikan ini dengan serius agar kelak menjadi advokat yang profesional dan berintegritas. Kita ingin turut memperbaiki penegakan hukum serta membantu masyarakat lemah yang membutuhkan akses terhadap keadilan,” ujar Budi. Ia juga mengingatkan bahwa menjadi advokat tidak cukup hanya menguasai ilmu hukum. Seorang advokat harus memiliki moralitas, keberanian dalam memperjuangkan kebenaran, serta kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat. Melalui pelaksanaan DKPA Angkatan XVIII Tahun 2026 ini, DPD KAI Provinsi Jambi berharap dapat melahirkan advokat yang kompeten, menjunjung tinggi supremasi hukum, serta memperjuangkan keadilan dengan berlandaskan nilai-nilai ketuhanan dan kemanusiaan. Pendidikan ini diharapkan menjadi salah satu langkah dalam mempersiapkan calon advokat yang mampu menjalankan profesinya secara bertanggung jawab dan berkontribusi terhadap terwujudnya penegakan hukum yang adil bagi seluruh masyarakat. Penulis Team.

Read More

Polresta Jambi Gerebek Dua Basecamp Narkoba di Danau Sipin, Dua Pria Diamankan

Tajam24jam.com JAMBI, Jum’at 16/10/2026 — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Jambi menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi basecamp narkoba di Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi, Kamis (15/10/2026). Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan dua pria untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, sementara dua orang lainnya melarikan diri. Operasi Sarang Narkoba yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB itu dipimpin Kasat Resnarkoba Polresta Jambi AKP Tito Al Hafezt, S.Tr.K., S.I.K., M.H., bersama personel Satintelkam, Polsek Telanaipura, dan Provos Polresta Jambi. Penggerebekan dilakukan setelah polisi menerima informasi dan keluhan masyarakat terkait aktivitas yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika di kawasan tersebut. Lokasi pertama berada di kebun sawit RT 20, Kelurahan Legok. Di lokasi ini, petugas mengamankan seorang pria berinisial H (42), warga Jelutung. Berdasarkan keterangan dalam rilis kepolisian, hasil penggeledahan badan tidak menemukan narkotika. Namun, petugas menemukan percakapan pada telepon genggam yang diduga berkaitan dengan transaksi narkotika. Temuan tersebut masih memerlukan pendalaman lebih lanjut. Selanjutnya, petugas menyisir lokasi kedua di kebun pisang RT 22, Kelurahan Legok. Di tempat yang diduga berkaitan dengan seorang pria berinisial P itu, polisi menemukan satu alat hisap sabu atau bong. Petugas mengamankan AW (28), warga Telanaipura. Sementara itu, dua pria berinisial K dan P dilaporkan melarikan diri dan masih dalam penyelidikan kepolisian. Kasat Resnarkoba Polresta Jambi AKP Tito Al Hafezt mengatakan, operasi tersebut merupakan tindak lanjut atas keluhan masyarakat yang resah terhadap dugaan aktivitas narkoba di wilayah Danau Sipin. “Kami menindaklanjuti keluhan warga Danau Sipin yang resah dengan aktivitas basecamp tersebut. Sesuai Commander Wish Kapolda Jambi dan arahan Kapolresta Jambi, kami tidak hanya menindak, tetapi juga akan memulihkan kawasan ini agar tidak kembali menjadi sarang narkoba,” ujar Tito. Ia menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program Quick Win Kapolri, khususnya upaya pemberantasan narkoba dan pemulihan kawasan yang rawan penyalahgunaan narkotika. Polresta Jambi juga berencana meningkatkan pemantauan di kawasan tersebut serta memperkuat koordinasi dengan lurah, ketua RT, tokoh masyarakat, dan tokoh agama. Selain penindakan, kepolisian akan mengintensifkan edukasi mengenai bahaya narkoba guna mencegah penyalahgunaan narkotika dan mewujudkan Kota Jambi yang bersih dari narkoba. Kedua pria yang diamankan saat ini berada di Mapolresta Jambi untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut terkait dugaan aktivitas narkotika di kedua lokasi tersebut. Penulis Team.

Read More