Tajam24Jam.Com JAMBI, 2 Juli 2026 – Pengamat perbankan Laila Farhat, S.E., M.M. menilai Bank Jambi memiliki peluang besar untuk terus meningkatkan pembiayaan pada sektor-sektor produktif seiring pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatnya kebutuhan akses permodalan masyarakat.
Dalam keterangannya, Kamis (2/7/2026), Laila mengatakan Bank Jambi sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) memegang peranan strategis dalam mendorong pembangunan ekonomi melalui fungsi intermediasi perbankan, yakni menghimpun dana masyarakat dan menyalurkannya kembali dalam bentuk kredit maupun pembiayaan produktif.
Menurutnya, struktur ekonomi Provinsi Jambi yang ditopang oleh sektor perkebunan, pertanian, perdagangan, jasa, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan potensi besar yang dapat terus dikembangkan melalui penyaluran pembiayaan yang tepat sasaran.
“Potensi tersebut perlu dimanfaatkan secara optimal dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudential banking) dan penerapan manajemen risiko yang baik,” ujar Laila.
Ia menjelaskan, pembiayaan produktif memiliki dampak yang luas terhadap pertumbuhan ekonomi karena mampu mendorong perkembangan dunia usaha, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat fondasi ekonomi daerah.
Meski demikian, Laila mengingatkan bahwa ekspansi pembiayaan harus tetap berorientasi pada kualitas. Pertumbuhan kredit yang sehat, menurutnya, tidak hanya diukur dari meningkatnya volume penyaluran kredit, tetapi juga dari kemampuan menjaga kualitas portofolio pembiayaan, rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL), serta profitabilitas yang berkelanjutan.
Selain itu, transformasi digital yang terus dilakukan Bank Jambi dinilai menjadi faktor penting dalam memperluas akses layanan perbankan dan pembiayaan kepada masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
Laila juga menilai dukungan Pemerintah Provinsi Jambi sebagai pemegang saham menjadi modal strategis bagi Bank Jambi untuk meningkatkan kapasitas bisnis, memperluas basis nasabah, serta memperkuat daya saing di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif.
“Ke depan, Bank Jambi memiliki peluang besar menjadi penggerak utama pembiayaan sektor produktif di daerah. Dengan tata kelola perusahaan yang baik, permodalan yang kuat, dan strategi bisnis yang adaptif, Bank Jambi diyakini mampu memperkuat kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Provinsi Jambi,” pungkasnya.
Penulis Tim



