Gudang Penimbunan Oli Bekas Diduga Tanpa Izin Beroperasi di Tempino KM 27, DLH Muaro Jambi Diminta Turun Tangan

Tajam24Jam.Com MUARO JAMBI, 27 Agustus 2026 — Aktivitas sebuah gudang yang diduga menjadi lokasi penimbunan oli bekas di kawasan Tempino KM 27, lintas Jambi–Palembang, Kabupaten Muaro Jambi, menjadi sorotan. Gudang yang disebut-sebut dikelola oleh seorang pemilik berinisial F itu diduga melakukan aktivitas penampungan dan penyimpanan oli bekas tanpa dilengkapi perizinan serta sarana pengelolaan limbah yang sesuai ketentuan. Yang lebih mengkhawatirkan, limbah oli bekas tersebut diduga telah tercecer dan mencemari lingkungan sekitar. Jika benar terjadi, persoalan ini bukan lagi sekadar aktivitas usaha, tetapi sudah menyentuh aspek perlindungan lingkungan dan pengelolaan limbah B3. Oli pelumas bekas merupakan jenis limbah yang pengelolaannya harus dilakukan sesuai ketentuan pengelolaan Limbah B3. Pemerintah melalui PP Nomor 22 Tahun 2021 mengatur mekanisme pengurangan, penyimpanan, pengumpulan, pengangkutan, pemanfaatan, pengolahan hingga penimbunan Limbah B3. Ketentuan teknisnya juga diatur dalam Permen LHK Nomor 6 Tahun 2021 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pengelolaan Limbah B3. Karena itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Muaro Jambi diminta tidak tinggal diam. Pemeriksaan lapangan, pengecekan dokumen perizinan, pemeriksaan kondisi tanah dan saluran air, serta pengujian sampel lingkungan perlu dilakukan untuk memastikan apakah telah terjadi pencemaran. Secara hukum, apabila terdapat kegiatan pengelolaan Limbah B3 yang tidak dilakukan sesuai ketentuan, aparat penegak hukum dapat menelusuri ketentuan dalam UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup sebagaimana telah mengalami perubahan melalui regulasi Cipta Kerja. UU tersebut mengatur kewajiban pengelolaan Limbah B3 dan larangan melakukan dumping limbah ke media lingkungan tanpa ketentuan yang dipersyaratkan. Pasal 103 UU 32/2009 mengatur ancaman pidana terhadap pihak yang menghasilkan Limbah B3 namun tidak melakukan pengelolaan sebagaimana diwajibkan. Sementara Pasal 104 mengatur sanksi terhadap perbuatan dumping limbah dan/atau bahan ke media lingkungan hidup tanpa izin, dengan ancaman pidana penjara dan denda sebagaimana ketentuan pasal tersebut. Jika dugaan pencemaran tersebut terbukti melalui pemeriksaan dan uji laboratorium, persoalannya tentu tidak boleh berhenti sebatas teguran administratif. Penegakan hukum harus dilakukan apabila ditemukan unsur pelanggaran. Publik kini menunggu langkah konkret DLH Muaro Jambi. Apakah gudang tersebut memiliki legalitas dan persetujuan lingkungan? Bagaimana status pengelolaan oli bekas yang ditampung? Ke mana limbah tersebut dibawa? Dan yang paling penting, apakah benar telah terjadi pencemaran lingkungan di sekitar lokasi? Pertanyaan-pertanyaan tersebut seharusnya segera dijawab melalui pemeriksaan resmi dan transparan. Sebab, jika benar limbah oli bekas telah mencemari lingkungan, membiarkan aktivitas tersebut terus berlangsung sama saja dengan membiarkan potensi kerusakan lingkungan berkembang di depan mata. DLH Muaro Jambi ditantang untuk turun ke lapangan dan membuktikan bahwa pengawasan lingkungan bukan sekadar slogan. Penulis Tim

Read More

Tinjau Karhutla di Londerang, Danrem 042/Gapu Turun ke Lokasi Bantu Padamkan Api

Tajam24Jam.Com MUARO JAMBI, 28 Agustus 2026 — Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Londerang, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, Jumat (28/8/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi terkini di lapangan sekaligus mengevaluasi langkah penanganan yang dilakukan oleh Satgas Karhutla. Setibanya di lokasi, Danrem bersama unsur terkait melihat langsung kondisi lahan yang terdampak kebakaran serta perkembangan titik api. Usai melakukan peninjauan, Danrem 042/Gapu kemudian melanjutkan menuju sasaran Karhutla untuk ikut terlibat langsung dalam upaya pemadaman api bersama personel gabungan. Dalam kegiatan tersebut, Danrem didampingi Kasiops Korem 042/Gapu, Kabagops Polda Jambi, personel Manggala Agni, serta perwakilan PT WKS. Kehadiran Danrem di lokasi menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan mempercepat penanganan Karhutla, khususnya di wilayah yang masih memiliki potensi penyebaran api. Danrem menekankan pentingnya kecepatan dalam melakukan pemadaman serta sinergi seluruh unsur di lapangan. Setiap perkembangan titik api harus segera ditindaklanjuti agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar terhadap masyarakat maupun lingkungan. Penanganan Karhutla di wilayah Muaro Jambi terus dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur TNI, Polri, Manggala Agni, pemerintah daerah, dunia usaha dan masyarakat. Melalui sinergi lintas sektor tersebut, upaya pemadaman diharapkan dapat berjalan lebih efektif sekaligus mempercepat pengendalian Karhutla di wilayah Provinsi Jambi. Penrem 042/GAPU Penulis Tim

Read More

Batanghari Jadi Arena Adu Dayung, Lomba Perahu Tradisional Jambi Rebutkan Hadiah Rp55 Juta

Tajam24Jam.Com JAMBI, 28 Agustus 2026 — Tepian Sungai Batanghari bakal berubah menjadi arena adu kecepatan pada 29 Agustus 2026. Dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Provinsi Jambi menggelar Lomba Perahu Tradisional yang memadukan semangat kompetisi olahraga dengan upaya menjaga warisan budaya masyarakat tepian sungai. Perlombaan akan berlangsung mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai di kawasan Taman Tanggo Rajo (Perenginan), depan Rumah Dinas Gubernur Jambi. Ajang ini melibatkan unsur Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jambi, Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI), serta Forum Pecinta Perahu Tradisional Jambi. Peserta akan bertarung dalam dua kategori, yakni Type A dan Type B. Panitia menyiapkan total hadiah mencapai Rp55 juta bagi para peserta yang mampu menjadi yang terbaik. Lomba perahu tradisional tersebut tidak hanya diarahkan sebagai tontonan olahraga air. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali tradisi perahu dan budaya sungai yang selama ini melekat dalam kehidupan masyarakat Jambi. Deretan perahu yang berpacu di atas Sungai Batanghari diprediksi menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Persaingan antarpeserta akan menghadirkan atmosfer kompetitif, sementara keberadaan perahu tradisional sekaligus memperlihatkan kekayaan budaya lokal yang masih bertahan di tengah perkembangan olahraga modern. Ketua Umum PODSI Provinsi Jambi periode 2026–2030, Raden Wawan Setiawan, menilai pengembangan olahraga dayung membutuhkan kompetisi yang lebih banyak serta pembinaan atlet secara berkelanjutan. Wawan sebelumnya menegaskan bahwa Jambi memiliki potensi atlet dayung yang besar. Karena itu, para atlet asal daerah yang selama ini berkiprah di luar Jambi diharapkan dapat kembali dan ikut membangun prestasi olahraga dayung di daerah. “Kami berharap atlet-atlet asal Jambi dapat kembali pulang kampung dan bersama-sama membangun prestasi olahraga dayung Jambi. Potensi yang dimiliki atlet-atlet kita sangat besar untuk membawa nama Jambi kembali bersaing dan berjaya di tingkat nasional,” ujar Wawan. Menurut Wawan, pembinaan atlet tidak bisa dilepaskan dari ketersediaan sarana dan prasarana olahraga yang memadai. Kompetisi juga diperlukan untuk memberikan pengalaman bertanding sekaligus mengukur kemampuan atlet secara nyata. Karena itu, kegiatan lomba perahu tradisional di Sungai Batanghari memiliki nilai strategis. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, event tersebut dapat menjadi pintu masuk untuk memperluas minat generasi muda terhadap olahraga dayung. Potensi Sungai Batanghari sebagai arena olahraga air juga dinilai sangat besar. Dengan karakter sungai yang menjadi ikon Provinsi Jambi, kegiatan olahraga di kawasan tersebut sekaligus dapat memperkuat hubungan antara olahraga, budaya dan pariwisata daerah. Pemilihan Tepian Sungai Batanghari sebagai lokasi lomba bukan sekadar pertimbangan teknis. Sungai terpanjang di Sumatra tersebut memiliki sejarah panjang dan menjadi bagian penting dari kehidupan sosial, ekonomi serta budaya masyarakat Jambi. Kini, sungai itu kembali menjadi panggung kompetisi. Dua kategori lomba, hadiah total Rp55 juta, serta keterlibatan unsur pemerintah, organisasi olahraga dan komunitas menjadi modal untuk menghadirkan perlombaan yang kompetitif sekaligus menghibur. Masyarakat Jambi pun memiliki kesempatan menyaksikan langsung bagaimana perahu-perahu tradisional berpacu membelah arus Batanghari. Di balik adu cepat tersebut, tersimpan pesan yang lebih besar: olahraga dapat menjadi jalan untuk menjaga tradisi tetap hidup. Lomba Perahu Tradisional Jambi bukan hanya tentang siapa yang paling cepat mencapai garis finis. Lebih dari itu, ajang ini menjadi momentum untuk mendayung bersama—menghidupkan kompetisi, menemukan bibit atlet, dan menjaga warisan Sungai Batanghari agar tetap dikenal generasi berikutnya. Penulis Tim

Read More

Danrem 042/Gapu Cek Kesiapan Posko Udara, Perkuat Operasi Pemadaman Karhutla di Jambi

Tajam24Jam.Com JAMBI, 28 Agustus 2026 — Komandan Korem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin mengecek langsung kesiapan Posko Udara Satgas Karhutla di Kecamatan Jambi Selatan, Kelurahan Pal Merah, Kota Jambi, Jumat (28/8/2026). Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan dukungan operasi udara dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Provinsi Jambi. Dalam kegiatan tersebut, Brigjen TNI Nyamin didampingi Kasiops Korem 042/Gapu Kolonel Inf Wahyu Alfiyan Arisandi. Keduanya meninjau kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta mekanisme koordinasi Posko Udara dalam mendukung operasi penanganan Karhutla. Sebagai Pelaksana Harian (Plh) Dansatgas Karhutla Provinsi Jambi, Danrem menegaskan bahwa kesiapan Posko Udara menjadi bagian penting dalam mempercepat respons terhadap setiap titik api yang terdeteksi, khususnya pada lokasi yang sulit dijangkau melalui jalur darat. “Pastikan seluruh unsur siap. Setiap informasi titik api harus segera ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat. Jangan sampai api berkembang dan meluas,” tegas Brigjen TNI Nyamin. Posko Udara memiliki peran strategis dalam mendukung pemantauan hotspot, ground checking, pemantauan dari udara hingga pelaksanaan pemadaman melalui dukungan water bombing. Operasi udara tersebut menjadi bagian dari strategi terpadu Satgas Karhutla bersama unsur TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, BNPB dan unsur terkait lainnya. Danrem juga menekankan pentingnya koordinasi antara unsur udara dan tim pemadam di darat. Setiap perkembangan situasi harus disampaikan secara cepat sehingga penentuan sasaran pemadaman dapat dilakukan secara efektif dan tidak terjadi keterlambatan dalam penanganan. “Operasi udara dan operasi darat harus berjalan beriringan. Kita harus memastikan api dapat dikendalikan sedini mungkin, sekaligus melakukan pendinginan agar tidak muncul kembali,” ujarnya. Kesiapan Posko Udara ini menjadi semakin penting di tengah masih berlangsungnya penanganan Karhutla di sejumlah wilayah Provinsi Jambi. Pemerintah dan Satgas Karhutla terus memperkuat strategi penanganan melalui operasi darat, dukungan water bombing, pemantauan hotspot, serta langkah pencegahan agar kebakaran tidak meluas. Brigjen TNI Nyamin menegaskan, seluruh jajaran Satgas Karhutla harus tetap siaga dan mengedepankan sinergi lintas sektor dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan. “Kita bergerak bersama. TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, BNPB, pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait harus terus bersinergi. Tujuannya satu, yaitu memadamkan api secepat mungkin dan melindungi masyarakat serta lingkungan,” pungkasnya. Pengecekan Posko Udara tersebut sekaligus menjadi langkah Korem 042/Gapu dalam memastikan seluruh perangkat operasi Karhutla Provinsi Jambi berada dalam kondisi siap gerak menghadapi perkembangan situasi di lapangan. Penrem 042/Gapu Penulis Tim

Read More

Gerak Cepat Satgas Karhutla Polda Jambi Kendalikan Kebakaran di Tahura Batanghari

Tajam24Jam.Com Jambi, 27 Agustus 2026 – Personel Satuan Brimob (Satbrimob) Polda Jambi yang tergabung dalam Satgas Karhutla bergerak cepat melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Pal 13, Sridadi, Tahura, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, Kamis (27/8/2026) sore. Kebakaran yang diperkirakan melanda area seluas kurang lebih 3 hektare tersebut langsung ditangani personel gabungan untuk mencegah api meluas dan mengancam kawasan di sekitarnya. Dalam proses pemadaman, personel Satgas Karhutla menggunakan air serta cairan penyekat api Hartindo AF31 yang diaplikasikan dengan bantuan Jet Shooter. Upaya tersebut dilakukan untuk mempercepat pengendalian api sekaligus membuat sekat guna mencegah perambatan kobaran api ke area lainnya. Berkat respons cepat dan sinergi seluruh unsur yang terlibat, api untuk sementara berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas. Pemadaman dilaksanakan secara bersama oleh Satgas Karhutla, Pengamanan Hutan (Pamhut), serta Manggala Agni Provinsi Jambi. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa Kapolda Jambi menegaskan komitmen Polri untuk terus bergerak cepat dalam setiap penanganan Karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki potensi kerawanan kebakaran. “Bapak Kapolda Jambi menegaskan bahwa Polri bersama seluruh unsur terkait akan terus melakukan langkah cepat dan terukur dalam menangani setiap titik Karhutla. Personel di lapangan tidak hanya fokus pada pemadaman, tetapi juga melakukan upaya pencegahan agar api tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” ujar Kabid Humas Polda Jambi. Ia menambahkan, penanganan Karhutla membutuhkan sinergi dan kerja sama seluruh pihak. Karena itu, Polda Jambi terus memperkuat koordinasi dengan instansi terkait, termasuk Pamhut dan Manggala Agni, dalam upaya pencegahan maupun penanggulangan Karhutla. “Sinergi menjadi kunci. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Apabila menemukan titik api atau indikasi Karhutla, segera laporkan agar dapat ditangani sedini mungkin,” pungkasnya. Penulis Tim

Read More

Kapolda Jambi Resmikan Lapangan Bulutangkis Siginjai Presisi dan Buka Turnamen Kapolda Cup 2026

Tajam24Jam.Com JAMBI, 28 Agustus 2026 – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi terus mendorong peningkatan kebugaran, kesehatan mental, serta prestasi personel melalui pembinaan olahraga. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan olahraga bersama yang dilanjutkan dengan peresmian Lapangan Bulutangkis Siginjai Presisi Satbrimob Polda Jambi, pengukuhan Pengurus Komite Olahraga Polri (KOP) Polda Jambi, serta pembukaan Turnamen Bulutangkis Kapolda Cup 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Mako Satbrimob Polda Jambi, Jumat (28/8/2026), dan dihadiri Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Subandi, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polda Jambi, Kasi Pers Korem 042/GAPU Jambi Kolonel Kav. Muslim Rahim Tompo, Ketua KONI Provinsi Jambi AKBP Mat Sanusi, S.Pd., M.Si., tamu undangan serta para peserta Turnamen Bulutangkis Kapolda Cup 2026. Rangkaian kegiatan diawali dengan senam bersama selanjutnya, Kapolda Jambi melakukan penandatanganan peresmian Lapangan Bulutangkis Siginjai Presisi Satbrimob Polda Jambi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan Pengurus Komite Olahraga Polri Polda Jambi sekaligus pembukaan Turnamen Bulutangkis Kapolda Cup 2026. Rangkaian acara meliputi pembacaan doa, laporan ketua panitia, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Komite Olahraga Polri, pembacaan Surat Keputusan pengurus, pengukuhan pengurus, serta foto bersama. Dalam arahannya, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar menyampaikan bahwa kegiatan olahraga yang dilaksanakan memiliki makna penting dalam mendukung peningkatan kemampuan dan prestasi personel. “Kegiatan yang kita laksanakan hari ini memiliki makna yang mendalam, khususnya dalam upaya meningkatkan prestasi dan kemampuan personel melalui kegiatan olahraga. Dengan dikukuhkannya Pengurus Komite Olahraga Polri Polda Jambi, kita berharap pembinaan olahraga dapat semakin maju dan mampu meningkatkan prestasi Polda Jambi,” ujar Kapolda Jambi. Kapolda juga menekankan bahwa olahraga tidak hanya berkaitan dengan pencapaian prestasi, tetapi menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi jasmani dan mental personel Polri agar tetap sehat dan prima dalam menjalankan tugas. “Jadikan olahraga sebagai bagian dari upaya menjaga dan meningkatkan kesehatan jasmani serta mental. Personel yang sehat dan bugar akan lebih siap dalam melaksanakan tugas memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat,” ungkapnya. Kapolda Jambi turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Kepada seluruh peserta Turnamen Bulutangkis Kapolda Cup 2026, Kapolda berpesan agar menjunjung tinggi sportivitas dan memberikan kemampuan terbaik selama mengikuti pertandingan. “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Kepada seluruh peserta, junjung tinggi sportivitas, tetap semangat dan tunjukkan kemampuan terbaik dalam Turnamen Bulutangkis Kapolda Cup 2026,” tegasnya. Usai memberikan arahan, Kapolda Jambi secara resmi membuka Turnamen Bulutangkis Kapolda Cup 2026 yang ditandai dengan pemukulan bola pertama. Kegiatan semakin meriah dengan penampilan Band Satbrimob Polda Jambi serta pertandingan ekshibisi bulutangkis antarpimpinan dan Pejabat Utama Polda Jambi. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa pembinaan olahraga merupakan salah satu upaya Polda Jambi dalam membangun sumber daya manusia Polri yang sehat, tangguh dan berprestasi. “Melalui kegiatan olahraga bersama, peresmian fasilitas olahraga dan pelaksanaan turnamen seperti ini, Polda Jambi tidak hanya mendorong personel untuk menjaga kebugaran, tetapi juga memberikan ruang bagi personel untuk mengembangkan potensi dan prestasi di bidang olahraga. Hal ini tentunya sejalan dengan upaya membangun personel Polri yang sehat secara jasmani dan mental serta memiliki semangat berprestasi,” jelas Kabid Humas. Ia menambahkan, keberadaan Pengurus Komite Olahraga Polri Polda Jambi diharapkan mampu memperkuat pembinaan olahraga secara berkelanjutan sehingga dapat melahirkan atlet-atlet Polri yang mampu mengharumkan nama institusi di berbagai ajang olahraga. “Kami berharap Turnamen Kapolda Cup 2026 dapat berlangsung dengan menjunjung tinggi sportivitas dan menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan serta meningkatkan semangat berprestasi di lingkungan Polda Jambi,” pungkasnya. Setelah rangkaian peresmian dan pembukaan selesai sekitar pukul 09.35 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan pertandingan Turnamen Bulutangkis Kapolda Cup 2026. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif. Penulis Tim

Read More

Polda Jambi dan Sinergi Lintas Instansi Intensifkan Patroli serta Pendinginan Cegah Karhutla

Tajam24Jam.Com JAMBI, 26 Agustus 2026 – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi melalui Satuan Brimob bersama TNI, BPBD Provinsi Jambi dan Pengamanan Hutan (Pamhut) Kabupaten terus memperkuat sinergi dalam mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah rawan. Upaya tersebut dilakukan dengan mengintensifkan patroli terpadu, ground check, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, hingga pemadaman serta pendinginan pada lokasi yang ditemukan adanya titik api. Pada Rabu (26/8/2026), personel Satbrimob Polda Jambi yang tergabung dalam Satgas Antisipasi Karhutla bersama unsur terkait melaksanakan kegiatan di sejumlah posko yang berada di Kabupaten Batanghari, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim). Di Posko 6 Sridadi, kawasan Tahura Kabupaten Batanghari, personel bersama Satgas Karhutla melaksanakan apel gabungan sebelum melakukan patroli di sekitar kawasan hutan Tahura. Dalam kegiatan tersebut, personel juga memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat sekitar mengenai pentingnya menjaga lingkungan serta mencegah Karhutla, khususnya dengan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Sementara itu, di Posko 7 Desa Pompa Air, Kabupaten Batanghari, personel melaksanakan apel gabungan dan patroli di sekitar wilayah Desa Pompa Air. Saat patroli, petugas melakukan pengecekan sekaligus penanganan terhadap lokasi yang mengalami kebakaran. Setelah api berhasil ditangani, personel melaksanakan pendinginan untuk memastikan tidak terdapat bara maupun titik panas yang berpotensi memicu kebakaran kembali. Kegiatan patroli dan sosialisasi juga dilaksanakan di Posko 59 Desa Suban, Kabupaten Tanjabbar. Personel menyisir wilayah sekitar desa sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan dini terhadap potensi terjadinya Karhutla. Sedangkan di wilayah Kabupaten Tanjabtim, personel Satgas Karhutla di Posko 71 Berbak melaksanakan apel gabungan, kemudian melakukan ground check dan pendinginan di lahan masyarakat Desa Rawasari, Kecamatan Berbak. Pendinginan dilakukan hingga kondisi lahan dipastikan aman dan tidak menyisakan titik panas yang dapat berkembang menjadi kebakaran. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan, patroli terpadu tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan sekaligus komitmen bersama dalam mengantisipasi Karhutla sejak dini. “Polda Jambi bersama TNI, BPBD Provinsi Jambi, Pamhut Kabupaten dan seluruh unsur terkait terus memperkuat sinergi di lapangan. Patroli dilakukan secara intensif, termasuk ground check, pemadaman apabila ditemukan kebakaran, serta pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik panas yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji. Menurutnya, penanganan Karhutla tidak hanya berorientasi pada pemadaman ketika kebakaran terjadi, tetapi juga mengutamakan upaya pencegahan melalui patroli, deteksi dini serta edukasi kepada masyarakat. “Pencegahan merupakan langkah utama. Personel di lapangan terus memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api,” kata Kabid Humas. Kombes Pol. Erlan menegaskan bahwa sinergi lintas instansi sangat diperlukan untuk memastikan penanganan Karhutla berjalan cepat dan efektif, sekaligus mencegah api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar terhadap lingkungan maupun masyarakat. “Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, diperlukan kolaborasi dan kepedulian semua pihak, mulai dari Polri, TNI, pemerintah daerah, BPBD, Pamhut, perusahaan hingga masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, potensi Karhutla dapat ditekan dan penanganannya dapat dilakukan secara cepat,” tegas Kombes Pol. Erlan Polda Jambi juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun yang dapat memicu terjadinya Karhutla. Masyarakat diminta segera menyampaikan informasi kepada petugas apabila menemukan adanya titik api atau potensi kebakaran di wilayahnya. “Kami berharap masyarakat menjadi bagian dari upaya pencegahan. Jangan membakar lahan dan jangan menunggu api membesar untuk melapor. Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula petugas melakukan penanganan,” pungkas Kombes Pol. Erlan Munaji. Polda Jambi memastikan patroli terpadu, pemantauan, sosialisasi, pemadaman dan pendinginan akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen Polri bersama seluruh stakeholder dalam mencegah meluasnya Karhutla, menjaga kelestarian lingkungan, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat di Provinsi Jambi. Penulis Tim

Read More

Kapolda Jambi Bersama Gubernur dan Danrem Pantau Penanganan Karhutla di Tanjab Timur

Tajam24Jam.Com Jambi, 27 Agustus 2026 – Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno Halomoan Siregar, S.I.K., M.H., bersama Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., dan Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, S.IP., M.M., turun langsung melakukan monitoring dan evaluasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kamis (27/8/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk sinergi pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD dan seluruh unsur terkait dalam memastikan penanganan Karhutla berjalan secara optimal, sekaligus melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi di lapangan. Rombongan menuju titik hotspot yang berada di Taman Nasional Berbak, tepatnya di Dusun Pingai Rejo, Desa Rawasari, Kecamatan Berbak. Setibanya di lokasi Kapolda Jambi bersama rombongan langsung melakukan penyiraman pada titik hotspot terdekat sebagai bagian dari upaya penanganan dan pendinginan area yang terdampak. Selain melakukan pemantauan, rombongan juga memberikan perhatian kepada masyarakat yang terdampak Karhutla. Sebanyak kurang lebih 30 paket sembako dibagikan kepada warga sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap masyarakat di sekitar lokasi kebakaran. Kapolda Jambi menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Polda Jambi sendiri mengerahkan ratusan personel yang tergabung dalam Satgas Karhutla untuk melakukan pencegahan, pemadaman, pendinginan, patroli serta penegakan hukum. “Di lapangan ada lebih dari 300 anggota kita yang terlibat dalam Satgas Karhutla. Ini merupakan bentuk keseriusan Polri dalam membantu pemerintah menangani Karhutla, mulai dari pencegahan sampai dengan penanganan di lapangan,” ujar Kapolda Jambi Terkait aspek penegakan hukum, Kapolda menyampaikan bahwa hingga saat ini terdapat 7 (tujuh kasus) dengan 8 (delapan tersangka) yang masih dalam proses penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami apakah kejadian tersebut terdapat unsur kesengajaan atau tidak. “Untuk tujuh kasus dengan delapan tersangka masih terus kita dalami. Penyidik akan memeriksa dan mengkonfirmasi seluruh fakta yang ada di lapangan untuk memastikan apakah terdapat unsur kesengajaan maupun faktor lainnya. Proses hukum akan dilakukan secara profesional berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti yang ditemukan,” jelas Kapolda Jambi Kapolda juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, perusahaan, masyarakat dan seluruh unsur terkait dalam mencegah meluasnya Karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki potensi kerawanan tinggi. “Kita tidak hanya fokus pada pemadaman ketika api sudah muncul, tetapi yang paling penting adalah pencegahan. Masyarakat dan seluruh pihak harus bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu Karhutla,” tegasnya. Penulis Tim

Read More

Polri Bersama TNI dan Stakeholder Gerak Cepat Tangani Karhutla di Sarolangun

Tajam24Jam.Com Jambi, 27 Agustus 2026 – Polri bersama TNI, pemerintah daerah, BPBD dan Damkar bergerak cepat melakukan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Sungai Abang, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, Kamis (27/8/2026). Kegiatan groundcheck dan pemadaman hotspot tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sarolangun H. Hurmin, SE, didampingi Kepala BPBD Provinsi Jambi H. Bachyuni Deliansyah, SH, MH, serta Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.IK, MH. Kegiatan tersebut diikuti oleh Dandim 0420/Sarko Letkol Inf. Yakhya Wisnu Arianto, S.Sos., M.Han, Kajari Sarolangun Taufik, SH, MH, Kabag Ops Polres Sarolangun Kompol Angga Luvyanto, MH, Kasat Samapta Polres Sarolangun AKP Adi Prayitno, SH, Kaban Kesbangpol Sarolangun M. Hudri, S.Pdi., M.Pdi, Kabid BPBD Sarolangun Yen Aswadi, S.Sos, Camat Sarolangun Ilham Akbar Syaihu, serta Kades Sungai Abang Kholil Khusairi. Selain itu, turut terlibat KBO Sat Intelkam Polres Sarolangun Ipda Edi Junaidi, SH, lima personel Sat Brimob Yon B Por Polda Jambi, personel Polres Sarolangun, personel TNI, BPBD dan Damkar Sarolangun. Dalam kegiatan tersebut, personel Polri bersama unsur terkait melakukan pengecekan langsung terhadap lokasi hotspot, memantau kondisi lahan yang terbakar, serta melakukan pemadaman terhadap titik api dan bara yang masih ditemukan. Penanganan juga diperkuat dengan water bombing serta penaburan dan penyiraman Hartindo AF3. Dari hasil pengecekan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 50 hektare. Lahan tersebut merupakan lahan milik/desa yang saat ini tidak dikelola oleh masyarakat Desa Sungai Abang. Berkat respons cepat dan sinergitas seluruh unsur di lapangan, hingga pukul 14.45 WIB, hotspot atau api di lokasi tersebut telah berhasil dipadamkan. Tim gabungan kemudian melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada bara api yang berpotensi kembali memicu kebakaran. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa Kapolda Jambi menekankan pentingnya kecepatan respons dan sinergitas seluruh stakeholder dalam menangani setiap potensi Karhutla. “Polri bersama TNI, pemerintah daerah dan seluruh stakeholder tentunya selalu bergerak cepat dan bersinergi dalam setiap penanganan Karhutla. Begitu ada informasi hotspot, akan segera dilakukan groundcheck, pemadaman dan pendinginan agar api tidak berkembang dan meluas,” ujar Kabid Humas Polda Jambi. Menurutnya, keterlibatan aktif personel Polri bersama seluruh unsur terkait merupakan bentuk kesiapsiagaan dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dan menjaga lingkungan dari dampak Karhutla. “Bapak Kapolda sangat mengapresiasi sinergitas seluruh unsur yang turun langsung ke lapangan. Api telah berhasil dipadamkan dan saat ini proses pendinginan masih dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menyala. Polri akan terus melakukan monitoring dan siap merespons setiap laporan terkait Karhutla,” jelasnya Kabid Humas juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan dalam mencegah Karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan. “Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan melakukan pembakaran lahan, dan apabila menemukan titik api segera laporkan kepada kepolisian atau petugas terkait agar dapat ditangani sedini mungkin,” pungkasnya. Penulis Tim

Read More

Danrem 042/Gapu Dampingi Gubernur dan Kapolda Jambi Padamkan Karhutla di Tanjab Timur

Tajam24Jam.Com Tanjung Jabung Timur, 27 Agustus 2026 — Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi terus digencarkan. Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin selaku Plh Dansatgas Karhutla turun langsung mendampingi Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, M.H bersama Kapolda Jambi dalam pemadaman karhutla di Desa Sungai Palas, Kecamatan Rantau Rasau, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kamis (27/8/2026). Turun langsung ke lokasi, rombongan bersama personel gabungan TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni dan unsur terkait melakukan upaya pemadaman serta pendinginan di sejumlah titik yang masih terdapat bara api. Kehadiran langsung pimpinan daerah di lokasi menjadi bentuk keseriusan pemerintah dan aparat dalam mempercepat penanganan karhutla sekaligus mencegah meluasnya titik api. Kondisi lahan yang mudah terbakar dan cuaca kering menjadi perhatian dalam pelaksanaan pemadaman. Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin menegaskan bahwa seluruh unsur Satgas Karhutla terus bersinergi untuk melakukan pemadaman, patroli dan pencegahan secara maksimal. “Penanganan karhutla membutuhkan sinergi seluruh pihak. TNI, Polri, pemerintah daerah, stakeholder terkait dan masyarakat harus bersama-sama mencegah serta menanggulangi kebakaran agar tidak meluas. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api. Langkah cepat dan kolaboratif tersebut diharapkan mampu menekan dampak karhutla terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat dan aktivitas sosial ekonomi, sekaligus menjaga wilayah Provinsi Jambi tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Penrem 042/Gapu Penulis Tim

Read More