Kapolda Jambi Hadiri Pelantikan Ketua dan Pengurus PWI Kota Jambi Masa Bakti 2026-2029

Tajam24Jam.Com JAMBI, 17 Juni 2026 – Ketua dan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Jambi masa bakti 2026-2029 resmi dilantik dalam sebuah acara yang berlangsung di Luminor Hotel Jambi, Rabu (17/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, S.I.K., M.Si., Ketua PWI Provinsi Jambi Ridwan Agus Depati, Ketua PWI Kota Jambi Irwansyah, perwakilan PWI Pusat, serta sejumlah tamu undangan. Pelantikan berlangsung khidmat dengan rangkaian acara yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PWI, dilanjutkan pembacaan Surat Keputusan kepengurusan, serta prosesi pelantikan Ketua dan Pengurus PWI Kota Jambi periode 2026-2029. Dalam sambutannya, Ketua PWI Kota Jambi Irwansyah menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan serta sinergi yang telah terjalin selama ini dengan berbagai pihak. Ia berharap PWI Kota Jambi dapat terus menjadi organisasi profesi yang profesional, bermanfaat, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta pembangunan daerah. Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Jambi Ridwan Agus Depati mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa amanah yang diberikan merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar untuk membawa organisasi semakin maju. Menurutnya, PWI siap mendukung pembangunan Kota Jambi melalui fungsi kontrol sosial yang konstruktif, edukatif, dan berbasis data demi kepentingan masyarakat. Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pers memiliki peran strategis sebagai penyampai informasi yang akurat dan berimbang, sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Pemerintah Kota Jambi, kata Maulana, mengapresiasi keberadaan PWI sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga kondusivitas di tengah masyarakat. Pada kesempatan tersebut, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua dan Pengurus PWI Kota Jambi yang baru dilantik. Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kapolda juga mengapresiasi terpilihnya kepengurusan baru PWI Kota Jambi serta menegaskan pentingnya peran media dan insan pers di era digital saat ini. Menurutnya, pers merupakan salah satu pilar penting dalam penyebaran informasi yang kredibel dan menjadi penghubung antara masyarakat dengan pemerintah. “Semoga PWI Kota Jambi semakin maju, profesional, dan sukses dalam menjalankan tugas jurnalistik yang berkualitas serta bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Kapolda Jambi. Terpisah, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa Polda Jambi mendukung penuh terwujudnya ekosistem pers yang profesional, independen, dan bertanggung jawab. “Kami mengucapkan selamat kepada Ketua dan seluruh Pengurus PWI Kota Jambi yang telah dilantik. Polda Jambi memandang insan pers sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, dan menyejukkan kepada masyarakat. Sinergi yang telah terjalin selama ini diharapkan semakin kuat guna mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta mendukung pembangunan di Provinsi Jambi,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji. Lebih lanjut, Kabid Humas menegaskan bahwa di tengah perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat, kolaborasi antara Polri dan media menjadi semakin penting dalam menangkal hoaks, disinformasi, serta menjaga ruang digital yang sehat. Kegiatan pelantikan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud komitmen PWI Kota Jambi untuk terus meningkatkan profesionalisme serta kualitas karya jurnalistik dalam mendukung kemajuan daerah dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Penulis Tim

Read More

Upacara di Makorem 042/Gapu Diwarnai Aksi Peduli Keselamatan Berkendara

Tajam24Jam.Com JAMBI, 17 Juni 2026 – Kepala Staf Korem (Kasrem) 042/Garuda Putih, Kolonel Inf Davy Darma Putra memimpin Upacara Bendera Bulanan 17-an bulan Juni 2026 yang berlangsung di Lapangan Makorem 042/Garuda Putih, Selasa (17/6/2026). Kegiatan dilanjutkan dengan pembagian helm berkendara kepada prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Militer Angkatan Darat (POM AD) ke-80. Dalam upacara tersebut, Kasrem membacakan amanat Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol yang menegaskan bahwa upacara bendera bulanan bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan momentum untuk memperkuat semangat disiplin, loyalitas, dan tanggung jawab sebagai prajurit maupun ASN. Melalui amanatnya, Pangdam menekankan pentingnya meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui sinergi bersama seluruh komponen bangsa. Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian helm yang diprakarsai Denpom II/2 Jambi. Secara simbolis, Kasrem 042/Gapu didampingi para Kasi Korem menyerahkan helm kepada perwakilan prajurit dan ASN sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan berkendara sekaligus upaya meningkatkan disiplin berlalu lintas di lingkungan TNI AD. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT POM AD ke-80 yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum dan disiplin, tetapi juga mengedepankan aspek edukasi serta pencegahan demi terciptanya budaya tertib berlalu lintas bagi seluruh personel. Melalui pembagian helm tersebut, diharapkan kesadaran prajurit dan ASN terhadap pentingnya keselamatan berkendara semakin meningkat, sehingga dapat meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas serta mendukung terwujudnya prajurit yang disiplin, profesional, dan menjadi teladan di tengah masyarakat. (Penrem 042/Gapu) Penulis Tim

Read More

LBH Advokasi Peduli Bangsa Siap Dampingi Korban Dugaan Penganiayaan, Minta Kepastian Hukum atas Laporan yang Belum Tuntas

Tajam24Jam.Com JAMBI, 16 Juni 2026 – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Advokasi Peduli Bangsa menyatakan siap memberikan pendampingan hukum kepada korban dugaan penganiayaan yang laporannya hingga kini belum mendapatkan kepastian hukum meski telah dilaporkan sejak Januari 2026 di Polsek Jambi Selatan. Ketua LBH Advokasi Peduli Bangsa, Tengku Adriansyah, SH., MH, didampingi Sekretaris LBH MF. Mubarak, S.H., menegaskan pihaknya akan mengawal proses hukum yang sedang berjalan guna memastikan hak-hak korban sebagai pencari keadilan dapat terpenuhi sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Menurut Tengku Adriansyah, berdasarkan dokumen Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) yang diterima korban, perkara dugaan penganiayaan tersebut telah memasuki tahap penyidikan. Namun hingga Selasa (16/06/2026), atau sekitar enam bulan sejak laporan dibuat, belum ada penetapan tersangka dalam kasus tersebut.“Kami hadir untuk memberikan pendampingan hukum kepada korban agar memperoleh kepastian hukum. Setiap warga negara memiliki hak yang sama di hadapan hukum dan berhak mendapatkan perlindungan serta keadilan,” ujar Tengku Adriansyah. Korban mengaku mempertanyakan perkembangan penanganan laporannya yang dinilai berjalan lambat. Meski perkara telah ditingkatkan ke tahap penyidikan, hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai tindak lanjut proses hukum yang sedang berlangsung.“Kami hanya berharap ada kepastian hukum dan keadilan. Laporan ini sudah berjalan cukup lama, tetapi sampai sekarang belum ada kejelasan,” ungkap korban. Sementara itu, Sekretaris LBH Advokasi Peduli Bangsa, MF. Mubarak, S.H., berharap aparat penegak hukum dapat menangani perkara tersebut secara profesional, transparan, dan objektif tanpa membedakan latar belakang pihak yang terlibat.Menurutnya, prinsip equality before the law atau persamaan kedudukan di hadapan hukum harus menjadi dasar dalam setiap proses penegakan hukum. LBH Advokasi Peduli Bangsa juga meminta agar Kapolda Jambi melalui Bagwassidik melakukan pengawasan terhadap proses penanganan perkara tersebut guna memastikan seluruh tahapan penyidikan berjalan sesuai aturan yang berlaku dan memberikan kepastian hukum bagi korban. Kasus ini turut menjadi perhatian masyarakat karena menyangkut kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum. Berbagai pihak berharap proses penyidikan dapat berjalan secara terbuka, profesional, dan berkeadilan sehingga tidak menimbulkan persepsi adanya perlakuan berbeda dalam penegakan hukum. Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polsek Jambi Selatan maupun penyidik yang menangani perkara tersebut belum memberikan keterangan resmi terkait alasan belum adanya penetapan tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkan sejak Januari 2026 tersebut. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait untuk memperoleh informasi yang berimbang. Penulis Tim

Read More

Wacana Pembangunan Club Malam di JBC Tuai Sorotan, Masyarakat Pertanyakan Arah Pembangunan Kota Jambi

Tajam24Jam.Com JAMBI, 16 Juni 2026 – Wacana pembangunan club malam di kawasan Jambi Business Center (JBC) menuai sorotan dan menjadi perbincangan luas di tengah masyarakat. Rencana tersebut dinilai tidak hanya dapat dilihat dari sisi investasi dan potensi peningkatan pendapatan daerah, tetapi juga perlu dikaji secara komprehensif dengan mempertimbangkan dampak sosial, budaya, moral, serta identitas daerah yang selama ini dijunjung tinggi oleh masyarakat Jambi. Sejumlah kalangan menilai, keberadaan fasilitas hiburan malam berpotensi menimbulkan persoalan sosial apabila tidak melalui kajian yang matang dan tidak melibatkan partisipasi publik dalam proses pengambilan keputusan. Terlebih, Provinsi Jambi dikenal menjunjung falsafah adat Melayu “Adat Bersendi Syarak, Syarak Bersendi Kitabullah”, yang selama ini menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat. Menurut sejumlah tokoh masyarakat, falsafah tersebut bukan sekadar slogan, melainkan nilai yang hidup dan melekat dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat Jambi. Karena itu, setiap kebijakan pembangunan yang berpotensi berdampak terhadap tatanan sosial dan budaya dinilai perlu mendapatkan perhatian serius.“Pembangunan harus membawa manfaat bagi masyarakat tanpa mengabaikan nilai-nilai yang selama ini menjadi identitas daerah. Jangan sampai pembangunan yang mengatasnamakan investasi justru menimbulkan keresahan sosial dan memicu polemik di tengah masyarakat,” ujar salah seorang tokoh masyarakat. Selain persoalan budaya, masyarakat juga mempertanyakan prioritas pembangunan yang saat ini diarahkan pemerintah dan pihak terkait. Pasalnya, sejumlah persoalan mendasar yang masih menjadi keluhan warga, seperti penanganan banjir, pembangunan kolam retensi, hingga perbaikan infrastruktur publik, dinilai masih membutuhkan perhatian dan penyelesaian yang lebih serius. Menurut warga, munculnya wacana pembangunan club malam di tengah berbagai persoalan yang belum terselesaikan menimbulkan pertanyaan mengenai arah pembangunan daerah ke depan.“Publik tentu berhak bertanya mengapa yang muncul ke permukaan justru rencana pembangunan club malam, sementara persoalan yang langsung dirasakan masyarakat sehari-hari masih belum terselesaikan secara optimal. Ini bukan hanya soal investasi, tetapi juga menyangkut arah pembangunan daerah dan dampaknya bagi masyarakat,” ungkap salah seorang warga. Masyarakat menegaskan bahwa mereka tidak menolak masuknya investasi ke Provinsi Jambi. Namun, investasi yang hadir diharapkan mampu memperkuat sektor ekonomi produktif, membuka lapangan kerja, serta memberikan manfaat yang luas tanpa menimbulkan benturan dengan nilai sosial dan budaya setempat. Sejumlah pihak juga meminta pemerintah daerah, pengelola kawasan JBC, serta investor untuk menyampaikan informasi secara terbuka terkait rencana tersebut. Transparansi dinilai penting agar masyarakat memperoleh gambaran yang utuh mengenai konsep, tujuan, serta potensi dampak yang ditimbulkan dari pembangunan fasilitas hiburan malam itu.“Jangan sampai muncul kesan bahwa masyarakat hanya menjadi penonton dalam menentukan arah pembangunan kotanya sendiri. Ruang dialog harus dibuka agar aspirasi masyarakat dapat didengar dan dipertimbangkan,” tegasnya. Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan resmi dari pihak pengelola JBC maupun pemerintah daerah terkait detail rencana, konsep usaha, perizinan, serta tahapan pembangunan yang diwacanakan.Ketiadaan informasi resmi tersebut memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Karena itu, masyarakat berharap pemerintah dan pihak terkait segera memberikan klarifikasi guna memastikan bahwa setiap kebijakan pembangunan tetap mengedepankan kepentingan publik, nilai budaya daerah, serta keberlanjutan pembangunan Kota Jambi. Penulis Tim

Read More

Warga Danau Kedap Ditemukan Meninggal di Area Persawahan Usai Berburu Burung

Tajam24Jam.Com MUARO JAMBI, 16 Juni 2026 – Warga Desa Danau Kedap, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, dihebohkan dengan penemuan seorang pria yang sebelumnya dilaporkan hilang saat berburu burung di area persawahan. Korban diketahui bernama Junaidi (30), warga Desa Danau Kedap. Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 08.00 WIB di area persawahan desa setempat. Sebelumnya, korban berpamitan kepada keluarganya untuk berburu burung menggunakan senapan angin pada Senin (15/6/2026). Namun hingga malam hari, korban tak kunjung pulang sehingga keluarga bersama warga setempat melakukan pencarian. Kepala Desa Danau Kedap, Iskandar, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Menurutnya, korban diketahui pergi berburu saat kondisi cuaca sedang hujan deras disertai petir.“Korban merupakan warga Desa Danau Kedap. Kami belum mengetahui secara pasti penyebab meninggalnya korban. Saat itu korban pergi berburu ketika cuaca hujan deras dan petir,” ujar Iskandar, Selasa (16/6/2026). Ia mengimbau masyarakat agar tidak berburu sendirian demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.“Kami berharap masyarakat yang berburu di area persawahan tidak pergi sendirian agar lebih aman,” katanya. Sementara itu, Sekretaris Desa Danau Kedap, Zulkarnain, menjelaskan bahwa setelah mendapat informasi korban belum pulang hingga malam hari, warga langsung melakukan pencarian secara bersama-sama. Namun pencarian pada malam hari belum membuahkan hasil sehingga dilanjutkan keesokan paginya.“Begitu mendapat informasi korban belum pulang, kami bersama warga langsung melakukan pencarian hingga larut malam. Karena belum ditemukan, pencarian dilanjutkan Selasa pagi dengan membentuk tiga tim,” jelasnya. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah salah satu tim menemukan korban dalam posisi telungkup di area persawahan.Menurut keterangan keluarga, korban berangkat seorang diri untuk berburu burung menggunakan senapan angin. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kematian korban belum diketahui.“Pihak keluarga menerima kejadian ini dengan ikhlas dan tidak menginginkan dilakukan autopsi. Korban dikenal sebagai pribadi yang baik di lingkungan masyarakat,” ujar Zulkarnain. Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di area terbuka, terutama ketika cuaca buruk.“Jika cuaca hujan deras disertai petir, sebaiknya segera mencari tempat yang aman dan tidak beraktivitas sendirian di area persawahan atau perkebunan,” pungkasnya. Penulis Tim

Read More

TNI Hadir Bersama Tokoh Adat pada Peringatan Hari Adat Melayu Jambi 2026

Tajam24Jam.Com JAMBI, 16 Juni 2026 – Kasrem 042/Garuda Putih Kolonel Inf Davy Darma Putra menghadiri peringatan Hari Adat Melayu Jambi Tahun 2026 yang digelar di Balairung Sari, Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Jambi, Selasa (16/6/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., Ketua LAM Provinsi Jambi Drs. H. Hasan Basri Agus, M.M., Ketua MUI Provinsi Jambi Dr. KH. M. Umar Yusuf, M.HI., para ketua lembaga adat kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, para bupati, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, serta tamu undangan lainnya. Peringatan Hari Adat Melayu Jambi menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai-nilai budaya, mempererat persatuan, serta menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap adat istiadat Melayu yang telah menjadi identitas dan warisan budaya masyarakat Jambi. Dalam sambutannya, Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris menyampaikan bahwa peringatan Hari Adat Melayu Jambi harus menjadi sarana memperkuat semangat kebersamaan dan menjaga kekompakan masyarakat. “Atas izin Allah SWT pada hari ini kita sama-sama hadir di Lembaga Adat Melayu Provinsi Jambi dalam rangka memperingati Hari Adat Melayu Jambi. Mudah-mudahan acara ini memberikan kita semangat, kekompakan, menjaga persatuan, dan juga semakin mencintai adat istiadat Melayu Jambi,” ujar Al Haris. Sementara itu, Ketua LAM Provinsi Jambi Drs. H. Hasan Basri Agus, M.M., menegaskan bahwa peringatan Hari Adat Melayu Jambi merupakan bagian dari upaya menjaga kelestarian warisan budaya sekaligus memperkuat jati diri masyarakat Jambi di tengah perkembangan zaman. Kehadiran Kasrem 042/Garuda Putih dalam kegiatan tersebut mencerminkan dukungan TNI terhadap pelestarian budaya daerah sebagai salah satu pilar penting dalam memperkuat persatuan dan ketahanan sosial masyarakat. Peringatan Hari Adat Melayu Jambi Tahun 2026 menjadi pengingat bahwa budaya adalah akar yang menguatkan identitas bangsa. Dengan kebersamaan antara TNI, pemerintah, lembaga adat, dan masyarakat, nilai-nilai luhur adat budaya diharapkan terus terjaga serta menjadi perekat persatuan dalam membangun Jambi dan Indonesia yang lebih kuat. (Penrem 042/Gapu) Penulis Tim

Read More

Kapolda Jambi Cup Billiard Tournament 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Sinergitas TNI-Polri dan Sportivitas

Tajam24Jam.Com JAMBI, 15 Juni 2026 – Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Jambi menggelar Kapolda Cup Billiard Tournament 2026 yang secara resmi dibuka oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., pada Senin (15/6/2026) di RND Cafe & Billiard, Jalan Pangeran Hidayat, Paal Lima, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi. Mengusung tema “Polri untuk Masyarakat, Sportivitas untuk Persatuan” serta slogan “Power Is For Service”, turnamen ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus sebagai wadah mempererat silaturahmi dan sinergitas antara TNI dan Polri. Kegiatan tersebut turut dihadiri Danrem 042/Gapu Jambi Brigjen TNI Nyamin, S.I.P., M.M., Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Benny Ali, S.I.K., S.H., Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Jannus Parlindungan Siregar, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polda Jambi, Pejabat Utama Korem 042/Gapu Jambi, Kapolresta Jambi Kombes Pol. Boy Sutan Binanga Siregar, S.I.K., M.H., serta para pejabat jajaran Polda Jambi dan Korem 042/Gapu. Dalam sambutannya, Kapolda Jambi menyampaikan bahwa turnamen ini bukan semata-mata ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan, membangun semangat sportivitas, serta memperkuat soliditas antarinstansi dalam mendukung pelaksanaan tugas di tengah masyarakat. “Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Selamat bertanding kepada seluruh peserta, junjung tinggi sportivitas dan jadikan turnamen ini sebagai momentum mempererat kebersamaan serta sinergitas yang selama ini telah terjalin dengan baik,” ujar Kapolda Jambi saat membuka turnamen. Sebagai tanda dimulainya kompetisi, dilakukan penyerahan bola billiard secara simbolis dari Owner RND Cafe & Billiard kepada Kapolda Jambi, dilanjutkan dengan foto bersama dan pemukulan bola pertama oleh Kapolda Jambi sebagai simbol resmi dibukanya Kapolda Cup Billiard Tournament 2026. Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan bahwa berbagai kegiatan yang digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya berfokus pada pelayanan dan bakti sosial kepada masyarakat, tetapi juga pada pembinaan mental, fisik, serta penguatan soliditas internal dan sinergitas antarinstansi. “Kapolda Cup Billiard Tournament 2026 merupakan salah satu sarana untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan sportivitas, serta mempererat hubungan harmonis antara TNI dan Polri. Melalui olahraga, kita membangun komunikasi yang baik, menjaga kekompakan, dan memperkuat semangat persatuan dalam mendukung tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji. Lebih lanjut, Kabid Humas menegaskan bahwa semangat Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Polda Jambi untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh elemen, baik pemerintah, TNI, komunitas olahraga, maupun masyarakat luas guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Provinsi Jambi. Penulis Tim

Read More

AMUK Geruduk Kejati Jambi, Bongkar Dugaan Pungli Ratusan Kepsek di Merangin: Nilainya Diduga Capai Miliaran Rupiah

Tajam24Jam.Com JAMBI, 15 Juni 2026 – Dugaan praktik jual beli jabatan dan pungutan liar (pungli) dalam pelantikan ratusan kepala sekolah di Kabupaten Merangin kini menjadi sorotan serius. Aliansi Masyarakat Untuk Keadilan (AMUK) secara resmi mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi Jambi, Senin (15/6/2026), mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan korupsi yang disebut-sebut melibatkan sejumlah pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin. Dalam aksi unjuk rasa yang digelar di halaman Kejati Jambi, massa AMUK menilai dugaan pungli terhadap ratusan kepala sekolah tersebut bukan lagi persoalan administratif, melainkan telah mengarah pada tindak pidana korupsi yang harus segera dibongkar. Ketua AMUK, Husnan, menyebut pihaknya menerima berbagai laporan dan keterangan dari sejumlah sumber di Merangin terkait adanya dugaan setoran uang sebagai syarat atau pelicin untuk mendapatkan jabatan kepala sekolah. “Kami menduga telah terjadi penyalahgunaan wewenang, praktik KKN, dan dugaan jual beli jabatan dalam proses pelantikan kepala sekolah di Kabupaten Merangin. Jika benar terjadi, ini merupakan pengkhianatan terhadap dunia pendidikan dan masa depan generasi bangsa,” tegas Husnan di hadapan peserta aksi. AMUK mengungkapkan, sedikitnya 237 kepala sekolah yang terdiri dari 7 Kepala TK, 186 Kepala SD, dan 44 Kepala SMP dilantik dalam proses yang kini menjadi sorotan. Berdasarkan informasi yang diterima AMUK, para kepala sekolah tersebut diduga dimintai sejumlah uang dengan nominal yang bervariasi, mulai dari Rp10 juta hingga Rp20 juta per orang. Jika dugaan tersebut terbukti, nilai uang yang beredar diperkirakan mencapai miliaran rupiah. AMUK menilai praktik tersebut berpotensi melanggar Pasal 12 huruf e Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang mengatur larangan penyalahgunaan jabatan untuk memperoleh keuntungan pribadi maupun kelompok. Dalam tuntutannya, AMUK mendesak Kejati Jambi segera melakukan penyelidikan menyeluruh, memanggil dan memeriksa Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin berinisial MS, Kabid berinisial MT, serta seluruh pihak yang diduga mengetahui maupun terlibat dalam praktik tersebut. Tak hanya itu, AMUK juga meminta penyidik menelusuri aliran dana yang diduga berasal dari pungli terhadap ratusan kepala sekolah tersebut. Bahkan, jika ditemukan indikasi keterlibatan pihak lain, AMUK meminta Kejati Jambi tidak ragu memanggil dan memeriksa pihak-pihak terkait, termasuk pejabat daerah yang memiliki kewenangan dalam proses pelantikan. “Kami datang bukan sekadar berorasi. Kami membawa laporan resmi dan meminta Kejati Jambi membuktikan komitmennya dalam pemberantasan korupsi di sektor pendidikan,” ujar Husnan. Laporan resmi AMUK diterima melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kejati Jambi. Sementara aksi massa diterima langsung oleh staf Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Jambi, Mervin. Pihak Kejati Jambi menyampaikan apresiasi atas informasi dan laporan yang disampaikan masyarakat serta berjanji akan menindaklanjuti sesuai mekanisme hukum yang berlaku. Kini publik menunggu langkah konkret aparat penegak hukum. Sebab, jika dugaan pungli dan jual beli jabatan di dunia pendidikan ini benar terjadi, maka bukan hanya melukai rasa keadilan, tetapi juga mencoreng integritas lembaga pendidikan yang seharusnya menjadi teladan bagi generasi penerus bangsa. Penulis Tim

Read More

Korban Dugaan Penganiayaan oleh Istri Anggota Polri Pertanyakan Keadilan, Datangi Bagwassidik Polda Jambi

Tajam24Jam.Com Jambi, 15 Juni 2026 – Merasa proses hukum atas laporan yang dibuatnya berjalan lamban, korban dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh seorang ibu Bhayangkari kembali mendatangi Bagwassidik Polda Jambi untuk meminta kepastian dan keadilan hukum, Senin 15/06/2026. Korban mempertanyakan penanganan laporannya yang telah dibuat sejak Januari 2026 di Polsek Jambi Selatan. Hingga pertengahan tahun 2026, perkara tersebut disebut belum menunjukkan perkembangan signifikan, termasuk belum adanya penetapan tersangka. Berdasarkan dokumen Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) yang diterima korban, perkara dugaan penganiayaan tersebut telah ditingkatkan ke tahap penyidikan. Namun hingga kini, korban menilai proses penegakan hukum berjalan lambat sementara terlapor masih bebas beraktivitas seperti biasa. “Kami hanya meminta keadilan dan kepastian hukum. Laporan sudah berbulan-bulan berjalan, tetapi belum ada kejelasan siapa yang bertanggung jawab,” ungkap korban. Kondisi ini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait asas persamaan di hadapan hukum (equality before the law). Publik berharap aparat penegak hukum dapat bekerja secara profesional, transparan, dan tidak tebang pilih dalam menangani setiap perkara, tanpa memandang latar belakang maupun status pihak yang dilaporkan. Korban meminta Kapolda Jambi melalui Bagwassidik turun tangan melakukan pengawasan terhadap penanganan perkara tersebut agar proses hukum berjalan objektif dan memberikan kepastian hukum bagi pencari keadilan. Kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum. Masyarakat berharap tidak ada kesan bahwa hukum tajam kepada rakyat kecil, namun tumpul terhadap pihak-pihak yang memiliki kedekatan dengan aparat atau kekuasaan. “Semua warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Karena itu, setiap laporan harus ditangani secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tegas sejumlah pemerhati hukum yang menyoroti kasus tersebut. Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polsek Jambi Selatan maupun penyidik yang menangani perkara tersebut belum memberikan keterangan resmi terkait alasan belum adanya penetapan tersangka dalam kasus yang dilaporkan sejak Januari 2026 tersebut. Penulis Tim

Read More

Marak Pencurian Kabel PLN di Muaro Jambi, Warga Resah dan Minta Polisi Bertindak Tegas

Tajam24Jam.Com MUARO JAMBI, 15 Juni 2026 – Masyarakat Kabupaten Muaro Jambi mengeluhkan maraknya aksi pencurian kabel milik PT PLN yang menyebabkan gangguan pasokan listrik di sejumlah wilayah. Warga berharap aparat kepolisian segera mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku yang dinilai meresahkan masyarakat. Salah satu kasus terbaru terjadi di Desa Mudung Darat, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, pada Senin (15/6/2026) dini hari. Kabel PLN berukuran 4×70 dengan panjang sekitar 50 meter dilaporkan dipotong dan dicuri oleh orang tak dikenal. Akibat kejadian tersebut, aliran listrik yang menyuplai puluhan rumah warga terputus. Petugas PLN yang mengetahui kejadian itu langsung turun ke lokasi untuk melakukan perbaikan jaringan. Pantauan di lapangan menunjukkan kabel yang sebelumnya terpasang di atas tiang listrik ditemukan terjatuh dan terpotong rapi di atas tanah. Kondisi tersebut membuat warga sekitar terkejut saat mengetahui jaringan listrik di lingkungan mereka mengalami gangguan. Salah seorang warga Desa Mudung Darat, Mek Pawil, mengaku sempat mendengar suara benda jatuh sekitar pukul 03.00 WIB. Karena penasaran, ia keluar rumah menggunakan senter untuk memeriksa sumber suara tersebut.“Saya kira pohon sawit di samping rumah yang jatuh atau dicuri orang, karena sebelumnya pernah terjadi pencurian. Ternyata kabel PLN yang besar itu sudah terjatuh di tengah jalan,” ujarnya. Mek Pawil juga mengaku sempat melihat beberapa orang berada di sekitar lokasi kejadian.“Saya melihat ada orang menyenter ke arah tiang PLN. Saat saya sorot menggunakan senter, terlihat ada tiga orang di tengah jalan. Mereka langsung kabur ketika mengetahui ada warga yang melihat,” katanya. Akibat pencurian tersebut, kawasan sekitar rumahnya mengalami pemadaman listrik.Sementara itu, Supriadi, salah seorang petugas PLN yang melakukan perbaikan di lokasi, menyayangkan aksi pencurian yang terus berulang dan mengganggu pelayanan listrik kepada masyarakat.“Kabel PLN sering sekali dicuri di wilayah Muaro Jambi. Kali ini terjadi di Desa Mudung Darat, Kecamatan Maro Sebo. Kami berharap pihak kepolisian dapat segera menangkap para pelaku pencurian kabel PLN,” tegasnya. Menurut Supriadi, kabel yang dicuri diperkirakan sepanjang 50 meter. Beruntung aksi para pelaku sempat diketahui warga sehingga mereka melarikan diri sebelum berhasil membawa seluruh kabel yang dipotong.“Kami sering menerima laporan gangguan listrik dari masyarakat. Setelah diperiksa, ternyata kabel jaringan dipotong dan dicuri. Kejadian seperti ini sudah berulang kali terjadi, khususnya di wilayah Muaro Jambi,” tambahnya. Warga berharap aparat penegak hukum meningkatkan patroli dan pengawasan di daerah rawan guna mencegah terulangnya aksi pencurian kabel yang tidak hanya merugikan PLN, tetapi juga mengganggu aktivitas masyarakat akibat terputusnya aliran listrik. Penulis Tim

Read More