Mentok Genap 292 Tahun, Kapolres Babar Jaga Warisan Sejarah untuk Masa Depan

Tajam24Jam.Com Kota Mentok, 7 September 2026 – Kabupaten Bangka Barat, memperingati hari jadinya yang ke-292 pada 7 September 2026. Momentum tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga warisan sejarah sekaligus membangun masa depan kota pesisir yang menjadi bagian penting dari perjalanan sejarah Bangka Belitung. Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., bersama staf dan jajaran, turut menyampaikan ucapan selamat atas Hari Jadi Kota Mentok ke-292. Momentum hari jadi tahun ini mengangkat semangat “Dari Pusaka untuk Masa Depan Kota Mentok untuk Semua”, dengan tema “Warisan Sejarah, Kembangnya Masa Depan.” Kapolres Bangka Barat menilai perjalanan panjang Kota Mentok bukan hanya menjadi catatan sejarah, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga nilai-nilai sejarah dan membangun daerah secara berkelanjutan. “Selamat Hari Jadi Kota Mentok ke-292. Semoga Kota Mentok terus menjadi kota yang aman, nyaman, maju dan menjadi kebanggaan masyarakat Bangka Barat,” demikian pesan Kapolres Bangka Barat. Menurutnya, keamanan menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung perkembangan daerah. Kota yang memiliki kekayaan sejarah dan potensi pariwisata membutuhkan situasi yang kondusif agar masyarakat maupun wisatawan dapat menikmati Mentok dengan aman. Polres Bangka Barat juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pelayanan kepolisian yang humanis. “Ikhlas Melayani, Tulus Mengayomi,” menjadi semangat jajaran Polres Bangka Barat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.Hari Jadi Kota Mentok ke-292 diharapkan tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat rasa memiliki terhadap sejarah dan identitas daerah. Penulis Tim

Read More

Platinum Taekwondo Club Jambi Bawa Pulang 17 Emas di Jambistars 2026

Tajam24Jam.Com JAMBI, 6 September 2026 — Platinum Taekwondo Club Kota Jambi turut ambil bagian dalam Kejuaraan Taekwondo Kota Jambi Taekwondo Championship “Jambistars” 2026, yang berlangsung pada 4–6 September 2026. Kejuaraan tersebut menjadi salah satu ajang olahraga yang mempertemukan atlet taekwondo dari berbagai usia dan tingkatan, mulai dari kategori usia dini hingga kategori prestasi. Selain menjadi wadah kompetisi, kegiatan ini juga bertujuan menjaring serta mengembangkan bibit-bibit atlet taekwondo potensial di Kota Jambi. Pada kejuaraan tahun ini, Platinum Taekwondo Club Kota Jambi menurunkan 32 atlet. Hasilnya cukup membanggakan, dengan torehan 17 medali emas, 15 medali perak dan 1 medali perunggu. Perolehan tersebut menjadi bukti kerja keras para atlet, pelatih, serta dukungan orang tua yang selama ini mendampingi proses latihan dan pembinaan. Diikuti 816 Peserta dari 39 Klub Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., saat ditemui media usai menutup kejuaraan pada Minggu, 6 September 2026, mengapresiasi pelaksanaan Jambistars 2026. Menurut Maulana, jumlah peserta pada tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. “Dengan peserta naik dua kali lipat, ada 816 peserta dengan 39 club yang ikut serta dalam kegiatan ini. Sangat meriah dan ini menunjukkan meningkatnya semangat dan rasa cinta anak-anak kita untuk berlatih di bidang olahraga Taekwondo,” ujar Maulana. Ia menilai olahraga taekwondo bukan hanya membentuk kemampuan fisik dan prestasi, tetapi juga memiliki nilai pendidikan karakter bagi anak-anak. “Untuk melatih dirinya menjadi orang yang disiplin, orang yang percaya diri, orang yang menghormati yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda, menghargai sesama. Ini sebuah kegiatan yang sangat positif,” katanya. Maulana juga memberikan apresiasi kepada para orang tua yang terus memberikan dukungan kepada anak-anak mereka untuk aktif dalam kegiatan positif. “Kami juga mengapresiasi kepada ayahanda, ibunda, orang tua yang terus mendorong anak-anaknya. Energi anak-anak kita harus tersalurkan dengan hal-hal yang positif, salah satunya olahraga Taekwondo ini,” tuturnya. Pemerintah Kota Jambi, lanjut Maulana, akan terus memberikan dukungan terhadap perkembangan olahraga taekwondo melalui berbagai turnamen dan fasilitas pembinaan. “Maka insyaallah kita akan terus mendukung dengan berbagai turnamen dan mendorong fasilitasi supaya tetap bersemangat mengukir prestasi di tingkat kota maupun provinsi,” pungkasnya. Sabeum Catur: Prestasi Bukan Segalanya Sementara itu, Sabeum Platinum Taekwondo Club Kota Jambi, Catur Saputra, menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraih para atletnya dalam Jambistars 2026. Menurut Catur, raihan 17 medali emas, 15 perak dan 1 perunggu merupakan hasil dari proses latihan dan perjuangan seluruh atlet. Namun, ia menegaskan bahwa prestasi bukan satu-satunya tujuan utama dalam pembinaan. “Alhamdulillah kami sangat bersyukur dengan hasil yang diraih anak-anak. Mereka sudah memberikan kemampuan terbaiknya. Bagi kami, setiap atlet yang berani bertanding dan mampu menunjukkan hasil latihan di arena pertandingan sudah merupakan sebuah prestasi,” ujar Catur. Ia berharap pengalaman bertanding di Jambistars 2026 dapat menjadi bekal bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan, mental dan kedisiplinan. “Kami berharap anak-anak tidak cepat puas dengan hasil yang didapat. Medali boleh menjadi kebanggaan, tetapi proses latihan, disiplin, sportivitas dan mental juara harus terus dibangun,” katanya. Catur juga memberikan apresiasi kepada para orang tua yang tidak pernah lelah mendukung anak-anaknya mengikuti latihan maupun pertandingan. “Terima kasih kepada seluruh orang tua atlet Platinum yang sudah memberikan kepercayaan dan dukungan. Tanpa dukungan orang tua, pembinaan atlet tidak akan berjalan maksimal. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak atlet Platinum yang mampu berprestasi di tingkat Kota Jambi, provinsi bahkan nasional,” harapnya. Tristan Jayandra, Siswa Kelas 4 SD Persembahkan Medali Emas Salah satu atlet muda Platinum Taekwondo Club yang turut mencuri perhatian adalah Tristan Jayandra, siswa kelas 4 sekolah dasar (SD). Tristan berhasil meraih medali emas pada kategori Pemula dalam Kejuaraan Jambistars 2026. Prestasi tersebut tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi Tristan dan keluarganya. Bagi orang tua Tristan, keberhasilan sang anak tidak hanya dilihat dari medali yang dibawa pulang, tetapi juga dari keberanian dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti pertandingan. “Kami sebagai orang tua tentu merasa sangat puas dan bangga melihat Tristan bisa mengikuti pertandingan dan mendapatkan medali emas. Yang paling membanggakan bukan hanya medalinya, tetapi melihat keberanian dan semangat anak kami saat bertanding,” ungkap orang tua Tristan. Menurutnya, mengikuti kejuaraan menjadi pengalaman penting bagi Tristan untuk belajar disiplin, percaya diri dan bertanggung jawab. “Kami berharap Tristan tidak cepat puas dengan hasil ini. Terus latihan, tetap rendah hati dan jangan takut mengikuti pertandingan-pertandingan berikutnya. Medali emas ini mudah-mudahan menjadi motivasi untuk terus belajar dan berlatih lebih baik lagi,” harapnya. Orang tua Tristan juga menyampaikan apresiasi kepada Sabeum Catur Saputra dan seluruh jajaran Platinum Taekwondo Club Kota Jambi yang telah membimbing dan melatih para atlet. “Kami berterima kasih kepada Sabeum dan pelatih yang sudah membimbing Tristan. Semoga Platinum Taekwondo Club semakin maju dan semakin banyak melahirkan atlet-atlet muda berprestasi,” ujarnya. Jambistars 2026 Jadi Momentum Pembinaan Atlet Muda Kejuaraan Taekwondo Kota Jambi Taekwondo Championship “Jambistars” 2026 tidak hanya menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga menjadi momentum penting dalam pembinaan generasi muda melalui olahraga. Dengan keikutsertaan 816 atlet dari 39 klub, besarnya antusiasme peserta menunjukkan bahwa olahraga taekwondo semakin mendapat tempat di kalangan anak-anak dan generasi muda Kota Jambi. Bagi Platinum Taekwondo Club Kota Jambi, raihan 17 emas, 15 perak dan 1 perunggu dari 32 atlet menjadi motivasi untuk terus melakukan pembinaan secara berkelanjutan. Harapannya, para atlet tidak berhenti pada prestasi di tingkat kota, tetapi mampu berkembang dan membawa nama Kota Jambi hingga ke tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. Penulis Tim

Read More

Pom Mini di Simpang Trans Sungai Gelam Ludes Terbakar, Warga Sempat Panik

Tajam24Jam.Com MUARO JAMBI, 6 September 2026 — Sebuah tempat pengisian bahan bakar minyak (BBM) eceran atau Pom Mini di kawasan Simpang Trans, Desa Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, terbakar pada Minggu (6/9/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi ketika warga sekitar sedang beristirahat. Kobaran api yang terlihat cukup besar sempat membuat warga panik, mengingat lokasi Pom Mini berada di kawasan yang berdekatan dengan permukiman. Berdasarkan informasi yang beredar, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka dalam kejadian tersebut.Kebakaran menghanguskan bangunan dan fasilitas Pom Mini. Namun, hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti penyebab munculnya api maupun total kerugian material akibat peristiwa tersebut. Penyebab kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang. Karena itu, informasi mengenai sumber api maupun dugaan penyebab lainnya belum dapat dipastikan. Peristiwa ini kembali menjadi perhatian terhadap aspek keselamatan pada lokasi usaha penjualan BBM eceran, terutama yang berada di sekitar kawasan permukiman. Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penyebab kebakaran maupun hasil pemeriksaan di lokasi kejadian. Penulis Tim

Read More

Wakapolda Jambi Pimpin Apel KRYD di Muaro Jambi, Tekankan Tugas Humanis dan Keselamatan

Tajam24Jam.Com JAMBI, 5 September 2026 – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., memimpin Apel Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah hukum Polsek Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, Sabtu (5/9/2026) malam. Apel KRYD yang berlangsung sekitar pukul 22.00 WIB tersebut dipusatkan di Bundaran Citra Raya City dan diikuti personel Polres Muaro Jambi yang terlibat dalam pelaksanaan KRYD. Turut hadir Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Pol. Jimmy Christian Samma, S.I.K., Wadir Intelkam Polda Jambi AKBP S. Bagus Santoso, S.I.K., M.H., Kapolres Muaro Jambi AKBP Bayu Normansyah, S.H., S.I.K., M.H., Kabag Binops Biro Ops Polda Jambi AKBP Heru Widayat DJ, S.H., M.H., Wakapolres Muaro Jambi Kompol A. Roni Chandra, S.H., M.H., Kapolsek Jambi Luar Kota IPTU J.D. Purba, S.H., serta para pejabat utama, perwira dan personel Polres Muaro Jambi. Dalam arahannya, Wakapolda Jambi menyampaikan apresiasi atas dedikasi personel yang tetap melaksanakan tugas di tengah berbagai tantangan, termasuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Wakapolda mengingatkan seluruh personel agar setiap pelaksanaan tugas diawali dengan doa dan dilaksanakan dengan penuh keikhlasan. Kehadirannya dalam apel tersebut juga merupakan bentuk dukungan dan motivasi kepada personel yang melaksanakan KRYD di lapangan. “Perhatikan keselamatan dalam bertugas di lapangan. Jangan membuat masyarakat cemas dan ketakutan dengan kehadiran kita. Tugas kita adalah menjamin masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan tertib, sehingga produktivitas masyarakat dapat meningkat,” tegas Wakapolda Jambi. Wakapolda juga menekankan pentingnya sikap humanis dan profesional dalam setiap pelaksanaan tugas. Personel diminta untuk selalu menyadari bahwa setiap tindakan di lapangan menjadi perhatian masyarakat dan dapat terekam kamera. “Sadar kamera, laksanakan tugas dengan baik dan jangan sakiti hati masyarakat,” pesannya. Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, S.I.K., M.Si menegaskan bahwa pelaksanaan KRYD merupakan bagian dari upaya Polri untuk memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya pada malam hari. “Kapolda Jambi memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang melaksanakan KRYD. Kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Kabid Humas. Lebih lanjut disampaikan, Kapolda Jambi menekankan kepada seluruh personel agar dalam menjalankan tugas tetap mengedepankan pendekatan yang humanis, persuasif, profesional dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Polri hadir bukan untuk membuat masyarakat takut, tetapi untuk memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan. Karena itu, setiap personel harus menjaga sikap, mengutamakan keselamatan dan menghormati masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas,” lanjutnya. Penulis Tim

Read More

Pantau Karhutla, Satbrimob Polda Jambi Bersama Instansi Terkait Patroli Kawasan Konservasi Gajah di Tebo

Tajam24Jam.Com Jambi, 5 September 2026 – Personel Satuan Brimob Polda Jambi bersama instansi terkait melaksanakan patroli terpadu menuju kawasan konservasi gajah di Kabupaten Tebo, Jambi, sebagai upaya menjaga keamanan kawasan sekaligus memastikan kelestarian habitat satwa dilindungi tersebut. Kegiatan patroli yang dilaksanakan pada Sabtu, (05/09/2026) ini menjadi bagian dari sinergi lintas instansi dalam melakukan pemantauan kawasan konservasi, khususnya di tengah kondisi rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Jambi. Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemantauan terhadap kondisi kawasan dan habitat gajah, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun ancaman karhutla yang dapat berdampak terhadap kelangsungan ekosistem serta keberadaan satwa liar. Kehadiran personel di kawasan konservasi juga diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang berada di sekitar kawasan serta mendorong kepedulian bersama terhadap pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan bahwa patroli terpadu tersebut merupakan bentuk komitmen Polri bersama instansi terkait dalam menjaga kawasan konservasi dan melindungi satwa yang ada di dalamnya. “Patroli ini merupakan bentuk sinergi dan kepedulian bersama untuk memastikan kawasan konservasi tetap aman, sekaligus memantau kondisi habitat gajah di tengah situasi rawan karhutla. Kami ingin memastikan upaya pencegahan dan penanganan karhutla tidak hanya berorientasi pada perlindungan masyarakat, tetapi juga memperhatikan keberlangsungan ekosistem dan satwa liar,” ujar Kabid Humas. Ia menegaskan, Polri akan terus mendukung langkah-langkah terpadu bersama instansi terkait dalam menjaga kelestarian lingkungan, mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, serta mengantisipasi potensi konflik antara satwa liar dengan masyarakat. “Kelestarian gajah dan habitatnya merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, sinergi antarinstansi perlu terus diperkuat agar kawasan konservasi tetap terjaga, masyarakat di sekitar kawasan merasa aman, dan ekosistem dapat terlindungi secara berkelanjutan,” pungkasnya. Penulis Tim

Read More

Brimob Polda Jambi Salurkan Air Bersih, Bantu Warga Terdampak Kekeringan di Muaro Jambi

Tajam24Jam.Com Jambi, 6 September 2026 – Kepedulian Kepolisian terhadap masyarakat terus diwujudkan melalui aksi nyata. Personel Satuan Brimob Polda Jambi menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Desa Sarang Burung, Kabupaten Muaro Jambi, Minggu (6/9/2026). Bantuan tersebut diberikan menyusul kondisi kekeringan yang telah berlangsung kurang lebih tiga bulan dan menyebabkan masyarakat mengalami kesulitan memperoleh air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dengan menggunakan kendaraan tangki, personel Brimob membawa dan mendistribusikan air bersih secara langsung kepada warga. Air tersebut dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan rumah tangga, mulai dari memasak, mencuci, hingga kebutuhan sehari-hari lainnya. Kehadiran personel Brimob di tengah masyarakat mendapat sambutan positif dari warga. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan sekaligus memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji, S.I.K., M.Si menegaskan bahwa jajaran Polda Jambi akan terus hadir memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat, khususnya ketika menghadapi kondisi yang membutuhkan perhatian bersama. “Polri akan terus hadir di tengah masyarakat, terutama ketika masyarakat menghadapi kesulitan seperti kondisi kekeringan dan keterbatasan air bersih. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Polri untuk memberikan pelayanan nyata serta membantu meringankan beban masyarakat,” ujar Kabid Humas Ia menambahkan, jajaran Polda Jambi melalui Satbrimob akan terus mengedepankan semangat Brimob Untuk Masyarakat, dengan hadir, peduli, dan memberikan perlindungan serta pelayanan yang dibutuhkan masyarakat. “Kami berharap bantuan air bersih ini dapat memberikan manfaat bagi warga Desa Sarang Burung. Kehadiran personel Brimob bukan hanya dalam pelaksanaan tugas pengamanan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang siap membantu dan memberikan pelayanan ketika masyarakat membutuhkan,” tutupnya. Melalui kegiatan tersebut, Brimob Polda Jambi menunjukkan komitmennya untuk terus hadir memberikan manfaat dan pelayanan langsung kepada masyarakat, sejalan dengan semangat Hadir, Peduli, Melindungi. Penulis Tim

Read More

Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Hadiri Maulid Nabi di Masjid Al-Minnah, Pererat Silaturahmi dengan Warga

Tajam24jam.com Jambi, 06 september 2026 – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, S.E., menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah sekaligus bersilaturahmi bersama masyarakat di Masjid Al-Minnah, RT 03, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi. Kegiatan tersebut digelar oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI) bersama pengurus Masjid Al-Minnah pada Jumat malam, 4 September 2026, selepas salat Isya hingga selesai. Peringatan Maulid Nabi ini mengangkat semangat meningkatkan syiar Islam sekaligus mempererat ukhuwah islamiah di tengah masyarakat. Acara tersebut menghadirkan Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I. sebagai penceramah. Kehadiran Kemas Faried tidak hanya menjadi bagian dari agenda keagamaan, tetapi juga momentum untuk mendekatkan diri dengan warga dan menyerap berbagai aspirasi masyarakat secara langsung dalam suasana penuh kekeluargaan. “Maulid Nabi bukan sekadar peringatan sejarah, tetapi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW serta memperkuat persaudaraan dan kepedulian sosial,” demikian semangat yang diharapkan dalam kegiatan tersebut. Bagi masyarakat, silaturahmi bersama pimpinan DPRD Kota Jambi di lingkungan masjid menjadi ruang penting untuk memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dan warga. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Minnah berlangsung khidmat serta membawa keberkahan bagi seluruh jamaah dan masyarakat sekitar. Penulis Tim.

Read More

Polemik GRIB Jaya di Jambi Memanas, Kemas Afrizal Bantah Wakili Keluarga Besar Raden dan Kemas

Tajam24Jam.Com JAMBI, 5 September 2026 — Polemik terkait keberadaan organisasi masyarakat (ormas) GRIB Jaya di Provinsi Jambi kembali mencuat. Persoalan tersebut salah satunya berkaitan dengan penyebutan sejumlah nama yang dikaitkan sebagai tokoh masyarakat maupun perwakilan Keluarga Besar Raden dan Kemas. Kemas Afrizal secara tegas membantah dirinya maupun Raden Fahru merupakan perwakilan Keluarga Besar Raden dan Kemas, termasuk disebut sebagai tokoh tuo kampung dalam kegiatan yang melibatkan GRIB Jaya. Klarifikasi tersebut disampaikan Kemas Afrizal melalui sambungan telepon kepada Ketua Umum Keluarga Besar Raden Melayu Jambi (RMJ). Menurut Kemas, kehadirannya bersama pihak GRIB Jaya dalam kegiatan tersebut hanya sebatas silaturahmi secara pribadi karena sudah lama tidak bertemu.“Raden Fahru dan Kemas Afrizal bukan perwakilan keluarga besak Raden dan Kemas, dan bukan tokoh tuo kampung. Kehadiran GRIB itu hanya silaturahmi pribadi,” ujar Kemas sebagaimana disampaikan dalam komunikasi tersebut. Kemas juga menegaskan bahwa dirinya masih merupakan bagian dari GRIB. Ia menyebut apabila terdapat pemberitaan yang menempatkan dirinya sebagai perwakilan keluarga besar atau tokoh masyarakat, hal tersebut merupakan penafsiran media.“Kalau soal judul berita yang menyebut perwakilan, itu pandai-pandai media saja. Saya masih orang GRIB,” tegasnya. RMJ Soroti Klaim Atas Nama Masyarakat JambiSementara itu, Keluarga Besar Raden Melayu Jambi (RMJ), yang disebut menjadi bagian dari Kito Anak Jambi Bersatu, turut menyampaikan sikap terkait dinamika keberadaan GRIB Jaya di Jambi. Pihak Kito Anak Jambi Bersatu menilai tidak semestinya nama masyarakat Jambi diklaim sebagai representasi kepentingan organisasi atau kelompok tertentu tanpa dasar yang jelas.Mereka juga menyoroti pernyataan-pernyataan yang muncul dalam aksi demonstrasi, khususnya apabila terdapat narasi yang dinilai menyerang atau menghujat pimpinan daerah. Sorotan lainnya diarahkan pada salah satu poin tuntutan GRIB Jaya, khususnya poin e, yang disebut meminta agar DPD GRIB Provinsi Jambi dan DPC GRIB kabupaten/kota diperdayakan dalam pengelolaan sumber daya alam di Jambi.Poin tersebut dinilai perlu mendapat perhatian dan penjelasan lebih lanjut. Menurut Kito Anak Jambi Bersatu, publik berhak mengetahui maksud dari tuntutan tersebut, terutama apabila sebuah organisasi mengatasnamakan perjuangan masyarakat sekaligus meminta keterlibatan dalam pengelolaan sumber daya alam.“Jangan bawa-bawa nama masyarakat Negeri Melayu Jambi. Jangan berorasi dan menghujat pemimpin Jambi, tetapi di dalam tuntutan ternyata ada permintaan untuk ikut mengelola sumber daya alam. Ini harus menjadi perhatian masyarakat,” tegas pihak Kito Anak Jambi Bersatu.“Jangan Berajo-Rajo di Kampung Rajo” Selain persoalan tuntutan, Kito Anak Jambi Bersatu juga mengingatkan agar tidak ada kelompok tertentu yang mengklaim sebagai representasi seluruh masyarakat Jambi.“Baru datang, jangan kemudian timbul keinginan nak berajo-rajo di kampung rajo,” ujarnya. Mereka juga menyoroti persoalan identitas dan basis kewilayahan organisasi yang disebut-sebut mengaitkan alamatnya dengan Desa Tanjung Raden, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi. Menurut mereka, persoalan identitas dan wilayah perlu ditempatkan secara tepat dan tidak dicampuradukkan dengan klaim sebagai representasi seluruh masyarakat Negeri Melayu Jambi.“Jambi punya masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda dan banyak elemen yang selama ini menjaga daerah ini. Jangan karena membawa nama organisasi kemudian merasa paling berhak berbicara atas nama seluruh rakyat Jambi,” katanya. Diminta Tidak Mengatasnamakan Seluruh Rakyat JambiPolemik ini menjadi perhatian karena menyangkut persoalan representasi masyarakat dan penggunaan identitas masyarakat Jambi dalam kegiatan organisasi maupun penyampaian aspirasi di ruang publik. Kito Anak Jambi Bersatu menyatakan akan terus mengawal perkembangan persoalan tersebut. Mereka meminta seluruh pihak menjaga kondusivitas serta tidak menggunakan nama masyarakat Jambi untuk kepentingan pribadi maupun kelompok. Sementara itu, untuk menjaga keberimbangan pemberitaan, klarifikasi dari pengurus GRIB Jaya terkait poin tuntutan yang dipersoalkan serta posisi organisasi terhadap klaim representasi masyarakat Jambi masih diperlukan. Penulis Tim

Read More

RMJ Kota Jambi Keturunan Bangsawan Tak Akan Tunduk, Merendahkan Adat Harus Dibayar dengan Adat

Tajam24Jam.Com JAMBI, 5 September 2026 — Ketua Persatuan Raden Melayu Jambi (RMJ) Kota Jambi, RD Syah Iran Syam, mengeluarkan pernyataan tegas terkait tindakan yang dinilai telah merendahkan simbol, marwah, dan kehormatan Adat Melayu Jambi. Ia menegaskan, secara kelembagaan RMJ tidak pernah memberikan persetujuan, restu, maupun mandat kepada pihak mana pun untuk mengambil sikap yang bertentangan dengan nilai dan kehormatan adat. Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan agar tidak ada pihak yang sembarangan membawa-bawa nama Keluarga Besar Raden dalam persoalan yang tengah menjadi perhatian masyarakat. Menurut Syah Iran Syam, penggunaan nama keluarga besar tanpa mandat yang jelas merupakan tindakan yang patut dipertanyakan dan tidak dapat dianggap sebagai sikap resmi RMJ. “Saya tegaskan secara kelembagaan, RMJ tidak pernah memberikan persetujuan terhadap perbuatan apa pun yang merendahkan simbol dan marwah Adat Melayu Jambi. Kalau ada pihak yang mengatasnamakan Keluarga Besar Raden, saya tegaskan itu bukan sikap organisasi RMJ. Jangan menggunakan nama keluarga besar untuk kepentingan atau agenda tertentu. Bisa jadi ada oknum yang sedang memanfaatkan situasi,” tegas Syah Iran Syam. Ia menegaskan, persoalan adat bukan perkara yang dapat diselesaikan secara seremonial, apalagi sekadar melalui pertemuan informal tanpa mekanisme dan penghormatan terhadap tatanan adat yang berlaku. Bagi Keluarga Besar Keturunan Bangsawan Jambi, marwah adat memiliki kedudukan yang harus dihormati dan tidak boleh diperlakukan secara sembarangan. “Keluarga Besar Keturunan Bangsawan tidak pernah tunduk pada perundingan yang dilakukan tanpa mekanisme dan tanpa penghormatan terhadap adat. Jangan menganggap persoalan marwah adat bisa selesai hanya karena duduk bersama sambil minum kopi. Kalau adat direndahkan, maka persoalan itu harus diselesaikan melalui jalur dan mekanisme adat,” ujarnya dengan nada tegas. Syah Iran Syam juga melontarkan peringatan keras kepada siapa pun yang mengaku memiliki garis keturunan besar Jambi tetapi justru berada dalam kelompok atau organisasi yang, menurutnya, mengambil sikap yang merendahkan marwah Adat Jambi. “Saya juga menyerukan kepada siapa pun yang merasa memiliki garis keturunan besar Jambi, tetapi berada di dalam organisasi yang justru menjatuhkan marwah Adat Jambi, pikirkan kembali posisi kalian. Jangan sampai identitas dan garis keturunan hanya menjadi simbol di nama, tetapi ketika marwah adat dipertaruhkan justru berada di barisan yang berseberangan,” tegasnya. Ia menilai, menjaga marwah adat bukan sekadar persoalan identitas atau atribut, melainkan tanggung jawab moral bagi setiap orang yang mengaku sebagai bagian dari masyarakat dan keturunan Jambi. Karena itu, ia meminta agar tidak ada lagi pihak yang mengatasnamakan keluarga besar, keturunan bangsawan, maupun RMJ tanpa dasar dan mandat yang jelas. “Jangan ada pengkhianatan terhadap marwah adat di rumah sendiri. Jambi adalah negeri yang memiliki adat, sejarah, dan marwah. Siapa pun yang mengaku bagian dari keluarga besar Jambi harus memahami bahwa identitas itu membawa tanggung jawab, bukan sekadar kebanggaan di atas nama,” ujarnya. Pernyataan tersebut sekaligus menjadi klarifikasi dan sikap resmi RMJ Kota Jambi bahwa organisasi tidak memberikan ruang bagi pihak-pihak yang menggunakan nama Keluarga Besar Raden tanpa mandat. RMJ menegaskan komitmennya untuk berdiri menjaga kehormatan, marwah, dan simbol Adat Melayu Jambi serta menolak segala bentuk tindakan yang dinilai merendahkan nilai-nilai adat. “Kami tidak sedang mencari pertentangan. Tetapi kami juga tidak akan diam ketika marwah Adat Melayu Jambi direndahkan. Ada batas yang harus dihormati. Dan ketika batas itu dilanggar, RMJ akan berdiri menyatakan sikap,” pungkas Raden Syah Iran Syam. Penulis Tim

Read More

Polres Tebo Bersama TNI dan Instansi Terkait Tangani Karhutla di Sejumlah Wilayah

Tajam24Jam.Com Jambi, 4 September 2026 – Polres Tebo bersama Polsek jajaran terus bergerak melakukan pengecekan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Tebo, Jumat (4/9/2026). Langkah cepat tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah api meluas dan memastikan kondisi wilayah tetap aman. Dalam penanganan karhutla tersebut, petugas melakukan pengecekan di sejumlah lokasi yang berada di Kecamatan Sumay, Rimbo Bujang, dan Muara Tabir. Di Kecamatan Rimbo Bujang, kebakaran terjadi sekitar pukul 10.25 WIB di area perkebunan sawit milik warga yang berada di Jalan Manjau, Desa Mekar Kencana. Berdasarkan hasil pengecekan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai kurang lebih 1 hektare. Penanganan dilakukan oleh empat personel Polri bersama delapan personel pemadam kebakaran (Damkar). Petugas berhasil melakukan pemadaman dan memastikan api telah padam. Sementara itu, di Kecamatan Muara Tabir, kebakaran lahan terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di Desa Tanah Garo. Lahan yang terbakar meliputi tanaman kebun sawit yang telah ditanam serta semak belukar dengan luas kurang lebih 10 hektare. Sebanyak empat personel Polri, dua personel TNI, dan delapan personel tim kehutanan dikerahkan untuk melakukan penanganan di lokasi. Setelah dilakukan upaya pemadaman, api berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam. Sebelumnya, penanganan karhutla juga dilakukan di Kecamatan Sumay. Di areal konsesi PT Alam Bukit Tigapuluh (PT ABT), kawasan Jembatan Teleng, Desa Pemayungan, tercatat sekitar 5 hektare lahan terbakar. Pemadaman dilakukan oleh enam personel Polri bersama empat personel PT ABT dan api berhasil dipadamkan. Kebakaran lainnya terjadi di wilayah Desa Semambu, Kecamatan Sumay, dengan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 70 hektare. Dalam penanganan tersebut, dua personel Polri bersama perangkat desa melakukan pengecekan dan penanganan hingga api berhasil dipadamkan. Secara keseluruhan, berdasarkan laporan penanganan pada sejumlah lokasi tersebut, terdapat sekitar 86 hektare lahan yang terdampak kebakaran di wilayah Kabupaten Tebo, dan seluruh titik yang dilaporkan tersebut telah berhasil dipadamkan. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, menyampaikan bahwa Kapolda Jambi menginstruksikan jajaran untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan merespons dengan cepat setiap laporan maupun informasi mengenai karhutla. “Kapolda Jambi menegaskan kepada seluruh jajaran agar setiap informasi mengenai kebakaran hutan dan lahan segera ditindaklanjuti. Kecepatan dalam melakukan pengecekan, pemadaman, serta pemantauan pascapemadaman sangat penting untuk mencegah api kembali muncul dan meluas ke wilayah lainnya,”ujar Kabid Humas. Ia mengatakan, penanganan karhutla di Kabupaten Tebo menunjukkan pentingnya sinergi antara Polri, TNI, pemerintah desa, tim kehutanan, Damkar, pihak perusahaan, dan masyarakat. “Penanganan karhutla tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Sinergi seluruh unsur di lapangan menjadi kunci agar api dapat segera dikendalikan. Kami mengapresiasi personel dan seluruh pihak yang telah bergerak bersama dalam melakukan pemadaman di sejumlah lokasi,” jelasnya. Lebih lanjut, Polda Jambi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan tidak melakukan pembukaan maupun pembersihan lahan dengan cara membakar. “Kami kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Sekecil apa pun sumber api, apabila tidak segera ditangani dapat berkembang dan menimbulkan kebakaran yang lebih luas. Karena itu, kami mengajak masyarakat bersama-sama mencegah karhutla dan segera melaporkan apabila menemukan titik api,” pungkas Kabid Humas. Penulis Tim

Read More