KAJB Siapkan Apel Siaga di Kantor Gubernur Jambi, Serukan Jaga Marwah Tanah Pilih Pusako Betuah

Tajam24Jam.Com JAMBI, 7 September 2026 — Forum Kito Anak Jambi Bersatu (KAJB) Provinsi Jambi membangun konsolidasi untuk menjaga ketertiban, adat, etika, dan marwah Negeri Jambi di tengah dinamika penyampaian aspirasi yang belakangan terjadi di lingkungan Kantor Gubernur Jambi. Konsolidasi tersebut dilakukan melalui “Meja Bundar Menjaga Marwah Jambi” yang digelar Senin (7/9/2026). Dalam pertemuan itu, KAJB juga menyampaikan rencana menggelar apel siaga di lapangan Kantor Gubernur Jambi pada pekan ini.Apel siaga tersebut rencananya diikuti ratusan anggota KAJB bersama Panglima Negeri Jambi serta Binaan Debalang Negeri Provinsi Jambi. Punggawa KAJB Provinsi Jambi, Ritas Maryanto dan Raden Wawan, mengatakan apel siaga tersebut merupakan bagian dari konsolidasi sekaligus bentuk kepedulian terhadap ketertiban dan marwah Negeri Jambi.“Kita rencanakan pekan ini untuk apel siaga di lapangan Kantor Gubernur Jambi,” ujar Ritas Maryanto dan Rd. Wawan. KAJB: Aspirasi Masyarakat Tetap Harus DihormatiKAJB menyatakan bahwa penyampaian pendapat merupakan bagian dari demokrasi dan hak masyarakat yang harus dihormati. Pernyataan tersebut disampaikan menyikapi dinamika sejumlah aksi penyampaian aspirasi di lingkungan Kantor Gubernur Jambi, termasuk aksi penyegelan yang dilakukan DPD GRIB Jaya Jambi. Menurut KAJB, pihaknya tidak mempersoalkan masyarakat maupun organisasi kemasyarakatan yang menyampaikan kritik, tuntutan maupun orasi. Namun, cara menyampaikan aspirasi dinilai perlu tetap memperhatikan kesantunan, ketertiban serta nilai-nilai adat Jambi.“Kami tidak melarang masyarakat maupun organisasi menyampaikan aspirasi dan melakukan orasi. Itu bagian dari demokrasi. Tetapi kami meminta, khususnya di Tanah Pilih Pusako Betuah, aspirasi disampaikan dengan santun dan tetap menghormati rumah besar pemerintahan Jambi,” kata mereka. Jangan Sampai Aspirasi Merendahkan Simbol PemerintahanKAJB menilai Kantor Gubernur Jambi bukan sekadar bangunan pemerintahan. Bagi forum tersebut, kantor pemerintahan itu merupakan simbol pemerintahan daerah sekaligus bagian dari identitas dan marwah Negeri Melayu Jambi. Karena itu, KAJB mengingatkan seluruh pihak agar dalam menyampaikan aspirasi tidak melakukan tindakan yang dapat dipandang sebagai upaya merendahkan atau menjatuhkan simbol pemerintahan Provinsi Jambi.“Silakan bersuara. Silakan menyampaikan kritik dan tuntutan. Tetapi jangan sampai dalam menyampaikan aspirasi justru menjatuhkan rumah besar yang memiliki filosofi adat yang tinggi,” tegas Punggawa KAJB. KAJB menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah bukan sesuatu yang harus dihindari. Kritik merupakan bagian dari kontrol sosial dalam kehidupan demokrasi. Namun, menurut KAJB, kebebasan menyampaikan pendapat perlu berjalan beriringan dengan tanggung jawab, etika, ketertiban dan penghormatan terhadap nilai-nilai lokal.KAJB Dorong Semua Pihak Tempuh Jalan MusyawarahDalam menyikapi berbagai persoalan antara masyarakat dan pemerintah, KAJB mendorong seluruh pihak mengedepankan dialog dan musyawarah. Forum tersebut berharap setiap persoalan dapat diselesaikan melalui komunikasi terbuka sehingga tidak berkembang menjadi konflik yang berpotensi mengganggu kondusivitas Provinsi Jambi. Konsep “Konsolidasi Meja Bundar Menjaga Marwah Jambi” menjadi salah satu upaya KAJB untuk mengajak berbagai elemen masyarakat duduk bersama, menyampaikan pandangan dan mencari solusi dengan kepala dingin. KAJB juga mengimbau masyarakat serta organisasi kemasyarakatan di Jambi agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi maupun dinamika yang berkembang.“Jambi adalah rumah kita bersama. Perbedaan pendapat adalah hal biasa. Tetapi jangan karena perbedaan itu kemudian kita saling menjatuhkan. Kita ingin Jambi tetap aman, tertib dan marwahnya tetap terjaga,” ujar Ritas Maryanto dan Rd. Wawan. KAJB menutup seruannya dengan mengingatkan kembali filosofi “di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung.”Bagi KAJB, aspirasi masyarakat tetap memiliki ruang untuk disampaikan. Namun, di Tanah Pilih Pusako Betuah, kebebasan tersebut diharapkan tetap berjalan bersama adat, etika, ketertiban dan penghormatan terhadap marwah Negeri Jambi. Penulis Tim

Read More

PEMERINTAH DAN PEMEGANG HGU SATUKAN LANGKAH HADAPI PUNCAK KARHUTLA JAMBI

Tajam24Jam.Com JAMBI, 7 September 2026 – Menghadapi puncak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tahun 2026, Pemerintah Provinsi Jambi memperkuat sinergi bersama perusahaan pemegang Hak Guna Usaha (HGU). Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin bersama Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., mengikuti Rapat Koordinasi antara Pemerintah dengan perusahaan pemegang HGU dalam rangka penanggulangan dan penanganan puncak Karhutla tahun 2026 secara virtual melalui Zoom Meeting, di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin (7/9/2026). Rakor ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi, kesiapsiagaan, serta keterlibatan dunia usaha dalam mencegah dan menangani Karhutla, terutama di wilayah yang memiliki potensi kerawanan kebakaran. Kegiatan turut dihadiri Kalak BPBD Provinsi Jambi, Kadis Kehutanan, Kadis Perkebunan, Kadis Lingkungan Hidup, serta para perwakilan pengusaha pemegang HGU. Kolaborasi pemerintah, TNI-Polri, dunia usaha dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci menghadapi puncak Karhutla. Setiap pihak didorong meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat pencegahan, serta bergerak cepat apabila terjadi titik api agar kebakaran tidak meluas dan berdampak terhadap masyarakat maupun lingkungan. Rakor tersebut sekaligus menegaskan komitmen bersama bahwa penanganan Karhutla harus dilakukan secara terpadu, cepat dan terukur, dengan mengedepankan pencegahan serta tanggung jawab seluruh pihak di wilayah masing-masing. Penrem 042/GAPU Penulis Tim

Read More

4 Tahun Mangkrak, Macan Asia Desak BPK-RI Usut Pembangunan Bank 9 Jambi

Tajam24Jam.Com JAMBI, 7 September 2026 — Polemik pembangunan gedung Bank 9 Jambi di atas lahan yang masih bersengketa dengan Asril kembali menjadi sorotan. Ketua DPD Macan Asia Provinsi Jambi, Fery Manjuli, mendesak Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Provinsi Jambi tidak berhenti pada temuan administratif, tetapi menindaklanjutinya secara serius jika ditemukan indikasi persoalan hukum. Fery meminta hasil audit BPK-RI tahun 2024 terkait pembangunan tersebut ditindaklanjuti dengan membawa pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab ke Aparat Penegak Hukum (APH) untuk diperiksa. Menurutnya, persoalan pembangunan gedung tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Terlebih, bangunan yang telah menghabiskan anggaran tersebut disebut sudah sekitar empat tahun tidak dapat dimanfaatkan secara optimal akibat persoalan lahan. “Kami meminta kepada BPK-RI Perwakilan Jambi agar temuan tahun 2024 itu ditindaklanjuti. Kalau memang ada indikasi pelanggaran, giring ke aparat penegak hukum dan periksa pihak-pihak yang terkait, termasuk dinas PU yang membangun Bank 9 Jambi,” tegas Fery. Ia mempertanyakan kebijakan pembangunan gedung di atas lahan yang sejak awal disebut memiliki persoalan hukum dengan Asril. Fery menilai kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan serius terkait proses perencanaan, penganggaran hingga pelaksanaan pembangunan. Sebab, apabila aset yang dibangun menggunakan anggaran pemerintah ternyata tidak dapat dimanfaatkan dalam waktu yang panjang, maka potensi kerugian negara maupun pemborosan anggaran patut menjadi perhatian serius. “Jangan sampai ini berlarut-larut. Sudah empat tahun barang ini tidak bisa digunakan. Kalau bangunan sudah dibangun, seharusnya bisa dimanfaatkan oleh pihak yang berkepentingan,” ujarnya. Lebih lanjut, Fery berharap BPK-RI memberikan rekomendasi yang tegas terhadap persoalan pembangunan Bank 9 Jambi tersebut. Ia meminta jika hasil pemeriksaan menemukan adanya dugaan penyimpangan yang memenuhi unsur pidana, maka persoalan itu tidak hanya berhenti pada rekomendasi administratif. “Kalau memang pembangunan Bank 9 itu bermasalah dan menjadi pembangunan yang sia-sia, kami minta BPK-RI jangan berhenti di laporan. Kalau ada indikasi tindak pidana, rekomendasikan kepada aparat penegak hukum,” katanya. Fery menyebut sejumlah lembaga penegak hukum seperti Krimsus Polda Jambi maupun Kejaksaan di Jambi dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut apabila terdapat dasar hukum dan bukti yang cukup. Menurutnya, persoalan ini harus dibuka secara terang agar masyarakat mengetahui bagaimana proses pembangunan tersebut dilakukan, siapa yang mengambil keputusan, bagaimana penggunaan anggarannya, serta mengapa sebuah bangunan yang telah berdiri justru tidak dapat dimanfaatkan selama bertahun-tahun. “Jangan sampai uang negara sudah keluar, bangunan sudah berdiri, tetapi manfaatnya tidak dirasakan masyarakat. Ini yang harus dijelaskan secara terang. Siapa yang bertanggung jawab harus diperiksa sesuai ketentuan hukum,” pungkas Fery. Kini bola berada di tangan BPK-RI dan aparat penegak hukum. Jika benar terdapat temuan yang mengindikasikan persoalan serius dalam pembangunan tersebut, publik tentu menunggu langkah konkret, bukan sekadar laporan pemeriksaan yang kemudian berhenti di atas meja. Penulis Tim

Read More

Mobil Tangki BG 8709 NB Diduga Angkut BBM dari Gudang Segayam Menuju Serpo

Tajam24Jam.Com Palembang, 7 September 2026 — Sebuah mobil tangki berwarna biru putih dengan nomor polisi BG 8709 NB menjadi perhatian setelah diduga mengangkut bahan bakar minyak (BBM) dari sebuah gudang di wilayah Segayam, Senin (7/9/2026). Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil tangki tersebut diduga memuat BBM dari lokasi yang disebut sebagai tempat penyimpanan minyak olahan di wilayah Segayam. Kendaraan itu kemudian disebut-sebut bergerak menuju kawasan Serpo.Informasi yang beredar juga menyebutkan adanya seseorang berinisial KM yang diduga berkaitan dengan aktivitas di lokasi tersebut. Sementara pengemudi kendaraan disebut berinisial DI.Namun demikian, informasi mengenai identitas pengemudi, pemilik kendaraan, asal-usul muatan, serta legalitas gudang dan kegiatan penyimpanan maupun pengangkutan BBM tersebut belum dapat dipastikan secara independen. Dugaan tersebut perlu mendapat perhatian dan verifikasi dari aparat penegak hukum maupun instansi terkait. Pasalnya, kegiatan penyimpanan, pengangkutan, dan distribusi BBM harus dilakukan sesuai ketentuan perizinan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Apabila nantinya ditemukan adanya pelanggaran, aparat berwenang dapat melakukan pemeriksaan terhadap asal-usul BBM, dokumen muatan, kelengkapan kendaraan, legalitas gudang, serta izin kegiatan usaha yang dilakukan. Langkah verifikasi tersebut penting untuk memastikan apakah aktivitas yang dilakukan memiliki dokumen dan perizinan yang sah atau justru terdapat dugaan pelanggaran hukum. Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun pihak yang disebut dalam informasi tersebut mengenai dugaan pengangkutan BBM menggunakan mobil tangki bernomor polisi BG 8709 NB.Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak-pihak yang disebutkan dalam pemberitaan. Penulis Tim

Read More

Kemas Afrizal Bantah Raden Fahru dan Kemas Mewakili Keluarga Besak: “Jangan Bawa-bawa Nama Masyarakat Jambi”

Tajam24Jam.Com JAMBI, 7 September 2026 — Polemik terkait kehadiran sejumlah orang yang mengatasnamakan tokoh masyarakat dalam kegiatan organisasi masyarakat (ormas) GRIB Jaya di Jambi kembali memanas. Kemas Afrizal secara tegas membantah bahwa dirinya maupun Raden Fahru merupakan perwakilan Keluarga Besak Raden dan Kemas, terlebih sebagai tokoh tuo kampung dalam kegiatan tersebut. Penegasan itu disampaikan Kemas Afrizal melalui sambungan telepon kepada Ketua Umum Keluarga Besak Raden Melayu Jambi (RMJ). Menurutnya, kehadirannya bersama pihak GRIB hanya sebatas silaturahmi secara pribadi, karena sudah lama tidak bertemu. “Raden Fahru dan Kemas Afrizal bukan perwakilan keluarga besak Raden dan Kemas, dan bukan tokoh tuo kampung. Kehadiran GRIB itu hanya silaturahmi pribadi,” demikian penjelasan Kemas Afrizal sebagaimana disampaikan melalui komunikasi telepon tersebut. Ia juga menegaskan, jika kemudian muncul pemberitaan yang menyebut dirinya atau pihak tertentu sebagai perwakilan keluarga besar maupun tokoh masyarakat, hal tersebut merupakan tafsir media. “Kalau soal judul berita yang menyebut perwakilan, itu pandai-pandai media saja. Saya masih orang GRIB,” tegasnya. Di sisi lain, Keluarga Besak Raden Melayu Jambi (RMJ) yang juga merupakan bagian dari Kito Anak Jambi Bersatu, menyatakan sikap kritis terhadap keberadaan ormas yang dinilai membawa-bawa nama masyarakat Jambi dalam setiap gerakannya. Kito Anak Jambi Bersatu disebut terdiri dari Putra Asli Jambi, Putera Daerah Jambi, dan Putera Jambi, termasuk persatuan putera Jambi yang berasal dari wilayah timur. Kelompok tersebut menilai masyarakat Jambi tidak boleh begitu saja diklaim sebagai bagian dari kepentingan kelompok tertentu, terlebih jika dalam aksi-aksi demonstrasi terdapat pernyataan yang menyerang atau menghujat pimpinan daerah. Sorotan juga diarahkan terhadap salah satu poin tuntutan GRIB dalam aksinya, khususnya poin e, yang meminta agar DPD GRIB Provinsi Jambi dan DPC GRIB kabupaten/kota diperdayakan dalam pengelolaan sumber daya alam di Jambi. Pernyataan tersebut dinilai menimbulkan pertanyaan besar. Jika sebuah organisasi mengatasnamakan perjuangan masyarakat dan pada saat yang sama meminta keterlibatan dalam pengelolaan sumber daya alam, publik berhak mempertanyakan apakah gerakan tersebut benar-benar murni memperjuangkan kepentingan masyarakat atau terdapat kepentingan organisasi di baliknya. “Jangan bawa-bawa nama masyarakat Negeri Melayu Jambi. Jangan berorasi dan menghujat pemimpin Jambi, tetapi di dalam tuntutan ternyata ada permintaan untuk ikut mengelola sumber daya alam. Ini harus menjadi perhatian masyarakat,” demikian sikap yang disampaikan pihak Kito Anak Jambi Bersatu. Mereka menegaskan tidak ingin masyarakat Jambi dibuat resah oleh keberadaan organisasi atau kelompok mana pun yang datang kemudian mengklaim diri sebagai representasi rakyat Jambi. “Baru datang, jangan kemudian timbul keinginan nak berajo-rajo di kampung rajo,” tegasnya. Selain itu, Kito Anak Jambi Bersatu juga menyoroti identitas dan basis kewilayahan kelompok-kelompok yang mengatasnamakan masyarakat Jambi. Mereka menyebut keberadaan organisasi tersebut memiliki alamat yang dikaitkan dengan Desa Tanjung Raden, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, yang secara historis dan administratif bukan wilayah yang disebut sebagai Seberang. Karena itu, mereka mengingatkan agar persoalan identitas kelompok, wilayah, dan representasi masyarakat tidak dicampuradukkan dengan klaim sebagai representasi seluruh masyarakat Negeri Melayu Jambi. “Jambi punya masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda dan banyak elemen yang selama ini menjaga daerah ini. Jangan karena membawa nama organisasi kemudian merasa paling berhak berbicara atas nama seluruh rakyat Jambi,” ujarnya. Polemik ini kini menjadi perhatian karena menyangkut persoalan siapa yang sebenarnya berhak mengatasnamakan masyarakat Jambi, sekaligus sejauh mana sebuah organisasi dapat membawa identitas masyarakat dalam aksi politik maupun sosialnya. Kito Anak Jambi Bersatu menyatakan akan terus mengawal dinamika tersebut dan mengingatkan seluruh pihak agar tidak menggunakan nama masyarakat Jambi untuk kepentingan pribadi maupun kelompok. Penulis Tim

Read More

Mentok Genap 292 Tahun, Kapolres Babar Jaga Warisan Sejarah untuk Masa Depan

Tajam24Jam.Com Kota Mentok, 7 September 2026 – Kabupaten Bangka Barat, memperingati hari jadinya yang ke-292 pada 7 September 2026. Momentum tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga warisan sejarah sekaligus membangun masa depan kota pesisir yang menjadi bagian penting dari perjalanan sejarah Bangka Belitung. Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., bersama staf dan jajaran, turut menyampaikan ucapan selamat atas Hari Jadi Kota Mentok ke-292. Momentum hari jadi tahun ini mengangkat semangat “Dari Pusaka untuk Masa Depan Kota Mentok untuk Semua”, dengan tema “Warisan Sejarah, Kembangnya Masa Depan.” Kapolres Bangka Barat menilai perjalanan panjang Kota Mentok bukan hanya menjadi catatan sejarah, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga nilai-nilai sejarah dan membangun daerah secara berkelanjutan. “Selamat Hari Jadi Kota Mentok ke-292. Semoga Kota Mentok terus menjadi kota yang aman, nyaman, maju dan menjadi kebanggaan masyarakat Bangka Barat,” demikian pesan Kapolres Bangka Barat. Menurutnya, keamanan menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung perkembangan daerah. Kota yang memiliki kekayaan sejarah dan potensi pariwisata membutuhkan situasi yang kondusif agar masyarakat maupun wisatawan dapat menikmati Mentok dengan aman. Polres Bangka Barat juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pelayanan kepolisian yang humanis. “Ikhlas Melayani, Tulus Mengayomi,” menjadi semangat jajaran Polres Bangka Barat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.Hari Jadi Kota Mentok ke-292 diharapkan tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat rasa memiliki terhadap sejarah dan identitas daerah. Penulis Tim

Read More

Platinum Taekwondo Club Jambi Bawa Pulang 17 Emas di Jambistars 2026

Tajam24Jam.Com JAMBI, 6 September 2026 — Platinum Taekwondo Club Kota Jambi turut ambil bagian dalam Kejuaraan Taekwondo Kota Jambi Taekwondo Championship “Jambistars” 2026, yang berlangsung pada 4–6 September 2026. Kejuaraan tersebut menjadi salah satu ajang olahraga yang mempertemukan atlet taekwondo dari berbagai usia dan tingkatan, mulai dari kategori usia dini hingga kategori prestasi. Selain menjadi wadah kompetisi, kegiatan ini juga bertujuan menjaring serta mengembangkan bibit-bibit atlet taekwondo potensial di Kota Jambi. Pada kejuaraan tahun ini, Platinum Taekwondo Club Kota Jambi menurunkan 32 atlet. Hasilnya cukup membanggakan, dengan torehan 17 medali emas, 15 medali perak dan 1 medali perunggu. Perolehan tersebut menjadi bukti kerja keras para atlet, pelatih, serta dukungan orang tua yang selama ini mendampingi proses latihan dan pembinaan. Diikuti 816 Peserta dari 39 Klub Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., saat ditemui media usai menutup kejuaraan pada Minggu, 6 September 2026, mengapresiasi pelaksanaan Jambistars 2026. Menurut Maulana, jumlah peserta pada tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. “Dengan peserta naik dua kali lipat, ada 816 peserta dengan 39 club yang ikut serta dalam kegiatan ini. Sangat meriah dan ini menunjukkan meningkatnya semangat dan rasa cinta anak-anak kita untuk berlatih di bidang olahraga Taekwondo,” ujar Maulana. Ia menilai olahraga taekwondo bukan hanya membentuk kemampuan fisik dan prestasi, tetapi juga memiliki nilai pendidikan karakter bagi anak-anak. “Untuk melatih dirinya menjadi orang yang disiplin, orang yang percaya diri, orang yang menghormati yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda, menghargai sesama. Ini sebuah kegiatan yang sangat positif,” katanya. Maulana juga memberikan apresiasi kepada para orang tua yang terus memberikan dukungan kepada anak-anak mereka untuk aktif dalam kegiatan positif. “Kami juga mengapresiasi kepada ayahanda, ibunda, orang tua yang terus mendorong anak-anaknya. Energi anak-anak kita harus tersalurkan dengan hal-hal yang positif, salah satunya olahraga Taekwondo ini,” tuturnya. Pemerintah Kota Jambi, lanjut Maulana, akan terus memberikan dukungan terhadap perkembangan olahraga taekwondo melalui berbagai turnamen dan fasilitas pembinaan. “Maka insyaallah kita akan terus mendukung dengan berbagai turnamen dan mendorong fasilitasi supaya tetap bersemangat mengukir prestasi di tingkat kota maupun provinsi,” pungkasnya. Sabeum Catur: Prestasi Bukan Segalanya Sementara itu, Sabeum Platinum Taekwondo Club Kota Jambi, Catur Saputra, menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraih para atletnya dalam Jambistars 2026. Menurut Catur, raihan 17 medali emas, 15 perak dan 1 perunggu merupakan hasil dari proses latihan dan perjuangan seluruh atlet. Namun, ia menegaskan bahwa prestasi bukan satu-satunya tujuan utama dalam pembinaan. “Alhamdulillah kami sangat bersyukur dengan hasil yang diraih anak-anak. Mereka sudah memberikan kemampuan terbaiknya. Bagi kami, setiap atlet yang berani bertanding dan mampu menunjukkan hasil latihan di arena pertandingan sudah merupakan sebuah prestasi,” ujar Catur. Ia berharap pengalaman bertanding di Jambistars 2026 dapat menjadi bekal bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan, mental dan kedisiplinan. “Kami berharap anak-anak tidak cepat puas dengan hasil yang didapat. Medali boleh menjadi kebanggaan, tetapi proses latihan, disiplin, sportivitas dan mental juara harus terus dibangun,” katanya. Catur juga memberikan apresiasi kepada para orang tua yang tidak pernah lelah mendukung anak-anaknya mengikuti latihan maupun pertandingan. “Terima kasih kepada seluruh orang tua atlet Platinum yang sudah memberikan kepercayaan dan dukungan. Tanpa dukungan orang tua, pembinaan atlet tidak akan berjalan maksimal. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak atlet Platinum yang mampu berprestasi di tingkat Kota Jambi, provinsi bahkan nasional,” harapnya. Tristan Jayandra, Siswa Kelas 4 SD Persembahkan Medali Emas Salah satu atlet muda Platinum Taekwondo Club yang turut mencuri perhatian adalah Tristan Jayandra, siswa kelas 4 sekolah dasar (SD). Tristan berhasil meraih medali emas pada kategori Pemula dalam Kejuaraan Jambistars 2026. Prestasi tersebut tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi Tristan dan keluarganya. Bagi orang tua Tristan, keberhasilan sang anak tidak hanya dilihat dari medali yang dibawa pulang, tetapi juga dari keberanian dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti pertandingan. “Kami sebagai orang tua tentu merasa sangat puas dan bangga melihat Tristan bisa mengikuti pertandingan dan mendapatkan medali emas. Yang paling membanggakan bukan hanya medalinya, tetapi melihat keberanian dan semangat anak kami saat bertanding,” ungkap orang tua Tristan. Menurutnya, mengikuti kejuaraan menjadi pengalaman penting bagi Tristan untuk belajar disiplin, percaya diri dan bertanggung jawab. “Kami berharap Tristan tidak cepat puas dengan hasil ini. Terus latihan, tetap rendah hati dan jangan takut mengikuti pertandingan-pertandingan berikutnya. Medali emas ini mudah-mudahan menjadi motivasi untuk terus belajar dan berlatih lebih baik lagi,” harapnya. Orang tua Tristan juga menyampaikan apresiasi kepada Sabeum Catur Saputra dan seluruh jajaran Platinum Taekwondo Club Kota Jambi yang telah membimbing dan melatih para atlet. “Kami berterima kasih kepada Sabeum dan pelatih yang sudah membimbing Tristan. Semoga Platinum Taekwondo Club semakin maju dan semakin banyak melahirkan atlet-atlet muda berprestasi,” ujarnya. Jambistars 2026 Jadi Momentum Pembinaan Atlet Muda Kejuaraan Taekwondo Kota Jambi Taekwondo Championship “Jambistars” 2026 tidak hanya menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga menjadi momentum penting dalam pembinaan generasi muda melalui olahraga. Dengan keikutsertaan 816 atlet dari 39 klub, besarnya antusiasme peserta menunjukkan bahwa olahraga taekwondo semakin mendapat tempat di kalangan anak-anak dan generasi muda Kota Jambi. Bagi Platinum Taekwondo Club Kota Jambi, raihan 17 emas, 15 perak dan 1 perunggu dari 32 atlet menjadi motivasi untuk terus melakukan pembinaan secara berkelanjutan. Harapannya, para atlet tidak berhenti pada prestasi di tingkat kota, tetapi mampu berkembang dan membawa nama Kota Jambi hingga ke tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. Penulis Tim

Read More

Pom Mini di Simpang Trans Sungai Gelam Ludes Terbakar, Warga Sempat Panik

Tajam24Jam.Com MUARO JAMBI, 6 September 2026 — Sebuah tempat pengisian bahan bakar minyak (BBM) eceran atau Pom Mini di kawasan Simpang Trans, Desa Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, terbakar pada Minggu (6/9/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi ketika warga sekitar sedang beristirahat. Kobaran api yang terlihat cukup besar sempat membuat warga panik, mengingat lokasi Pom Mini berada di kawasan yang berdekatan dengan permukiman. Berdasarkan informasi yang beredar, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka dalam kejadian tersebut.Kebakaran menghanguskan bangunan dan fasilitas Pom Mini. Namun, hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti penyebab munculnya api maupun total kerugian material akibat peristiwa tersebut. Penyebab kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang. Karena itu, informasi mengenai sumber api maupun dugaan penyebab lainnya belum dapat dipastikan. Peristiwa ini kembali menjadi perhatian terhadap aspek keselamatan pada lokasi usaha penjualan BBM eceran, terutama yang berada di sekitar kawasan permukiman. Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penyebab kebakaran maupun hasil pemeriksaan di lokasi kejadian. Penulis Tim

Read More

Wakapolda Jambi Pimpin Apel KRYD di Muaro Jambi, Tekankan Tugas Humanis dan Keselamatan

Tajam24Jam.Com JAMBI, 5 September 2026 – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., memimpin Apel Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah hukum Polsek Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, Sabtu (5/9/2026) malam. Apel KRYD yang berlangsung sekitar pukul 22.00 WIB tersebut dipusatkan di Bundaran Citra Raya City dan diikuti personel Polres Muaro Jambi yang terlibat dalam pelaksanaan KRYD. Turut hadir Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Pol. Jimmy Christian Samma, S.I.K., Wadir Intelkam Polda Jambi AKBP S. Bagus Santoso, S.I.K., M.H., Kapolres Muaro Jambi AKBP Bayu Normansyah, S.H., S.I.K., M.H., Kabag Binops Biro Ops Polda Jambi AKBP Heru Widayat DJ, S.H., M.H., Wakapolres Muaro Jambi Kompol A. Roni Chandra, S.H., M.H., Kapolsek Jambi Luar Kota IPTU J.D. Purba, S.H., serta para pejabat utama, perwira dan personel Polres Muaro Jambi. Dalam arahannya, Wakapolda Jambi menyampaikan apresiasi atas dedikasi personel yang tetap melaksanakan tugas di tengah berbagai tantangan, termasuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Wakapolda mengingatkan seluruh personel agar setiap pelaksanaan tugas diawali dengan doa dan dilaksanakan dengan penuh keikhlasan. Kehadirannya dalam apel tersebut juga merupakan bentuk dukungan dan motivasi kepada personel yang melaksanakan KRYD di lapangan. “Perhatikan keselamatan dalam bertugas di lapangan. Jangan membuat masyarakat cemas dan ketakutan dengan kehadiran kita. Tugas kita adalah menjamin masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan tertib, sehingga produktivitas masyarakat dapat meningkat,” tegas Wakapolda Jambi. Wakapolda juga menekankan pentingnya sikap humanis dan profesional dalam setiap pelaksanaan tugas. Personel diminta untuk selalu menyadari bahwa setiap tindakan di lapangan menjadi perhatian masyarakat dan dapat terekam kamera. “Sadar kamera, laksanakan tugas dengan baik dan jangan sakiti hati masyarakat,” pesannya. Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, S.I.K., M.Si menegaskan bahwa pelaksanaan KRYD merupakan bagian dari upaya Polri untuk memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya pada malam hari. “Kapolda Jambi memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang melaksanakan KRYD. Kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Kabid Humas. Lebih lanjut disampaikan, Kapolda Jambi menekankan kepada seluruh personel agar dalam menjalankan tugas tetap mengedepankan pendekatan yang humanis, persuasif, profesional dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Polri hadir bukan untuk membuat masyarakat takut, tetapi untuk memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan. Karena itu, setiap personel harus menjaga sikap, mengutamakan keselamatan dan menghormati masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas,” lanjutnya. Penulis Tim

Read More

Pantau Karhutla, Satbrimob Polda Jambi Bersama Instansi Terkait Patroli Kawasan Konservasi Gajah di Tebo

Tajam24Jam.Com Jambi, 5 September 2026 – Personel Satuan Brimob Polda Jambi bersama instansi terkait melaksanakan patroli terpadu menuju kawasan konservasi gajah di Kabupaten Tebo, Jambi, sebagai upaya menjaga keamanan kawasan sekaligus memastikan kelestarian habitat satwa dilindungi tersebut. Kegiatan patroli yang dilaksanakan pada Sabtu, (05/09/2026) ini menjadi bagian dari sinergi lintas instansi dalam melakukan pemantauan kawasan konservasi, khususnya di tengah kondisi rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Jambi. Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemantauan terhadap kondisi kawasan dan habitat gajah, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun ancaman karhutla yang dapat berdampak terhadap kelangsungan ekosistem serta keberadaan satwa liar. Kehadiran personel di kawasan konservasi juga diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang berada di sekitar kawasan serta mendorong kepedulian bersama terhadap pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan bahwa patroli terpadu tersebut merupakan bentuk komitmen Polri bersama instansi terkait dalam menjaga kawasan konservasi dan melindungi satwa yang ada di dalamnya. “Patroli ini merupakan bentuk sinergi dan kepedulian bersama untuk memastikan kawasan konservasi tetap aman, sekaligus memantau kondisi habitat gajah di tengah situasi rawan karhutla. Kami ingin memastikan upaya pencegahan dan penanganan karhutla tidak hanya berorientasi pada perlindungan masyarakat, tetapi juga memperhatikan keberlangsungan ekosistem dan satwa liar,” ujar Kabid Humas. Ia menegaskan, Polri akan terus mendukung langkah-langkah terpadu bersama instansi terkait dalam menjaga kelestarian lingkungan, mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, serta mengantisipasi potensi konflik antara satwa liar dengan masyarakat. “Kelestarian gajah dan habitatnya merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, sinergi antarinstansi perlu terus diperkuat agar kawasan konservasi tetap terjaga, masyarakat di sekitar kawasan merasa aman, dan ekosistem dapat terlindungi secara berkelanjutan,” pungkasnya. Penulis Tim

Read More