7 Pekerja Tambang Emas Ilegal Ditangkap, 14 Ekskavator Diamankan dalam Operasi Brimob di Perbatasan

Tajam24Jam.Com MADINA, 3 Maret 2026 – Tim gabungan Satuan Brimob dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara mengamankan tujuh orang dalam penggerebekan aktivitas tambang emas ilegal di perbatasan Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Mandailing Natal, Senin (2/3/2026).

Ketujuh orang yang diamankan diduga merupakan pekerja tambang ilegal dengan peran beragam, mulai dari penambang hingga juru masak. Selama beraktivitas, mereka diketahui menetap di sekitar aliran Sungai Batang Gadis dengan mendirikan tenda sederhana karena lokasi tambang berada jauh dari permukiman warga.

Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, Kombes Pol Rantau Isnur Eka, mengatakan penindakan tersebut merupakan bagian dari operasi pemberantasan tambang emas ilegal yang dinilai merusak lingkungan dan melanggar hukum. “Yang diamankan ada tujuh orang. Saat ini kami masih mengumpulkan dan mendalami barang bukti yang ditemukan di lokasi,” ujar Rantau, Selasa (3/3/2026).

Ia menambahkan, penanganan perkara sepenuhnya diserahkan kepada Ditreskrimsus Polda Sumut untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Dalam operasi yang melibatkan sekitar 200 personel Brimob tersebut, petugas juga mengamankan 14 unit alat berat jenis ekskavator. Sebanyak 12 ekskavator ditemukan di area tambang, sementara dua unit lainnya diamankan saat masih dalam perjalanan menuju lokasi.

Polda Sumut menyebutkan penindakan dilakukan di dua titik berbeda di sepanjang pinggiran Sungai Batang Gadis. Seluruh alat berat telah diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyidikan.

“Kami bersyukur seluruh alat berat berhasil diamankan. Ini bentuk komitmen kami dalam menertibkan aktivitas tambang emas ilegal di wilayah Sumatera Utara,” pungkasnya. (S.N)

Penulis Tim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *