Polsek Jambi Selatan Amankan Lima Pelajar Diduga Hendak Tawuran

Tajam24Jam.Com Jambi, 15 Januari 2026 — Polsek Jambi Selatan mengamankan lima orang remaja yang diduga hendak melakukan aksi tawuran di kawasan Jalan Sri Kayangan, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi, Kamis (15/1/2026) sore. Pengamanan dilakukan setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait keributan antar kelompok pelajar. Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar melalui Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, S.I.K., M.H., membenarkan pengamanan tersebut. Menurutnya, lima remaja diamankan sekitar pukul 16.00 WIB oleh personel Polsek Jambi Selatan. “Benar, Polsek Jambi Selatan telah mengamankan lima orang remaja yang diduga akan melakukan tawuran di Jalan Sri Kayangan,” ujar Kapolresta.Kelima remaja tersebut masing-masing berinisial MIRR (17), RZZ (17), MHB (17), MRA (16), dan MRAA (15). Seluruhnya diketahui masih berstatus sebagai pelajar di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Jambi. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kejadian bermula dari keributan antara dua kelompok pelajar dari SMK yang berbeda. Perselisihan tersebut kemudian berlanjut dengan saling ejek melalui media sosial hingga berujung pada kesepakatan untuk bertemu di Jalan Sri Kayangan guna melakukan tawuran. “Sekitar pukul 14.30 WIB, rombongan pelajar berkumpul dan bergerak menuju lokasi dengan menggunakan puluhan sepeda motor. Sebagian di antaranya membawa senjata tajam. Namun karena situasi di lokasi ramai oleh warga, rencana tawuran tidak berjalan dan kelompok tersebut berpencar,” jelasnya. Dalam peristiwa tersebut, satu unit toko milik warga di Kelurahan Talang Bakung dilaporkan mengalami kerusakan akibat ulah rombongan pelajar. Hingga saat ini, nilai kerugian masih dalam proses pendataan. Setelah menerima laporan warga, petugas Polsek Jambi Selatan segera mendatangi lokasi dan mengamankan lima pelajar yang sebelumnya telah diamankan oleh masyarakat. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa satu bilah celurit, satu batang kayu panjang, satu botol minuman keras, serta tiga unit sepeda motor yang digunakan para pelajar tersebut.“Saat ini para pelajar diamankan di Polsek Jambi Selatan untuk dilakukan pembinaan dan pendalaman lebih lanjut. Pihak orang tua dan sekolah akan kami panggil,” tutup Kapolresta. Penulis Tim

Read More

Tampar Pelajar, Guru Klaim Jadi Korban Pengeroyokan di Tanjabtim Jambi

Tajam24Jam.Com Tanjab Timur, 16 Januari 2026 – Kasus Perkelahian antara guru dan pelajar siswa SMK Negeri 3, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi terus bergulir yang sampai saat ini belum damai karena guru bernama Agus mengklaim jadi korban. Agus menceritakan, kejadian tersebut bermula di kelas saat ada guru, siswa menegurnya tidak sopan dan tidak hormat kepada dirinya dengan mengatakan tidak pantas, sehingga menyinggung hatinya dan atas perkataan tersebut, ia kemudian masuk kedalam kelas menanyakan siapa memanggil siswa dan sontak siswa menantang dirinya. “Atas perkataan siswa, saya reflek menampar satu kali muka seorang siswa dan itulah kejadian awal,” jelasnya jumat, 16 januari 2026. Setelah ia menampar siswa, para siswa tidak senang sampai lanjut istirahat, dan siswa ditamparnya menantang kembali, kemudian ia menemui para siswa dengan tujuan mediasi, dengan tujuan apa yang diinginkan dan para siswa menginginkan meminta maaf apa yang saya lakukan. “Jadi para siswa mengunakan saya minta maaf itu saja,” terangnya. Dalam perkelahian, ia merasa jadi korban dan saat kejadian sempat di BAP di dinas Pendidikan yang bersifat konfirmatif diantaranya melalui kasi GTK Dinas Pendidikan Provinsi Jambi. “Saya sudah sampaikan kronologi kejadian tersebut dan mereka mencatat se-detailnya tentang kejadian tersebut dan hasilnya nanti akan dikonfirmasikan lagi kepada saya di hari berikutnya,” tuturnya. Ia juga menyebutkan, saat mediasi antara guru dan siswa, pihak forkompincam dan dinas pendidikan, ia tidak datang hanya mewakili dari salah satu guru sekolah dengan alasan keselamatan dan kesehatan dijaga setelah kejadian. “Kalau saya dijamin keselamatan, saya akan kesana sendirian walaupun ada keluarga namun dalam sisi yang lain saya juga menjaga diri saya selama kesehatan dan itu juga harus dijaga,” tegasnya. Dalam BAP di Dinas Provinsi Jambi, ia diminta keterangan seputar kronologis kejadian tersebut, Apa, jam berapa, bagaimana, kenapa bisa terjadi, dan semua sudah ia jelaskan secara rinci. “saya dengan ketulusan hati saya, saya minta pihak terkait, memberikan ruang tempat yang lain, untuk bekerja dengan rasa aman, atas kesehatan saya, keselamatan saya dan jika saya kembali kesana, itu yang tidak mungkin lagi, karena tidak diterima secara masif, dan saya tidak mungkin kerja lagi kesana,” katanya. Penulis Tim

Read More

Selain Menampar, Oknum Guru SMK Diduga Meninju Siswa Lebih Dulu

Tajam24Jam.Com JAMBI, 16 Januari 2026 – Kasus dugaan perkelahian antara oknum guru dan siswa di SMK Negeri 3 Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, terus menjadi sorotan publik. Peristiwa tersebut semakin memanas setelah guru yang terlibat melaporkan kejadian itu ke Polda Jambi. Salah satu siswa SMK Negeri 3, M. Lutfi Fadhila, yang mengaku menjadi korban dalam insiden tersebut, akhirnya angkat bicara dan menyampaikan kronologi kejadian secara terbuka kepada publik. Menurut Lutfi, permasalahan bermula ketika para siswa meminta guru Bahasa Inggris berinisial AS agar meminta maaf atas pernyataan yang diduga menghina orang tua siswa. Namun permintaan tersebut tidak mendapat respons positif.“Kami awalnya hanya meminta guru tersebut meminta maaf karena telah menghina orang tua siswa, tapi beliau tidak mau,” ujar Lutfi kepada wartawan, Jumat (16/1/2026). Lutfi menjelaskan, upaya mediasi sempat dilakukan dengan melibatkan guru lain. Guru yang bersangkutan diminta maju ke depan untuk menyampaikan klarifikasi di hadapan siswa. Namun, situasi justru semakin memicu kekecewaan. Alih-alih menyampaikan permintaan maaf, guru tersebut justru dibawa ke kantor sekolah oleh guru komite. Di dalam kantor, menurut pengakuan Lutfi, guru tersebut kembali menunjukkan sikap yang dinilai mengejek siswa.“Kami sangat kecewa. Bukannya minta maaf, malah mengejek kami sambil tersenyum,” tuturnya. Sebagai siswa yang mengaku telah ditampar dan merasa orang tuanya dihina, Lutfi kemudian mendekati guru tersebut dengan maksud meminta klarifikasi secara jujur di hadapan siswa. Namun, ia mengaku justru mendapatkan tindakan kekerasan.“Saat saya mendekat, tiba-tiba guru itu meninju saya di bagian hidung. Banyak teman yang melihat kejadian itu,” ungkapnya. Aksi tersebut, lanjut Lutfi, memicu emosi siswa lain hingga terjadi pengeroyokan terhadap guru yang bersangkutan.“Kalau beliau tidak meninju duluan, tidak akan ada pengeroyokan. Saksinya banyak,” tegasnya. Lutfi menegaskan bahwa dirinya mengalami tindakan kekerasan fisik berupa tamparan dan tinjuan sebelum insiden pengeroyokan terjadi. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, perkelahian antara guru dan sejumlah siswa SMK Negeri 3 Kabupaten Tanjung Jabung Timur terjadi pada Selasa siang, 13 Januari 2026, di lingkungan sekolah. Mediasi sempat dilakukan oleh pihak sekolah, namun tidak menghasilkan kesepakatan.Hingga kini, kasus tersebut masih menjadi perhatian publik dan menunggu proses hukum lebih lanjut dari aparat kepolisian. Penulis Tim

Read More

Merasa Dirugikan, Oknum Guru SMK Laporkan Dugaan Penganiayaan ke Polda Jambi

Tajam24Jam.Com TANJAB TIMUR, 16 Januari 2026 — Seorang oknum guru SMK Negeri 3 Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Provinsi Jambi, melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya ke Polda Jambi. Laporan tersebut dibuat setelah insiden perkelahian antara dirinya dan sejumlah pelajar SMK setempat yang kemudian viral di media sosial. Guru tersebut diketahui bernama Agus Saputra, pengajar mata pelajaran Bahasa Inggris di SMK Negeri 3 Tanjabtim. Ia melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jambi pada Kamis malam, 15 Januari 2026, didampingi kakak kandungnya, Nasir.“Sebagai abang kandung, saya mendampingi adik saya melapor ke Polda Jambi atas dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh sejumlah siswa SMK,” ujar Nasir kepada wartawan, Jumat (16/1/2026). Nasir menegaskan, laporan tersebut dibuat karena adiknya merasa dirugikan, baik secara fisik maupun psikis, terlebih setelah peristiwa itu tersebar luas di media sosial.“Adik saya sudah menjalani pemeriksaan atau Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di SPKT Polda Jambi. Secara mental dan psikis, ia merasa terganggu akibat kejadian ini,” jelasnya. Menurutnya, langkah hukum ditempuh karena peristiwa tersebut telah menjadi konsumsi publik dan dinilai mencoreng nama baik Agus sebagai warga negara dan tenaga pendidik.“Kami menempuh jalur hukum karena ini sudah viral. Sebagai warga negara, kami berhak melaporkan dugaan pengeroyokan ini,” tambahnya. Akibat kejadian tersebut, Agus dilaporkan mengalami sejumlah luka lebam di beberapa bagian tubuh, di antaranya punggung, tangan, dan pipi. Ia juga telah menjalani visum sebagai bukti pendukung laporan ke kepolisian.“Secara kondisi, pasti pegal-pegal. Kalau dilihat dari video yang beredar, memang terlihat jelas. Visum juga sudah dilakukan dan terdapat bekas lebam,” katanya. Terkait proses selanjutnya, pihak pelapor menyatakan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian. Hingga saat ini, belum ada upaya mediasi maupun pemanggilan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jambi.“Kami sudah melapor dan selanjutnya menyerahkan penanganan kasus ini kepada Polda Jambi,” pungkasnya. Penulis Tim

Read More

Pemulihan Akses Warga, Brimob Jambi Bangun Jembatan Darurat Antar Desa Kampung Tengah Timur dan Padang Landua

Tajam24Jam.Com Jambi, 15 Januari 2026 – Satbrimob Polda Jambi turut ambil bagian dalam misi kemanusiaan Polri untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam di wilayah hukum Polda Sumatera Barat. Melalui personel Batalyon A Pelopor, Brimob Polda Jambi melaksanakan pembangunan jembatan darurat yang menghubungkan Desa Kampung Tengah Timur dengan Desa Padang Landua, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Kegiatan kemanusiaan ini dimulai pada Kamis (15/1/2026), dengan melibatkan 24 personel. Dalam kegiatan tersebut, personel Brimob bergotong royong mengangkut kayu serta material dasar untuk membangun jembatan darurat. Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat setempat karena menjadi akses utama penghubung antar desa yang sempat terputus akibat bencana. Pembangunan jembatan darurat ini bertujuan untuk memulihkan kembali mobilitas warga, memperlancar distribusi kebutuhan pokok, serta mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat yang terdampak. Selama proses pengerjaan, personel dilengkapi dengan perlengkapan SAR, dukungan logistik, serta kendaraan operasional guna memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, personel melaksanakan konsolidasi dan kembali ke posko masing-masing. Kapolda Jambi Irjen. Pol. Krisno. H Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes. Pol Erlan Munaji mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan. “Pembangunan jembatan darurat oleh Satbrimob Polda Jambi ini adalah bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir membantu masyarakat terdampak bencana. Akses transportasi yang kembali terbuka akan sangat membantu pemulihan aktivitas warga sehari-hari,” ujar Kombes Pol Erlan. Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa Polri akan terus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada untuk mendukung percepatan pemulihan pascabencana. “Polri tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga aktif dalam kegiatan kemanusiaan. Kami berharap langkah-langkah seperti ini dapat meringankan beban masyarakat dan mempercepat bangkitnya kondisi daerah yang terdampak,” tambahnya. Secara keseluruhan, kegiatan pembangunan jembatan darurat tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran Satbrimob Polda Jambi di Kabupaten Agam menjadi bukti nyata sinergi dan kepedulian Polri dalam mendukung pemulihan wilayah Sumatera Barat pascabencana. Penulis Tim

Read More

Sisi Religius Korps Bhayangkara: Personel Polda Jambi Khusyuk Ikuti Binrohtal Islam

Tajam24Jam.Com Jambi, 15 Januari 2026 – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi melaksanakan kegiatan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) agama Islam, Kamis (15/1/2026). Kegiatan ini berlangsung di Masjid Al Ikhlas Polda Jambi dan diikuti oleh personel Polda Jambi serta Polres/Ta jajaran melalui Zoom Meeting. Binrohtal dihadiri oleh Wakapolda Jambi Brigjen Pol. M. Mustaqim, para Pejabat Utama (PJU) Polda Jambi, para Perwira Menengah (Pamen), serta seluruh personel Polda Jambi. Adapun rangkaian kegiatan Binrohtal meliputi pembacaan Ummul Qur’an, pembacaan Asmaul Husna, Khotmil Qur’an 30 juz, serta pembacaan doa bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif. Wakapolda Jambi Brigjen Pol. M. Mustaqim melalui Kabidhumas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa kegiatan Binrohtal ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk membentuk karakter personel Polri yang beriman, berakhlak, dan profesional dalam menjalankan tugas. “Kegiatan Binrohtal ini merupakan bagian dari upaya Polda Jambi untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan personel, sehingga dapat menjadi pondasi moral dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji Ditambahkannya bahwa melalui kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara rutin dan konsisten, diharapkan seluruh personel Polda Jambi senantiasa menjaga integritas, soliditas, serta semangat pengabdian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Provinsi Jambi. Penulis Tim

Read More

Peringati Isra Mi’raj, Kapolres Bangka Barat Ajak Personel Jadikan Tugas sebagai Ladang Ibadah

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 15 Januari 2026 – Dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, Polres Bangka Barat menggelar kegiatan keagamaan di Masjid AR. Rahman Polres Bangka Barat, Kamis pagi. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., bersama jajaran pejabat utama, perwira, serta seluruh personel Polres Bangka Barat. Dalam sambutannya, Kapolres Bangka Barat menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukan hanya seremoni keagamaan, melainkan momentum penting untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan anggota Polri dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat. Kapolres menekankan bahwa setiap tugas kepolisian harus dimaknai sebagai bentuk ibadah, sekaligus sarana untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, bangsa, dan negara. “Jadikan tugas kepolisian sebagai ladang ibadah. Dari sanalah akan lahir kejujuran, integritas, dan profesionalisme dalam melayani masyarakat,” tegas AKBP Pradana Aditya Nugraha. Menurut Kapolres, keimanan yang kuat akan membentuk karakter personel Polri yang tidak hanya tegas dalam penegakan hukum, tetapi juga humanis, memiliki empati, serta kepedulian sosial terhadap masyarakat. Ia juga mengajak seluruh personel Polres Bangka Barat untuk menjadikan nilai-nilai Isra Mi’raj sebagai pedoman moral dan spiritual dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman dan kondusif. Rangkaian kegiatan peringatan Isra Mi’raj diawali dengan pembacaan kalam ilahi, dilanjutkan sambutan Kapolres Bangka Barat, tausiyah agama oleh Habib Muhammad bin Husein Assegaf, serta doa bersama. Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang bertepatan dengan 27 Rajab ini berakhir sekitar pukul 09.30 WIB dan berlangsung dengan aman, tertib, serta penuh kekhusyukan. Melalui kegiatan ini, Polres Bangka Barat berharap nilai-nilai spiritual yang diperoleh dapat terus diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Penulis Tim

Read More

Guru Honorer di Kumpeh Ditetapkan Tersangka Usai Penertiban Disiplin Siswa

Tajam24Jam.Com MUARO JAMBI, 15 Januari 2026 — Seorang guru honorer sekolah dasar di Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, berinisial TW (34), ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian terkait dugaan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Anak. Peristiwa tersebut bermula saat kegiatan penertiban disiplin siswa pada hari pertama masuk sekolah setelah libur panjang. Pihak sekolah sebelumnya telah mengimbau seluruh siswa agar mematuhi tata tertib, termasuk ketentuan rambut pendek dan tidak diwarnai. Saat penertiban dilakukan, guru mendapati sejumlah siswa belum memenuhi aturan tersebut. Penyesuaian kemudian dilakukan dengan memotong bagian rambut yang dianggap tidak sesuai. Kegiatan itu disaksikan oleh pihak sekolah serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang tengah bertugas di sekolah tersebut. TW menjelaskan bahwa sebagian besar siswa menerima penertiban tersebut. Namun, satu siswa menolak dan mengeluarkan ucapan yang dinilai tidak pantas. Secara spontan, TW mengaku menutup mulut siswa tersebut untuk menghentikan perkataan kasar.“Tidak ada pemukulan ataupun kekerasan. Siswa tetap mengikuti proses belajar mengajar hingga selesai dan pulang seperti biasa,” ujar TW dalam keterangannya. Meski demikian, orang tua siswa melaporkan kejadian tersebut ke Polres Muaro Jambi. Berdasarkan laporan dan hasil penyelidikan awal, penyidik menetapkan TW sebagai tersangka dan menjeratnya dengan Pasal 76C juncto Pasal 80 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Pihak kepolisian menyatakan penetapan tersangka dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Saat ini, proses penyidikan masih berjalan dan polisi terus mengumpulkan keterangan dari para saksi guna melengkapi berkas perkara. Kasus ini memicu perhatian publik dan beragam respons masyarakat. Sebagian pihak menilai peristiwa tersebut perlu dilihat secara menyeluruh dengan mempertimbangkan konteks penegakan disiplin di lingkungan sekolah, sementara pihak lain menegaskan pentingnya perlindungan hak anak dalam dunia pendidikan. Hingga berita ini diturunkan, Dinas Pendidikan Kabupaten Muaro Jambi belum memberikan keterangan resmi terkait pendampingan terhadap guru yang bersangkutan maupun evaluasi kebijakan disiplin sekolah. Penulis Tim

Read More

Polresta Jambi Gelar Qhomil Alquran Bersama Polda Jambi

Tajam24Jam.Com Jambi, 15 Januari 2026 – Kabag SDM Polresta Jambi, Kompol dr. M Amin Nasution, memimpin kegiatan Qhomil Alquran bersama Polda Jambi di Masjid Baiturrahman Polresta Jambi, Kamis (15/1/2026) pukul 08.00 WIB. Kegiatan dilaksanakan di Masjid Baiturahman Polresta Jambi dan diikuti oleh personel Polresta Jambi bersama Polda Jambi melalui zoom meeting dengan Wakapolda Jambi Adapun rangkaian kegiatan Khotmil Qur’an 30 juz, serta pembacaan doa bersama, bertujuan untuk meningkatkan spiritual dan keimanan dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian. Kabag SDM Polresta Jambi, Kompol dr. M Amin Nasution, menyampaikan Qhomil Alquran ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi personil Polda Jambi khususnya Polresta Jambi dalam menjalankan tugas dengan lebih baik. “Qhomil Alquran ini sangat penting bagi kami sebagai personil kepolisian, karena dengan iman dan takwa yang kuat, kami dapat menjalankan tugas dengan lebih baik dan profesional,” ujar Kabag SDM Kapolresta Jambi, Kombes Pol. Boy Sutan Binanga Siregar, S.I.K., M.H menekankan pentingnya menjaga spiritual dan keimanan dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian, “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi motivasi bagi kami dalam menjalankan tugas,” tambahnya. Kegiatan Qhomil Alquran ini diakhiri dengan doa bersama dan diharapkan dapat membawa berkah dan kesuksesan bagi Polda Jambi dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian. Penulis Tim

Read More

Polresta Jambi Gelar Apel Pagi Personil, Kabidpropam Polda Jambi Pimpin Langsung

Tajam24Jam.Com Jambi, 15 Januari 2026 – Polresta Jambi menggelar Apel pagi personil di Lapangan Apel Polresta Jambi dipimpin langsung oleh Kabid Propam Polda Jambi Kombes Pol Darno, S.H., S.Ik. Kamis (15/1/2026). kegiatan Apel dihadiri oleh Para Kabag / Kasat / Kasi dan personil yang mengikuti apel Pagi, dari masing-masing Staf dan cadangan Bag, Sat, Sie di lingkungan Polresta Jambi. Dalam arahannya, Kabid Propam Polda Jambi Kombes Pol Darno, S.H., S.Ik. menyampaiakan bahwa Data Pelanggaran anggota Polresta Jambi. Gar Disiplin sebanyak 6 dan KKE sebanyak 9, Agar Kasat, Kanit (Atasan) melakukan pencegahan agar tidak terjadinya pelanggaran oleh anggota, Pengaduan masyarakat saat ini bisa langsung di akses melalui QR code propam polri, Pengawasan kinerja sesama anggota ataupun atasan yang menyimpang dapat di laporkan melalui WBS, Lakukan Waskat terhadap anggota. “Apel pagi ini bertujuan untuk meningkatkan disiplin dan kinerja personil Polresta Jambi dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian, disamping itu juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas,” ujar Kombes Pol Darno, S.H., S.Ik. Di akhir pelaksanaan apel Kabidpropam Polda Jambi juga menekankan pentingnya menjaga keselamatan dan keamanan masyarakat, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Personil Polresta Jambi harus selalu siap siaga dan responsif dalam menghadapi situasi dan kondisi yang berkembang, Kami juga akan terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, tambahnya. Apel pagi ini juga menjadi kesempatan bagi Kabidpropam Polda Jambi Kombes Pol Darno S.H.S.Ik. bersilahturahmi kepada personil Polresta Jambi sekaligus memberikan arahan dan motivasi dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian. Penulis Tim

Read More