TPS Dibongkar, Ke Mana Pertanggungjawaban Aset Daerah? Hendra Bongsu Soroti Transparansi Pemkot Jambi

Tajam24Jam.Com Jambi, 20 Juni 2026 – Polemik pembongkaran puluhan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Kota Jambi kini berkembang menjadi isu yang lebih luas dari sekadar persoalan pengelolaan sampah. Di balik kebijakan tersebut, muncul pertanyaan publik mengenai transparansi dan pertanggungjawaban aset daerah yang dibangun menggunakan anggaran negara. Sorotan itu disampaikan Anggota DPRD Kota Jambi dari Fraksi PDI Perjuangan, Hendra Bongsu, yang menilai Pemerintah Kota Jambi perlu memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat terkait alasan dan mekanisme pembongkaran TPS yang selama ini dibangun melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Menurut Hendra, persoalan yang muncul bukan semata-mata setuju atau tidak setuju terhadap perubahan sistem persampahan, melainkan menyangkut akuntabilitas penggunaan uang rakyat. “Persoalan ini bukan sekadar soal TPS dibongkar atau tidak. Yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana pertanggungjawaban terhadap aset daerah yang dibangun menggunakan uang masyarakat. Pemerintah harus terbuka menjelaskan kepada publik,” tegas Hendra. Ia menegaskan dirinya tidak menolak upaya modernisasi pengelolaan sampah yang tengah dilakukan Pemerintah Kota Jambi. Namun, setiap kebijakan yang berdampak pada aset publik, menurutnya, harus didasarkan pada kajian yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. “Kalau memang TPS dianggap tidak lagi efektif dan harus dibongkar, silakan saja. Tetapi masyarakat harus mengetahui apa dasar kajiannya, berapa nilai aset yang dihapus, bagaimana mekanisme penghapusan aset tersebut, serta seperti apa sistem penggantinya,” ujarnya. Hendra menilai keterbukaan informasi menjadi hal penting karena sebagian TPS yang kini dibongkar merupakan fasilitas yang dibangun melalui proses perencanaan dan penganggaran menggunakan dana APBD selama bertahun-tahun. Dari polemik yang berkembang, sejumlah pertanyaan publik pun bermunculan. Di antaranya mengenai jumlah TPS yang telah dibongkar, nilai aset daerah yang terdampak, mekanisme administrasi penghapusan aset sesuai regulasi, hingga kesiapan sistem baru yang akan menggantikan fungsi TPS bagi masyarakat. Menurut Hendra, pertanyaan tersebut merupakan hal yang wajar karena menyangkut penggunaan anggaran publik yang harus dapat dipertanggungjawabkan.“Kalau kebijakan itu memang baik dan berdasarkan kajian yang kuat, tidak ada alasan untuk tidak menjelaskannya kepada masyarakat. Transparansi justru akan memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah,” katanya. Ia menambahkan, masyarakat bukan hanya penerima kebijakan, tetapi juga pihak yang selama ini ikut membiayai pembangunan melalui pajak dan berbagai sumber pendapatan daerah lainnya. Karena itu, masyarakat berhak mengetahui alasan di balik setiap keputusan yang berdampak pada aset yang dibangun menggunakan uang negara. Polemik pembongkaran TPS, lanjutnya, menjadi ujian terhadap komitmen tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) di Kota Jambi. Pemerintah memiliki kewenangan untuk melakukan reformasi sistem pengelolaan sampah, namun masyarakat juga memiliki hak untuk memperoleh informasi yang jelas dan terbuka terkait kebijakan tersebut.Pada akhirnya, yang menjadi perhatian publik bukan hanya bangunan TPS yang hilang dari sejumlah titik di Kota Jambi, melainkan bagaimana pemerintah mempertanggungjawabkan keputusan terhadap aset yang dibangun menggunakan uang rakyat. “Mengapa aset yang dibangun dengan uang rakyat dibongkar, dan apakah masyarakat telah memperoleh penjelasan yang memadai atas keputusan tersebut?” Pertanyaan itulah yang kini terus bergema di tengah masyarakat Kota Jambi.(*) Penulos Tim

Read More

AMMKJ Siap Kepung DPRD Kota Jambi, Desak Pansus dan Hak Angket untuk Wali Kota

Tajam24Jam.Com JAMBI, 18 Juni 2026 – Gelombang penolakan terhadap sejumlah kebijakan Pemerintah Kota Jambi semakin menguat. Aliansi Masyarakat Menolak Kebijakan Wali Kota Jambi (AMMKJ) resmi melayangkan surat pemberitahuan aksi damai kepada Polresta Jambi dan berencana menggelar unjuk rasa besar-besaran di DPRD Kota Jambi pada 22 dan 25 Juni 2026. Berdasarkan surat bernomor 01/AMMKJ/VI/2026 yang diterima media ini, aksi tersebut diperkirakan diikuti sekitar 250 massa dari berbagai elemen organisasi masyarakat. Mereka akan menyuarakan sejumlah persoalan yang dinilai kontroversial dan merugikan masyarakat Kota Jambi. Dalam surat tersebut, AMMKJ menyoroti beberapa kebijakan dan program yang tengah menjadi perhatian publik, di antaranya persoalan Peraturan Wali Kota (Perwal), kawasan Kampung Bahagia Asri, program Operator Pengangkut Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM), Sekolah Rakyat, hingga penggunaan dana bencana senilai Rp4,9 miliar. Sejumlah isu tersebut memang belakangan menjadi polemik di tengah masyarakat dan mendapat sorotan DPRD maupun berbagai elemen sipil. Tak hanya menyampaikan kritik, AMMKJ juga membawa tuntutan politik yang cukup keras. Mereka meminta DPRD Kota Jambi membentuk Panitia Khusus (Pansus) dan menggunakan Hak Angket terhadap Wali Kota Jambi periode 2024–2029 guna mengusut berbagai kebijakan yang dianggap bermasalah. Koordinator aksi menilai DPRD tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah munculnya berbagai keluhan masyarakat. Menurut mereka, fungsi pengawasan dewan harus dijalankan secara maksimal agar seluruh kebijakan pemerintah daerah berjalan transparan dan akuntabel. “Aksi ini bukan sekadar menyampaikan aspirasi, tetapi mendesak DPRD Kota Jambi mengambil langkah konkret melalui pembentukan Pansus dan penggunaan Hak Angket. Masyarakat berhak mengetahui dan mengawasi setiap kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan mereka,” demikian salah satu poin sikap yang tertuang dalam surat pemberitahuan aksi tersebut. Rencana aksi ini diperkirakan akan menjadi ujian bagi DPRD Kota Jambi dalam merespons tuntutan publik. Di sisi lain, Pemerintah Kota Jambi sebelumnya menyatakan membuka ruang dialog terhadap berbagai kritik dan masukan masyarakat terkait sejumlah kebijakan yang sedang dijalankan. Kini publik menanti, apakah tuntutan pembentukan Pansus dan Hak Angket tersebut akan mendapat respons serius dari DPRD Kota Jambi, atau justru berakhir sebagai catatan panjang ketidakpuasan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah daerah. Penulis Tim

Read More

Merasa Proses Laporan Lamban, Korban Penganiayaan Didampingi LBH APB KAI Datangi Polsek Jambi Selatan

Tajam24Jam.Com JAMBI, 18 Juni 2026 – Merasa penanganan laporan dugaan penganiayaan yang dilaporkannya belum menunjukkan perkembangan signifikan, korban bersama tim kuasa hukum dari LBH APB KAI Jambi mendatangi Polsek Jambi Selatan, Kamis (18/6/2026), untuk meminta kejelasan terkait proses penyidikan yang sedang berjalan. Kedatangan korban dan tim LBH APB KAI bertujuan melakukan koordinasi langsung dengan penyidik sekaligus mendesak agar penanganan perkara dilakukan secara profesional dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Dalam pertemuan tersebut, LBH APB KAI Jambi menyampaikan sejumlah poin penting kepada penyidik. Pertama, mereka mendesak agar proses hukum terhadap laporan dugaan penganiayaan segera dituntaskan tanpa adanya penundaan yang tidak jelas. “Kami meminta penyidik bekerja sesuai aturan hukum dan memberikan kepastian kepada korban terkait perkembangan kasus ini,” tegas perwakilan LBH APB KAI Jambi. Dari hasil koordinasi, penyidik Polsek Jambi Selatan menyampaikan bahwa pihaknya akan melayangkan panggilan kedua kepada terlapor yang dijadwalkan pada Senin, 22 Juni 2026. Penyidik juga menyatakan akan segera melakukan gelar perkara dan menentukan status hukum pihak yang bertanggung jawab apabila unsur pidananya telah terpenuhi. Selain itu, LBH APB KAI mengungkap adanya dugaan tekanan terhadap pelapor yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Kabupaten Sarolangun. Tekanan tersebut diduga dilakukan agar korban mencabut laporan yang telah dibuat. Tidak hanya itu, muncul pula dugaan adanya upaya merintangi proses penyidikan dengan cara mengintimidasi sejumlah saksi yang juga merupakan pegawai P3K di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun. “Jika benar ada pihak-pihak yang mencoba menekan korban maupun mengintimidasi saksi, maka tindakan tersebut patut diduga sebagai bentuk intervensi terhadap proses hukum yang sedang berjalan,” ujar tim LBH APB KAI. LBH APB KAI Jambi menegaskan akan terus mengawal kasus tersebut hingga tuntas, baik dalam proses penyidikan maupun terhadap dugaan tekanan yang dialami korban dan para saksi. “Kami akan memastikan hak-hak korban terlindungi dan proses hukum berjalan tanpa intervensi dari pihak mana pun,” tegasnya. LBH APB KAI juga meminta kepada oknum di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun agar bersikap netral dan tidak memihak dalam persoalan tersebut. “Apabila memang ada niat baik untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan, seharusnya dilakukan dengan cara yang santun dan tidak melalui tekanan, intimidasi, ataupun upaya mempengaruhi korban untuk mencabut laporan,” tutupnya. Kasus ini kini menjadi perhatian publik karena menyangkut dugaan penganiayaan sekaligus dugaan adanya tekanan terhadap korban dan saksi dalam proses penegakan hukum. Masyarakat pun berharap aparat penegak hukum dapat bekerja profesional, transparan, dan memberikan kepastian hukum kepada semua pihak. Penulis Tim

Read More

Kabid Humas Polda Jambi Paparkan Rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 dan Program Presisi dalam Podcast Bersama Tribun Jambi

Tajam24Jam.Com JAMBI, 18 Juni 2026 – Dalam rangka menyampaikan berbagai program dan kegiatan Polri kepada masyarakat, Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, S.I.K., M.Si., menghadiri kegiatan podcast bersama Tribun Jambi yang berlangsung di Studio Podcast Tribun Jambi, Kelurahan Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, Kamis (18/6/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Pemimpin Redaksi Tribun Jambi Yoso Muliawan dan GM Business Tribun Jambi Ardiansyah, S.IP. Podcast membahas berbagai isu strategis mulai dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80, layanan kepolisian, program sosial kemasyarakatan, hingga upaya Polda Jambi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Kabid Humas Polda Jambi menjelaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat”, yang diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. “Melalui tema Polri Untuk Masyarakat, kami ingin memastikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak positif dan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji. Selain itu, Kabid Humas juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat 110 Polri yang telah disiapkan sebagai sarana pelaporan cepat terhadap berbagai gangguan kamtibmas maupun kebutuhan layanan kepolisian. “Layanan 110 Polri merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan responsif kepada masyarakat. Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan tersebut ketika membutuhkan bantuan kepolisian,” tambahnya. Selain itu, Polda Jambi juga melaksanakan berbagai kegiatan sosial dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, di antaranya pemberian bantuan sosial kepada eks narapidana terorisme (napiter), fakir miskin, pengemudi ojek online, nelayan, dan kelompok masyarakat lainnya dengan total sebanyak 11.000 paket sembako. Pada podcast tersebut, Kabid Humas juga memaparkan pelaksanaan Bhayangkara Presisi Job Fair 2026 yang akan digelar pada 22 hingga 24 Juni 2026 di Lippo Mall Kota Jambi. Kegiatan ini diinisiasi Polda Jambi untuk membantu masyarakat memperoleh kesempatan kerja yang lebih luas. “Kami menghadirkan lebih dari 100 perusahaan yang berpartisipasi dalam Job Fair ini. Kegiatan ini terbuka bagi seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, sehingga diharapkan dapat menjadi wadah yang efektif dalam mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha,” jelasnya. Terkait situasi kamtibmas, Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa Polda Jambi terus memberikan perhatian serius terhadap berbagai tindak kejahatan yang menjadi atensi, khususnya kasus pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian dengan pemberatan (curat). Menurutnya, berbagai langkah mitigasi terus dilakukan melalui upaya preemtif, preventif, dan represif guna menekan angka kriminalitas serta menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Selain penegakan hukum, Polda Jambi juga terus mengedepankan pendekatan humanis dalam penyelesaian permasalahan melalui mekanisme restorative justice, serta meningkatkan responsivitas pelayanan terhadap berbagai pengaduan masyarakat. “Polda Jambi berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat dengan pelayanan yang humanis, profesional, dan berkeadilan. Kami juga terbuka terhadap kritik serta masukan yang konstruktif sebagai bagian dari evaluasi dan perbaikan berkelanjutan,” ungkapnya. Di akhir podcast, Kabid Humas berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus bersinergi dan berkolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga stabilitas kamtibmas di Provinsi Jambi. Penulis Tim

Read More

Tiga Rumah Warga di Pondok Meja Kembali Terendam Banjir, Warga Keluhkan Dugaan Alih Fungsi Sungai

Tajam24Jam.Com Muaro Jambi, 18 Juni 2026 – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, pada Kamis (18/6/2026) pagi, menyebabkan tiga rumah warga di RT 26 Dusun Karya Maju, Desa Pondok Meja, kembali terendam banjir. Warga setempat menduga banjir yang berulang tersebut terjadi akibat adanya perubahan fungsi aliran sungai atau anak sungai di kawasan tersebut yang kini menjadi parit, diduga sebagai dampak pembangunan sebuah bengkel di sekitar lokasi. Salah seorang warga terdampak, Rika, mengatakan bahwa sebelumnya aliran air yang berada di samping rumahnya merupakan sungai yang berfungsi menampung dan mengalirkan debit air saat hujan turun.“Dulu itu aliran di sebelah rumah kami adalah sungai. Sekarang kondisinya berubah menjadi parit. Saat hujan deras, air tidak mampu tertampung sehingga meluap dan masuk ke rumah warga,” ujarnya. Menurut keterangan warga, banjir terjadi setelah curah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut sejak pagi hari. Akibatnya, sedikitnya tiga rumah warga terdampak genangan air. Warga berharap pemerintah desa, pemerintah daerah, serta instansi terkait dapat segera melakukan peninjauan lapangan guna memastikan penyebab banjir dan mengevaluasi kondisi drainase maupun aliran air di wilayah tersebut.Masyarakat juga meminta adanya langkah konkret untuk mengembalikan fungsi saluran air agar mampu menampung debit air saat musim hujan, sehingga banjir yang berulang tidak terus merugikan warga. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai dugaan alih fungsi sungai menjadi parit yang disebut warga sebagai salah satu faktor penyebab terjadinya banjir di RT 26 Dusun Karya Maju, Desa Pondok Meja, Kecamatan Mestong. Penulis Tim

Read More

Kapolda Jambi Bersama PJU dan Bhayangkari Gelar Anjangsana ke Purnawirawan Polri dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Tajam24Jam.Com JAMBI, 18 Juni 2026 – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Jambi melaksanakan kegiatan anjangsana sebagai bagian dari rangkaian Pembinaan Tradisi Hari Bhayangkara. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.Si., Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Benny Ali, S.H., S.I.K., serta Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Jannus P. Siregar, S.I.K., M.H., didampingi para Pejabat Utama Polda Jambi dan Bhayangkari, Kamis (18/6/2026). Anjangsana dilaksanakan di tiga lokasi berbeda, yakni ke kediaman Irjen Pol. (Purn.) Drs. H. Bambang Suparsono di Perumahan Liverpool, Kecamatan Jambi Selatan, kediaman istri almarhum Irjen Pol. (Purn.) Mukhlis AS, M.H. di Kecamatan Telanaipura, serta kediaman istri almarhum Kombes Pol. (Purn.) Drs. Lukman Jafri di Kecamatan Jelutung, Kota Jambi. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar bersama rombongan melaksanakan anjangsana ke kediaman Irjen Pol. (Purn.) Drs. H. Bambang Suparsono. Dalam kegiatan tersebut Kapolda didampingi Karo SDM Polda Jambi Kombes Pol. Handoko, S.I.K., M.Si., Dirlantas Polda Jambi Kombes Pol. Adi Benny Cahyono, S.H., S.I.K., M.Si., Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Pol. Jimmy Christian Samma, S.I.K., Kabid Propam Polda Jambi Kombes Pol. Darno, S.H., S.I.K., Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, S.I.K., M.Si., serta Kabid Dokkes Polda Jambi AKBP dr. Alfons Silawa, M.Si. Sementara itu, Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Benny Ali bersama para pejabat utama dan Bhayangkari melaksanakan anjangsana ke kediaman istri almarhum Irjen Pol. (Purn.) Mukhlis AS, M.H., yang pernah menjabat sebagai Kapolda Jambi periode 2018–2020. Sedangkan Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Jannus P. Siregar bersama para pejabat utama dan Bhayangkari melaksanakan anjangsana ke kediaman istri almarhum Kombes Pol. (Purn.) Drs. Lukman Jafri. Kegiatan anjangsana tersebut merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para purnawirawan Polri serta keluarga besar Polri yang telah memberikan dedikasi, pengabdian, dan kontribusi bagi institusi Kepolisian selama bertugas. Dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, rombongan Polda Jambi bersilaturahmi sekaligus menyerahkan tali asih sebagai bentuk perhatian dan kepedulian kepada para purnawirawan maupun keluarga yang ditinggalkan. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan emosional antara personel aktif dengan para senior Polri yang telah mengabdikan diri bagi bangsa dan negara. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa anjangsana merupakan salah satu tradisi yang terus dipertahankan Polri dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara sebagai bentuk penghormatan kepada para purnawirawan dan warakawuri Polri. “Kegiatan anjangsana ini menjadi wujud nyata rasa hormat, kepedulian, dan penghargaan keluarga besar Polri kepada para purnawirawan serta keluarga yang telah mendampingi pengabdian anggota Polri selama bertugas. Jasa dan pengabdian mereka menjadi bagian penting dalam perjalanan panjang institusi Polri hingga saat ini,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji. Lebih lanjut, Kabid Humas mengatakan bahwa semangat Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya dimaknai sebagai peringatan hari lahir Polri, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat nilai kebersamaan, kekeluargaan, serta menjaga hubungan yang harmonis antara generasi penerus dengan para senior Polri. “Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat tali silaturahmi dan menjaga ikatan kekeluargaan yang telah terjalin. Nilai-nilai pengabdian, loyalitas, dan dedikasi yang diwariskan para senior Polri menjadi inspirasi bagi seluruh personel untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya. Seluruh rangkaian kegiatan anjangsana berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh keakraban, mencerminkan semangat kebersamaan keluarga besar Polri dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Penulis Tim

Read More

Polda Jambi Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil, Sejumlah Komoditas Alami Penurunan Harga

Tajam24Jam.Com JAMBI, 17 Juni 2026 – Menguatnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat turut membawa kabar baik bagi masyarakat. Subdirektorat Industri, Perdagangan, dan Investasi (Indagsi) Ditreskrimsus Polda Jambi memastikan harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional utama di Kota Jambi masih dalam kondisi stabil dan terkendali. Berdasarkan hasil pemantauan rutin yang dilakukan setiap hari di Pasar Angso Duo dan Pasar Talang Banjar, tidak ditemukan adanya lonjakan harga yang signifikan. Bahkan, beberapa komoditas tercatat mengalami penurunan harga. Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Jambi, AKP Fernando Gultom, mengatakan bahwa kondisi harga kebutuhan pokok saat ini relatif aman dan pasokan masih terjaga.“Hasil monitoring di lapangan menunjukkan kondisi yang cukup baik. Stabilitas harga bahan pokok relatif aman dan tidak ditemukan kenaikan harga yang signifikan,” ujar AKP Fernando Gultom, Rabu (17/6/2026). Menurutnya, pengawasan yang dilakukan bertujuan untuk memastikan tidak terjadi praktik permainan harga oleh pelaku usaha yang dapat merugikan masyarakat.“Tidak ada harga yang naik secara signifikan, bahkan sebagian komoditas mengalami penurunan. Ini menjadi tolok ukur bagi kami dalam melakukan pengawasan dan penindakan agar pelaku usaha tetap mematuhi ketentuan yang berlaku,” jelasnya. Ia menegaskan, kehadiran petugas di pasar tidak hanya menindaklanjuti laporan masyarakat, tetapi juga sebagai langkah preventif guna memastikan distribusi barang berjalan dengan baik dan harga tetap terkendali.“Kegiatan ini kami lakukan setiap hari di lapangan, bahkan sebelum adanya pengaduan dari masyarakat. Tujuannya untuk memastikan rantai distribusi berjalan normal dan harga tetap stabil,” tegasnya. Selain itu, pihaknya mengimbau para pedagang eceran untuk tetap mengikuti harga pasar yang berlaku dan tidak melakukan praktik yang dapat merusak stabilitas harga maupun merugikan konsumen.“Kami mengimbau kepada para pedagang eceran agar memperhatikan harga pasar dan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan masyarakat,” tambahnya. Hingga berita ini diterbitkan, aktivitas perdagangan di Pasar Angso Duo dan Pasar Talang Banjar terpantau berjalan normal. Ketersediaan stok kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, dan daging ayam juga dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Dengan pengawasan yang dilakukan secara rutin, Polda Jambi berharap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok dapat terus terjaga, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang wajar. Penulis Tim

Read More

Tegak Marwah Melayu di Bumi Sailun Salimbai, Yayasan Pseko Melayu Jambi Resmi Dikukuhkan: Satukan Adat, Jaga Warisan Leluhur

Tajam24Jam.Com Muaro Jambi, 18 Juni 2026 – Semangat menjaga marwah adat dan memperkuat jati diri Melayu kembali bergema di Bumi Sailun Salimbai. Yayasan Pseko Melayu Jambi resmi mengukuhkan jajaran pengurus masa bakti 2026–2031 dalam sebuah prosesi adat yang berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno, S.P., M.M., M.Si., bersama unsur Forkopimda, tokoh adat, alim ulama, cerdik pandai, pemuda, serta berbagai elemen masyarakat yang memiliki perhatian terhadap pelestarian budaya Melayu Jambi. Dalam sambutannya, Bupati Muaro Jambi menyampaikan bahwa keberadaan Yayasan Pseko Melayu Jambi menjadi bagian penting dalam menjaga nilai-nilai adat, budaya, dan kearifan lokal di tengah perkembangan zaman yang terus bergerak cepat. Menurutnya, Muaro Jambi tidak hanya dikenal sebagai daerah yang kaya akan sejarah dan peradaban, tetapi juga memiliki warisan budaya yang harus dijaga secara bersama-sama. Semangat Sailun Salimbai yang mengandung makna kebersamaan dan persatuan dinilai relevan untuk terus dihidupkan dalam kehidupan bermasyarakat. “Pengukuhan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan amanah besar untuk menjaga warisan leluhur, memperkuat identitas budaya, serta memastikan nilai-nilai adat Melayu tetap hidup dan diwariskan kepada generasi penerus,” ujarnya. Bupati juga berharap Yayasan Pseko Melayu Jambi dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun karakter masyarakat yang berlandaskan nilai adat, budaya, dan kearifan lokal. Sementara itu, Pembina Pseko Melayu Jambi, Fery Firdaus, menegaskan bahwa pengukuhan kepengurusan baru menjadi titik awal untuk memperkuat peran organisasi dalam menjaga eksistensi budaya Melayu di tengah tantangan modernisasi. Menurutnya, adat Melayu bukan hanya warisan masa lalu, tetapi juga pedoman hidup yang harus terus dirawat dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. “Adat jangan hanya menjadi cerita di bibir, tetapi harus hidup dalam perilaku, pendidikan, dan kehidupan masyarakat. Pseko Melayu Jambi hadir untuk menjaga marwah budaya, merawat pusaka nilai-nilai leluhur, serta menjadi jembatan bagi generasi muda agar tetap mengenal akar budayanya. Sebagaimana petuah Melayu mengatakan, ‘Tak lapuk dek hujan, tak lekang dek panas’, adat dan budaya harus tetap tegak sepanjang zaman,” tegas Fery Firdaus. Di kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Pseko Melayu Jambi, Andri Darmansyah, S.Pt., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga warisan budaya Melayu sebagai identitas daerah yang tidak ternilai harganya. Ia menuturkan bahwa yayasan yang dipimpinnya akan berfokus pada program pelestarian adat, pembinaan generasi muda, penguatan literasi budaya, serta pengembangan berbagai kegiatan yang bertujuan mengangkat kembali kejayaan budaya Melayu Jambi. “Pseko Melayu Jambi bukan milik pengurus semata, tetapi rumah besar bagi seluruh masyarakat Melayu. Kami ingin membangun gerakan bersama untuk menjaga adat, melestarikan budaya, dan menanamkan rasa bangga terhadap identitas Melayu kepada generasi muda. Sebab dalam adat Melayu diajarkan bahwa ‘adat bersendi syarak, syarak bersendi Kitabullah’, yang menjadi landasan dalam menjaga keharmonisan dan peradaban masyarakat,” ujar Andri Darmansyah. Prosesi pengukuhan berlangsung dengan penuh khidmat yang ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan kepengurusan, pengambilan sumpah dan janji pengurus, serta penyerahan pataka Yayasan Pseko Melayu Jambi sebagai simbol amanah dan tanggung jawab dalam menjaga marwah adat Melayu. Dengan dikukuhkannya kepengurusan baru ini, diharapkan Yayasan Pseko Melayu Jambi mampu menjadi garda terdepan dalam melestarikan adat dan budaya Melayu, sekaligus menjadi wadah pemersatu masyarakat dalam menjaga warisan leluhur agar tetap hidup, berkembang, dan menjadi kebanggaan bagi generasi masa depan. Penulis Tim

Read More

Polsek Maro Sebo Tangani 15 Kasus Pidana Selama Januari–Mei 2026, Tingkatkan Patroli Cegah Kejahatan

Tajam24Jam.Com MUARO JAMBI, 17 Juni 2026 – Kepolisian Sektor (Polsek) Maro Sebo, Polres Muaro Jambi, mencatat sebanyak 15 kasus tindak pidana selama periode Januari hingga Mei 2026. Dari jumlah tersebut, 10 perkara berhasil diselesaikan oleh jajaran Polsek Maro Sebo. Kapolsek Maro Sebo, IPTU Irpantri, S.H., melalui Kanit Reskrim IPDA S.S.P. Lumban Tobing, S.H., mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kinerja penegakan hukum sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya.“Dari Januari hingga Mei 2026, jumlah tindak pidana yang tercatat sebanyak 15 perkara. Dari jumlah tersebut, 10 perkara telah berhasil diselesaikan,” ujar IPDA S.S.P. Lumban Tobing saat dikonfirmasi awak media di ruang kerjanya, Rabu (17/6/2026). Selain penanganan kasus, Polsek Maro Sebo juga terus mengintensifkan kegiatan patroli guna mencegah terjadinya tindak kriminalitas di wilayah Kecamatan Maro Sebo.“Untuk mengantisipasi tindak kejahatan, kami terus meningkatkan patroli di wilayah hukum Polsek Maro Sebo. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” katanya. Lebih lanjut, pihaknya juga mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, terutama dalam mengantisipasi kasus pencurian buah kelapa sawit yang kerap merugikan para petani dan pemilik kebun.“Kami mengingatkan masyarakat agar tetap waspada dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan. Dengan kerja sama yang baik antara masyarakat dan kepolisian, tindak pidana seperti pencurian kelapa sawit dapat dicegah dan diminimalisir,” tambahnya. Menurutnya, patroli rutin yang dilakukan personel Samapta maupun jajaran Polsek Maro Sebo tidak hanya bertujuan menjaga keamanan, tetapi juga sebagai sarana menyampaikan imbauan kamtibmas secara langsung kepada masyarakat.“Kegiatan patroli rutin terus kami laksanakan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat,” pungkasnya. Penulis Tim

Read More

Kapolda Jambi Hadiri Pelantikan Ketua dan Pengurus PWI Kota Jambi Masa Bakti 2026-2029

Tajam24Jam.Com JAMBI, 17 Juni 2026 – Ketua dan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Jambi masa bakti 2026-2029 resmi dilantik dalam sebuah acara yang berlangsung di Luminor Hotel Jambi, Rabu (17/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, S.I.K., M.Si., Ketua PWI Provinsi Jambi Ridwan Agus Depati, Ketua PWI Kota Jambi Irwansyah, perwakilan PWI Pusat, serta sejumlah tamu undangan. Pelantikan berlangsung khidmat dengan rangkaian acara yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PWI, dilanjutkan pembacaan Surat Keputusan kepengurusan, serta prosesi pelantikan Ketua dan Pengurus PWI Kota Jambi periode 2026-2029. Dalam sambutannya, Ketua PWI Kota Jambi Irwansyah menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan serta sinergi yang telah terjalin selama ini dengan berbagai pihak. Ia berharap PWI Kota Jambi dapat terus menjadi organisasi profesi yang profesional, bermanfaat, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta pembangunan daerah. Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Jambi Ridwan Agus Depati mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa amanah yang diberikan merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar untuk membawa organisasi semakin maju. Menurutnya, PWI siap mendukung pembangunan Kota Jambi melalui fungsi kontrol sosial yang konstruktif, edukatif, dan berbasis data demi kepentingan masyarakat. Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pers memiliki peran strategis sebagai penyampai informasi yang akurat dan berimbang, sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Pemerintah Kota Jambi, kata Maulana, mengapresiasi keberadaan PWI sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga kondusivitas di tengah masyarakat. Pada kesempatan tersebut, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua dan Pengurus PWI Kota Jambi yang baru dilantik. Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kapolda juga mengapresiasi terpilihnya kepengurusan baru PWI Kota Jambi serta menegaskan pentingnya peran media dan insan pers di era digital saat ini. Menurutnya, pers merupakan salah satu pilar penting dalam penyebaran informasi yang kredibel dan menjadi penghubung antara masyarakat dengan pemerintah. “Semoga PWI Kota Jambi semakin maju, profesional, dan sukses dalam menjalankan tugas jurnalistik yang berkualitas serta bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Kapolda Jambi. Terpisah, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa Polda Jambi mendukung penuh terwujudnya ekosistem pers yang profesional, independen, dan bertanggung jawab. “Kami mengucapkan selamat kepada Ketua dan seluruh Pengurus PWI Kota Jambi yang telah dilantik. Polda Jambi memandang insan pers sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, dan menyejukkan kepada masyarakat. Sinergi yang telah terjalin selama ini diharapkan semakin kuat guna mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta mendukung pembangunan di Provinsi Jambi,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji. Lebih lanjut, Kabid Humas menegaskan bahwa di tengah perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat, kolaborasi antara Polri dan media menjadi semakin penting dalam menangkal hoaks, disinformasi, serta menjaga ruang digital yang sehat. Kegiatan pelantikan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud komitmen PWI Kota Jambi untuk terus meningkatkan profesionalisme serta kualitas karya jurnalistik dalam mendukung kemajuan daerah dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Penulis Tim

Read More