Polres Bangka Barat Kembali Imbau Penambang Tembelok-Keranggan Tak Beraktivitas

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 23 September 2026 – Polres Bangka Barat kembali mengingatkan para penambang di perairan Tembelok dan Keranggan, Kecamatan Mentok, agar tidak kembali melakukan aktivitas penambangan. Imbauan disampaikan personel Satpolairud Polres Bangka Barat bersama Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (23/9/2026). Dalam kegiatan tersebut, petugas menyambangi kawasan pesisir Tembelok dan Keranggan untuk memastikan situasi tetap kondusif sekaligus menyampaikan imbauan kepada para ojek dan pekerja yang berada di sekitar ponton. Petugas mengingatkan agar tidak melakukan aktivitas penambangan di kawasan tersebut. Masyarakat juga diajak bersama-sama menjaga ekosistem laut serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya pihak yang kembali mencoba melakukan aktivitas penambangan. Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso mengatakan, imbauan tersebut merupakan langkah preventif untuk mencegah kembali berlangsungnya aktivitas penambangan di perairan Tembelok dan Keranggan. “Personel kembali memberikan imbauan kepada para ojek dan pekerja agar tidak melakukan aktivitas penambangan. Kami mengajak semua pihak bersama-sama menjaga ekosistem laut dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas penambangan,” kata Yos. Yos mengatakan, dari pemantauan petugas di lapangan hari ini tidak ditemukan aktivitas penambangan. Meski demikian, personel tetap melakukan pengawasan dan memberikan edukasi kepada masyarakat di sekitar lokasi. “Imbauan akan terus dilakukan sebagai upaya pencegahan. Kami berharap tidak ada lagi pihak yang mencoba melakukan aktivitas penambangan di kawasan tersebut,” ujarnya. Penulis Tim

Read More

Polres Bangka Barat Tertibkan Aktivitas Tambang di Tembelok-Keranggan, 140 Ponton Masih Terparkir

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 22 September 2026 – Polres Bangka Barat bersama Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung kembali melakukan penertiban terhadap aktivitas penambangan ilegal di perairan Tembelok dan Keranggan, Kecamatan Mentok, Bangka Barat, Selasa (22/9/2026). Patroli dan penertiban yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB tersebut menyasar ponton jenis selam dan user-user yang sebelumnya diketahui beroperasi di kawasan tersebut. Dalam kegiatan tersebut, petugas tidak menemukan adanya aktivitas penambangan yang sedang berlangsung. Namun, petugas menemukan sekitar 140 ponton masih terparkir di kawasan perairan Tembelok dan Keranggan, terdiri dari sekitar 100 ponton jenis selam dan 40 ponton user-user. Kondisi arus laut yang cukup deras disebut menjadi salah satu faktor tidak berlangsungnya aktivitas penyelaman saat petugas melakukan penertiban. Meski demikian, petugas tetap memberikan imbauan kepada para ojek serta pekerja yang sedang melakukan perbaikan ponton agar tidak kembali melakukan aktivitas penambangan di kawasan tersebut. Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian menjaga situasi keamanan sekaligus melindungi ekosistem laut di perairan Tembelok dan Keranggan. “Personel terus melakukan pemantauan dan memberikan imbauan agar tidak melakukan aktivitas penambangan di kawasan tersebut. Kami juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga ekosistem laut dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas penambangan,” kata Yos. Ia menegaskan, keberadaan ponton yang masih terparkir menjadi perhatian petugas sehingga pemantauan terhadap kawasan tersebut akan terus dilakukan. Kegiatan penertiban berlangsung aman dan kondusif. Polres Bangka Barat bersama Ditpolairud Polda Babel juga mengingatkan masyarakat agar tidak memanfaatkan situasi untuk kembali melakukan aktivitas penambangan ilegal di perairan Tembelok dan Keranggan. Penulis Tim

Read More

Kekeringan Melanda, Bhabinkamtibmas Ranggi Asam Antar Air Bersih ke Warga

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 21 September 2026 – Kekeringan mulai dirasakan sejumlah warga di Desa Ranggi Asam, Kabupaten Bangka Barat. Kondisi tersebut membuat sebagian warga kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, Senin 21 September 2026. Melihat kondisi itu, Bhabinkamtibmas Desa Ranggi Asam, Aipda Asep, turun langsung membantu warga dengan menyalurkan air bersih. Air bersih tersebut diberikan kepada warga yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air akibat kondisi kemarau dan kekeringan yang melanda wilayah tersebut. Aipda Asep tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga merespons persoalan yang dirasakan langsung oleh warga binaannya. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah kondisi tersebut mendapat apresiasi dari warga. Bantuan air dinilai sangat berarti karena kebutuhan air bersih menjadi semakin sulit dipenuhi ketika sumber air warga mulai berkurang. Bagi warga, kehadiran Bhabinkamtibmas bukan hanya ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga saat masyarakat menghadapi persoalan kebutuhan dasar. Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso mengatakan, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat merupakan bagian dari upaya Polri memberikan pelayanan secara langsung. “Bhabinkamtibmas merupakan personel yang paling dekat dengan masyarakat. Ketika warga menghadapi persoalan, termasuk kesulitan mendapatkan air bersih akibat kekeringan, diharapkan personel dapat hadir dan membantu sesuai dengan kemampuan yang ada,” ujar Yos. Menurutnya, kepedulian terhadap persoalan masyarakat merupakan bagian dari pelayanan Polri yang cepat, tepat dan humanis. “Yang dilakukan Aipda Asep ini merupakan bentuk kepedulian terhadap warga binaannya. Kami berharap bantuan tersebut dapat meringankan kebutuhan warga yang terdampak kekeringan,” katanya. Penulis Tim

Read More

Polres Bangka Barat Imbau Warga Waspada, Cek Informasi Kemunculan Buaya di Pantai Baru

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 21 September 2026 – Polres Bangka Barat melalui Satuan Polisi Perairan melakukan pengecekan terkait informasi yang beredar di media sosial mengenai dugaan kemunculan buaya di perairan Pantai Baru, Batu Rakit, Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Minggu (20/9/2026) sore. Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso mengatakan, personel Satpolair telah turun langsung melakukan pengecekan di sekitar lokasi setelah menerima informasi tersebut. “Dari hasil pengecekan di lokasi, petugas belum menemukan keberadaan buaya sebagaimana informasi yang beredar. Namun, kami tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan,” kata Yos, Senin (21/9/2026). Ia mengatakan, untuk sementara masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas di perairan sekitar Pantai Baru, khususnya aktivitas mandi maupun kegiatan lainnya yang berisiko, sampai situasi dinyatakan aman. “Keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Kami mengimbau warga untuk sementara waktu tidak beraktivitas di perairan tersebut dan segera melaporkan kepada petugas apabila kembali melihat keberadaan buaya,” ujarnya. Polres Bangka Barat juga berkoordinasi dengan pihak-pihak yang memiliki kemampuan dalam penanganan dan penangkapan satwa liar tersebut apabila nantinya keberadaannya kembali ditemukan. “Kami akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pihak terkait. Masyarakat kami minta tidak panik, tetapi tetap waspada dan tidak mengambil tindakan sendiri apabila menemukan buaya,” katanya. Penulis Tim

Read More

Kekeringan Melanda Sekolah, Polsek Simpang Teritip Bagikan Air Bersih

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 17 September 2026 – Kekeringan mulai berdampak pada ketersediaan air bersih di lingkungan sekolah di Kecamatan Simpang Teritip, Bangka Barat. Kondisi tersebut membuat kebutuhan air bagi guru dan siswa menjadi perhatian. Merespons kondisi itu, Polsek Simpang Teritip membagikan air bersih ke sekolah yang terdampak kekeringan, Kamis (17/9/2026). Personel Polsek Simpang Teritip mendistribusikan air bersih sekitar pukul 13.00 WIB. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bagi guru dan siswa di tengah kondisi kekeringan. Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso mengatakan pembagian air bersih merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap lingkungan sekolah yang terdampak kekeringan. “Ketika kebutuhan air bersih terganggu akibat kekeringan, Polri berupaya hadir untuk membantu. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan guru dan siswa di sekolah,” kata Yos. Dia mengatakan jajaran Polres Bangka Barat akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, terutama ketika terjadi kondisi yang berdampak langsung terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Pembagian air bersih berlangsung lancar dan kondusif. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air di lingkungan sekolah selama kekeringan. Penulis Tim

Read More

Kunker ke Polsek Jebus, Kapolres Bangka Barat Tekankan Pencegahan Karhutla

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 17 September 2026 – Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., meminta jajaran Polsek Jebus memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di wilayah yang memiliki potensi kerawanan kebakaran. Penekanan tersebut disampaikan Helen saat melakukan kunjungan kerja ke Mako Polsek Jebus, Kamis (17/9/ 2026), yang dihadiri unsur Forkopimcam Jebus dan Parittiga, TNI, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya. Dalam arahannya, Kapolres meminta personel tidak menunggu terjadinya kebakaran untuk kemudian melakukan penanganan. Patroli, pemantauan wilayah rawan, deteksi dini dan edukasi kepada masyarakat harus diperkuat. “Jangan menunggu api membesar. Lebih baik mencegah daripada memadamkan,” kata Helen. Menurut dia, setiap informasi mengenai titik api maupun aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan karhutla harus segera ditindaklanjuti. Personel juga diminta aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya membuka lahan dengan cara membakar. Helen juga mengajak pemerintah kecamatan, pemerintah desa, BPBD, perusahaan dan masyarakat memperkuat sinergi dalam mencegah karhutla. “Kepada masyarakat, saya mengimbau agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api atau kegiatan pembakaran yang berpotensi menimbulkan karhutla,” ujarnya. Selain persoalan karhutla, dalam kunjungan kerja tersebut Helen menekankan pentingnya profesionalisme, kedisiplinan, respons cepat dan pelayanan humanis personel Polri. Ia meminta jajaran Polsek Jebus terus membangun komunikasi dengan Forkopimcam, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama. Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tugas kepolisian. “Keamanan bukan hanya tanggung jawab Polri, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama,” katanya. Kunjungan kerja tersebut juga menjadi kesempatan bagi Kapolres untuk melihat langsung kondisi personel dan situasi wilayah hukum Polsek Jebus yang mencakup Kecamatan Jebus dan Parittiga. Dalam kegiatan itu, Kapolres turut menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat dan melakukan anjangsana ke rumah personel Polsek Jebus yang sedang sakit. Penulis Tim

Read More

Kunker ke Jebus, Kapolres Bangka Barat Cek Jajaran hingga Jenguk Anggota yang Sakit

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 17 September 2026 – Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H. melaksanakan kunjungan kerja ke Mako Polsek Jebus, Kamis (17/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Bangka Barat juga menyempatkan diri menjenguk salah satu personel yang sedang sakit. Kegiatan kunjungan kerja berlangsung mulai pukul 09.00 WIB di Mako Polsek Jebus. Kapolres Bangka Barat hadir bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Bangka Barat dan disambut Kapolsek Jebus beserta jajaran personel. Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Bangka Barat melihat situasi kesatuan sekaligus berinteraksi dengan personel Polsek Jebus. Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mempererat komunikasi antara pimpinan dengan jajaran di tingkat kewilayahan. Di sela agenda kunjungan kerja, Kapolres Bangka Barat menyempatkan diri menjenguk personel Polsek Jebus yang sedang sakit. Kapolres Bangka Barat melihat kondisi personel tersebut dan memberikan dukungan serta semangat agar dapat segera pulih. Kepedulian terhadap personel menjadi bagian dari upaya membangun hubungan kekeluargaan di lingkungan Polres Bangka Barat. Perhatian pimpinan tidak hanya diberikan saat personel menjalankan tugas, tetapi juga ketika anggota membutuhkan dukungan selama masa pemulihan. Kunjungan kerja Kapolres Bangka Barat di Mako Polsek Jebus berlangsung aman, tertib dan lancar. Penulis Tim

Read More

Polres Bangka Barat Ungkap Curat di Mentok, 4 LP Masuk, TKP Diduga Lebih dari 5

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 16 September 2026 – Polres Bangka Barat mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) di Kecamatan Mentok. Satu pria diamankan. Dari pemeriksaan, polisi menemukan dugaan aksi pencurian di lebih dari lima lokasi. Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso mengatakan saat ini baru empat laporan polisi (LP) yang dibuat terkait perkara tersebut. Dua LP ditangani Polres Bangka Barat dan dua lainnya di Polsek Mentok. “Yang sudah dilaporkan secara resmi ada empat LP, dua di Polres dan dua di Polsek Mentok. Namun dari hasil pemeriksaan, TKP yang diduga berkaitan dengan tersangka lebih dari lima lokasi,” kata Yos, Rabu (16/9/2026). Yos mengatakan tidak seluruh dugaan kejadian pencurian tersebut telah dibuatkan laporan. Polisi masih mendalami pengakuan tersangka untuk memastikan lokasi dan keterkaitan dengan perkara lainnya. Tersangka berinisial A diamankan Tim URC Sat Reskrim Polres Bangka Barat bersama Tim Meriam Unit Reskrim Polsek Mentok di sebuah kontrakan kawasan Tangga Seribu, Kelurahan Tanjung, Mentok, Selasa (15/9) sekitar pukul 15.30 WIB. Dari pemeriksaan, tersangka mengaku terlibat dalam sejumlah pencurian. Salah satunya pencurian satu unit mesin Robin di gudang PT Diatasa Jaya Mandiri (DJM), kawasan Lapangan Gelora, Mentok. Korban mengalami kerugian sekitar Rp 5 juta. Kasus lain terjadi di proyek pembangunan bengkel dan pencucian di Jalan Jenderal Sudirman, Sungai Daeng. Tiga barang berupa trafo las, alat potong besi dan kabel diduga dicuri dengan total kerugian korban sekitar Rp 10,6 juta. Polisi juga mendalami pengakuan tersangka terkait dugaan pencurian kotak amal di Masjid Dahrul Mutaqin, Jalan Raya Peltim, Mentok. Sejumlah barang bukti diamankan, termasuk telepon genggam, tablet, pakaian, helm dan linggis. Polisi juga mengamankan barang-barang yang diduga hasil pencurian. “Masih kami dalami. Kami akan memastikan seluruh informasi yang disampaikan tersangka dan mengembangkan kemungkinan adanya perkara lain,” ujar Yos. Polres Bangka Barat mengimbau warga yang merasa menjadi korban pencurian dan belum melapor untuk segera menyampaikan laporan kepada kepolisian. Penulis Tim

Read More

Pasca Penertiban Tembelok-Keranggan, Polres Bangka Barat: Jangan Percaya Janji Tambang Bisa Dikondisikan Pihak Tak Bertanggung Jawab

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 15 September 2026 – Pascapenertiban aktivitas pertambangan di perairan Tembelok dan Keranggan, Kecamatan Mentok, Polres Bangka Barat mengingatkan masyarakat, khususnya para penambang, agar tidak tergiur janji dari pihak yang tidak bertanggung jawab yang mengaku dapat mengoordinasikan atau mengondisikan kegiatan tambang. Peringatan itu disampaikan setelah tim gabungan Satpolairud Polres Bangka Barat bersama Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung melakukan penertiban di kawasan perairan Tembelok dan Keranggan, Senin (14/9/2026). Dalam penertiban tersebut, petugas menarik sejumlah ponton yang masih terparkir dan dinilai berpotensi kembali digunakan untuk aktivitas pertambangan tanpa izin. Empat ponton, terdiri dari dua ponton jenis selam dan dua ponton jenis user-user, kemudian dibongkar oleh pemilik dan pekerjanya pada Selasa (15/9/2026). Pembongkaran dilakukan di kawasan perairan Tanjung Laut, tepat di depan Mako Satpolairud Polres Bangka Barat. Barang-barang yang berada di atas ponton kemudian dibawa pulang oleh masing-masing pemilik. Para pemilik ponton juga diminta membuat surat pernyataan untuk tidak kembali melakukan aktivitas pertambangan tanpa izin. Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso mengatakan penertiban tersebut sekaligus menjadi peringatan agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap janji bahwa aktivitas pertambangan dapat berjalan karena sudah dikoordinasikan atau “dikondisikan”. “Jangan percaya begitu saja kalau ada yang menjanjikan kegiatan tambang bisa dikondisikan atau sudah dikoordinasikan dengan pihak tertentu. Apalagi kalau aktivitas tersebut tidak memiliki izin. Jangan sampai masyarakat tergiur, mengeluarkan modal, kemudian justru mengalami kerugian ketika dilakukan penertiban,” kata Yos. Menurutnya, masyarakat perlu berhati-hati terhadap bujuk rayu yang memberikan kesan seolah-olah kegiatan pertambangan tanpa izin dapat berjalan aman karena ada orang yang mengaku mampu mengatur atau mengoordinasikannya. “Yang menanggung risiko nantinya bukan orang yang memberikan janji, tetapi masyarakat yang sudah mengeluarkan modal dan turun bekerja. Karena itu jangan mudah percaya dengan janji yang tidak memiliki dasar hukum,” ujarnya. Polres Bangka Barat menegaskan bahwa pengakuan telah melakukan koordinasi atau adanya seseorang yang mengaku dapat mengatur kegiatan bukan merupakan dasar untuk melakukan aktivitas pertambangan tanpa izin. Masyarakat di kawasan Tembelok dan Keranggan diminta memastikan terlebih dahulu legalitas dan perizinan sebelum melakukan aktivitas pertambangan. “Kalau memang legal, tentu ada dasar hukum dan perizinannya. Jangan hanya karena ada yang mengatakan sudah aman, sudah dikoordinasikan atau bisa dikondisikan, kemudian masyarakat berani kembali bekerja,” tegas Yos. Polres Bangka Barat memastikan pengawasan terhadap aktivitas pertambangan di wilayah perairan Bangka Barat akan terus dilakukan. Masyarakat juga diminta melaporkan apabila menemukan adanya bujuk rayu atau janji yang mengarah pada aktivitas pertambangan tanpa izin. Penulis Tim

Read More

Satpolairud Polres Bangka Barat Bongkar 4 Ponton, Pemilik Diminta Tak Ulangi Aktivitas Tambang

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 15 September 2026 – Satpolairud Polres Bangka Barat membongkar empat unit ponton yang sebelumnya ditertibkan dari perairan Tembelok dan Keranggan, Kecamatan Mentok. Tak hanya dibongkar, para pemilik ponton juga diminta membuat surat pernyataan agar tidak kembali menggunakan ponton tersebut untuk aktivitas penambangan ilegal. Pembongkaran dilakukan Selasa (15/9/2026) di depan Mako Satpolairud Polres Bangka Barat. Empat ponton yang ditertibkan terdiri dari dua ponton jenis selam dan dua ponton jenis user-user. Sebelumnya, pada Senin (14/9/2026), tim gabungan Satpolairud Polres Bangka Barat dan Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung melakukan penertiban di perairan Tembelok dan Keranggan. Ponton-ponton yang masih terparkir itu dinilai berpotensi kembali digunakan untuk aktivitas penambangan ilegal. Petugas kemudian menarik empat ponton untuk diamankan dan membawanya menuju perairan Tanjung Laut, tepat di depan Mako Satpolairud Polres Bangka Barat. Sehari berselang, empat ponton tersebut kemudian dibongkar. Dalam proses penertiban itu, pemilik ponton juga diberikan penekanan agar tidak kembali melakukan kegiatan yang melanggar aturan. Satpolairud meminta pemilik membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi maupun melakukan kembali aktivitas penambangan ilegal menggunakan ponton tersebut. Langkah ini menjadi bagian dari upaya kepolisian mencegah ponton yang telah ditertibkan kembali digunakan sebagai sarana penambangan ilegal di perairan Tembelok dan Keranggan. Penertiban tersebut dilakukan menyusul informasi dan sorotan mengenai aktivitas penambangan di kawasan perairan Tembelok dan Keranggan. Satpolairud Polres Bangka Barat kemudian bergerak melakukan pengecekan dan penindakan di lapangan. Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso menegaskan bahwa kepolisian akan terus melakukan pengawasan terhadap aktivitas penambangan di wilayah perairan Bangka Barat. Selain melakukan penindakan terhadap sarana yang berpotensi digunakan untuk aktivitas ilegal, langkah pencegahan juga dilakukan dengan meminta pemilik ponton menyatakan komitmennya untuk tidak mengulangi kegiatan tersebut. Polres Bangka Barat mengingatkan seluruh pemilik ponton agar mematuhi ketentuan hukum dan tidak kembali melakukan aktivitas penambangan ilegal di wilayah perairan. Penulis Tim

Read More