Viral di Media Sosial, Dugaan Permintaan Rp700 Juta oleh Oknum Bea Cukai Jambi Jadi Sorotan Publik

Tajam24Jam.Com JAMBI, 5 Agustus 2026 – Dugaan permintaan uang sebesar Rp700 juta oleh oknum pegawai Bea Cukai Jambi dalam penanganan perkara ribuan bungkus rokok tanpa pita cukai menjadi sorotan publik setelah ramai diperbincangkan di media sosial, Rabu (5/8/2026). Informasi tersebut beredar setelah dimuat oleh sejumlah media online yang mengutip pemberitaan Pemayung.co.id dan Lapan6online.com. Dalam pemberitaan itu disebutkan adanya dugaan permintaan sejumlah uang agar ribuan bungkus rokok tanpa pita cukai yang disita dapat dikembalikan kepada pemiliknya. Berdasarkan informasi yang beredar, pemilik rokok berinisial H memenuhi panggilan pemeriksaan di Kantor Bea Cukai Jambi pada 16 Juli 2026. Kerabat H yang bernama Havis mengaku memperoleh cerita dari H mengenai dugaan adanya negosiasi dengan oknum pegawai Bea Cukai. Menurut pengakuan Havis, oknum tersebut diduga meminta uang sebesar Rp700 juta sebagai syarat pengembalian barang sitaan. Atas informasi yang diterimanya, Havis menilai dugaan tersebut mengarah pada praktik pemerasan. Havis juga mengaku sempat mendatangi Kantor Bea Cukai Jambi untuk meminta penjelasan terkait perkembangan penanganan perkara tersebut. Namun, menurut keterangannya, ia hanya diminta menyerahkan identitas kepada petugas keamanan dan menunggu tanpa mendapatkan penjelasan lebih lanjut dari pihak yang berwenang. Hingga berita ini diterbitkan, Kantor Bea Cukai Jambi belum menyampaikan pernyataan resmi maupun klarifikasi terkait dugaan yang beredar di tengah masyarakat.Sesuai prinsip keberimbangan (cover both sides) sebagaimana diatur dalam Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, media memberikan ruang kepada Bea Cukai Jambi untuk menyampaikan klarifikasi, hak jawab, maupun tanggapan atas informasi tersebut. Klarifikasi resmi dari Bea Cukai Jambi dinilai penting agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan. Jika dugaan tersebut terbukti melalui proses hukum, penanganannya menjadi kewenangan aparat penegak hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sebaliknya, apabila informasi tersebut tidak benar, penjelasan resmi dari Bea Cukai Jambi diperlukan untuk meluruskan informasi yang beredar sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi. Penulis Tim

Read More

Sidang David Limas Ditunda. Saksi Tak Tahu Dugaan Pengangkutan Solar Subsidi, Hakim Dalami Penggunaan Kendaraan Sewa

Tajam24Jam.Com JAMBI, 4 Agustus 2026 – Persidangan perkara dugaan penyelewengan 4.000 liter (4 ton) solar subsidi dengan terdakwa David Limas kembali digelar di Pengadilan Negeri Jambi, Selasa (4/8/2026). Sidang kali ini menghadirkan seorang saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), namun keterangannya belum mengungkap keterkaitan langsung antara terdakwa dengan dugaan distribusi ilegal bahan bakar minyak (BBM) subsidi yang menjadi pokok perkara. Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim Denny, S.H., dengan Jaksa Penuntut Umum Fitria Ulva, S.H. Saksi yang dihadirkan adalah Johni, perwakilan PT Bersama Maju Ekspres (BME). Di hadapan majelis hakim, Johni menerangkan bahwa hubungan antara PT BME dengan PT Limas Ekspedisi Antar Pulau, perusahaan milik terdakwa David Limas, sebatas kerja sama sewa-menyewa kendaraan. Namun, saat majelis hakim mendalami dugaan penggunaan kendaraan sewaan tersebut untuk mengangkut solar subsidi, saksi berulang kali menyatakan tidak mengetahui adanya aktivitas tersebut.“Saya tidak tahu,” jawab Johni saat ditanya mengenai dugaan pengangkutan BBM subsidi menggunakan kendaraan milik perusahaannya yang disewakan. Majelis hakim kemudian mempertanyakan apakah kendaraan angkutan barang tersebut diperbolehkan digunakan untuk mengangkut BBM subsidi. Menjawab pertanyaan tersebut, Johni menegaskan bahwa kendaraan itu tidak diperbolehkan digunakan untuk tujuan tersebut. Dari keterangan yang disampaikan di persidangan, saksi lebih banyak menjelaskan hubungan kerja sama bisnis antara kedua perusahaan. Kesaksiannya belum memberikan informasi yang mengaitkan secara langsung terdakwa dengan dugaan penimbunan maupun distribusi ilegal solar subsidi sebagaimana tercantum dalam dakwaan JPU. Perkara ini bermula dari pengungkapan kasus pada 17 April 2026 di kawasan Jalan Lingkar Timur, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi. Dalam operasi tersebut, aparat mengamankan sekitar 4.000 liter solar subsidi yang dikemas dalam 109 jeriken serta menetapkan dua orang tersangka, yakni DES selaku sopir dan DL yang disebut sebagai pemilik BBM. Usai pemeriksaan saksi, majelis hakim menunda persidangan dan menjadwalkan sidang lanjutan pada pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi lainnya yang akan dihadirkan Jaksa Penuntut Umum untuk memperkuat pembuktian.Hingga saat ini, perkara masih berada pada tahap pemeriksaan di persidangan. Seluruh dakwaan terhadap terdakwa masih harus dibuktikan di depan pengadilan, dan terdakwa tetap berhak atas asas praduga tak bersalah sampai adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Penulis Tim

Read More

Cegah Diabetes Melitus, Mahasiswa KKL-PPM 29 Universitas Malahayati Rancang Program Edukasi Berbasis Data Cek Kesehatan Gratis di RW 06 Kelurahan Banjarsari

Tajam24Jam.Com Metro Utara, 4 Agustus 2026 – Sekelompok mahasiswa lintas program studi dari Universitas Malahayati Bandar Lampung merancang sebuah program pemberdayaan masyarakat bertajuk SIGAP-DM Banjarsari, singkatan dari Sosialisasi dan Gerakan Aksi Pencegahan Diabetes Melitus. Program ini digagas sebagai bagian dari Kuliah Kerja Lapangan Pengabdian danPemberdayaan Masyarakat (KKL-PPM) yang dilaksanakan di RW 06, Kelurahan Banjarsari,Kecamatan Metro Utara, Kota Metro, mulai 13 Juli hingga 21 Agustus 2026. Program tersebut disusun oleh dua puluh mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok 29, berasal dari berbagai fakultas seperti Kedokteran, Keperawatan, Farmasi, Kesehatan Masyarakat, Psikologi, Akuntansi, Manajemen, Teknik Sipil, Teknik Industri, TeknikLingkungan, hingga Hukum. Kegiatan ini berada di bawah bimbingan Dosen PembimbingLapangan Vito Zhafran Octonariz, M.S.Farm, dan direncanakan menghabiskan total 144 jam kerja efektif mahasiswa. Latar belakang program ini bermula dari tingginya beban penyakit diabetes melitus di Indonesia. Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia Kementerian Kesehatan RI tahun 2023, prevalensi diabetes pada penduduk berusia di atas 15 tahun meningkat dari 10,9 persen pada Riskesdas 2018 menjadi 11,7 persen, dengan estimasi lebih dari 20 juta jiwa penyandang di seluruh negeri. Angka tersebut menempatkan Indonesia pada peringkat kelima dunia untuk jumlah kasus diabetes terbanyak. Ironisnya, hanya sekitar satu dari empat hingga lima penyandang diabetes yang menyadari kondisinya dan mendapatpenanganan medis, sehingga jumlah kasus sesungguhnya di masyarakat diperkirakan jauh lebih besar daripada data yang tercatat. Kondisi serupa turut ditemukan di RW 06 Kelurahan Banjarsari, wilayah permukiman padat penduduk dengan sekitar 310 kepala keluarga yang tersebar di enam Rukun Tetangga. Meski kegiatan Posyandu, Posbindu, dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah berjalan rutindi sana, hasil skrining seperti data gula darah warga selama ini belum dimanfaatkan secara optimal sebagai dasar edukasi yang tepat sasaran. Wilayah tersebut juga belum memiliki media edukasi khusus yang membahas pencegahan diabetes secara sistematis dan mudah dipahami oleh masyarakat. Untuk menjawab persoalan itu, tim mahasiswa menawarkan dua bentuk solusi utama. Pertama, penyusunan majalah edukasi kesehatan yang mengangkat materi faktor risiko, gejala dini, pola makan rendah gula, hingga pentingnya pemeriksaan gula darah berkala. Majalah dicetak menggunakan bahan art paper dan art carton berlaminasi, lalu disebarluaskan ke seluruh RT di RW 06 melalui penyuluhan langsung. Kedua, pendampingan bagi kader posyandu agar mampu menginterpretasi hasil CKG dan Posbindu untuk mengidentifikasi warga berisiko, sekaligus melatih mereka menggunakan format pencatatan digital sederhana berbasis Google Form dan Spreadsheet. Sebagai pelengkap, tim juga menyiapkan kode QR yang tertaut ke versi digital majalah agar materi tetap dapat diakses meski masa KKL-PPM telah berakhir. Pelaksanaan program mengusung pendekatan Participatory Rural Appraisal dan pemberdayaan masyarakat, dimulai dari tahap sosialisasi dan diskusi kelompok terarah bersama warga dan perangkat kelurahan, dilanjutkan dengan pelatihan bagi kader, penerapan majalah dan sistem pencatatan, pendampingan penyuluhan di tiap RT, hingga evaluasi menggunakan metode pretest-posttest. Tim menargetkan minimal 80 persen peserta penyuluhan mengalami peningkatan pengetahuan serta 80 persen kader mampu mengidentifikasi kelompok berisiko dari data skrining yang ada. Program ini diharapkan dapat mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya di bidang kesehatan dan kemitraan lintas sektor, sekaligus memastikan upaya pencegahan diabetes melitus di RW 06 Kelurahan Banjarsari dapat terus berjalan secara mandiri oleh kader posyandu setempat setelah kegiatan mahasiswa berakhir. Penulis Tim

Read More

Anak Sehat, Anak Hebat dengan PHBS: Mahasiswa KKL-PPM 79 Universitas Malahayati Edukasi Siswa TK Negeri 1 Metro Timur

Tajam24Jam.Com Metro, 31 Juli 2026 – Mahasiswa Kelompok KKL-PPM 79 Universitas Malahayati melaksanakan kegiatan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di TK Negeri 1 Metro Timur dengan mengusung tema “Anak Sehat, Anak Hebat dengan PHBS.” Kegiatan ini bertujuan menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak usia dini melalui pembelajaran yang menyenangkan, interaktif, dan mudah dipahami oleh anak-anak. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 31 Juli 2026 ini diikuti oleh kepala sekolah, dewan guru, peserta didik TK Negeri 1 Metro Timur, serta mahasiswa Kelompok KKL-PPM 79 Universitas Malahayati. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan melalui promosi kesehatan sejak usia dini. Rangkaian kegiatan diawali dengan senam bersama yang diikuti dengan penuh semangat oleh seluruh peserta didik, guru, dan mahasiswa. Senam bersama bertujuan membangun semangat anak-anak sekaligus memperkenalkan pentingnya aktivitas fisik sebagai bagian dari penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Setelah senam, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai pentingnya PHBS dalam kehidupan sehari-hari. Mahasiswa memberikan edukasi tentang kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga kebersihan diri, mengonsumsi makanan bergizi, membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan lingkungan sekolah, serta menerapkan etika batuk dan bersin yang benar. Agar materi lebih mudah dipahami, edukasi dikemas secara interaktif melalui permainan, tanya jawab, lagu edukatif, serta demonstrasi enam langkah cuci tangan yang benar. Anak-anak kemudian diajak mempraktikkan secara langsung setiap tahapan mencuci tangan dengan bimbingan mahasiswa sehingga mereka dapat memahami dan membiasakan perilaku tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan sekaligus membentuk kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak usia dini. Dengan pendekatan yang menyenangkan, anak-anak diharapkan mampu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat baik di lingkungan sekolah maupun di rumah bersama keluarga. Melalui tema “Anak Sehat, Anak Hebat dengan PHBS,” Mahasiswa Kelompok KKL-PPM 79 Universitas Malahayati berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam membentuk generasi yang sehat, mandiri, dan peduli terhadap kebersihan diri serta lingkungan. Keberhasilan penerapan PHBS memerlukan dukungan dan kerja sama antara sekolah, orang tua, dan masyarakat agar kebiasaan baik yang telah diajarkan dapat terus diterapkan secara berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Mahasiswa Kelompok KKL-PPM 79 Universitas Malahayati dalam mendukung program promosi kesehatan di lingkungan pendidikan. Diharapkan, sinergi antara pihak sekolah dan mahasiswa dapat terus terjalin sehingga tercipta lingkungan belajar yang bersih, sehat, aman, dan nyaman bagi tumbuh kembang anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Penulis Tim

Read More

Hasil Pemeriksaan Sementara Tidak Menemukan Keterlibatan Anggota TNI dalam Dugaan Penganiayaan di Wilayah Telanaipura

Tajam24Jam.Com Jambi, 4 Agustus 2026 – Menanggapi informasi yang beredar terkait dugaan penganiayaan terhadap seorang pengendara sepeda motor yang dikaitkan dengan anggota TNI, perlu disampaikan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan adanya keterlibatan anggota TNI dalam peristiwa tersebut. Peristiwa terjadi pada Sabtu, 1 Agustus 2026, sekitar pukul 23.00 WIB hingga 24.00 WIB, di kawasan Telanaipura, Kota Jambi, tepatnya di depan Rumah Makan Taraso, Sungai Kambang, Telanaipura. Korban diketahui bernama Frady Sabil, warga Desa Penyengat Olak, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi. Yang bersangkutan menjadi korban pemukulan orang tidak dikenal dan saat ini menjalani perawatan di rumah sakit. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan sejumlah saksi, sebelum kejadian korban diduga merupakan bagian dari rombongan yang terindikasi sebagai geng motor yang melintas di sekitar lokasi sambil menggeber-geber sepeda motor sehingga menimbulkan kebisingan dan keresahan masyarakat. Kondisi tersebut diduga memicu reaksi dari sejumlah warga setempat yang kemudian berujung pada aksi pemukulan terhadap korban. Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa kejadian tersebut diduga dilakukan oleh sekelompok warga setempat. Terkait informasi yang beredar mengenai dugaan keterlibatan anggota TNI, hingga saat ini belum ditemukan bukti maupun fakta yang mengarah pada keterlibatan anggota TNI. Seluruh informasi yang berkembang masih terus didalami oleh aparat penegak hukum. Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 042/Garuda Putih, Mayor Czi Redno Subandhy, menegaskan bahwa Korem 042/Gapu menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan dan mendukung upaya aparat dalam mengungkap fakta yang sebenarnya. “Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan adanya keterlibatan anggota TNI dalam kejadian tersebut. “Mari kita percayakan penanganan perkara ini kepada aparat yang berwenang hingga seluruh fakta terungkap secara objektif,” ujar Mayor Czi Redno Subandhy. Saat ini perkara masih dalam proses penanganan oleh pihak berwajib. Aparat terus melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi, mengumpulkan alat bukti, serta mendalami seluruh rangkaian peristiwa guna mengungkap fakta yang sebenarnya. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi, serta tetap menghormati praduga tak bersalah. Penrem 042/Gapu Penulis Tim

Read More

Tim Ekspedisi Patriot dan Pemkab Bangka Selatan Berkolaborasi Bangun Transmigrasi Batu Betumpang Berbasis Pertanian Organik

Tajam24Jam.Com Bangka Selatan, 3 Agustus 2026 – Tim Ekspedisi Patriot IPB University menggelar audiensi dan koordinasi teknis bersama Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Senin (3/8). Pertemuan ini menjadi langkah awal sinergi antara perguruan tinggi, Kementerian Transmigrasi, dan pemerintah daerah dalam mempercepat pengembangan Kawasan Transmigrasi Batu Betumpang menuju sistem pertanian berkelanjutan. Audiensi dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi, dan dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan, dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD). Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi, menyambut positif kolaborasi strategis ini.“Sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat merupakan langkah strategis untuk mempercepat pembangunan kawasan transmigrasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga melalui sektor pertanian yang berkelanjutan,” ujar Debby. Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Ekspedisi Patriot 2026 IPB University, Dr. Suprehatin, S.P., M.A.B., memaparkan bahwa program pendampingan akan berfokus pada penguatan transisi praktik pertanian organik secara bertahap dan partisipatif. Rangkaian program pendampingan meliputi: Edukasi teknik budidaya ramah lingkungan dan pemanfaatan pupuk organic, Penguatan kapasitas kelompok tani dan kelembagaan ekonomi Masyarakat, dan Pendampingan peningkatan nilai tambah produk pertanian agar lebih berdaya saing. Dr. Suprehatin menegaskan bahwa program ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga mendorong kemandirian masyarakat lokal sesuai dengan karakteristik dan potensi wilayah. Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Kawasan Transmigrasi Batu Betumpang diharapkan dapat berkembang menjadi kawasan percontohan yang mengintegrasikan pembangunan wilayah dengan sistem pertanian organik yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Penulis Tim

Read More

Pelaku Diduga Kabur, Polisi Selidiki Dugaan Pembobolan Pipa Pertamina di Kotabaru Jambi

Tajam24Jam.Com JAMBI, 3 Agustus 2026 – Kasus dugaan pembobolan pipa milik PT Pertamina di Jalan Darma II, Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi, masih menyisakan tanda tanya. Hingga Senin (3/8/2026) sekitar pukul 18.04 WIB, aparat kepolisian belum menetapkan tersangka, sementara pelaku yang diduga terlibat disebut telah melarikan diri sebelum petugas melakukan pengungkapan.Di lokasi kejadian, petugas Pertamina kembali melakukan penyiraman air pada area kebocoran sebagai langkah antisipasi untuk menghilangkan sisa uap bahan bakar yang berpotensi memicu kebakaran. Lokasi juga masih dipasang garis polisi (police line) oleh personel Polsek Kotabaru guna mengamankan tempat kejadian perkara. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kebocoran pipa pertama kali diketahui pada Senin dini hari. Warga yang hendak beraktivitas dikejutkan oleh semburan minyak yang menembus atap seng sebuah kios, disertai aroma bahan bakar yang menyengat hingga menimbulkan kepanikan. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak Pertamina.Menindaklanjuti laporan warga, petugas Pertamina segera menghentikan aliran pipa, mengamankan lokasi, dan melakukan penanganan darurat guna mencegah terjadinya kebakaran maupun ledakan. Seorang petugas Pertamina yang berada di lokasi mengatakan pihaknya belum mengetahui secara pasti identitas pelaku dugaan pembobolan karena orang yang diduga menyewa bangunan tersebut sudah tidak berada di lokasi saat kejadian.“Yang menyewa tempat itu memang ada, tetapi saat kejadian orangnya sudah tidak ada. Pemilik bangunan tinggal tidak jauh dari lokasi,” ujarnya. Sementara itu, sejumlah warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan menyebut penyewa kios tersebut dikenal dengan nama Benny dan disebut berasal dari Palembang. Namun, informasi tersebut masih sebatas keterangan warga dan belum dapat dipastikan kebenarannya oleh penyidik.Kapolsek Kotabaru saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima laporan resmi dari Pertamina dan saat ini kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan.“Kami masih melakukan penyelidikan. Belum ada tersangka,” kata Kapolsek. Menanggapi informasi yang beredar mengenai identitas penyewa kios, Kapolsek menegaskan polisi belum dapat memastikan kebenarannya.“Memang ada informasi mengenai orang yang menyewa di situ, tetapi kami belum bisa memastikan karena semuanya masih dalam proses lidik,” jelasnya. Terkait nilai kerugian akibat dugaan pembobolan pipa tersebut, Kapolsek menyatakan perhitungannya masih dilakukan oleh pihak Pertamina.“Kerugian belum bisa dipastikan karena itu masih dihitung oleh pihak Pertamina dan masih dilakukan pengecekan,” katanya. Kasus ini menjadi perhatian publik karena lokasi dugaan pembobolan berada di kawasan permukiman padat penduduk dan berjarak sekitar 500 meter dari Mapolsek Kotabaru. Selain berpotensi menimbulkan kerugian materiil, peristiwa tersebut juga dinilai membahayakan keselamatan masyarakat akibat risiko kebakaran maupun ledakan. Hingga berita ini diterbitkan, aparat kepolisian masih memburu pihak yang diduga terlibat serta mendalami kemungkinan adanya jaringan di balik dugaan aksi pembobolan pipa Pertamina tersebut. Penyidik juga masih menunggu hasil perhitungan kerugian dari pihak Pertamina sebagai bagian dari proses penyelidikan. Penulis Tim

Read More

KPGEN PWDPI BERSAMA IKA BOGA DAN BAKING CLUB LOYANG MAS LAMPUNG GELAR LATBAR BOLA DELI DAN ANEKA KUE BAHAN GLUTEN FREE

Tajam24Jam.Com Bandar Lampung, 4 Agustus 2026 — Koperasi Gemilang Emas Nusantara Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (KPGEN PWDPI) bersama Ika Boga dan Baking Club Loyang Mas Lampung, menyelenggarakan kegiatan Latihan Bersama (Latbar) pembuatan Bola Deli sekaligus demonstrasi pembuatan aneka kue berbahan Gluten Free. Kegiatan berlangsung di Balai Pelatihan, Kantor KPGEN PWDPI, Sukabumi, Kota Bandar Lampung, dan disambut antusiasme peserta yang ingin menguasai keterampilan kuliner yang bernilai jual tinggi. Para peserta tidak hanya diajarkan teknik pembuatan Bola Deli yang lezat, namun juga mendapat panduan lengkap pembuatan aneka kue berbahan bebas gluten dari para pengajar yang berkompeten. Ketua Umum KPGEN PWDPI, Rosmiati, menyampaikan apresiasinya atas kerjasama dari semua pihak guna mendorong ketrampilan dan perekonomian hususnya di Provinsi Lampung, umumnya NKRI. “Saya sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Latbar dan demo baking bukan sekadar berbagi ilmu memasak, melainkan langkah nyata KPGEN PWDPI dalam memberdayakan anggota dan masyarakat agar memiliki keterampilan yang bernilai jual tinggi. Dengan bekal ini, kami berharap terbuka peluang usaha baru dan terwujud kemandirian ekonomi melalui koperasi. Terima kasih kepada Ika Boga dan Baking Club Loyang Mas Lampung atas kerja samanya.”tegasnya pada, Selasa (4/8/2026). Sementara itu, Ketua DPC Ika Boga, Efriyanti, sangat menyambut baik kegiatan Latihan Bersama pembuatan Aneka Kue berbahan Gluten Free ini. Di masa kini, kebutuhan akan makanan sehat dan bebas gluten semakin mendapat perhatian luas. “Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi pengetahuan sekaligus membuktikan bahwa kue berbahan gluten free tetap bisa lezat, menarik, dan tentunya memiliki nilai jual yang menjanjikan. Semoga ilmu yang dibagikan dapat bermanfaat dan menjadi peluang usaha yang sehat bagi kita semua.” katanya. Senada dengan hal itu, Ketua Baking Club Loyang Mas Lampung, Destiana, dirinya bangga bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan Latbar Aneka Kue berbahan Gluten Free bersama KPGEN PWDPI. “Pengolahan bahan bebas gluten memerlukan teknik dan pemahaman khusus, dan kami senang bisa berbagi pengalaman tersebut kepada peserta. Semoga keterampilan ini tidak hanya menambah wawasan di bidang kuliner, tetapi juga membuka peluang usaha baru yang inovatif dan sehat bagi masyarakat Lampung.” ungkapnya. Kegiatan ini diharapkan terus berlanjut secara berkala guna mencetak wirausaha-wirausaha baru yang handal dan mandiri di bidang kuliner. (Tim Liputan PWDPI) Penulis Tim

Read More

RATUSAN MILIAR HILANG, 101 PERUSAHAAN BELUM DIKENAKAN PAJAK AIR PERMUKAAN LAMPUNG

Tajam24Jam.Com Bandar Lampung, 3 Agustus 2026 — Penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi fondasi utama untuk mempercepat pemerataan pembangunan di Provinsi Lampung. Hal ini ditegaskan Anggota Komisi III DPRD Provinsi Lampung, Munir Abdul Haris, yang menyoroti masih besarnya potensi Pajak Air Permukaan (PAP) yang belum tergarap secara maksimal. “Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Tahun 2022, dari hanya 11 perusahaan saja potensi Pajak Air Permukaan mencapai Rp23,6 miliar. Sementara dalam rapat bersama TAPD, Kepala Bapenda Saipul menyampaikan terdapat 101 perusahaan yang menjadi wajib pajak PAP. Ini menunjukkan ruang peningkatan PAD masih sangat besar dan harus dioptimalkan,” ungkap Munir, Senin (3/8/2026). Menurutnya, intensifikasi dan ekstensifikasi pendapatan daerah tidak boleh sekadar jargon, melainkan harus diwujudkan melalui langkah nyata yang terukur. Tanpa kapasitas fiskal yang kuat, pembangunan infrastruktur tidak akan menjangkau seluruh wilayah secara merata. “Siapa pun gubernurnya tidak akan mampu membangun Lampung secara maksimal apabila pendapatan daerah tidak optimal. Karena itu, peningkatan PAD adalah kebutuhan, bukan lagi pilihan,” tegas Munir. Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Lampung pada tahun 2026 mengalokasikan sekitar Rp1,234 triliun untuk pembangunan infrastruktur jalan yang tersebar di berbagai kabupaten/kota. Anggaran tersebut terbagi antara lain: Lampung Tengah Rp304 miliar, Way Kanan Rp172 miliar, Tulang Bawang Rp143 miliar, Lampung Selatan Rp107 miliar, Mesuji Rp100 miliar, Tanggamus Rp81 miliar, Bandar Lampung Rp62 miliar, Pesawaran Rp57 miliar, Lampung Barat Rp50 miliar, Lampung Utara Rp40 miliar, Pringsewu Rp35 miliar, Tulang Bawang Barat Rp25 miliar, serta Metro Rp11 miliar. Anggota Komisi IV DPRD Lampung, Budi HY, menyampaikan bahwa alokasi tersebut mencerminkan keseriusan pemprov meningkatkan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi. Namun luas wilayah dan panjang jaringan jalan belum sebanding dengan kemampuan keuangan daerah, sehingga pemerataan membutuhkan waktu. Munir pun mengapresiasi komitmen Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela yang tetap merealisasikan pembangunan sekitar 56 ruas jalan provinsi di tengah keterbatasan anggaran. Kedua komisi berjanji akan terus bersinergi mengawal peningkatan PAD dan memastikan hasilnya kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan yang merata dan berkelanjutan (Tim Media PWDPI)

Read More

Kadin Lampung Hadiri Forum Strategis Presiden Prabowo, Bawa Misi Perkuat Ekonomi dan Investasi Daerah

Tajam24Jam.Com Jakarta, 3 Agustus 2026 – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Lampung turut ambil bagian dalam pertemuan strategis yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran pengurus Kadin dari 38 provinsi di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7) kemarin. Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya N. Bakrie, mengatakan seluruh pengurus Kadin provinsi hadir memenuhi undangan Presiden Prabowo. Selain Kadin daerah, pertemuan juga dihadiri sekitar 30 asosiasi dan himpunan dunia usaha nasional untuk membahas strategi menghadapi tantangan ekonomi global sekaligus memperkuat investasi, perdagangan, dan penciptaan lapangan kerja. Pertemuan itu turut dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, di antaranya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria, serta Direktur Utama Pindad yang juga CTO Danantara, Prof. Sigit Puji Santoso. Kadin Lampung diwakili tiga pengurus, yakni Koordinator Wakil Ketua Umum Romi Junanto Utama, Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan Munir A. Haris, dan Wakil Ketua Umum Bidang Perbankan Irfan Gani. Mewakili Ketua Kadin Lampung Muhammad Kadafi, Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan Munir A. Haris mengatakan kehadiran Kadin Lampung dalam forum tersebut merupakan bentuk komitmen dunia usaha Lampung untuk mendukung agenda pembangunan ekonomi nasional sekaligus memperjuangkan kepentingan dunia usaha di daerah. “Pertemuan ini menjadi ruang yang sangat strategis untuk menyelaraskan langkah pemerintah pusat dengan dunia usaha di daerah. Arahan Presiden Prabowo memberikan optimisme baru bahwa pertumbuhan ekonomi nasional harus dimulai dari daerah yang kuat, berdaya saing, dan mampu menarik investasi,” ujar Munir, Senin (3/8). Menurutnya, Kadin Lampung siap mengawal berbagai kebijakan yang mendorong peningkatan investasi, memperkuat sektor perdagangan, mengembangkan UMKM, serta membuka lebih banyak peluang usaha dan lapangan pekerjaan di Provinsi Lampung. Munir menegaskan, Kadin Lampung di bawah kepemimpinan M. Khadafi akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta seluruh pelaku usaha agar potensi ekonomi Lampung dapat berkembang lebih optimal. “Kami membawa semangat kolaborasi. Lampung memiliki potensi besar di sektor pertanian, industri pengolahan, perdagangan, energi, hingga logistik. Tugas kami adalah memastikan potensi tersebut mampu diterjemahkan menjadi investasi, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat,” katanya. Ia berharap forum bersama Presiden Prabowo tersebut menjadi awal lahirnya berbagai kebijakan yang semakin berpihak kepada dunia usaha daerah sehingga mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional secara merata. “Pesan Ketua Kadin Lampung, Bapak M. Khadafi, sangat jelas. Kadin Lampung siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong investasi, memperkuat dunia usaha, dan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif bagi masyarakat Lampung,” tutup Munir yang juga Anggota DPRD Provinsi Lampung ini. (Tim media PWDPI) Penulis Tim

Read More