admin_

Kasat Lantas Bantah Tudingan Soal Keterlambatan Kode BRIVA, Satlantas Batanghari Tegaskan Tilang Sudah Sesuai Prosedur

Tajam24Jam.Com BATANGHARI, 10 Juli 2026 – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Batanghari membantah seluruh tudingan sejumlah media yang mempersoalkan keterlambatan pemberian kode BRIVA kepada pengendara angkutan batu bara yang ditilang. Polisi menegaskan, seluruh proses penindakan telah dilakukan sesuai mekanisme e-Tilang dan tidak ada pelanggaran prosedur. Melalui Kanit Turjawali Satlantas Polres Batanghari, IPDA Beny, dijelaskan bahwa kendaraan angkutan batu bara di bawah kepengurusan Firda pertama kali ditindak pada 22 Juni 2026 karena melintas di jalur larangan menuju Pemayung–Jaluko. Namun, sehari kemudian, 23 Juni 2026, Satlantas kembali menemukan pelanggaran serupa. Empat unit truk yang berada di bawah kepengurusan yang sama, bersama tujuh unit truk dari pengurus lain, kembali melintasi jalur terlarang sehingga seluruhnya kembali dikenakan sanksi tilang. Menurut Beny, pelanggaran yang dilakukan secara berulang menjadi alasan Kasat Lantas meminta pihak pengurus hadir langsung, bukan hanya mengutus sopir. “Tujuannya agar pengurus benar-benar melakukan pengawasan terhadap para sopir. Jika setelah ditilang dan membayar denda kendaraan kembali melanggar keesokan harinya, maka penindakan tidak memberikan efek jera. Karena itu diperlukan pembinaan dan penegasan langsung kepada pihak pengurus,” jelasnya. Pertemuan dengan pengurus baru terlaksana pada 25 Juni 2026. Dalam pertemuan tersebut, Kasat Lantas bersama Kanit Turjawali memberikan pembinaan, klarifikasi, serta meminta komitmen agar seluruh armada angkutan batu bara mematuhi ketentuan jalur yang telah ditetapkan. Setelah proses tersebut selesai, kode BRIVA diserahkan kepada pengurus untuk pembayaran denda tilang. Satlantas Polres Batanghari juga menegaskan bahwa dalam mekanisme e-Tilang tidak terdapat aturan yang mewajibkan kode BRIVA diberikan pada hari yang sama atau maksimal 1×24 jam setelah penindakan. “Selama masa tilang masih berlaku dan belum memasuki jadwal sidang, pemberian kode BRIVA tetap sah sesuai prosedur. Dengan demikian, seluruh tindakan yang dilakukan Satlantas Polres Batanghari telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Beny. Dengan penjelasan tersebut, Satlantas Polres Batanghari berharap polemik terkait keterlambatan pemberian kode BRIVA tidak lagi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat, karena proses penegakan hukum dilakukan tidak hanya untuk memberikan sanksi, tetapi juga membangun kepatuhan pengusaha dan sopir angkutan batu bara terhadap aturan lalu lintas. Penulis Tim

Read More

PT HK SIS Hentikan Sementara Perbaikan Jalan Nes, Muncul Dugaan Tekanan dari Kades dan Sekdes Simpang Sungai Duren

Tajam24Jam.Com MUARO JAMBI, 10 Juli 2026 – Upaya gotong royong warga bersama PT HK SIS memperbaiki Jalan Nes di Desa Simpang Sungai Duren, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), terhenti sementara. Penghentian kegiatan itu diduga dipicu adanya tekanan dari Kepala Desa (Kades) dan Sekretaris Desa (Sekdes) Simpang Sungai Duren. Sebelumnya, PT HK SIS merespons cepat keluhan masyarakat terkait jalan berlubang dan tumpukan sampah yang menimbulkan bau menyengat di sepanjang Jalan Nes. Perusahaan menurunkan alat berat jenis backhoe loader untuk membantu penimbunan jalan dan membersihkan sampah bersama warga RT 04, RT 15, serta warga Desa Muaro Pijoan. Kegiatan sosial tersebut, menurut keterangan pihak yang menyampaikan informasi kepada media, telah lebih dulu dikoordinasikan dengan Ketua RT 04, anggota BPD Mukhsin, serta Camat Jaluko, Dede. Bahkan, warga menyebut keluhan mengenai kerusakan jalan dan persoalan sampah sebelumnya telah beberapa kali disampaikan kepada pemerintah desa, namun belum mendapat tindak lanjut yang dinilai memadai. Ketua RT 04, Rudi, bersama pengurus Gereja Pantekosta, Markus, disebut pernah meneruskan aspirasi warga kepada pemerintah desa. Namun karena tidak kunjung ada solusi, warga akhirnya meminta bantuan kepada media yang kemudian menghubungi PT HK SIS agar ikut membantu mengatasi persoalan tersebut. Setelah alat berat mulai bekerja dan perbaikan berjalan, muncul keberatan dari pemerintah desa. Kades dan Sekdes disebut mendatangi pihak PT HK SIS dan meminta agar setiap kegiatan di wilayah desa terlebih dahulu dilaporkan kepada pemerintah desa. Sikap tersebut memunculkan kekecewaan di kalangan warga. Mereka mempertanyakan mengapa pemerintah desa baru turun setelah ada bantuan dari perusahaan, sementara saat keluhan masyarakat disampaikan sebelumnya, belum terlihat langkah nyata untuk mengatasi persoalan jalan rusak dan sampah. Warga menilai tidak ada yang salah dengan inisiatif masyarakat menggandeng pihak swasta demi kepentingan umum, terutama ketika kondisi jalan dan lingkungan telah lama dikeluhkan. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Kepala Desa maupun Sekretaris Desa Simpang Sungai Duren terkait dugaan penghalangan tersebut. Media ini masih berupaya meminta konfirmasi agar pemberitaan tetap berimbang sesuai kaidah jurnalistik. Penulis Tim

Read More

KETUM DPP PWDPI: JARINGAN PENCUCIAN UANG HARUS DIBONGKAR TUNTAS

Tajam24Jam.Com JAKARTA, 10 Juli 2026 – Menanggapi kabar bahwa Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah diminta segera meletakkan jabatannya demi fokus menghadapi penyidikan kasus korupsi, Ketua Umum DPP PWDPI, M. Nurullah RS, menyambut langkah tegas pihak Istana sebagai bukti nyata keseriusan menjaga kebersihan birokrasi dan penegakan hukum di negeri ini. Langkah pengunduran diri ini dinilai bukan sekadar prosedur administratif, melainkan bentuk penataan aparatur negara yang berintegritas: memisahkan pejabat yang sedang bermasalah agar proses hukum berjalan lancar sekaligus menjaga nama baik lembaga penegak hukum secara keseluruhan. Keputusan ini muncul tak lama setelah Tim Gabungan Polda Metro Jaya menggeledah belasan titik rahasia yang diduga menjadi tempat persembunyian aset haram. Petugas berhasil menyita dokumen penting, brankas berisi valuta asing, serta puluhan kilogram emas murni senilai ratusan miliar rupiah. “Fakta yang ditemukan di lapangan sudah sangat jelas dan cukup beralasan. Ketika bukti-bukti senilai ratusan miliar rupiah terungkap, maka langkah tegas seperti ini adalah hal yang wajar dan harus diambil demi menjaga kepercayaan publik,” tegas M. Nurullah RS, Jumat (10/7/2026). Penyidikan yang kini mengerucut pada dugaan keterlibatan jaringan penukaran uang atau money changer sebagai instrumen pencucian uang, menurut Ketum, menunjukkan kedalaman penyelidikan yang sedang dijalankan. Ketum PWDPI menegaskan dukungan penuh agar jaringan ini dibongkar sampai ke akar-akarnya, siapa pun yang terlibat harus bertanggung jawab sesuai hukum yang berlaku. “Tidak boleh ada celah bagi aliran uang haram yang merugikan negara. Jika ada jaringan yang memuluskan jalannya pencucian uang, maka harus dibongkar semuanya tanpa sisa,” tambahnya. Terkait informasi bahwa sejumlah nama figur berkompeten dari internal Kejaksaan Agung sedang dibahas di meja Presiden untuk mengisi posisi tersebut, M. Nurullah RS berharap calon yang terpilih nanti adalah sosok yang benar-benar bersih, berani, dan memiliki integritas tinggi. “Kita butuh pemimpin yang menjunjung tinggi keadilan, bukan yang harus dihadapi masalah hukum saat menjalankan tugas. Semoga pergantian ini membawa angin segar bagi penegakan hukum yang lebih bersih dan tegas di masa depan,” tutupnya. (Kaperwil Mdy) Penulis Tim

Read More

Bank Jambi Perkuat Kepedulian Sosial, Salurkan Santunan kepada 2.000 Anak Yatim di Peringatan 10 Muharram

Tajam24Jam.Com JAMBI, 25 Juni 2026 – Bank Jambi kembali menunjukkan komitmennya terhadap kepedulian sosial dengan berpartisipasi dalam peringatan 10 Muharram 1448 Hijriah yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jambi di Lapangan Kantor Gubernur Jambi, Kamis (25/6/2026). Pada kegiatan tersebut, sekitar 2.000 anak yatim dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Jambi menerima santunan. Bank Jambi turut memberikan bantuan berupa santunan uang tunai serta menyediakan gerobak makanan gratis bagi anak-anak yang hadir. Partisipasi Bank Jambi dalam kegiatan sosial ini mendapat apresiasi dari Gubernur Jambi, Al Haris. Menurutnya, kepedulian Bank Jambi patut diapresiasi karena tetap hadir membantu masyarakat meski sebelumnya sempat menghadapi gangguan operasional akibat serangan siber.“Kita tahu kemarin Bank Jambi sempat diserang siber, tetapi tetap ingin berkontribusi memberikan bantuan. Kita doakan Bank Jambi pulih seperti semula dan ke depan semakin berkembang,” ujar Al Haris. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Bank Jambi yang dipimpin langsung oleh Direktur Operasional Bank Jambi, Zulfikar. Ia menegaskan bahwa santunan kepada anak yatim merupakan bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang secara konsisten dilaksanakan setiap tahun, khususnya pada momentum 10 Muharram. Menurut Zulfikar, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, tetapi merupakan bentuk nyata kepedulian Bank Jambi kepada masyarakat.“Bank Jambi selalu hadir dalam kegiatan sosial seperti ini. Momentum 10 Muharram menjadi pengingat pentingnya berbagi kepada anak-anak yatim. Kami berharap kegiatan ini membawa keberkahan dan Bank Jambi dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa tantangan yang tengah dihadapi Bank Jambi tidak mengurangi semangat perusahaan untuk terus menjalankan program-program sosial.“Insyaallah Bank Jambi tetap semangat meskipun dalam keadaan musibah. Semoga Allah SWT memberikan hikmah, kebaikan, dan keberkahan, serta Bank Jambi dapat bangkit kembali seperti sediakala,” tambahnya. Momentum 10 Muharram tahun ini tidak hanya menjadi ajang berbagi kebahagiaan bagi anak-anak yatim, tetapi juga memperlihatkan sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun kepedulian sosial.Melalui kegiatan tersebut, Bank Jambi kembali menegaskan perannya tidak hanya sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD), tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang aktif mendukung kesejahteraan sosial dan kemanusiaan di Provinsi Jambi. Penulis Tim

Read More

Kepercayaan Publik Dinilai Jadi Fondasi Utama Percepat Transformasi Digital Bank Jambi

Tajam24Jam.Com JAMBI, 29 Juni 2026 – Kepercayaan masyarakat terhadap Bank Jambi dinilai menjadi modal penting dalam mendukung keberhasilan transformasi digital yang saat ini terus dijalankan. Upaya pembenahan yang dilakukan manajemen disebut tidak hanya berfokus pada pengembangan teknologi, tetapi juga menyentuh aspek tata kelola perusahaan, manajemen risiko, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta pelayanan kepada nasabah. Pengamat perbankan Laila Farhat, S.E., M.M. menilai, tingkat kepercayaan publik terhadap Bank Jambi masih terjaga dengan baik. Kondisi tersebut menjadi fondasi kuat bagi bank daerah itu untuk mempercepat proses transformasi digital di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif.“Publik optimistis transformasi digital Bank Jambi akan berjalan sukses karena proses yang dilakukan tidak hanya berfokus pada penguatan teknologi, tetapi juga mencakup tata kelola, manajemen risiko, kualitas SDM, serta peningkatan layanan kepada nasabah,” ujar Laila, Jumat (29/6/2026). Menurutnya, perkembangan industri perbankan yang berlangsung sangat cepat menuntut setiap bank untuk terus berinovasi. Nasabah kini membutuhkan layanan yang mudah diakses, cepat, aman, dan efisien sehingga transformasi digital menjadi langkah strategis agar bank tetap kompetitif. Laila menjelaskan, modernisasi sistem perbankan dan penguatan infrastruktur teknologi informasi diyakini mampu meningkatkan kualitas layanan, mempercepat proses transaksi, serta menciptakan efisiensi operasional. Selain itu, langkah tersebut juga berpotensi memperkuat penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), memperluas basis nasabah, dan mendorong pertumbuhan kredit yang sehat.“Transformasi digital pada akhirnya akan meningkatkan customer experience sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Bank Jambi. Ini merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan nilai tambah bagi perusahaan maupun nasabah,” katanya. Ia menegaskan, keberhasilan transformasi digital tidak dapat dipisahkan dari dukungan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemegang saham, regulator, nasabah, hingga seluruh jajaran internal Bank Jambi.Dengan jaringan layanan yang luas serta perannya sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD), Bank Jambi dinilai memiliki fondasi bisnis yang kuat untuk menyelesaikan agenda transformasi digital. Bank Jambi juga dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi institusi keuangan daerah yang semakin modern, inovatif, dan kompetitif. Lebih lanjut, Laila menekankan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya diukur dari penerapan teknologi, tetapi juga dari kemampuan bank meningkatkan kinerja keuangan, menjaga kualitas aset, memperkuat tata kelola perusahaan, serta menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.“Karena itu, optimisme publik terhadap Bank Jambi sangat beralasan,” pungkasnya. Penulis Tim

Read More

Bank Jambi Optimistis Penyaluran KUR Tembus 800 Debitur, Dukung Penguatan UMKM dan Ketahanan Pangan

Tajam24Jam.Com JAMBI, 22 Juni 2026 – Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jambi atau Bank Jambi terus menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Program pembiayaan yang ditujukan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ini menjadi salah satu upaya mendorong penguatan sektor usaha produktif sekaligus mendukung ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi daerah. Meski sebelumnya sempat mengalami gangguan layanan akibat serangan siber, Bank Jambi memastikan pelayanan KUR tetap berjalan normal sehingga masyarakat tetap dapat mengakses pembiayaan untuk pengembangan usahanya.Pemimpin Divisi Kredit Produktif Bank Jambi, Ade Yuliawan, mengatakan hingga 19 Juni 2026 jumlah debitur KUR Bank Jambi telah mencapai 758 orang. Angka tersebut diperkirakan terus bertambah seiring meningkatnya kebutuhan modal usaha masyarakat.“Kami optimistis hingga akhir Juni 2026 jumlah debitur KUR dapat mencapai 800 orang,” ujar Ade Yuliawan saat ditemui di Gedung Mahligai 9 Jambi, kawasan Telanaipura, Kota Jambi, Senin (22/6/2026). Menurutnya, penyaluran KUR Bank Jambi difokuskan pada sektor-sektor usaha produktif yang memiliki kontribusi terhadap perekonomian daerah. Pembiayaan diberikan kepada pelaku usaha di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan, kelautan dan perikanan, industri pengolahan, perdagangan, jasa, pariwisata, konstruksi, transportasi, pergudangan hingga ekonomi kreatif. Pada sektor pertanian, dana KUR dimanfaatkan untuk pengembangan usaha tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan di Provinsi Jambi. Sementara itu, sektor perdagangan dan jasa turut menjadi sasaran pembiayaan, mulai dari toko kelontong, warung sembako, pedagang pasar, bengkel, jasa laundry hingga usaha salon kecantikan yang membutuhkan tambahan modal kerja.Bank Jambi juga memberikan perhatian terhadap pelaku ekonomi kreatif melalui dukungan pembiayaan bagi usaha desain grafis, fotografi, produksi konten digital, serta berbagai usaha kerajinan yang terus berkembang.“Sektor ekonomi kreatif juga menjadi perhatian melalui dukungan pembiayaan bagi pelaku usaha desain grafis, fotografi, konten digital, dan kerajinan kreatif yang kini semakin berkembang di Jambi,” kata Ade. Dengan meningkatnya penyaluran KUR, Bank Jambi berharap akses pembiayaan bagi UMKM semakin luas sehingga mampu meningkatkan produktivitas usaha, membuka lapangan pekerjaan, memperkuat ketahanan pangan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Provinsi Jambi. Penulis Tim

Read More

Pengamat Perbankan Nilai Bank Jambi Berpeluang Menjadi Motor Penggerak Pembiayaan Sektor Produktif

Tajam24Jam.Com JAMBI, 2 Juli 2026 – Pengamat perbankan Laila Farhat, S.E., M.M. menilai Bank Jambi memiliki peluang besar untuk terus meningkatkan pembiayaan pada sektor-sektor produktif seiring pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatnya kebutuhan akses permodalan masyarakat. Dalam keterangannya, Kamis (2/7/2026), Laila mengatakan Bank Jambi sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) memegang peranan strategis dalam mendorong pembangunan ekonomi melalui fungsi intermediasi perbankan, yakni menghimpun dana masyarakat dan menyalurkannya kembali dalam bentuk kredit maupun pembiayaan produktif. Menurutnya, struktur ekonomi Provinsi Jambi yang ditopang oleh sektor perkebunan, pertanian, perdagangan, jasa, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan potensi besar yang dapat terus dikembangkan melalui penyaluran pembiayaan yang tepat sasaran.“Potensi tersebut perlu dimanfaatkan secara optimal dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudential banking) dan penerapan manajemen risiko yang baik,” ujar Laila. Ia menjelaskan, pembiayaan produktif memiliki dampak yang luas terhadap pertumbuhan ekonomi karena mampu mendorong perkembangan dunia usaha, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat fondasi ekonomi daerah. Meski demikian, Laila mengingatkan bahwa ekspansi pembiayaan harus tetap berorientasi pada kualitas. Pertumbuhan kredit yang sehat, menurutnya, tidak hanya diukur dari meningkatnya volume penyaluran kredit, tetapi juga dari kemampuan menjaga kualitas portofolio pembiayaan, rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL), serta profitabilitas yang berkelanjutan. Selain itu, transformasi digital yang terus dilakukan Bank Jambi dinilai menjadi faktor penting dalam memperluas akses layanan perbankan dan pembiayaan kepada masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian daerah. Laila juga menilai dukungan Pemerintah Provinsi Jambi sebagai pemegang saham menjadi modal strategis bagi Bank Jambi untuk meningkatkan kapasitas bisnis, memperluas basis nasabah, serta memperkuat daya saing di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif.“Ke depan, Bank Jambi memiliki peluang besar menjadi penggerak utama pembiayaan sektor produktif di daerah. Dengan tata kelola perusahaan yang baik, permodalan yang kuat, dan strategi bisnis yang adaptif, Bank Jambi diyakini mampu memperkuat kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Provinsi Jambi,” pungkasnya. Penulis Tim

Read More

TOKOH ADAT EDISON PUBIAN DUKUNG DANG IKE EDWIN: TELADAN NYATA ORANG BAIK YANG SELALU BIJAKSANA DEMI KEAMANAN DAN KEDAMAIAN BERSAMA

Tajam24Jam.Com BANDAR LAMPUNG, 9 Juli 2026 – Sosok Ketua Dewan Pembina DPP PWDPI, Irjen. Pol. (Purn) Dr. H. Ike Edwin, S.H., M.H., M.M. atau yang akrab disapa Dang Ike, terus mendapat dukungan luas dan pujian tulus dari berbagai kalangan, khususnya para tokoh adat dan masyarakat luas di Bumi Sai Bumi Ruwa Jurai. Salah satu dukungan juga datang dari Tokoh Adat Lampung Tengah, Edison PUBIAN. Dia mengatakan sikap tegas namun lembut, kerendahan hati, serta kebijaksanaan yang ditunjukkannya dalam menempatkan diri di tengah kehidupan bermasyarakat, dinilai menjadi contoh nyata yang sangat langka dan patut ditiru oleh semua kalangan. Edison mengungkapkan, bagi masyarakat Lampung, Dang Ike bukan sekadar tokoh besar atau mantan pejabat tinggi, melainkan sosok pelindung yang senantiasa menjaga keseimbangan hidup. Ia dikenal sangat bijaksana mengurusi urusan agama, menghormati nilai-nilai adat leluhur, serta berupaya sekuat tenaga menciptakan suasana yang rukun, damai, dan harmonis di mana saja ia berada. “Beliau adalah contoh nyata orang baik. Tidak pernah membeda-bedakan siapa yang datang meminta bantuan atau nasihat. Baik urusan keagamaan, persoalan adat, hingga kepentingan sosial masyarakat, Dang Ike selalu hadir dengan hati terbuka dan jalan keluar yang menenangkan hati siapa saja,” ujar salah satu tokoh adat Lampung Tengah, Edison Pubian pada Kamis (9/7/2026). Edison mengatakan, kehadirannya selalu dirasakan membawa kedamaian. Ketika ada perselisihan, ia hadir untuk merukunkan. Ketika ada kesulitan, ia datang untuk meringankan beban. Tidak peduli siapa orangnya, dari golongan mana, atau latar belakang apa, Dang Ike selalu menyambut dengan penuh kebaikan hati. “Semangat pengabdiannya yang tulus membuat masyarakat merasa terlindungi dan dihargai. Sikapnya yang tenang, rendah hati, namun teguh pada prinsip, menjadi jembatan kuat yang menyatukan berbagai perbedaan di tengah masyarakat Lampung,” ujarnya. Dia juga menambahkan, segenap tokoh adat dan masyarakat menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya serta doa terbaik untuk Dang Ike..“Semoga kebaikan, kebijaksanaan, dan semangat melayani yang dimilikinya senantiasa diberkahi, menjadi teladan bagi pemimpin masa depan, serta terus membawa manfaat luas bagi nusa dan bangsa,” pungkasnya. Penulis Tim

Read More

Dang Ike Tegaskan Tak Lagi Gunakan Jabatan Kepaksian Pernong, Pilih Fokus sebagai Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat Lampung

Tajam24Jam.Com BANDAR LAMPUNG, 8 Juli 2026 – Mantan Kapolda Lampung Tahun 2016, Irjen Pol. (Purn) Drs. H. Ike Edwin, S.H., M.H., M.M., yang akrab disapa Dang Ike, angkat bicara terkait beredarnya pemberitaan di salah satu media sosial yang masih menyebut dirinya sebagai Perdana Menteri Kerajaan Kepaksian Pernong Paksi Pak Skala Brak. Dang Ike menegaskan bahwa penyebutan tersebut tidak lagi sesuai dengan kondisi saat ini. Menurutnya, seluruh atribut maupun penyebutan yang berkaitan dengan Kepaksian Pernong sudah lama tidak lagi digunakan sebagai bentuk penghormatan terhadap tatanan adat sekaligus untuk menghindari polemik di tengah masyarakat adat Kepaksian Pernong. “Saya ingin meluruskan bahwa atribut maupun penyebutan yang berkaitan dengan Kepaksian Pernong sudah lama tidak lagi saya gunakan. Itu saya lakukan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun kericuhan di tengah masyarakat adat Kepaksian Pernong,” ujar Dang Ike, Rabu (8/7/2026). Ia mengatakan, dirinya lebih memilih dikenal sebagai Tokoh Adat Lampung dan Tokoh Masyarakat Lampung yang selama ini aktif mengabdikan diri dalam berbagai kegiatan sosial, pelestarian budaya, pembinaan generasi muda, hingga menjaga persatuan masyarakat Sai Bumi Ruwa Jurai. Menurut Dang Ike, jabatan maupun gelar bukanlah tujuan utama dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat. “Yang terpenting bukan jabatan ataupun gelarnya. Yang paling utama adalah bagaimana kita bisa memberikan manfaat yang nyata kepada masyarakat, menjaga adat budaya, serta ikut membangun Lampung dengan karya dan pengabdian,” katanya. Dang Ike menjelaskan, penyematan dirinya sebagai Tokoh Adat Lampung maupun Tokoh Masyarakat Lampung bukan muncul karena keinginan pribadi, melainkan merupakan bentuk penghormatan yang diberikan oleh masyarakat adat dan masyarakat Lampung atas kiprah yang telah dijalankannya selama bertahun-tahun. Selain itu, ia juga telah memperoleh berbagai gelar kehormatan adat dari sejumlah marga di Provinsi Lampung. “Alhamdulillah, masyarakat yang memberikan kepercayaan kepada saya. Selain dikukuhkan sebagai tokoh adat dan tokoh masyarakat, saya juga telah diberikan gelar Sutan oleh beberapa marga di Lampung,” ungkapnya. Tidak hanya dari Lampung, Dang Ike mengaku juga menerima gelar kehormatan dari sejumlah raja dan kerajaan adat di berbagai daerah di Indonesia sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusinya dalam menjaga nilai-nilai adat, budaya, serta mempererat persaudaraan antarkerajaan nusantara. “Banyak kerajaan adat di Indonesia yang memberikan gelar kehormatan kepada saya. Semua itu saya maknai sebagai amanah untuk terus menjaga persatuan dan melestarikan budaya bangsa,” ujarnya. Dalam keterangannya, Dang Ike juga memberikan penjelasan mengenai posisi Perdana Menteri pada Kepaksian Pernong yang selama ini ramai diperbincangkan. Menurutnya, struktur tersebut merupakan bagian dari tata kelola internal adat yang ruang lingkupnya terbatas. “Kalau berbicara soal Perdana Menteri di Kepaksian Pernong, itu ruang lingkupnya hanya dalam struktur kepaksian saja. Bahkan kalau diibaratkan dalam pemerintahan, tingkatannya hanya setara pekon atau tiyuh, seperti desa atau kelurahan,” jelasnya. Karena itu, ia menilai tidak perlu ada pembesaran makna maupun polemik terhadap jabatan tersebut. “Jangan sampai masyarakat salah memahami. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga adat, menjaga budaya, dan menjaga persatuan masyarakat Lampung,” tegasnya. Sebagai tokoh adat dan tokoh masyarakat, Dang Ike menegaskan dirinya akan terus berkomitmen mendukung pelestarian adat istiadat Lampung sekaligus memperkuat nilai-nilai kebhinekaan. Ia berharap seluruh elemen masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar, terutama yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman mengenai lembaga adat. “Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan. Adat adalah warisan leluhur yang harus kita hormati, bukan dijadikan bahan perdebatan. Mari kita fokus pada pengabdian yang nyata untuk masyarakat,” katanya. Dang Ike menambahkan, selama ini dirinya lebih banyak menghabiskan waktu untuk kegiatan sosial, pembinaan generasi muda, pemberdayaan masyarakat, serta berbagai aktivitas pelestarian adat dan budaya Lampung. Menurutnya, pengabdian yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat jauh lebih bernilai dibandingkan sekadar mengejar jabatan atau gelar kehormatan. “Kalau masyarakat merasakan manfaat dari apa yang kita lakukan, itulah penghargaan yang sesungguhnya. Gelar hanyalah simbol, tetapi pengabdian adalah bukti nyata yang akan selalu dikenang,” pungkasnya. (Rls/Humas DPP PWDPI). Penulis Tim

Read More

LMPP Jambi Dukung Langkah Kortas Tipidkor Polri Ungkap Kasus Pasokan Batubara Untuk PLTU.

Tajam24Jam.Com Jambi, 8 Juli 2026 – Provinsi Jambi salah satu daerah pemasok kebutuhan Batubara dalam Negeri, namun banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh Pemerintah Kabupaten,  Provinsi maupun kementerian. Pasalnya dari sekian banyak IUP di Jambi masih terdapat dugaan IUP yang tumpang tindih dengan izin perkebunan yang belum terurai. 8/7/2026. Syaiful, SH. selaku Bidkum Mada LMPP Jambi menyebutkan, perihal dugaan adanya tumpang tindih izin sudah kami sampaikan pada Pihak terkait maupun penegak hukum namun apa yang telah kami sampaikan tersebut seperti angin lalu. Baru baru ini kita dikejutkan dengan telah dilakukannya Penyidikan dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) pengadaan serta pemenuhan pasokan batu bara untuk sejumlah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang dilakukan oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri dan telah menggeledah eks restoran Prancis yang disebut pernah dimiliki Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di kawasan Cipete, Jakarta Selatan. Kami Mada LMPP Jambi mendukung Kortas Tipidkor Polri dalam pengusutan perkara dugaan korupsi dan TPPU pengadaan batu bara periode 2018–2026 ini, apalagi taksiran kerugian negara mencapai Rp 5 triliun. Kami juga berharap Kortas Tipidkor Polri agar memeriksa dan melakukan pengembangan hingga ke Provinsi Jambi, karena mengingat Jambi bagian dari Pemasok kebutuhan batu bara dalam Negeri. Penulis Tim

Read More