Dua Tahun Menanti Keadilan, Istri Driver Maxim Korban Pembunuhan Gugat Transparansi Polda Jambi di Aksi “Lentera Hijau Project”

Tajam24Jam.Com JAMBI, 24 Juni 2026 — Tuntutan terhadap transparansi dan kepastian hukum kembali mengemuka di halaman Markas Kepolisian Daerah (Polda) Jambi, Rabu, 24 Juni 2026. Dalam aksi bertajuk “Lentera Hijau Project”, Perkumpulan L.I.M.B.A.H Provinsi Jambi mengangkat delapan persoalan hukum yang dinilai belum terselesaikan secara tuntas dan masih menyisakan pertanyaan di tengah masyarakat. Dari sejumlah kasus yang disuarakan, perhatian publik tertuju pada perkara pembegalan disertai pembunuhan terhadap pengemudi Maxim, Risdianto (47). Lebih dari dua tahun sejak kasus tersebut bergulir, keluarga korban mengaku masih menunggu kejelasan mengenai perkembangan proses hukum yang berjalan. Aksi yang berlangsung di depan Mapolda Jambi itu berubah menjadi momen penuh emosi ketika FW, istri almarhum Risdianto, menyampaikan langsung kekecewaan dan harapannya kepada aparat penegak hukum. Dengan suara bergetar, FW menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar sebagai keluarga korban, melainkan sebagai warga negara yang menuntut kepastian hukum. “Hari ini saya berdiri di sini bukan hanya sebagai seorang istri yang kehilangan suami, tetapi sebagai warga negara yang menuntut kepastian hukum. Sudah lebih dari dua tahun sejak suami saya, almarhum Risdianto, menjadi korban pembunuhan. Namun hingga hari ini, keluarga kami masih menyisakan banyak pertanyaan yang belum terjawab,” ujar FW. Ia mempertanyakan sejauh mana perkembangan penanganan perkara yang merenggut nyawa suaminya. Menurutnya, keluarga korban hingga kini belum memperoleh penjelasan yang memadai terkait proses lanjutan perkara, status para tersangka, maupun kepastian hak-hak keluarga korban. FW meminta Polda Jambi membuka informasi secara transparan mengenai perkembangan kasus tersebut, sekaligus mempercepat proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. “Kami meminta Polda Jambi menjelaskan secara terbuka perkembangan penanganan kasus ini kepada masyarakat dan terutama kepada keluarga korban. Kami juga meminta percepatan proses hukum sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku, serta kepastian mengenai status tersangka dan perkembangan pelimpahan perkara,” katanya. Selain menyoroti proses hukum, keluarga korban juga mempertanyakan status barang bukti berupa kendaraan milik almarhum yang disebut hingga kini belum dikembalikan kepada pihak keluarga. “Kami meminta agar hak keluarga korban terkait barang bukti diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku. Jangan sampai keluarga korban terus menunggu tanpa kepastian,” ujarnya. Dalam orasinya, massa aksi turut menyoroti penanganan salah satu tersangka utama yang sebelumnya ditembak saat proses penangkapan. Tersangka tersebut disebut belum menjalani proses penahanan secara normal dengan alasan pemulihan kesehatan. Kekecewaan keluarga korban semakin mendalam setelah FW mengaku menyaksikan langsung salah satu tersangka, Hafif berada di ruang perawatan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jambi pada 14 Oktober 2025. Menurutnya, pemandangan yang ia lihat saat itu meninggalkan luka batin yang sulit dilupakan. “Saya menyaksikan langsung salah satu tersangka, Hafif, berada di ruang perawatan RS Bhayangkara Polda Jambi dalam kondisi terlihat santai memainkan gitar. Sebagai istri korban, pemandangan itu sangat menyakitkan. Saya melihat orang yang dituduh telah merampas nyawa suami saya tampak menikmati waktunya, sementara keluarga kami masih hidup dalam duka dan menunggu keadilan,” katanya. Pernyataan tersebut sontak menarik perhatian peserta aksi. Bagi keluarga korban, perjuangan mereka bukan hanya soal memastikan pelaku diproses secara hukum, tetapi juga memastikan seluruh tahapan penegakan hukum berjalan transparan, profesional, dan memberikan rasa keadilan yang nyata. “Saya bertanya, di mana letak keadilan bagi keluarga kami? Kami tidak meminta perlakuan di luar hukum. Kami hanya meminta agar hukum ditegakkan secara tegas, transparan, dan memberikan kepastian bagi keluarga korban. Jangan biarkan kasus ini berlarut-larut tanpa kejelasan. Kami hanya ingin keadilan untuk almarhum Risdianto,” ujar FW. Koordinator aksi dari Perkumpulan L.I.M.B.A.H menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan bertujuan mengintervensi proses hukum yang sedang berjalan. Aksi itu, menurut mereka, merupakan bentuk kontrol sosial sekaligus dorongan agar aparat penegak hukum membuka informasi yang dibutuhkan masyarakat dan keluarga korban. Mereka meminta Polda Jambi memberikan penjelasan resmi terkait perkembangan perkara yang hingga kini masih menjadi perhatian publik. Lebih dari dua tahun telah berlalu sejak tragedi yang merenggut nyawa Risdianto. Namun bagi keluarganya, waktu belum mampu menghapus luka maupun pertanyaan yang belum terjawab. Di tengah penantian panjang itu, tuntutan yang mereka suarakan tetap sama: kepastian hukum, transparansi proses, dan keadilan yang tidak berhenti di tengah jalan. DISCLAIMER LEGAL Berita ini disusun berdasarkan keterangan narasumber, pernyataan peserta aksi, dokumen yang tersedia, serta fakta-fakta yang diperoleh pada saat peliputan berlangsung. Seluruh pernyataan yang dikutip merupakan tanggung jawab pihak yang menyampaikannya dan tidak serta-merta mencerminkan pandangan atau kesimpulan redaksi. Redaksi menghormati asas praduga tak bersalah (presumption of innocence) sebagaimana diatur dalam ketentuan hukum yang berlaku. Setiap individu yang disebut dalam pemberitaan tetap memiliki hak hukum dan dianggap belum bersalah sampai terdapat putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap (inkracht). Pemberitaan ini tidak dimaksudkan untuk menghakimi, memvonis, maupun memengaruhi proses penyelidikan, penyidikan, penuntutan, atau persidangan yang sedang atau akan berlangsung. Informasi mengenai status hukum para pihak dapat berubah sesuai perkembangan resmi dari aparat penegak hukum dan putusan lembaga peradilan yang berwenang. Apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan, keberatan, atau memiliki informasi tambahan terkait isi pemberitaan ini, redaksi membuka ruang penggunaan Hak Jawab dan Hak Koreksi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik. KEBIJAKAN REDAKSI Catatan Redaksi: Polda Jambi atau pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan ini diberikan kesempatan untuk menyampaikan klarifikasi, tanggapan, maupun hak jawab yang akan dimuat secara proporsional sesuai ketentuan Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Penulis Tim

Read More

Polda Jambi Gelar Upacara Ziarah Rombongan di TPU Paal Merah, Wujud Penghormatan kepada Jasa Para Pahlawan Bhayangkara

Tajam24Jam.Com JAMBI, 24 Juni 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Jambi menggelar Upacara Ziarah Rombongan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Paal Merah, Jalan Sersan Muslim, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi, Rabu (24/6/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin oleh Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Jannus Parlindungan Siregar, S.I.K., M.H., serta diikuti para Pejabat Utama Polda Jambi, Pejabat Utama Polresta Jambi, dan personel Polresta Jambi. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dirbinmas Polda Jambi Kombes Pol. Hengki Poerwanto, S.I.K., Kapolresta Jambi Kombes Pol. Boy Sutan Binanga Siregar, S.I.K., M.H., beserta jajaran pejabat utama lainnya. Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan kepada Inspektur Upacara, laporan Komandan Upacara, mengheningkan cipta, pembacaan doa, penghormatan kepada arwah anggota Polri yang telah mendahului, hingga penaburan bunga di makam yang dipimpin langsung oleh Inspektur Upacara dan diikuti seluruh peserta ziarah. Kegiatan ziarah rombongan ini merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan untuk mengenang serta menghormati jasa-jasa para anggota Polri yang telah gugur dan mendahului, sekaligus menumbuhkan semangat pengabdian bagi generasi penerus Bhayangkara dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa ziarah rombongan bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan bentuk penghormatan dan penghargaan atas pengabdian para pahlawan Bhayangkara yang telah mendedikasikan hidupnya bagi bangsa dan negara. “Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami mengenang jasa dan pengorbanan para pendahulu Polri yang telah memberikan teladan dalam pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Semangat juang mereka menjadi motivasi bagi seluruh personel Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme serta menghadirkan pelayanan yang humanis, responsif, dan Presisi kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji. Ia menambahkan, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi refleksi bagi seluruh anggota Polri untuk terus menjaga amanah dan kepercayaan masyarakat dengan bekerja secara profesional serta menjunjung tinggi nilai-nilai pengabdian. “Semangat pengorbanan para pendahulu harus menjadi inspirasi bagi seluruh personel untuk terus mengabdi dengan tulus, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta memberikan pelayanan terbaik demi terwujudnya Polri yang semakin dicintai masyarakat,” tutupnya. Penulis Tim

Read More

Polda Jambi Gelar Ziarah Rombongan di TMP Satria Bhakti, Kenang Jasa Para Pahlawan pada Hari Bhayangkara ke-80

Tajam24Jam.Com JAMBI, 24 Juni 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Jambi melaksanakan kegiatan Ziarah Rombongan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Satria Bhakti Jambi, Rabu (24/6/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin oleh Dirsamapta Polda Jambi Kombes Pol. Mulia Prianto, S.Sos., M.H., serta dihadiri para Pejabat Utama Polda Jambi, personel Polri, dan para purnawirawan Polri. Rangkaian upacara diawali dengan kedatangan Inspektur Upacara di TMP Satria Bhakti, dilanjutkan laporan pimpinan upacara kepada pimpinan rombongan, penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga, pembacaan doa, penghormatan terakhir kepada arwah para pahlawan, serta penaburan bunga di makam para pahlawan. Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama. Pelaksanaan ziarah rombongan tersebut merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan mengenang dan menghormati jasa para pahlawan bangsa yang telah berjuang demi kemerdekaan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, sekaligus menjadi momentum untuk meneladani semangat pengabdian para pendahulu. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan bahwa ziarah rombongan merupakan tradisi yang sarat makna dan menjadi pengingat bagi seluruh personel Polri untuk terus melanjutkan semangat perjuangan para pahlawan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat. “Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi saat yang tepat untuk mengenang jasa dan pengorbanan para pahlawan serta para pendahulu Polri yang telah memberikan teladan dalam pengabdian kepada bangsa dan negara. Nilai-nilai perjuangan, loyalitas, dan keikhlasan mereka harus senantiasa menjadi inspirasi bagi seluruh anggota Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji. Lebih lanjut Kabid Humas menyampaikan bahwa semangat yang diwariskan para pahlawan harus menjadi landasan bagi Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme serta memperkuat kehadiran Polri yang humanis dan Presisi di tengah masyarakat. “Melalui peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami berkomitmen untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat dengan bekerja secara profesional, menjunjung tinggi integritas, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan yang terbaik demi terwujudnya Polri yang semakin dicintai masyarakat,” tutupnya. Penulis Tim

Read More

PLLIM Desak Kejati dan BPK Periksa Proyek Pembangunan SDN 030 Tempino

Tajam24Jam.Com JAMBI, 23 Juni 2026 – Perkumpulan Lembaga Lihat Inspirasi Masyarakat (PLLIM) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi dan Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi, Selasa (23/6/2026). Aksi tersebut dilakukan untuk menyampaikan aspirasi terkait dugaan permasalahan pada proyek pembangunan ruang kelas baru SDN 030 Tempino, Kabupaten Muaro Jambi. Dalam aksi tersebut, Koordinator Lapangan Iskandar, didampingi Junaidi dan Harvery, menyampaikan sejumlah tuntutan kepada aparat penegak hukum dan lembaga pemeriksa keuangan. Menurut massa aksi, proyek pembangunan ruang kelas baru SDN 030 Tempino memiliki nilai kontrak sekitar Rp382.218.016 dengan nomor kontrak 020/166/SPK/PPK.SD-DISDIKBUD/2025. Pekerjaan tersebut disebut dilaksanakan oleh CV Serumpun. PLLIM menyoroti sejumlah kondisi pada bangunan yang menurut mereka perlu mendapat perhatian dan pemeriksaan lebih lanjut. Beberapa hal yang disampaikan dalam aksi tersebut di antaranya dugaan keretakan pada plafon, adanya bagian bangunan yang terlihat renggang, serta cat pada dinding dan kusen yang disebut mulai mengalami pengelupasan.Selain kondisi fisik bangunan, massa aksi juga mempertanyakan kelengkapan sarana pendukung ruang kelas. Mereka menyebut ruang kelas yang dibangun belum dilengkapi meja dan kursi belajar. Dalam tuntutannya, PLLIM meminta Kejaksaan Tinggi Jambi dan BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan proyek, mulai dari pengguna anggaran, kuasa pengguna anggaran, pejabat pembuat komitmen (PPK), pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK), hingga pihak rekanan pelaksana. Massa aksi juga meminta dilakukan pengujian terhadap kelayakan bangunan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang bangunan gedung dan jasa konstruksi. Dalam penyampaian aspirasinya, PLLIM mengacu pada sejumlah regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021, serta beberapa regulasi Kementerian PUPR yang mengatur standar dan kelayakan bangunan.Koordinator aksi menyebut kegiatan tersebut merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawasi penggunaan anggaran negara serta mendorong transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi maupun pihak pelaksana proyek terkait tuntutan dan dugaan yang disampaikan dalam aksi tersebut. Oleh karena itu, seluruh informasi yang disampaikan massa aksi masih menunggu klarifikasi dan tanggapan dari pihak terkait guna memenuhi prinsip keberimbangan dalam pemberitaan. Penulis Tim

Read More

Polisi Ungkap Kasus Penyerangan Anggota Saat Bertugas, Pelaku Bersenjata Samurai Diamankan

Tajam24Jam.Com JAMBI, 22 Juni 2026 – Polda Jambi mengungkap kasus dugaan penganiayaan dan perlawanan terhadap petugas kepolisian yang sedang melaksanakan tugas pengaturan lalu lintas di kawasan Jalan Sultan Thaha, Kecamatan Pasar, Kota Jambi, Senin (22/6/2026). Pengungkapan kasus tersebut disampaikan Bidang Humas Polda Jambi berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/28/VI/2026/SPKT/Polsek Pasar/Polresta Jambi/Polda Jambi tertanggal 22 Juni 2026.Kabid Humas Polda Jambi menjelaskan, peristiwa terjadi sekitar pukul 06.45 WIB di seberang Hotel T-One, Jalan Sultan Thaha Nomor 191, Kelurahan Beringin, Kecamatan Pasar, Kota Jambi. Saat kejadian, pelapor bersama rekannya, Bara Taruna S, sedang melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas di lokasi tersebut. Tiba-tiba seorang pria yang kemudian diketahui berinisial AM (30) mendatangi petugas.Pelaku awalnya menanyakan kepada petugas, “Butuh bantuan dak,” yang kemudian dijawab oleh petugas. Selanjutnya, pelaku kembali bertanya mengenai keberadaan kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi. Tak lama berselang, pelaku diduga mencabut senjata tajam jenis samurai yang dibawanya dan mengejar kedua petugas sambil mengayunkan senjata tersebut ke arah korban dan rekannya.Korban dan rekannya berusaha menghindar dari serangan. Namun, salah seorang korban terjatuh dan diduga diinjak oleh pelaku sebelum kembali diancam menggunakan senjata tajam tersebut. Korban kemudian berhasil menyelamatkan diri, sementara rekannya mencari pertolongan. Atas kejadian tersebut, korban melaporkan peristiwa itu ke Polsek Pasar Polresta Jambi guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.Pelaku yang telah diamankan diketahui bernama Amrullah (30), warga Jalan Serma Nurmalik RT 11, Kelurahan Murni, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi. Dalam perkara ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa:Satu unit telepon seluler Oppo A38 warna hitam;Satu helai kaos putih bertuliskan Levi Strauss & Co;Satu helai celana pendek jeans warna biru motif putih.Penyidik menjerat tersangka dengan dugaan tindak pidana melawan petugas yang sedang menjalankan tugas yang sah dan penganiayaan sebagaimana diatur dalam Pasal 479 KUHP, Pasal 349 KUHP, dan Pasal 466 KUHP.Atas perbuatannya, tersangka terancam pidana penjara paling lama sembilan tahun. Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi, pemberkasan perkara, koordinasi dengan pihak kejaksaan, serta melengkapi berkas perkara untuk proses hukum lebih lanjut.Polda Jambi menegaskan bahwa perkembangan penanganan kasus tersebut akan terus disampaikan kepada publik sesuai dengan hasil penyidikan yang berlangsung. Penulis Tim

Read More

JARI Gelar Aksi Damai. Soroti Dugaan Pengelolaan Limbah Medis di Puskesmas Tempino

Tajam24Jam.Com MUARO JAMBI, 22 Juni 2026 – Jaringan Advokasi Rakyat Indonesia (JARI) menggelar aksi damai di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi dan Kantor Bupati Muaro Jambi, Senin (22/6/2026). Aksi yang dikoordinatori Ketua Umum JARI, Wandi Priyanto, tersebut diikuti sekitar 50 peserta. Aksi digelar sebagai bentuk penyampaian aspirasi terkait dugaan ketidaksesuaian pengelolaan limbah medis di Puskesmas Tempino, Kabupaten Muaro Jambi. Dalam penyampaiannya, JARI mengaku menemukan sejumlah limbah medis, seperti botol infus bekas, selang infus, botol bekas obat, dan jenis limbah medis lainnya yang diduga tidak dikelola sesuai ketentuan pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Ketua Umum JARI, Wandi Priyanto, mengatakan pihaknya meminta pemerintah daerah dan instansi terkait melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sistem pengelolaan limbah medis di Puskesmas Tempino.“Kami berharap adanya langkah konkret dari pemerintah dan instansi terkait untuk memastikan pengelolaan limbah medis dilakukan sesuai aturan yang berlaku demi melindungi lingkungan dan kesehatan masyarakat,” ujarnya. Menurut JARI, pengelolaan limbah medis yang tidak sesuai standar berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat apabila tidak ditangani secara tepat.Dalam aksi tersebut, JARI mengacu pada sejumlah regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 6 Tahun 2021 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pengelolaan Limbah B3, serta Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Limbah Medis Fasilitas Pelayanan Kesehatan. JARI mendesak pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap pengelolaan limbah medis di fasilitas pelayanan kesehatan guna memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. Hingga berita ini ditulis, pihak Puskesmas Tempino maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Upaya konfirmasi kepada pihak terkait masih terus dilakukan guna memperoleh informasi yang berimbang sesuai kaidah jurnalistik.Aksi damai yang berlangsung tertib tersebut merupakan bagian dari penyampaian aspirasi masyarakat yang dijamin oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penulis Tim

Read More

Danrem 042/Gapu Hadiri Bhayangkara Presisi Job Fair dan Bazar UMKM Polda Jambi, Dorong Peluang Kerja dan Penguatan Ekonomi Daerah

Tajam24Jam.Com JAMBI, 22 Juni 2026 – Komandan Korem (Danrem) 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin menghadiri pembukaan Bhayangkara Presisi Job Fair dan Bazar UMKM Polda Jambi Tahun 2026 yang berlangsung di Lippo Mall Jambi, Senin (22/6/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan memperluas kesempatan kerja serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM. Acara dibuka oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Afriansyah Noor dan turut dihadiri Gubernur Jambi Al Haris, Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar, Ketua DPRD Provinsi Jambi, Kajati Jambi, Danrem 042/Gapu, serta sejumlah kepala daerah dan unsur Forkopimda Provinsi Jambi. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan apresiasi kepada Polda Jambi atas inisiatif penyelenggaraan kegiatan yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 22–24 Juni 2026, tersedia lebih dari 1.000 lowongan pekerjaan dari berbagai perusahaan yang berpartisipasi. Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar menjelaskan bahwa Bhayangkara Presisi Job Fair 2026 diikuti sekitar 100 perusahaan dari berbagai sektor usaha dengan 188 formasi jabatan yang dibuka. Selain itu, sebanyak 36 pelaku UMKM turut meramaikan kegiatan dengan menampilkan berbagai produk unggulan daerah. Kehadiran Danrem 042/Garuda Putih dalam kegiatan tersebut menjadi wujud dukungan TNI terhadap berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan ekonomi kerakyatan, serta terbangunnya sinergi yang semakin solid antara TNI-Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh komponen masyarakat. “Kami mengapresiasi inisiatif Polda Jambi yang menghadirkan Bhayangkara Presisi Job Fair dan Bazar UMKM sebagai wadah yang mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha serta memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk berkembang. Kegiatan seperti ini sangat positif dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ekonomi daerah melalui terbukanya kesempatan kerja yang luas.” Ujarnya. Melalui Bhayangkara Presisi Job Fair dan Bazar UMKM 2026, diharapkan tercipta lebih banyak peluang kerja bagi generasi muda, berkembangnya sektor UMKM lokal, serta semakin kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Provinsi Jambi. (Penrem 042/Gapu) Penulis Tim

Read More

AKSI JILID III SERIKAT MAHASISWA JAMBI HANYA DITEMUI SEKWAN, PRESIDEN MAHASISWA UIN STS JAMBI: “JIKA TAK MAU DENGAR ASPIRASI RAKYAT, PIMPINAN DPRD LEBIH BAIK MUNDUR!”

Tajam24Jam.Com JAMBI, 23 Juni 2026 – Serikat Mahasiswa Jambi (SMJ) kembali menggelar Aksi Jilid III di depan Gedung DPRD Provinsi Jambi, Selasa (23/6/2026). Massa aksi yang terdiri dari berbagai elemen mahasiswa kembali menyuarakan kritik terhadap sejumlah kebijakan nasional, termasuk evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), efektivitas Koperasi Desa Merah Putih, penghentian pemborosan APBN, serta penguatan supremasi sipil. Tuntutan tersebut merupakan kelanjutan dari aksi sebelumnya yang telah disampaikan kepada DPRD Provinsi Jambi. (Metro Jambi – Mengabarkan dari Jambi) Namun, dalam aksi kali ini, mahasiswa mengaku kecewa karena tidak ada satu pun unsur pimpinan DPRD Provinsi Jambi yang hadir untuk menemui massa aksi. Aspirasi mahasiswa hanya diterima oleh Sekretaris Dewan (Sekwan), sementara pimpinan lembaga legislatif yang menjadi representasi rakyat tidak tampak hadir di tengah demonstrasi. Presiden Mahasiswa UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Abel Gaesca Sandya, yang juga merupakan salah satu inisiator Serikat Mahasiswa Jambi, menyampaikan kritik keras terhadap sikap tersebut. “Jika pimpinan DPRD Provinsi Jambi tidak mau menemui mahasiswa yang datang menyampaikan aspirasi rakyat secara langsung, maka lebih baik mundur saja dari jabatannya. Mereka dipilih oleh rakyat, digaji dari uang rakyat, dan seharusnya bekerja untuk rakyat. Jangan hanya hadir saat membutuhkan suara rakyat, tetapi menghilang ketika rakyat datang membawa aspirasi,” tegas Abel dalam orasinya. Menurut Abel, kehadiran pimpinan DPRD bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk penghormatan terhadap demokrasi dan partisipasi publik. Ia menilai bahwa mahasiswa datang bukan untuk mencari konflik, melainkan menjalankan fungsi kontrol sosial sebagai bagian dari kehidupan demokrasi. “Kami datang membawa gagasan, data, dan kegelisahan masyarakat. Yang kami harapkan hanyalah kesediaan wakil rakyat untuk mendengar secara langsung. Ketika ruang dialog ditutup, maka kepercayaan publik terhadap lembaga perwakilan akan semakin terkikis,” lanjutnya. Aksi Jilid III ini menjadi simbol bahwa gerakan mahasiswa di Jambi tidak berhenti pada satu momentum semata. Serikat Mahasiswa Jambi menegaskan akan terus mengawal berbagai kebijakan yang dinilai berdampak langsung terhadap masyarakat serta memastikan suara publik tidak berhenti di depan pagar gedung DPRD. Mahasiswa berharap DPRD Provinsi Jambi dapat menunjukkan komitmennya sebagai rumah rakyat dengan membuka ruang dialog yang lebih terbuka dan menghadirkan langsung pimpinan lembaga ketika masyarakat maupun mahasiswa menyampaikan aspirasi secara konstitusional. Sebelumnya, DPRD Provinsi Jambi pernah menyatakan komitmennya untuk membuka ruang komunikasi dan diskusi berkala bersama mahasiswa dan organisasi kepemudaan. (ANTARA News Jambi) “Perjuangan ini bukan tentang mahasiswa semata. Ini tentang bagaimana suara rakyat dihargai. Ketika wakil rakyat enggan mendengar rakyatnya sendiri, maka yang dipertanyakan bukan lagi tuntutan kami, melainkan komitmen mereka terhadap amanah yang diberikan rakyat,” tutup Abel. Penulis Tim

Read More

Polda Jambi Gelar Bhayangkara Presisi Job Fair & Bazar UMKM, Hadirkan 1.000 Lowongan Kerja dari 100 Perusahaan

Tajam24Jam.Com KOTA JAMBI, 22 Juni 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jambi menggelar kegiatan Bhayangkara Presisi Job Fair & Bazar UMKM Polda Jambi yang berlangsung di Lippo Mall Plaza Jambi, Senin (22/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui upaya mendukung peningkatan kesejahteraan dan penguatan ekonomi masyarakat. Pembukaan kegiatan dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Ir. H. Afriansyah Noor, M.Si., IPU, Gubernur Jambi Dr. Al Haris, S.Sos., M.M., Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno Halomoan Siregar, S.I.K., M.H., Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Yamin, S.I.P., M.M., Ketua DPRD Provinsi Jambi M. Hafiz Fatah, Kajati Jambi Sugeng Haryadi, S.H., M.H., Kepala Pengadilan Tinggi Jambi Dr. Ifa Sudewi, S.H., M.Hum, Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., Wakapolda Jambi Brigjen Pol. B. Ali, S.I.K., S.H., para kepala OPD, pimpinan perguruan tinggi, PJU Polda Jambi, serta perwakilan perusahaan, pelaku UMKM, mahasiswa dan undangan lainnya dengan jumlah sekitar 250 orang. Dalam sambutannya, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno Halomoan Siregar menyampaikan bahwa kegiatan tersebut melibatkan berbagai stakeholder sebagai bentuk kolaborasi untuk memerangi kemiskinan serta mendorong kemajuan ekonomi masyarakat. “Kegiatan Job Fair dan Bazar UMKM ini merupakan bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus menjadi bukti bahwa Polri hadir di tengah masyarakat. Momentum ini penting untuk membuka akses informasi bagi para pencari kerja serta memperkuat perekonomian daerah,” ujar Kapolda Jambi. Kapolda menjelaskan bahwa sebanyak 100 perusahaan dari berbagai sektor usaha turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut dengan menyediakan sekitar 1.000 peluang kerja. Selain itu, terdapat 36 pelaku usaha mikro yang diberikan ruang untuk mempromosikan produk mereka kepada masyarakat. Kapolda Jambi juga mengajak para pencari kerja untuk menunjukkan kompetensi, semangat belajar dan terus berkarya demi meraih masa depan yang lebih baik. Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80 dan mengapresiasi Polda Jambi atas penyelenggaraan Job Fair dan Bazar UMKM Bhayangkara Presisi.Menurutnya, persoalan kriminalitas tidak terlepas dari faktor kemiskinan dan pengangguran, sehingga kegiatan yang digagas Polda Jambi tersebut sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan. Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Afriansyah Noor memberikan apresiasi kepada Kapolda Jambi beserta jajaran yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Ia menyebut Job Fair Bhayangkara Presisi sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat dalam dunia ketenagakerjaan. “Dengan keikutsertaan 100 perusahaan yang membuka sekitar 1.000 lowongan pekerjaan, kami berharap kegiatan ini mampu mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan masyarakat pencari kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Afriansyah Noor. Usai pembukaan, Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI bersama Gubernur Jambi dan Kapolda Jambi meninjau sejumlah stan perusahaan dan pelaku UMKM yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan, Bhayangkara Presisi Job Fair & Bazar UMKM merupakan implementasi dari semangat Polri Presisi yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, namun juga berkontribusi dalam mendukung pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Melalui kegiatan ini, Polda Jambi bersama pemerintah daerah, dunia usaha dan seluruh stakeholder berupaya menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Diharapkan tersedianya 1.000 lowongan kerja dan keterlibatan pelaku UMKM dapat membantu mengurangi angka pengangguran, meningkatkan taraf hidup masyarakat, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji. Kabid Humas juga menambahkan, sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, Polri, dunia usaha serta masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan kesejahteraan bersama dan mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di Provinsi Jambi. Penulis Tim

Read More

Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jambi Gelar Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial untuk Masyarakat

Tajam24Jam.Com JAMBI, 23 Juni 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Jambi menggelar kegiatan Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dan terhubung secara virtual dengan kegiatan nasional yang dipimpin langsung oleh Kapolri dari Rumah Sakit Bhayangkara TK III Lemdiklat Polri, Selasa (23/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Putih, Broni, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Benny Ali, Ketua Pengurus Daerah Bhayangkari Jambi Evi Krisno H. Siregar, serta para Pejabat Utama Polda Jambi. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar mengatakan bahwa kegiatan Bakti kesehatan yang dilaksanakan hari ini merupakan wujud komitmen Polri untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat. “Bakti kesehatan yang kita laksanakan pada hari ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 sebagai wujud nyata kehadiran Polri yang tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir memberikan pelayanan sosial dan kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujar Kapolda Jambi. Dikatakannya bahwa dalam kegiatan bakti kesehatan ini sedikitnya terdapat 10 kegiatan yang telah dan sedang dilaksanakan, di antaranya pembagian kursi roda, kruk walker, tongkat bantu jalan, alat bantu dengar, kacamata baca gratis, pemeriksaan kesehatan gratis, khitanan massal, donor darah, serta berbagai bantuan sosial lainnya. Menurut Kapolda, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam percepatan penanganan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. “Khusus dalam penanganan stunting, Polri terus berkomitmen mendukung program pemerintah dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas sebagai modal utama menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya. Lebih lanjut, Kapolda Jambi juga menyampaikan diberikan berbagai alat bantu kesehatan diharapkan dapat membantu meningkatkan kemandirian serta kualitas hidup masyarakat penerima manfaat. “Pemberian alat bantu kesehatan seperti kursi roda, kruk walker, alat bantu dengar, serta kacamata gratis diharapkan dapat membantu meningkatkan kemandirian dan kualitas hidup para penerima manfaat,” katanya. Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa kegiatan Bhakti Kesehatan dan Bakti Sosial yang dilaksanakan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 merupakan bentuk nyata komitmen Polri untuk terus hadir dan memberikan manfaat kepada masyarakat. “Kegiatan ini merupakan implementasi dari tema Hari Bhayangkara ke-80, yaitu ‘Polri untuk Masyarakat’. Melalui berbagai layanan kesehatan dan bantuan sosial yang diberikan, Polda Jambi ingin memastikan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji. Kabid Humas juga menegaskan bahwa Polda Jambi akan terus mendukung berbagai program kemanusiaan dan sosial yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan transformasi Polri yang Presisi. “Polri tidak dapat bekerja sendiri. Dukungan dan kepercayaan masyarakat merupakan modal utama dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Karena itu, melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan seperti ini, kami ingin membangun kedekatan emosional dengan masyarakat sekaligus menunjukkan bahwa Polri selalu hadir untuk memberikan solusi dan manfaat bagi masyarakat,” pungkas Kombes Pol. Erlan Munaji. Penulis Tim

Read More