*Danrem 042/Gapu Lepas Bantuan Sosial untuk Korban Bencana Sumatera Barat*

Tajam24Jam.Com Jambi, 9 Desember 2025 – Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Heri Purwanto S.E., M.Sc., melepas keberangkatan bantuan sosial Korem 042/Gapu untuk korban bencana alam di Provinsi Sumatera Barat, di Kantor Dinas Kebakaran dan Pelayanan Kota Jambi, Selasa (9/12/2025). Bantuan ini dikirim sebagai bentuk kepedulian dari warga Jambi, intansi pemerintahan, swasta dan respon cepat TNI terhadap masyarakat yang terdampak musibah. Bantuan sosial yang dikirim meliputi kebutuhan pokok sembako, perlengkapan logistik, obat-obatan, pakaian dan peralatan pendukung tanggap darurat lainnya. Seluruh bantuan diberangkatkan menggunakan armada truk logistik yang siap menuju wilayah terdampak bencana di Sumatera Barat. Danrem 042/Gapu menegaskan bahwa pengiriman bantuan ini merupakan wujud kehadiran TNI di tengah rakyat, terutama ketika masyarakat menghadapi kesulitan. Beliau juga menyampaikan bahwa Korem 042/Gapu akan terus memantau situasi dan siap memberikan dukungan lanjutan apabila diperlukan. Pengiriman bantuan ini mendapat dukungan dari berbagai instansi dan Mitra serta diikuti oleh personel yang telah disiapkan untuk memastikan bantuan tiba tepat sasaran. Korem 042/Gapu juga berkoordinasi dengan satuan TNI di wilayah Sumatera Barat untuk mempercepat distribusi kepada para korban. Turut hadir dalam kegiatan tersebut:  Kasiter Kasrem 042/Gapu, Pabung Muaro Jambi, serta Kadis Damkar dan Penyelamatan Kota Jambi. Dengan diberangkatkannya bantuan sosial ini, menegaskan bahwa Korem 042/Gapu, Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat berkomitmen untuk selalu hadir membantu masyarakat, sekaligus memperkuat solidaritas dan kepedulian antar wilayah dalam menghadapi bencana alam. Penulis Tim 

Read More

Ratusan Meninggal, PMII Jambi Desak Presiden Buat Status Bencana Nasional di Sumatera 

Tajam24Jam.Com Jambi, 8 Desember 2025 – Korban Bencana Banjir bandang dan longsor yang terjadi di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, terus meningkat baik meninggal dunia maupun luka-luka. Terhitung sudah mencapai ratusan orang meninggal dunia dan ratusan orang luka-luka serta banyak kehilangan rumah akibat hancur dibuat banjir bandang namun status bencana alam sampai saat ini belum ditingkatkan ke status bencana Nasional. Hal itu membuat Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Jambi angkat bicara atas keprihatinan terhadap bencana yang terjadi di Aceh, Sumut dan Sumbar. “PC PMII Kota Jambi sangat prihatin atas bencana Banjir Bandang dan longsor di Sumbar, Sumut dan Aceh,” jelas Basir Ketua PC PMII Kota Jambi. senin, 8 desember 2025. Basir menyebutkan, setelah beberapa kajian mendalam tragedi yang melanda di Sumut, Sumbar dan Aceh, pengurus Cabang Kota Jambi mendapat beberapa keanehan yang melanda pulau sumatera sampai merenggut ratusan korban jiwa dan membuat jutaan penduduk terdampak skala kehancuran. “Bencana tersebut Sudah melampaui kemampuan penanganan Regional dan kami mengecam keras Sebagai pimpinan di Pemerintahan Republik Indonesia Tidak memberikan stekmen merendahkan dan meremehkan bencana alam di Pulau Sumatera,” terangnya. Basir menegaskan, bencana alam terjadi di Pulau Sumatera jangan diremehkan  meremehkan karena bencana banjir bandang melanda sumut, Aceh dan Sumbar bukan bencana biasa karena sudah banyak sekali menghancurkan rumah dan korban ban jiwa. “Pimpinan seharusnya menghibur masyarakat menjadi korban bencana, bukan melukai hati masyarakat dengan stakmen di Publik,” tegasnya. PMII Kota Jambi juga menyoroti keanehan benjir bandang yang terjadi di Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapsel, Madina, Taput sampai membawa gelondongan kayu besar dengan potongan rapi namun dibilang pohon tumbang dibawa banjir. “Percuma pemimpin tertinggi namun tidak tau mana kayu dipotong dan mana pohon tumbang dibuat banjir,” tuturnya. Begitu juga Mentri kehutanan Republik Indonesia “Raja Juli Antoni” bertanggung jawab penuh tragedi yang terjadi dan segera minta maaf secara terbuka atas pernyataan yang meremehkan penderitaan Rakyat. “Kami mendesak Presiden Republik Indonesia segera menetapkan agar bencana ini menjadi bencana nasional dan mobilisasi total dana dan logistik tanpa batas terhadap korban dampak banjir,” tuturnya. Serta akselerasi cepat pencarian korban yang masih belum ditemukan dan Komando terpusat dan efektif dilapangan serta Presiden mengambil keputusan politik yang berani berdasarkan tanggung jawab moral. “ini panggilan kemanusiaan, Untuk menyelamatkan saudara-saudara kita sebangsa dan setanah air,” tutupnya. Penulis Tim 

Read More

MAFIA BBM SUBSIDI DI KOTA KERINCI: DESAKAN KAPOLRES PELALAWAN BERTINDAK!

Tajam24Jam.Com PELALAWAN,  5 Desember 2025 – Di jantung Kota Kerinci, dugaan praktik mafia BBM subsidi mengancam keadilan. basminusantara.com melakukan investigasi mendalam terhadap sebuah gudang di Komplek Kerinci Business Centre, Pangkalan Kerinci, yang diduga menjadi pusat penampungan BBM subsidi ilegal. Pada Kamis, 27 November 2025, pukul 22.30 WIB, tim basminusantaara.com membuntuti armada bus biru langit yang membongkar muatan BBM subsidi di gudang tersebut. Sumber lokal menyebut BBM subsidi dikumpulkan oleh mafia migas dengan inisial Imam dari *SPBU No. 14.284.633, Pangkalan Kerinci. Praktik ini diduga melanggar Undang-Undang No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, dengan ancaman 6 tahun penjara dan denda hingga Rp60 miliar. Desakan KNPI Riau: Ketua KNPI Riau, Larshen Yunus, menyerukan: Kami mendesak Kapolres Pelalawan dan Kasat Reskrim bertindak jujur dan transparan. Tangkap Imam dan pihak SPBU 14.284.633 yang terlibat mafia BBM subsidi! Desakan Kepada Polres Pelalawan: basminusantara.com mendesak: Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara, dan Kasat Reskrim segera menangkap Imam dan pengelola SPBU 14.284.633. Melakukan penyidikan transparan dan menindak tegas pelaku.  telah mengirimkan tiga kali konfirmasi kepada Polres Pelalawan, namun belum ada respons. “Masyarakat Pangkalan Kerinci menanti aksi nyata. Dukung kami dengan menyuarakan #HentikanMafiaBBM. Kebenaran tak boleh dibungkam,” ujar (basminusantara.com) Update: Artikel ini akan diperbarui jika ada respons resmi dari Polres Pelalawan. Penulis Tim 

Read More

Kapolda Jambi Silaturahmi Bersama PHDI, Bahas Aset Pura dan Pendidikan Agama Hindu

Tajam24Jam.Com Jambi, 4 Desember 2025 — Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melaksanakan silaturahmi bersama pemuka agama Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Jambi di Pura Giri Indra Lokha, Kamis (04/12/2025). Dalam kegiatan tersebut, Kapolda turut didampingi Dirintelkam Kombes Pol. Hendri Hotuguan Siregar, Dirbinmas Kombes Pol. Henky Poerwanto, Dirnarkoba Kombes Pol. Dewa Made Palguna, Kabid Humas Kombes Pol. Mulya Prianto, Wadirintelkam AKBP S. Bagus Santoso, serta Kapolsek Kota Baru Kompol Jimmy Fernando. Sementara dari umat Hindu hadir Pinandita Pura Giri Indra Lokha Jro Mangku Wayan Widiarta, Ketua PHDI Provinsi Jambi Pande Gede Semarapura, Pembinmas Hindu Kanwil Kemenag Suhardi, serta tokoh Hindu lainnya. Acara dimulai dengan pembacaan doa, dilanjutkan sambutan Ketua PHDI Provinsi Jambi, Pande Gede Semarapura. Ia menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kehadiran Kapolda Jambi beserta jajaran. Pande juga memaparkan kondisi umat Hindu di Jambi yang tercatat berjumlah sekitar 580 orang dan tersebar di berbagai kabupaten/kota. Selain itu, ia menjelaskan bahwa Pura Giri Indra Lokha merupakan aset tanah milik Provinsi Jambi sejak 1972, dan saat ini pihaknya tengah mengajukan permohonan hibah kepada pemerintah daerah. “Pura ini bukan hanya tempat ibadah, namun juga pusat pendidikan agama bagi anak-anak kami karena belum memiliki guru Hindu di sekolah. Kami berterima kasih kepada Polda Jambi yang selalu hadir dan mendampingi dalam kegiatan keagamaan,” ujarnya. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dapat bersilaturahmi langsung dengan komunitas Hindu di Jambi. Ia menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama serta menyatakan dukungan terhadap kebutuhan umat, termasuk persoalan aset pura dan tenaga guru agama. “Terkait persoalan tanah Pura Giri Indra Lokha, kita akan komunikasikan dengan gubernur dan instansi terkait. Kami siap mendengarkan dan melayani aspirasi umat Hindu di Jambi,” ujarnya. Kapolda juga menyampaikan bahwa Polri akan berupaya mencari solusi terkait kebutuhan guru agama Hindu, termasuk kemungkinan mendatangkan tenaga pengajar bersertifikasi dari Bali. Penulis Tim 

Read More

Wakapolda Jambi Lepas Tim Kesehatan Biddokkes untuk Bantu Korban Bencana di Aceh

Tajam24Jam.Com Jambi, 4 Desember 2025 – Wakapolda Jambi Brigjen Pol. M. Mustaqim secara resmi melepas tim kesehatan Biddokkes Polda Jambi yang diberangkatkan menuju Provinsi Aceh untuk membantu penanganan korban bencana, Kamis (04/12/2025). Tim medis tersebut membawa berbagai bentuk bantuan kemanusiaan, mulai dari obat-obatan hingga perlengkapan medis penting yang dibutuhkan untuk memperkuat pelayanan kesehatan di lokasi terdampak bencana. Dalam sambutannya, Wakapolda Jambi Brigjen Pol. M. Mustaqim menyampaikan harapannya agar kehadiran tim kesehatan ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Aceh yang kini tengah berupaya memulihkan diri. “Pengiriman bantuan ini merupakan wujud komitmen Polda Jambi dalam misi kemanusiaan Polri. Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap saudara-saudara yang sedang menghadapi situasi sulit. Semoga dukungan dari Polda Jambi benar-benar membantu percepatan pemulihan di Aceh,” ujarnya. Pengiriman tim kesehatan dan bantuan medis ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam mendukung pemulihan pascabencana, sekaligus menegaskan komitmen Polda Jambi untuk selalu hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan. Penulis Tim 

Read More

GSPI Soroti Dugaan Korupsi Mega Proyek Museum Candi Muaro Jambi: Desak KPK Turun Tangan, Soroti Peran Kepala Balai

Tajam24Jam.Com Jambi, 5 Desember 2025 – Generasi Sosial Peduli Indonesia (GSPI) kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah V Jambi dan Bangka Belitung, Jumat (05/12/2025). Aksi ini merupakan bentuk protes keras terhadap dugaan praktik korupsi, penyalahgunaan wewenang, dan ketertutupan anggaran dalam mega proyek pembangunan Museum Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Candi Muaro Jambi yang bersumber dari APBN 2024 dengan nilai ratusan miliar rupiah. Dalam aksinya, GSPI menegaskan bahwa proyek sebesar ini tidak boleh dibiarkan menjadi ruang gelap yang rawan kongkalikong, terlebih berada di kawasan situs sejarah terbesar di Asia Tenggara yang memuat jejak peradaban tua Nusantara. Transparansi, integritas, dan akuntabilitas harus menjadi fondasi utama, bukan justru menjadi pertanyaan publik. GSPI menilai terdapat sejumlah indikasi kejanggalan dalam proses pembangunan museum, mulai dari pengelolaan proyek, mekanisme pengawasan, hingga dugaan keterlibatan internal Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah V sebagai pihak penanggung jawab teknis. Sejumlah temuan lapangan yang disampaikan GSPI meskipun masih perlu diselidiki melalui jalur hukum menunjukkan potensi penyimpangan yang dapat menyebabkan kerugian negara dalam skala besar. Bagi GSPI, diam berarti membiarkan uang rakyat diselewengkan dan membiarkan warisan budaya diperdagangkan dalam permainan proyek. Tuntutan GSPI Muaro Jambi 1. KPK RI Diminta Turun ke Jambi GSPI menuntut Komisi Pemberantasan Korupsi segera membuka penyelidikan formal terhadap dugaan korupsi mega proyek Museum KCBN Candi Muaro Jambi. 2. Audit Investigatif oleh Kemendikbud Ristek Kementerian diminta melakukan audit menyeluruh, terutama terkait peran dan integritas Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah V dalam mengelola anggaran besar ini. 3. Audit Total Seluruh Proyek di Kawasan KCBN Bukan hanya museum, tapi semua proyek yang berlangsung di kawasan Candi Muaro Jambi harus dibuka kembali, diaudit, dan dievaluasi. 4. Keterbukaan Anggaran untuk Publik GSPI menuntut dibukanya seluruh dokumen perencanaan, realisasi anggaran, progres pekerjaan, serta laporan penggunaan APBN agar masyarakat dapat melakukan kontrol langsung. Dalam pernyataannya, GSPI menegaskan bahwa aksi ini tidak ditujukan untuk menyerang individu, kepala balai, atau institusi pemerintah mana pun. Aksi ini adalah bentuk kontrol sosial yang sah dan dilindungi undang-undang dalam rangka mengawasi penggunaan uang negara. Koordinator Aksi GSPI, Dandi Bratanata dalam orasinya di depan kantor BPK Wilayah V, menyampaikan “Uang Rakyat Bukan Barang Dagangan. Jika dugaan penyimpangan ini benar, berarti uang negara dirampok, masyarakat dikhianati, dan nilai sejarah bangsa dipermainkan. Ini tidak boleh dibiarkan. KPK harus turun sekarang, bukan nanti.” Ia juga menyoroti peran BPK Wilayah V sebagai institusi yang seharusnya menjaga integritas pengelolaan warisan budaya bangsa “Tidak ada institusi yang kebal kritik. Tidak ada pejabat yang kebal pengawasan. Kami hadir untuk memastikan uang rakyat tidak menjadi bancakan.” Dandi menambahkan bahwa selama pemerintah tidak membuka dokumen anggaran dan tidak ada audit investigatif, GSPI akan terus melakukan aksi-aksi lanjutan. “Warisan Budaya Tidak Boleh Jadi “Proyek Gelap”, tegasnya. GSPI mengingatkan bahwa Candi Muaro Jambi bukan sekadar situs wisata, melainkan pusat pembelajaran peradaban Nusantara. Jika proyek pembangunan museum di situs sebesar ini dijalankan tanpa akuntabilitas, maka bukan hanya uang negara yang rugi, tetapi jati diri bangsa terancam. Aksi ini menjadi sinyal bagi pemerintah masyarakat semakin sadar, semakin berani, dan tidak lagi mau dibuai dengan proyek raksasa tanpa transparansi. GSPI berkomitmen untuk terus memperjuangkan pengawasan terhadap anggaran negara, terutama proyek-proyek yang menyangkut kepentingan publik dan warisan budaya. Mereka menegaskan bahwa: • Gerakan ini akan berlanjut. • Tekanan publik akan meningkat. • Transparansi bukan permintaan tetapi kewajiban. GSPI Muaro Jambi menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat, mahasiswa, dan aktivis anti-korupsi untuk ikut serta mengawal kasus ini, demi memastikan uang rakyat tidak dikorupsi dan kebudayaan bangsa tidak dijadikan alat bisnis terselubung. Penulis Tim 

Read More

Bos Ilegal Drilling “Iyan Kincai” Cuma Divonis 10 Bulan, Pekerja Justru 18 Bulan — Ada Apa dengan Pengadilan?

Tajam24Jam.Com Jambi, 5 Desember 2025 — Putusan Pengadilan Negeri Jambi terhadap terdakwa Alfian Gafar alias Iyan Kincai, yang disebut sebagai bos ilegal drilling, memicu gelombang kecurigaan dan kemarahan publik. Dalam putusan 28 Oktober 2025, hakim hanya menjatuhkan 10 bulan penjara dan denda Rp10 juta. Ironisnya, tiga pekerja lapangan yang sebelumnya ditangkap dalam kasus yang sama justru divonis lebih berat — 18 bulan penjara. Perbedaan hukuman ini langsung dianggap publik sebagai kejanggalan mencolok. Pertanyaan pun bermunculan: Mengapa pekerja kecil dihukum lebih berat daripada orang yang diduga mengendalikan aktivitas ilegalnya? Aroma ketidakadilan makin terasa ketika melihat fakta bahwa seluruh barang bukti — mulai dari motor, pipa, katrol, tali tambang, hingga jeriken berisi cairan menyerupai minyak bumi — jelas menunjukkan adanya operasi ilegal yang terstruktur. Masyarakat dan pegiat hukum mempertanyakan keras logika putusan tersebut. Banyak yang menilai hukuman ringan untuk pihak yang disebut sebagai bos ilegal drilling justru memperburuk kepercayaan publik terhadap proses peradilan. Sejumlah kalangan mendesak lembaga pengawas peradilan turun tangan. Mereka menegaskan bahwa vonis model begini berpotensi mengirim pesan berbahaya: bahwa pekerja rendahan paling mudah dikorbankan, sementara aktor besar bisa lolos dengan hukuman minimal. Kekecewaan publik kini mengarah pada satu pertanyaan tajam:Apakah hukum benar-benar ditegakkan, atau hanya formalitas untuk menutup perkara? Penulis Tim

Read More

Dugaan BBM Ilegal di Pangkalan Kerinci, Pelalawan: Polres dan SPBU Bisu, Spekulasi Kolaborasi Mengemuka

Tajam24Jam.Com PELALAWAN-Pangkalan Kerinci, Pelalawan, 1 Desember 2025 — Lebih dari sepekan sejak pengungkapan praktik ilegal pengisian solar subsidi di SPBU 14.284.633, sunyi senyap respons dari Polres Pelalawan dan manajemen SPBU. Kamis, 27 November 2025, kami menyaksikan mobil bus dan truk coltdiesel dengan tangki modifikasi mengisi BBM subsidi tanpa prosedur resmi—tanpa barcode MyPertamina, tanpa pengawasan._ Modus operandi melibatkan sopir yang mengisi sendiri tangki rahasia di bagasi, sementara petugas SPBU, Niel, hanya menyaksikan tanpa campur tangan. Aktivitas ini diduga melibatkan mafia BBM bernama Imam, yang mengangkut solar subsidi ke gudang di Komplek Kerinci Business Centre, di Wilayah Hukum Polsek Pangkalan Kerinci Polres Pelalawan, untuk dijual ke perusahaan dengan harga industri. Pertanyaan besar: Siapa yang melindungi? Penyalahgunaan ini jelas melanggar UU No. 22/2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, dengan ancaman pidana maksimal 6 tahun dan denda Rp60 miliar. Diamnya Humas SPBU dan aparat kepolisian memicu spekulasi kolaborasi, memperparah kerugian negara dan masyarakat. (basminusantara.com) mendesak Polres Pelalawan dan Pertamina bertindak tegas. “Transparansi dan penindakan adalah kunci menjaga subsidi BBM tepat sasaran,” kata Nando Saputra Gulo, Pimpinan Redaksi. Dampak ilegal ini bukan hanya kerugian negara, tapi juga mengganggu ketersediaan BBM bagi rakyat. Kami akan terus memantau, membuka ruang klarifikasi, dan memperjuangkan hak masyarakat atas energi adil. Baca selengkapnya di (basminusantara.com) Caption untuk Media Sosial: SIAPA YANG MELINDUNGI? Dugaan BBM ilegal di Pangkalan Kerinci, Pelalawan! Polres dan SPBU bisu, spekulasi kolaborasi mengemuka! #BBMIlegal #PangkalanKerinci #Transparansi Editor: Redaksi

Read More

*Danrem 042/Gapu Ikuti Rapurna TMMD ke-46 TA 2025 Secara Virtual*

Tajam24Jam.Com Jambi, 4 Desember 2025 – Komandan Korem 042/Gapu Brigjen TNI Heri Purwanto, S.E., M.Sc., mengikuti Rapat Paripurna (Rapurna) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-46 TA 2025 secara virtual oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) yang diwakili Aster Kasad Mayjen TNI Rahmad Zulkarnaen, bertempat di Makodim 0415/Jambi, Kamis (4/12/2025). Turut hadir dalam Rapurna kali ini: Kasiter Kasrem 042/Gapu, Dandim 0415/Jambi, Bupati Batanghari, Ketua DPRD Kab. Batanghari, Kepala Bappeda Kab. Batanghari.  Kemudian dihadiri juga secara virtual di Satuan Jajaran: Dandim 0416/Bute, Bupati Bungo, Ketua DPRD Kab. Bungo, Kepala Bappeda Kab. Bungo, Dandim 0419/Tanjab, Bupati Tanjab Barat, Ketua DPRD Kab. Tanjab Barat, Kepala Bappeda Kab. Tanjab Barat, Dandim 0420/Sarko, Bupati Sarolangun, Ketua DPRD Kab. Sarolangun, Kepala Bappeda Kab. Sarolangun.  Dengan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, Rapurna TMMD ke-46 ini membahas perencanaan serta penyiapan program lanjutan TMMD yang akan dilaksanakan pada tahun 2026, termasuk evaluasi dan mekanisme pelaksanaan kegiatan di seluruh Kota/Kabupaten se-Indonesia. Dalam sambutan Kasad yang dibacakan Aster Kasad, menyampaikan bahwa TMMD TA 2025 berjalan baik dan mendapat respon positif dari masyarakat. Program ini dinilai efektif mempercepat pembangunan di daerah terpencil serta membantu pemulihan wilayah terdampak bencana, sehingga manfaatnya diharapkan terus meningkat bagi kesejahteraan masyarakat. Kasad juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, dan insan media atas dukungan yang diberikan. Ia menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam menyukseskan TMMD dan berharap kerja sama yang sudah terjalin dapat terus dipertahankan dan diperkuat di masa mendatang. Usai mengikuti jalannya Rapurna, Danrem 042/Gapu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah daerah, Polri, media dan seluruh elemen masyarakat yang selama ini telah mendukung penyelenggaraan TMMD di wilayahnya. Danrem berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat semakin kuat pada pelaksanaan TMMD tahun 2026. “Kami berharap dukungan ini terus berlanjut, sehingga program TMMD semakin tepat sasaran dan mampu memberikan dampak signifikan bagi masyarakat.” Ujarnya.  Rapat paripurna berlangsung lancar dan menjadi sarana konsolidasi guna memperkuat pelaksanaan TMMD sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. (Penrem 042/Gapu) Penulis Tim 

Read More

Polresta Jambi Gelar Shalat Gaib dan Binrohtal untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar

Tajam24Jam.Com Jambi, 4 Desember 2025 – Dalam rangka mendoakan para korban bencana alam yang terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Polresta Jambi melaksanakan “Shalat Gaib” serta kegiatan “Bimbingan Rohani dan Mental (Binrohtal)” pada Kamis, 4 Desember 2025, pukul 08.30 WIB. Shalat Gaib dilaksanakan di Masjid Baiturrahman Polresta Jambi, dipimpin langsung Wakapolresta Jambi, sebagai bentuk doa dan penghormatan kepada para korban bencana alam yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.  Sementara itu, untuk personel beragama Kristen, kegiatan Binrohtal dipimpin oleh Kasat Resnarkoba dan berlangsung di ruang kerjanya. Kegiatan ini digelar seiring dengan telah terjadinya musibah bencana alam di berbagai wilayah Indonesia yang menimbulkan korban jiwa, kerusakan, dan penderitaan bagi masyarakat.  Shalat Gaib menjadi sarana bagi seluruh personel Polri untuk menunjukkan kepedulian dan memperkuat ikatan kebersamaan dengan sesama anak bangsa. Wakapolresta Jambi AKBP Nurhadiansyah S.I.K M.H menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk doa dan kepedulian, tetapi juga sebagai pengingat bagi personel untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan.  “Kami mendoakan para korban yang wafat diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, Semoga musibah ini segera berlalu dan menjadi pelajaran berharga bagi kita semua,” ujar Waka Polresta Jambi. Polresta Jambi juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendoakan keselamatan dan kekuatan bagi para korban serta petugas yang tengah menjalankan proses evakuasi dan pemulihan di daerah terdampak. Penulis Tim 

Read More