Polres Bangka Barat Tangani Kecelakaan Maut di Simpang Ibul, Satu Orang Tewas

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 22 Oktober 2026 – Polres Bangka Barat melalui Satuan Lalu Lintas bergerak menangani kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang pengendara sepeda motor di Jalan Raya Pangkalpinang–Mentok, Simpang Ibul, Desa Ibul, Kecamatan Simpang Teritip, Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso mengatakan, personel Satlantas Polres Bangka Barat telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan pendataan saksi dan korban, serta mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan. “Polres Bangka Barat melalui Satlantas telah melakukan penanganan awal di lokasi kejadian. Saat ini, penanganan lebih lanjut dilakukan Unit Gakkum Satlantas untuk mendalami penyebab kecelakaan,” ujar IPTU Yos Sudarso. Kecelakaan tersebut melibatkan mobil Mitsubishi Microbus merah kombinasi bernomor polisi BN-7030-PL yang dikemudikan Yurifani (52) dan sepeda motor Honda Astrea Legenda hitam tanpa nomor polisi yang dikendarai Zul Arkani (56), warga Desa Ibul. Berdasarkan informasi awal, mobil melaju dari arah Pangkalpinang menuju Mentok, sedangkan sepeda motor bergerak dari arah sebaliknya. Sepeda motor diduga menghindari kendaraan lain yang hendak berbelok ke kanan hingga masuk ke jalur berlawanan dan bertabrakan dengan mobil tersebut. Akibat kecelakaan itu, Zul Arkani mengalami luka pecah pada bagian kepala dan meninggal dunia. Sementara pengemudi mobil tidak mengalami luka. Kerugian materiil akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp 2 juta. Polres Bangka Barat mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, menjaga konsentrasi, serta berhati-hati ketika menghindari kendaraan atau berpindah jalur, terutama di jalan raya yang dilalui kendaraan dari dua arah. Melalui penanganan tersebut, Polres Bangka Barat menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan kepolisian secara cepat, tepat, dan humanis kepada masyarakat, sejalan dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat. Penulis Tim

Read More

Polres Bangka Barat Gelar Operasi Sarang Narkoba, Perkuat Sinergi Polisi Bersama Masyarakat

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 22 Oktober 2026 – Polres Bangka Barat terus memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika melalui Operasi Sarang Narkoba di Cafe Kepo, Jalan Raya Menumbing, Kelurahan Menjelang, Kecamatan Mentok, Kamis (22/10/2026) malam. Kegiatan yang dimulai pukul 22.00 WIB tersebut melibatkan personel Satresnarkoba, Sat Samapta, Seksi Propam, dan Seksi Dokkes Polres Bangka Barat. Operasi dilaksanakan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus melindungi generasi muda dari ancaman bahaya narkotika. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap delapan orang pengunjung melalui tes urine. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruhnya dinyatakan negatif narkoba. Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso mengatakan, Operasi Sarang Narkoba merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polres Bangka Barat untuk mencegah penyalahgunaan narkotika dan menciptakan lingkungan yang aman bagi masyarakat. “Polres Bangka Barat berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui langkah pencegahan, pengawasan, dan penegakan hukum terhadap penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika. Upaya ini bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan dukungan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat,” ujar IPTU Yos Sudarso menyampaikan pesan Kapolres. Ia menegaskan, semangat Polisi Bersama Masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan yang tangguh terhadap ancaman narkoba. Peran masyarakat sangat dibutuhkan, mulai dari meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, memberikan edukasi kepada keluarga, hingga menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui dugaan penyalahgunaan atau peredaran narkotika. Menurutnya, upaya pemberantasan narkoba tidak cukup hanya melalui penindakan, tetapi juga harus disertai langkah pencegahan dan kesadaran bersama agar masyarakat, khususnya generasi muda, tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika. “Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa Polres Bangka Barat hadir untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, menjauhi narkoba, serta tidak ragu melaporkan informasi yang berkaitan dengan dugaan peredaran narkotika kepada pihak kepolisian,” tambahnya. Polres Bangka Barat akan terus mengintensifkan kegiatan preventif dan penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku sebagai bagian dari upaya mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif. Operasi berakhir pada Jumat (23/10/2026) pukul 00.20 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar. Polisi Bersama Masyarakat, Bersama Melindungi Generasi Bangsa dari Bahaya Narkoba. Penulis Tim

Read More

Polres Bangka Barat Jalankan Program Polisi Peduli Pengangguran, Dorong Pencari Kerja Lebih Mandiri

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 21 Oktober 2026 – Polres Bangka Barat mengintensifkan program Polisi Peduli Pengangguran melalui sinergi dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Bangka Barat. Program ini menjadi bentuk kepedulian Polri dalam mendorong peningkatan keterampilan masyarakat, membuka peluang kerja, serta menumbuhkan kemandirian ekonomi. Pelaksanaan program tersebut dilakukan pada Rabu (21/10/2026) di BLK Kabupaten Bangka Barat. Jajaran Satbinmas bersama Satintelkam Polres Bangka Barat berkoordinasi dengan pihak BLK untuk mendukung pelatihan keterampilan bagi masyarakat, khususnya para pencari kerja. Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso mengatakan, program Polisi Peduli Pengangguran merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri dalam mendukung masyarakat agar lebih produktif dan memiliki kesiapan menghadapi dunia kerja. “Program Polisi Peduli Pengangguran ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya mereka yang sedang mencari pekerjaan. Kami mendorong peserta pelatihan untuk terus meningkatkan keterampilan, memanfaatkan kesempatan belajar dengan sungguh-sungguh, serta mempersiapkan diri agar mampu bersaing di dunia kerja maupun menciptakan usaha mandiri,” ujarnya. Menurutnya, melalui program tersebut, Polres Bangka Barat ingin mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk BLK, agar upaya peningkatan keterampilan dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan secara berkelanjutan. Selain memberikan motivasi kepada peserta pelatihan, kegiatan ini juga diarahkan untuk membangun kesadaran bahwa keterampilan dan kemauan untuk terus belajar menjadi modal penting dalam memperoleh pekerjaan maupun mengembangkan usaha. Polres Bangka Barat berharap program Polisi Peduli Pengangguran dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendorong terciptanya kegiatan produktif yang berdampak positif terhadap lingkungan sosial. Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, Polres Bangka Barat berkomitmen mendukung pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif. Penulis Tim

Read More

KRYD Gakkum Polsek Tempilang Ungkap Peredaran Sabu, 14 Paket Disita

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 19 Oktober 2026 – Polsek Tempilang, Polres Bangka Barat, mengungkap kasus dugaan peredaran narkotika jenis sabu melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) penegakan hukum (Gakkum). Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang pemuda berinisial AR (21) di sebuah rumah kontrakan di RT 06, Desa Air Lintang, Kecamatan Tempilang, Senin (19/10/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Dari pengungkapan itu, polisi menyita 14 paket yang diduga berisi sabu, terdiri atas 12 paket kecil dan dua paket besar. Petugas juga mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Mio GT warna hitam, tas pinggang warna cokelat, plastik merah yang digunakan untuk menyimpan barang tersebut, serta uang tunai Rp 3 juta yang diduga merupakan hasil penjualan narkotika. Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso, mengatakan pengungkapan tersebut berawal dari kegiatan patroli malam yang dilakukan Tim Ulat Bulu Resintel Polsek Tempilang di sekitar Pantai Selepuk, Desa Air Lintang. “Dalam pelaksanaan KRYD Gakkum, personel menerima informasi dari masyarakat mengenai dugaan aktivitas peredaran narkotika jenis sabu. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan hingga petugas menemukan lokasi tempat tinggal terduga pelaku,” ujar IPTU Yos Sudarso. Ia menjelaskan, sebelum melakukan penggerebekan, personel Resintel berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas Desa Air Lintang dan personel piket Polsek Tempilang. Penggeledahan rumah kontrakan tersebut juga disaksikan Ketua RT setempat. Saat penggerebekan berlangsung, AR diketahui sedang tidur. Petugas kemudian melakukan penggeledahan dan menemukan sejumlah paket yang diduga berisi sabu di dalam bungkusan plastik merah yang tersimpan bersama pakaian milik terduga pelaku. “Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, terduga pelaku mengakui barang tersebut miliknya. Ia mengaku mendapatkan sabu dari wilayah Kabupaten Bangka Selatan untuk dibawa ke Kecamatan Tempilang dan dijual kembali,” kata Yos. Menurutnya, AR beserta barang bukti telah diamankan ke Mapolsek Tempilang untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Penanganan perkara selanjutnya dikoordinasikan dengan Satresnarkoba Polres Bangka Barat. Yos menegaskan, pengungkapan tersebut merupakan bagian dari upaya Polres Bangka Barat dalam meningkatkan penegakan hukum terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika melalui kegiatan KRYD. “Polres Bangka Barat mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungannya. Setiap informasi akan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tutupnya. AR diduga melanggar Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, sebagaimana tercantum dalam laporan kepolisian. Penulis Tim

Read More

Polres Bangka Barat Hentikan Tambang Ilegal di Perairan Belembang, Penindakan Disiapkan Jika Berulang

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 19 Oktober 2026 – Satpolairud Polres Bangka Barat bersama personel Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung menghentikan aktivitas penambangan timah yang tidak dilengkapi perizinan di perairan Belembang, Desa Bakik, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, Senin (19/10/2026) siang. Penghentian aktivitas tersebut dilakukan setelah petugas mengecek sejumlah ponton yang sedang beroperasi sekitar pukul 14.00 WIB. Saat dimintai keterangan mengenai legalitas kegiatan, para penambang mengaku tidak memiliki izin untuk melakukan aktivitas penambangan di lokasi tersebut. Petugas kemudian menghentikan kegiatan penambangan dan memberikan imbauan kepada para penambang agar tidak kembali melakukan aktivitas serupa tanpa dilengkapi perizinan yang sah. Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso, menegaskan bahwa pengecekan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mengawasi aktivitas pertambangan di wilayah pesisir dan perairan Kabupaten Bangka Barat. “Petugas telah memberikan imbauan dan menghentikan aktivitas penambangan yang tidak dilengkapi perizinan. Kami mengingatkan agar masyarakat mematuhi ketentuan hukum dan tidak kembali melakukan aktivitas penambangan tanpa izin,” ujar Yos. Dalam pengecekan tersebut, petugas juga meminta keterangan dari panitia kampung terkait pelaksanaan aktivitas penambangan di perairan Belembang. Berdasarkan keterangan yang diperoleh di lapangan, kegiatan tersebut disebut berlangsung atas kesepakatan masyarakat Dusun Belembang dan diketahui oleh kepala desa serta kepala dusun setempat. Petugas juga memperoleh informasi mengenai pembagian hasil berupa lima cantingan, dengan masing-masing cantingan diperkirakan seberat satu kilogram. Hasil tersebut disebut dialokasikan untuk masyarakat Dusun Belembang, nelayan, masjid, karang taruna, dan petugas jaga malam. Meski terdapat kesepakatan masyarakat dan pembagian hasil, hal tersebut tidak serta-merta menggantikan kewajiban untuk memenuhi ketentuan perizinan pertambangan yang berlaku. Polres Bangka Barat menegaskan akan melakukan penindakan apabila aktivitas penambangan tanpa izin kembali ditemukan di lokasi tersebut. Satpolairud Polres Bangka Barat bersama Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung, dengan dukungan PT Timah, akan menindaklanjuti temuan tersebut sesuai ketentuan hukum. Polres Bangka Barat mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pertambangan yang melanggar aturan serta bersama-sama menjaga ketertiban dan kelestarian wilayah pesisir maupun perairan. Penulis Tim

Read More

Sambut HUT ke-75 Humas Polri, Polres Bangka Barat Salurkan Bantuan Sosial kepada Warga Tanjung

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 19 Oktober 2026 – Polres Bangka Barat menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat di Desa Tanjung, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Senin (19/10/2026). Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian Polres Bangka Barat sekaligus memperkuat semangat Polisi Bersama Masyarakat melalui aksi sosial yang memberikan manfaat nyata bagi warga. Kegiatan tersebut dipimpin Wakapolres Bangka Barat Kompol Dr. Singgih Aditya Utama, didampingi para pejabat utama (PJU) Polres Bangka Barat. Kedatangan jajaran Polres Bangka Barat disambut antusias oleh masyarakat. Warga yang menerima bantuan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian serta kepedulian yang diberikan. Bakti sosial ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kebutuhan warga. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun hubungan yang harmonis antara Polres Bangka Barat dan masyarakat. Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso mengatakan, kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Bangka Barat untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu berupaya hadir di tengah masyarakat. Semangat Polisi Bersama Masyarakat bukan sekadar slogan, tetapi diwujudkan melalui kepedulian, kebersamaan, dan pelayanan yang dirasakan langsung oleh warga. Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ujar IPTU Yos Sudarso. Ia menambahkan, kedekatan antara Polri dan masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan publik. Karena itu, Polres Bangka Barat akan terus mengedepankan pelayanan yang humanis serta kegiatan yang membawa manfaat bagi masyarakat. Melalui bakti sosial ini, Polres Bangka Barat menegaskan komitmennya untuk terus menghidupkan semangat Polisi Bersama Masyarakat, membangun kepercayaan, memperkuat kemitraan, serta menghadirkan sosok Polri yang peduli, humanis, dan selalu dekat dengan masyarakat. Penulis Tim

Read More

Polsek Jebus Polres Bangka Barat Amankan Tiga Orang, 65 Paket Sabu Disita

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 17 Oktober 2026 – Unit Resintel Polsek Jebus, Polres Bangka Barat, mengamankan tiga orang yang diduga terkait peredaran narkotika jenis sabu di Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, Sabtu (17/10/2026). Dalam pengungkapan tersebut, petugas menyita 65 paket sabu dengan berat bruto total 24,51 gram. Ketiga orang yang diamankan masing-masing berinisial LH (44), warga Dusun Penganak, Desa Air Gantang, Kecamatan Parittiga, serta SM (22) dan FR (30), warga Desa Air Gantang, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat. Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat yang diterima Unit Intel Polsek Jebus sekitar pukul 16.00 WIB terkait dugaan peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolsek Jebus AKP Candra Wijaya memerintahkan Unit Resintel melakukan penyelidikan. Sekitar pukul 17.00 WIB, petugas mengamankan LH di wilayah Dusun Penganak, Desa Air Gantang. Dari hasil penggeledahan yang disaksikan kepala dusun setempat, petugas menemukan 17 paket kecil sabu dengan berat bruto 3,12 gram. Penyelidikan kemudian dikembangkan ke sebuah mes timah di Dusun Penganak. Di lokasi tersebut, petugas mengamankan FR dan menemukan 39 paket sabu dengan berat bruto 19,41 gram. Polisi turut menyita timbangan digital, plastik klip kosong, telepon genggam, serta uang tunai Rp 2,1 juta. Saat penggeledahan berlangsung, petugas juga mengamankan SM yang melintas di sekitar lokasi. Dari hasil penggeledahan, ditemukan sembilan paket kecil sabu dengan berat bruto 1,98 gram. Petugas selanjutnya melakukan pengembangan ke kediaman LH dan kembali menemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu. Secara keseluruhan, barang bukti sabu yang disita dari ketiga orang tersebut memiliki berat bruto 24,51 gram. Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso, mengatakan pengungkapan tersebut merupakan tindak lanjut atas informasi masyarakat yang kemudian dikembangkan melalui penyelidikan oleh Unit Resintel Polsek Jebus. “Ketiga terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Jebus untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap para terduga dan saksi-saksi serta mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat,” ujar Yos. Sementara itu, Kapolsek Jebus AKP Candra Wijaya menegaskan pihaknya akan terus mengembangkan penyelidikan untuk menelusuri asal-usul barang bukti dan mengungkap kemungkinan jaringan peredaran narkotika yang berkaitan dengan perkara tersebut. Dalam kasus ini, penyidik menerapkan sangkaan Pasal 114 subsider Pasal 112 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, sesuai laporan kepolisian. Polsek Jebus Polres Bangka Barat mengimbau masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui dugaan peredaran narkotika di lingkungan masing-masing. Penulis Tim

Read More

Polsek Jebus Polres Bangka Barat Selidiki Kasus Pria Tewas Diamuk Massa

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 18 Oktober 2026 – Polsek Jebus, Polres Bangka Barat, menangani kasus meninggalnya seorang pria berinisial Apri (30) yang diduga tewas akibat amukan massa di Dusun Pelawan, Desa Teluk Limau, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, Minggu (18/10/2026). Peristiwa tersebut diketahui setelah personel piket Polsek Jebus menerima informasi dari masyarakat terkait dugaan pencurian. Petugas kemudian bergerak ke lokasi dan menemukan pria tersebut sudah dalam keadaan meninggal dunia. Personel Polsek Jebus langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), melakukan olah TKP, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso, mengatakan kasus tersebut masih dalam penyelidikan untuk mengungkap secara jelas rangkaian kejadian serta pihak-pihak yang diduga terlibat. “Kasus ini masih dalam penyelidikan. Kami melakukan langkah-langkah kepolisian, termasuk olah TKP dan meminta keterangan saksi, untuk mengungkap fakta yang sebenarnya serta memastikan penanganan perkara sesuai ketentuan hukum,” ujar IPTU Yos Sudarso. Polres Bangka Barat melalui Polsek Jebus terus melakukan penanganan terhadap peristiwa tersebut. Masyarakat diimbau tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan penanganan dugaan tindak pidana kepada aparat penegak hukum. Penulis Tim

Read More

Polres Bangka Barat Amankan Pria dengan Sabu 7,76 Gram di Kebun Sawit Bawah Bukit Menumbing

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 17 Oktober 2026 – Satuan Reserse Narkoba Polres Bangka Barat mengamankan seorang pria berinisial A (22) yang diduga memiliki narkotika jenis sabu seberat 7,76 gram di kawasan perkebunan sawit di bawah Bukit Menumbing, Kampung Air Samak, Kelurahan Menjelang, Kecamatan Mentok, Sabtu (17/10/2026) sore. Pria tersebut diamankan sekitar pukul 17.00 WIB saat personel Unit 1 Satresnarkoba melakukan patroli di wilayah Kecamatan Mentok. Kasus ini terungkap ketika petugas melihat seorang pria dengan gerak-gerik mencurigakan sedang mencari sesuatu di semak-semak di bawah pohon sawit. Saat dihampiri petugas, pria tersebut diduga berusaha melarikan diri sambil membuang barang yang dibawanya. Petugas kemudian melakukan pengejaran hingga berhasil mengamankannya. Dalam penggeledahan yang disaksikan perangkat RT setempat, petugas menemukan satu paket plastik klip berisi kristal bening yang diduga sabu. Barang tersebut disimpan di dalam kotak rokok merek Djitoe Click yang dibungkus tisu dan dibuang di bawah pohon sawit. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, A mengakui bahwa paket yang diduga berisi sabu tersebut merupakan miliknya. Selain sabu dengan berat bruto 7,76 gram, polisi turut mengamankan sejumlah barang lainnya, yakni satu plastik klip kosong, tisu, kotak rokok, celana pendek, satu unit sepeda motor Yamaha tanpa nomor polisi, serta satu unit telepon genggam. Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso mengatakan, pengungkapan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menindak peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Bangka Barat. “Polres Bangka Barat terus berkomitmen melakukan upaya pencegahan dan penindakan terhadap penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika. Kami mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan terkait narkotika,” ujar Yos Sudarso. Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah dibawa ke Polres Bangka Barat untuk menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut. Atas perkara tersebut, tersangka disangkakan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto ketentuan penyesuaian pidana yang berlaku, dengan subsider Pasal 609 ayat (2) huruf a KUHP sebagaimana disesuaikan melalui peraturan perundang-undangan terkait. Polres Bangka Barat mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika serta segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan indikasi peredaran barang terlarang tersebut. Penulis Tim

Read More

Tim URC Polres Bangka Barat Gerak Cepat Amankan Pria Asal Toboali Usai Diduga Bacok Korban di Mentok

Tajam24jam.com BANGKA BARAT, Senin 19/10/2026 – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Bangka Barat bergerak cepat mengamankan pria berinisial A alias AK (42), asal Toboali, yang diduga membacok seorang pria berinisial AR (33) di kawasan Tanjung Kalian, Mentok, Minggu (18/10/2026) pagi. Korban mengalami sejumlah luka robek dan harus menjalani perawatan di RSUD Sejiran Setason. Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso, menyampaikan bahwa pengamanan terduga pelaku merupakan tindak lanjut cepat Tim URC setelah menerima informasi masyarakat terkait dugaan penganiayaan tersebut. “Setelah menerima laporan masyarakat, Tim URC Polres Bangka Barat langsung bergerak melakukan penelusuran. Terduga pelaku berhasil diamankan sekitar pukul 10.00 WIB untuk selanjutnya menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujar IPTU Yos Sudarso. Peristiwa dugaan penganiayaan itu terjadi sekitar pukul 08.06 WIB di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Berdasarkan keterangan awal dalam laporan kepolisian, kejadian bermula saat korban dan terduga pelaku tiba di sebuah ruko menggunakan kendaraan berbeda. Setibanya di lokasi, terduga pelaku diduga turun dari mobil sambil membawa dua bilah parang panjang, kemudian menyerang korban. Korban berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke arah jalan raya hingga terjatuh. Saat korban tersungkur, terduga pelaku diduga kembali melakukan penyerangan sebelum meninggalkan lokasi menggunakan mobil. Korban kemudian dibawa ke puskesmas oleh pimpinan tempatnya bekerja. Karena mengalami luka serius, korban dirujuk ke RSUD Sejiran Setason untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Setelah menerima laporan masyarakat sekitar pukul 08.50 WIB, Tim URC Polres Bangka Barat langsung menindaklanjuti informasi tersebut. Dalam waktu sekitar satu jam, petugas berhasil menemukan dan mengamankan A alias AK sekitar pukul 10.00 WIB. Terduga pelaku selanjutnya dibawa ke Polsek Mentok sebelum dipindahkan ke Polres Bangka Barat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dari pemeriksaan awal, dugaan penganiayaan tersebut berkaitan dengan kesalahpahaman yang melibatkan korban, terduga pelaku, dan seorang pria lainnya. Penyidik masih mendalami motif serta rangkaian kejadian untuk mengungkap perkara secara menyeluruh. Dalam penanganan kasus ini, polisi mengamankan satu bilah parang panjang, sepasang pakaian milik terduga pelaku, serta satu jaket hitam milik korban. Penyidik juga akan memeriksa saksi-saksi dan mengecek rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. IPTU Yos Sudarso menegaskan, penanganan perkara terus dilakukan oleh Satreskrim Polres Bangka Barat untuk memastikan seluruh rangkaian kejadian terungkap berdasarkan keterangan saksi dan alat bukti yang ada. Perkara tersebut ditangani Satreskrim Polres Bangka Barat berdasarkan laporan polisi tertanggal 18 Oktober 2026. Penulis Team.

Read More