Tajam24Jam.Com JAMBI, 10 Agustus 2026 – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jambi Brigjen Pol. Asep Saepudin, S.I.K., menjadi pembina upacara di SMAN 1 Kota Jambi, Senin (10/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Upacara SMAN 1 Kota Jambi tersebut dimulai sekitar pukul 07.00 WIB dan diikuti sebanyak 1.073 siswa.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala BNN Provinsi Jambi didampingi Katim Pencegahan Nurhasmayeti, S.H., M.H., bersama Tim Pencegahan BNN Provinsi Jambi.
Dalam amanatnya, Brigjen Pol. Asep Saepudin mengingatkan para pelajar mengenai ancaman penyalahgunaan dan peredaran narkotika yang dapat berdampak serius terhadap kesehatan, masa depan, serta cita-cita generasi muda.

Para siswa juga diimbau untuk berani mengatakan tidak terhadap narkoba, bijak dalam memilih lingkungan pergaulan, serta mengisi waktu dengan kegiatan yang positif dan dapat menunjang prestasi.
Selain memberikan pemahaman mengenai bahaya narkotika, Kepala BNN Provinsi Jambi turut menyampaikan perkembangan penyalahgunaan dan peredaran narkotika di Provinsi Jambi, termasuk sejumlah modus yang perlu diwaspadai oleh kalangan remaja dan pelajar.
Dalam penyampaiannya, BNN juga menyoroti perkembangan New Psychoactive Substances (NPS) serta isu penggunaan vape yang mengandung etomidate, yang disebut sebagai salah satu tren baru yang perlu diwaspadai.
Pelajar diminta tidak mudah terpengaruh oleh tren, ajakan lingkungan maupun rasa ingin tahu untuk mencoba zat atau produk yang berisiko terhadap kesehatan dan keselamatan diri.
Kegiatan BNN menjadi pembina upacara di sekolah merupakan bagian dari upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) melalui diseminasi informasi kepada generasi muda.
Melalui kegiatan tersebut, BNN Provinsi Jambi juga mendorong penguatan ketahanan diri remaja sekaligus memperkuat sinergi dengan satuan pendidikan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
BNN Provinsi Jambi menegaskan bahwa upaya pencegahan membutuhkan keterlibatan bersama, terutama sekolah, keluarga, masyarakat, dan para pelajar sebagai generasi penerus bangsa.
Penulis Tim



