Tajam24Jam.Com JAMBI, 24 Agustus 2026 — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyelimuti Kota Jambi, Senin (24/8/2026). Kondisi tersebut mulai mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya warga yang beraktivitas di luar ruangan.
Berdasarkan informasi kualitas udara yang beredar melalui IQAir, indeks kualitas udara (ISPU) di Jambi dilaporkan mencapai angka 209, yang masuk kategori sangat tidak sehat.
Namun, kondisi tersebut memunculkan sorotan terhadap papan informasi ISPU yang berada di depan Kantor Wali Kota Jambi. Saat kabut asap terlihat menyelimuti kawasan Kota Jambi, papan elektronik tersebut justru menunjukkan kategori “sedang”.
Seorang pengendara sepeda motor, Ari, yang melintas di depan papan informasi tersebut mengaku heran dengan kondisi tersebut.
“Sudah lama, Bang, terlihat sedang terus. Saat kabut asap masih juga terlihat sedang, padahal ISPU yang viral di Jambi udaranya sangat tidak sehat,” ujar Ari, Senin (24/8/2026).
Perbedaan informasi tersebut kemudian dikonfirmasi kepada Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemerintah Kota Jambi, Saleh Ridho.

Awalnya, Saleh menyatakan bahwa papan informasi ISPU di depan Kantor Wali Kota Jambi dalam kondisi normal dan tidak mengalami masalah.
“Papan ISPU depan Kantor Wali Kota Jambi sesuai dan tidak ada masalah,” katanya.
Ketika kembali dikonfirmasi terkait perbedaan antara informasi pada papan ISPU dengan angka kualitas udara yang mencapai 209, Saleh kembali menegaskan bahwa tidak ada persoalan.
“Tidak ada masalah dan itu pas,” tegasnya.
Namun, setelah berkomunikasi dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi, Saleh kemudian memberikan klarifikasi berbeda.
Ia menyampaikan bahwa berdasarkan informasi dari pihak DLH, papan informasi ISPU yang berada di depan Kantor Wali Kota Jambi ternyata mengalami gangguan atau eror.
“Maaf, setelah mendapat informasi dari Kadis DLH ternyata papan informasi ISPU di depan Kantor Wali Kota ternyata eror. Kami akan rapatkan lagi di Rumah Dinas Wali Kota Jambi,” ujarnya.
Perbedaan antara kondisi udara yang dilaporkan sangat tidak sehat dengan informasi pada papan ISPU tersebut kini menjadi perhatian. Pemerintah Kota Jambi diharapkan segera memastikan sistem pemantauan dan penyampaian informasi kualitas udara dapat berfungsi dengan baik, sehingga masyarakat memperoleh informasi yang akurat sebagai dasar untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk.
Catatan: Angka 209 dalam berita ini merujuk pada informasi kualitas udara yang disebut berasal dari IQAir. Perbedaan dengan papan informasi ISPU milik pemerintah daerah perlu diklarifikasi lebih lanjut oleh instansi terkait agar masyarakat tidak menerima informasi yang membingungkan.
Penulis Tim



