Kapolda Jambi Tegaskan Sinergi Lintas Sektor Tangani Karhutla, Dorong Penegakan Hukum dan Pemulihan Lingkungan

Tajam24Jam.Com JAMBI, 27 Oktober 2026 – Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., menegaskan komitmen Polda Jambi untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam percepatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran, serta pemulihan lingkungan pascakarhutla di Provinsi Jambi. Hal tersebut disampaikan Kapolda Jambi dalam kegiatan koordinasi lintas sektor terkait penanganan karhutla dan penggunaan bantuan pemerintah pusat yang dipimpin Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni, M.A., Ph.D., di Ruang VIP Bandara Sultan Thaha Jambi, Selasa (27/10/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I., Kajati Jambi Sugeng Hariadi, S.H., M.H., unsur TNI, Forkopimda Provinsi Jambi, para kepala daerah, serta instansi terkait lainnya. Dalam arahannya, Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni mengapresiasi upaya penanganan karhutla yang telah dilakukan di Provinsi Jambi. Ia meminta seluruh pihak mempercepat pemadaman titik api yang tersisa, mencegah munculnya titik api baru, meningkatkan patroli darat, serta mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan. Menteri Kehutanan juga menekankan agar bantuan pemerintah pusat yang bersumber dari Presiden RI digunakan secara maksimal, transparan, dan akuntabel, dengan pengawasan yang baik serta koordinasi antarlembaga yang berkelanjutan. Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan bahwa Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Muaro Jambi masih menghadapi titik api. Kondisi lahan gambut menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman, sehingga diperlukan upaya maksimal melalui jalur darat maupun udara. Gubernur menjelaskan, terdapat empat titik kebakaran yang sulit dijangkau melalui jalur darat sehingga penanganannya dilakukan menggunakan helikopter dengan metode water bombing. Pemerintah Provinsi Jambi bersama seluruh unsur terkait terus berupaya melakukan pemadaman dan memastikan kesiapsiagaan menghadapi titik api yang masih tersisa. Melalui koordinasi lintas sektor ini, Polda Jambi bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan berkomitmen memperkuat upaya penanganan karhutla, mencegah terjadinya kebakaran berulang, menindak pelanggaran hukum, serta menjaga kelestarian lingkungan demi keselamatan masyarakat di Provinsi Jambi. Dalam pertemuan tersebut juga Kapolda Jambi menekankan dua hal penting, yakni keterlibatan seluruh kepala daerah bersama jajaran kepolisian dalam program penanaman pohon setelah karhutla berhasil ditangani, serta penguatan koordinasi antara pemerintah daerah dan Forkopimda dalam proses penyidikan dan penegakan hukum terhadap perkara karhutla. Kapolda Jambi meminta para bupati mengajak kapolres di wilayah masing-masing untuk berpartisipasi aktif dalam program penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan upaya pemulihan kawasan terdampak kebakaran. Selain itu, Kapolda juga mendorong Gubernur Jambi bersama Forkopimda untuk terus memperkuat koordinasi dalam penegakan hukum agar penanganan perkara karhutla berjalan secara profesional, tegas, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sementara itu Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa Kapolda Jambi menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menghadapi karhutla. “Kapolda Jambi menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi juga mencakup upaya pencegahan, penegakan hukum, dan pemulihan lingkungan. Untuk itu, diperlukan sinergi yang kuat antara Polri, pemerintah daerah, TNI, instansi terkait, dan masyarakat agar penanganan karhutla dapat berjalan secara terpadu dan berkelanjutan,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji. Ia menambahkan, Polda Jambi akan terus mendukung langkah-langkah penanganan karhutla, termasuk melakukan penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Penulis Tim

Read More

Polda Jambi Bersama Tim Gabungan Pantau Karhutla di TNBS, 5,5 Hektare Kawasan Hutan Masih dalam Penanganan

Tajam24Jam.Com JAMBI, 24 Oktober 2026 – Polda Jambi bersama Pemerintah Provinsi Jambi, TNI, BMKG, Basarnas, BNPB, dan BPBD melaksanakan pemantauan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui jalur udara dan darat di kawasan Taman Nasional Berbak Sembilang (TNBS), Kabupaten Tanjung Jabung Timur, serta wilayah Kumpeh Ilir, Kabupaten Muaro Jambi, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini dilaksanakan untuk memantau kondisi terkini titik kebakaran, mendukung mobilisasi personel dan logistik, serta memastikan penanganan karhutla berjalan secara terpadu di wilayah terdampak. Pemantauan melalui jalur udara menggunakan helikopter TNI AD jenis MI-17V5 dengan registrasi HA-5159. Rombongan yang terdiri dari Gubernur Jambi, Karoops Polda Jambi, unsur Korem 042/Gapu, BMKG, Basarnas, BNPB, dan BPBD melakukan pemantauan serta pengecekan sejumlah lokasi yang terdampak kebakaran. Helikopter lepas landas dari Bandara Sultan Thaha Jambi pada pukul 11.11 WIB dan mendarat di lapangan Kecamatan Berbak pada pukul 13.53 WIB. Selanjutnya, rombongan melanjutkan perjalanan menuju titik kebakaran di kawasan TNBS melalui jalur darat dan jalur air menggunakan akses Sungai Rambut. Berdasarkan hasil pemantauan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 186 hektare. Luasan tersebut meliputi sekitar 11 hektare kebun sawit milik masyarakat yang berbatasan dengan kawasan TNBS dan sekitar 175 hektare semak belukar di Desa Rantau Rasau, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Kedua lokasi tersebut dilaporkan telah berhasil dipadamkan. Sementara itu, kebakaran di dalam kawasan hutan TNBS diperkirakan mencapai 10 hektare. Dari luasan tersebut, sekitar 4,5 hektare telah berhasil dipadamkan, sedangkan 5,5 hektare lainnya masih dalam proses pemadaman dan pendinginan. Tim gabungan terus melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi yang masih terdampak, dengan memperhatikan kondisi lapangan serta akses menuju titik api. Upaya pendinginan juga menjadi perhatian penting untuk mencegah munculnya kembali titik api, terutama di kawasan yang memiliki potensi kebakaran berulang. Setelah melakukan pemantauan di kawasan TNBS, pada pukul 16.00 WIB rombongan melanjutkan pengecekan sumber air atau water intake di Desa Gedong Karya, Kecamatan Kumpeh Ilir, dekat PT BBS. Pengecekan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mendukung kebutuhan air dalam penanganan karhutla. Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, menyampaikan bahwa pemantauan melalui udara dan darat merupakan bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas instansi dalam penanganan karhutla di Provinsi Jambi. “Penanganan karhutla membutuhkan kerja sama dan sinergi seluruh pihak, baik TNI-Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, maupun masyarakat. Pemantauan secara langsung sangat penting untuk mengetahui kondisi terkini di lapangan, menentukan langkah penanganan yang tepat, serta memastikan titik-titik yang masih terbakar dapat segera ditangani,” ujar Kabid Humas menyampaikan pesan Kapolda Jambi. Ia menambahkan, Polda Jambi bersama seluruh unsur terkait akan terus mendukung upaya pemadaman dan pendinginan di lokasi yang masih terdampak, sekaligus mengedepankan langkah pencegahan agar kebakaran tidak meluas ke kawasan hutan lainnya. “Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk mencegah meluasnya karhutla dan menjaga kelestarian lingkungan,” tutupnya. Polda Jambi menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam penanganan karhutla, mulai dari pemantauan, pemadaman, pendinginan, hingga upaya pencegahan dan penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Penulis Tim

Read More

Gubernur Jambi, Danrem 042/Gapu, dan Wakapolda Jambi Tinjau Lokasi Karhutla dan Tambah Personel Satgas di Desa Labuhan Pring.

Tajam24Jam.Com Tanjung Jabung Timur, Kamis 22 Oktober 2026 – Gubernur Jambi H. Al Haris, S.Sos., M.H., bersama Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin dan Wakapolda Jambi meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Labuhan Pring, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat terhadap kebakaran yang telah berlangsung cukup lama sekaligus memastikan upaya penanganan di lapangan berjalan optimal. Dalam peninjauan tersebut, rombongan melihat secara langsung kondisi wilayah terdampak serta langkah-langkah penanganan yang dilakukan oleh personel Satuan Tugas (Satgas) Karhutla. Selain itu, dilakukan pula penambahan personel guna memperkuat upaya pemadaman dan pengendalian kebakaran di wilayah tersebut. Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin menyampaikan bahwa Desa Labuhan Pring merupakan salah satu wilayah yang telah cukup lama terdampak karhutla. Oleh karena itu, diperlukan langkah penanganan yang intensif serta dukungan personel tambahan untuk mempercepat pengendalian kebakaran. “Hari ini kita bersama Bapak Gubernur dan Bapak Wakapolda meninjau lokasi kebakaran yang ada di Desa Labuhan Pring. Desa ini memang sudah cukup lama terdampak karhutla. Kemudian, kita juga mendrop personel untuk penambahan kekuatan di desa ini,” ujar Danrem 042/Gapu. Ia menjelaskan, kondisi geografis dan akses menuju lokasi yang sulit dijangkau melalui jalur darat menjadi tantangan tersendiri dalam proses penanganan karhutla. Untuk mengatasi kendala tersebut, penambahan personel akan dilakukan melalui jalur udara menggunakan helikopter. “Karena wilayah ini sulit dijangkau melalui jalur darat, maka personel tambahan akan kita turunkan menggunakan helikopter agar dapat segera mencapai lokasi dan memperkuat upaya penanganan karhutla,” tambahnya. Penambahan personel ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penanganan kebakaran, memperkuat koordinasi antarsatuan tugas, serta mempercepat upaya pengendalian api di wilayah terdampak. Kehadiran Gubernur Jambi, Danrem 042/Gapu, dan Wakapolda Jambi di lokasi menjadi wujud sinergi TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menghadapi bencana karhutla. Kolaborasi lintas sektor terus diperkuat untuk memastikan penanganan berjalan secara terpadu, khususnya di wilayah yang memiliki kendala akses dan membutuhkan dukungan tambahan. Melalui langkah tersebut, seluruh unsur terkait berkomitmen untuk mengoptimalkan pengerahan personel dan sarana pendukung demi mempercepat penanganan karhutla serta meminimalkan dampak kebakaran terhadap masyarakat dan lingkungan. Penerangan Korem 042/Gapu Penulis Tim

Read More

Wakapolda Jambi Pantau Penanganan Karhutla, Patroli Udara Temukan Titik Api di Labuhan Pering dan TNB Sembilang

Tajam24Jam.Com JAMBI, 22 Oktober 2026 – Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., bersama Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, mendampingi Gubernur Jambi Al Haris beserta rombongan meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Labuhan Pering, Provinsi Jambi, Kamis (22/10/2026). Kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi TNI-Polri bersama pemerintah daerah dalam memantau perkembangan situasi karhutla sekaligus memastikan upaya penanganan di lapangan berjalan secara terpadu dan terkoordinasi. Peninjauan dilaksanakan dengan dukungan patroli udara menggunakan helikopter TNI AD MI-17V5 dengan registrasi HA-5159. Helikopter mendarat di Labuhan Pering untuk mendukung Gubernur Jambi bersama Wakapolda Jambi, Danrem 042/Gapu, dan rombongan meninjau lokasi karhutla. Selanjutnya, helikopter melaksanakan pergeseran personel dan peralatan dari Labuhan Pering menuju Sadu dengan pendaratan di lapangan setempat. Dukungan transportasi udara ini dilakukan untuk membantu mobilisasi personel dan peralatan dalam rangka penanganan karhutla di wilayah Provinsi Jambi. Berdasarkan hasil patroli udara, ditemukan tiga titik firespot atau titik api, yakni dua titik di wilayah Labuhan Pering dan satu titik di kawasan Taman Nasional Berbak Sembilang (TNB Sembilang). Temuan tersebut menjadi perhatian untuk ditindaklanjuti oleh petugas sesuai kondisi dan kebutuhan penanganan di lapangan. Selain mendampingi peninjauan langsung bersama Gubernur Jambi dan Danrem 042/Gapu, Wakapolda Jambi juga melaksanakan pemantauan perkembangan situasi karhutla di Posko Pemantauan Bencana Provinsi Jambi guna mendukung koordinasi penanganan bersama instansi terkait. Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa keterlibatan Wakapolda Jambi bersama Danrem 042/Gapu dalam mendampingi Gubernur Jambi merupakan wujud nyata sinergi TNI-Polri dan pemerintah daerah dalam menghadapi ancaman karhutla. “Polda Jambi terus memperkuat sinergi bersama TNI, pemerintah daerah, dan seluruh instansi terkait dalam memantau serta menangani karhutla. Peninjauan langsung ini penting untuk mengetahui kondisi faktual di lapangan, mengidentifikasi titik api, dan memastikan langkah penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, serta terkoordinasi,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji Kabid Humas menambahkan bahwa dukungan patroli udara, mobilisasi personel, dan peralatan merupakan bagian dari kesiapsiagaan bersama dalam mengantisipasi perkembangan karhutla, terutama di wilayah yang membutuhkan dukungan operasional melalui jalur udara. “Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif mencegah karhutla dengan tidak membuka lahan melalui pembakaran. Apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat segera ditindaklanjuti. Pencegahan karhutla membutuhkan komitmen dan kerja sama semua pihak demi melindungi masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan,” tambahnya. Polda Jambi bersama TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait akan terus meningkatkan koordinasi, pemantauan, serta kesiapsiagaan dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla di Provinsi Jambi. Penulis Tim

Read More

Kapolda Jambi Temui Massa Aksi di DPRD, Kedepankan Dialog Humanis dalam Penanganan Karhutla

Tajam24Jam.Com JAMBI, 19 Oktober 2026 – Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., turun langsung menemui mahasiswa yang menggelar aksi penyampaian aspirasi terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gedung DPRD Provinsi Jambi, Senin (19/10/2026). Kehadiran Kapolda menjadi bentuk komitmen Polri dalam mendengarkan aspirasi masyarakat sekaligus menjaga agar penyampaian pendapat di muka umum berlangsung tertib, aman, dan kondusif. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jambi berinteraksi langsung dengan massa aksi sebagai wujud pendekatan persuasif dan humanis. Langkah ini menegaskan bahwa kepolisian tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga membuka ruang komunikasi bagi masyarakat untuk menyampaikan pandangan dan tuntutan secara terbuka sesuai ketentuan yang berlaku. Aksi tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Jambi H. Abdullah Sani, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, S.I.P., M.M., Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi Sugeng Hariadi, S.H., M.H., serta Ketua DPRD Provinsi Jambi M. Hafiz Fattah. Ketua DPRD juga menemui mahasiswa dan merespons aspirasi yang disampaikan, termasuk mengenai transparansi anggaran penanganan karhutla. Kehadiran unsur pimpinan daerah tersebut mencerminkan pentingnya koordinasi dan kerja sama lintas instansi dalam merespons persoalan karhutla yang menjadi perhatian masyarakat Jambi. Permasalahan ini membutuhkan penanganan menyeluruh karena dampaknya tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga berpengaruh terhadap kualitas udara, kesehatan masyarakat, kegiatan pendidikan, dan perekonomian warga. Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa Polri menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat serta berkomitmen mengawal setiap aksi secara profesional dengan mengutamakan keselamatan semua pihak. “Kapolda Jambi menegaskan bahwa penyampaian aspirasi merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang harus dihormati. Karena itu, Polri hadir untuk memastikan masyarakat dapat menyampaikan pendapatnya dengan aman, tertib, dan lancar. Pendekatan humanis serta komunikasi yang baik menjadi prioritas kami dalam mengawal kegiatan tersebut,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji. Ia menambahkan, semangat Polisi Bersama Masyarakat menjadi landasan bagi kepolisian untuk membangun komunikasi yang terbuka, menjaga kepercayaan publik, serta mendorong penyelesaian persoalan melalui dialog yang konstruktif. “Terhadap persoalan karhutla, kami memahami bahwa masyarakat menginginkan penanganan yang serius dan berkelanjutan. Polda Jambi bersama jajaran terus melakukan langkah pencegahan, penanggulangan kebakaran, pemantauan wilayah rawan, serta penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang diduga melakukan pembakaran hutan dan lahan secara melawan hukum. Seluruh proses tersebut dilaksanakan berdasarkan ketentuan perundang-undangan dan alat bukti yang sah,” lanjutnya. Dalam penanganan perkara karhutla, berdasarkan data yang diberitakan pada 12 Oktober 2026, Polda Jambi bersama polres jajaran telah menangani 18 laporan polisi dengan 16 orang ditetapkan sebagai tersangka. Dari jumlah tersebut, 10 perkara masih dalam proses penyidikan, tujuh perkara telah memasuki tahap I atau pelimpahan berkas perkara kepada jaksa penuntut umum, sedangkan satu perkara telah memasuki tahap II berupa penyerahan tersangka dan barang bukti kepada jaksa. Penanganan perkara tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan hukum untuk memberikan efek jera sekaligus mencegah terulangnya tindak pidana pembakaran hutan dan lahan. Meski demikian, kepolisian tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah, sehingga setiap orang yang berstatus tersangka tetap memiliki hak hukum hingga adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Selain penegakan hukum, Polda Jambi dan jajaran juga terus mengintensifkan langkah pencegahan melalui patroli di kawasan rawan kebakaran, pemantauan titik panas atau hotspot, serta sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak pembakaran lahan. Upaya ini dilakukan melalui koordinasi bersama pemerintah daerah, TNI, BPBD, kejaksaan, dan instansi terkait lainnya. Kabid Humas juga mengajak masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam mencegah terjadinya karhutla dengan tidak membuka lahan menggunakan cara membakar serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan indikasi kebakaran atau aktivitas pembakaran yang berpotensi melanggar hukum. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah karhutla. Informasi dari masyarakat sangat penting agar potensi kebakaran dapat segera ditindaklanjuti. Penanganan karhutla tidak bisa hanya mengandalkan satu institusi, melainkan membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh pihak,” tegasnya. Ia menambahkan, aspirasi mahasiswa terkait penanganan karhutla diharapkan dapat menjadi masukan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat upaya pencegahan, meningkatkan pengawasan, serta memastikan penegakan hukum berjalan secara transparan dan akuntabel. Melalui dialog yang terbuka, pengamanan yang profesional, serta sinergi lintas instansi, Polda Jambi berkomitmen untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif sekaligus mendukung upaya penanganan karhutla secara berkelanjutan. Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk mendengar, melindungi, dan bekerja bersama masyarakat demi mewujudkan Jambi yang aman, nyaman, dan terbebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Penulis Tim

Read More

Danrem 042/Gapu Dampingi Gubernur Jambi, 148 Personel Gabungan Diterjunkan Perkuat Satgas Karhutla

Tajam24Jam.Com JAMBI, 18 Oktober 2026 – Komitmen penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Jambi terus diperkuat. Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin mendampingi Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., dalam Apel Personel Gabungan Penebalan Satuan Tugas (Satgas) Karhutla untuk wilayah Kabupaten Muaro Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Minggu (18/10/2026). Sebanyak 148 personel gabungan TNI, Polri, Basarnas, BPBD, dan Manggala Agni dikerahkan untuk memperkuat upaya penanganan Karhutla di wilayah rawan kebakaran. Dari jumlah tersebut, 90 personel diberangkatkan melalui jalur udara menggunakan helikopter, sedangkan 58 personel lainnya bergerak melalui jalur darat. Adapun kekuatan personel yang diterjunkan terdiri dari 53 personel TNI, 45 personel Polda Jambi, 15 personel Basarnas/BPBD, serta 35 personel Manggala Agni. Pemberangkatan melalui jalur udara dilaksanakan pada Minggu (18/10/2026), sebagai bagian dari langkah percepatan penebalan kekuatan di lapangan. Dalam keterangannya, Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan gerak cepat, koordinasi, dan kerja sama seluruh unsur terkait. “Penebalan personel ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat penanganan Karhutla di wilayah rawan. Saya meminta seluruh personel bekerja secara terpadu, mengutamakan keselamatan, serta melakukan upaya pemadaman dan pencegahan agar kebakaran tidak meluas,” tegas Gubernur. Sementara itu, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin menyampaikan bahwa TNI siap bersinergi dengan Polri, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait dalam mendukung penanganan Karhutla di Provinsi Jambi. “Sinergi dan kecepatan bertindak menjadi kunci. Seluruh personel harus mengoptimalkan tugas di lapangan, menjaga keselamatan, serta mengedepankan langkah pencegahan dan pemadaman secara terpadu,” ujar Danrem. Apel dan pemberangkatan personel gabungan ini turut dihadiri Kapolda Jambi, Kalaksa BPBD Provinsi Jambi, serta unsur TNI-Polri dan instansi terkait lainnya. Melalui penebalan kekuatan ini, diharapkan penanganan Karhutla di Kabupaten Muaro Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur semakin optimal, titik api dapat segera dikendalikan, serta dampak kebakaran terhadap masyarakat dan lingkungan dapat diminimalkan. Penrem 042/GAPU Penulis Tim

Read More

Kapolda Jambi Dampingi Gubernur Lepas 90 Personel Satgas Darat Karhutla ke Taman Nasional Berbak

Tajam24Jam.Com JAMBI, 18 Oktober 2026 – Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., mengikuti kegiatan apel pelepasan personel penebalan Satuan Tugas (Satgas) Darat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melalui jalur udara yang dipimpin Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., didampingi Danrem 042/Gapu Jambi Brigjen TNI Nyamin, S.I.P., M.M., di Posko Udara Karhutla Provinsi Jambi, Minggu (18/10/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya memperkuat penanganan Karhutla, khususnya di kawasan Taman Nasional Berbak yang masih terdapat titik api dan sulit dijangkau melalui jalur darat. Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Jambi turut mengikuti koordinasi bersama unsur terkait sebelum pemberangkatan personel. Sebanyak 90 personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Basarnas, dan Manggala Agni dikerahkan melalui jalur udara untuk memperkuat operasi pemadaman di lokasi kebakaran. Kapolda Jambi menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan sinergi dan koordinasi yang solid antarinstansi agar upaya pemadaman dapat berjalan efektif. Ia juga mengingatkan seluruh personel yang bertugas agar selalu mengutamakan keselamatan, menjaga kesehatan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi medan dan pergerakan api. “Seluruh personel yang terlibat harus bersinergi dan bekerja sama dengan baik di lapangan. Laksanakan tugas secara maksimal, tetap waspada terhadap potensi bahaya, jaga kesehatan, dan utamakan keselamatan diri. Komunikasi serta koordinasi harus terus dilakukan agar penanganan Karhutla dapat berjalan optimal dan kebakaran tidak semakin meluas,” tegas Kapolda Jambi. Kapolda Jambi juga mengajak seluruh unsur yang terlibat untuk tetap semangat dalam menjalankan tugas kemanusiaan tersebut. Pemantauan perkembangan situasi dan langkah penanganan secara terpadu dinilai penting untuk memastikan setiap titik kebakaran dapat ditangani sesuai kondisi di lapangan. Sementara itu, Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa keikutsertaan Kapolda Jambi dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap upaya pemerintah daerah bersama TNI dan instansi terkait dalam menanggulangi Karhutla di Provinsi Jambi. “Polda Jambi berkomitmen mendukung upaya penanggulangan Karhutla melalui kesiapan personel, koordinasi lintas sektoral, dan pemantauan situasi secara berkelanjutan. Kami berharap seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan baik, mengutamakan keselamatan, serta bekerja secara terpadu demi mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji. Usai pelaksanaan apel, Kapolda Jambi bersama unsur terkait melanjutkan kegiatan dengan pengecekan armada helikopter yang akan digunakan sebagai sarana pendukung operasi pemadaman Karhutla. Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi seluruh unsur semakin kuat sehingga penanganan Karhutla di kawasan Taman Nasional Berbak dapat berjalan optimal, sekaligus melindungi masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan di Provinsi Jambi. Penulis Tim

Read More

Danrem 042/Gapu Terima Audiensi PEPABRI Jambi, Perkuat Sinergi dan Bahas Pencegahan Karhutla

Tajam24Jam.Com JAMBI, 14 Oktober 2026 – Komandan Korem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, S.I.P., M.M., didampingi Pasikomsos Siterrem 042/Gapu Mayor Inf Iswadi menerima audiensi jajaran Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri (DPD PEPABRI) Provinsi Jambi di ruang kerja Danrem, Rabu (14/10/2026). Audiensi tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat komunikasi kelembagaan, serta menjajaki peluang kolaborasi antara Korem 042/Gapu dan keluarga besar PEPABRI dalam mendukung persatuan, wawasan kebangsaan, dan kepedulian terhadap persoalan masyarakat di Provinsi Jambi. Rombongan DPD PEPABRI Provinsi Jambi dipimpin Ketua Kolonel (Purn) Bunadi, didampingi Sekretaris Letkol (Purn) Firdaus bersama sejumlah pengurus dan anggota organisasi. Turut hadir Anggota Dewan Pertimbangan DPD PEPABRI Kolonel (Purn) Drs. Priono dan AKBP (Purn) M. Buheri, S.H., M.H.; Kabid Kesejahteraan Kolonel (Purn) Drs. M. Nurdin; Kabid Komsospol Kolonel (Purn) Ade Sugiarto; Kabiro Organisasi Letkol (Purn) Herman Sinaga; Kabid Ekonomi AKBP (Purn) Irpan Jaya; serta Wakil Ketua DPC PEPABRI Kota Jambi Mayor (Purn) Arifin. Dalam pertemuan tersebut, Danrem menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan silaturahmi jajaran DPD PEPABRI Provinsi Jambi. Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena belum sempat berkunjung secara langsung ke sekretariat DPD PEPABRI. Danrem berharap silaturahmi dan komunikasi antara Korem 042/Gapu dan keluarga besar PEPABRI dapat terus terpelihara. Ia juga mengharapkan masukan, saran, dan pandangan dari para sesepuh PEPABRI sebagai bahan pertimbangan dalam membangun hubungan yang baik serta mendukung pelaksanaan tugas di wilayah Jambi. Pengalaman panjang para purnawirawan dalam pengabdian kepada bangsa dan negara dinilai memiliki nilai penting. Selain menjadi bagian dari sejarah perjuangan, pengalaman tersebut dapat diwariskan melalui keteladanan, pembinaan wawasan kebangsaan, dan kepedulian terhadap kehidupan sosial masyarakat. Korem 042/Gapu, menurut Danrem, siap berkolaborasi dengan PEPABRI dalam berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Kerja sama tersebut dapat diwujudkan melalui kegiatan sosial kemasyarakatan, penguatan semangat kebangsaan, serta upaya menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dengan tetap menghormati tugas dan kewenangan masing-masing pihak. Dalam audiensi itu, Danrem dan jajaran PEPABRI juga membahas persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta dampak kabut asap yang menjadi perhatian di wilayah Jambi. Pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, tidak hanya aparat, tetapi juga masyarakat dan seluruh elemen yang memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Kesadaran untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta kesigapan melaporkan potensi kebakaran kepada pihak terkait menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan. Dalam konteks tersebut, keluarga besar PEPABRI diharapkan dapat turut membantu menyampaikan pesan-pesan pencegahan karhutla kepada masyarakat di lingkungan masing-masing. Dengan pengalaman dan jaringan sosial yang dimiliki, para purnawirawan dapat berperan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya kebakaran dan dampak kabut asap terhadap kehidupan sehari-hari. Kepedulian bersama diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan sejak dini sekaligus mendorong masyarakat untuk berpartisipasi menjaga lingkungan di wilayah masing-masing. Sementara itu, Ketua DPD PEPABRI Provinsi Jambi Kolonel (Purn) Bunadi menegaskan bahwa masa purnawirawan bukan berarti berakhirnya pengabdian kepada bangsa dan negara. Para purnawirawan tetap memiliki pengalaman, kedisiplinan, dan nilai-nilai perjuangan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, hubungan antara PEPABRI dan jajaran TNI perlu terus dijaga melalui komunikasi yang baik dan kegiatan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Pengabdian setelah purnatugas dapat diwujudkan melalui keteladanan, kepedulian sosial, serta partisipasi dalam kegiatan yang memperkuat persatuan dan kebersamaan. Di akhir pertemuan, Ketua DPD PEPABRI Provinsi Jambi Kolonel (Purn) Bunadi menyerahkan cenderamata dan majalah Buletin PEPABRI Edisi 130 kepada Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, S.I.P., M.M. Kegiatan kemudian diakhiri dengan foto bersama sebagai dokumentasi silaturahmi dan kebersamaan antara keluarga besar PEPABRI dan jajaran Korem 042/Gapu. Melalui audiensi tersebut, Korem 042/Gapu dan DPD PEPABRI Provinsi Jambi diharapkan dapat terus memperkuat komunikasi dan membuka ruang kolaborasi dalam berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Sinergi tersebut juga diharapkan mendukung penguatan wawasan kebangsaan, pemeliharaan persatuan, serta peningkatan kepedulian bersama terhadap persoalan lingkungan, termasuk pencegahan karhutla dan dampak kabut asap di Provinsi Jambi. Sumber: Penrem 042/Gapu Penulis Tim

Read More

Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla, Yonif 142/KJ dan BPBD Kota Jambi Gelar Latihan Bersama

Tajm24Jam.Com JAMBI, 13 Oktober 2026 – Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Batalyon Infanteri (Yonif) 142/Ksatria Jaya bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jambi menggelar latihan pemantapan penanggulangan kebakaran Selasa (13/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan personel dalam menghadapi potensi kebakaran, terutama saat memasuki musim kemarau yang dapat meningkatkan risiko kebakaran lahan dan kawasan yang ditumbuhi vegetasi kering. Latihan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi antara prajurit TNI dan petugas penanggulangan bencana, sehingga setiap unsur dapat memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing ketika diterjunkan ke lapangan. Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 142/Ksatria Jaya, Letkol Inf Aries Munandar Effendi, menekankan pentingnya kesiapan personel, kemampuan teknis, serta kerja sama lintas instansi dalam menghadapi ancaman karhutla. “Latihan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi kebakaran. Kemampuan yang dimiliki harus terus diasah agar prajurit dapat bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi ketika dibutuhkan dalam penanggulangan bencana,” ujarnya. Menurutnya, penanggulangan karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, sinergi antara TNI, BPBD, pemerintah daerah, dan unsur terkait lainnya perlu terus diperkuat agar penanganan di lapangan dapat berjalan efektif. Selain kesiapan personel, pemahaman terhadap prosedur penanganan kebakaran dan penggunaan peralatan juga menjadi faktor penting. Dengan latihan yang terarah, setiap personel diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional sekaligus mengutamakan keselamatan dalam setiap tahapan penanganan. Melalui kegiatan tersebut, Yonif 142/Ksatria Jaya bersama BPBD Kota Jambi diharapkan semakin siap mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla, sekaligus membantu melindungi masyarakat dari dampak bencana. Kesiapsiagaan sejak dini menjadi langkah penting untuk meminimalkan risiko meluasnya kebakaran, menjaga lingkungan, serta mengurangi dampak terhadap kesehatan dan aktivitas masyarakat. Penulis Tim

Read More

Ditlantas Polda Jambi Imbau Pengendara Waspada Kabut Asap, Kurangi Kecepatan dan Nyalakan Lampu Kendaraan

Tajam24Jam.Com JAMBI, 9 Oktober 2026 — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jambi mengimbau masyarakat di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi agar meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dirlantas Polda Jambi, Kombes Pol Adi Benny Cahyono, meminta pengendara sepeda motor maupun mobil menyalakan lampu kendaraan, mengurangi kecepatan, serta menjaga jarak aman. Langkah tersebut penting untuk mengantisipasi terbatasnya jarak pandang yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. “Waspadai kabut asap di Jambi dan tetap berhati-hati saat berkendara. Pengendara harus mengurangi kecepatan karena jarak pandang dapat terganggu,” ujar Adi Benny Cahyono, Jumat (9/10/2026). Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah guna mengurangi paparan udara yang tercemar asap. Masyarakat diimbau membatasi aktivitas di luar rumah apabila tidak mendesak. “Saat kabut asap, kami mengimbau pengendara, baik sepeda motor maupun mobil, agar selalu waspada, mengurangi kecepatan, dan menjaga jarak aman di jalan raya,” tegasnya. Menurut Benny, masyarakat yang tidak memiliki keperluan mendesak sebaiknya tetap berada di rumah. Sementara itu, bagi warga yang harus bepergian untuk bekerja atau keperluan lainnya, keselamatan selama perjalanan harus menjadi prioritas. Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat, Ditlantas Polda Jambi bersama jajaran juga telah membagikan masker kepada pengendara sepeda motor dan mobil di sejumlah ruas jalan. “Kami sudah melakukan pembagian masker kepada masyarakat, khususnya pengendara sepeda motor dan mobil,” katanya. Ditlantas Polda Jambi berharap masyarakat mematuhi imbauan tersebut hingga kondisi kabut asap membaik. Pengendara juga diminta tidak memaksakan perjalanan apabila jarak pandang terlalu terbatas demi mencegah kecelakaan dan menjaga keselamatan bersama. Penulis Tim

Read More