admin_

Generasi Anti Narkotika Nasional by (GANN), adalah sebuah lembaga swadaya masyarakat yang berbasis MASSA.

Tajam24Jam.Com JAMBI, 09 Februari 2026 – Sejarah dan lahir nya Gann berangkit dari keprihatinan, serta rasa sayang orang tua terhadap anak. Dimana setiap orang tua pasti menginginkan anaknya sukses di kemudian hari. Papar Ketum. Dewan pimpinan Pusat (DPP) generasi Anti Narkotika (GANN) BPK Fakhruddin (Sanghaji Bima) Pada Senin (09/02/2026). “Namun dengan fenomena yang ada sekarang di Indonesia yang sudah dinyatakan darurat narkoba, maka mustahil akan terwujud semua cita-citanya. GANN adalah swadaya masyarakat berbasis MASSA, dimana kita mengharapkan seluruh lapisan masyarakat untuk secara bersama-sama dalam menumpas peredaran gelap narkoba. Khususnya di Provinsi masing masing Umumnya di Indonesia. Tujuan GANN Adalah berusaha membantu program pemerintah dalam pencegahan pemberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Minimal di lingkungan terdekat kita agar generasi penerus kita yg merupakan anak cucu kita bisa menjadi generasi emas generasi yang bebas dari narkoba” Ucap ketum DPP GANN,” Fungsi GANN adalah membantu pemerintah dalam hal Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang sudah menjadi fenomena di Indonesia. Tugas pokok GANN adalah memberikan pemahaman dan penyuluhan kepada masyarakat, terutama kepada siswa-siswi SMP, SMA dan lain-lain, agar mengetahui bahaya daripada penggunaan narkoba sejak dini. Wewenang GANN adalah untuk membantu meringankan tugas aparat, terkait dalam penanganan dan penanggulangan permasalahan narkotika, serta membangun sinergitas yang baik dengan seluruh instansi-instandipemerintah, termasuk dengan TNI dan Polri, ataupun BNN. Ketum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) generasi Anti Narkotika (GANN) Fakhruddin (Sanghaji Bima) berharap Agar Masyarakat Luas juga dapat bersinerji dan memberi informasi setiap menemukan situasi yang mencurigakan adanya penggunaan Narkoba dan peredaran Narkoba untuk pencegahan agar generasi dapat terselamatkan dari Narkoba” Tegas Ketum DPP GANN. Dalam hal anggaran GANN sudah jelas didalam APBN dan APBD, terdapat alokasi dana untuk penanggulangan permasalahan narkoba dengan demikian GANN Akan mewujudkan Kerja nyata, Agar dana tersebut bisa di keluarkan Untuk Semua kegiatan GANN Dalam Pendidikan Nasional dan BPOM. Penulis Tim

Read More

Kapolres Bangka Barat, Pers Jembatan Informasi Polri ke Masyarakat

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 9 Februari 2026 – Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K. menyebut pers berperan penting sebagai jembatan informasi antara Polri dan masyarakat, khususnya dalam menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban. Pernyataan tersebut disampaikan Kapolres Bangka Barat pada Minggu (8/2/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional yang jatuh pada 9 Februari. “Pers membantu Polri menyampaikan informasi kepada masyarakat. Melalui media, pesan-pesan kepolisian bisa sampai dengan cepat dan mudah dipahami publik,” kata AKBP Pradana Aditya Nugraha. Menurutnya, keberadaan media sangat membantu tugas kepolisian dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama terkait kesadaran hukum dan pencegahan gangguan kamtibmas. Ia menambahkan, media juga berperan dalam mengajak masyarakat untuk ikut menjaga situasi keamanan di lingkungan masing-masing. “Informasi yang disampaikan media mendorong masyarakat lebih peduli terhadap keamanan dan ketertiban. Ini sangat membantu tugas Polri di lapangan,” ujarnya. Kapolres berharap kerja sama antara Polri dan insan pers terus terjaga, sehingga informasi yang dibutuhkan masyarakat dapat tersampaikan secara berimbang dan tepat. Penulis Tim

Read More

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Pimpin Upacara, 94 Personel Terima Satya Lencana dari Presiden Prabowo

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 9 Februari 2026 – Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., memimpin Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan Satya Lencana di Halaman Mako Polres Bangka Barat, Senin (9/2/2026). Sebanyak 94 personel Polres Bangka Barat menerima Tanda Kehormatan Satya Lencana yang dianugerahkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Rinciannya, Satya Lencana Pengabdian 24 Tahun diberikan kepada 22 personel, 16 Tahun kepada 65 personel, 8 Tahun kepada 6 personel, serta Satya Lencana Nararya kepada 1 personel. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya mengatakan, Satya Lencana merupakan bentuk penghargaan resmi dari Presiden RI kepada anggota Polri yang telah menunjukkan kesetiaan, kecakapan, kedisiplinan, dan pengabdian tanpa cela dalam kurun waktu tertentu. “Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi negara yang diberikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia kepada personel yang telah mengabdi dengan baik. Ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab untuk terus meningkatkan kinerja,” ujar Pradana. Ia berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus menjaga integritas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Bangka Barat. Upacara berlangsung khidmat dan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman serta lancar. Penulis Tim 

Read More

Kapolres Bangka Barat Beri Penghargaan untuk Anggota Berprestasi, Ungkap Narkoba hingga Penyelundupan Timah

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 9 Februari 2026 – Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., memimpin langsung Upacara Pemberian Penghargaan bagi Anggota Polri Berprestasi di halaman Mako Polres Bangka Barat, Senin (9/2/2026) pagi. Upacara yang dimulai pukul 07.45 WIB itu dihadiri Wakapolres Kompol Albert D. H. Tampubolon, para Pejabat Utama (PJU), serta seluruh personel Polres Bangka Barat,Dalam amanatnya, AKBP Pradana Aditya Nugraha menegaskan bahwa penghargaan yang diberikan bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk apresiasi institusi atas dedikasi dan kinerja nyata anggota di lapangan. “Penghargaan ini adalah bentuk komitmen pimpinan dalam memberikan apresiasi kepada personel yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan prestasi luar biasa dalam pelaksanaan tugas. Ini juga menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus bekerja profesional dan berintegritas,” ujar Kapolres. Ungkap 7 Kasus Narkoba hingga Penyelundupan TimahDalam kegiatan tersebut, sejumlah personel menerima penghargaan atas keberhasilan pengungkapan kasus menonjol. AKP Nikko Panderi, S.H., selaku Kasat Resnarkoba Polres Bangka Barat bersama enam personel lainnya mendapat penghargaan atas keberhasilan mengungkap tujuh kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu dalam rangka Operasi Antik Menumbing 2026.Dari pengungkapan itu, polisi mengamankan barang bukti sabu seberat 498,36 gram. Selain itu, IPTU Yudi Lasmono, S.H., M.H., selaku Kasat Polairud Polres Bangka Barat bersama 21 personel menerima penghargaan atas pengungkapan kasus penyelundupan pasir dan balok timah di Pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok. Dalam kasus tersebut, petugas mengamankan barang bukti seberat 10.345 kilogram dengan perkiraan kerugian negara mencapai Rp 5 miliar. Penghargaan juga diberikan kepada AIPTU Dedy Irawan selaku Ps. Kasi TIK Polres Bangka Barat bersama dua personel lainnya atas inovasi konektivitas CCTV objek vital Tanjung Kalian dengan ASDP dalam rangka Operasi Lilin Menumbing 2025. Sementara itu, BRIPKA Eson Saputra, S.H., Ps. Kanit Reskrim Polsek Kelapa bersama tiga personel lainnya menerima penghargaan atas pengungkapan kasus pencurian aki tower Telkomsel di sejumlah wilayah, yakni Kecamatan Mentok, Parit Tiga, Tempilang, dan Kelapa. Dari kasus tersebut, polisi mengamankan 122 unit baterai tower sebagai barang bukti. Kapolres menambahkan, capaian tersebut menjadi bukti bahwa Polres Bangka Barat terus berkomitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk dalam memberantas peredaran narkoba, tindak pidana ekonomi, serta kejahatan konvensional. “Keberhasilan ini adalah hasil kerja keras dan soliditas seluruh personel. Saya berharap prestasi ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan demi memberikan rasa aman dan kepercayaan kepada masyarakat,” kata dia. Penulis Tim

Read More

Polres Bangka Barat Gerak Cepat Tangani Penemuan Mayat di Perairan Tembelok

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 9 Februari 2026 – Sesosok mayat dilaporkan ditemukan mengapung di perairan Tembelok, Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Senin (9/2/2026) siang. Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh seorang nelayan yang melintas di sekitar lokasi.Nelayan itu melihat jasad dalam posisi terlentang mengapung di tengah laut. Namun saat kembali ke lokasi setelah melaporkan kejadian tersebut, jasad sudah tidak lagi terlihat. Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Satuan Polisi Air dan Udara (Polairud) Polres Bangka Barat bersama personel TNI AL langsung melakukan pengecekan ke lokasi dan mengerahkan kapal patroli untuk melakukan pencarian. Dari pantauan di lapangan, sejumlah personel bersiaga di bibir pantai, sementara tim lain menyisir perairan Tembelok dan sekitarnya menggunakan kapal patroli. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso membenarkan adanya laporan tersebut. “Benar, setelah menerima laporan dari nelayan, kami langsung menindaklanjuti dengan melakukan pengecekan ke lokasi dan mengerahkan personel untuk upaya pencarian,” ujar Yos, Senin. Ia menjelaskan, kondisi arus laut di lokasi cukup kencang sehingga menjadi kendala dalam proses pencarian. “Arus di sekitar perairan Tembelok saat ini cukup kuat. Hal ini berpotensi membuat jasad terbawa arus lebih jauh. Namun demikian, upaya pencarian terus kami lakukan” katanya. Menurutnya, proses pencarian lanjutan akan terus dilakukan hingga jasad berhasil ditemukan untuk kepentingan identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, dari foto yang sempat beredar, jasad terlihat mengenakan pakaian berwarna biru dan dalam kondisi membengkak. Hingga berita ini diturunkan, identitas korban masih belum diketahui. Polres Bangka Barat juga mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna jalur laut di sekitar Tembelok, untuk segera melapor apabila kembali melihat keberadaan jasad tersebut. Penulis Tim

Read More

Polda Jambi Bongkar Jaringan Solar Subsidi untuk Tambang Emas Ilegal, 4 Mobil dan Ratusan Jeriken Disita

Tajam24Jam.Com JAMBI, 9 Februari 2026 — Kepolisian Daerah (Polda) Jambi membongkar praktik pengangkutan bahan bakar minyak (BBM) solar subsidi yang diduga akan disalurkan untuk kegiatan penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Kabupaten Merangin. Pengungkapan kasus ini dilakukan oleh tim Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jambi pada Kamis dini hari, 5 Februari 2026, di Jalan Lintas Bangko–Kerinci, Desa Birun, Kecamatan Pangkalan Jambu. Dari hasil operasi tersebut, polisi mengamankan 4 unit kendaraan yang digunakan untuk mengangkut solar subsidi dalam jumlah besar, lengkap dengan ratusan jeriken, drum, dan tedmon berisi BBM. Solar subsidi itu diketahui berasal dari Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, dan rencananya akan dijual kembali di Merangin. Berdasarkan keterangan polisi, sedikitnya tujuh orang sopir dan kernet turut diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Seluruhnya diduga berperan dalam pengangkutan BBM subsidi secara ilegal menggunakan mobil jenis Mitsubishi L300 dan Daihatsu Grand Max. “BBM solar subsidi tersebut diduga akan digunakan untuk mendukung aktivitas penambangan emas tanpa izin,” demikian tertulis dalam kronologis resmi Polda Jambi.Dalam kasus ini, para terduga pelaku dijerat dengan Pasal 55 UU Migas sebagaimana diubah dalam UU Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, juncto KUHP, dengan ancaman pidana penjara maksimal 6 tahun dan/atau denda hingga Rp500 juta. Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlangga Munaji menyampaikan bahwa seluruh barang bukti dan para terduga pelaku telah diamankan di Mapolda Jambi, dan proses penyelidikan masih terus dikembangkan.“Polda Jambi akan menindak tegas setiap bentuk penyalahgunaan BBM subsidi yang merugikan negara dan masyarakat,” tegasnya. Kasus ini kembali membuka fakta bahwa rantai pasok BBM subsidi ke aktivitas ilegal masih marak terjadi, khususnya di wilayah tambang emas tanpa izin, dan menjadi tantangan serius bagi penegakan hukum di Provinsi Jambi. Penulis Tim

Read More

Warga Jambi Ngadu ke Presiden Prabowo, Tuntut PT Niaga Guna Kencana Kembalikan Lahan 3 Hektare di Mayang Mangurai

Tajam24Jam.Com JAMBI, 7 Februari 2026 – Persengketaan lahan antara warga dengan perusahaan pengembang kembali memanas di Kota Jambi. Melalui Kuasa Hukum dari Kantor Hukum Sena Neranda dan Rekan, warga melayangkan somasi keras kepada PT Niaga Guna Kencana (NGK) terkait dugaan penguasaan lahan secara sepihak seluas kurang lebih 3 hektare. Lahan yang dipersengketakan tersebut berlokasi di RT 10, Kelurahan Mayang Mangurai, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi. Pihak warga mengklaim memiliki bukti kepemilikan sah berupa Akta Jual Beli (AJB) dan telah menguasai fisik lahan tersebut jauh sebelum adanya aktivitas dari pihak perusahaan. Di tengah kebuntuan mediasi, dua orang warga yang menjadi korban, Samsul Hardi (72) dan Noprida (55), menyampaikan permohonan terbuka kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Mereka berharap orang nomor satu di Indonesia tersebut turun tangan membantu menyelesaikan permasalahan yang menimpa rakyat kecil. “Kami memohon bantuan Bapak Presiden Prabowo. Lahan kami dikuasai tanpa izin, dan telah dibangun perumahan Roma Estate oleh PT NGK, kami kehilangan hak untuk mengusahakan tanah kami sendiri. Tolong bantu kami mendapatkan keadilan,” ungkap Noprida perwakilan warga dengan penuh harap. “Sayo sejak tahun 1984 sudah bertanam sayur dilahan tersebut, dan sejak tahun 2002 saya sudah memegang surat lahan” ujar Samsul Hardi salah satu warga. Berdasarkan dokumen hukum yang diterima, pihak PT NGK dinilai tidak menunjukkan itikad baik. Setelah somasi pertama dilayangkan pada 4 Januari 2026, pihak perusahaan tidak menghadiri pertemuan yang dijadwalkan pada 7 Februari 2026 di kantor hukum pemohon. Kuasa Hukum warga, Sena Neranda, S.H., bersama timnya menyatakan telah melayangkan Re-Somasi (Somasi Kedua) pada 7 Februari 2026. “PT Niaga Guna Kencana telah menguasai fisik lahan klien kami secara nyata, yang menempatkan klien kami dalam posisi dirugikan secara hukum dan ekonomi. Bahkan dilakukan land clearing sepihak tanpa persetujuan,” ujar Sena saat ditemui dikantornya, Sabtu (7/2/2026). Dalam somasi tersebut, Kantor Hukum Sena Neranda dan Rekan mendesak PT NGK untuk: Pihak kuasa hukum memberikan batas waktu hingga 10 Februari 2026 bagi PT NGK untuk memberikan tanggapan resmi. Jika tidak ada respon positif, mereka menegaskan akan menempuh langkah hukum lanjutan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. “Jika tidak ada respon positif dari PT NGK, kami akan menempuh langkah hukum lanjutan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.” tegas Sena. Hingga berita ini dipublish, tim media belum berhasil menghubungi pihak PT Niaga Guna Kencana terkait somasi dan tuduhan penguasaan lahan tersebut. (Red)

Read More

Radak Babel Mantapkan Langkah, Jurnalisme Investigatif Jadi Nafas Utama

Tajam24Jam.Com PANGKALPINANG, 8 Februari 2026 — Radak Babel meneguhkan komitmennya untuk berdiri tegak lurus bersama kebenaran dan berpihak pada fakta. Penegasan tersebut disampaikan oleh Dodi Hendriyanto alias Bang Doi, Penasehat Tim Radak Babel, saat peresmian Kantor Radak Babel, Minggu (8/2/2026). Dalam sambutannya, Bang Doi menekankan bahwa momen peresmian kantor menjadi titik awal perjuangan Radak Babel dalam mengawal informasi publik yang sehat dan bertanggung jawab.“Hari ini sangat spesial bagi kami, karena menjadi awal perjuangan kami sebagai jurnalis mengawal informasi yang sehat dan berpihak pada kebenaran. Radak Babel resmi memiliki kantor, yang terletak di jalan Tonywen. Semoga keberadaan kami memberikan warna baru dunia jurnalistik di Babel,” katanya. Bang Doi menjelaskan, Kantor Radak Babel dirancang sebagai ruang terbuka bagi masyarakat Bangka Belitung. Ia menegaskan bahwa kantor tersebut dapat dimanfaatkan siapa saja yang ingin memperoleh informasi maupun menyampaikan laporan atas berbagai peristiwa yang terjadi di tengah masyarakat.“Kami sangat open kepada masyarakat Babel, siapapun kami sangat terbuka. Silahkan datang, kami buka tangan selebar-lebarnya. Karena sejatinya kantor ini juga milik masyarakat,” ujarnya. Menurutnya, dinamika informasi di Bangka Belitung saat ini membutuhkan peran media yang menjalankan tugas jurnalistik secara beretika dan menjunjung tinggi nilai-nilai moral.“Kami berharap hadirnya Radak Babel memberikan warna baru bagi Bangka Belitung. Yang membedakan kami dengan media lain adalah kami mengedepankan liputan investigasi secara tuntas, dengan pola kerja cover both side, konfirmasi dan klarifikasi secara tuntas,” tuturnya. Peresmian Kantor Radak Babel turut dirangkaikan dengan kegiatan sosial berupa penyerahan santunan kepada 25 anak yatim piatu dari Panti Asuhan LKSA Muhammadiyah Pangkalpinang. Acara dilanjutkan dengan prosesi pemotongan nasi tumpeng oleh Bang Doi yang diserahkan kepada Ketua Tim Radak Babel, La Ode M Murdani. Radak Babel berada di bawah naungan PT Radak Media Nusantara dengan portal berita Radakbabel.com sebagai media utama. Tim Radak Babel sendiri telah terbentuk sejak 8 Desember 2025 di kawasan Tua Tunu, Kota Pangkalpinang.Sejak awal pembentukannya, Radak Babel memposisikan diri sebagai bagian dari ekosistem media yang menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, independensi, serta tanggung jawab moral kepada publik. Dalam perjalanannya, Radak Babel juga membangun sinergi bersama sejumlah media yang memiliki visi dan semangat serupa. Saat ini, Radak Babel diperkuat oleh delapan orang tim inti, sesuai dengan tanggal berdirinya, dan tergabung dalam jejaring 10 media, yakni Radak Babel, Tinta Berita Babel, Live News, Jangkauan News, Tajuk Babel, Media Indonesia Click, Berita 5, Tras Berita, dan Vote News. Manajemen Radak Babel menegaskan bahwa keberadaan kantor ini bukan sekadar simbol fisik, melainkan bentuk komitmen nyata dalam menjalankan praktik jurnalistik yang profesional, independen, serta berpegang pada prinsip verifikasi dan keberimbangan.“Pers yang sehat adalah pers yang berani, namun tetap beretika. Kritik harus disampaikan dengan data, empati, dan tanggung jawab. Itulah nilai yang ingin terus kami rawat di Radak Babel,” demikian disampaikan Ketua Tim Radak Babel, La Ode M Murdani. Radak Babel juga mengusung filosofi angka 8, yang dimaknai sebagai simbol gerak yang tidak terputus, saling terhubung, dan terus berjalan. Filosofi tersebut menjadi semangat kerja jurnalistik Radak Babel dalam menyuarakan kebenaran. Peresmian Kantor Radak Babel dihadiri oleh Satgas PKH, rekan-rekan media dari Tim 9, Media Jejak Kasus, sejumlah wartawan di Kota Pangkalpinang, serta perwakilan Kelurahan Tua Tunu. Penulis Tim

Read More

Polres Bangka Barat Pastikan Festival Perang Ketupat Tempilang 2026 Berjalan Aman dan Kondusif

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 8 Februari 2026 – Polres Bangka Barat memastikan seluruh rangkaian Pesta Adat Perang Ketupat dan Sedekah Ruah Kecamatan Tempilang Tahun 2026 yang digelar di Pantai Pasir Kuning, Desa Air Lintang, Minggu (8/2/2026), telah terlaksana dengan aman, tertib, dan kondusif hingga kegiatan berakhir. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K. mengatakan, Polres Bangka Barat menurunkan 63 personel untuk mengamankan jalannya kegiatan budaya yang dihadiri sekitar seribu masyarakat tersebut. “Pengamanan kami lakukan secara menyeluruh mulai dari pengaturan lalu lintas, pengamanan lokasi kegiatan, hingga pengawasan jalannya prosesi adat.Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar,” ujar AKBP Pradana. Menurut Kapolres, pengamanan tidak hanya dilakukan oleh Polres Bangka Barat, tetapi juga diperkuat oleh personel Polsek Tempilang, TNI dari Kodim 0431/Bangka Barat, Dinas Perhubungan, serta Satpol PP Kabupaten Bangka Barat sebagai bentuk sinergi lintas instansi. AKBP Pradana menegaskan, tidak terdapat kejadian menonjol selama pelaksanaan Pesta Adat Perang Ketupat hingga kegiatan selesai.Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Bangka Barat juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada masyarakat Kecamatan Tempilang yang telah berperan aktif menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). “Keberhasilan pengamanan ini tidak terlepas dari dukungan dan kesadaran masyarakat yang bersama-sama menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung,” katanya. Pesta Adat Perang Ketupat dan Sedekah Ruah merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Tempilang sebagai simbol rasa syukur sekaligus doa keselamatan. Tradisi ini rutin digelar setiap tahun dan selalu mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Secara keseluruhan, pelaksanaan Pesta Adat Perang Ketupat Tempilang Tahun 2026 berjalan aman dan kondusif hingga selesai, mencerminkan kesiapsiagaan Polres Bangka Barat dalam memberikan rasa aman serta mendukung kegiatan adat dan budaya masyarakat. Penulis Tim

Read More

Wakapolda Babel Hadiri dan Ikut Perang Ketupat di Tempilang, Tradisi Tolak Bala Berlangsung Aman

Tajam24Jam.Com Tempilang, 8 Februari 2026 – Pesta Adat Perang Ketupat dan Sedekah Ruah Kecamatan Tempilang Tahun 2026 yang digelar di Pantai Pasir Kuning, Desa Air Lintang, Minggu (8/2/2026), berlangsung meriah, aman, dan kondusif. Festival budaya yang sarat makna ini dihadiri langsung oleh Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Murry Mirranda, S.I.K., M.H. Kehadiran jenderal bintang satu tersebut menjadi perhatian utama masyarakat. Sejak tiba di lokasi, Brigjen Pol Murry Mirranda disambut hangat oleh tokoh adat dan warga Tempilang melalui prosesi adat, tari sambut, serta rangkaian ritual tradisional yang telah diwariskan secara turun-temurun. Festival Perang Ketupat merupakan tradisi masyarakat pesisir Tempilang sebagai wujud rasa syukur atas hasil laut yang melimpah, sekaligus simbol kebersamaan dan doa untuk menolak bala. Tradisi ini juga menjadi momentum mempererat persaudaraan antarwarga serta menjaga kelestarian adat budaya lokal. Momen paling menarik terjadi saat puncak acara dimulai. Tidak hanya memantau jalannya kegiatan, Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Murry Mirranda turun langsung ke lapangan dan ikut dalam prosesi Perang Ketupat bersama masyarakat. Dengan penuh keakraban, Wakapolda tampak berbaur dan saling melempar ketupat bersama warga. Suasana penuh tawa dan kekeluargaan pun tercipta, mencerminkan kedekatan Polri dengan masyarakat dalam menjaga harmoni sosial dan budaya daerah. Selain Wakapolda Babel, kegiatan ini juga dihadiri oleh Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat, unsur Forkopimda dan Forkopimcam, pejabat TNI, DPRD, OPD, tokoh adat, tokoh agama, serta sekitar 1.000 masyarakat yang memadati kawasan Pantai Pasir Kuning. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Pesta Adat Perang Ketupat dan Sedekah Ruah berjalan dengan aman berkat sinergi pengamanan lintas instansi.“Polres Bangka Barat bersama Polsek Tempilang, TNI, Dishub, dan Satpol PP melaksanakan pengamanan secara terpadu sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” ujar AKBP Pradana. Ia menambahkan, pengamanan dilakukan mulai dari pengaturan arus lalu lintas, penjagaan lokasi kegiatan, hingga pengawalan tamu undangan, guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang hadir. Setelah rangkaian utama Pesta Adat Perang Ketupat selesai, kegiatan dilanjutkan dengan Naber Kampong, yakni bertamu ke rumah-rumah warga sebagai bagian dari tradisi Sedekah Ruah, yang menjadi simbol kebersamaan dan rasa syukur masyarakat Tempilang. Dengan berlangsungnya kegiatan ini secara aman dan lancar, Polres Bangka Barat menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pelestarian budaya lokal serta menjaga stabilitas keamanan dalam setiap kegiatan masyarakat. Penulis Tim

Read More