Tajam24Jam.Com MUARO JAMBI, 10 April 2026 — Aliansi Masyarakat Desa Parit yang didampingi Ikatan Mahasiswa Sungai Gelam (IMSG) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor PT Petaling Mandraguna (PMG), Jumat (10/4/2026).
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas dugaan kurangnya transparansi perusahaan terkait Hak Guna Usaha (HGU) dan penyaluran dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Dalam orasinya, perwakilan masyarakat Desa Parit, Muhammad Muhlisin Yusuf yang akrab disapa Bang Ulis, menyayangkan sikap pihak perusahaan yang tidak menemui massa aksi.
“Hari ini kami datang berharap ada yang menyambut dan menemui kami, tetapi tidak satu pun dari pihak perusahaan yang hadir. Padahal saat kami tiba, terlihat ada aktivitas staf di dalam kantor dan petugas keamanan di sekitar lokasi,” ujarnya lantang.
Ia menilai sikap tersebut menunjukkan ketidakterbukaan pihak perusahaan terhadap masyarakat.
“Kami menduga ada yang disembunyikan. Jangan sampai perusahaan terkesan menghindar dari masyarakat. Kalau memang tidak ada masalah, seharusnya berani menemui kami,” tegasnya.
Bang Ulis juga menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan langkah awal, dan tidak menutup kemungkinan akan melibatkan massa yang lebih besar jika tuntutan tidak direspons.
“Ini baru sebagian kecil masyarakat yang hadir. Jangan anggap remeh kekuatan rakyat,” tambahnya.
Lebih lanjut, pihaknya menyatakan akan membawa persoalan ini ke lembaga legislatif.
“Kami akan mengadukan hal ini kepada wakil rakyat agar PT PMG dipanggil ke DPRD Muaro Jambi untuk memberikan penjelasan,” katanya.
Dalam aksi tersebut, Aliansi Masyarakat Desa Parit menyampaikan sejumlah tuntutan, yakni:
Transparansi peta HGU milik PT PMG
Transparansi izin HGU milik PT PMG
Transparansi dana CSR/bantuan untuk Desa Parit
Selain itu, masyarakat juga berkomitmen untuk menelusuri fakta di lapangan terkait dugaan wilayah HGU perusahaan yang masuk ke area Desa Parit.
“Kami akan terus mencari kebenaran. Jika terbukti HGU PT PMG masuk ke wilayah Desa Parit, maka ini harus diselesaikan secara terbuka dan adil,” tutupnya.
Aksi berlangsung dengan pengawalan dan situasi tetap kondusif.
Penulis Tim



