SATRESNARKOBA POLRESTA JAMBI BERHASIL UNGKAP 1,5 KG SABU, 583 BUTIR EKSTASI DAN 302 GRAM EKSTASI SERBUK, DUA PELAKU DITANGKAP

Tajam24Jam.Com JAMBI, 27 Oktober 2026 – Satuan Reserse Narkoba Polresta Jambi kembali menorehkan prestasi dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika. Sebanyak 1,5 Kilogram narkotika jenis sabu, 583 butir pil ekstasi dan 302,2 gram serbuk ekstasi berhasil digagalkan peredarannya. Dua orang tersangka berhasil diamankan dalam pengungkapan yang dilakukan pada tanggal 20 dan 23 Oktober 2026 tersebut. Kapolresta Jambi Kombes Pol. Ananto Herlambang, S.I.K., M.M.melalui Kasat Resnarkoba Polresta Jambi AKP Tito Al Hafezt, STrK, SIK, MH menjelaskan, pengungkapan ini merupakan hasil tindak lanjut dari informasi masyarakat. Berawal dari informasi masyarakat yang resah dengan sering terjadinya transaksi narkotika di kawasan Depan Kuburan Cina Jl. Hasan Basri, Kel. Simpang IV Sipin, Kec. Telanaipura, Kota Jambi, Tim 1 Opsnal Satresnarkoba Polresta Jambi langsung melakukan penyelidikan. “Pada hari Selasa tanggal 20 Oktober 2026 sekira pukul 14.00 WIB, Tim Opsnal berhasil mengamankan seorang laki-laki berinisial RH (39) di TKP. Saat dilakukan penggeledahan ditemukan 5 paket sabu dan ratusan butir ekstasi di dalam jok motor yang dikendarainya,” ujar Kasat Resnarkoba. Dari hasil pengembangan ke rumah tersangka RH di Jl. Rd. Abdurrahman RT 01 Kel. Kenali Besar Kec. Alam Barajo, petugas kembali menemukan 5 paket sabu, ratusan butir ekstasi merk Marvel warna hijau kuning dan 2 paket serbuk ekstasi yang disimpan di gudang belakang rumah dalam box plastik. “Total barang bukti yang kami amankan dari tersangka RH adalah 10 paket sabu seberat 1,4 Kg (Brutto), 398 butir ekstasi merk Marvel, 185 butir ekstasi merk Tengkorak, dan 302,2 gram serbuk ekstasi, serta timbangan digital dan barang bukti lainnya,” jelasnya. Pengembangan Dari Chat WhatsApp, Satu Pelaku Lain Ditangkap Dari hasil pemeriksaan handphone milik RH, petugas menemukan percakapan transaksi narkoba dengan nomor WhatsApp internasional. “Dari handphone tersangka RH banyak ditemukan chat tentang pengantaran sabu dan ekstasi. Ada Salah satu nomor yang memesan sabu sebanyak 1 Kg. Kami langsung lakukan penyelidikan,” lanjut Kasat. Pada hari Jumat tanggal 23 Oktober 2026 sekira pukul 22.00 WIB, Tim kembali berhasil mengamankan seorang laki-laki berinisial FPP (26) di Lrg. Pelangi Kel. Talang Bakung Kec. Jambi Selatan. Dari pengakuan FPP, ia memesan sabu 1 Kg tersebut atas suruhan seseorang berinisial A yang saat ini masih dalam pengejaran. Pengembangan ke rumah FPP di Perum Evodia RT 001 Desa Sepakat Makmur Kec. Sungai Gelam Kab. Muaro Jambi, petugas menemukan 1 paket besar sabu, 5 paket sedang dan 1 paket kecil sabu yang disimpan di dalam kamar, dengan berat keseluruhan dari FPP sebanyak 140 Gram (Bruto). Jadi untuk total keseluruhan barang bukti Sabu yang diamankan dari kedua pelaku sebanyak kurang lebih 1,5 Kg (Bruto). Saat ini kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolresta Jambi guna proses penyidikan lebih lanjut dan pengembangan jaringan. Kapolresta Jambi Kombes Pol. Ananto Herlambang, S.I.K., M.M. menegaskan komitmen Polresta Jambi untuk terus memerangi narkoba. “Kami tegaskan, tidak ada ruang bagi narkoba di Kota Jambi. Kami apresiasi informasi dari masyarakat. Ini bukti sinergi Polri dan masyarakat berhasil menggagalkan peredaran narkoba dalam jumlah besar. Kedua pelaku akan kami jerat dengan Pasal 114 ayat (2) Jo 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup atau hukuman mati,” tegas Kapolresta. Polresta Jambi juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan terkait penyalahgunaan narkotika di lingkungan masing-masing. Penulis Tim

Read More

SABTU MALAM MENCEKAM! KRYD SATNARKOBA POLRESTA JAMBI & BNN GELEDAH TEMPAT HIBURAN MALAM

Tajam24Jam.Com JAMBI, 18 Oktober 2026 – Malam Minggu tak membuat langkah Polresta Jambi kendor. Tim Gabungan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Jambi bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jambi menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan menyasar Tempat Hiburan Malam (THM) di wilayah Kota Jambi yakni THM Helen dan Blackjack Pub & KTV . Sabtu malam (18/10/2026). Operasi gabungan ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang SIK MM dilaksanakan oleh Kasat Resnarkoba Polresta Jambi AKP Tito Al Hafezt, S.Tr.K., S.I.K., M.H. bersama personel Satresnarkoba, Sat Samapta, Provos, dan Tim BNN Provinsi Jambi. Target jelas: deteksi dini penyalahgunaan narkotika di tempat hiburan malam. Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang, S.I.K., M.M. menegaskan, KRYD Malam Minggu ini adalah komitmen zero tolerance terhadap narkoba di Kota Jambi. “KRYD ini kami gelar untuk memastikan tempat hiburan malam tidak menjadi sarang peredaran narkoba. Kami bersama BNN turun langsung, lakukan pemeriksaan, tes urine di tempat, dan pengawasan ketat. Jambi harus bersih dari narkoba. Sitkamtibmas harga mati,” tegas Kapolresta Jambi. Dalam operasi tersebut, petugas melakukan: Hasil dari KRYD Malam Minggu ini, semua pengunjung di tes urine semua negative, jika positife akan langsung diproses sesuai hukum yang berlaku. “Kami tidak main-main. Tempat hiburan malam yang terbukti memfasilitasi peredaran narkoba akan kami tindak tegas, bahkan kami usulkan untuk ditutup. Tidak ada ruang bagi narkoba di Kota Jambi,” tegas Kasat Resnarkoba AKP Tito Al Hafezt. KRYD gabungan Satnarkoba Polresta Jambi dan BNN ini mendapat dukungan penuh masyarakat. Warga meminta jangan ada aktivitas THM yang diduga menjadi tempat transaksi narkoba, dan merasa lega dengan kehadiran polisi. Polisi Bersama Masyarakat Polresta Jambi memastikan KRYD Malam Minggu akan terus digelar secara rutin dan dadakan, tanpa pemberitahuan, agar memberikan efek kejut bagi para pelaku. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melapor jika mengetahui adanya peredaran narkoba di THM maupun di lingkungan sekitar melalui Hotline 110. Penulis Tim

Read More

RESPON CEPAT LAPORAN 110, SATRESNARKOBA POLRESTA JAMBI GEREBEK RUMAH DIDUGA SARANG NARKOBA DI ALAM BARAJO

Tajam24Jam.Com JAMBI, 15 Oktober 2026 -Wujud nyata Program Kapolri “SPKT Ramah Korban & 110 Respons Cepat” dan Program “Polisi Bersama Masyarakat”, Satresnarkoba Polresta Jambi merespon cepat laporan masyarakat melalui Call Center 110. Pada hari Rabu tanggal 15 Oktober 2026 sekira pukul 20.30 WIB, Tim 1 Opsnal Satresnarkoba Polresta Jambi menerima laporan informasi dari masyarakat melalui Call Center 110 tentang adanya sebuah rumah yang dijadikan tempat penyalahgunaan narkotika. Lokasi yang dilaporkan berada di Jl. TP. Sriwijaya RT.11, Kel. Rawasari, Kec. Alam Barajo, Kota Jambi. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel yang dipimpin Kasat Resnarkoba Polresta Jambi AKP Tito Al Hafezt, S.Tr.K., S.I.K., M.H. langsung mendatangi TKP. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan penggerebekan dan pengamanan di dalam rumah tersebut. Dari dalam rumah, petugas mengamankan 3 (tiga) orang laki-laki yang sedang berada di lokasi dengan identitas AB (32), HE (45), IS (43) Selanjutnya dilakukan penggeledahan badan dan penggeledahan rumah secara menyeluruh dengan disaksikan Ketua RT setempat. Pada saat penggeledahan tidak ditemukan barang bukti narkotika di TKP. Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, ketiga orang tersebut kemudian dibawa dan diamankan ke Kantor Satresnarkoba Polresta Jambi guna dilakukan pemeriksaan, tes urine dan pendalaman. Kasat Resnarkoba AKP Tito Al Hafezt menjelaskan, respons cepat ini adalah komitmen Polresta Jambi untuk tidak menunda setiap laporan masyarakat. “Setiap laporan yang masuk melalui 110 pasti kami tindak lanjuti. Terima kasih kepada masyarakat Rawasari yang peduli dan berani melapor. Meski di TKP tidak ditemukan barang bukti narkotika, ketiga orang tersebut akan kami lakukan pemeriksaan intensif dan tes urine untuk memastikan keterlibatannya. Ini adalah bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat,” ujar AKP Tito. Polresta Jambi mengimbau masyarakat untuk terus hmmemanfaatkan layanan Call Center 110 (gratis 24 jam) jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait narkoba. Identitas pelapor dijamin aman dan rahasia. Penulis Tim

Read More

POLRESTA JAMBI GEREBEK TIGA BASECAMP NARKOBA DI LEGOK, AMANKAN SABU DAN 27 BUTIR EKSTASI

Tajam24Jam.Com JAMBI, 17 Oktober 2026 – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Jambi terus menggencarkan Operasi Sarang Narkoba. Pada Sabtu, 17 Oktober 2026, tim gabungan berhasil menggerebek tiga lokasi yang diduga menjadi basecamp penyalahgunaan narkotika di RT.025 Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi. Operasi dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polresta Jambi AKP Tito Al Hafezt, S.Tr.K., S.I.K., M.H., bersama personel Satresnarkoba, Sat Intelkam, Polsek Telanaipura, Provos, Tim Serigala Kota, dan BNN Provinsi Jambi. Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang, S.I.K., M.M. mengatakan, operasi ini merupakan tindak lanjut perintah Kapolri melalui Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri untuk melaksanakan operasi sarang narkoba secara serentak dan kontinyu di seluruh Polda. “Kegiatan ini berawal dari informasi masyarakat yang resah adanya aktivitas di basecamp tersebut. Kami langsung tindak lanjuti untuk menciptakan Kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Kapolresta Jambi. Dari tiga rumah yang digeledah, petugas mengamankan barang bukti di dua lokasi. Di rumah pertama milik R (38), petugas menemukan satu buah alat hisap sabu yang terangkai dengan pipet sedot. Pelaku mengakui barang tersebut miliknya. Di lokasi kedua milik R (33), tidak ditemukan barang bukti narkotika. Sementara di lokasi ketiga milik MS (57), petugas menemukan barang bukti paling banyak. Diamankan 1 paket diduga narkotika jenis sabu dan 27 butir diduga jenis ekstasi. Dari rumah tersebut, petugas mengamankan tiga orang yakni MS selaku pemilik rumah, R (26), dan seorang perempuan HYS (29). “Untuk barang bukti sabu dan 27 butir ekstasi, diakui milik MS. Saat ini para terduga pelaku sudah dibawa ke Polresta Jambi untuk penyelidikan lebih lanjut,” terang Kasat Resnarkoba AKP Tito Al Hafezt. Kasat menambahkan, Operasi Sarang Narkoba akan terus dilaksanakan minimal 2-3 kali dalam seminggu selama satu bulan ke depan sesuai arahan pimpinan. “Kami tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkoba di wilayah hukum Polresta Jambi. Kami imbau masyarakat untuk terus memberikan informasi jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan,” tegasnya. Saat ini Satresnarkoba Polresta Jambi masih melakukan pendalaman terhadap asal usul barang bukti dan kemungkinan jaringan peredaran di balik basecamp tersebut. Penulis Tim

Read More

413 Ekstasi dan 192 Etomidate Disita, Satresnarkoba Polresta Jambi Tangkap Pelaku Tindak Pidana Narkotika.

Tajam24Jam.Com POLRESTA JAMBI, 17 September 2026 – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Jambi mengungkap kasus dugaan peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah Kota Jambi. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial M (45) beserta ratusan butir ekstasi dan ratusan buah diduga etomidate. Pengungkapan dilakukan Tim 1 Opsnal Satresnarkoba Polresta Jambi pada Rabu, 16 September 2026. M diamankan sekitar pukul 18.00 WIB di sebuah rumah di kawasan Jalan Lingkar Barat II, Kelurahan Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi. Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang melalui Kasat Resnarkoba Polresta Jambi AKP Tito mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat terkait dugaan transaksi narkotika yang kerap terjadi di kawasan Bagan Pete. “Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Jambi melakukan penyelidikan dan pemantauan di lokasi,” katanya, Kamis (17/09/2026). Setelah memperoleh informasi yang dinilai akurat, petugas kemudian mendatangi lokasi dan melakukan pemantauan. Sekitar pukul 18.00 WIB, petugas melihat M mengendarai sepeda motor Honda PCX warna merah dan masuk ke sebuah rumah. “Petugas kemudian melakukan penangkapan dan penggeledahan.  Dari jok sepeda motor tersebut, polisi menemukan sejumlah pil yang diduga narkotika jenis ekstasi,” bebernya. Barang bukti yang diamankan yakni 208 butir diduga ekstasi merek TMT warna merah muda, 166 butir merek Heineken warna cokelat muda, 36 butir merek Kucing warna cokelat muda, serta tiga butir merek LV warna merah muda-hijau. Tak berhenti di situ, polisi kemudian melakukan pengembangan setelah mendapatkan informasi mengenai adanya dugaan narkotika jenis etomidate yang disimpan di lokasi berbeda. Petugas bergerak menuju Perumahan Grand Mayang Asri, RT 040, Kelurahan Mayang Mangurai, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi. “Di lokasi tersebut, polisi menemukan sebuah brankas warna hitam yang di dalamnya terdapat 142 buah diduga etomidate merek Yakuza warna merah dan 50 buah diduga etomidate merek Ninja warna putih,” ungkapnya. Dari pengungkapan tersebut, total barang bukti yang diamankan mencapai 413 butir diduga ekstasi dan 192 buah diduga etomidate. Selain narkotika, polisi turut menyita dua timbangan digital, satu buah toperwer warna putih, satu tas warna cokelat, plastik transparan berukuran besar, lima pack plastik klip bening kosong, satu buah lakban warna cokelat, satu unit handphone Android, serta satu buah brankas warna hitam. M beserta seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Kantor Satresnarkoba Polresta Jambi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penulis Tim

Read More

22 Pengunjung THM di Kota Jambi Positif AMP dan MET, Polisi Amankan Dugaan Ekstasi

Tajam24Jam.Com JAMBI, 30 Agustus 2026 — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Jambi menggelar razia di salah satu tempat hiburan malam (THM) di Kota Jambi, Minggu (30/8/2026) dini hari. Dalam razia tersebut, polisi menemukan 22 pengunjung yang hasil tes urinenya positif mengandung amphetamine (AMP) dan methamphetamine (MET). Razia berlangsung sekitar pukul 01.00 WIB di Grand Club, Jalan Kapten Pattimura, Kelurahan Simpang IV Sipin, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi. Kegiatan dipimpin langsung Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang, S.I.K., M.M., bersama personel gabungan Polda Jambi dan Polresta Jambi. Kapolresta Jambi melalui Kasat Resnarkoba AKP Tito Al Hafezt, S.Tr.K., S.I.K., M.H., mengatakan sebanyak 23 orang menjalani pemeriksaan urine dalam kegiatan tersebut.“Dari kegiatan itu, sebanyak 23 orang dilakukan pemeriksaan urine. Hasilnya, 22 orang dinyatakan positif mengandung AMP dan MET,” ujar AKP Tito, Minggu (30/8/2026). Ke-22 orang yang dinyatakan positif tersebut masing-masing berinisial RP, MS, S, NC, AS, EP, AS, JA, M, A, MM, H, MAT, A, I, R, A, A, A, VS, F, dan JZ. Sementara satu orang berinisial LW dinyatakan negatif berdasarkan hasil pemeriksaan urine. LW kemudian dikembalikan kepada pihak keluarga bersama dua unit telepon genggam miliknya. Selain melakukan pemeriksaan urine, petugas juga mengamankan 22 unit telepon genggam dan dua unit kendaraan roda empat untuk kepentingan pemeriksaan dan pendalaman.Dalam razia tersebut, polisi turut menemukan barang yang diduga narkotika jenis ekstasi merek Marvel. Barang yang diamankan masing-masing satu butir dari MS dan seperempat butir dari JA.“Selain melakukan tes urine, kami juga mengamankan sejumlah barang bukti untuk dilakukan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut,” kata Tito. Selanjutnya, 22 orang yang dinyatakan positif diamankan Satresnarkoba Polresta Jambi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mendalami dugaan keterlibatan maupun penggunaan narkotika. Polresta Jambi menegaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di kawasan tempat hiburan malam. Polisi juga masih melakukan pendalaman terhadap hasil pemeriksaan urine serta barang bukti yang diamankan untuk menentukan langkah hukum selanjutnya. Penulis Tim

Read More

Tiga Pria Diamankan Satresnarkoba Polresta Jambi, Positif Sabu Usai Digerebek di Kota Baru

Tajam24Jam.Com JAMBI, 20 Agustus 2026 — Tiga pria diamankan personel Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Jambi saat diduga menyalahgunakan narkotika jenis sabu di kawasan Jalan Serupun, RT 16, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, Kamis (20/8/2026) dini hari. Ketiga pria tersebut masing-masing berinisial H (54), TH (47), dan DP (39). Mereka diamankan sekitar pukul 01.00 hingga 02.00 WIB setelah polisi menerima informasi masyarakat melalui layanan Call Center 110 terkait dugaan aktivitas penyalahgunaan narkotika di lokasi tersebut. Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang melalui Kasat Resnarkoba AKP Tito Al Hafezt mengatakan, informasi tersebut langsung ditindaklanjuti oleh personel Pamapta Polresta Jambi bersama Opsnal Satresnarkoba.“Setelah menerima informasi dari Call Center 110, anggota Pamapta Polresta Jambi bersama personel Opsnal Satresnarkoba langsung mendatangi lokasi yang diinformasikan,” ujar AKP Tito. Saat dilakukan penggerebekan dan penggeledahan, petugas menemukan tiga orang laki-laki di lokasi. Polisi turut mengamankan dua perangkat alat hisap sabu atau bong serta tiga korek api gas. Ketiga pria tersebut kemudian menjalani pemeriksaan dan tes urine. Hasil pemeriksaan menunjukkan ketiganya positif mengandung methamphetamine dan amphetamine.“Dari hasil tes urine, ketiga orang tersebut positif menggunakan narkotika,” kata Tito. Dalam pemeriksaan awal, ketiganya mengaku memperoleh sabu dari seorang pria berinisial D. Sabu tersebut disebut dibeli dengan harga sekitar Rp50 ribu. Polisi kini masih melakukan penyelidikan terhadap D yang diduga menjadi pemasok narkotika kepada ketiga pria tersebut.Selanjutnya, ketiga pria beserta barang bukti dibawa ke Kantor Satresnarkoba Polresta Jambi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap para terduga pelaku dan saksi, mengumpulkan alat bukti pendukung, serta melaksanakan gelar perkara untuk menentukan proses hukum selanjutnya. Polresta Jambi juga masih memburu keberadaan D guna mengungkap lebih lanjut asal-usul narkotika yang digunakan ketiga pria tersebut. Penulis Tim

Read More

Polresta Jambi Ungkap 149 Kasus Narkotika, 257 Tersangka Diamankan Selama Januari-Juli 2026

Tajam24Jam.Com JAMBI, 13 Agustus 2026 – Polresta Jambi mengungkap ratusan kasus tindak pidana narkotika selama periode Januari hingga Juli 2026. Dalam kurun waktu tersebut, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Jambi menangani sebanyak 149 laporan polisi (LP) dengan total 257 tersangka, terdiri dari 237 laki-laki dan 20 perempuan. Pengungkapan tersebut disampaikan Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang, S.I.K., M.M., saat memimpin konferensi pers terkait pengungkapan kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika selama semester I 2026 serta hasil Operasi Antik 2026, di Gedung Satresnarkoba Polresta Jambi, Kamis (13/8/2026). Dalam konferensi pers tersebut, Kapolresta didampingi Kasat Narkoba AKP Tito Al Hafezt, S.Tr.K., S.I.K., M.H., Wakasat Narkoba Iptu Joko Susilo, Kasi Propam, serta Kasi Humas Polresta Jambi. Kapolresta Jambi menyampaikan, peredaran narkotika masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Selain berdampak terhadap kesehatan fisik dan mental, penyalahgunaan narkotika juga dapat memicu berbagai tindak kejahatan lainnya. Sebagai bentuk komitmen dalam melindungi masyarakat, Satresnarkoba Polresta Jambi terus melakukan penegakan hukum sekaligus upaya pencegahan secara masif. Dari 149 kasus yang diungkap sepanjang Januari-Juli 2026, polisi mengamankan barang bukti berupa sabu sebanyak 3.564,79 gram, ganja 129,37 gram, pil ekstasi 2.247,52 gram atau 5.447½ butir, serta etomidate sebanyak 20 refill dengan volume 15,6 mililiter.Dari pengungkapan tersebut, Polresta Jambi memperkirakan telah menyelamatkan 23.808 jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika. Berdasarkan peran tersangka, terdapat 49 tersangka bandar, 109 tersangka pengedar, dan 99 tersangka pemakai.Sementara barang bukti yang telah dilimpahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam tahap II terdiri dari sabu 780,44 gram, ganja 11,15 gram, serta pil ekstasi 35,68 gram atau 111½ butir. Kemudian, barang bukti yang telah dimusnahkan pada 5 Mei 2026 berupa sabu 2.483,16 gram dan pil ekstasi 2.101,71 gram atau 5.131 butir.Adapun sisa barang bukti yang masih berada dalam proses penanganan terdiri dari sabu 301,19 gram, ganja 118,22 gram, pil ekstasi 110,13 gram atau 205 butir, serta etomidate sebanyak 20 refill dengan volume 15,6 mililiter. Hasil Operasi Antik 2026Selain pengungkapan selama semester pertama, Polresta Jambi juga memaparkan hasil Operasi Antik 2026 yang dilaksanakan selama 20 hari, mulai 7 Juli hingga 27 Juli 2026.Dalam operasi tersebut, Satresnarkoba Polresta Jambi berhasil mengungkap 34 kasus, melebihi target operasi sebanyak 10 kasus. Dengan demikian, terdapat 24 kasus non-target operasi yang turut berhasil diungkap. Dari 34 kasus tersebut, polisi mengamankan 60 tersangka, terdiri dari 49 laki-laki dan 11 perempuan.Barang bukti yang diamankan selama Operasi Antik 2026 meliputi sabu 117,28 gram, ganja 15,22 gram, serta pil ekstasi 17,64 gram atau 40 butir. Polresta Jambi memperkirakan pengungkapan tersebut berhasil menyelamatkan 687 jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika.Adapun berdasarkan peran tersangka, terdapat 8 tersangka bandar, 26 tersangka pengedar, dan 26 tersangka pemakai.Kapolresta Jambi menegaskan keberhasilan pengungkapan kasus narkotika tersebut tidak terlepas dari dukungan dan partisipasi aktif masyarakat serta berbagai pihak terkait. Ia pun mengajak seluruh masyarakat Kota Jambi untuk bersama-sama memerangi peredaran gelap narkotika dengan memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkotika.“Seluruh masyarakat Jambi kami imbau untuk melaporkan apabila mengetahui adanya tindak pidana atau peredaran narkotika melalui Call Center 110,” pungkas Kapolresta Jambi. Upaya pemberantasan narkotika tersebut merupakan bagian dari tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta melindungi generasi muda dari dampak penyalahgunaan narkotika. Penulis Tim

Read More

Satresnarkoba Polresta Jambi Tangkap Pria Diduga Edarkan Sabu dan Ekstasi

Tajam24Jam.Com JAMBI, 12 Agustus 2026 – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Jambi menangkap seorang pria berinisial ES (30), yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran narkotika.Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan puluhan paket diduga narkotika jenis sabu serta sejumlah pil ekstasi. Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang melalui Kasat Resnarkoba AKP Tito Al Hafezt mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan transaksi narkotika di kawasan Oyo Benteng Kost, Jalan Sultan Agung, Kelurahan Beringin, Kecamatan Pasar, Kota Jambi.“Tim 2 Opsnal Satresnarkoba Polresta Jambi kemudian melakukan penyelidikan di lokasi. Pada Senin malam, petugas mengamankan seorang laki-laki yang mengaku berinisial ES,” ujar Tito, Rabu (12/8/2026). Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan satu plastik gula merek Rose Brand yang berisi dua paket kecil diduga sabu dan dua butir pil ekstasi berwarna krem dengan logo Casper.Berdasarkan pemeriksaan awal, ES mengaku barang tersebut merupakan miliknya yang diperoleh dari seorang pria berinisial A. Polisi menyebut keberadaan A masih dalam proses penyelidikan. Dari hasil pemeriksaan lebih lanjut, ES juga mengaku masih menyimpan narkotika lainnya di dalam sebuah tas yang berada di mobil miliknya.“Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap tas tersebut, petugas kembali menemukan 49 paket diduga narkotika jenis sabu dan delapan butir pil ekstasi,” jelas Tito. Polisi Geledah RumahPengembangan kasus kemudian dilakukan dengan menggeledah rumah ES yang berada di kawasan Mayang Mangurai, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi.Di lokasi tersebut, petugas menemukan satu unit timbangan digital yang diduga digunakan untuk menimbang narkotika. Selain barang tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti lain, yakni empat plastik klip bening ukuran sedang, enam plastik klip bening ukuran kecil, satu sendok sabu yang terbuat dari sedotan, satu plastik gula merek Rose Brand, satu unit mobil dan satu unit telepon seluler. Hasil pemeriksaan urine terhadap ES juga menunjukkan positif mengandung amfetamin dan metamfetamin.“Yang bersangkutan saat ini sudah diamankan untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut,” kata Tito. Dijerat UU NarkotikaAtas perkara tersebut, ES dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika atau ketentuan pidana sebagaimana disebutkan penyidik dalam Pasal 609 ayat (2) huruf a UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. Proses hukum terhadap ES masih berlangsung. Polisi juga masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak lain yang diduga berkaitan dengan asal-usul maupun peredaran narkotika tersebut. Catatan: Status ES dalam pemberitaan ini masih sebagai terduga/tersangka sesuai proses hukum yang berjalan, dan asas praduga tak bersalah tetap berlaku sampai adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Penulis Tim

Read More

Operasi Antik Satnarkoba Polresta Jambi Grebek Basecamp Pulau Pandan 6 Orang Diamankan.

Tajam24Jam.Com POLRESTA JAMBI, 23 Juli 2026 – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Jambi mengamankan enam orang dalam kegiatan Operasi Antik yang digelar di kawasan Jalan Melati, RT 30 dan RT 31, Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi, Rabu (22/7/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB tersebut melibatkan personel Satnarkoba Polresta Jambi, Seksi Propam serta Tim Srigala Kota. Operasi dilakukan sebagai upaya kepolisian dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polresta Jambi. Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang melalui Kasi Humas Polresta Jambi Iptu Edy Haryanto mengatakan, dalam kegiatan tersebut petugas mengamankan enam orang yang kemudian dibawa ke Satnarkoba Polresta Jambi untuk menjalani pemeriksaan dan tes urine. Dari hasil pemeriksaan urine, enam orang yang diamankan dinyatakan positif mengandung narkotika. Mereka masing-masing berinisial RS, RS, KS, MAY, FAP, dan SR. Dari hasil tes urine, beberapa di antaranya terindikasi positif mengandung Amphetamine (AMP) dan Methamphetamine (MET). “Enam orang telah diamankan dan dilakukan pemeriksaan urine. Dari hasil pemeriksaan tersebut, seluruhnya dinyatakan positif, dengan beberapa di antaranya positif AMP dan MET,” ujar Iptu Edy Haryanto, Kamis (23/7/2026). Edy menjelaskan, tiga orang pertama diamankan petugas di Jalan Melati RT 30, Kelurahan Legok. Saat dilakukan penggeledahan, polisi tidak menemukan barang bukti narkotika. Namun, petugas menemukan satu bilah senjata tajam jenis pisau yang dibawa salah satu orang yang diamankan. “Dari hasil interogasi awal, mereka mengakui pernah menggunakan narkotika jenis sabu yang diperoleh dari seseorang berinisial H yang saat ini masih dalam penyelidikan,” jelasnya. Selain itu, petugas juga mengamankan dua orang laki-laki saat berada di sekitar Jembatan Angso Duo serta satu orang perempuan yang gerak-geriknya dicurigai. Keenam orang tersebut selanjutnya dibawa ke Ruang Satnarkoba Polresta Jambi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, dalam kegiatan yang sama, petugas juga melakukan pengecekan terhadap lokasi yang diduga menjadi basecamp penyalahgunaan narkotika di kawasan RT 31, Kelurahan Legok. Namun, dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan barang bukti maupun indikasi penyalahgunaan narkotika di lokasi tersebut. Penulis Tim

Read More