KRYD Gakkum Polsek Tempilang Ungkap Peredaran Sabu, 14 Paket Disita

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 19 Oktober 2026 – Polsek Tempilang, Polres Bangka Barat, mengungkap kasus dugaan peredaran narkotika jenis sabu melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) penegakan hukum (Gakkum). Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang pemuda berinisial AR (21) di sebuah rumah kontrakan di RT 06, Desa Air Lintang, Kecamatan Tempilang, Senin (19/10/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Dari pengungkapan itu, polisi menyita 14 paket yang diduga berisi sabu, terdiri atas 12 paket kecil dan dua paket besar. Petugas juga mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Mio GT warna hitam, tas pinggang warna cokelat, plastik merah yang digunakan untuk menyimpan barang tersebut, serta uang tunai Rp 3 juta yang diduga merupakan hasil penjualan narkotika. Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso, mengatakan pengungkapan tersebut berawal dari kegiatan patroli malam yang dilakukan Tim Ulat Bulu Resintel Polsek Tempilang di sekitar Pantai Selepuk, Desa Air Lintang. “Dalam pelaksanaan KRYD Gakkum, personel menerima informasi dari masyarakat mengenai dugaan aktivitas peredaran narkotika jenis sabu. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan hingga petugas menemukan lokasi tempat tinggal terduga pelaku,” ujar IPTU Yos Sudarso. Ia menjelaskan, sebelum melakukan penggerebekan, personel Resintel berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas Desa Air Lintang dan personel piket Polsek Tempilang. Penggeledahan rumah kontrakan tersebut juga disaksikan Ketua RT setempat. Saat penggerebekan berlangsung, AR diketahui sedang tidur. Petugas kemudian melakukan penggeledahan dan menemukan sejumlah paket yang diduga berisi sabu di dalam bungkusan plastik merah yang tersimpan bersama pakaian milik terduga pelaku. “Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, terduga pelaku mengakui barang tersebut miliknya. Ia mengaku mendapatkan sabu dari wilayah Kabupaten Bangka Selatan untuk dibawa ke Kecamatan Tempilang dan dijual kembali,” kata Yos. Menurutnya, AR beserta barang bukti telah diamankan ke Mapolsek Tempilang untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Penanganan perkara selanjutnya dikoordinasikan dengan Satresnarkoba Polres Bangka Barat. Yos menegaskan, pengungkapan tersebut merupakan bagian dari upaya Polres Bangka Barat dalam meningkatkan penegakan hukum terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika melalui kegiatan KRYD. “Polres Bangka Barat mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungannya. Setiap informasi akan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tutupnya. AR diduga melanggar Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, sebagaimana tercantum dalam laporan kepolisian. Penulis Tim

Read More

Tindaklanjuti Aduan Begal via Medsos, Polsek Tempilang Ungkap Isu di Penyampak Tidak Benar

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 9 Oktober 2026 – Polres Bangka Barat melalui Polsek Tempilang bergerak cepat menindaklanjuti pengaduan masyarakat melalui media sosial Humas Polres Bangka Barat terkait dugaan aksi pembegalan di Desa Penyampak, Kecamatan Tempilang. Hasil klarifikasi mengungkap bahwa isu tersebut tidak benar dan berawal dari kesalahpahaman antara dua teman. Klarifikasi dilakukan di Mapolsek Tempilang pada Jumat (9/10/2026), menyusul peristiwa yang terjadi pada Senin (5/10/2026) sekitar pukul 18.30 WIB di sekitar pemakaman umum Dusun Nyikep, Desa Penyampak. Berdasarkan keterangan kedua pihak, Riki Suganda dan Senli Permadi, yang sama-sama bekerja sebagai kurir Shopee Express, sedang dalam perjalanan dari arah Desa Sangku, Kecamatan Tempilang. Keduanya sempat bercanda selama perjalanan sebelum Senli berniat menakut-nakuti Riki dengan mencegat sepeda motornya di sekitar pemakaman. Namun, Riki justru ketakutan dan berusaha menendang ke arah Senli. Sepeda motor yang dikendarainya kemudian oleng hingga terjatuh. Dalam kondisi panik, Riki berlari menuju rumah warga sambil meminta pertolongan karena mengira dirinya menjadi korban begal. Sementara itu, Senli meninggalkan lokasi karena khawatir terjadi kesalahpahaman dengan warga. Keluarga Riki sempat menduga telah terjadi pembegalan lantaran Riki belum dapat memberikan keterangan secara jelas setelah kejadian karena masih sakit. Dugaan tersebut kemudian memunculkan isu begal di Desa Penyampak. Setelah kedua pihak memberikan keterangan kepada petugas, diketahui bahwa peristiwa tersebut bukan aksi pembegalan, melainkan kesalahpahaman yang bermula dari candaan antarteman. Polsek Tempilang juga memfasilitasi mediasi agar kedua pihak tidak saling menyalahkan dan persoalan tidak berlanjut. Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso, mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama informasi mengenai dugaan tindak kriminal yang dapat menimbulkan keresahan. Masyarakat diharapkan memanfaatkan saluran pengaduan kepolisian apabila mengetahui atau mengalami peristiwa yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban. Setiap informasi yang diterima perlu ditindaklanjuti dengan pemeriksaan agar fakta sebenarnya dapat diketahui. Respons terhadap pengaduan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Bangka Barat untuk memberikan pelayanan yang cepat, profesional, dan humanis, sekaligus memastikan informasi yang berkembang di masyarakat diklarifikasi berdasarkan fakta di lapangan. Penulis Tim

Read More

Polsek Tempilang Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Kelekak Kabung, Luas Lahan Terbakar Capai 4,2 Hektare

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 22 Agustus 2026 – Polsek Tempilang Polres Bangka Barat bergerak cepat menindaklanjuti laporan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Dusun Kelekak Kabung, Desa Benteng Kota, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat. Personel Polsek Tempilang bersama Bhabinkamtibmas Desa Benteng Kota, Bhabinkamtibmas Desa Air Lintang dan masyarakat setempat turun langsung ke lokasi pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB untuk melakukan pemadaman. Kebakaran terjadi pada lahan hutan belukar yang ditanami sawit dan diketahui berada di lahan milik warga. Luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 4,2 hektare. Petugas bersama masyarakat bergotong royong memadamkan api dan melakukan upaya pencegahan agar kobaran tidak meluas hingga mendekati permukiman warga. Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, mengatakan langkah cepat personel di lapangan merupakan bagian dari upaya kepolisian mencegah kebakaran meluas dan melindungi masyarakat. “Personel Polsek Tempilang langsung mendatangi lokasi dan bersama masyarakat melakukan pemadaman serta memastikan api tidak meluas ke permukiman warga,” kata Iptu Yos Sudarso. Selain melakukan pemadaman dan pengecekan lokasi, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan. “Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah karhutla. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar karena dapat menyebabkan api sulit dikendalikan dan membahayakan lingkungan maupun permukiman,” ujarnya. Polres Bangka Barat juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, sehingga dapat dilakukan penanganan sedini mungkin. Kegiatan penanganan karhutla tersebut berlangsung aman dan kondusif. Polisi bersama masyarakat terus melakukan pemantauan guna memastikan api tidak kembali meluas. Penulis Tim

Read More

Polsek Tempilang Tertibkan Tambang Ilegal, 15 Peralatan Diamankan

Tajam24Jam.Com Polsek Tempilang, 19 Agustus 2026 – Polres Bangka Barat menertibkan aktivitas pertambangan ilegal di lokasi KJUB, Dusun Merabok, Desa Tempilang-Desa Benteng Kota, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (19/8/2026). Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan, kegiatan tersebut dipimpin Kapolsek Tempilang Ipda Deni Stekmen bersama personel gabungan. “Penertiban dilakukan dengan pendekatan persuasif. Petugas memberikan imbauan kepada para penambang agar mengangkat dan membawa pulang sendiri peralatan tambang yang masih berada di lokasi,” kata Iptu Yos. Dalam kegiatan tersebut, petugas juga mengawasi proses pengangkutan peralatan tambang serta meminta para penambang yang tidak berada di lokasi untuk menghubungi rekan-rekannya agar segera mengeluarkan peralatan tambang. Dari hasil penertiban, petugas mengamankan 15 peralatan tambang, terdiri atas 11 unit mesin Robin dan empat unit rangkaian mesin tambang jenis dompeng atau ipin-upin. Peralatan tersebut diamankan karena pemiliknya tidak berada di lokasi saat kegiatan berlangsung. Selanjutnya, seluruh peralatan dibawa ke Mako Polsek Tempilang untuk diamankan. Iptu Yos menjelaskan, apabila pemilik peralatan datang untuk mengambil kembali barang tersebut, yang bersangkutan akan diarahkan membuat surat pernyataan untuk mematuhi imbauan, kesepakatan, serta aturan terkait aktivitas pertambangan ilegal di atas wilayah IUP PT Timah. “Kami mengimbau masyarakat agar mematuhi aturan yang berlaku dan tidak melakukan aktivitas pertambangan ilegal. Penertiban ini juga merupakan upaya menjaga ketertiban serta mencegah aktivitas tambang yang tidak sesuai dengan ketentuan,” ujarnya. Kegiatan tersebut melibatkan personel Polsek Tempilang, pengamanan PT Timah, Ditpam Obvit Polda Kepulauan Bangka Belitung, personel TNI BKO pengamanan tambang PT Timah, Satgas Tricakti serta personel pengamanan Pos Pam Darat PT Timah wilayah Tempilang. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, lancar dan kondusif. Polsek Tempilang bersama unsur terkait akan terus melakukan pemantauan serta memberikan imbauan kepada masyarakat guna mencegah kembali terjadinya aktivitas pertambangan ilegal di wilayah tersebut. Penulis Tim

Read More

Polres Bangka Barat Bantu Keluarga Pastikan Kabar Warga Tempilang Meninggal di Cirebon

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 29 Juli 2026 – Polres Bangka Barat melalui Polsek Tempilang membantu keluarga memastikan kabar seorang perempuan asal Desa Air Lintang, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, yang dikabarkan meninggal dunia di Kota Cirebon. Perempuan tersebut diketahui bernama Yuliva Andrianita. Kabar tersebut pertama kali diterima pihak keluarga pada Selasa (28/7/2026). Keluarga kemudian mendatangi Polsek Tempilang untuk meminta bantuan memastikan kebenaran informasi serta kondisi Yuliva yang terakhir diketahui berada di Cirebon. Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak melalui Kasi Humas Iptu Yos Sudarso mengatakan, Polsek Tempilang langsung berkoordinasi dengan jajaran kepolisian di Cirebon untuk memastikan informasi tersebut. “Hasil koordinasi dengan Polsek Kesambi, Kota Cirebon, diperoleh informasi bahwa memang telah ditemukan seorang perempuan meninggal dunia di dalam sebuah kamar kos. Setelah dilakukan identifikasi, korban diketahui bernama Yuliva Andrianita, warga Desa Air Lintang, Kecamatan Tempilang,” kata Yos, Rabu (29/7/2026). Jenazah korban kemudian dibawa ke RS Gunung Jati Kota Cirebon untuk penanganan lebih lanjut. Polisi juga terus berkoordinasi dengan pihak keluarga terkait proses pemulangan jenazah. “Polres Bangka Barat melalui Polsek Tempilang terus membantu komunikasi dan koordinasi dengan keluarga korban maupun pihak kepolisian di Cirebon. Untuk proses pemulangan jenazah, keluarga yang berada di Cirebon akan mengurusnya hingga nantinya jenazah dibawa ke Desa Air Lintang,” ujarnya. Yos menambahkan, orang tua korban saat ini menunggu di kediaman keluarga di Desa Air Lintang. Pihak kepolisian memastikan koordinasi tetap dilakukan apabila terdapat perkembangan terkait proses pemulangan jenazah. “Kami turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan,” pungkasnya. Penulis Tim

Read More

Polres Bangka Barat Bantu Padamkan Kebakaran Rumah dan Mobil di Tempilang, Anggota Turun Langsung Angkut Ember Air

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 4 Juni 2026 – Personel Polsek Tempilang Polres Bangka Barat bergerak cepat membantu warga memadamkan kebakaran yang melanda sebuah rumah beserta satu unit mobil di Dusun Merabok, Desa Tempilang, Kecamatan Tempilang, Kamis (4/6/2026). Kebakaran terjadi sekitar pukul 10.45 WIB. Mendapat informasi tersebut, Kapolsek Tempilang bersama anggota langsung menuju lokasi dan bergabung dengan warga untuk melakukan upaya pemadaman. Di tengah keterbatasan peralatan, personel kepolisian bersama masyarakat berjibaku memadamkan kobaran api. Sejumlah anggota bahkan turut mengangkut ember berisi air dan menyiramkan air ke titik-titik api agar kebakaran tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan kehadiran personel di lokasi merupakan bentuk pelayanan dan respons cepat Polri kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan. “Saat menerima laporan, personel Polsek Tempilang langsung menuju lokasi dan bersama warga melakukan upaya pemadaman. Prioritas utama kami adalah keselamatan warga serta mencegah api meluas ke rumah-rumah di sekitar lokasi,” kata Iptu Yos Sudarso. Selain membantu proses pemadaman, polisi juga berkoordinasi dengan pihak PLN untuk melakukan pemutusan arus listrik di sekitar lokasi guna mencegah risiko yang lebih besar. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga bermula dari kamar depan rumah milik Bahud (61), warga Dusun Merabok. Api dengan cepat membesar karena bangunan rumah yang terbuat dari papan serta banyaknya material mudah terbakar di dalam rumah. Akibat kejadian tersebut, rumah beserta seluruh isinya dan satu unit mobil Honda CRV milik Rio Sidarta yang terparkir di depan rumah ikut hangus terbakar. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Saat ini anggota masih melakukan pendataan dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk memastikan penyebab pasti kebakaran,” ujar Yos. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.50 WIB setelah personel Polsek Tempilang, warga, dan pihak terkait bahu-membahu melakukan pemadaman. Akibat kejadian tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta. Dugaan sementara, kebakaran berasal dari sisa racun nyamuk bakar yang berada di dalam kamar depan rumah. Polres Bangka Barat mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan sumber api di dalam rumah dan memastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan guna mencegah terjadinya kebakaran. Penulis Tim

Read More

RESPONS CEPAT VIDEO VIRAL PENANGKAPAN PENCURI SAWIT, POLSEK TEMPILANG POLRES BANGKA BARAT FASILITASI RESTORATIVE JUSTICE

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 29 Mei 2026 – Respons cepat ditunjukkan jajaran Polsek Tempilang Polres Bangka Barat menyikapi video viral penangkapan terduga pelaku pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit oleh warga di Desa Sinar Surya, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat. Dalam video yang beredar di media sosial, tampak dua pria diamankan warga usai diduga mencuri buah sawit milik warga setempat. Menyikapi situasi tersebut, personel Polsek Tempilang langsung turun ke lokasi guna mencegah aksi main hakim sendiri sekaligus mengamankan situasi kamtibmas tetap kondusif. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (27/05/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Dua terduga pelaku berinisial FS (21) dan MU alias C diamankan warga saat diduga melakukan pencurian di kebun sawit milik Huria Erwandi. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan personel Polsek Tempilang bergerak cepat setelah menerima informasi terkait kejadian tersebut. “Begitu menerima informasi adanya penangkapan terduga pelaku pencurian sawit oleh warga yang sempat viral di media sosial, anggota Polsek Tempilang langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan situasi dan mencegah terjadinya tindakan main hakim sendiri,” kata Iptu Yos Sudarso, Jumat (29/05/2026). Kedua terduga pelaku kemudian dibawa ke Mapolsek Tempilang beserta barang bukti guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan memberikan jaminan keamanan bagi seluruh pihak. Adapun barang bukti yang diamankan yakni lima janjang buah sawit, satu buah ragak besi, satu unit sepeda motor Vega R warna silver merah, serta satu buah tojok besi yang diduga digunakan saat beraksi. Namun dalam perkembangan perkara, pada Kamis (28/05/2026) sore, pemilik kebun Huria Erwandi mendatangi Polsek Tempilang dan secara sukarela meminta agar persoalan tersebut tidak dilanjutkan ke proses hukum. Permintaan tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui mekanisme problem solving dan restorative justice yang difasilitasi oleh Polsek Tempilang bersama Pemerintah Desa Sinar Surya. “Korban meminta persoalan diselesaikan secara kekeluargaan. Selanjutnya dibuat surat perjanjian damai yang ditandatangani kedua belah pihak, saksi-saksi, dan diketahui Kepala Desa Sinar Surya,” jelasnya. Menurut Yos, langkah restorative justice dilakukan karena adanya kesepakatan damai secara murni antara korban dan pelaku serta mempertimbangkan situasi sosial masyarakat setempat. Pihak kepolisian juga mengapresiasi masyarakat yang tetap menjaga situasi tetap aman dan tidak terpancing melakukan tindakan yang melanggar hukum. “Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Apabila terjadi tindak pidana, segera laporkan dan percayakan penanganannya kepada pihak kepolisian,” tegasnya. Polres Bangka Barat menegaskan akan terus hadir di tengah masyarakat melalui pendekatan humanis, cepat, dan profesional dalam menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah hukum Polres Bangka Barat. Penulis Tim

Read More

Polsek Tempilang Polres Bangka Barat Gerak Cepat Amankan Pelaku Pencurian Sawit yang Diamankan Warga

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 27 Mei 2026 – Polsek Tempilang Polres Bangka Barat bergerak cepat mengamankan dua pelaku pencurian buah kelapa sawit milik warga yang sempat diamankan masyarakat di Dusun Dam III, Desa Sinar Surya, Kecamatan Tempilang, Rabu (27/5/2026) sore. Kedua pelaku masing-masing berinisial M alias Cadut (30) warga Desa Air Lintang dan FSAA (23) warga Desa Penyampak, Kecamatan Tempilang. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K melalui Kasi Humas Iptu Yos Sudarso mengatakan personel Polsek Tempilang langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari Ketua BPD Desa Sinar Surya terkait adanya dugaan pencurian sawit yang diamankan warga. “Begitu menerima informasi, personel Polsek Tempilang langsung bergerak cepat ke lokasi untuk mengantisipasi terjadinya aksi main hakim sendiri dan mengamankan situasi agar tetap kondusif,” kata Iptu Yos Sudarso, Kamis (28/5/2026). Peristiwa itu bermula saat warga memergoki kedua pelaku diduga mencuri buah kelapa sawit milik warga sekitar. Ketua BPD Desa Sinar Surya kemudian menghubungi Unit Res-Intel Polsek Tempilang dan Bhabinkamtibmas setempat. Atas arahan personel kepolisian, pelaku beserta barang bukti sementara diamankan di Kantor Desa Sinar Surya sambil menunggu kedatangan anggota Polsek Tempilang. Sekitar pukul 16.39 WIB, personel Polsek Tempilang tiba di lokasi dan langsung mengamankan kedua pelaku dari kerumunan warga yang sudah ramai berada di kantor desa. “Dalam situasi yang cukup ramai, ada beberapa warga yang sempat meluapkan emosi dengan melakukan pemukulan secara diam-diam. Namun personel segera mengendalikan situasi dan kedua pelaku dipastikan tidak mengalami luka,” ujarnya. Setelah berhasil diamankan, kedua pelaku langsung dibawa ke Mapolsek Tempilang guna menjalani pemeriksaan dan proses penyelidikan lebih lanjut. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa lima tandan buah kelapa sawit, satu unit sepeda motor Yamaha Vega R warna hitam silver, satu buah tojok, dan satu buah ragak atau keranjang angkut sawit. Iptu Yos menambahkan, saat dilakukan pengecekan lanjutan, personel menemukan adanya barang bukti lain yang sebelumnya disimpan para pelaku di area kebun. “Anggota kembali melakukan pengecekan ke lokasi dan ditemukan barang bukti lain yang sebelumnya disembunyikan pelaku di area kebun sawit,” katanya. Ia mengapresiasi langkah cepat personel Polsek Tempilang bersama perangkat desa yang berhasil menjaga situasi tetap aman dan kondusif. “Respon cepat anggota di lapangan berhasil mencegah situasi berkembang dan menjaga keamanan tetap terkendali. Saat ini perkara masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut di Polsek Tempilang,” tutupnya. Penulis Tim

Read More

Polsek Tempilang Polres Bangka Barat Bantu Polrestabes Palembang Amankan Terduga Pelaku Penggelapan

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 23 Mei 2026 – Polsek Tempilang Polres Bangka Barat membantu personel Polsek Sukarami Polrestabes Palembang mengamankan seorang terduga pelaku kasus dugaan tindak pidana penggelapan yang sebelumnya dilaporkan di wilayah hukum Polrestabes Palembang, Sumatera Selatan. Pengamanan dilakukan di Kampung Jawa, Desa Tempilang, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, Sabtu (23/5/2026) malam setelah adanya koordinasi lintas wilayah antara Polsek Sukarami Polrestabes Palembang dengan Polsek Tempilang Polres Bangka Barat. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan, keberhasilan tersebut bermula saat Unit Reskrim Polsek Sukarami Polrestabes Palembang meminta bantuan pencarian terhadap terduga pelaku yang diduga berada di wilayah Kecamatan Tempilang. “Mendapat informasi tersebut, personel Res-Intel Polsek Tempilang langsung bergerak melakukan penyelidikan untuk memastikan keberadaan terduga pelaku,” ujar Iptu Yos Sudarso. Dari hasil penyelidikan, petugas memperoleh informasi bahwa terduga pelaku berada di kawasan Kampung Jawa, Desa Tempilang. Setelah memastikan lokasi keberadaan terduga pelaku, personel Polsek Tempilang kemudian berkoordinasi dengan Unit Reskrim Polsek Sukarami Polrestabes Palembang untuk melakukan penjemputan dan pengamanan. Pada Sabtu malam sekitar pukul 18.30 WIB, tim dari Polsek Sukarami Polrestabes Palembang yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Ledi, S.H., M.H., bersama anggota tiba di Mako Polsek Tempilang untuk melaksanakan koordinasi sekaligus pengungkapan kasus dugaan penggelapan tersebut. Selanjutnya, personel gabungan bergerak menuju lokasi tempat tinggal terduga pelaku di Kampung Jawa, Desa Tempilang. Setibanya di lokasi sekitar pukul 19.20 WIB, petugas langsung melakukan penggeledahan dan mendapati terduga pelaku sedang berada di dalam rumah. Tanpa perlawanan, terduga pelaku kemudian diamankan oleh personel Polsek Sukarami Polrestabes Palembang yang didampingi personel Res-Intel Polsek Tempilang serta Bhabinkamtibmas Desa Tempilang. Setelah berhasil diamankan, terduga pelaku selanjutnya dibawa ke Mako Polsek Tempilang untuk pemeriksaan awal dan proses administrasi sebelum diberangkatkan menuju Polsek Sukarami Polrestabes Palembang guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Iptu Yos Sudarso menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergitas dan koordinasi antarwilayah jajaran kepolisian dalam mendukung penegakan hukum. “Koordinasi yang baik antar satuan kewilayahan menjadi bagian penting dalam mendukung pengungkapan kasus dan pencarian pelaku tindak pidana,” katanya. Penulis Tim

Read More

Polsek Tempilang Polres Bangka Barat Tangkap Terduga Pengedar Sabu di Desa Penyampak

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 21 April 2026 – Jajaran Polsek Tempilang Polres Bangka Barat berhasil mengamankan seorang pria berinisial A alias B (38) yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu di wilayah Desa Penyampak, Selasa dini hari. Penangkapan dilakukan oleh Tim Ulat Bulu yang merupakan gabungan Unit Reskrim dan Intelkam Polsek Tempilang saat pelaku berada di jalan raya desa tersebut. Dalam proses penggeledahan yang turut disaksikan perangkat desa setempat, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa delapan paket kecil sabu, satu paket besar sabu, timbangan digital, satu unit telepon genggam, serta sepeda motor yang telah dimodifikasi menyerupai rangka trail. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi peredaran maupun penyalahgunaan narkotika di wilayah hukumnya. “Penindakan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberantas peredaran narkoba serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di Bangka Barat,” ujarnya. Saat ini tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Tempilang Polres Bangka Barat guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memerangi narkoba dengan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Polsek Tempilang Polres Bangka Barat akan terus mengintensifkan upaya pencegahan dan penegakan hukum terhadap tindak pidana narkotika sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat. Penulis Tim

Read More