Polres Bangka Barat Polsek Jebus Sita 93 Paket Sabu dan 16 Butir Ekstasi Dari Dua pengedar

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 3 Oktober 2025 – Komitmen Polres Bangka Barat dalam memberantas peredaran narkotika kembali dibuktikan. Dua pria berinisial R (29) warga Desa Air Gantang dan E (27) warga Dusun Gilamaya, Desa Air Gantang berhasil diamankan Tim Gabungan Satresnarkoba Polres Bangka Barat bersama Unit Reskrim Polsek Jebus, Jumat (03/10/2025). Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K. melalui PS. Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso menjelaskan, penangkapan berawal dari laporan masyarakat terkait adanya dua orang dengan gerak-gerik mencurigakan di Desa Air Gantang. “Petugas bergerak cepat dan berhasil mengamankan dua orang berinisial R dan E di Jalan Batu Kucing Dusun Penganak Desa Air Gantang. Dari hasil penggeledahan yang disaksikan perangkat desa, ditemukan 12 paket sabu dari saku celana tersangka R,” jelas Iptu Yos. Tidak berhenti di situ, polisi kemudian melakukan penggeledahan di rumah tersangka R. Hasilnya, ditemukan 79 paket sabu di bawah lemari, serta 16 butir pil ekstasi yang disembunyikan di belakang rumah dekat kandang ayam. Bahkan, pelaku mengaku sempat membuang barang bukti lain di pinggir pantai Penganak. Setelah dilakukan pencarian, polisi kembali menemukan 2 paket sabu. “Total barang bukti yang berhasil diamankan yaitu 93 paket sabu seberat bruto 20,42 gram, 16 butir pil ekstasi dengan berat bruto 8,95 gram, alat pendukung peredaran narkoba, hingga satu unit sepeda motor,” ungkapnya. Kapolres Bangka Barat menegaskan, pihaknya akan terus konsisten dalam upaya memberantas peredaran narkoba. “Polres Bangka Barat tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku narkotika. Kami apresiasi masyarakat yang sudah berani memberikan informasi. Sinergi bersama ini menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba,” tegas Kapolres melalui Kasi Humas. Saat ini, kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Bangka Barat untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Penulis Tim

Read More

Ingatkan Bahaya Judi, Kapolsek Jebus: “Judi Bisa Rusak Ekonomi dan Rumah Tangga”

Tajam24Jam.Com Desa Puput, 3 Oktober 2025 – Polsek Jebus memberikan himbauan tegas kepada pengelola Infinity Zone, arena permainan ketangkasan elektronik yang beroperasi di Ruko Gunung Manik, Lampu Merah Desa Puput, Kecamatan Parit Tiga. Kapolsek Jebus, Kompol Fatah Meilana, mengingatkan agar aktivitas yang dijalankan tidak mengandung unsur perjudian. Langkah ini, kata Kapolsek, merupakan bentuk pencegahan agar penyakit masyarakat seperti perjudian tidak tumbuh di wilayah hukumnya. “Pada dasarnya, kalau izin sudah lengkap—dan biasanya pengurusan izin dilakukan secara online—tetap akan kita pantau. Polsek Jebus akan melakukan pengecekan langsung ke lapangan untuk memastikan kegiatan tersebut tidak melenceng ke arah judi,” jelas Kompol Fatah Meilana. Lebih jauh, Kapolsek menegaskan kepada masyarakat agar tidak terjerumus dalam praktik perjudian. Ia menilai, judi membawa banyak dampak buruk, mulai dari sisi ekonomi, kinerja, hingga keharmonisan keluarga. “Permasalahan judi bisa berdampak pada turunnya kinerja, merusak ekonomi, bahkan menimbulkan konflik rumah tangga hingga KDRT. Sebagai sesama umat beragama, sudah seharusnya kita saling mengingatkan untuk menjauhi judi,” tegasnya. Kompol Fatah Meilana berharap peringatan ini dapat menjadi perhatian bersama, baik bagi pengelola tempat hiburan maupun masyarakat luas, agar tidak memberikan ruang bagi perjudian dalam bentuk apapun. Penulis Tim

Read More

Polisi Beber Pelaku Baru Sehari Tiba di Jebus, Pengedar Uang Palsu Asal Palembang Ditangkap 

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 27 September 2025 – Polsek Jebus, Polres Bangka Barat, berhasil mengungkap dan menangkap seorang pengedar uang palsu (upal) berinisial RDH alias AD (24), warga asal Palembang, hanya beberapa jam setelah menerima laporan dari masyarakat. Penangkapan terjadi di Dusun Bukit Rantau, Desa Kelabat, Kecamatan Parittiga, setelah petugas melakukan penyelidikan intensif menyusul adanya laporan transaksi mencurigakan menggunakan uang palsu di salah satu toko ayam goreng. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K. menjelaskan bahwa pelaku diketahui baru tiba di Jebus satu hari sebelum penangkapan, dengan tujuan pribadi untuk mengunjungi pacarnya.  Namun sesampainya di wilayah tersebut, pelaku langsung menjalankan aksinya dengan mencoba mengedarkan uang palsu. “Tersangka ternyata sudah beroperasi di Palembang selama kurang lebih dua bulan, berdasarkan pengakuannya. Selama di sana, ia memperkirakan telah mencetak uang palsu antara Rp4 juta hingga Rp5 juta,” jelas Kapolres. Di Jebus, tersangka membawa uang palsu senilai Rp1,5 juta dalam pecahan Rp100.000. Uang tersebut sempat dibelanjakan di dua lokasi, sebelum keberadaannya terpantau oleh anggota Reskrim Polsek Jebus yang langsung bergerak cepat melakukan penangkapan. Barang Bukti yang Diamankan: Uang palsu: Pecahan Rp100.000 sebanyak 8 lembar (sisa dari Rp1,5 juta yang dibawa pelaku ke Jebus, tersisa sekitar Rp800 ribu) Uang asli (hasil perputaran upal di Palembang): Rp100.000 = 4 lembar Rp50.000 = 29 lembar Rp20.000 = 11 lembar Rp10.000 = 49 lembar Rp5.000 = 18 lembar Rp2.000 = 33 lembar Rp1.000 = 9 lembar Total keseluruhan sekitar Rp3,5 juta Kapolsek Jebus Kompol Fatah Meilana, S.H., M.H. menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan bentuk kerja cepat Unit Reskrim yang terus memantau pergerakan mencurigakan di wilayah hukum mereka. “Kami akan terus melakukan pengembangan untuk memastikan apakah pelaku bergerak sendiri atau terlibat dalam jaringan pengedar uang palsu yang lebih besar,” ungkapnya. Imbauan kepada Masyarakat Kapolres Bangka Barat turut mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam setiap transaksi tunai. “Kami mengingatkan warga untuk selalu memeriksa keaslian uang yang diterima. Jika menemukan uang mencurigakan, segera laporkan ke kantor polisi terdekat agar bisa segera ditindaklanjuti,” tegas AKBP Pradana Aditya Nugraha. Penulis Tim 

Read More

Kapolres Bangka Barat Minta Masyarakat Lapor Soal Peredaran uang Palsu

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 27 September 2025 – Polres Bangka Barat melalui Polsek Jebus berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pengedar uang palsu yang mengedarkan uang hasil cetakannya sendiri di Kota Palembang dan wilayah hukum Polsek Jebus, Bangka Barat. Pelaku berinisial RDH alias AD (24), warga Palembang, diciduk setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait transaksi menggunakan uang palsu di sejumlah lokasi di Kecamatan Parittiga, Bangka Barat. Setelah dilakukan interogasi awal, pelaku mengakui telah melakukan pengedaran uang palsu selama kurang lebih dua bulan, baik di Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, maupun di wilayah hukum Polsek Jebus dengan cara berbelanja menggunakan uang palsu tersebut. Pada Sabtu, 27 September 2025, sekitar pukul 17.30 WIB dan 19.30 WIB, pelaku melakukan transaksi di empat tempat kejadian perkara (TKP), yaitu dua lokasi di Desa Kelabat dan dua lokasi di Desa Puput, Kecamatan Parittiga. Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja cepat dan responsif Unit Reskrim Polsek Jebus yang langsung bergerak setelah mendapat laporan masyarakat. “Pelaku membawa uang palsu dari Palembang yang dicetak menggunakan alat printer rumahan dan diedarkan di wilayah hukum Polsek Jebus dengan modus berbelanja dan mendapatkan uang kembalian asli,” ujar Kapolres. Kapolsek Jebus, Kompol Fatah Meilana, S.H., M.H., menambahkan bahwa pelaku beserta sejumlah barang bukti uang palsu dan uang asli langsung diamankan ke Mako Polsek Jebus untuk proses penyidikan lebih lanjut.Polisi menyita barang bukti berupa 8 lembar uang palsu pecahan Rp100.000 dengan total nilai sekitar Rp3.525.000, serta uang asli dari berbagai pecahan sebagai hasil transaksi pelaku. Kapolsek juga menegaskan bahwa penyidikan masih terus dikembangkan untuk mengungkap kemungkinan pelaku beroperasi sendiri atau bagian dari jaringan yang lebih luas.Kapolres Bangka Barat mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan teliti dalam menerima uang tunai. “Segera laporkan kepada kepolisian apabila menemukan uang yang mencurigakan agar penindakan dapat dilakukan dengan cepat,” pesan AKBP Pradana. Penulis Tim

Read More

Polres Bangka Barat Polsek Jebus Ungkap Pelaku Cetak Sendiri Uang Palsu Pakai Printer di Palembang

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 27 September 2025 – Polres Bangka Barat melalui Polsek Jebus berhasil menangkap pelaku pengedaran uang palsu yang mencetak sendiri uang tersebut menggunakan printer rumahan di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Pelaku yang berinisial RDH alias AD (24), warga Palembang, mengedarkan uang palsu hasil cetakannya tidak hanya di Palembang, tetapi juga di wilayah hukum Polsek Jebus dengan modus berbelanja menggunakan uang palsu. Berdasarkan keterangan pelaku, uang palsu yang diedarkan telah dicetak sendiri di Palembang menggunakan alat printer biasa. Pelaku kemudian membawa uang palsu tersebut dari Palembang ke Bangka Barat dengan nilai sekitar Rp1.500.000 untuk diedarkan di wilayah hukum Polsek Jebus. Pada Sabtu, 27 September 2025, sekitar pukul 17.30 WIB dan 19.30 WIB, pelaku melakukan transaksi di empat lokasi berbeda, yakni dua tempat di Desa Kelabat dan dua tempat di Desa Puput, Kecamatan Parittiga. Modus pelaku adalah berbelanja dengan uang palsu pecahan Rp100.000 dan mendapatkan uang kembalian berupa uang asli.Penangkapan dan Barang BuktiKapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., menjelaskan bahwa setelah menerima laporan dari masyarakat tentang transaksi menggunakan uang palsu, Unit Reskrim Polsek Jebus langsung melakukan penyelidikan. Sekitar pukul 22.00 WIB pada hari yang sama, anggota berhasil mengamankan RDH alias AD di Dusun Bukit Rantau, Desa Kelabat, Kecamatan Parittiga, tanpa perlawanan. Kapolsek Jebus, Kompol Fatah Meilana, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pelaku beserta barang bukti langsung diamankan ke Mapolsek Jebus untuk proses lebih lanjut.Barang bukti yang disita berupa 8 lembar uang palsu pecahan Rp100.000 dengan total senilai sekitar Rp3.525.000, serta sejumlah uang asli dari berbagai pecahan yang merupakan hasil kembalian dari transaksi menggunakan uang palsu. Penulis Tim

Read More

Polsek Jebus Polres Bangka Barat Tangkap Pengedar Uang Palsu, Diungkap dalam Hitungan Jam

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 28 September 2025 – Kepolisian Resor Bangka Barat melalui Polsek Jebus berhasil mengungkap kasus peredaran uang palsu dalam waktu singkat. Pelaku berinisial RDH alias AD (24), warga Palembang, ditangkap di Desa Kelabat, Kecamatan Parittiga, hanya beberapa jam setelah polisi menerima laporan dari masyarakat. Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., membenarkan pengungkapan kasus tersebut dan menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja cepat dan responsif Unit Reskrim Polsek Jebus. “Kami menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya transaksi menggunakan uang palsu di salah satu toko ayam goreng di Kecamatan Parittiga. Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Jebus segera melakukan penyelidikan,” jelas Kapolres, Minggu (28/09/2025). Kapolres menjelaskan, setelah dilakukan penyelidikan di sejumlah titik, anggota Unit Reskrim mendapatkan informasi keberadaan pelaku di wilayah Dusun Bukit Rantau (PTL), Desa Kelabat. “Sekitar pukul 22.00 WIB, anggota kami langsung bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan tersangka RDH tanpa perlawanan. Ia kemudian dibawa ke Mapolsek Jebus bersama sejumlah barang bukti uang palsu,” jelas AKBP Pradana Aditya Nugraha. Barang Bukti DiamankanDalam penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah uang palsu pecahan Rp100.000 dan uang asli dari berbagai pecahan dengan total sebagai berikutUang palsu:Rp100.000 = 8 lembar (senilai Rp3.525.000)Uang asli:Rp100.000 = 4 lembarRp50.000 = 29 lembarRp20.000 = 11 lembarRp10.000 = 49 lembarRp5.000 = 18 lembarRp2.000 = 33 lembarRp1.000 = 9 lembar Dari pengakuan pelaku, uang palsu tersebut telah sempat diedarkan sebesar kurang lebih Rp2 juta. Penegasan dari Kapolsek JebusKapolsek Jebus, Kompol Fatah Meilana, S.H., M.H., menambahkan bahwa keberhasilan penangkapan ini merupakan hasil kerja cepat Unit Reskrim Polsek Jebus “Kami akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap apakah pelaku bekerja sendiri atau bagian dari jaringan peredaran uang palsu yang lebih luas,” kata Kompol Fatah. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dalam menerima uang, terutama dalam transaksi tunai. “Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu memeriksa keaslian uang saat bertransaksi. Jika menemukan uang yang mencurigakan, segera laporkan ke pihak kepolisian terdekat agar bisa segera ditindaklanjuti,” imbaunya. Penulis Tim

Read More

POLSEK JEBUS, POLRES BANGKA BARAT TINDAK TEGAS PELAKU PENGANCAMAN DENGAN SENJATA TAJAM

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 7 September 2025 – Unit Reserse Kriminal Polsek Jebus, Polres Bangka Barat kembali menunjukkan kesiapan dan profesionalitasnya dalam menangani gangguan kamtibmas di wilayah hukumnya. Seorang pelaku pengancaman menggunakan senjata tajam berhasil diamankan oleh petugas tak lama setelah menerima laporan dari korban. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K. melalui PS. Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso menjelaskan bahwa tindakan cepat anggota Polsek Jebus, Polres Bangka Barat ini merupakan bagian dari upaya menjaga rasa aman dan memberikan keadilan kepada masyarakat. “Anggota Unit Reskrim Polsek Jebus langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan dan penangkapan setelah menerima laporan dari korban. Ini bukti bahwa jajaran Polres Bangka Barat, khususnya Polsek Jebus, siap hadir dan bertindak untuk menjaga keamanan masyarakat,” ujar Iptu Yos. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa motif pelaku berinisial DK (39) melakukan pengancaman karena tidak terima ditagih utang oleh korban, dengan alasan merasa tidak memiliki utang kepada pelapor. Merasa tersinggung, pelaku kemudian mendatangi rumah korban sambil membawa senjata tajam jenis pedang samurai, mengancam, bahkan sempat melakukan kekerasan fisik. “Perilaku pelaku sangat membahayakan dan tidak bisa ditoleransi. Menggunakan senjata tajam untuk mengintimidasi dan melukai orang lain adalah tindakan kriminal serius. Oleh karena itu, personel Polsek Jebus langsung melakukan penindakan terhadap pelaku,” tegas Kasi Humas. Barang bukti berupa 1 (satu) bilah senjata tajam jenis pedang samurai telah diamankan, dan pelaku kini berada di Mapolsek Jebus, Polres Bangka Barat untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Penulis Tim

Read More

Residivis Bobol Gudang dan Gondol 270 Drum, Polsek Jebus Ungkap Kasus Dalam Hitungan Jam

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 1 Agustus 2025 – Tim Reskrim Polsek Jebus berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kerugian besar yang terjadi di Dusun Parit 4, Desa Sekar Biru, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat. Sebanyak 270 drum dari berbagai jenis digondol pelaku dari dalam gudang milik korban. Total kerugian ditaksir mencapai Rp40 juta. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K. melalui PS. Kasi Humas IPTU Yos Sudarso menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil gerak cepat dari Unit Reskrim Polsek Jebus hanya dalam waktu beberapa jam setelah laporan diterima. “Pelaku utama diketahui merupakan residivis kasus serupa. Tim Reskrim segera bergerak begitu menerima laporan dan berhasil menangkap dua orang tersangka pada hari yang sama. Mereka ditangkap di wilayah Desa Puput sekitar pukul 17.00 WIB,” jelas IPTU Yos. Kedua pelaku yang diamankan yakni D (20), , dan S (32). Keduanya merupakan warga Desa Puput, Kecamatan Parittiga. Dalam interogasi awal, para pelaku mengakui telah melakukan pencurian di gudang milik korban bernama Usin (40), warga Dusun Bukit Lintang, Desa Puput. Barang bukti yang berhasil diamankan sementara berupa 12 drum plastik dan 37 drum seng ukuran 200 liter. Polisi masih melakukan pengembangan terhadap sisa barang bukti lainnya. “Kasus ini masih kami dalami. Tidak menutup kemungkinan ada pelaku tambahan ataupun jaringan penadah yang terlibat. Saat ini para pelaku sedang dalam proses penyidikan lebih lanjut di Polsek Jebus,” ujar IPTU Yos. Keduanya akan dijerat dengan Pasal 362 KUHPidana tentang pencurian dengan ancaman pidana maksimal lima tahun penjara. Penyidik juga telah melaksanakan langkah-langkah lanjutan berupa pemeriksaan saksi-saksi, pelengkapan administrasi penyidikan, gelar perkara, dan koordinasi dengan JPU. Penulis Tim

Read More

Polsek Jebus Ungkap Kasus Pencurian di Warung Kopi, Pelaku Diamankan Bersama Barang Bukti

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, Senin 21 Juli 2025 – Jajaran Unit Reskrim Polsek Jebus berhasil mengungkap kasus pencurian handphone yang terjadi di salah satu warung kopi pasar di Desa Puput, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (20/7/2025) sekitar pukul 03.15 WIB. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K. melalui PS. Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso, membenarkan penangkapan terhadap seorang pria berinisial DM (42), warga Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, yang diduga sebagai pelaku pencurian tersebut. “Pelaku diamankan pada Senin pagi (21/7/2025) sekitar pukul 05.00 WIB saat berada di Jalan Raya Desa Ketap, Kecamatan Jebus. Penangkapan dilakukan setelah anggota Unit Reskrim Polsek Jebus melakukan penyelidikan cepat berdasarkan laporan dari korban,” ujar Iptu Yos. Korban berinisial EA (23), seorang mahasiswa asal Kota Pangkalpinang, melaporkan kehilangan satu unit handphone merek iPhone 11 warna hitam, yang raib saat ia tertidur di tempat kerjanya di warung kopi tersebut. “Pelapor menyadari handphone miliknya sudah tidak ada saat terbangun dari tidur. Dari hasil penyelidikan, anggota Reskrim berhasil mengantongi identitas pelaku dan langsung melakukan penangkapan tanpa perlawanan. Pelaku juga telah mengakui perbuatannya,” tambah Iptu Yos. Barang bukti berupa satu unit iPhone 11 dengan nomor IMEI sesuai milik korban berhasil diamankan oleh petugas. Saat ini, tersangka DM telah dibawa ke Mapolsek Jebus untuk proses penyidikan lebih lanjut. Ia dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga barang-barang berharganya, terutama di tempat umum. Kami juga apresiasi kepada masyarakat yang cepat melapor, sehingga kasus ini bisa segera kami ungkap,” tutup Iptu Yos. Penulis Tim

Read More

Polsek Jebus Beri Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Bullying kepada Santri MTSN 2 Bangka Barat

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 18 Juli 2025 – Dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Polsek Jebus melalui personelnya, Brigadir Polisi Sandi M, memberikan penyuluhan tentang bahaya narkoba, bullying, dan pentingnya keadaban digital kepada para santri dan siswa MTSN 2 Bangka Barat. Jumat, 18 Juli 2025. Kegiatan berlangsung di Gor Serba Guna Desa Mislak, Kecamatan Jebus, Jumat pagi, dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Dalam kegiatan tersebut, Brigpol Sandi menyampaikan pentingnya kesadaran sejak dini bagi para pelajar terhadap ancaman penyalahgunaan narkotika, praktik perundungan (bullying), dan penggunaan media sosial yang tidak sehat. Ia mengingatkan bahwa dunia digital yang semakin terbuka harus diimbangi dengan kecerdasan moral dan etika dalam bermedia. “Saya tegaskan kepada adik-adik santri, narkoba bukan hanya merusak fisik, tapi juga menghancurkan masa depan. Sekali mencoba, bisa jadi jalan pulang tak ada. Sama halnya dengan bullying, itu bisa melukai orang lain secara batin. Kita semua harus menjadi pelajar yang saling mendukung, bukan saling menjatuhkan,” ujar Brigpol Sandi saat menyampaikan materi. Ia juga menekankan bahwa para pelajar harus bijak dalam menggunakan media sosial. Konten yang diunggah harus mengandung nilai kebaikan dan tidak menyinggung atau menyebarkan kebencian. Penyuluhan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan para siswa, yang terlihat antusias dan aktif dalam sesi tanya jawab. Di tempat terpisah, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K. melalui PS. Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso menjelaskan bahwa kegiatan penyuluhan ini merupakan bagian dari program pembinaan generasi muda, khususnya santri, agar terhindar dari bahaya narkoba dan perbuatan menyimpang lainnya. “Kegiatan penyuluhan bahaya narkoba kepada santri ini bertempat di pondok pesantren yang terintegrasi dengan sekolah MTSN 2 Bangka Barat. Tujuannya adalah memberikan edukasi langsung kepada para pelajar agar tidak terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba. Santri merupakan aset bangsa yang memiliki tanggung jawab besar di masa depan, sehingga mereka perlu dibekali pemahaman yang kuat tentang bahaya narkoba, bullying, dan etika bermedia,” jelas Iptu Yos Sudarso. Kapolres juga mengapresiasi keterlibatan aktif para santri dan pihak sekolah yang telah membuka ruang kolaborasi bersama kepolisian dalam membangun karakter anak bangsa. Menurutnya, langkah preventif seperti ini harus terus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya saat MPLS, tetapi juga di luar tahun ajaran baru. Penyuluhan berakhir dalam suasana tertib dan penuh keakraban. Para siswa menyatakan mendapat banyak wawasan baru yang akan menjadi bekal mereka dalam menjalani kehidupan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Penulis Tim

Read More