Peringati Isra’ Mi’raj 1447 H, Wakapolda Jambi: Jadikan Isra’ Mi’raj sebagai momentum pembinaan spiritual bagi seluruh personel Polri

Tajam24Jam.Com Jambi, 22 Januari 2026 – Polda Jambi menggelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW Tahun 1447 Hijriah / 2026 M di Masjid Al-Ikhlas Polda Jambi, Kamis (22/1/2026). Peringatan Isra’ Mi’raj ini dihadiri Wakapolda Jambi Brigjen Pol. M. Mustaqim, para Pejabat Utama (PJU) Polda Jambi, penceramah Ustadz Antoni Ramli, M.Pdi, serta diikuti sekitar 250 personel Polda Jambi. Kegiatan berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Memperteguh Keimanan dan Ketaqwaan Personel Polri untuk Masyarakat dalam Aksi Kemanusiaan dan Kepedulian Sosial.” Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan Umul Qur’an, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan Wakapolda Jambi, tausiyah agama, doa bersama, hingga penutup. Dalam sambutannya, Wakapolda Jambi Brigjen Pol. M. Mustaqim menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta mengajak seluruh personel untuk mengambil hikmah dari peringatan Isra’ Mi’raj. “Sesungguhnya sudah menjadi ketetapan Allah SWT menjadikan kita sebagai orang-orang terpilih yang dapat hadir dan mengikuti kegiatan Isra’ dan Mi’raj di Masjid Al-Ikhlas Polda Jambi,” ujar Brigjen Pol. M. Mustaqim. Ia juga menekankan pentingnya menjadikan peringatan Isra’ Mi’raj sebagai momentum pembinaan spiritual bagi seluruh personel Polri. “Semoga kita semua yang hadir pada pagi hari ini dapat mengambil hikmah dari tausiyah yang disampaikan, serta menjadikannya sebagai pembelajaran bagi diri pribadi dan sumber kebaikan bagi rekan-rekan kerja yang belum sempat hadir,” tambahnya. Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustadz Antoni Ramli, menjelaskan makna dan latar belakang terjadinya peristiwa Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang terjadi pada masa Aamul Huzn atau tahun kesedihan. “Isra’ adalah perjalanan malam Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjid Al-Aqsa, sedangkan Mi’raj adalah peristiwa naiknya Nabi ke Sidratul Muntaha, di mana perintah shalat lima waktu diterima langsung dari Allah SWT,” jelasnya. Ustadz Antoni juga menegaskan bahwa shalat merupakan tiang agama dan memiliki peran penting dalam membentuk akhlak serta moral seorang muslim. “Shalat dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar. Dengan memperingati Isra’ dan Mi’raj ini, semoga keimanan dan ketaqwaan kita semakin meningkat serta menjadi motivasi dalam melaksanakan tugas sehari-hari,” tuturnya Penulis Tim

Read More

Densus 88 AT Polri Berikan Arahan dan Pembekalan kepada Seluruh Bhabinkamtibmas Polda Jambi

Tajam24Jam.Com Jambi, 21 Januari 2026 – Densus 88 Anti Teror Polri melaksanakan kegiatan arahan dan pembekalan kepada seluruh Bhabinkamtibmas Polda Jambi sebagai upaya memperkuat peran preemtif dan preventif Polri dalam pencegahan intoleransi, radikalisme, dan terorisme di tengah masyarakat. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, (21/01/2026) di Ruang Lokamanginti Lantai 2 Polresta Jambi dipimpin langsung oleh Direktur Idensos Densus 88 AT Polri Brigjen Pol. Arif Makhfudiharto, didampingi Kasatgaswil Jambi Densus 88 AT Polri Kombes Pol. Beri Diatra. Turut hadir dalam kegiatan ini Dirbinmas Polda Jambi Kombes Pol. Henky Poerwanto, pejabat Ditbinmas Polda Jambi, jajaran Polresta Jambi, serta perwakilan Bhabinkamtibmas dari Polresta Jambi dan beberapa Polres jajaran dengan total peserta lebih dari 100 personel. Direktur Idensos Densus 88 AT Polri Brigjen Pol. Arif Makhfudiharto dalam arahannya menjelaskan bahwa keberhasilan Densus 88 AT Polri tidak hanya bertumpu pada penindakan, tetapi juga pada upaya pencegahan yang berkelanjutan. “Densus 88 AT Polri memiliki strategi besar melalui pendekatan keras (hard approach) dan pendekatan lunak (soft approach). Keberhasilan kami karena adanya pencegahan yang masif di lapangan melalui langkah preventif, preemtif, dan kuratif,” jelas Brigjen Pol. Arif Ia menambahkan bahwa pola rekrutmen jaringan terorisme saat ini telah banyak berubah, terutama dengan memanfaatkan media internet dan teknologi digital. “Bhabinkamtibmas adalah garda terdepan kepolisian. Semua aspek permasalahan di masyarakat bermuara pada kemampuan problem solving. Yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah solusi, bukan menambah masalah,” tegasnya. Brigjen Pol. Arif juga mengapresiasi upaya pembinaan terhadap mantan narapidana terorisme (napiter) yang dilakukan melalui sinergi lintas instansi di wilayah Jambi. “Kami tetap mendampingi mantan-mantan teroris agar dapat kembali hidup bermasyarakat. Kami mengapresiasi langkah Kasatgaswil Jambi yang mampu membangun komunikasi lintas instansi hingga memberangkatkan mantan napiter umrah. Jika ada informasi lanjutan di masyarakat, mohon Bhabinkamtibmas dapat segera menginformasikannya kepada kami,” pungkasnya. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menegaskan bahwa Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. “Pada kegiatan tersebut Densus 88 AT Polri yang telah memberikan arahan dan pembekalan kepada Bhabinkamtibmas. Bhabinkamtibmas adalah garda terdepan Polri di tengah masyarakat dan memiliki peran strategis dalam fungsi preemtif,” ujar Kabid Humas Polda Jambi Ia juga menyebutkan bahwa intoleransi, radikalisme, dan terorisme dapat muncul apabila nilai-nilai empat pilar kebangsaan tidak terimplementasi dengan baik di masyarakat. “Setelah mendapatkan arahan dari Densus 88 AT Polri, harapannya Bhabinkamtibmas dapat mengimplementasikannya di wilayah masing-masing, meskipun saat ini masih ada keterbatasan personel yang harus membawahi lebih dari satu desa,” tambahnya Penulis Tim

Read More

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar terima anugerah Gelar Lembaga Adat Melayu Jambi

Tajam24Jam.Com Jambi, 21 Januari 2026 – Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., resmi menerima gelar adat Melayu Jambi “Adipati Utamo Siginjai Sakti” yang dianugerahkan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Jambi pada Rabu, (21/01/2026). Gelar terbebut diberikan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdiannya dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di Provinsi Jambi. Kegiatan yang dilaksanakan di Balairungsari LAM Jambi dihadiri langsung oleh Gubernur Provinsi Jambi H. Al Haris, Wakil Gubernur H. Abdullah Sani, Ketua Umum LAM Jambi Hasan Basri Agus, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar,Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Heri Purwanto, Kajati Jambi Sugeng Hariadi, Ketua DPRD Provinsi Jambi M. Hafiz Fattah, Kabinda Jambi Marsma TNI Dwiana Pilihanto, Ketua Pengadilan Tinggi Jambi Dr. Ifa Sudewi, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jambi Dr. H. Chazim Maksalina, Sekda Provinsi Jambi H. Sudirman, Ketua MUI Provinsi Jambi, para pejabat OPD dan PJU lingkup Provinsi Jambi. Adapun gelar adat (jabatan) yang dianugerahkan yaitu Kapolda Jambi dengan gelar Adipati Utamo Siginjai Sakti, Danrem 042/Gapu dengan gelar Adipati Utamo Sijimat Batuah, Kajati Jambi dengan gelar Adipati Utamo Setimang Jayo, Ketua DPRD Provinsi Jambi dengan gelar Adipati Utamo Setio Puro, Kabinda Jambi dengan gelar Adipati Utamo Selisik Negeri, Ketua Pengadilan Tinggi Jambi dengan gelar Adipati Utamo Ratin Undang, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jambi dengan gelar Adipati Utamo Setio Hakam, serta Sekda Provinsi Jambi dengan gelar kehormatan Adipati Utamo Tanggo Rajo. Rangkaian kegiatan diawali dengan prosesi penjemputan para penerima gelar adat dari Rumah Dinas Gubernur Jambi. Rombongan disambut dengan kompangan serta atraksi pencak silat, sebelum dilanjutkan dengan prosesi resmi penganugerahan gelar adat. Prosesi penganugerahan gelar adat berlangsung dalam suasana khidmat dengan prosesi adat Melayu Jambi yang sarat nilai budaya, tradisi, dan kearifan lokal. Pada acara tersebut, Kapolda Jambi tampak mengenakan pakaian adat Melayu lengkap sebagai wujud penghormatan terhadap adat istiadat serta jati diri masyarakat setempat. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk penghormatan masyarakat adat kepada Kapolda Jambi yang dinilai berhasil memperkuat hubungan antara institusi kepolisian dan masyarakat adat setempat, serta berkontribusi dalam menjaga stabilitas keamanan di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. “Gelar adat ini bukan sekedar kehormatan pribadi, tetapi juga menjadi pengingat dan motivasi bagi saya untuk terus mengabdi kepada masyarakat Jambi dengan menjunjung tinggi nilai adat, hukum, serta kearifan lokal.” Penulis Tim

Read More

Tingkatkan Semangat Patriotisme, Polda Jambi Gelar Upacara Kesadaran Nasional Awal Tahun 2026

Tajam24Jam.Com Jambi, 19 Januari 2026 – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi melaksanakan Upacara Kesadaran Nasional Tahun 2026 pada Senin, (19/1/2026) Upacara yang dilaksanakan di lapangan mapolda Jambi dipimpin oleh Wakapolda Jambi Brigjen Pol. M. Mustaqim, dan dihadiri Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Janus P. Siregar serta para Pejabat Utama Polda Jambi. Rangkaian kegiatan upacara berlangsung khidmat, diawali dengan masuknya Komandan Upacara, penghormatan pasukan, pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan Teks Pancasila, pengucapan Tri Brata, Catur Prasetya dan Panca Prasetya Korpri, hingga pembacaan doa dan lagu kebangsaan. Dalam amanat Kapolda Jambi yang dibacakan oleh Wakapolda Jambi, ditekankan bahwa upacara bukan sekadar rutinitas, namun memiliki nilai strategis dalam membangun karakter personel. “Upacara ini tidak hanya dianggap sebagai hal rutinitas dan seremonial belaka, tetapi juga sebagai sarana untuk memupuk serta meningkatkan rasa nasionalisme, cinta tanah air, meningkatkan disiplin pribadi dan disiplin tugas dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa dan negara,” ucap Wakapolda Jambi Disampaikan juga bahwa Kapolda Jambi juga mengapresiasi kinerja seluruh personel atas terjaganya situasi kamtibmas di wilayah hukum Polda Jambi. “Kapolda Jambi mengucapkan terimakasih kepada seluruh personel Polda Jambi atas pelaksanaan tugas dan dedikasinya, sehingga sitkamtibmas di wilayah hukum Polda Jambi sampai dengan saat ini dapat terjaga dengan aman dan kondusif,” tuturnya Namun demikian, seluruh personel diingatkan agar tidak lengah terhadap potensi gangguan kamtibmas, khususnya kejahatan konvensional dan transnasional. Ditambahkannya juga bahwa Kapolda Jambi menekankan pentingnya peningkatan deteksi dini, pelayanan yang transparan, disiplin, integritas, serta sinergitas dengan seluruh unsur terkait dalam menjaga stabilitas keamanan. “Berikan yang terbaik bagi rakyat. Pastikan setiap laporan masyarakat ditangani secara cepat, tepat, dan transparan tanpa pungli atau diskriminasi,” tutup Wakapolda dalam sambutannya Penulis Tim

Read More

Polri Gerak Cepat Evakuasi Kecelakaan Kerja Masyarakat Yang Tertimbun Longsor

Tajam24Jam.Com Sarolangun, 20 Januari 2026 – Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, pada Selasa, (20/1/2026) Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh longsornya tebing tanah galian akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut. Kondisi tanah yang labil menyebabkan struktur galian runtuh dan menimbun para warga yang berada di bawahnya. Lokasi kecelakaan kerja tersebut berada di lahan milik seorang warga berinisial I, yang berdomisili di Dusun Kait-Kait, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun. Akibat kejadian tersebut, hingga saat ini tercatat sebanyak delapan orang meninggal dunia dan empat orang lainnya mengalami luka-luka. Para korban meninggal merupakan warga Dusun Mengkadai, serta Airil Anuar warga Desa Lubuk Sayak. Sementara beberapa korban lainnya masih dalam proses pendataan identitas oleh petugas. Sedangkan korban luka-luka telah mendapatkan penanganan medis dan sebagian besar juga berasal dari Desa Lubuk Sayak. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol. Erlan Munaji, menjelaskan bahwa peristiwa ini merupakan kecelakaan kerja murni yang terjadi akibat faktor alam. “Kejadian ini diduga kuat akibat longsornya tebing galian tambang yang dipicu hujan deras, sehingga tanah menjadi labil dan runtuh menimpa para pekerja. Hingga saat ini situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji. Ia menambahkan, pasca kejadian Polda Jambi menerjunkan unit SAR Brimob dan unit K-9 Ditsamapta untuk membantu evakuasi korban lainnya yang di duga masih tertimbun di bawah tanah longsor. Selain itu juga saat ini telah diturunkan tim evakuasi gabungan sebanyak 123 personel yang terdiri dari, pers sat brimob polda jambi 12 pers, pers polres sarolangun 58 pers, pers polsek limun 10 pers, pers bpbd 15 pers, pers sat pol pp 15 pers dan pers damkar 13 pers “Kami juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk proses evakuasi lanjutan dan memastikan tidak ada korban lain yang masih tertimbun. Selain itu, kami akan melakukan penyelidikan dan penyidikan guna mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab,” tegasnya. Polda Jambi juga mengimbau masyarakat agar tidak kembali melakukan aktivitas yang bisa membahayakan keselamatan jiwa serta berpotensi menimbulkan dampak hukum dan lingkungan. Penulis Tim

Read More

Mobil Pajero Tabrak Pagar Mapolda Jambi, Pengemudi Positif Narkoba dan Miras

Tajam24Jam.Com JAMBI, 18 Januari 2026 – Sebuah mobil Pajero Sport menabrak pagar Mapolda Jambi pada Minggu (18/1/2026). Peristiwa pada dini hari sekitar pukul 03.10 WIB. tersebut merupakan kecelakaan lalu lintas tunggal yang dilakukan oleh seorang pengemudi berinisial DK (20), warga Desa Koto Boyo, Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batanghari. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyebutkan bahwa, sebelum menabrak pagar Mapolda, kendaraan yang dikemudikan pelaku terlebih dahulu melaju zig-zag dan menabrak sejumlah sepeda motor di beberapa titik jalan. Kemudian mobil tersebut sempat berputar di kawasan Tugu Keris, lalu menuju arah GOR dan Simpang Kebun Kopi, sebelum akhirnya masuk ke kawasan Mapolda Jambi dengan cara menerobos pagar pintu masuk dan keluar. Akibat kejadian tersebut, pagar gerbang Mapolda Jambi mengalami kerusakan parah. Selain itu, beberapa pengendara sepeda motor turut menjadi korban dan mengalami luka-luka. “Pengemudi berhasil diamankan oleh petugas piket penjagaan Mapolda Jambi setelah kendaraan berhenti usai menabrak traffic cone di dalam area Mapolda. Dari hasil pemeriksaan pelaku diduga mengemudi mobil dalam keadaan pengaruh Narkotika sebagaimana hasil test urine positif zat amphetamine dan methampetamine”, jelas Erlan Munaji. Lebih lanjut Kabid humas mengatakan, tindakan yang telah dilakukan Kepolisian saat ini dari Ditlantas melakukan evakuasi terhadap para korban laka lantasdan membawa ke rumah sakit Siloam Jambi, serta melakukan olah TKP. Sedangkan terkait dengan perkara Narkobanya saat ini sedang di lakukan penyelidikan langsung oleh Ditresnarkoba Polda Jambi. Pelaku saat ini telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan. Penulis Tim

Read More

Polda Jambi Himbau Hentikan Kekerasan di Sekolah Pasca Viral Insiden di SMK Negeri 3 Tanjab Timur

Tajam24Jam.Com Jambi, 17 Januari 2026 – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi mengimbau agar tidak ada lagi kejadian kekerasan di lingkungan sekolah, menyusul viralnya peristiwa kekerasan yang terjadi di SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur dan menjadi perhatian luas masyarakat. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menegaskan bahwa lingkungan pendidikan harus menjadi ruang yang aman, nyaman, dan kondusif bagi proses belajar-mengajar. Ia menekankan bahwa segala bentuk kekerasan, baik fisik maupun psikis, termasuk perundungan, tidak dapat ditoleransi karena berpotensi menimbulkan trauma serta menghambat tumbuh kembang peserta didik. Imbauan tersebut sejalan dengan langkah yang dilakukan Kapolres Tanjung Jabung Timur, Polda Jambi, AKBP Ade Chandra, yang menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Melalui kampanye bertajuk “Stop Kekerasan di Lingkungan Pendidikan” yang dikemas secara informatif dan edukatif, Kapolres mengajak seluruh elemen sekolah serta masyarakat Jambi untuk bersama-sama menjadikan sekolah sebagai ruang pembelajaran yang nyaman dan kondusif bagi siswa. “Sekolah bukan tempat untuk menimbulkan rasa takut, melainkan ruang yang aman, nyaman, dan melindungi setiap peserta didik. Tanamkan nilai hormat, patuh, dan santun melalui perkataan serta perbuatan.” ujar Erlan Munaji. Lebih lanjut, Kabid Humas menjelaskan bahwa kampanye ini digencarkan sebagai respons atas fenomena kekerasan di dunia pendidikan yang masih kerap terjadi dan belakangan kembali mencuat akibat viralnya insiden bentrokan antara seorang guru dan sejumlah siswa di SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur melalui media sosial. Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa kekerasan di lingkungan pendidikan dapat muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari kekerasan fisik, kekerasan psikis, hingga perundungan. Dampak yang ditimbulkan pun tidak ringan, karena dapat memengaruhi kondisi psikologis, prestasi belajar, serta masa depan peserta didik. Untuk itu, Polda Jambi mengajak pemerintah daerah, pihak sekolah, orang tua, serta seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan memperkuat sinergi dalam mencegah kekerasan di satuan pendidikan dan selalu mengajarkan sopan santun dan berbuat baik kepada putra putri kita pada saat melakukan kegiatan di sekolah. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan sekolah dapat kembali menjadi tempat belajar yang aman, menjunjung tinggi hak anak, serta saling menghormati martabat setiap insan pendidikan. “Polri bersama pemerintah daerah akan terus berkomitmen mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, ramah anak, dan bebas dari kekerasan,” pungkasnya. Penulis Tim

Read More

Desak Transparansi dan Mundurnya Kabid SMP, AWaSI Jambi Gelar Aksi Damai di Dinas Pendidikan Tanjab Timur

Tajam24Jam.Com Jambi, 16 Januari 2026 – Aliansi Wartawan Siber Indonesia (AWaSI) Provinsi Jambi menyampaikan pemberitahuan resmi kepada Polda Jambi terkait rencana aksi unjuk rasa damai pada Senin, 19 Januari 2026, pukul 11.00 WIB hingga selesai, bertempat di Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Aksi tersebut digelar untuk menyoroti dugaan penyimpangan dalam Pengadaan Meubelair SMP Tahun Anggaran 2024 yang bersumber dari DAK dan APBD dengan nilai anggaran sekitar Rp3,22 miliar. Ketua Umum AWaSI Jambi, Erfan Indriyawan, SP, menyoroti sedikitnya 17 dugaan penyimpangan dalam pengadaan meubelair SMP Tahun Anggaran 2024, mulai dari mark-up harga hingga indikasi tindak pidana pencucian uang (TPPU). Dugaan tersebut meliputi penurunan spesifikasi barang di bawah standar, pengurangan jumlah meubelair di banyak sekolah, serta dugaan tekanan terhadap kepala sekolah agar menandatangani Berita Acara Serah Terima meskipun barang tidak sesuai kontrak. Selain itu, ditemukan indikasi pekerjaan fiktif, laporan administrasi yang dimanipulasi, serta pengadaan yang tidak melalui proses lelang transparan. AWaSI Jambi juga menyoroti adanya dugaan pengondisian dan monopoli vendor, pengaturan lelang, manipulasi dokumen PBJ, hingga dugaan pemberian fee proyek kepada oknum tertentu. Seluruh rangkaian praktik tersebut dinilai sebagai bentuk kolusi, penyalahgunaan wewenang, dan perencanaan yang lalai, yang berpotensi menimbulkan kerugian negara serta mengarah pada indikasi TPPU. Menurut informasi yang dihimpun awak redaksi, Kabid SMP Dinas Pendidikan Tanjab Timur, Joko Parmono sedang menjalani pemeriksaan di Polda Jambi. Dalam aksi tersebut, AWaSI Jambi akan menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain: AWaSI Jambi menegaskan aksi tersebut akan dilaksanakan secara damai sebagai bentuk kontrol sosial dan berharap aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti dugaan penyimpangan tersebut secara profesional dan transparan. AWaSI Jambi juga berencana akan menggelar aksi lanjutan di Polres Tanjung Jabung Timur dan Kantor Bupati Tanjung Jabung Timur beberapa waktu kedepan. Penulis Tim

Read More

Polsek Jambi Selatan Amankan Lima Pelajar Diduga Hendak Tawuran

Tajam24Jam.Com Jambi, 15 Januari 2026 — Polsek Jambi Selatan mengamankan lima orang remaja yang diduga hendak melakukan aksi tawuran di kawasan Jalan Sri Kayangan, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi, Kamis (15/1/2026) sore. Pengamanan dilakukan setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait keributan antar kelompok pelajar. Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar melalui Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, S.I.K., M.H., membenarkan pengamanan tersebut. Menurutnya, lima remaja diamankan sekitar pukul 16.00 WIB oleh personel Polsek Jambi Selatan. “Benar, Polsek Jambi Selatan telah mengamankan lima orang remaja yang diduga akan melakukan tawuran di Jalan Sri Kayangan,” ujar Kapolresta.Kelima remaja tersebut masing-masing berinisial MIRR (17), RZZ (17), MHB (17), MRA (16), dan MRAA (15). Seluruhnya diketahui masih berstatus sebagai pelajar di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Jambi. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kejadian bermula dari keributan antara dua kelompok pelajar dari SMK yang berbeda. Perselisihan tersebut kemudian berlanjut dengan saling ejek melalui media sosial hingga berujung pada kesepakatan untuk bertemu di Jalan Sri Kayangan guna melakukan tawuran. “Sekitar pukul 14.30 WIB, rombongan pelajar berkumpul dan bergerak menuju lokasi dengan menggunakan puluhan sepeda motor. Sebagian di antaranya membawa senjata tajam. Namun karena situasi di lokasi ramai oleh warga, rencana tawuran tidak berjalan dan kelompok tersebut berpencar,” jelasnya. Dalam peristiwa tersebut, satu unit toko milik warga di Kelurahan Talang Bakung dilaporkan mengalami kerusakan akibat ulah rombongan pelajar. Hingga saat ini, nilai kerugian masih dalam proses pendataan. Setelah menerima laporan warga, petugas Polsek Jambi Selatan segera mendatangi lokasi dan mengamankan lima pelajar yang sebelumnya telah diamankan oleh masyarakat. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa satu bilah celurit, satu batang kayu panjang, satu botol minuman keras, serta tiga unit sepeda motor yang digunakan para pelajar tersebut.“Saat ini para pelajar diamankan di Polsek Jambi Selatan untuk dilakukan pembinaan dan pendalaman lebih lanjut. Pihak orang tua dan sekolah akan kami panggil,” tutup Kapolresta. Penulis Tim

Read More

Selain Menampar, Oknum Guru SMK Diduga Meninju Siswa Lebih Dulu

Tajam24Jam.Com JAMBI, 16 Januari 2026 – Kasus dugaan perkelahian antara oknum guru dan siswa di SMK Negeri 3 Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, terus menjadi sorotan publik. Peristiwa tersebut semakin memanas setelah guru yang terlibat melaporkan kejadian itu ke Polda Jambi. Salah satu siswa SMK Negeri 3, M. Lutfi Fadhila, yang mengaku menjadi korban dalam insiden tersebut, akhirnya angkat bicara dan menyampaikan kronologi kejadian secara terbuka kepada publik. Menurut Lutfi, permasalahan bermula ketika para siswa meminta guru Bahasa Inggris berinisial AS agar meminta maaf atas pernyataan yang diduga menghina orang tua siswa. Namun permintaan tersebut tidak mendapat respons positif.“Kami awalnya hanya meminta guru tersebut meminta maaf karena telah menghina orang tua siswa, tapi beliau tidak mau,” ujar Lutfi kepada wartawan, Jumat (16/1/2026). Lutfi menjelaskan, upaya mediasi sempat dilakukan dengan melibatkan guru lain. Guru yang bersangkutan diminta maju ke depan untuk menyampaikan klarifikasi di hadapan siswa. Namun, situasi justru semakin memicu kekecewaan. Alih-alih menyampaikan permintaan maaf, guru tersebut justru dibawa ke kantor sekolah oleh guru komite. Di dalam kantor, menurut pengakuan Lutfi, guru tersebut kembali menunjukkan sikap yang dinilai mengejek siswa.“Kami sangat kecewa. Bukannya minta maaf, malah mengejek kami sambil tersenyum,” tuturnya. Sebagai siswa yang mengaku telah ditampar dan merasa orang tuanya dihina, Lutfi kemudian mendekati guru tersebut dengan maksud meminta klarifikasi secara jujur di hadapan siswa. Namun, ia mengaku justru mendapatkan tindakan kekerasan.“Saat saya mendekat, tiba-tiba guru itu meninju saya di bagian hidung. Banyak teman yang melihat kejadian itu,” ungkapnya. Aksi tersebut, lanjut Lutfi, memicu emosi siswa lain hingga terjadi pengeroyokan terhadap guru yang bersangkutan.“Kalau beliau tidak meninju duluan, tidak akan ada pengeroyokan. Saksinya banyak,” tegasnya. Lutfi menegaskan bahwa dirinya mengalami tindakan kekerasan fisik berupa tamparan dan tinjuan sebelum insiden pengeroyokan terjadi. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, perkelahian antara guru dan sejumlah siswa SMK Negeri 3 Kabupaten Tanjung Jabung Timur terjadi pada Selasa siang, 13 Januari 2026, di lingkungan sekolah. Mediasi sempat dilakukan oleh pihak sekolah, namun tidak menghasilkan kesepakatan.Hingga kini, kasus tersebut masih menjadi perhatian publik dan menunggu proses hukum lebih lanjut dari aparat kepolisian. Penulis Tim

Read More