Diduga Oknum Polisi di Lingga Bayu Menjadi Toke Sekaligus Pemilik Alat Berat PETI di Pulo Padang

Tajam24Jam.Com Mandailing Natal, 7 September 2025 – Salah satu oknum kepolisian di wilayah Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal terciduk sedang berada di lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang dikabarkan masih terus beroperasi hingga hari ini dilokasi M3 Dusun Pulo Padang. Sejauh ini belum diketahui apa tujuan poto bersama tersebut dilokasi tambang ilegal itu, namun berdasarkan informasi dari sumber, seseorang yang ada dalam foto itu merupakan aparat kepolisian aktif yang bertugas di Polsek Lingga Bayu inisial ‘H’ dan berdasarkan keterangan sumber oknum tersebut adalah Toke sekaligus pemilik alat berat di lokasi M3 dusun Pulo Padang yang beroperasi melakukan penambangan emas tanpa izin. Dari keterangan sumber, lokasi tambang milik ‘H’ dari simpang pulo padang ke dalam, pinggir jalan sebelah kiri kurang lebih 400 meter dari jalan aspal. “Toke sekaligus pemilik alat berat nya adalah ‘H’ merupakan salah satu oknum kepolisian yang bertugas di polsek Lingga Bayu”, ungkap sumber.(7/09/25). Kondisi ini menimbulkan kerusakan ekosistem serius dan muncul keresahan masyarakat warga menilai Aparat Penegak Hukum (APH) tak menunjukkan sikap tegas meskipun Mabes Polri Pada 16 Agustus 2025 telah mengeluarkan surat telegram (STR) resmi yang memerintahkan seluruh Kapolda se indonesia untuk menidak seluruh bentuk Tambang ilegal Ironis dan menyakitka aktivetas sejalas ini tidak tersentuh Hukum apa aparat tidak melihat atau pura-pura tidak melihat ujar seorang warga Adanya dugaan keterlibatan oknum polisi dalam aktivitas tambang emas ilegal dinilai telah merusak citra institusi kepolisian, karena seharusnya penegak hukum menindak tegas setiap pelaku PETI bukan malah terlibat sebagai pemain dan pembecking di dalam aktivitas ilegal tersebut. Sebagaimana instruksi Kapolri ‘Jenderal Listyo Sigit Prabowo’ menegaskan bahwa polisi yang terbukti menjadi becking tambang ilegal akan ditindak tegas tanpa ragu. Pernyataan ini disampaikan Sigit saat terjadinya insiden penembakan di Solok Selatan, Sumatera Barat, yang melibatkan dua anggota kepolisian diduga terkait dengan penegakan hukum terhadap tambang ilegal, pada tanggal 22 November 2024 lalu. “Yang membeckingi tindak tegas, Tinggal dilaporkan saja” ujar Sigit di Kemenko PMK. Terkait hal itu, Kapolsek Lingga Bayu ,AKP Parsaulian Ritonga’ yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp di Nomor: 082X-62XX-XXXX pada, Minggu (7/09/25) sekira pukul 13:15 WIB hingga berita ini diterbitkan, redaksi belum menerima jawaban konfirmasi tersebut.(Tim) Penulis Tim

Read More

Kasus 351 di Lokasi PETI Sihayo Diisukan Sudah Berdamai, Iptu Bagus Seto: Masih Lanjut

Tajam24Jam.Com PANYABUNGAN, Senin 19/5/2025 – Plh Humas Polres Mandailing Natal (Madina) Iptu Bagus Seto mengatakan, kasus penganiayaan dua warga Desa Hutagodang Muda dan seorang warga Desa Tanjung Sialang, Kecamatan Siabu, di lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Bukit Sihayo Lima masih berlanjut, Senin (19/5). Pernyataan ini pun lantas membantah adanya isu yang menyebutkan bahwa kasus tersebut telah selesai. “Kasusnya masih berlanjut karena tidak ada pencabutan perkara. Tapi apa benar ya mereka sudah berdamai, karena ketika kita panggil saksi korban tidak ada satu pun yang mau datang,” tanyanya penuh selidik. Namun Dia memastikan kasus yang terjadi pada 15 Februari 2025 lalu itu masih dalam proses penanganan Polres Madina. Sementara diberitahukan, kasus ini sempat viral di media sosial. Mempertontonkan bagaimana ketiga korban dipukuli beramai-ramai tanpa ampun oleh para pekerja salah seorang pemilik tambang di lokasi pertambangan itu, sampai-sampai para korban menjerit histeris meminta tolong. Namun di lapangan, malah didapati informasi yang isunya kasus tersebut sudah didamaikan oleh salah seorang oknum. Dan kabarnya, oknum itu tidak ada hubungannya pula dengan para korban bahkan juga tanpa kehadiran pelaku di sebuah tempat. “Pastinya kita tidak dengar informasi itu, kita masih dalam proses. Karena kita akan panggil kembali saksi korban,” jelas Iptu Bagus Seto.(Tim) Penulis Tim

Read More