PWDPI Luncurkan PWDPI Award Sustainability 2026, Apresiasi Tokoh-Tokoh Pembangun Negeri

Tajam24Jam.Com BANDAR LAMPUNG, 12 Agustus 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-4 Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) yang jatuh pada 22 September 2026, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PWDPI secara resmi akan memberikan penghargaan PWDPI Award Sustainability 2026. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada para tokoh yang telah berkontribusi nyata membangun negeri dengan berpegang pada prinsip tata kelola yang baik, pelestarian lingkungan, serta kesejahteraan bersama. Kegiatan tersebut dijadwalkan akan dilaksanakan pada puncak acara HUT Ke-4 PWDPI Tanggal 22 September Tahun 2026 di Lamban Gedung Kuning (LGK), Kota Bandar Lampung. Berdasarkan hasil keputusan rapat DPP PWDPI menetapkan tujuh kategori penghargaan yang diusulkan, yakni : Penerima penghargaan nantinya akan diseleksi berdasarkan kriteria umum: rekam jejak yang bersih dan tidak bermasalah secara hukum, kontribusi nyata yang berdampak luas bagi masyarakat, serta menjunjung tinggi nilai kejujuran, keadilan, dan kepentingan bersama. Ketua Umum DPP PWDPI, M. Nurullah RS, menyampaikan bahwa penghargaan ini diharapkan menjadi pengingat sekaligus penyemangat bagi seluruh elemen bangsa untuk terus berkarya demi masa depan yang lestari. (Tim PWDPI). Penulis Tim

Read More

KETUM PWDPI SIAP ADAKAN PELATIHAN UMKM MERAH PUTIH DAN KPGEN PWDPI, HADIRKAN 200 PESERTA DI DUA HOTEL

Tajam24Jam.Com BANDAR LAMPUNG, 12 Agustus 2026 — Ketua Umum DPP PWDPI, M. Nurullah RS, akan memimpin penyelenggaraan pelatihan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tergabung dalam wadah UMKM Merah Putih PWDPI serta Koperasi Gemilang Emas Nusantara (KPGEN) PWDPI. Kegiatan pelatihan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 15 Agustus 2026, terbagi di dua lokasi sekaligus: Hotel Horison Bandar Lampung dan Hotel Golden Tulip Bandar Lampung. Di masing-masing tempat akan diikuti oleh 100 peserta, sehingga total seluruh peserta pelatihan mencapai 200 orang. Ketum PWDPI menyampaikan bahwa pelatihan ini diselenggarakan untuk meningkatkan keterampilan, wawasan, dan kemampuan pengelolaan usaha para anggota, agar mampu mengembangkan usahanya lebih maju, berdaya saing, dan berkontribusi nyata bagi perekonomian keluarga maupun daerah. “Pelatihan ini menjadi bukti perhatian dan dukungan penuh PWDPI terhadap kemajuan ekonomi masyarakat. Melalui peningkatan kualitas SDM, kita harapkan UMKM Merah Putih dan KPGEN PWDPI dapat tumbuh menjadi kekuatan ekonomi kerakyatan yang kokoh dan mandiri,” ujar M. Nurullah RS. Diharapkan, pelatihan ini dapat melahirkan pelaku usaha yang tidak hanya terampil, tetapi juga cerdas dalam mengelola usaha, memahami peluang pasar, dan mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat luas. (Humas DPP PWDPI). Penulis Tim

Read More

Sekretaris PWDPI Lampung, Galih Pramana Kembali Mengawal Kasus Predator Anak!

Tajam24Jam.Com Lampung, 6 Agustus 2026 – Akhirnya Kasus persetubuhan Anak di Bawah umur di Dusun Banjar Rejo Desa Merak Batin Kecamatan Natar Lampung Selatan Telah memasuki Sidang Perdana Di Pengadilan Negeri Lampung Selatan. “Kemarin Saya Mendampingi Korban dan Para saksi di Pengadilan Negeri Kalianda, Saya dan keluarga Korban Tentunya ingin pelaku di Hukum Seberat-beratnya karena ini adalah kejahatan Sadis yang akan terus menimbulkan Serangan Psikis terhadap korban sampai kapanpun. Pungkas Galih”. Terdakwa Bernama Supri berasal dari Dusun Simbaringin Desa Sidosari Natar Lampung Selatan Terancam Hukuman 5 sampai dengan 15 Tahun Penjara.Merujuk ke Pasal 76D UUD Perlindungan Anak. “Kasus Kekerasan Seksual Seperti harus segera di Tindak tegas terukur agar menjadi Pengingat untuk setiap orang yang memiliki niat Melakukan hal seperti Ini, intinya Predator Anak Harus kita Habiskan! “Tambah Galih”.. DPW PWDPI Lampung berkomitmen akan terus mengawal kasus ini hingga Putusan Pengadilan. (Tim PWDPI) (Kaperwil Mdy) Penulis Tim

Read More

KETUM DPP PWDPI PIMPIN RAPAT PEMBENTUKAN PANITIA HUT KE-4, BERIKUT SUSUNAN DAN RANGKAIAN KEGIATANNYA

Tajam24Jam.Con Bandar Lampung, 6 Agustus 2026 — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI), M. Nurullah RS, secara resmi memimpin langsung Rapat Pembentukan Panitia Pelaksana Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-4 PWDPI, yang dijadwalkan akan dilaksanakan dari Tanggal 20-22 September 2026. Rapat berlangsung di Kantor Koperasi KPGEN PWDPI, Sukabumi, Kota Bandar Lampung, pada hari Kamis (6/8/2026). Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Jenderal DPP PWDPI yang juga dipercaya sebagai Ketua Panitia, Hendra Kusuma Jaya, S.Ip., menyampaikan sambutanya berkomitmen akan bekerja sekuat tenaga bersama seluruh jajaran panitia agar peringatan HUT Ke-4 PWDPI berjalan dengan lancar, meriah, dan bermartabat. “Kami siap bekerja keras, bekerja cerdas, dan menjaga kebersamaan agar acara ini menjadi kebanggaan seluruh keluarga besar PWDPI di Indonesia,” ujar Hendra Kusuma Jaya. Dalam rapat tersebut juga dipaparkan sejumlah rangkaian kegiatan yang akan digelar dalam menyambut HUT Ke-4 PWDPI, antara lain: penyelenggaraan Bazar UMKM Merah Putih, kegiatan sosial berupa penyaluran santunan kepada anak yatim piatu serta fakir miskin, dan puncak acara berupa pemberian penghargaan bergengsi PWDPI Award Sustainability 2026. Secara resmi ditetapkan pula susunan kepanitiaan, di mana Sekretaris Panitia dijabat oleh Galih, dan Bendahara dipegang oleh Rosita Gosi. Sementara itu, pembagian tugas di berbagai seksi kerja telah disepakati sebagai berikut: Seksi Acara dipimpin oleh Maya Sari, Seksi Keuangan dipegang oleh Rosmiati, Seksi Perlengkapan dan Logistik diketuai oleh Edi Rohman, dan Seksi Konsumsi dipercayakan kepada Santi Dessyani, SE. Selanjutnya, Seksi Keamanan dipimpin bersama oleh Khairul, Suheri, dan Judi, Seksi Dekorasi dan Penataan Panggung dipercayakan kepada Maradona, Seksi PWDPI Award diketuai oleh Indri, sedangkan Seksi Penggalangan Dana dipegang oleh Rangga. Untuk kebutuhan acara, sebagai Pembawa Acara atau MC ditunjuk Srihanda, pembacaan doa akan dipimpin oleh Ustadz Amrudin, Seksi Penyambutan Tamu dipimpin oleh Yusna, dan sebagai Dirigen ditetapkan Santi Nas. Adapun Seksi Publikasi akan ditetapkan pada rapat selanjutnya. Ketua Umum M. Nurullah RS dalam arahannya mengingatkan seluruh panitia yang telah terbentuk agar segera menyusun rencana kerja dan melaksanakan tugas secara terpadu, transparan, dan penuh tanggung jawab, demi kesuksesan peringatan HUT Ke-4 PWDPI yang direncanakan dihadiri peserta dari seluruh Indonesia. (Tim Liputan PWDPI) Penulis Tim

Read More

KPGEN PWDPI BERSAMA IKA BOGA DAN BAKING CLUB LOYANG MAS LAMPUNG GELAR LATBAR BOLA DELI DAN ANEKA KUE BAHAN GLUTEN FREE

Tajam24Jam.Com Bandar Lampung, 4 Agustus 2026 — Koperasi Gemilang Emas Nusantara Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (KPGEN PWDPI) bersama Ika Boga dan Baking Club Loyang Mas Lampung, menyelenggarakan kegiatan Latihan Bersama (Latbar) pembuatan Bola Deli sekaligus demonstrasi pembuatan aneka kue berbahan Gluten Free. Kegiatan berlangsung di Balai Pelatihan, Kantor KPGEN PWDPI, Sukabumi, Kota Bandar Lampung, dan disambut antusiasme peserta yang ingin menguasai keterampilan kuliner yang bernilai jual tinggi. Para peserta tidak hanya diajarkan teknik pembuatan Bola Deli yang lezat, namun juga mendapat panduan lengkap pembuatan aneka kue berbahan bebas gluten dari para pengajar yang berkompeten. Ketua Umum KPGEN PWDPI, Rosmiati, menyampaikan apresiasinya atas kerjasama dari semua pihak guna mendorong ketrampilan dan perekonomian hususnya di Provinsi Lampung, umumnya NKRI. “Saya sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Latbar dan demo baking bukan sekadar berbagi ilmu memasak, melainkan langkah nyata KPGEN PWDPI dalam memberdayakan anggota dan masyarakat agar memiliki keterampilan yang bernilai jual tinggi. Dengan bekal ini, kami berharap terbuka peluang usaha baru dan terwujud kemandirian ekonomi melalui koperasi. Terima kasih kepada Ika Boga dan Baking Club Loyang Mas Lampung atas kerja samanya.”tegasnya pada, Selasa (4/8/2026). Sementara itu, Ketua DPC Ika Boga, Efriyanti, sangat menyambut baik kegiatan Latihan Bersama pembuatan Aneka Kue berbahan Gluten Free ini. Di masa kini, kebutuhan akan makanan sehat dan bebas gluten semakin mendapat perhatian luas. “Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi pengetahuan sekaligus membuktikan bahwa kue berbahan gluten free tetap bisa lezat, menarik, dan tentunya memiliki nilai jual yang menjanjikan. Semoga ilmu yang dibagikan dapat bermanfaat dan menjadi peluang usaha yang sehat bagi kita semua.” katanya. Senada dengan hal itu, Ketua Baking Club Loyang Mas Lampung, Destiana, dirinya bangga bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan Latbar Aneka Kue berbahan Gluten Free bersama KPGEN PWDPI. “Pengolahan bahan bebas gluten memerlukan teknik dan pemahaman khusus, dan kami senang bisa berbagi pengalaman tersebut kepada peserta. Semoga keterampilan ini tidak hanya menambah wawasan di bidang kuliner, tetapi juga membuka peluang usaha baru yang inovatif dan sehat bagi masyarakat Lampung.” ungkapnya. Kegiatan ini diharapkan terus berlanjut secara berkala guna mencetak wirausaha-wirausaha baru yang handal dan mandiri di bidang kuliner. (Tim Liputan PWDPI) Penulis Tim

Read More

KELAS BAKING UMKM MERAH PUTIH PWDPI DIBUKA, 50 PESERTA SIAP BERKARYA DAN BERWIRAUSAHA

Tajam24Jam.Com BANDAR LAMPUNG, 1 Agustus 2026 — Ketua Umum DPP PWDPI, M. Nurullah RS, memberikan sambutan sekaligus membuka resmi kegiatan Kelas Baking UMKM Merah Putih PWDPI yang berlangsung di Gedung Nusadaya Academy, Sabtu (1/8/2026). Dalam arahannya, M. Nurullah RS menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan peningkatan keterampilan ini sebagai langkah nyata membangun kemandirian ekonomi masyarakat. “Ilmu yang didapat hari ini adalah bekal berharga untuk membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.” Ketua UMKM Merah Putih PWDPI, Santi Dessyani, SE., dalam pernyataannya menyampaikan: “Kegiatan ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk mendampingi masyarakat naik kelas. Melalui pelatihan ini, kami ingin membuktikan bahwa dengan keterampilan yang tepat, setiap orang bisa mandiri dan menciptakan peluang usaha dari rumah. Kami berharap peserta tidak hanya belajar hari ini, tetapi terus berkarya dan menjadi pengusaha kuliner yang sukses.” Selanjutnya, pemateri Chef Reni dan Chef Adi menyampaikan sambutan hangat kepada seluruh peserta. Mereka menyampaikan terima kasih kepada PWDPI dan UMKM Merah Putih atas kepercayaan yang diberikan. “Hari ini kami tidak hanya mengajarkan cara membuat kue dan roti, tetapi juga berbagi cara agar buatan tangan Anda bernilai jual dan menjadi sumber penghasilan keluarga. Jangan takut mencoba, setiap kegagalan adalah jalan menuju kesempurnaan.” Pelatihan ini diikuti antusias oleh tak kurang dari 50 peserta. Seluruh peserta yang mengikuti kegiatan ini berhak mendapatkan sertifikat keikutsertaan sebagai bukti telah menempuh pelatihan. Ketum PWDPI berharap ilmu dan sertifikat yang diterima dapat menjadi modal nyata bagi peserta untuk mulai berwirausaha dan mengembangkan usaha kuliner masing-masing.(Humas PWDPI). Penulis Tim

Read More

UMKM MP PWDPI Siap Gelar Kelas Baking: Pelajari 3 Resep Premium, Hasil Bisa Dijual

Tajam24Jam.Com BANDAR LAMPUNG, 29 Juli 2026 — UMKM Merah Putih (UMKM MP), Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI), siap menyelenggarakan Kelas Baking yang dirancang khusus agar peserta tidak hanya pandai membuat kue, tetapi juga berpeluang menjual hasil karyanya. Dalam kegiatan ini, peserta akan mempelajari langsung 3 resep premium: Banana Bread Crunchy, Bolu Ketan Red Velvet, dan Sus Gulung Abon. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari jajaran pimpinan organisasi. Ketua Srikandi DPP PWDPI sekaligus Dewan Pengawas UMKM Merah Putih PWDPI, Rosita Gosi, mengatakan, Kegiatan Kelas Baking ini patut diapresiasi dan didukung penuh. Langkah nyata seperti inilah yang dibutuhkan masyarakat, keterampilan yang langsung bisa diamalkan dan dikembangkan menjadi peluang usaha. “Dengan biaya sangat terjangkau, peserta tak hanya belajar membuat kue berkualitas, tetapi juga mendapat bekal resep dan bahan lengkap. Ini bentuk pemberdayaan yang sangat nyata. Saya berharap kegiatan serupa terus digelar, agar semakin banyak warga mandiri dan berdaya saing. UMKM Merah Putih PWDPI harus terus menjadi motor penggerak kesejahteraan rakyat.”ujarnya pada Rabu (29/7/2026). Sementara itu, Ketua Umum UMKM Merah Putih PWDPI, Santi Dessyani, SE., menjelaskan konsep dan sengaja menghadirkan 3 resep premium yang tak hanya lezat, tetapi juga bernilai jual tinggi dengan modal terjangkau. “Tujuannya: agar setiap peserta setelah pulang langsung bisa mempraktikkannya dan mulai membuka peluang usaha. Biaya Rp75.000 sudah mencakup semuanya, bahan berkualitas, modul resep, makan, hingga goodiebag. Inilah komitmen kami: memberdayakan masyarakat dengan cara terjangkau, bermanfaat, dan langsung terasa hasilnya. Semoga kelas ini menjadi awal perubahan ekonomi keluarga yang lebih baik.”katanya. Ketum UMKM MP PWDPI mengjelaskan, kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada Sabtu, 1 Agustus 2026 | Pukul 08.30 WIB sampai dengan selesai. “Kegiatan Nusadaya Academy, Bandar Lampung, kouta terbatas jika akan ikut kegiatan ini silahkan daftar atau melalui Info dan Pendaftaran melalui Ibu Nurhayati, HP/WA +62 896-3050-7707, ” Pungkasnya. (Kaperwil Mdy) Penulis Tim

Read More

PERKUAT STRUKTUR DAN KINERJA ORGANISASI, DPW PWDPI JAWA TENGAH GELAR RAKOR BAHAS PERSIAPAN PELANTIKAN PENGURUS BARU

Tajam24Jam.Com SEMARANG, 19 Juli 2026 – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Jawa Tengah menggelar rapat koordinasi internal di Roullazz Cafe & Resto, Jalan Kusuma Wardani No. 34, Pleburan, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPW PWDPI Jawa Tengah, Ari CP, dan dihadiri seluruh jajaran pengurus wilayah. Pertemuan ini difokuskan pada penguatan struktur organisasi serta penyusunan langkah strategis untuk menjalankan amanah di masa mendatang. Dalam arahannya, Ari CP menyampaikan bahwa agenda utama rapat adalah pembahasan penyegaran dan penambahan pengurus baru, guna meningkatkan efektivitas kinerja organisasi di seluruh wilayah Jawa Tengah. “Penambahan pengurus ini adalah langkah nyata memperkuat kapasitas DPW PWDPI Jateng, agar kami dapat lebih optimal menjalankan fungsi jurnalistik yang berintegritas serta memberikan perlindungan dan advokasi bagi anggota di lapangan,” ujar Ari CP. Selain restrukturisasi keanggotaan, rapat juga menetapkan keputusan krusial terkait persiapan pelantikan pengurus baru yang akan dilaksanakan segera, meliputi, Pembentukan Panitia Pelantikan, dan menunjuk tim kerja yang bertanggung jawab penuh atas seluruh rangkaian prosesi pelantikan. Selain itu, rapat juga membahas Standarisasi Atribut Pelantikan: Menetapkan ketentuan seragam resmi bagi seluruh pengurus, guna menjaga marwah, kedisiplinan, dan identitas organisasi. Ari CP menegaskan agar panitia yang telah dibentuk dapat bekerja secara kolektif, bersinergi, dan menjaga komunikasi yang erat demi kelancaran acara. “Melalui penyegaran personel dan persiapan yang matang ini, DPW PWDPI Jawa Tengah berkomitmen terus meningkatkan profesionalisme wartawan, menjaga kebebasan pers yang bertanggung jawab, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dunia pers dan pembangunan daerah di Jawa Tengah,” pungkasnya. (Humas PWDPI Jateng). Penulis Tim

Read More

Ketum PWDPI : Perkataan “Tidak Ada Otak” Hotman Paris Lecehkan Insan Pers

Tajam24Jam.Com JAKARTA, 18 Juli 2026 – Ketua Umum, Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI), M. Nurullah RS, sangat menyayangkan sekaligus mengecam keras pernyataan tidak berkenan yang dilontarkan pengacara Hotman Paris Hutapea. Saat menjawab pertanyaan wartawan, ia menyebut pihak yang bertanya “tidak ada otak”. Ucapan ini dinilai sangat kasar, tidak beretika, dan secara terang-terangan merendahkan serta melecehkan kehormatan profesi wartawan. “Wartawan Adalah Garda Kebenaran, Bukan Objek Cemoohan. Kami tegaskan dengan tegas, kalimat ‘tidak ada otak’ yang diarahkan kepada insan pers yang sedang menjalankan tugas mencari kebenaran adalah bentuk penghinaan yang tidak bisa dibiarkan begitu saja. Wartawan bertanya adalah hak sesuai amanat UU Pers, untuk kepentingan publik. Menjawab dengan cemoohan seperti itu justru menunjukkan siapa yang sesungguhnya tidak menghargai etika komunikasi dan profesi orang lain,” tegas Ketua Umum PWDPI M. Nurullah RS, pada Minggu (18/7/2026). Ketum PWDPI menjelaskan, meski Hotman Paris mengatakan pengacara bebas berbicara namun profesi wartawan adalah profesi terhormat yang berjuang menyuarakan rakyat. Tidak ada satu pun alasan yang membenarkan seseorang, apalagi tokoh hukum, merendahkan martabat pekerja pers hanya karena tidak senang dengan pertanyaan yang diajukan. Ketum PWDPI juga mengatakan, selain menghina pers, pernyataan Hotman Paris yang menyatakan penetapan tersangka mantan Jampidsus Febrie Adriansyah dilakukan tanpa aturan dan asal-asalan, juga dinilai sangat merendahkan kemampuan serta profesionalisme aparat penegak hukum. “Menuduh penyidik bekerja tidak sesuai prosedur tanpa bukti yang kuat, sama saja meragukan integritas, keahlian, dan kepatuhan mereka pada hukum. Padahal penetapan tersangka didasari bukti permulaan yang cukup, teknologi canggih, serta kajian hukum yang matang. Tuduhan sembarangan ini berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap jalannya penegakan hukum,” tambahnya. Ketum PWDPI menuntut, Hotman Paris Hutapea untuk segera menarik kembali pernyataan yang melukai hati insan pers dan merendahkan aparat hukum, serta meminta maaf secara terbuka. “Sebagai pengacara yang diharapkan menjadi teladan hukum, seharusnya menjawab dengan argumen yang cerdas dan beradab, bukan dengan kata-kata kasar serta tuduhan yang mengaburkan fakta. Jangan sampai kebebasan berpendapat disalahgunakan untuk menindas profesi lain dan merusak sistem hukum negara,” pungkas M. Nurullah RS. (Humas DPP PWDPI).  Penulis Tim

Read More

Ketum PWDPI : Kinerja Polri Didukung Data dan Alat Canggih

Tajam24Jam.Com JAKARTA, 18 Juli 2026 – Terkait tudingan pengacara Hotman Paris Hutapea yang menyatakan kinerja Polri dalam menetapkan tersangka mantan Jampidsus Febrie Adriansyah dianggap asal-asalan dan melanggar Undang-Undang serta SOP, Ketua Umum PWDPI M. Nurullah RS menegaskan hal itu sangat berlebihan dan berpotensi sebagai manuver untuk melemahkan penegakan hukum. Ketum PWDPI menegaskan, sangat kecil kemungkinan Polri keliru, didukung rekam jejak keberhasilan yang terbukti. “Sangat kecil kemungkinan Polri melakukan kesalahan penetapan tersangka. Lembaga ini memiliki keahlian khusus, teknologi mutakhir, serta tim yang terlatih secara berkelanjutan. Mulai dari jaringan intelejen yang kuat, analisis data keuangan yang teliti, hingga penguasaan wilayah teritorial di seluruh Indonesia, semuanya sudah teruji dan mahir mengungkap kasus-kasus paling rumit sekalipun,” tegasnya. Ketum PWDPI menjelaskan, berdasarkan data keahlian dan capaian nyata Polri diantaranya, kemampuan Penyidikan dan Teknologi Canggih seperti, menggunakan sistem analisis Big Data, forensik digital, penyadapan legal, serta integrasi Command Center berbasis AI yang menghubungkan Mabes Polri hingga 26 Polda se-Indonesia untuk melacak jejak transaksi tersembunyi. “Memiliki Pusat Laboratorium Forensik lengkap, tim intelijen keuangan, dan berkoordinasi erat dengan PPATK guna menelusuri aliran dana pencucian uang serta dalam kasus ini, tim gabungan Kortastipidkor Polri berhasil mengamankan bukti nyata berupa 74 kg emas batangan, uang tunai ratusan miliar rupiah, dan valuta asing dari 12 lokasi penggeledahan, bahkan memverifikasi keaslian barang bukti dengan dukungan mitra internasional,” ungkapnya. Dia juga menjelaskan terkait rekam Jejak keberhasilan membongkar kasus-kasus besar seperti, menyelesaikan penyidikan dugaan korupsi pasokan batu bara PLTU dengan kerugian negara Rp5 triliun dan TPPU terkait dan mengungkap kasus tambang ilegal yang melibatkan aliran dana Rp25,8 triliun dan menyita puluhan kilogram emas. “Menetapkan tersangka kasus korupsi LPEI yang merugikan negara sekitar Rp728 miliar dengan prosedur lengkap serta berhasil membongkar kasus yang menyasar pejabat tinggi negara tanpa pandang pangkat, berbekal bukti sah dan sesuai aturan,” katanya. Menurut Ketum PWDPI, diduga kekacauan karena kepentingan politik banyak pihak, bukan kesalahan kerja. “Kekacauan yang terjadi saat ini bukan karena Polri bekerja serampangan, melainkan karena adanya kepentingan politik dari lingkaran kekuasaan yang ingin mengganggu jalannya proses hukum. Tudingan kinerja tidak sesuai aturan terasa sangat dipaksakan. Patut diduga ini hanyalah cara untuk mengalihkan perhatian, melemahkan kredibilitas penyidik, serta menutupi fakta yang sebenarnya,” tambahnya. Ketum PWDPI mendesak seluruh pihak menghargai proses hukum yang berjalan. Jangan biarkan argumen tanpa bukti dijadikan senjata untuk melindungi tersangka sekaligus merusak kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum. “Keadilan tidak bisa dimenangkan dengan serangan kata-kata, melainkan dengan fakta dan kepatuhan pada aturan yang berlaku sama untuk semua orang,” pungkas M. Nurullah RS. (Humas DPP PWDPI). Penulis Tim

Read More