Polimik Pembangunan Pagar Pembibitan Sawit Milik Bapak Yudi . Warga Belum Dapat Jawaban Dalam Mediasi Pertama

Tajam24Jam.Com JAMBI – Pada tanggal 3 Maret 2025 Mediasi pertama terkait polemik pembangunan pagar pembibitan sawit di Kelurahan Kebon Handil, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, digelar dengan menghadirkan perwakilan warga, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta manajemen pembibitan sawit, Global Kanaan School, dan restoran Gudhas. Namun, pertemuan ini tidak dihadiri oleh Ketua RT dan Lurah Kebon Handil, Bapak Yudi selaku pemilik dari lokasi pembibitan sawit pun tidak hadir sehingga warga belum mendapatkan kejelasan yang diharapkan. Salah satu poin utama dalam mediasi adalah permintaan warga agar pihak pengelola menunjukkan dokumen perizinan usaha. Namun, hingga pertemuan berlangsung, pihak pembibitan sawit belum dapat memberikan bukti legalitas yang diminta.Yang diduga dari beberapa bangunan milik Bapak yudi sudah menyalahi aturan tata ruang contoh nya seperti restoran gudhas. Situasi ini semakin menimbulkan kecurigaan terkait status operasional pembibitan sawit yang berada di lingkungan pemukiman. Warga pun berharap pemerintah segera mengambil langkah tegas untuk memastikan legalitas serta dampak lingkungan yang ditimbulkan dari aktivitas tersebut. Penulis Team.

Read More

AWASI Muaro Jambi Minta Bupati Evaluasi Kinerja Kadis PUPR Yultasmi

Tajam24Jam.Com Muaro Jambi, 28/02/2025 – Kondisi jembatan di Desa Pematang Pulai, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi sangat memprihatinkan. Jembatan yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat ini mengalami kerusakan parah. Bagian lantainya tampak berlubang hingga konstruksi besi pada jembatan muncul keluar. Kondisi lubang besar berdiameter satu meter persegi pada lantai jembatan sangat mengganggu dan membahayakan pengendara yang melintas, terlebih jika dilewati oleh anak sekolah. Jembatan ini menghubungkan wilayah dua desa di Kecamatan Sekernan, yakni Desa Pematang Pulai dan Desa Tantan. Kerusakan jembatan dikeluhakan oleh pengendara yang melintas. Selain membuat tak nyaman, rusaknya jembatan juga menyebabkan pengendara khawatir. “Kalau harapan saya sih harusnya diperbaiki segera, karena setiap minggu saya juga lewat sini untuk nganter barang-barang (Sembako,red) ke dalam, ke daerah Petar bang. Khawatir dong bang, dalam itu lobang jembatannya, sempat masuk ban mobil saro jugo kito,” ujar Alex, pengendara mobil pick up angkutan sembako, Jum’at 28 Februari 2025. Hal senada juga diungkapkan oleh warga Desa Pematang Pulai, Jupri. Jupri meminta pemerintah daerah untuk segera melakukan perbaikan jembatan yang rusak tersebut. “Karena ini menjadi akses penting bagi masyarakat kami, yang jelasnya dua desa yang melintas disini, Desa Tantan dan Desa Pematang Pulai,” kata Jupri. Jupri menjelaskan, jembatan rusak di Desa Pematang Pulai ini menjadi akses vital masyarakat untuk mengangkut hasil perkebunan. “Ini akses jalan untuk membawa hasil perkebunan masyarakat, terutama kelapa sawit, karet dan lain-lain sebagainya,”tuturnya. Ia menerangkan, kondisi kerusakan jembatan telah banyak menelan korban. Tak sedikit masyarakat yang terjatuh ke lobang jembatan akibat tidak adanya Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di lokasi. “Kami mohon kepada pemerintah untuk segera dapat memperbaiki jembatan ini pak. Dalam beberapa hari kemarin terjadi juga masyarakat kami jatuh akibat lubang jembatan ini pak, malam hari karena tidak nampak,” terang Jupri. Jupri menjelaskan, kerusakan jembatan di Desa Pematang Pulai telah terjadi sejak 3 tahun lalu, namun hingga kini belum ada perbaikan dari pemerintah. “Kurang lebih sudah ada 3 tahun pak,” tandasnya. Kerusakan jembatan di Desa Pematang Pulai turut mendapat sorotan dari Ketua Aliansi Wartawan Siber Indonesia (AWASI) Kabupaten Muaro Jambi, Feriansyah. Wartawan senior yang dikenal ramah dan supel dalam bergaul itu sedih, lantaran kerusakan jembatan yang telah terjadi selama bertahun-tahun justru luput dari perhatian pemerintah. “Kita cukup prihatin ya, kondisi jembatan ini rusak dan membahayakan bagi pengguna jalan. Besinya keluar dan sudah tidak layak lagi, masyarakat juga sudah ada yang jatuh akibat lubang jembatan. Kami meminta Dinas PUPR Kabupaten Muaro Jambi untuk segera melakukan perbaikan terhadap jembatan ini, jangan sampai ada korban dulu baru diperbaiki,” jelas Feriansyah. Feriansyah sangat menyayangkan atas lambannya Dinas PUPR Kabupaten Muaro Jambi dalam menangani kerusakan jembatan di Desa Pematang Pulai. “Kita menilai Dinas PUPR lamban ya. Sudah 3 tahun rusak namun belum ada juga perbaikan, kasihan warga. Kondisi jembatan rusak ini mengancam keselamatan pengendara dan mengganggu roda ekonomi masyarakat, harusnya menjadi perhatian khusus,” beber Feriansyah. Feriansyah berharap, Bupati dan Wakil Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno dan Junaidi H. Mahir dapat mengevaluasi kinerja Kadis PUPR Kabupaten Muaro Jambi, Yultasmi. “Kalau seandainya jembatan ini tidak juga segera diperbaiki, kami minta Kadis PUPR Muaro Jambi Yultasmi dicopot dari jabatannya, diganti,” tutup Feriansyah mengakhiri keterangannya. ungkapnya(Noval) Penulis Team.

Read More

Pagar Pembibitan Sawit Di Kelurahan Kebon Handil Milik Bapak Yudi Membuat Warga Resah Dan Takut

Tajam24Jam.Com JAMBI, 26/02/2025 – Pembibitan sawit di Kelurahan Kebon Handil, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, menjadi sorotan warga karena pagar tembok yang diduga melebihi ketentuan dan menyebabkan genangan air di lingkungan sekitar. Persoalan ini mencuat setelah warga mengeluhkan dampaknya, termasuk potensi bahaya jika tembok tersebut roboh. Tim media bersama Dewan Pimpinan Wilayah Badan Advokasi Investigasi Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (DPW BAIN HAM-RI) Provinsi Jambi mencoba mengonfirmasi permasalahan ini kepada Lurah Kebon Handil, Amran, pada Selasa (18/2/2025). Namun, Lurah Amran mengaku tidak mengetahui adanya kegiatan pembibitan sawit di wilayahnya. Ia juga menegaskan bahwa aktivitas tersebut tidak diperbolehkan di dalam kota. “Saya tidak tahu kalau ada pembibitan sawit di sini. Nanti sore kami akan turun bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk menemui warga,” ujar Amran saat itu. Namun, hingga malam harinya, pihak kelurahan tidak kunjung turun ke lokasi. Menelusuri lebih lanjut, awak media mendapatkan informasi dari Ketua RT 03 Kelurahan Kebon Handil bahwa pembibitan sawit tersebut dimiliki oleh seseorang bernama Yudi, sementara asistennya, Suwardi, berkantor di sebelah dealer KTM. Saat dikonfirmasi, Suwardi membantah adanya pelanggaran dan menganggap pagar tembok tersebut tidak menyalahi aturan. Terkait keluhan warga, awak media kemudian menghubungi Camat Jelutung untuk meminta penjelasan. Namun, jawaban dari Camat juga dinilai tidak jelas dan cenderung mengambang. Ketidakpuasan terhadap respons dari pihak kelurahan dan kecamatan membuat tim media bersama DPW BAIN HAM-RI melanjutkan laporan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi pada Selasa (25/2/2025). Pihak DLH meminta laporan tertulis dan berjanji akan melakukan inspeksi ke lokasi dalam waktu dekat. Pada sore harinya, Camat Jelutung bersama jajarannya, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Lurah Kebon Handil, serta Suwardi akhirnya turun ke lokasi untuk meninjau langsung pembibitan sawit dan pagar tembok yang dikeluhkan warga. Ketika kembali dikonfirmasi pada Rabu (26/2/2025), Camat Jelutung belum dapat memastikan apakah pagar tembok tersebut melanggar aturan. “Kami masih akan menelusuri kepemilikan dan perizinannya. Pemiliknya Yudi, sama seperti Global Kanaan School, yang juga dikelola oleh keluarganya,” ujar Camat. Hingga kini, warga masih menunggu langkah tegas dari pihak berwenang terkait legalitas pembibitan sawit tersebut serta kepastian mengenai keamanan tembok yang mereka khawatirkan dapat roboh sewaktu-waktu. Penulis Team.

Read More

Babak baru Kepengurusan koperasi sinar abadi desa sogo Maliki siap tempuh ke jalur hukum

Tajam24Jam.Com Jambi, 23/02/2025 – Koperasi sinar abadi yang berada didesa sogo kecamatan Kumpeh kabupaten Muaro Jambi provinsi Jambi menuai koplik dua kepengurusan dilahan Seluas 180 Hektar. Dalam keterangan Sekertaris selaku pengurus koperasi sinar abadi tahun 2024 Antoni mengatakan berdiri koperasi awal nya ditanggal 20 April Ditahun 2005 kemudian berkerja sama dengan PT Puri hijau lestari (PHL) dengan perjanjian buah Di jual keprusahan. Antoni menjelas kan pada awal pertama nya terbentuk koperasi sinar abdi diketua Yudi m.sa’i kemudian yang kedua diketua A.Gani. Ketiga MHD Yani ke empat Sulaiman dan kelima Maliki. Berawal tidak berjalannya aktivitas kegiatan koperasi sinar abadi desa sogo yang diketua Sulaiman tidak sesuai AD/ART akhirnya kepengurusan koperasi sinar abadi melakukan Musa wara mufakat dengan usul pemilihan anggota (rapat luar biasa ) pemilihan ketua baru Di setujuhin sekitar 69 orang anggota kepengurusan koperasi sinar abadi ,Akhir nya terpilih lah ketua baru bapak Maliki yang disetujui anggota 69 Orang,Pada saat itu yang diundang Babinsa kepalah desa Kabid koprindang serta stap dan seluruh anggota tahun 2024 menghadiri pemilihan ketua koperasi baru tapi sayang kepalah desa tidak hadir. itu tahun itu 2024 Kabid kopresi prindak kabupaten Muaro Irwansyah mengatakan secara prosedur memenuhi syarat atau forum dikatakan sah yang diakui secara umum. Dari keseluruhan 180 Hekter kebun sawit sedang kan 120 Hekter tidak produktifhanya 60 Hekter yang produktif menghasilkan buah panen, akhir prusahan menyerah kan langsung sepenuh ke keporesi sinar abdi untuk merawat kebun sawit tersebut. Kemudian awak media konfirmasi kepada kuasa hukum ketua koperasi Maliki Advokat Marmora Siregar, SH dan Advokat Azwardi, SH menyampaikan bahwa saudra Maliki adalah sah sebagai ketua koperasi sinar abadi terpilih setelah melalui mekanisme dan prosedur melalui atas usulan para anggota koperasi melalui rapat luar biasa para anggota yg dihadiri sebanyak lebih 50 persen lebih para anggota koperasi rapat luar biasa anggota koperasi diusulkan karena kepengurusan koperasi sinar abadi tidak berjalan sesuai dengan ADRTDi hadiri juga perwikilan dari dinas koperasi dan perdangan kabupaten Muaro Jambi kemudian dari kecamatan serta bainsa setempat hadir juga. Disini kita melihat kenapa kepalah desa waktu itu tidak hadir pada hal secara aturan kepalah desa wajib datang dan netral tidak boleh berpihak kemana mana,Kita akan tempuh jalur hukum disini. Kita melihat ada dua kepengurusan koperasi sinar abadi disini ada Sulaiman dan Maliki Tapi sangat disayang kan dalam koplik dua kepengurusan koq ada yang memanen buah sawit tersebut kemudian tidak ada pemberitahuan laporan kepada sekretaris dan anggota koperasi sinar abadi disini kita melihat ada dugaan untuk kepentingan pribadi bisa dikata dugaan mencuri.Kita memintak pihak kepolisian Muaro Jambi tidak sesuai aturan hukum berlaku. Ditempat terpisah awak media mencoba konfirmasi kepalah desa sogo melalui sambung Wsahpt terkait ada dua laporan kepengurusan Kelompok koperesi sinar abadi dan ada dugaan nya kepalah desa ke tidak netral belum memberikan jawaban. Penulis Team.

Read More

Pentingnya Tanggung Jawab Bersama untuk Mengatasi Sampah di TPS Raden Wijaya Kel. Thehok

Tajam24Jam.Com Jambi, 20/02/2025 – Kota Jambi Khususnya Kelurahan Thehok Kecamatan Jambi Selatan kini menghadapi masalah serius terkait kebersihan lingkungan. Salah satu penyebab utama dari permasalahan ini adalah perilaku masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan di TPS Raden Wijaya. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan, Kelurahan dan para Ketua RT Kel. Thehok, kesadaran individu untuk menjaga kebersihan masih perlu ditingkatkan. Tumpukan sampah juga menjadi sarang bagi berbagai penyakit, seperti demam berdarah dan penyakit saluran pernapasan. Selain itu, pencemaran lingkungan akibat sampah yang tidak terkelola dengan baik dapat merusak ekosistem dan mengancam kehidupan. Pemerintah Kota Jambi melalui Camat, Lurah dan Para Ketua RT Kel. Thehok telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi permasalahan ini, mulai dari penyediaan tempat sampah yang cukup, kampanye kebersihan, hingga program pengelolaan sampah yang lebih efektif. Namun, semua itu tidak akan berhasil tanpa dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk menyadari bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Edukasi mengenai pentingnya tidak membuang sampah sembarangan harus terus digalakkan, perlu bekerja sama untuk menyebarkan informasi dan membangun kesadaran akan dampak negatif dari perilaku tersebut. Hari ini Kamis, 20/02/2025 Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang terletak di Jalan Raden Wijaya Kelurahan Thehok kembali sampah berserakan sampai ke Jalan sehingga mengganggu aktivitas pengguna jalan. Sudah berulang kali ditertibkan namun terulang kembali, sehingga berpotensi untuk saling menyalahkan antara Pemerintah dan Masyarakat. Oleh karena itu perlu adanya solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan pembuangan sampah di TPS Raden Wijaya Kelurahan Thehok tersebut. “Kami selaku masyarakat sekitar TPS juga mengeluhkan masih banyaknya orang yang tidak peduli dalam membuang sampahnya secara berserakan” ujar salah seorang warga yang ditemui awak media. Diketahui juga masyarakat yang membuang sampah di TPS tersebut bukan hanya dari warga sekitarnya tetapi ada juga masyarakat yang diluar Kelurahan Thehok. Penulis Team.

Read More

Pemilik Lahan pembibitan Sawit yang terletak di RT 03 Kelurahan Kebun Handil Menyangkal jika pagar Tembok di Lokasinya ada Kesalahan

Tajam24Jam.Com Jambi, 20/02/2025 – Saat awak media menemui perwakilan pemilik lahan pembibitan sawit pada hari Kamis 20/02/2025 untuk konfirmasi, mengatakan bahwa pembangunan pagar tembok tersebut sudah sesuai dengan prosedur dan tidak ada yang salah. Demikian juga dengan penyampaian Amran,SE Lurah Kebun Handil berbeda saat di temui awak media Selasa 18/02/2025, saat itu Lurah mengatakan tidak tahu tentang adanya kegiatan ataupun usaha pembibitan sawit di tempat itu. “Pembibitan sawit itu tidak boleh diadakan di Kota, karena bisa berpotensi adanya nyamuk yang bisa menimbulkan penyakit” ucap Lurah saat itu. Saat itu juga Lurah menyatakan bahwa ketinggian tembok pagar itu sudah menyalahi aturan. Namun kini Lurah Kebun Handil mengatakan hal yang berbeda, berdasarkan informasi dari Babinsa yang sudah mengecek ke lokasi bahwa tempat tersebut milik Global Kanaan School hanya dikelola oleh Yudi dan sudah ada izinnya. Dari informasi warga sekitar lokasi pembibitan sawit itu menyatakan belum ada pihak kelurahan yang datang untuk menyelesaikan permasalahan ini. Warga berharap kepada pihak pemilik dan pemerintah dapat menyelesaikan masalah dengan baik, jangan sampai ada korban terlebih dahulu akibat pagar tembok tersebut roboh. Penulis Team.

Read More

Menindak Lanjuti laporan warga Terkait Pagar Tembok Tempat Pembibitan Sawit Yang Menjadi Keluhan Masyarakat karna Rembesan Air nya Dan ketinggian Nya

Tajam24Jam.Com Jambi, pada Selasa (18/02/2025)DPW BAIN HAM-RI Provinsi Jambi Bersama Awak media menyikapi keluhan warga RT 03 Kelurahan Kebun Handil Kecamatan Jelutung terkait Pagar tembok setinggi kurang lebih 6 meter yang diduga menyebabkan terjadinya tekanan curah air hujan yang merembes melalui jalan dibawah pagar tembok tersebut. Kondisi ini dikhawatirkan bisa robohnya pagar tembok dapat menimbulkan kerugian di warga sekitar. Banner 336×280 Lokasi tersebut saat ini diperuntukkan untuk pembibitan sawit dan disinyalir milik Salah satu Perusahaan Dari bapak(Yudi) Namun saat dikonfirmasi dengan Lurah Kebun Handil, tidak mengetahui perihal itu dan adanya usaha pembibitan sawit. “Nanti siang bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas kami akan mengecek ke lokasi” ucap Pak Amran Lurah Kebun Handil. Lurah Kebun Handil akan menindaklanjuti dan menindak dengan tegas jika ditemukan pelanggaran. Dalam pernyataannya menyatakan bahwa tidak boleh ada usaha pembibitan sawit di Kota karena akan menyebabkan banyaknya nyamuk yang bisa menimbulkan penyakit. “Kami dari BAIN HAM-RI Provinsi Jambi beserta awak media menyampaikan keluhan masyarakat RT 03, berharap pak Lurah bisa menindaklanjutinya” ungkap Dasrial pengurus BAIN HAM-RI Provinsi Jambi dan awak media Disampaikan juga oleh Dasrial dan awak media bahwa DPW BAIN HAM-RI Provinsi Jambi beserta awak media siap bersinergi dengan Pemerintah Kota Jambi khususnya Pemerintahan Kelurahan Kebun Handil. Penulis Team.

Read More

LBH WAJI-HAS selaku Kuasa Hukum Gadang Bin Kimung Menghadiri Undangan Musyawarah Dari Lurah Rano Kec. Muaro Sabak Barat

Tajam24Jam.Com Kota Jambi, 17/02/2025 – Berdasarkan surat nomor 005/76/Rano/2025 tertanggal 13 Februari 2025 perihal undangan Sdr.Gadang Bin Kimung dalam permasalahan Lahan miliknya untuk dapat musyawarah/duduk bersama. Surat undangan tersebut di tandatangani oleh Husni, SE Lurah Rano Kecamatan Muaro Sabak Barat Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Pada hari Senen 17 Februari 2025 Ketua LBH WAJI-HAS dan Tim selaku kuasa hukum dari Gadang Bin Kimung Menghadiri untuk mewakili Pemberi Kuasa yang tidak bisa hadir karena sedang sakit. Acara Musyawarah/duduk bersama dipimpin langsung oleh Lurah Rano, adapun peserta yang hadir dalam acara tersebut cuma 4 orang warga yang menyatakan pemilik lahan (seharusnya 13 orang) dan Tim Kuasa Hukum Sebanyak 5 orang. “Hari ini kita hadir untuk musyawarah atau duduk bersama dalam rangka menyelesaikan masalah ini dengan baik” ucap Lurah Rano. LBH WAJI-HAS selaku Kuasa hukum dari Gadang Bin Kimung memperlihatkan dokumen-dokumennya (surat kuasa dan seporadik lahan) tetapi ke empat orang yang hadir itu tidak dapat memperlihatkan dokumen-dokumennya. “Kami sudah mengundang 13 orang warga yang terkait, namun tidak ada kuasa kami jika mereka tidak mau memberikan dokumennya” ujar Staf Kelurahan. Karena undangan itu tidak dihadiri oleh sebagian warga dan tidak ada yang membawa dokumen, maka disepakati untuk diadakan musyawarah lanjutan. “LBH WAJI-HAS bersedia untuk diadakan nya musyawarah selanjutnya, dan akan menghadirkan sdr. Gadang tetapi kami juga meminta semua warga yang berkepentingan hadir dan membawa dokumen kepemilikan lahannya” Kata Muhammade Ketua LBH WAJI-HAS. //Tim B.A//

Read More

Camat Telanai Pura Angkat Bicara Terkait Gudang BBM Ilegal Yang Diduga Milik Inisial “W”

Tajam24Jam.Com Jambi, 17/02/2025 – Camat Telanaipura Kota Jambi angkat bicara terkait gudang BBM Ilegal milik Inisial “W” yang sebelum nya diberitakan Berita ini. Menurut Camat Telananipura Rizalul Fikri,SE.M.Ap “Saya lagi Berangkat Umroh dan baru sampai Jakarta ujar nya.masih menurut Camat” Gudang tersebut tidak pernah ada laporan ke saya dan saya tidak pernah mengetahui nya ungkap camat kepada awak media pada hari Senin (17/2/2025). Sebelum nya di beritakan media ini Dikawasan Jalan Auduri diduga ada salah satu gudang BBM Ilegal bebas beraktifitas melaksanakan kegiatannya. Disinyalir pemilik inisial “W”, Namun pemilik jarang ada di tempat.hanya pengurus yang standby dengan inisial “S dan Z” ungkap seorang warga setempat yang enggan di sebutkan nama nya. Tim investigasi berhasil memperoleh fhoto gudang dari tampilan luar dan dalam pada hari Rabu (12/2/2025), jelas tampak di dalam gudang di duga sedang bongkar muat BBM Ilegal tersebut. (Red) Bersambung. Penulis Team.

Read More

Warga Desa Simpang Bajole Kecewa kepada Kepala Desa nya Akibat Jembatan Penghubung Desa

Tajam24Jam.Com Mandailing Natal minggu 16/2/2025 Salah satu jalan penghubung desa yaitu masyarakat Desa Simpang Bajole Kecamatan Lingga bayu yang sangat membutuhkan sebuah pembangunan jembatan yang sudah lebih setahun tidak ada yang berniat untuk membangun nya baik pemerintah Desa maupun pemerintah daerah dana yang di perkirakan masyarakat hanya Rp 150.000.000 dengan 4mx6m saja. Hal itu menurut keterangan Pak Ritonga warga yang ikut serta membantu membiayai bangunan jembatan ia mengatakan bahwa hal ini telah di sampaikan masyarakat secara langsung kepada Kepala Desa agar biaya pembangunan jembatan ini di biayai dari dana desa agar tidak membebani warga masyarakat karna jalan ini sangat di butuhkan ratusan jiwa warga, Jembatan ini salah satu Roda Perekonomian dan urat nadi perekonomian masyarakat karna masyarakat simpang Bajole yang membutuhkan mencapai 90 ℅ masyarakat membutuhkan jembatan ini untuk akses ke berbagai arah yaitu untuk Perkebunan warga, Desa lubukanca, Kecamatan Sinunukan dan beberapa keperluan lain nya. Selain itu jawaban kades saat masyarakat menyampaikan hal ini kades menjawab bahwa jembatan tidak ada gunanya dan tidak perlu sementara kades hampir tiap hari melewati jalan tersebut menuju kebun nya “Ucap ritongaMasyarakat desa simpang bajole memintak kepada bapak bupati Mandailing Natal agar memperhatikan kami di Desa simpang Bajole karna kami sagat membutuhkan pembangunan khusus nya akses jalan untuk usaha kami karna Kepala desa kami tidak perna membangunkan dana Desa sesuai prioritas masyarakat(S.N). Penulis Team.

Read More