*Proyek 6 Sumur Bor ‘Kembar’ DiDuga PUPR Muaro Jambi Sedot Nyaris Rp 1 Miliar Diduga Tanpa Tender*

Tajam24Jam.Com Muaro Jambi, 17 Maret 2026 – Diteruskan  informasi dari salah satu Pemberita’an media.  Memastikan ketersediaan air bersih bagi warga memang sudah menjadi kewajiban mutlak pemerintah daerah. Menghadapi Tahun Anggaran 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muaro Jambi tampak sangat agresif merancang pembangunan fasilitas Sumur Bor di berbagai desa hingga perkantoran. Namun, di balik niat mulia pengadaan air bersih tersebut, terselip sebuah temuan administratif yang sangat mencengangkan dan mengundang kecurigaan publik. Pada Selasa (17/03/2026) Berdasarkan data yang dihimpun, Dinas PUPR Muaro Jambi mengeksekusi proyek-proyek sumur bor ini murni menggunakan metode Pengadaan Langsung (tanpa melalui proses lelang/tender). Pagu anggaran di setiap titik proyek ini seolah di-copy paste (disalin tempel) oleh oknum perencana dinas. Jika diakumulasikan, uang rakyat yang digelontorkan untuk proyek sumur bor “kembar” ini jumlahnya sangat fantastis, yakni mencapai Rp 990.000.000 (Nyaris Rp 1 Miliar). Angka nyaris satu miliar rupiah ini didapat dari 6 titik pembangunan sumur bor yang seluruhnya dipatok dengan harga mati yang sama persis rata, yakni Rp 165.000.000 per titik. Berikut adalah rincian sebaran 6 proyek sumur bor berbiaya nyaris seratus persen identik tersebut: Pembangunan Sumur Bor Kelurahan Tempino Kec. Mestong: Rp 165.000.000. Pembangunan Sumur Bor Rt. 27 Desa Kebon IX: Rp 165.000.000. Pembangunan Sumur Bor Rt. 01 Desa Gambut Jaya: Rp 165.000.000. Pembangunan Sumur Bor Perumahan Permindo Rt. 06 Mendalo Darat: Rp 165.000.000. Pembangunan Sumur Bor Rt. 12 Arza Pematang Gajah: Rp 165.000.000. Pembangunan Sumur Bor Kantor BPKAD: Rp 165.000.000. Keseragaman angka mutlak Rp 165 Juta per sumur di enam lokasi yang berbeda ini tentu memantik tanda tanya besar dari sisi kewajaran harga dan kepatutan perencanaan. Secara logika konstruksi, karakteristik geografis, tekstur bebatuan, dan kedalaman tanah untuk menemukan titik sumber air (akuifer) di setiap kecamatan—misalnya antara tanah di kawasan Tempino dengan tanah di kompleks Kantor BPKAD—tentu sangat berbeda-beda. Biaya pengeboran otomatis akan berfluktuasi menyesuaikan tingkat kesulitan dan kedalaman pipa. Lalu, mengapa anggaran setiap proyek di PUPR Muaro Jambi ini bisa dipukul rata persis di angka Rp165 Juta? Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) didesak untuk tidak tinggal diam. Publik menuntut agar rincian Rencana Anggaran Biaya (RAB) dari proyek bernilai nyaris Rp 1 Miliar ini dibuka transparan. Hal ini sangat mendesak demi menghindari potensi mark-up (penggelembungan) harga material besi, kedalaman pipa, hingga kualitas mesin pompa air yang rawan dimanipulasi oleh pihak rekanan. Dinas PU Muaro Jambi belum memberikan tanggapan terkait hal itu. Penulis Tim

Read More

Polda Jambi Alihkan Arus Mudik Jalur Lintas Timur ke Jalur Barat dan Tengah

Tajam24Jam.Com JAMBI, 17 Maret 2026 – Direktorat Lalu Lintas Polda Jambi melakukan pengalihan arus lalu lintas kendaraan pemudik dari Jalur Lintas Timur (Jambi–Palembang) ke Jalur Lintas Barat dan Jalur Tengah. Kebijakan ini diambil menyusul meningkatnya kepadatan kendaraan yang signifikan di jalur tersebut selama arus mudik Lebaran. Pengalihan arus ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kakorlantas Polri guna menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) selama masa mudik. Direktur Lalu Lintas Polda Jambi menginstruksikan kepada seluruh jajaran Satlantas Polres/Ta di wilayah hukum Polda Jambi agar menutup sementara Jalur Lintas Timur arah Jambi menuju Palembang bagi kendaraan pemudik, serta mengarahkan pengendara menuju jalur alternatif yang telah disiapkan. Kendaraan pemudik yang berasal dari arah Aceh, Sumatera Utara, dan Riau dengan tujuan Palembang maupun Pulau Jawa dialihkan melalui dua opsi rute. Opsi pertama melalui Jalur Barat yang tersambung dengan akses jalan tol, yakni Jambi – Sarolangun – Lubuk Linggau – Musi Rawas – Lahat – Prabumulih – Palembang. Setibanya di Prabumulih, pengendara dapat memanfaatkan Jalan Tol Prabumulih–Palembang untuk mempercepat waktu tempuh menuju Kota Palembang. Sementara itu, bagi pengendara yang memilih jalur non-tol, dapat menggunakan Jalur Tengah dengan rute Jambi – Sarolangun – Lubuk Linggau – Musi Rawas – Sekayu – Betung – Palembang. Dalam pelaksanaannya, jajaran kepolisian juga melakukan berbagai langkah operasional seperti penebalan personel di titik penyekatan dan persimpangan utama untuk mengarahkan kendaraan, pemasangan spanduk dan papan petunjuk arah sementara di titik perbatasan Riau–Jambi serta titik pengalihan arus lainnya. Selain itu, jajaran Satlantas juga diminta untuk menginformasikan pengalihan arus ini secara masif melalui media sosial maupun media massa agar masyarakat dapat menyesuaikan rute perjalanan dan tidak terjebak kemacetan di Jalur Lintas Timur. Kepolisian juga melakukan koordinasi intensif dengan Polres Sarolangun dan Polres Musi Rawas Utara (Muratara) Polda Sumatera Selatan guna memastikan kesiapan Jalur Lintas Tengah dalam menerima lonjakan volume kendaraan pemudik. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa langkah pengalihan arus ini dilakukan sebagai upaya mengurai kepadatan lalu lintas sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. “Kebijakan pengalihan arus ini merupakan langkah strategis untuk mengurai kepadatan kendaraan di Jalur Lintas Timur yang mengalami peningkatan signifikan. Dengan dialihkannya kendaraan pemudik ke jalur alternatif, diharapkan arus lalu lintas tetap lancar dan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji. Ia juga menambahkan bahwa seluruh personel di lapangan diinstruksikan untuk melaksanakan tugas secara humanis namun tetap tegas demi keselamatan pengguna jalan. “Bapak Kapolda Jambi menginstruksikan kepada seluruh personel agar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, mengedepankan pendekatan humanis, namun tetap tegas dalam pengaturan arus lalu lintas demi menjamin keselamatan para pemudik,” tambahnya. Polda Jambi juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar selalu mematuhi arahan petugas di lapangan, memperhatikan rambu-rambu lalu lintas, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh. Penulis Tim

Read More

Polda Jambi Ikut Serta dalam Pelepasan Mudik Gratis dan Pencanangan Angkutan Lebaran Terpadu 2026 di Jambi

Tajam24Jam.Com JAMBI, 14 Maret 2026 – Kepolisian Daerah Jambi turut serta mendukung kegiatan Pencanangan Angkutan Lebaran Terpadu dan Pelepasan Mudik Gratis Tahun 2026 M / 1447 H yang digelar di Terminal Tipe A Alam Barajo, Kota Jambi, Sabtu (14/3/2026) pagi. Kegiatan yang mengusung tema “Transportasi Aman, Keluarga Bahagia” tersebut menjadi bagian dari upaya bersama pemerintah dan stakeholder terkait dalam memberikan pelayanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat yang akan mudik Lebaran. Acara ini dihadiri oleh Gubernur Jambi H. Al Haris, Karoops Polda Jambi Kombes Pol. Vendra Riviyanto, Dirlantas Polda Jambi Kombes Pol. Adi Benny Cahyono, unsur TNI, Kejaksaan, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya. Selain itu, sekitar 200 peserta mudik gratis turut hadir mengikuti kegiatan pelepasan tersebut. Dalam sambutannya, Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan bahwa program Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2026 bertujuan meningkatkan keselamatan dan kelancaran perjalanan dengan mendorong penggunaan transportasi massal yang lebih aman dan efisien, sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalur mudik. Pada program mudik gratis tahun ini, sebanyak 198 peserta diberangkatkan ke sejumlah daerah tujuan, yakni Jambi–Padang (30 orang), Jambi–Kerinci (30 orang), Jambi–Solo (50 orang), Jambi–Pati (50 orang), Jambi–Sarolangun (20 orang), serta Jambi–Bungo Tebo (18 orang) menggunakan armada bus dan minibus HiAce. Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa pihak kepolisian siap mendukung penuh kelancaran arus mudik melalui pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka Operasi Ketupat 2026. “Polda Jambi bersama seluruh stakeholder akan terus bersinergi untuk memastikan pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran berjalan aman, tertib dan lancar. Kami juga mengimbau para pemudik agar selalu mematuhi aturan lalu lintas serta menjaga keselamatan selama perjalanan,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji. Penulis Tim

Read More

Kapolres Muaro Jambi Bersama Forkopimda Pantau Posyan Exit Tol Sebapo, Pastikan Pengamanan Arus Mudik Lebaran

Tajam24Jam.Com Muaro Jambi, 15 Maret 2026 – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat menjelang arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Muaro Jambi melaksanakan peninjauan Pos Pelayanan (Posyan) Exit Tol Muaro Sebapo, Kecamatan Mestong, Minggu (15/3/2026). Peninjauan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Muaro Jambi Dr. Bambang Bayu Suseno, S.P., M.M., M.Si. bersama Kapolres Muaro Jambi AKBP Heri Supriawan, S.I.K., M.H. guna memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta pelayanan kepada masyarakat yang melintas selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran tahun 2026. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pabung 0415/Gapu Jambi Letkol Inf Beni, S.I.P., Kabag Log Polres Muaro Jambi AKP Heri, Kasat Lantas Polres Muaro Jambi AKP Yudaha Bara, S.Tr.K., S.I.K., Kadis Perhubungan Muaro Jambi Muhammad Zuharman, SE, MM, Kajari Muaro Jambi Karya Graham Hutagaol, S.H., M.Hum., Kepala Dinas Pendidikan Dr. Kaspul Imam, S.Pd., S.Pd.I., M.I, Kepala Dinas Kesehatan dr. Aang Hambali, Kadis Perkim Ari Ariansyah Saputra, S.STP, Kasat Pol PP Razami, S.E., M.E, Camat Mestong Hermy Saputra, S.E., Kapolsek Mestong AKP Hengky Lesmana, S.H., Danramil Mestong Kapten Inf Abd. Rauf, serta Kaposyan Exit Tol Muaro Sebapo IPDA Ihsan, S.H. Dalam peninjauan tersebut, rombongan Forkopimda melakukan pengecekan secara langsung terhadap kondisi Pos Pelayanan, mulai dari kebersihan lingkungan pos, kesiapan fasilitas pendukung, hingga kelengkapan peralatan medis yang disiapkan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi para pemudik yang membutuhkan.Kapolres Muaro Jambi AKBP Heri Supriawan menegaskan bahwa Pos Pelayanan ini menjadi salah satu titik penting dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik. Ia juga mengingatkan kepada seluruh personel yang bertugas agar tetap siaga serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.“Pos pelayanan ini menjadi tempat bagi masyarakat untuk beristirahat, mendapatkan informasi, hingga pelayanan kesehatan jika dibutuhkan. Kami ingin memastikan seluruh pemudik merasa aman dan nyaman selama perjalanan,” ujar Kapolres. Selain itu, Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.“Pastikan kendaraan dalam kondisi baik sebelum berangkat, patuhi aturan lalu lintas, dan pastikan rumah yang ditinggalkan dalam kondisi aman,” pungkasnya. Penulis Tim

Read More

Kapolda Jambi ikuti Rakor Pengamanan Idul Fitri 1447 H, Perkuat Sinergi Lintas Sektoral

Tajam24Jam.Com JAMBI, 16 Maret 2026 – Pemerintah Provinsi Jambi bersama unsur Forkopimda menggelar Rapat Koordinasi dalam rangka persiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H Tahun 2026 di Ballroom Swiss-Belhotel Jambi pada Senin (16/3/2026). Rakor tersebut mengusung tema “Sinergitas peran Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat dengan Forkopimda dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1447 H tahun 2026 serta isu-isu aktual di kabupaten/kota dalam Provinsi Jambi tahun 2026.” Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Jambi Al Haris, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, Ketua DPRD Provinsi Jambi M. Hafiz Fattah, Kajati Jambi Sugeng Hariadi, perwakilan Danrem 042/Gapu, perwakilan Kabinda, Sekda Provinsi Jambi, pejabat utama Polda Jambi, Kapolresta Jambi, pimpinan instansi vertikal, serta Forkopimda kabupaten/kota dengan jumlah peserta sekitar 150 orang. Pada kegiatan tersebut Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar menyampaikan bahwa pengamanan Idul Fitri setiap tahun dilaksanakan melalui Operasi Ketupat yang bertujuan tidak hanya menjaga arus mudik, tetapi juga menjamin masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khidmat selama Ramadan hingga Idul Fitri. “Operasi Ketupat bukan sekadar pengamanan arus mudik, namun juga memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan hingga perayaan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan khidmat,” jelas Kapolda. Ia juga menyampaikan bahwa Polri telah melaksanakan rangkaian persiapan Operasi Ketupat 2026 mulai dari Rakor Lintas Sektoral tingkat Mabes Polri hingga latihan pra operasi di tingkat Polda Jambi. “Operasi Ketupat akan dilaksanakan mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Dalam rangka mendukung pengamanan tersebut, Polda Jambi telah mendirikan 26 Pos Pengamanan, 17 Pos Pelayanan, serta 2 Pos Terpadu yang tersebar di sejumlah titik strategis,” tambahnya. Kapolda juga menyoroti sejumlah potensi gangguan kamtibmas selama bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri, seperti peredaran narkoba, penyakit masyarakat, kejahatan jalanan, hingga kejahatan elektronik atau online scam. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menegaskan bahwa sinergi seluruh unsur pemerintah dan aparat keamanan menjadi kunci utama keberhasilan pengamanan Idul Fitri. “Rapat koordinasi ini menjadi langkah strategis untuk menyatukan persepsi dan memperkuat sinergi seluruh unsur Forkopimda dan instansi terkait dalam menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat menjelang Idul Fitri,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji. Ia menambahkan bahwa Polda Jambi bersama seluruh stakeholder akan terus meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan guna memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, tertib, dan nyaman. “Polda Jambi berkomitmen memberikan pelayanan dan pengamanan terbaik kepada masyarakat selama bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri, sehingga situasi kamtibmas di Provinsi Jambi tetap kondusif,” tutupnya. Penulis Tim

Read More

Aliansi Masyarakat Desa Parit Gelar Aksi Damai di Depan Gedung DPRD Muaro Jambi, Protes Sikap Kades dan BPD

Tajam24Jam.Com Muaro Jambi, 10 Maret 2026 – Aliansi masyarakat Desa Parit menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kabupaten Muaro Jambi pada Selasa (10/3/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Parit yang dinilai tidak menanggapi aspirasi masyarakat. Koordinator umum aksi, Muhammad Muhlisin Yusuf, dalam orasinya menyampaikan bahwa kedatangan mereka ke DPRD Muaro Jambi merupakan bentuk pengaduan kepada para wakil rakyat atas persoalan yang terjadi di Desa Parit.“Kami hadir di kantor DPRD Muaro Jambi untuk mengadu kepada perwakilan kami. Kami sebagai masyarakat merasa dizalimi oleh Kepala Desa dan BPD Desa Parit karena aspirasi kami tidak ditanggapi,” ujar Muhlisin dalam orasinya. Ia menjelaskan, sebelumnya masyarakat juga telah melakukan aksi di depan Kantor Kepala Desa Parit. Namun, menurutnya, tidak ada satu pun pejabat desa maupun anggota BPD yang menemui massa aksi saat itu.“Kami sangat menyayangkan sikap BPD. BPD itu Badan Permusyawaratan Desa, kalau di tingkat kabupaten ibarat DPRD. Seharusnya mereka tegak lurus memperjuangkan aspirasi masyarakat, bukan malah sebaliknya,” tegasnya. Menurut Muhlisin, sikap BPD Desa Parit tersebut dinilai telah mencoreng marwah lembaga yang seharusnya menjadi perwakilan masyarakat di tingkat desa. Dalam aksi tersebut, massa juga meminta Ketua DPRD Muaro Jambi, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta Camat Sungai Gelam untuk menindak tegas para anggota BPD Desa Parit agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari. Aliansi masyarakat berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah dan memberikan perhatian serius terhadap aspirasi warga Desa Parit. Penulis Tim

Read More

‎HIPMI Peduli Jambi Resmi Dibentuk, Muhammad Fitra: Pengusaha Muda Harus Hadir untuk Masyarakat

‎Tajam24Jam.Com JAMBI, 15 Maret 2026 — Kepengurusan HIPMI Peduli Provinsi Jambi resmi dilantik. Organisasi yang menjadi badan otonom dari Himpunan Pengusaha Muda Indonesia ini kini dipimpin oleh Muhammad Fitra, yang diharapkan mampu menggerakkan peran sosial pengusaha muda di daerah tersebut. ‎Pelantikan kepengurusan baru ini menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur organisasi HIPMI di tingkat provinsi. HIPMI Peduli dibentuk sebagai wadah kegiatan sosial, kemanusiaan, serta pemberdayaan masyarakat yang melibatkan para pengusaha muda. ‎Dalam sambutannya, Fitra mengatakan HIPMI Peduli akan diarahkan menjadi gerakan sosial yang lebih terorganisasi dan berkelanjutan. ‎“Pengusaha muda tidak hanya berbicara tentang pertumbuhan bisnis, tetapi juga tentang tanggung jawab sosial kepada masyarakat,” kata Fitra dalam acara pelantikan. ‎Ia menilai keberadaan HIPMI Peduli dapat menjadi penghubung antara dunia usaha dan kebutuhan sosial masyarakat. Melalui jaringan pengusaha muda, berbagai program sosial diharapkan dapat dijalankan secara lebih efektif. ‎Kepengurusan baru ini membawa visi menjadikan HIPMI Peduli sebagai motor gerakan dan pilar ketahanan sosial-ekonomi di Provinsi Jambi. Pendekatan yang diusung menekankan sinergi antara kegiatan sosial dan penguatan ekonomi masyarakat. ‎Menurut Fitra, visi tersebut akan diwujudkan melalui tiga fokus utama. Pertama, pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan usaha kecil. Kedua, penguatan ketahanan sosial dalam menghadapi berbagai situasi krisis, termasuk bencana. Ketiga, pengembangan kemitraan strategis dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan pemerintah. ‎Sejumlah program juga mulai disiapkan untuk mendukung agenda tersebut. Di antaranya program pemberdayaan kelompok rentan, dukungan pendidikan melalui beasiswa, serta kegiatan sukarelawan yang melibatkan anggota HIPMI secara langsung. ‎Selain itu, organisasi ini juga berencana mendorong kolaborasi dengan lembaga pendidikan dan komunitas lokal untuk memperluas dampak program pemberdayaan ekonomi. ‎Beberapa pengurus HIPMI menilai pembentukan HIPMI Peduli merupakan langkah penting untuk memperluas peran organisasi pengusaha muda di luar sektor bisnis. Selama ini, kegiatan sosial HIPMI sering dilakukan secara sporadis dan belum terintegrasi dalam satu wadah khusus. ‎Dengan adanya badan otonom tersebut, kegiatan sosial diharapkan dapat berjalan lebih sistematis dan memiliki arah yang jelas. ‎Pengamat organisasi kepemudaan di Jambi menilai keterlibatan pengusaha muda dalam kegiatan sosial memiliki potensi besar, terutama dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat. Jaringan bisnis yang dimiliki anggota HIPMI dapat menjadi sumber dukungan bagi berbagai program sosial. ‎Namun, keberhasilan inisiatif tersebut sangat bergantung pada konsistensi program serta kemampuan organisasi membangun kolaborasi dengan berbagai pihak. ‎Fitra mengatakan HIPMI Peduli akan berupaya memastikan setiap kegiatan yang dilakukan memiliki dampak nyata bagi masyarakat. ‎“Yang ingin kami bangun adalah gerakan kepedulian yang berkelanjutan. Tidak sekadar kegiatan seremonial, tetapi program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya. ‎Pelantikan kepengurusan HIPMI Peduli Jambi ini menjadi langkah awal bagi organisasi tersebut untuk mengonsolidasikan program sosial pengusaha muda di tingkat daerah. Ke depan, kepengurusan baru diharapkan mampu menerjemahkan visi organisasi menjadi program yang konkret dan berkelanjutan. ‎Bagi HIPMI, kehadiran HIPMI Peduli juga menegaskan bahwa peran pengusaha muda tidak hanya berada di sektor ekonomi, tetapi juga dalam upaya membangun solidaritas sosial di tengah masyarakat. Penulis Tim 

Read More

‎Pemuda Batak Bersatu (PBB) Provisi Jambi Berbagi Takjil  Gratis

‎Tajam24Jam.Com JAMBI, 14 Maret 2026 – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Provinsi Jambi, Pemuda Batak Bersatu (PBB) melaksanakan giat berbagi takjil pada tanggal 14 Maret 2026, di jalan nasional, tepatnya di depan Mesjid  Besar ASY-SYUHADA Simpang Rimbo, Kota Jambi.  ‎Ratusan paket takjil gratis dibagikan kepada masyarakat, serta para pengguna jalan yang melintas menjelang waktu berbuka puasa sebagai bentuk kepedulian sosial ormas Pemuda Batak Bersatu Provinsi Jambi kepada masyarakat sekitar dan masyarakat penguna jalan.Giat aksi peduli di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah ini dengan membagikan takjil secara gratis.  ‎Ketua DPD PBB Provinsi  Jambi, Wintodes R Pardede mengungkapkan, kegiatan ini merupakan bentuk bakti sosial sekaligus wujud solidaritas terhadap sesama umat manusia, khususnya bagi warga yang sedang menjalankan ibadah puasa. Mesti anggota Pemuda Batak bersatu dari berbagai agama tidak menyurutkan mereka untuk berbagi, karena ini merupakan tindakan sosial dan toleransi antar umat beragama. ‎“bersyukur kami bisa laksanakan aksi sosial kami ini. Meskipun anggota kami tidak semua beragama muslim tapi ini bentuk kepedulian kami sebagai tindakan toleransi antar umat,” ujarnya. ‎Kemudian, usai pembagian takjil para anggota melaksanakan buka bersama di kantor atau di sekretariat DPD PBB Provinsi Jambi di jalan penerangan kecamatan Alam barajo kota Jambi, demi menjalin silaturahmi antar sesama anggota dan juga memberikan penghormatan kepada anggota yang beragama Islam.  ‎Wintodes R Pardede, menekankan bahwa momen buka bersama ini menjadi simbol kuatnya toleransi dan harmonisasi di internal PBB Provinsi Jambi  yang berlatar belakang beragam suku dan agama. ‎Ia berharap dengan tingginya toleransi beragama di Indonesia kedamaian akan tetap terjaga di tengah-tengah masyarakat. Aksi sosial ini sudah biasa dilakukan oleh Batak bersatu di tiap-tiap moment hari besar keagamaan dan kegiatan sosial lainnya. Tutup Wintodes R  Pardede Ketua DPD PBB Provinsi Jambi. Penulis Tim

Read More

Diduga Langgar Prosedur Hukum, Oknum Penyidik Polda Jambi Ambil Portal dan Ancam Warga yang Merekam

Tajam24Jam.Com Jambi, 13 Maret 2026 – Dugaan tindakan tidak sesuai prosedur hukum kembali mencuat. Sejumlah orang yang mengaku sebagai penyidik dari Kepolisian Daerah Jambi disebut mengambil sebuah portal yang dijadikan barang bukti di lokasi tarikan pada Jumat (13/03/2026). Berdasarkan keterangan warga di lokasi, proses pengambilan portal tersebut diduga tidak dilakukan secara transparan dan tidak disertai penyerahan salinan resmi surat penyitaan kepada pihak yang menjaga portal tersebut. Peristiwa bermula saat sekelompok orang datang menggunakan mobil pikap ke pos portal. Salah seorang dari mereka kemudian menanyakan keberadaan pemilik portal bernama Zainal kepada seorang ibu yang berada di pos tersebut. “Bu mana Zainalnya?” tanya salah satu pria tersebut. “Lagi ngojek pak,” jawab ibu penjaga pos portal itu. Tak lama kemudian, pria yang mengaku dari Polda tersebut diduga melontarkan ancaman kepada warga agar tidak mengambil foto maupun video. “Tolong ya Bu, jangan difoto atau direkam. Ibu bisa kena pidana,” ujar pria tersebut. Tidak hanya itu, oknum tersebut juga disebut meminta handphone milik warga untuk menghapus rekaman yang sudah terambil. Dengan nada perintah ia mengatakan, “Mana hapenya, hapus.” Situasi tersebut membuat ibu penjaga pos portal merasa takut dan terintimidasi. Ketika awak media menanyakan apakah petugas memperlihatkan surat perintah penyitaan, ia mengaku sempat diperlihatkan sekilas surat yang disebut berasal dari seseorang bernama Suardi. Namun karena merasa takut akibat ancaman dan intimidasi, ia tidak berani membaca secara jelas isi surat tersebut maupun meminta salinan resmi dari petugas yang mengaku berasal dari Polda Jambi. Secara hukum, tindakan penyitaan terhadap suatu barang wajib mengikuti ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), khususnya Pasal 38 dan Pasal 39 yang mengatur bahwa penyitaan harus disertai surat perintah penyitaan serta berita acara penyitaan dan pihak yang bersangkutan berhak menerima salinan dokumen resmi tersebut. Jika benar terjadi pengambilan barang tanpa prosedur yang sah atau disertai intimidasi terhadap warga, tindakan tersebut dapat dipersoalkan melalui mekanisme praperadilan di Pengadilan Negeri maupun dilaporkan sebagai dugaan pelanggaran etik dan penyalahgunaan wewenang kepada Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Propam Polri). Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polda Jambi belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penyitaan portal disertai intimidasi terhadap warga tersebut. Kasus ini pun menuai sorotan karena dinilai berpotensi mencederai prinsip due process of law dalam penegakan hukum. Penulis Tim

Read More

Swadaya Perbaiki Jalan, Kelompok Tani Desa Tarikan Malah Dilaporkan ke Polda Jambi, Diduga Ada Aktor Lain Dibelakang Suwardi.

Tajam24Jam.Com Muaro Jambi, 12 Maret 2026 – Minimnya kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi infrastruktur di Desa Tarikan, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, membuat kelompok tani setempat harus bergerak sendiri memperbaiki jalan yang menjadi akses utama aktivitas ekonomi masyarakat. Jalan tersebut selama ini menjadi jalur vital bagi petani sawit serta masyarakat yang menggantungkan hidup dari usaha perikanan. Karena kondisi jalan yang rusak parah dan tak kunjung mendapat perhatian, kelompok tani Desa Tarikan akhirnya melakukan perbaikan secara swadaya.Namun niat baik tersebut justru berujung laporan ke Kepolisian Daerah Jambi. Ketua Kelompok Tani Desa Tarikan, Sabki, menyayangkan langkah pelaporan tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan yang dilakukan masyarakat murni bentuk kepedulian terhadap akses jalan yang menjadi urat nadi perekonomian warga. “Jalan ini dipakai petani sawit dan petani ikan untuk mencari nafkah. Karena tidak ada perhatian dari pemerintah daerah maupun pemerintah desa, kami berinisiatif memperbaiki secara swadaya,” ujar Sabki saat memberikan keterangan kepada awak media di Desa Tarikan, Kamis (12/03/2026). Sabki juga mengungkapkan bahwa Suwardi yang membuat laporan ke Polda Jambi diduga bukan aktor utama dalam persoalan tersebut. Menurutnya, ada indikasi pihak lain yang berada di belakang laporan tersebut dan diduga memiliki kepentingan tertentu. “Yang melaporkan itu bukan aktor utama. Kami menduga ada orang lain di belakangnya yang mengendalikan semua ini. Sepertinya ada kepentingan tertentu,” tegasnya. Ia berharap persoalan ini dapat dilihat secara objektif oleh aparat penegak hukum, mengingat upaya yang dilakukan kelompok tani semata-mata untuk memperbaiki akses jalan demi kelangsungan ekonomi masyarakat desa. Warga Desa Tarikan pun berharap pemerintah daerah segera turun tangan memperhatikan kondisi infrastruktur di wilayah mereka, agar persoalan serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari. Penulis Tim

Read More