Warga Danau Kedap Ditemukan Meninggal di Area Persawahan Usai Berburu Burung

Tajam24Jam.Com MUARO JAMBI, 16 Juni 2026 – Warga Desa Danau Kedap, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, dihebohkan dengan penemuan seorang pria yang sebelumnya dilaporkan hilang saat berburu burung di area persawahan. Korban diketahui bernama Junaidi (30), warga Desa Danau Kedap. Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 08.00 WIB di area persawahan desa setempat. Sebelumnya, korban berpamitan kepada keluarganya untuk berburu burung menggunakan senapan angin pada Senin (15/6/2026). Namun hingga malam hari, korban tak kunjung pulang sehingga keluarga bersama warga setempat melakukan pencarian. Kepala Desa Danau Kedap, Iskandar, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Menurutnya, korban diketahui pergi berburu saat kondisi cuaca sedang hujan deras disertai petir.“Korban merupakan warga Desa Danau Kedap. Kami belum mengetahui secara pasti penyebab meninggalnya korban. Saat itu korban pergi berburu ketika cuaca hujan deras dan petir,” ujar Iskandar, Selasa (16/6/2026). Ia mengimbau masyarakat agar tidak berburu sendirian demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.“Kami berharap masyarakat yang berburu di area persawahan tidak pergi sendirian agar lebih aman,” katanya. Sementara itu, Sekretaris Desa Danau Kedap, Zulkarnain, menjelaskan bahwa setelah mendapat informasi korban belum pulang hingga malam hari, warga langsung melakukan pencarian secara bersama-sama. Namun pencarian pada malam hari belum membuahkan hasil sehingga dilanjutkan keesokan paginya.“Begitu mendapat informasi korban belum pulang, kami bersama warga langsung melakukan pencarian hingga larut malam. Karena belum ditemukan, pencarian dilanjutkan Selasa pagi dengan membentuk tiga tim,” jelasnya. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah salah satu tim menemukan korban dalam posisi telungkup di area persawahan.Menurut keterangan keluarga, korban berangkat seorang diri untuk berburu burung menggunakan senapan angin. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kematian korban belum diketahui.“Pihak keluarga menerima kejadian ini dengan ikhlas dan tidak menginginkan dilakukan autopsi. Korban dikenal sebagai pribadi yang baik di lingkungan masyarakat,” ujar Zulkarnain. Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di area terbuka, terutama ketika cuaca buruk.“Jika cuaca hujan deras disertai petir, sebaiknya segera mencari tempat yang aman dan tidak beraktivitas sendirian di area persawahan atau perkebunan,” pungkasnya. Penulis Tim

Read More

TNI Hadir Bersama Tokoh Adat pada Peringatan Hari Adat Melayu Jambi 2026

Tajam24Jam.Com JAMBI, 16 Juni 2026 – Kasrem 042/Garuda Putih Kolonel Inf Davy Darma Putra menghadiri peringatan Hari Adat Melayu Jambi Tahun 2026 yang digelar di Balairung Sari, Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Jambi, Selasa (16/6/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., Ketua LAM Provinsi Jambi Drs. H. Hasan Basri Agus, M.M., Ketua MUI Provinsi Jambi Dr. KH. M. Umar Yusuf, M.HI., para ketua lembaga adat kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, para bupati, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, serta tamu undangan lainnya. Peringatan Hari Adat Melayu Jambi menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai-nilai budaya, mempererat persatuan, serta menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap adat istiadat Melayu yang telah menjadi identitas dan warisan budaya masyarakat Jambi. Dalam sambutannya, Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris menyampaikan bahwa peringatan Hari Adat Melayu Jambi harus menjadi sarana memperkuat semangat kebersamaan dan menjaga kekompakan masyarakat. “Atas izin Allah SWT pada hari ini kita sama-sama hadir di Lembaga Adat Melayu Provinsi Jambi dalam rangka memperingati Hari Adat Melayu Jambi. Mudah-mudahan acara ini memberikan kita semangat, kekompakan, menjaga persatuan, dan juga semakin mencintai adat istiadat Melayu Jambi,” ujar Al Haris. Sementara itu, Ketua LAM Provinsi Jambi Drs. H. Hasan Basri Agus, M.M., menegaskan bahwa peringatan Hari Adat Melayu Jambi merupakan bagian dari upaya menjaga kelestarian warisan budaya sekaligus memperkuat jati diri masyarakat Jambi di tengah perkembangan zaman. Kehadiran Kasrem 042/Garuda Putih dalam kegiatan tersebut mencerminkan dukungan TNI terhadap pelestarian budaya daerah sebagai salah satu pilar penting dalam memperkuat persatuan dan ketahanan sosial masyarakat. Peringatan Hari Adat Melayu Jambi Tahun 2026 menjadi pengingat bahwa budaya adalah akar yang menguatkan identitas bangsa. Dengan kebersamaan antara TNI, pemerintah, lembaga adat, dan masyarakat, nilai-nilai luhur adat budaya diharapkan terus terjaga serta menjadi perekat persatuan dalam membangun Jambi dan Indonesia yang lebih kuat. (Penrem 042/Gapu) Penulis Tim

Read More

Kapolda Jambi Cup Billiard Tournament 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Sinergitas TNI-Polri dan Sportivitas

Tajam24Jam.Com JAMBI, 15 Juni 2026 – Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Jambi menggelar Kapolda Cup Billiard Tournament 2026 yang secara resmi dibuka oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., pada Senin (15/6/2026) di RND Cafe & Billiard, Jalan Pangeran Hidayat, Paal Lima, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi. Mengusung tema “Polri untuk Masyarakat, Sportivitas untuk Persatuan” serta slogan “Power Is For Service”, turnamen ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus sebagai wadah mempererat silaturahmi dan sinergitas antara TNI dan Polri. Kegiatan tersebut turut dihadiri Danrem 042/Gapu Jambi Brigjen TNI Nyamin, S.I.P., M.M., Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Benny Ali, S.I.K., S.H., Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Jannus Parlindungan Siregar, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polda Jambi, Pejabat Utama Korem 042/Gapu Jambi, Kapolresta Jambi Kombes Pol. Boy Sutan Binanga Siregar, S.I.K., M.H., serta para pejabat jajaran Polda Jambi dan Korem 042/Gapu. Dalam sambutannya, Kapolda Jambi menyampaikan bahwa turnamen ini bukan semata-mata ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan, membangun semangat sportivitas, serta memperkuat soliditas antarinstansi dalam mendukung pelaksanaan tugas di tengah masyarakat. “Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Selamat bertanding kepada seluruh peserta, junjung tinggi sportivitas dan jadikan turnamen ini sebagai momentum mempererat kebersamaan serta sinergitas yang selama ini telah terjalin dengan baik,” ujar Kapolda Jambi saat membuka turnamen. Sebagai tanda dimulainya kompetisi, dilakukan penyerahan bola billiard secara simbolis dari Owner RND Cafe & Billiard kepada Kapolda Jambi, dilanjutkan dengan foto bersama dan pemukulan bola pertama oleh Kapolda Jambi sebagai simbol resmi dibukanya Kapolda Cup Billiard Tournament 2026. Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan bahwa berbagai kegiatan yang digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya berfokus pada pelayanan dan bakti sosial kepada masyarakat, tetapi juga pada pembinaan mental, fisik, serta penguatan soliditas internal dan sinergitas antarinstansi. “Kapolda Cup Billiard Tournament 2026 merupakan salah satu sarana untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan sportivitas, serta mempererat hubungan harmonis antara TNI dan Polri. Melalui olahraga, kita membangun komunikasi yang baik, menjaga kekompakan, dan memperkuat semangat persatuan dalam mendukung tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji. Lebih lanjut, Kabid Humas menegaskan bahwa semangat Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Polda Jambi untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh elemen, baik pemerintah, TNI, komunitas olahraga, maupun masyarakat luas guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Provinsi Jambi. Penulis Tim

Read More

AMUK Geruduk Kejati Jambi, Bongkar Dugaan Pungli Ratusan Kepsek di Merangin: Nilainya Diduga Capai Miliaran Rupiah

Tajam24Jam.Com JAMBI, 15 Juni 2026 – Dugaan praktik jual beli jabatan dan pungutan liar (pungli) dalam pelantikan ratusan kepala sekolah di Kabupaten Merangin kini menjadi sorotan serius. Aliansi Masyarakat Untuk Keadilan (AMUK) secara resmi mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi Jambi, Senin (15/6/2026), mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan korupsi yang disebut-sebut melibatkan sejumlah pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin. Dalam aksi unjuk rasa yang digelar di halaman Kejati Jambi, massa AMUK menilai dugaan pungli terhadap ratusan kepala sekolah tersebut bukan lagi persoalan administratif, melainkan telah mengarah pada tindak pidana korupsi yang harus segera dibongkar. Ketua AMUK, Husnan, menyebut pihaknya menerima berbagai laporan dan keterangan dari sejumlah sumber di Merangin terkait adanya dugaan setoran uang sebagai syarat atau pelicin untuk mendapatkan jabatan kepala sekolah. “Kami menduga telah terjadi penyalahgunaan wewenang, praktik KKN, dan dugaan jual beli jabatan dalam proses pelantikan kepala sekolah di Kabupaten Merangin. Jika benar terjadi, ini merupakan pengkhianatan terhadap dunia pendidikan dan masa depan generasi bangsa,” tegas Husnan di hadapan peserta aksi. AMUK mengungkapkan, sedikitnya 237 kepala sekolah yang terdiri dari 7 Kepala TK, 186 Kepala SD, dan 44 Kepala SMP dilantik dalam proses yang kini menjadi sorotan. Berdasarkan informasi yang diterima AMUK, para kepala sekolah tersebut diduga dimintai sejumlah uang dengan nominal yang bervariasi, mulai dari Rp10 juta hingga Rp20 juta per orang. Jika dugaan tersebut terbukti, nilai uang yang beredar diperkirakan mencapai miliaran rupiah. AMUK menilai praktik tersebut berpotensi melanggar Pasal 12 huruf e Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang mengatur larangan penyalahgunaan jabatan untuk memperoleh keuntungan pribadi maupun kelompok. Dalam tuntutannya, AMUK mendesak Kejati Jambi segera melakukan penyelidikan menyeluruh, memanggil dan memeriksa Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin berinisial MS, Kabid berinisial MT, serta seluruh pihak yang diduga mengetahui maupun terlibat dalam praktik tersebut. Tak hanya itu, AMUK juga meminta penyidik menelusuri aliran dana yang diduga berasal dari pungli terhadap ratusan kepala sekolah tersebut. Bahkan, jika ditemukan indikasi keterlibatan pihak lain, AMUK meminta Kejati Jambi tidak ragu memanggil dan memeriksa pihak-pihak terkait, termasuk pejabat daerah yang memiliki kewenangan dalam proses pelantikan. “Kami datang bukan sekadar berorasi. Kami membawa laporan resmi dan meminta Kejati Jambi membuktikan komitmennya dalam pemberantasan korupsi di sektor pendidikan,” ujar Husnan. Laporan resmi AMUK diterima melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kejati Jambi. Sementara aksi massa diterima langsung oleh staf Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Jambi, Mervin. Pihak Kejati Jambi menyampaikan apresiasi atas informasi dan laporan yang disampaikan masyarakat serta berjanji akan menindaklanjuti sesuai mekanisme hukum yang berlaku. Kini publik menunggu langkah konkret aparat penegak hukum. Sebab, jika dugaan pungli dan jual beli jabatan di dunia pendidikan ini benar terjadi, maka bukan hanya melukai rasa keadilan, tetapi juga mencoreng integritas lembaga pendidikan yang seharusnya menjadi teladan bagi generasi penerus bangsa. Penulis Tim

Read More

Korban Dugaan Penganiayaan oleh Istri Anggota Polri Pertanyakan Keadilan, Datangi Bagwassidik Polda Jambi

Tajam24Jam.Com Jambi, 15 Juni 2026 – Merasa proses hukum atas laporan yang dibuatnya berjalan lamban, korban dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh seorang ibu Bhayangkari kembali mendatangi Bagwassidik Polda Jambi untuk meminta kepastian dan keadilan hukum, Senin 15/06/2026. Korban mempertanyakan penanganan laporannya yang telah dibuat sejak Januari 2026 di Polsek Jambi Selatan. Hingga pertengahan tahun 2026, perkara tersebut disebut belum menunjukkan perkembangan signifikan, termasuk belum adanya penetapan tersangka. Berdasarkan dokumen Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) yang diterima korban, perkara dugaan penganiayaan tersebut telah ditingkatkan ke tahap penyidikan. Namun hingga kini, korban menilai proses penegakan hukum berjalan lambat sementara terlapor masih bebas beraktivitas seperti biasa. “Kami hanya meminta keadilan dan kepastian hukum. Laporan sudah berbulan-bulan berjalan, tetapi belum ada kejelasan siapa yang bertanggung jawab,” ungkap korban. Kondisi ini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait asas persamaan di hadapan hukum (equality before the law). Publik berharap aparat penegak hukum dapat bekerja secara profesional, transparan, dan tidak tebang pilih dalam menangani setiap perkara, tanpa memandang latar belakang maupun status pihak yang dilaporkan. Korban meminta Kapolda Jambi melalui Bagwassidik turun tangan melakukan pengawasan terhadap penanganan perkara tersebut agar proses hukum berjalan objektif dan memberikan kepastian hukum bagi pencari keadilan. Kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum. Masyarakat berharap tidak ada kesan bahwa hukum tajam kepada rakyat kecil, namun tumpul terhadap pihak-pihak yang memiliki kedekatan dengan aparat atau kekuasaan. “Semua warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Karena itu, setiap laporan harus ditangani secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tegas sejumlah pemerhati hukum yang menyoroti kasus tersebut. Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polsek Jambi Selatan maupun penyidik yang menangani perkara tersebut belum memberikan keterangan resmi terkait alasan belum adanya penetapan tersangka dalam kasus yang dilaporkan sejak Januari 2026 tersebut. Penulis Tim

Read More

Marak Pencurian Kabel PLN di Muaro Jambi, Warga Resah dan Minta Polisi Bertindak Tegas

Tajam24Jam.Com MUARO JAMBI, 15 Juni 2026 – Masyarakat Kabupaten Muaro Jambi mengeluhkan maraknya aksi pencurian kabel milik PT PLN yang menyebabkan gangguan pasokan listrik di sejumlah wilayah. Warga berharap aparat kepolisian segera mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku yang dinilai meresahkan masyarakat. Salah satu kasus terbaru terjadi di Desa Mudung Darat, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, pada Senin (15/6/2026) dini hari. Kabel PLN berukuran 4×70 dengan panjang sekitar 50 meter dilaporkan dipotong dan dicuri oleh orang tak dikenal. Akibat kejadian tersebut, aliran listrik yang menyuplai puluhan rumah warga terputus. Petugas PLN yang mengetahui kejadian itu langsung turun ke lokasi untuk melakukan perbaikan jaringan. Pantauan di lapangan menunjukkan kabel yang sebelumnya terpasang di atas tiang listrik ditemukan terjatuh dan terpotong rapi di atas tanah. Kondisi tersebut membuat warga sekitar terkejut saat mengetahui jaringan listrik di lingkungan mereka mengalami gangguan. Salah seorang warga Desa Mudung Darat, Mek Pawil, mengaku sempat mendengar suara benda jatuh sekitar pukul 03.00 WIB. Karena penasaran, ia keluar rumah menggunakan senter untuk memeriksa sumber suara tersebut.“Saya kira pohon sawit di samping rumah yang jatuh atau dicuri orang, karena sebelumnya pernah terjadi pencurian. Ternyata kabel PLN yang besar itu sudah terjatuh di tengah jalan,” ujarnya. Mek Pawil juga mengaku sempat melihat beberapa orang berada di sekitar lokasi kejadian.“Saya melihat ada orang menyenter ke arah tiang PLN. Saat saya sorot menggunakan senter, terlihat ada tiga orang di tengah jalan. Mereka langsung kabur ketika mengetahui ada warga yang melihat,” katanya. Akibat pencurian tersebut, kawasan sekitar rumahnya mengalami pemadaman listrik.Sementara itu, Supriadi, salah seorang petugas PLN yang melakukan perbaikan di lokasi, menyayangkan aksi pencurian yang terus berulang dan mengganggu pelayanan listrik kepada masyarakat.“Kabel PLN sering sekali dicuri di wilayah Muaro Jambi. Kali ini terjadi di Desa Mudung Darat, Kecamatan Maro Sebo. Kami berharap pihak kepolisian dapat segera menangkap para pelaku pencurian kabel PLN,” tegasnya. Menurut Supriadi, kabel yang dicuri diperkirakan sepanjang 50 meter. Beruntung aksi para pelaku sempat diketahui warga sehingga mereka melarikan diri sebelum berhasil membawa seluruh kabel yang dipotong.“Kami sering menerima laporan gangguan listrik dari masyarakat. Setelah diperiksa, ternyata kabel jaringan dipotong dan dicuri. Kejadian seperti ini sudah berulang kali terjadi, khususnya di wilayah Muaro Jambi,” tambahnya. Warga berharap aparat penegak hukum meningkatkan patroli dan pengawasan di daerah rawan guna mencegah terulangnya aksi pencurian kabel yang tidak hanya merugikan PLN, tetapi juga mengganggu aktivitas masyarakat akibat terputusnya aliran listrik. Penulis Tim

Read More

LSM P.LLIM Desak Kejati Jambi Usut Dugaan Penyimpangan Proyek RKB SDN 030 Tempino

Tajam24Jam.Com MUARO JAMBI, 15 Juni 2026 – Perkumpulan Lembaga Lihat Inspirasi Masyarakat (P.LLIM) mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi untuk mengusut dugaan penyimpangan dalam proyek pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) SDN 030/IX Tempino, Kabupaten Muaro Jambi. Proyek yang bersumber dari Tahun Anggaran 2025/2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp382.218.016 itu diduga dikerjakan tidak sesuai standar sehingga menimbulkan sejumlah persoalan pada bangunan yang baru selesai dibangun. Koordinator Lapangan (Korlap) P.LLIM, Selamat Akbar, mengatakan desakan tersebut didasarkan pada hasil investigasi dan pemantauan yang dilakukan pihaknya di lokasi proyek.Menurutnya, terdapat sejumlah temuan yang dinilai perlu mendapat perhatian aparat penegak hukum, di antaranya kondisi plafon dan bagian dek bangunan yang mulai terlihat renggang serta cat pada kusen dan dinding yang sudah mengalami pengelupasan. Selain itu, pihaknya juga menyoroti belum terlihatnya fasilitas pendukung berupa meja dan kursi belajar siswa pada bangunan tersebut.“Kami menemukan kondisi plafon dan dek bangunan sudah mulai terlihat renggang. Selain itu, cat pada bagian dinding dan kusen tampak mulai terkelupas. Bahkan bangunan tersebut diduga belum dilengkapi meja dan kursi belajar siswa yang baru,” ujar Selamat Akbar, Senin (15/6/2026). Atas temuan tersebut, P.LLIM telah menyampaikan surat pemberitahuan aksi sekaligus tuntutan kepada Kejati Jambi. Dalam surat itu, mereka meminta aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak yang terlibat dalam proyek tersebut. P.LLIM mendesak Kejati Jambi untuk memanggil dan memeriksa Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi periode 2025/2026 selaku pengguna anggaran. Selain itu, mereka juga meminta pemeriksaan terhadap Kepala Bidang Sekolah Dasar selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Panitia Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), serta tim penerima hasil pekerjaan atau Provisional Hand Over (PHO). Tak hanya itu, P.LLIM juga meminta dilakukan pemeriksaan terhadap Kepala Bidang Perencanaan serta pimpinan CV Serumpun selaku kontraktor pelaksana proyek berdasarkan kontrak nomor 020/166/SPK/PPK.SD-DISDIKBUD/2025.Korlap P.LLIM lainnya, Junaidi dan Harvery, menilai penting bagi Kejati Jambi untuk melibatkan tim ahli independen guna melakukan pengujian teknis terhadap bangunan tersebut. Menurut mereka, pengujian perlu dilakukan mengacu pada Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung dan Peraturan Menteri PUPR Nomor 27/PRT/M/2018 terkait Sertifikat Laik Fungsi (SLF).“Bangunan ini harus diuji secara ilmiah dari aspek keselamatan struktur, kesehatan, hingga kenyamanan. Ini merupakan aset negara yang digunakan oleh siswa sekolah sehingga harus dipastikan aman dan layak digunakan,” kata Junaidi. P.LLIM menegaskan bahwa partisipasi masyarakat dalam mengawasi penggunaan anggaran negara merupakan hak yang dijamin peraturan perundang-undangan, termasuk melalui Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2018 tentang Tata Cara Pelaksanaan Peran Serta Masyarakat dalam Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi maupun CV Serumpun belum memberikan tanggapan atas tudingan yang disampaikan P.LLIM. Upaya konfirmasi dan permintaan hak jawab masih terus dilakukan. Redaksi akan memperbarui informasi ini setelah memperoleh keterangan resmi dari pihak terkait. Penulis Tim

Read More

Polda Jambi Salurkan 1.000 Paket Sembako dan Lepas Bantuan Sosial Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Tajam24Jam.Com JAMBI, 15 Juni 2026 – Dalam rangka menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Jambi terus menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial. Salah satunya dengan melaksanakan Kegiatan Pelepasan dan Pemberian Bantuan Simbolis dalam Rangkaian Pembinaan Tradisi Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang berlangsung di Lobby Utama Mapolda Jambi, Senin (15/6/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Beny Ali, S.I.K., S.H., para Pejabat Utama Polda Jambi, serta personel Ditlantas Polda Jambi. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, doa bersama, dilanjutkan dengan pemberian bantuan sosial secara simbolis kepada sejumlah penerima manfaat yang terdiri dari Jurnalis Sahabat Polri, mitra pengemudi ojek online (ojol), dan petugas kebersihan. Bantuan yang disalurkan berupa 126 paket sembako yang berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 1 kilogram, tepung terigu 1 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan lima bungkus mi instan. Setelah pemberian bantuan simbolis, kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan kendaraan yang akan mendistribusikan bantuan sosial kepada masyarakat di berbagai wilayah. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jambi juga melepas rombongan yang membawa 1.000 paket sembako untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk komunitas ojek online, panti asuhan, petugas kebersihan, dan kelompok masyarakat lainnya. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar menyampaikan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus wujud rasa syukur dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. “Kegiatan hari ini kita menyalurkan 1.000 paket sembako kepada komunitas ojol, panti asuhan, petugas kebersihan, dan masyarakat yang membutuhkan lainnya. Selain itu masih banyak rangkaian kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang akan dilaksanakan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026,” ujar Kapolda Jambi. Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan bahwa peringatan Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi momentum refleksi bagi institusi Polri, tetapi juga momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat. “Melalui kegiatan bakti sosial ini, Polda Jambi ingin hadir dan berbagi kebahagiaan dengan masyarakat. Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kedekatan Polri dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers, mitra ojek online, petugas kebersihan, dan kelompok masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat serta semakin mempererat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji. Polda Jambi berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai kegiatan yang berdampak positif bagi masyarakat sebagai implementasi semangat Polri Presisi yang humanis, responsif, dan dekat dengan rakyat dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Penulis Tim

Read More

JARI Soroti Progres Pembangunan Laboratorium RS Abdul Manap, Kecewa Kadinkes Kota Jambi Tak Hadir Saat Aksi

Tajam24Jam.Com JAMBI, 15 Juni 2026 – Jaringan Advokasi Rakyat Indonesia (JARI) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Kesehatan Kota Jambi, Senin (15/06/2026), guna mempertanyakan progres pembangunan laboratorium Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Manap. Dalam aksi tersebut, massa membawa sejumlah tuntutan terkait transparansi dan perkembangan pembangunan laboratorium yang dinilai perlu mendapatkan penjelasan langsung dari pihak yang berwenang. Namun, aksi tersebut berujung kekecewaan lantaran Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi yang ingin ditemui tidak berada di lokasi saat demonstrasi berlangsung. Massa aksi hanya diterima oleh perwakilan instansi yang menurut JARI tidak memiliki kewenangan untuk menjelaskan substansi persoalan yang menjadi tuntutan utama mereka.Ketua Umum JARI, Wandi, menyatakan bahwa kehadiran pejabat yang bertanggung jawab sangat penting untuk memberikan klarifikasi kepada publik terkait penggunaan anggaran dan progres pembangunan fasilitas kesehatan tersebut.“Kami datang bukan untuk diwakilkan, kami datang untuk mendapat jawaban langsung dari orang yang bertanggung jawab,” tegas Wandi di hadapan peserta aksi. Menurutnya, ketidakhadiran Kepala Dinas Kesehatan justru menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai transparansi pembangunan laboratorium yang menggunakan anggaran negara. JARI menilai persoalan ini tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik laboratorium, tetapi juga menyangkut aspek akuntabilitas dan keterbukaan informasi publik dalam penyelenggaraan pemerintahan. Mereka khawatir minimnya ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat dapat melemahkan fungsi pengawasan publik terhadap proyek-proyek strategis yang berhubungan langsung dengan pelayanan kesehatan masyarakat. Sebagai tindak lanjut, JARI memastikan akan kembali menggelar aksi pada pekan depan dengan mendatangi Kantor Wali Kota Jambi. Dalam tuntutannya, organisasi tersebut mendesak Pemerintah Kota Jambi melakukan evaluasi terhadap Direktur RSUD Abdul Manap dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi apabila dinilai tidak mampu memberikan penjelasan yang memadai terkait pembangunan laboratorium tersebut. JARI berharap pemerintah daerah dapat memberikan ruang dialog yang terbuka dan transparan agar berbagai pertanyaan masyarakat terkait proyek pelayanan publik dapat dijawab secara jelas dan akuntabel. Peristiwa ini menjadi perhatian publik karena menyangkut pembangunan fasilitas kesehatan yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan medis bagi masyarakat Kota Jambi. Hingga aksi berakhir, belum ada keterangan resmi dari Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi terkait tuntutan yang disampaikan massa aksi. (Redaksi)

Read More

Polda Jambi Gelar Bhayangkara Presisi Job Fair dan Pameran UMKM 2026, Sediakan Lebih dari 1.000 Lowongan Kerja

Tajam24Jam.Com Jambi, 14 Juni 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Jambi akan menggelar Bhayangkara Presisi Job Fair dan Pameran UMKM 2026 yang berlangsung pada 22 hingga 24 Juni 2026 di Lippo Plaza Jambi. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan dapat diikuti secara gratis oleh seluruh masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, Polda Jambi menghadirkan lebih dari 1.000 lowongan pekerjaan yang berasal dari 102 perusahaan dan instansi yang beroperasi di seluruh wilayah Provinsi Jambi. Job fair ini diharapkan menjadi wadah yang mempertemukan para pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja, sekaligus menjadi solusi atas tantangan ketenagakerjaan yang dihadapi masyarakat. Ketua Panitia Bhayangkara Presisi Job Fair, Karo SDM Polda Jambi Kombes Pol. Handoko, mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kepekaan Polda Jambi terhadap masyarakat yang masih mencari pekerjaan. “Pelaksanaan job fair ini dilaksanakan selama 3 hari di Lippo Plaza Jambi, dengan menghadirkan 102 perusahaan dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Jambi. Ini merupakan wujud kepekaan Polda Jambi terhadap masyarakat yang hingga saat ini masih membutuhkan kesempatan kerja. Kami ingin membantu mempertemukan para pencari kerja dengan perusahaan secara langsung,” ujar Kombes Pol. Handoko. Karo SDM juga menjelaskan, lowongan yang tersedia terbuka bagi berbagai jenjang pendidikan, mulai dari lulusan SD, SMP, SMA/SMK, DIII hingga Sarjana. Untuk mempermudah proses rekrutmen, seluruh stand perusahaan akan menerapkan sistem digital berbasis barcode sehingga pelamar dapat langsung terhubung dengan pihak HRD tanpa perlu membawa berkas lamaran fisik. “Konsep yang kami terapkan adalah paperless. Setiap stand akan dilengkapi barcode yang dapat diakses pelamar untuk mengisi data dan berkomunikasi langsung dengan HRD perusahaan. Selain itu, kami juga menyediakan ruang dan fasilitas khusus bagi penyandang disabilitas karena terdapat sejumlah perusahaan yang membuka kesempatan kerja bagi pelamar disabilitas,” tambahnya. Selain menghadirkan peluang kerja, kegiatan ini juga akan diramaikan dengan Pameran UMKM yang menampilkan berbagai produk unggulan dan hasil karya pelaku usaha lokal di Provinsi Jambi. Pameran tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta memperluas akses promosi dan pemasaran bagi UMKM. Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa Bhayangkara Presisi Job Fair dan Pameran UMKM merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. “Momentum Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi perayaan bagi institusi Polri, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Melalui Bhayangkara Presisi Job Fair dan Pameran UMKM ini, Polda Jambi berupaya membantu membuka akses lapangan pekerjaan, mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha, sekaligus mendukung pengembangan UMKM sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah,” ujar Kabid Humas. Lebih lanjut, Kabid Humas menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud rasa cinta, kepedulian, dan komitmen Polda Jambi terhadap masyarakat Provinsi Jambi. “Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Polda Jambi untuk terus hadir di tengah masyarakat. Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para pencari kerja dan pelaku UMKM, untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat sinergi antara Polri, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun Provinsi Jambi yang lebih maju,” tutupnya. Dengan semangat Presisi, Polda Jambi terus berupaya hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui berbagai program yang memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Penulis Tim

Read More