Tiga Pekan Belum Ada Pemanggilan Terduga Pelaku, Pimpinan Tajam24jam.com Minta Atensi Langsung Kapolda Jambi

Tajam24Jam.Com JAMBI, 3 Juli 2026 – Penanganan dugaan kasus penganiayaan terhadap awak media Tajam24jam.com di SPBU Sengeti kembali menjadi sorotan. Memasuki minggu ketiga sejak laporan dibuat, korban mengaku belum mengetahui adanya pemanggilan terhadap pihak yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut oleh penyidik Subdit III Ditreskrimum Polda Jambi. Merasa proses hukum berjalan lambat, Pimpinan Umum Tajam24jam.com, Lisdiana, menyampaikan langsung permohonan atensi kepada Kapolda Jambi melalui pesan WhatsApp. Dalam pesannya, Lisdiana meminta bantuan Kapolda agar laporan dugaan pengeroyokan terhadap awak medianya mendapat perhatian serius. Ia menyebut hingga saat ini pelaku yang dilaporkan belum dipanggil untuk dimintai keterangan. Kapolda Jambi kemudian merespons dengan menanyakan, “Dilaporkan ke mana ya Bu?”Lisdiana menjawab bahwa perkara tersebut telah dilaporkan ke Polda Jambi dan sedang ditangani oleh penyidik Subdit III Ditreskrimum. Menanggapi hal itu, Kapolda membalas singkat, “Langsung tanyakan ke Dirreskrimum ya, tks.” Pihak Tajam24jam.com berharap arahan Kapolda tersebut dapat mempercepat proses penyidikan sehingga seluruh pihak yang diduga terlibat segera dipanggil dan diperiksa sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kasus ini sebelumnya dilaporkan sebagai dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi di kawasan SPBU Sengeti. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Ditreskrimum Polda Jambi mengenai perkembangan penyidikan maupun jadwal pemanggilan terhadap terlapor. Secara hukum, apabila dugaan dilakukan oleh lebih dari satu orang secara bersama-sama, perbuatan tersebut dapat dijerat dengan Pasal 170 ayat (1) KUHP tentang tindak pidana kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama terhadap orang, dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun 6 bulan. Apabila penyidik menilai peristiwa tersebut merupakan penganiayaan biasa, dapat diterapkan Pasal 351 KUHP, sedangkan apabila mengakibatkan luka berat atau memenuhi unsur lain, penerapan pasal akan disesuaikan dengan hasil penyidikan dan alat bukti yang diperoleh. Hingga kini, publik masih menantikan kepastian hukum atas laporan tersebut, sementara korban berharap proses penyidikan berjalan profesional, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi semua pihak. Penulis Tim

Read More

Polemik RT 04 Wijaya Pura Memanas, Warga Soroti Pengelolaan Dana 100 Juta dari Pak Walikota Jambi dan Pembagian Daging Kurban

Tajam24Jam.Com JAMBI, 3 Juli 2026 – Kisruh di lingkungan RT 04 Kelurahan Wijaya Pura, Kecamatan Jambi Selatan, kian memanas setelah sebagian warga mengajukan mosi tidak percaya terhadap Ketua RT 04, Suherman. Polemik yang telah berlangsung sepekan terakhir itu kini menjadi perhatian publik dan mendapat atensi pemerintah setempat. Berdasarkan hasil penelusuran awak media pada Kamis (2/7/2026), persoalan tersebut dipicu oleh sejumlah dugaan yang disampaikan warga, mulai dari pembagian bantuan daging kurban, dugaan penyimpangan uang duka, hingga penggunaan anggaran pembangunan lingkungan. Lurah Wijaya Pura, Ubaidilah, saat dikonfirmasi memilih tidak memberikan penjelasan rinci. Ia menyatakan persoalan tersebut telah dikoordinasikan dengan pihak kecamatan. “Saya tidak bisa menjawab karena atasan saya Pak Camat. Persoalan ini saya serahkan kepada Pak Camat. Saat ini beliau sedang dinas luar, silakan konfirmasi ke Sekcam,” ujarnya. Sementara itu, Sekretaris Camat Jambi Selatan, Fery, membenarkan adanya surat mosi tidak percaya yang diajukan warga. Menurutnya, terdapat beberapa poin yang menjadi dasar pengaduan masyarakat. Salah satunya terkait pembagian daging kurban yang disebut warga merupakan hak RT 03 namun didistribusikan kepada warga RT 04. Selain itu, muncul laporan dugaan pemotongan uang duka yang dikumpulkan masyarakat ketika ada warga meninggal dunia. “Ada laporan dari warga bahwa sebagian uang duka diambil oleh Ketua RT. Ada juga informasi uang titipan Rp300 ribu untuk pengurus tidak seluruhnya disampaikan,” kata Fery. Namun saat ditanya mengenai alat bukti atas dugaan tersebut, Fery mengakui laporan yang diterima masih sebatas keterangan lisan dari warga dan belum disertai bukti pendukung seperti rekaman atau dokumen. Terkait mekanisme pemberhentian Ketua RT, Fery menjelaskan bahwa musyawarah yang digelar sebelumnya belum memenuhi ketentuan karena jumlah warga yang hadir belum mencapai kuorum dua pertiga sebagaimana diatur dalam Peraturan Wali Kota Jambi Nomor 6 Tahun 2025. Hal itu juga diperkuat dengan surat Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Jambi tertanggal 17 Juni 2026 yang menegaskan bahwa kewenangan pemberhentian pengurus RT berada pada Lurah setelah dilakukan musyawarah warga sesuai ketentuan Perwal. Di sisi lain, salah seorang warga RT 04, Robianto, mempertanyakan penggunaan anggaran pembangunan jalan lingkungan, baik yang bersumber dari bantuan pemerintah maupun swadaya masyarakat. Ia menunjukkan dokumentasi hasil pekerjaan yang dinilai tidak sesuai dengan anggaran yang digunakan. Hal senada juga disampaikan Bendahara RT 04, Elvina Mahdalena. Ia mengaku menemukan sejumlah ketidaksesuaian dalam laporan penggunaan dana Program RT sebesar Rp100 juta dari Pemerintah Kota Jambi. Menurut Elvina, terdapat pengeluaran yang tidak sesuai dengan laporan serta beberapa bukti belanja yang hingga kini masih berada di tangannya sebagai bendahara. Untuk menjaga keberimbangan pemberitaan, awak media juga meminta klarifikasi kepada Ketua RT 04, Suherman. Ia membantah seluruh tudingan yang dialamatkan kepadanya. Menurutnya, laporan penggunaan dana pembangunan maupun Program RT Rp100 juta telah dibuat dan diperiksa oleh Inspektorat. “Semua laporan penggunaan anggaran sudah lengkap dan sudah diperiksa Inspektorat. Tidak ada masalah,” tegas Suherman. Terkait tuduhan pengambilan uang duka, Suherman mengakui pernah mengambil Rp100 ribu dari dana yang terkumpul. Namun, menurutnya, uang tersebut digunakan untuk membeli rokok bagi tamu dan warga yang membantu selama prosesi kedukaan. Hingga berita ini diterbitkan, proses penyelesaian mosi tidak percaya masih berada pada tahap verifikasi oleh pemerintah kelurahan dan kecamatan. Keputusan akhir mengenai nasib Ketua RT 04 akan mengacu pada ketentuan Peraturan Wali Kota Jambi serta hasil musyawarah warga yang memenuhi syarat. Penulis Tim

Read More

DANDIM 0415/JAMBI DAMPINGI BUPATI BATANG HARI RESMIKAN JEMBATAN BAILEY, WUJUD NYATA TNI HADIR UNTUK RAKYAT

Tajam24Jam.Com Batang Hari, 2 Juli 2026 – Komitmen TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat kembali diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur. Komandan Kodim 0415/Jambi, Kolonel Inf Putra Negara, S.H., M.Han., mendampingi Bupati Batang Hari, Mhd. Fadhil Arief, meresmikan Jembatan Bailey yang menghubungkan Desa Pasar Terusan, Kecamatan Muara Bulian, dengan Desa Rantau Kapas Tuo, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batang Hari, Kamis (2/7/2026). Kehadiran jembatan ini mengakhiri kendala akses yang selama ini dihadapi warga sekaligus membuka kembali jalur transportasi, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kedua wilayah.Peresmian Jembatan Bailey menjadi tonggak penting dalam pemulihan konektivitas antarwilayah yang sebelumnya terganggu akibat rusaknya jembatan lama. Berkat sinergi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Batang Hari, dan seluruh elemen masyarakat, pembangunan jembatan dapat diselesaikan sehingga kini dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas sehari-hari warga. Dalam sambutannya, Bupati Batang Hari, Mhd. Fadhil Arief, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0415/Jambi, beserta seluruh pihak yang telah bekerja keras mewujudkan pembangunan Jembatan Bailey. Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitarnya. Sementara itu, Dandim 0415/Jambi, Kolonel Inf Putra Negara, S.H., M.Han., menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Bailey merupakan bentuk nyata kepedulian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. “TNI akan terus hadir dan bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Semoga jembatan ini menjadi sarana yang mampu meningkatkan kesejahteraan, memperlancar aktivitas warga, serta mempererat hubungan sosial dan ekonomi antarwilayah,” ujar Dandim. Acara peresmian berlangsung khidmat dan penuh antusias. Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Batang Hari, pejabat TNI-Polri, kepala OPD, para camat, kepala desa, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang menyambut gembira beroperasinya Jembatan Bailey sebagai akses vital penghubung Desa Pasar Terusan dan Desa Rantau Kapas Tuo.Peresmian ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat mampu menghadirkan solusi bagi kebutuhan rakyat, sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur demi terwujudnya kesejahteraan dan kemajuan Kabupaten Batang Hari. (Pendim 0415/Jambi)

Read More

Danrem 042/Gapu Hadiri Doa Bersama Lintas Agama Peringati Hari Bhayangkara ke-80

Tajam24Jam.Com Jambi, 30 Juni 2026 – Komandan Korem (Danrem) 042/Garuda Putih, Brigjen TNI Nyamin, menghadiri kegiatan Doa Bersama Lintas Agama dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang digelar di Aula Lantai 3 Gedung Siginjai Polda Jambi, Selasa (30/6/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan. Doa dipanjatkan secara bergantian oleh para pemuka agama sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus memohon perlindungan, keselamatan dan keberkahan bagi bangsa dan negara. Doa bersama lintas agama ini menjadi simbol kuatnya persatuan dalam beragama sekaligus mempererat tali silaturahmi dan semangat toleransi antar umat. Momentum tersebut juga mempertegas sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan. Kehadiran Danrem 042/Garuda Putih merupakan wujud komitmen TNI untuk terus memperkuat sinergitas dengan Polri dan seluruh komponen bangsa dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif di Provinsi Jambi. Melalui peringatan Hari Bhayangkara ke-80, diharapkan semangat kebersamaan dan kolaborasi antarlembaga semakin kokoh, sehingga seluruh elemen bangsa dapat terus memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara. Penrem 042/Gapu

Read More

Danrem 042/Gapu Hadiri Upacara Hari Bhayangkara Ke-80, Perkuat Sinergitas TNI-Polri untuk Masyarakat

Tajam24Jam.Com Jambi, 1 Juli 2026 – Komandan Korem (Danrem) 042/Garuda Putih, Brigjen TNI Nyamin, menghadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Garuda, Kantor Gubernur Jambi, Rabu (1/7/2026). Upacara yang mengusung tema “Polri untuk Masyarakat” tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar, selaku Inspektur Upacara. Turut hadir Gubernur Jambi Al Haris, Wakil Gubernur Abdullah Sani, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jambi, para pejabat utama Polda Jambi, pimpinan instansi vertikal, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya. Dalam amanatnya, Kapolda menegaskan bahwa Hari Bhayangkara bukan sekadar peringatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat kepercayaan publik, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin humanis dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan parade pasukan yang menampilkan kesiapan personel Polri bersama unsur pendukung lainnya. Parade tersebut mencerminkan kesiapsiagaan dan profesionalisme aparat dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Di sela kegiatan, Danrem 042/Garuda Putih menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya jajaran Polda Jambi, atas peringatan Hari Bhayangkara Ke-80. “Atas nama keluarga besar Korem 042/Garuda Putih, saya mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara Ke-80 kepada seluruh insan Bhayangkara. Semoga Polri semakin profesional, modern, dan semakin dicintai masyarakat.” ujar Danrem. Menurut Danrem, sinergitas yang kuat antara TNI dan Polri merupakan kekuatan strategis dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan. Kolaborasi yang solid bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan keamanan, ketertiban dan kesejahteraan masyarakat. Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 menjadi momentum untuk semakin memperkokoh soliditas dan kerja sama lintas sektoral. Dengan semangat kebersamaan, TNI-Polri berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan rasa aman, serta mengawal setiap program pembangunan demi terwujudnya Indonesia yang maju, aman, dan sejahtera. (Penrem 042/Gapu)

Read More

Kapolda Jambi Pimpin Upacara Hari Bhayangkara Ke-80, Teguhkan Komitmen “Polri untuk Masyarakat”

Tajam24Jam.Com Jambi, 1 Juli 2026 – Kepolisian Daerah Jambi menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026 dengan mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, Rabu (1/7/2026). Kegiatan yang dilaksanakan di Lapangan Garuda Kantor Gubernur Jambi dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar selaku Inspektur Upacara serta dihadiri oleh Gubernur Jambi Al Haris, Wakil Gubernur Abdullah Sani, unsur Forkopimda Provinsi Jambi, Danrem 042/Gapu, Kajati Jambi, Wakapolda Jambi, pejabat utama Polda Jambi, pimpinan instansi vertikal, tokoh masyarakat, serta tamu undangan dan awak media. Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan kepada Inspektur Upacara, pembacaan Tribrata, penganugerahan tanda kehormatan, hingga penyampaian amanat Kapolda Jambi yang menegaskan bahwa Hari Bhayangkara bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk melakukan refleksi, evaluasi, dan memperkuat komitmen pengabdian Polri kepada masyarakat. Dalam amanatnya, Kapolda Jambi menyampaikan bahwa tema Hari Bhayangkara Ke-80, “Polri untuk Masyarakat”, mengandung makna bahwa setiap pelaksanaan tugas kepolisian harus berorientasi pada kepentingan masyarakat. Kehadiran Polri harus mampu memberikan rasa aman, perlindungan, pengayoman, pelayanan yang humanis, serta menjamin kepastian hukum demi meningkatnya kepercayaan publik terhadap institusi Polri. “Hari Bhayangkara Ke-80 menjadi momentum bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus berbenah, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat komitmen dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Polri hadir untuk masyarakat, bekerja bersama masyarakat, dan mengabdi sepenuhnya demi terciptanya keamanan serta ketertiban di Provinsi Jambi.” ucap Kapolda Jambi Kapolda Jambi juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jambi, Forkopimda, TNI, instansi vertikal, pemerintah kabupaten dan kota, lembaga peradilan, akademisi, dunia usaha, tokoh agama, tokoh adat, insan pers, dan seluruh elemen masyarakat yang selama ini telah bersinergi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Provinsi Jambi tetap aman dan kondusif. Upacara diikuti oleh pasukan gabungan yang terdiri dari personel Polri, TNI, Brimob, Ditpolairud, ASN Polda Jambi, Basarnas, BPBD, Satpol PP, Dishub, serta organisasi kepemudaan. Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan parade personel Polda Jambi yang menampilkan kesiapan, kedisiplinan, dan profesionalisme jajaran kepolisian dalam mengemban tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Parade tersebut menjadi simbol komitmen Polda Jambi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Provinsi Jambi. Sementara itu Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyebutkan pelaksanaan Upacara Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026 berlangsung dengan khidmat, tertib, dan lancar sebagai wujud rasa syukur sekaligus refleksi atas pengabdian Polri kepada bangsa dan negara. “Polda Jambi akan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat penegakan hukum yang berkeadilan, menjaga stabilitas kamtibmas, serta mempererat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat. Semangat ‘Polri untuk Masyarakat’ akan menjadi landasan utama dalam setiap pelaksanaan tugas, sehingga kehadiran Polri benar-benar memberikan manfaat, rasa aman, dan menjadi solusi bagi masyarakat,” ujar Kabid Humas. Penulis Tim

Read More

Syukuran Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jambi Teguhkan Komitmen “Polri untuk Masyarakat”

Tajam24Jam.Com Jambi, 1 Juli 2026 – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi menggelar acara Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Hitam Mapolda Jambi, Rabu (1/7/2026). Kegiatan yang Mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan dengan dihadiri sekitar 800 tamu undangan dari unsur Forkopimda, TNI, Kejaksaan, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, organisasi kepemudaan, organisasi mahasiswa, sesepuh Polri, hingga insan pers. Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I., Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, S.I.P., M.M., Kajati Jambi Sugeng Hariadi, S.H., M.H., Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Benny Ali, S.H., S.I.K., serta para pejabat TNI-Polri dan tamu undangan lainnya. Rangkaian kegiatan diawali dengan pertunjukan tari dan penayangan selayang pandang Hari Bhayangkara ke-80 Polda Jambi. Dalam sambutannya, Kapolda Jambi menegaskan bahwa tema “Polri untuk Masyarakat” bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata agar setiap kebijakan dan pengabdian Polri selalu berorientasi pada kepentingan masyarakat. Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang selama ini menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Provinsi Jambi. “Permohonan maaf kepada masyarakat apabila masih terdapat perilaku anggota Polri yang belum memenuhi harapan publik serta menegaskan komitmen untuk terus melakukan pembenahan, meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan.” jelas Kapolda Jambi Pada kesempatan tersebut, Gubernur Jambi menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh anggota Polri, khususnya jajaran Polda Jambi. Ia mengapresiasi dedikasi Polri dalam menjaga stabilitas keamanan daerah serta menekankan pentingnya sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks. Momentum syukuran juga ditandai dengan penyerahan hibah tanah dari Pemerintah Provinsi Jambi kepada Polda Jambi sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan sarana dan prasarana kepolisian. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Kapolda Jambi, pemberian penghargaan kepada personel dan pihak yang berprestasi, hiburan, serta doa bersama. “Tema ‘Polri untuk Masyarakat’ bukan sekadar slogan, tetapi komitmen kami agar setiap kebijakan, langkah, dan pengabdian Polri selalu berorientasi pada kepentingan masyarakat. Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang selama ini menjadi mitra Polda Jambi, sekaligus memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelayanan kami. Hal itu menjadi evaluasi agar kami terus berbenah dan memberikan pelayanan yang semakin profesional, humanis, dan berkeadilan.” Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji menyebutkan bahwa Kapolda Jambi menegaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen Polda Jambi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Dengan semangat ‘Polri untuk Masyarakat’, seluruh personel diharapkan terus mengedepankan integritas, profesionalisme, dan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas. Polda Jambi juga akan terus memperkuat sinergi bersama TNI, pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat demi menjaga situasi kamtibmas yang aman, kondusif, dan mendukung pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Provinsi Jambi.” ujar Kabid Humas Penulis Tim

Read More

RDP DPRD Batanghari Memanas, FSPTI Sebut PT MSS Abaikan Undangan Dewan, Dugaan Intervensi Pergantian Ketua Serikat Mencuat

Tajam24Jam.Com BATANGHARI, 30 Juni 2026 – Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPRD Kabupaten Batanghari dengan PT Mutiara Sawit Semesta (MSS) dan Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia (FSPTI) Mutiara Rengas Makmur (MRM) berlangsung panas di Ruang Banggar DPRD, Selasa (30/6/2026). Agenda yang membahas dugaan pemutusan sepihak kontrak bongkar muat tandan buah segar (TBS) itu berakhir tanpa keputusan karena pihak perusahaan hanya mengirimkan seorang humas yang dinilai tidak memiliki kewenangan mengambil keputusan. RDP dipimpin Ketua DPRD Batanghari Rahmad Hasrofi dan dihadiri anggota DPRD, Disnakertrans Batanghari, Camat Muara Sebo Ulu, Lurah Sungai Rengas, perwakilan PT MSS, Ketua FSPTI MRM, tim legal FSPTI, serta anggota serikat. Sejak rapat dibuka, suasana langsung memanas. Legal FSPTI, Muslim, melayangkan keberatan atas sikap PT MSS yang tidak menghadirkan pimpinan perusahaan sesuai undangan DPRD. Menurutnya, humas yang hadir baru beberapa hari bekerja sehingga tidak mengetahui substansi persoalan yang menjadi pokok sengketa. Muslim menilai tindakan PT MSS mencerminkan ketidakseriusan menghormati forum resmi DPRD. Ia menegaskan undangan telah disampaikan jauh hari kepada pimpinan perusahaan, namun yang hadir justru perwakilan yang tidak memiliki otoritas untuk memberikan penjelasan maupun mengambil keputusan. Setelah mempertimbangkan keberatan tersebut, pimpinan rapat memutuskan RDP tetap dilanjutkan. Namun, perwakilan PT MSS tidak diberikan kewenangan menyampaikan sikap resmi ataupun mengambil keputusan karena dinilai tidak memiliki kapasitas mewakili manajemen. Dalam penyampaiannya, Muslim menjelaskan sengketa bermula dari penghentian sepihak kontrak bongkar muat TBS milik FSPTI oleh PT MSS. Padahal, menurutnya, kontrak kerja sama tersebut masih berlaku hingga tahun 2028. Ia juga menyebut pekerjaan tersebut kemudian dialihkan kepada serikat pekerja lain. Yang lebih mengejutkan, Muslim mengungkap dugaan adanya intervensi terhadap kepengurusan FSPTI. Di hadapan pimpinan dan anggota DPRD, ia menyatakan Yogi Prabowo yang disebut mewakili manajemen PT MSS pernah menyampaikan kepada Ketua FSPTI bahwa terdapat permintaan dari Bupati Batanghari agar ketua FSPTI diganti dan merekomendasikan seseorang bernama Alpin sebagai pengganti. Apabila hal itu tidak dapat dilakukan, menurut Muslim, diminta agar tetap dilakukan pergantian dengan orang lain. Pernyataan tersebut menjadi salah satu sorotan dalam RDP. Hingga rapat berakhir, belum ada klarifikasi maupun tanggapan resmi dari manajemen PT MSS terhadap tudingan yang disampaikan FSPTI. Sementara itu, tudingan yang menyebut adanya permintaan dari Bupati Batanghari juga belum mendapat tanggapan dari pihak yang bersangkutan. RDP akhirnya ditunda dan akan dijadwalkan ulang. DPRD Batanghari berencana memanggil langsung pimpinan PT MSS atau pejabat yang memiliki kewenangan penuh agar polemik pemutusan kontrak yang disebut masih berlaku hingga 2028 dapat dibahas secara tuntas dan memperoleh kejelasan. Penulis Tim

Read More

Doa Bersama Lintas Agama Warnai Peringatan HUT Bhayangkara ke-80, Polda Jambi Perkuat Komitmen Jaga Kerukunan dan Kamtibmas

Tajam24Jam.Com JAMBI, 30 Juni 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Jambi menggelar Kegiatan Doa Bersama Lintas Agama di Aula Lantai III Gedung Siginjai Mapolda Jambi, Selasa (30/6/2026). Kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur sekaligus ikhtiar bersama dalam memohon keselamatan, kedamaian, serta kelancaran tugas Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I., Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, S.I.P., M.M., Kajati Jambi Sugeng Hariadi, S.H., M.H., Ketua Bhayangkari Daerah Jambi Ny. Evi Krisno Siregar, Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Benny Ali, S.H., S.I.K., Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Jannus Parlindungan Siregar, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polda Jambi, Pengurus Bhayangkari, serta perwakilan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat Provinsi Jambi. Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan doa lintas agama sebagai simbol persatuan dalam keberagaman serta harapan agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Provinsi Jambi senantiasa terjaga. Dalam sambutannya, Kapolda Jambi menegaskan bahwa Polri merupakan institusi yang menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dan menghormati keberagaman agama di Indonesia. Keberagaman tersebut juga tercermin dari personel Polri yang berasal dari berbagai latar belakang agama dan budaya, namun tetap bersatu dalam semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Kapolda Jambi juga menyampaikan bahwa sinergi antara Pemerintah Daerah, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan harmonis di Provinsi Jambi. Selain itu, Kapolda mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat Forkopimda Provinsi Jambi akan menyatakan komitmen bersama untuk menindak tegas aksi geng motor yang belakangan meresahkan masyarakat. Langkah tersebut merupakan bentuk keseriusan seluruh unsur pemerintah dan aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat. Momentum Hari Bhayangkara ke-80 juga menjadi refleksi bagi Polda Jambi untuk terus melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, profesionalisme, serta penegakan hukum yang berkeadilan. Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan bahwa doa bersama lintas agama bukan sekadar rangkaian seremonial peringatan Hari Bhayangkara, tetapi menjadi simbol kuatnya persatuan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kondusivitas daerah. “Kegiatan ini menjadi momentum mempererat tali silaturahmi dan memperkuat semangat kebersamaan dalam keberagaman. Polda Jambi meyakini bahwa keamanan tidak hanya dibangun melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui doa, sinergi, toleransi, dan kolaborasi seluruh komponen masyarakat. Di usia ke-80 Bhayangkara ini, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memberikan perlindungan terbaik kepada masyarakat, serta menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, damai, dan kondusif di Provinsi Jambi,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji. Penulis Tim

Read More

Personel Polda Jambi Naik Pangkat, Kapolda: Pangkat Baru Adalah Amanah untuk Meningkatkan Pengabdian kepada Masyarakat

Tajam24Jam.Com Jambi, 30 Juni 2026 – Kepolisian Daerah Jambi menggelar Upacara Kenaikan Pangkat Anggota Polri Periode 1 Juli yang dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., di Lapangan Mapolresta Jambi pada Selasa (30/6/2026). Upacara tersebut berlangsung khidmat dan penuh makna dengan dihadiri oleh Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Benny Ali, S.I.K., S.H., Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Jannus Parlindungan Siregar, S.I.K., para Pejabat Utama Polda Jambi, Ketua Bhayangkari Daerah Jambi beserta pengurus, serta personel yang menerima kenaikan pangkat bersama istri, suami, dan keluarga. Prosesi diawali dengan pemasangan tanda pangkat secara serentak oleh istri, suami, maupun keluarga kepada personel yang memperoleh kenaikan pangkat. Momen tersebut menjadi simbol penghargaan atas peran keluarga yang selama ini memberikan dukungan dan doa kepada anggota Polri dalam menjalankan tugasnya. Dalam amanatnya, Kapolda Jambi menyampaikan rasa syukur atas anugerah dan kepercayaan yang diberikan kepada para personel yang memperoleh kenaikan pangkat. Menurutnya, kenaikan pangkat bukan sekadar bentuk penghargaan institusi, melainkan hasil dari kerja keras, disiplin, dedikasi, serta dukungan keluarga yang senantiasa mendampingi setiap langkah pengabdian anggota Polri. Kapolda juga mengingatkan bahwa pangkat yang lebih tinggi membawa konsekuensi berupa tanggung jawab yang semakin besar dalam memberikan pelayanan, perlindungan, pengayoman, dan penegakan hukum kepada masyarakat. Selain itu, Kapolda memberikan apresiasi kepada keluarga personel yang telah menjadi bagian penting dalam keberhasilan setiap anggota Polri. Kehadiran keluarga dalam prosesi kenaikan pangkat menjadi bentuk penghormatan atas pengorbanan, doa, kesabaran, dan dukungan yang selama ini diberikan. Di akhir amanatnya, Kapolda mengajak seluruh personel menjadikan momentum kenaikan pangkat sebagai motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme, loyalitas, integritas, dan dedikasi dalam menjalankan tugas, serta menjaga kehormatan diri, keluarga, dan institusi Polri. Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa, pemberian buket bunga oleh keluarga kepada personel yang naik pangkat, serta foto bersama sebagai wujud rasa syukur atas pencapaian tersebut. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan institusi atas dedikasi dan pengabdian personel, sekaligus amanah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Kenaikan pangkat bukan sekadar perubahan tanda kepangkatan di pundak, tetapi merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui peningkatan profesionalisme, integritas, disiplin, dan kualitas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.” ujar Kapolda Jambi Kapolda juga menegaskan bahwa keberhasilan seorang anggota Polri tidak terlepas dari dukungan keluarga.Lebih lanjut, Kapolda berharap seluruh personel yang menerima kenaikan pangkat dapat terus menjaga kepercayaan institusi dan masyarakat. “Jadikan momentum ini sebagai penyemangat untuk terus memberikan pelayanan yang humanis, profesional, responsif, dan berkeadilan. Syukuri setiap pencapaian dengan tetap rendah hati, menjaga nama baik keluarga serta institusi, dan terus memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat Provinsi Jambi.” tutup Kapolda Jambi Penulis Tim

Read More