JAG FEST 2026 HADIR DI KOTA TUA JAMBI, PADUKAN KULINER, MUSIK DAN KOMUNITAS

Tajam24Jam.Com JAMBI, 24 September 2026 — Jambi Artistry Gastronomy Festival (JAG Fest) 2026 akan hadir di kawasan Kota Tua Jambi dengan mengusung konsep “Kuliner, Komunitas, Musik dalam Satu Cerita.” Berdasarkan informasi dari penyelenggara, JAG Fest 2026 dijadwalkan berlangsung pada 3–4 Oktober 2026 dan 10–11 Oktober 2026, serta direncanakan berlanjut setiap pekan dengan tema yang berbeda. Kegiatan tersebut akan dipusatkan di kawasan Istana Anak-Anak 2 dan Hotel Duta, Kota Tua Jambi. JAG Fest 2026 dirancang sebagai ruang pertemuan bagi pelaku usaha, komunitas, keluarga, dan masyarakat untuk menikmati beragam sajian kuliner sekaligus mengikuti berbagai kegiatan hiburan dan komunitas. Sejumlah kegiatan yang disiapkan antara lain wisata kuliner dengan berbagai pilihan makanan, pertunjukan musik, hiburan dari komunitas lokal, serta kegiatan komunitas yang melibatkan berbagai kelompok, seperti komunitas K-Pop, Jepang, otomotif, dan komunitas lainnya. Selain hiburan, penyelenggara juga menyiapkan program giveaway bagi pengunjung selama pelaksanaan festival. Kegiatan ini juga memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk berjualan sekaligus memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat. Dengan demikian, JAG Fest tidak hanya menghadirkan kegiatan hiburan, tetapi juga menjadi wadah promosi produk dan kreativitas pelaku usaha lokal. Penyelenggara menargetkan JAG Fest 2026 dapat menarik masyarakat Jambi, keluarga, pecinta kuliner, serta berbagai komunitas untuk bersama-sama meramaikan kawasan Kota Tua Jambi. Melalui perpaduan kuliner, musik, dan aktivitas komunitas, JAG Fest 2026 diharapkan turut menghidupkan suasana kawasan Kota Tua Jambi sekaligus memperkenalkan potensi kreativitas dan produk lokal kepada masyarakat. “Jadikan bagian dari perayaan kreativitas dan ekonomi lokal,” menjadi pesan yang diusung dalam promosi JAG Fest 2026. Masyarakat yang ingin mendapatkan informasi terbaru mengenai rangkaian kegiatan JAG Fest 2026 dapat mengikuti akun Instagram @jagfest.jambi serta menggunakan tagar #JAGFEST2026. Penulis Tim 

Read More

Kecewa atas pagar ditutup rapat, Aliansi mahasiswa UIN Jambi melawan geruduk kantor gubernur Jambi terhadap Dana Siluman Rp57 Miliar dan Karhutla. Yang di pimpin oleh Ketua SEMA UIN STS Jambi dan Ketua DEMA UIN STS Jambi.

Tajam24Jam.Com Jambi, 22 September 2026 – Terdapat kekecewaan mendalam atas penutupan gerbang dengan rapat saat Aliansi Mahasiswa UIN Jambi Melawan menggeruduk Kantor Gubernur Jambi. Aksi yang dipimpin langsung oleh Ketua SEMA-U UIN STS Jambi Heryanto dan Ketua DEMA-U UIN STS Jambi Abel Gaesca Sandya ini membawa dua isu besar yang meresahkan publik Jambi: dugaan Dana Siluman Rp57 Miliar dan krisis Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Massa yang terdiri dari puluhan mahasiswa UIN STS Jambi tiba di depan Kantor Gubernur pada pukul 14.00 WIB. Namun, gerbang kantor ditutup rapat. Gubernur Jambi tidak hadir menemui massa aksi. Pertemuan hanya diwakili oleh staf Pemerintah Provinsi yang dinilai tidak menguasai materi dan tidak mampu memberikan jawaban konkret atas 4 tuntutan krusial kami: Ketua SEMA-U Heryanto dalam orasinya menegaskan: “Kami kecewa. Gerbang ditutup rapat untuk mahasiswa, tapi anggaran Rp57 Miliar bisa lolos tanpa transparansi. Bagi kami, jawaban ‘sah secara administratif’ dari DPRD tidak cukup. Publik berhak tahu dari mana anggaran itu berasal, lewat proses apa masuk ke APBD, untuk program apa, dan siapa penerima manfaatnya. Legalitas administratif bukan berarti pertanyaan publik selesai.” Senada dengan itu, Ketua DEMA-U Abel Gaesca Sandya menambahkan: “Rakyat Jambi hari ini sesak karena asap Karhutla. Pemerintah hanya meliburkan sekolah, tanpa langkah konkret memadamkan api dan menindak pembakar hutan juga tidak ada solusi untuk penganan asap. Ini bukti negara abai terhadap keselamatan rakyatnya.” Sebagai bentuk kekecewaan atas tidak adanya dialog yang substantif, Aliansi UIN Jambi Melawan menutup aksi dengan aksi simbolik berbagi masker gratis kepada masyarakat di sekitar kantor gubernur. Aliansi menegaskan, ini bukan akhir. Jika Pemerintah Provinsi Jambi tidak memberikan penjelasan terbuka dan teruji kepada publik soal Dana Rp57 Miliar dan penanganan Karhutla, maka kami akan kembali dengan AKSI JILID 2 dengan massa yang jauh lebih besar. Hidup Mahasiswa!Hidup Rakyat Jambi! Tertanda,Aliansi UIN Jambi MelawanSEMA-U & DEMA-U UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Penulis Tim

Read More

Polda Jambi Gelar Apel Operasi Jaran Siginjai 2026, Tekan Tindak Pidana Curanmor

Tajam24Jam.Com JAMBI, 23 September 2026 – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menekan angka kriminalitas di wilayah hukumnya. Hal ini diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan Apel Operasi (Ops) Jaran Siginjai 2026, yang digelar di lapangan hitam Mapolda Jambi, Rabu (23/09/2026). Kegiatan apel ops pasukan ini dipimpin langsung oleh Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si dan dihadiri Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Subandi, S.I.K., M.H., Karo Ops Polda Jambi Kombes Pol. Vendra Riviyanto, S.I.K., M.H., Kabid Propam Polda Jambi Kombes Pol. R. A. Sormin, S.I.K., Wadir Reskrimum Polda Jambi AKBP Imam Rachman, S.I.K., para Kasatgas serta personel yang terlibat dalam operasi. Apel Gelar Ops Jaran Siginjai 2026 ini menjadi momen penting sebagai tanda dimulainya serangkaian langkah operasi kepolisian yang terencana, terkoordinasi, dan terarah. Kehadiran seluruh personel yang akan bertugas dalam operasi selama 20 (dua puluh hari) mulai tanggal 23 September sampai dengan 12 Oktober 2026 ini menunjukkan kesiapan penuh dari institusi Polda Jambi untuk turun ke lapangan dan bekerja secara maksimal demi menciptakan rasa aman bagi seluruh warga Jambi. Dalam arahannya, Wakapolda Jambi menekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas sesuai target dan pembagian tugas yang telah ditentukan dengan penuh tanggung jawab. “Target operasi sudah ditentukan dan tugas masing-masing personel juga sudah dijelaskan. Laksanakan tugas tersebut dengan penuh tanggung jawab dan tetap mengutamakan keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Brigjen Pol. K. Yani Sudarto. Wakapolda juga mengingatkan bahwa keselamatan personel merupakan bagian penting dari keberhasilan pelaksanaan operasi. Ia meminta seluruh personel untuk senantiasa menjaga diri selama menjalankan tugas di lapangan. “Keberhasilan operasi bukan hanya dilihat dari capaian hasil, tetapi juga bagaimana seluruh personel dapat melaksanakan tugas dengan baik dan kembali ke rumah dalam keadaan selamat,” tegasnya. Selain itu, Wakapolda Jambi meminta seluruh personel menjadikan pelaksanaan Operasi Jaran Siginjai 2026 sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Setiap dukungan anggaran yang diterima personel juga harus digunakan dan dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan. “Personel yang terlibat dalam operasi ini merupakan personel yang terpilih. Jadikan pelaksanaan tugas ini sebagai ladang ibadah dan laksanakan dengan penuh integritas. Setiap dukungan anggaran yang diterima agar dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya,” katanya. Untuk memastikan pelaksanaan operasi berjalan efektif, Wakapolda juga menginstruksikan Biro Operasi Polda Jambi agar melakukan evaluasi setiap hari terhadap capaian yang telah dilaksanakan selama operasi. “Evaluasi harus dilakukan setiap hari sehingga kita dapat mengetahui capaian, kendala, maupun langkah yang perlu dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan operasi,” lanjutnya. Melalui Operasi Jaran Siginjai 2026, Polda Jambi berharap upaya kepolisian dalam mengungkap dan mencegah tindak pidana curanmor dapat semakin optimal, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. “Semoga Operasi Jaran Siginjai 2026 dapat berjalan lancar dan memberikan output yang nyata dalam mengurangi, bahkan meniadakan tindak pidana curanmor di wilayah hukum Polda Jambi,” pungkas Wakapolda Jambi. Penulis Tim

Read More

Bidhumas Polda Jambi Gelar Bimtek Fotografi dan Videografi, Perkuat Kompetensi Kehumasan Personel

Tajam24Jam.Com JAMBI, 23 September 2026 – Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Jambi melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Fotografi dan Videografi sebagai upaya meningkatkan kemampuan dan kompetensi personel dalam mendukung pelaksanaan tugas kehumasan di lingkungan Polri Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Lt. III Gedung Siginjai Polda Jambi pada Rabu, (23/09/2026) tersebut dibuka oleh Kasubbid Multimedia Bidhumas Polda Jambi, AKBP Wirmanto Dinata, yang mewakili Kabid Humas Polda Jambi. Bimtek diikuti oleh para Kasubbagrenmin dan operator PPID satuan kerja (satker) Polda Jambi, serta para Kasi Humas dan operator Humas Polres jajaran Polda Jambi. Dalam sambutannya, AKBP Wirmanto Dinata menyampaikan bahwa kemampuan fotografi dan videografi menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kehumasan, khususnya dalam mendokumentasikan dan menyebarluaskan berbagai kegiatan positif Polri kepada masyarakat. Ia menekankan bahwa berdasarkan Perkap Polri Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Kehumasan di Lingkungan Polri, tugas kehumasan tidak hanya menjadi tanggung jawab personel yang bertugas pada fungsi Humas, tetapi juga diemban oleh seluruh Pegawai Negeri pada Polri. “Sesuai Perkap Nomor 6 Tahun 2023, kehumasan bukan hanya menjadi tanggung jawab fungsi Humas, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh Pegawai Negeri pada Polri. Karena itu, setiap personel memiliki peran untuk menyampaikan informasi yang positif, edukatif dan bermanfaat kepada masyarakat,” ujar AKBP Wirmanto Dinata. Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa seluruh personel Polri diharapkan dapat membangun kebiasaan untuk mendokumentasikan serta menyebarluaskan kegiatan positif yang dilaksanakan Polri, baik melalui media sosial maupun media komunikasi lainnya dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku. “Kami berharap seluruh peserta, baik Kasubbagrenmin, operator PPID, Kasi Humas maupun operator Humas Polres jajaran, dapat menjadi bagian dari penguatan komunikasi publik Polri. Setiap kegiatan positif yang dilaksanakan harus dapat dikemas dan disampaikan dengan baik sehingga masyarakat mengetahui apa yang telah dilakukan Polri,” jelasnya. Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas menyampaikan bahwa penguatan kemampuan kehumasan merupakan bagian penting dalam membangun komunikasi yang efektif antara Polri dan masyarakat. “Bapak Kapolda Jambi menekankan bahwa seluruh personel memiliki peran dalam membangun komunikasi positif Polri. Karena itu, setiap kegiatan yang dilaksanakan harus dapat didokumentasikan dan disampaikan kepada masyarakat secara baik, benar, informatif dan bertanggung jawab,” ujar Kabid Humas Polda Jambi. Menurutnya, perkembangan teknologi dan media sosial menuntut personel Polri untuk memiliki kemampuan komunikasi visual yang semakin baik. Foto dan video yang berkualitas dapat menjadi sarana untuk menyampaikan berbagai kegiatan pelayanan, perlindungan dan pengayoman Polri kepada masyarakat. “Bimtek ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis fotografi dan videografi, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bahwa setiap personel dapat menjadi bagian dari kegiatan kehumasan. Mari bersama-sama menyampaikan berbagai kegiatan positif Polri sehingga masyarakat dapat mengetahui dan memahami apa yang telah dilakukan Polri di tengah masyarakat,” ungkapnya. Dalam kegiatan tersebut, sejumlah narasumber turut memberikan materi sesuai dengan bidang keahlian masing-masing. Ketua Komisi Informasi Publik (KIP) memberikan materi “Penguatan PPID Kepolisian dalam Mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik”. Materi ini membahas pentingnya pengelolaan informasi publik yang transparan, akuntabel dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam mendukung pelayanan informasi kepada masyarakat. Selanjutnya, Direktur CV Fotopro Indonesia, Sudirman Muchtar, memberikan materi “Teknik Dasar Fotografi”. Materi tersebut memberikan pemahaman kepada peserta mengenai teknik dasar dalam menghasilkan dokumentasi foto yang baik, informatif dan memiliki nilai visual dalam mendukung kegiatan kehumasan. Sementara itu, Ketua Pengawas Sinema Kajanglako Jambi memberikan materi “Humanizing The Badge”, yang menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam penyajian informasi dan dokumentasi kegiatan kepolisian, sehingga sosok dan kegiatan personel Polri dapat tersampaikan secara lebih dekat dan relevan dengan masyarakat. Kabid Humas Polda Jambi berharap seluruh peserta dapat menyerap materi yang diberikan oleh para narasumber dan mengimplementasikannya dalam pelaksanaan tugas di masing-masing satuan kerja. “Kami berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik dan menyerap ilmu dari para narasumber. Pengetahuan mengenai keterbukaan informasi, fotografi, videografi serta pendekatan humanis dalam komunikasi sangat penting untuk mendukung pelaksanaan tugas kehumasan Polri di era digital,” pungkasnya. Kegiatan Bimtek Fotografi dan Videografi tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Bidhumas Polda Jambi, satker dan Polres jajaran dalam mengelola informasi, dokumentasi serta penyebarluasan berbagai kegiatan positif Polri kepada masyarakat. Penulis Tim

Read More

Polda Jambi dan BPOM Perkuat Sinergi Pengawasan Obat, Kosmetik dan Pangan

Tajam24Jam.Com JAMBI, 23 September 2026 – Polda Jambi terus memperkuat sinergitas dengan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jambi dalam rangka meningkatkan pengawasan terhadap peredaran obat, kosmetik, sediaan farmasi, serta pangan olahan di wilayah Provinsi Jambi. Komitmen tersebut dibahas dalam kegiatan audiensi antara Polda Jambi bersama BPOM Jambi yang berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Jambi, Rabu (23/9/2026) Audiensi tersebut dihadiri Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., Kepala Balai POM di Jambi Agus Riyanto, S. Farm., Apt., M.M. beserta Tim Balai POM Jambi, Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol. Taufik Nurmandia, S.I.K., M.H., serta Dirnarkoba Polda Jambi Kombes Pol. Dewa Made Palguna, S.H., S.I.K., M.H. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas instansi dalam memastikan produk yang beredar di tengah masyarakat memenuhi ketentuan keamanan, mutu, dan standar yang telah ditetapkan. “Kapolda Jambi menegaskan pentingnya sinergitas antara Polda Jambi dan BPOM Jambi dalam melakukan pengawasan terhadap produk yang beredar di masyarakat. Hal ini merupakan langkah bersama untuk memastikan masyarakat mendapatkan produk yang aman, bermutu, dan sesuai dengan ketentuan,” ujar Kabid Humas Polda Jambi. Menurutnya, koordinasi juga diarahkan pada peningkatan pengawasan serta pencegahan terhadap peredaran produk ilegal maupun produk yang Tidak Memenuhi Standar (TMS). “Pengawasan tidak hanya dilakukan secara preventif, tetapi juga perlu diikuti dengan langkah penindakan apabila ditemukan adanya pelanggaran. Polda Jambi siap berkolaborasi dengan BPOM Jambi dalam menindak peredaran produk ilegal dan produk yang tidak memenuhi standar sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” jelasnya. Kapolda Jambi, lanjut Kabid Humas, juga menekankan pentingnya pertukaran informasi dan koordinasi yang berkelanjutan antara kedua institusi, khususnya dalam mengantisipasi potensi peredaran produk yang dapat membahayakan masyarakat. “Kolaborasi ini diharapkan semakin memperkuat perlindungan kepada masyarakat. Dengan sinergitas dan koordinasi yang baik, setiap potensi pelanggaran dapat lebih cepat dideteksi, dicegah, dan ditindaklanjuti,” ungkapnya. Penulis Tim

Read More

Polsek Jambi Selatan Gerak Cepat Ungkap Kasus Penganiayaan , Pelaku Diamankan Kurang dari 1 Jam

Tajam24Jam.Com POLRESTA JAMBI, 22 September 2026 – Gerak cepat Unit Reskrim Polsek Jambi Selatan berhasil mengungkap kasus tindak pidana penganiayaan dengan rencana yang mengakibatkan luka . Seorang pelaku berhasil diamankan kurang dari satu jam setelah kejadian. Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang, S.I.K., M.M. melalui Kapolsek Jambi Selatan membenarkan penangkapan tersebut. Kejadian bermula pada Selasa (22/09/2026) sekira pukul 18.00 WIB di Jl. H.M. Yusuf Nasri RT 006 Kelurahan Wijayapura, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi. Piket Reskrim Polsek Jambi Selatan menerima laporan dari masyarakat bahwa telah terjadi penganiayaan menggunakan senjata tajam. Mendapat laporan tersebut, Team Unit Reskrim Polsek Jambi Selatan langsung bergerak menuju TKP dan berhasil mengamankan seorang laki-laki yang diduga sebagai pelaku. Pelaku berinisial ADP (24) warga Jl. H.M. Yusuf Nasri RT 006 Kelurahan Wijayapura, Kec. Jambi Selatan, Kota Jambi. Dari hasil interogasi awal, pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan penganiayaan terhadap korban berinisial D (71) menggunakan 1 (satu) bilah senjata tajam jenis parang. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka akibat sabetan parang di bagian kepala dan tangan dan telah mendapatkan perawatan medis. Adapun barang bukti yang berhasil diamankan polisi:1 (Satu) bilah senjata tajam jenis parang berwarna silver dengan gagang terikat tali berwarna merah. Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolsek Jambi Selatan guna proses penyidikan lebih lanjut. “Pelaku sudah kami amankan, untuk kasusnya ditangani Polsek Jambi Selatan. Pelaku akan kami jerat dengan Pasal 467 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP tentang Penganiayaan dengan rencana yang mengakibatkan luka berat,” ujar Kapolsek Jambi Selatan. Kapolsek Jambi Selatan mengimbau masyarakat untuk menahan diri dan tidak menyelesaikan masalah dengan kekerasan, serta segera melapor ke Polsek terdekat atau Call Center Polri 110 jika melihat adanya tindak pidana di lingkungan sekitar. Penulis Tim

Read More

Kapolresta Jambi Turun Langsung Pimpin Pengamanan Kebakaran Gudang Catering Mall Jamtos, Sat Reskrim dan Polsek Kotabaru Gerak Cepat Amankan TKP, 6 Korban Dirawat

Tajam24Jam.Com POLRESTA JAMBI, 22 September 2026 – Gerak cepat ditunjukkan jajaran Polresta Jambi. Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang, S.I.K., M.M. turun langsung memimpin pengamanan Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran Gudang Catering Mall Jamtos, Kota Jambi, Selasa (22/09/2026) malam. Peristiwa terjadi sekira pukul 19.18 WIB. Informasi awal diterima dari karyawan Jamtos yang melaporkan adanya ledakan dan bau gas menyengat dari dalam gudang catering. Mendapat laporan tersebut, Kapolresta Jambi hadir langsung ke lokasi didampingi Kasat Reskrim Polresta Jambi dan Kapolsek Kota Baru AKP Riko Saputra S., S.H., M.H. bersama personel Piket Fungsi, Piket Reskrim, Tim Opsnal dan Piket Patroli. Di TKP, Kapolresta memastikan proses pengamanan lokasi, evakuasi korban, dan pemadaman api oleh 2 unit Damkar Kota Jambi yang tiba 10 menit setelah kejadian berjalan aman. Berdasarkan hasil pulbaket awal, Kapolresta Jambi menjelaskan kronologi kejadian: “Berawal dari saksi mendengar ledakan dan mencium bau gas dari dalam gudang. Saksi melapor ke sekuriti, kemudian sekuriti bersama teknisi masuk untuk cek. Selang beberapa menit terjadi ledakan susulan yang menyemburkan api,” ungkap Kombes Pol Ananto Herlambang di lokasi. Akibat kejadian tersebut, 6 orang mengalami luka bakar dan saat ini mendapatkan perawatan intensif di 3 rumah sakit berbeda: Tindakan kepolisian yang telah dilakukan: mendatangi TKP, memasang Police Line, melakukan pulbaket terhadap saksi-saksi, dan melakukan pengecekan kondisi korban di rumah sakit. “Saat ini kami masih melakukan penyelidikan. Rencana tindak lanjut membuat Laporan Polisi dan Olah TKP mendalam bersama Tim Identifikasi Polresta Jambi untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. tegas Kapolresta. Kapolresta Jambi juga menghimbau kepada seluruh pengelola pusat perbelanjaan, restoran dan tempat usaha untuk rutin melakukan pengecekan instalasi gas dan listrik guna mencegah kejadian serupa. Situasi di sekitar Mall Jamtos saat ini telah kondusif, api telah padam dan aktivitas masyarakat kembali normal. Penulis Tim

Read More

Di Balik Label Energi Terbarukan, LTB Soroti Deforestasi dan Ancaman Ruang Hidup dari Konsesi PT HAN di Jambi

Tajam24Jam.Com JAMBI, 23 September 2026 — Lembaga Tiga Beradik (LTB) menyoroti dugaan kerusakan hutan alam, persoalan ruang hidup masyarakat, serta keterlantaran operasional konsesi Hutan Tanaman Energi (HTE) milik PT Hijau Artha Nusa (PT HAN) di Kabupaten Merangin dan Sarolangun, Jambi. Temuan tersebut disampaikan Imron Syahfrizal Tim Advokasi Lembaga Tiga Beradik (LTB) bersama perwakilan warga, Wiwin Saputra, dalam konferensi pers di Kedai Kopi Ancua Harmoni, Telanaipura, Kota Jambi, Rabu (23/9/2026). LTB menyebut konsesi PT HAN memiliki luasan sekitar 32.620 hektare. Berdasarkan pemantauan dan analisis spasial yang dilakukan lembaga tersebut, terdapat indikasi kehilangan tutupan hutan alam sekitar 4.361 hektare di dalam area konsesi sejak izin diterbitkan. LTB menilai kondisi itu perlu mendapat perhatian serius pemerintah, terutama karena pengembangan HTE berkaitan dengan agenda energi terbarukan dan penyediaan bahan baku biomassa. Kayu alam dan narasi energi terbarukanMenurut LTB, salah satu persoalan yang ditemukan adalah dugaan pemanfaatan kayu hasil pembukaan hutan alam dalam skema pengembangan HTE. PT HAN disebut direncanakan mengembangkan tanaman kayu, termasuk sengon (Albizia sp.), sebagai bahan baku biomassa atau wood pellet. Namun, berdasarkan pemantauan LTB, terdapat dugaan bahwa kayu alam hasil pembukaan lahan justru dikeluarkan dari kawasan konsesi dan diperdagangkan dalam bentuk kayu gelondongan. Kayu tersebut, menurut LTB, antara lain disebut mengalir ke sejumlah tempat penampungan kayu di sekitar wilayah konsesi, seperti TPK Km 9 Merangin, TPK Mentang Bungo, serta PT Lestari Utama Karya Pamenang. LTB meminta pemerintah melakukan verifikasi independen terhadap asal-usul kayu, dokumen angkutan hasil hutan, serta kesesuaian kegiatan pembukaan lahan dengan izin dan rencana kerja perusahaan. “Jangan sampai skema HTE yang seharusnya mendukung transisi energi justru menjadi pintu masuk pembukaan hutan alam. Kalau kayu alam keluar dari kawasan konsesi dan diperjualbelikan, itu harus diperiksa secara terbuka,” kata Imron Syahfrizal. Konsesi disebut mangkrak sejak 2019Selain persoalan pembukaan hutan, LTB juga menyoroti aktivitas PT HAN yang disebut telah berhenti atau tidak lagi berjalan secara signifikan sejak sekitar 2019. Pemantauan lapangan yang dilakukan LTB menemukan lokasi yang sebelumnya digunakan sebagai mess atau fasilitas operasional perusahaan kini berada dalam kondisi terbengkalai. Bangunan disebut menyisakan tiang-tiang kayu yang lapuk dan sejumlah dokumen lama. LTB mempertanyakan bagaimana status dan evaluasi pemerintah terhadap perusahaan yang tidak lagi menjalankan kegiatan sebagaimana tujuan pemberian izin. Menurut LTB, kondisi tersebut penting diperiksa karena konsesi kehutanan bukan semata-mata persoalan kepemilikan izin, tetapi juga menyangkut kewajiban pemegang izin dalam menjalankan kegiatan sesuai ketentuan, menjaga kawasan, serta mencegah kerusakan lingkungan dan konflik tenurial. Ruang hidup warga berada dalam konsesiPersoalan lain yang disoroti adalah tumpang tindih antara konsesi PT HAN dengan ruang hidup masyarakat. LTB mencatat sedikitnya 22 desa, dengan jumlah penduduk sekitar 28.593 jiwa, berada di wilayah yang disebut masuk dalam konsesi di dua kabupaten. LTB juga menyebut terdapat wilayah yang telah ditetapkan atau diidentifikasi sebagai hutan adat yang masuk dalam peta konsesi. Persoalan tersebut dinilai berpotensi memunculkan konflik agraria dan tenurial apabila tidak segera diselesaikan melalui verifikasi batas, keterbukaan informasi, serta pengakuan terhadap hak masyarakat. “Banyak warga juga belum mengetahui bahwa kebun dan ruang hidup mereka berada dalam wilayah yang masuk peta konsesi. Ini yang harus segera dibuka dan diverifikasi bersama, supaya persoalan ini tidak menjadi konflik yang lebih besar di kemudian hari,” ujar Imron. Deforestasi dan perubahan bentang alamLTB juga mengaitkan pembukaan hutan dengan perubahan kondisi ekologis di sekitar wilayah konsesi. Sejumlah sungai, antara lain Sungai Nalo, Batang Tabir, dan Batang Tantan, disebut mengalami persoalan pendangkalan, penyempitan, serta perubahan kondisi akibat aktivitas pembukaan lahan dan erosi. Selain perubahan tata air, hilangnya tutupan hutan juga dinilai dapat meningkatkan tekanan terhadap habitat satwa liar. LTB menyebut masyarakat di sekitar kawasan menghadapi meningkatnya potensi perjumpaan dan konflik dengan satwa liar ketika habitat alaminya mengalami fragmentasi atau kehilangan tutupan. Namun, LTB menilai diperlukan kajian dan pemeriksaan lapangan secara lebih menyeluruh untuk memastikan hubungan antara perubahan bentang alam, aktivitas konsesi, kondisi sungai, dan kejadian konflik satwa. LTB Minta Pemerintah Evaluasi Konsesi PT HANAtas berbagai temuan tersebut, Lembaga Tiga Beradik bersama perwakilan warga meminta pemerintah melakukan langkah-langkah sebagai berikut: Transisi Energi Jangan Mengorbankan Hutan dan MasyarakatLTB mengingatkan bahwa agenda transisi energi tidak cukup hanya dilihat dari label energi terbarukan. Pengembangan energi berbasis biomassa, menurut lembaga tersebut, juga harus memastikan bahan bakunya tidak berasal dari praktik yang menyebabkan deforestasi atau menghilangkan ruang hidup masyarakat. “Transisi energi nasional jangan sampai mengabaikan hak-hak dasar masyarakat lokal dan masyarakat adat serta keselamatan ekologi. Jangan sampai atas nama energi bersih, kita justru membiarkan pembukaan hutan alam dan persoalan ruang hidup masyarakat tidak terselesaikan,” kata Imron Syahfrizal. LTB menegaskan bahwa seluruh dugaan tersebut perlu diuji melalui pemeriksaan dan penegakan hukum oleh lembaga berwenang. Pemerintah juga didorong membuka ruang dialog dengan masyarakat terdampak agar penyelesaian persoalan konsesi PT HAN tidak berhenti pada aspek perizinan, tetapi juga menyentuh hak masyarakat dan pemulihan lingkungan. Wiwin SaputraPerwakilan Warga Terdampak Merangin Penulis Tim

Read More

Pangkogabwilhan I Tinjau Lokasi Langsung Ke Tahura Batanghari, Tekankan Sinergi Dan Penanganan Cepat

Tajam24Jam.Com BATANGHARI, JAMBI, 22 September 2026 — Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Thaha Saifuddin, Kabupaten Batanghari, terus menjadi perhatian serius. Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, S.I.P., didampingi Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin, S.I.P., M.M., turun langsung meninjau lokasi Karhutla di kawasan Tahura, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi, Selasa (22/9/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lapangan sekaligus memastikan langkah penanganan Karhutla berjalan secara terpadu, cepat dan terukur. Setibanya di lokasi, Pangkogabwilhan I menerima paparan mengenai perkembangan situasi Karhutla, kondisi medan, langkah pemadaman serta upaya pendinginan yang dilakukan oleh personel gabungan. Di tengah kondisi lapangan, Pangkogabwilhan I memberikan arahan dan masukan kepada seluruh unsur yang terlibat agar penanganan Karhutla dilakukan secara terintegrasi, tidak berjalan sendiri-sendiri, serta mengutamakan efektivitas operasi di lapangan. Pangkogabwilhan I menekankan, penanganan Karhutla harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari deteksi dini, pencegahan, patroli, pemadaman, pendinginan hingga pemulihan, dengan memperkuat koordinasi seluruh stakeholder. “Jangan hanya berpikir bagaimana memadamkan api, tetapi bagaimana persoalan ini dikerjakan, diselesaikan dan dicegah sejak awal. Semua unsur harus bergerak bersama dan memahami kondisi lapangan,” tegas Pangkogabwilhan I. Menurutnya, karakteristik kawasan yang terbakar harus menjadi perhatian dalam menentukan metode penanganan. Karena itu, setiap langkah di lapangan harus didukung pemetaan kondisi wilayah, informasi yang akurat dan koordinasi lintas sektor. Arahan tersebut sejalan dengan penekanan Pangkogabwilhan I sebelumnya bahwa penanganan Karhutla perlu bergeser dari pola reaktif menuju pencegahan dan penyelesaian akar persoalan, sehingga kebakaran tidak terus berulang setiap tahun. Usai meninjau langsung lokasi Karhutla di kawasan Tahura, rombongan kemudian bergerak menuju Rumah Dinas Bupati Batanghari. Di lokasi tersebut, Pangkogabwilhan I melanjutkan pembahasan bersama Bupati Batanghari dan seluruh unsur terkait mengenai perkembangan Karhutla di kawasan Tahura Batanghari. Pertemuan tersebut menjadi forum koordinasi untuk mengevaluasi langkah yang telah dilakukan sekaligus menyatukan strategi penanganan berikutnya, baik melalui operasi darat maupun dukungan unsur lainnya. Dalam pembahasan tersebut, sinergi antara TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Batanghari, BPBD Kabupaten Batanghari, Manggala Agni dan Damkar Kabupaten Batanghari menjadi bagian penting dalam memastikan penanganan Karhutla berlangsung efektif. Kehadiran langsung Pangkogabwilhan I di lokasi menjadi penegasan bahwa penanganan Karhutla di Jambi membutuhkan kerja bersama, komando yang terkoordinasi, respons cepat dan langkah yang berkelanjutan. Kawasan Tahura Batanghari sendiri sebelumnya menjadi salah satu titik perhatian utama dalam penanganan Karhutla di Kabupaten Batanghari, dengan operasi darat dan dukungan udara terus diperkuat oleh unsur terkait. Melalui koordinasi lintas sektor tersebut, seluruh unsur diharapkan mampu mempercepat pengendalian Karhutla sekaligus memperkuat langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali meluas. Pangkogabwilhan I menegaskan, penanganan Karhutla bukan pekerjaan satu instansi. Ini adalah tanggung jawab bersama yang membutuhkan kekompakan, kecepatan dan ketepatan tindakan di lapangan. Penrem 042/GAPU Penulis Tim

Read More

Jelang HUT KE-81 TNI, Korem 042/Gapu Gelar Bazar UMKM Murah Serentak, Bantu Masyarakat Tekan Beban Kebutuhan Pokok

Tajam24Jam.Com Jambi, 22 September 2026 — Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026, Korem 042/Garuda Putih bersama jajaran menggelar Bazar UMKM Murah Serentak di Makodim 0415/Jambi, Selasa (22/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI sekaligus wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat melalui penguatan sektor UMKM dan penyediaan kebutuhan dengan harga terjangkau. Kegiatan dihadiri Kasrem 042/Garuda Putih Kolonel Inf Davy Darma Putra, para Kepala Seksi Korem 042/Garuda Putih, para Dan/Kabalak Aju Korem 042/Garuda Putih, Ketua Persit KCK Koorcabrem 042 PD XX/TIB beserta rombongan, serta masyarakat. Bazar UMKM murah ini mendapat antusiasme masyarakat. Berbagai produk kebutuhan masyarakat dan produk UMKM disediakan dengan harga yang terjangkau, sehingga masyarakat dapat memperoleh kebutuhan sehari-hari sekaligus mendukung pelaku usaha lokal. Kasrem 042/Garuda Putih Kolonel Inf Davy Darma Putra menyampaikan bahwa kegiatan bazar tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat, khususnya dalam momentum HUT ke-81 TNI. Menurutnya, keberadaan TNI tidak hanya hadir dalam menjaga pertahanan dan keamanan, tetapi juga berupaya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan ekonomi. “Melalui kegiatan bazar UMKM murah ini, kami ingin memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus membantu memperkenalkan dan mengembangkan produk-produk UMKM,” ujar Kasrem. Ia menambahkan, sinergi antara TNI, Persit, pelaku UMKM dan masyarakat merupakan kekuatan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Semangat HUT ke-81 TNI pun diterjemahkan melalui kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Bukan sekadar seremoni, bazar UMKM murah menjadi ruang bertemunya semangat pengabdian TNI dengan kekuatan ekonomi masyarakat. Dari TNI untuk rakyat, dari UMKM untuk menggerakkan ekonomi rakyat. Melalui kegiatan tersebut, Korem 042/Garuda Putih dan jajaran menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, membangun kebersamaan serta memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Penrem 042/GAPU Penulis Tim

Read More