Personel Gabungan Ikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Siginjai 2025, di Lapangan Apel Kantor Kominfo Merangin

Tajam24Jam.Com Merangin, Jambi, 19 Desember 2025 – Ratusan personel gabungan mengikuti apel gelar pasukan Operasi Lilin Siginjai 2025 dalam rangka pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Kabupaten Merangin, pada Jum’at (19/12/2025). Apel gelar pasukan tersebut melibatkan personel dari berbagai unsur, mulai dari, Polri, TNI, Batalyon B Pelopor Brimobda Jambi, pemerintah daerah, instansi terkait, Mitra Polri (SENKOM), hingga unsur masyarakat serta kendaraan dinas yang nantinya akan digunakan guna mendukung kegiatan operasi. Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Efendi,S.I.K., MH selaku pimpinan apel mengatakan, apel gelar pasukan ini merupakan bentuk kesiapan Polri bersama pemerintah daerah dan seluruh stakeholder dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang merayakan Natal tahun 2025 dan pergantian tahun baru 2026. “Dengan kesiapan personel, sarana prasaran dan sinergi lintas sektoral, diharapkan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Kabupaten Merangin dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif,” sebut Kapolres. Lebih lanjut Kapolres menekankan, terkait pengamanan ibadah Natal dan Tahun Baru, agar seluruh personel melakukan pengamanan maksimal baik di setiap kegiatan ibadah umat Kristiani maupun kegiatan kemasyarakatan lainnya. “Terkait pengamanan Natal dan Tahun Baru, saya tegaskan agar seluruh personel yang terlibat dalam operasi ini, dapat melakukan mitigasi sejak dini dan berkoordinasi dengan seluruh pihak baik terkait pengamanan ibadah natal, tahun baru maupun pengamanan objek wisata,” ungkap Kapolres. Selain fokus pada pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru, pihaknya juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh stakeholder, pasca terjadinya bencana alam di beberapa wilayah Indonesia seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, mengingat saat ini wilayah Kabupaten Merangin mengalami hujan dengan intensitas tinggi. “Selain pengamanan ibadah natal dan perayaan tahun baru, kesiapsiagaan seluruh stakeholder terhadap bencana juga harus ditingkatkan, mengingat curah hujan di wilayah merangin masih cukup tinggi,” katanya pada Jum’at (19/12/2025). Dalam pelaksanaan Operasi Lilin Siginjai 2025 ini, sebanyak 250 personel gabungan dikerahkan. Personel tersebut nantinya akan ditempatkan di titik-titik rawan yang nantinya akan memberikan pelayanan serta mengamankan terhadap objek-objek vital, jalur lalu lintas, pusat keramaian, tempat ibadah, serta lokasi wisata yang ada di Kabupaten Merangin . Adapun keempat titik rawan tersebut telah dibuatkan Pos Pelayanan (Pos Yan) dan Pos Pengaman (Pos Pam) yang mana Pos Yan berlokasi di ujung jalur tiga jalan lintas sumatera Desa Sungai Ulak, selanjutnya Pos Pam I berada di pasar bawah Bangko, Pos Pam 2 berada jalan lintas Sumatera Kec. Pamenang dan Pos Pam 3 berada dijalan lintas Sumatera Kec.Tabir. Sementara itu Kabag Ops Polres Merangin AKP Edi Bernawan,SH selaku Karendal Opsres menyampaikan, bahwa Operasi Lilin Siginjai 2025 akan berlangsung selama 16 hari terhitung mulai 19 Desember 2025 sampai 2 Januari 2026. “Operasi Lilin Siginjai 2025 akan berlangsung selama 14 hari terhitung mulai 20 Desember 2025 sampai 2 Januari 2026, kemudian nanti akan dilanjutkan dengan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) selama 4 hari, oleh satuan fungsi operasional dan dibantu Polsek jajaran, dengan sasaran tempat ibadah, pusat keramaian masyarakat, objek wisata, serta lokasi rawan lainnya, guna antisipasi potensi gangguan kamtibmas dan kejahatan 3C,” ungkap Kabag Ops Penulis Tim

Read More

Kapolresta Jambi Pimpin Pembukaan Latpraops Lilin 2025 dan Pengamanan Tahun Baru 2026

Tajam24Jam.Com Jambi, 18 Desember 2025 – Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, S.I.K., M.H. Pimpin langsung Pembukaan Latihan Pra Operasi (Latpraops) Lilin 2025 dalam rangka pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) dilaksanakan di Aula Lokamanginti Polresta Jambi, Kamis (18/12/2025). Kegiatan Latpraops digelar sebagai bentuk kesiapan jajaran Polresta Jambi dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif selama perayaan Natal dan Tahun Baru, sekaligus menyamakan persepsi serta memberikan pembekalan kepada personel yang terlibat dalam operasi. Latpraops diikuti oleh Kabag, Kasat, Kasi, serta personel satuan fungsi, perwakilan Polsek, dan unsur pendukung operasional. Dalam arahannya, Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar S.I.K.M.H. menekankan kepada personil pada saat melaksanakan di pos pam dan pos yan akan pentingnya sinergi, kewaspadaan, dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Operasi Lilin bukan hanya rutinitas tahunan, tapi momentum penting dalam menjaga rasa aman dan nyaman masyarakat saat sedang merayakan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Kita harus hadir di tengah-tengah masyarakat dengan kesiapsiagaan penuh,” ujar Kombes Pol Boy Sutan. Kapolresta juga mengingatkan agar seluruh personel memperhatikan SOP, etika pelayanan, serta memetakan titik-titik rawan seperti rumah ibadah, pusat keramaian, jalur lalu lintas utama, dan tempat wisata. Penulis Tim

Read More

Korem 042/Gapu Peringati Hari Juang TNI AD ke-80, Perkuat Jati Diri Prajurit dan Kehadiran Negara untuk Rakyat

Tajam24Jam.Com Jambi, 15 Desember 2025 — Korem 042/Garuda Putih (Gapu) menggelar Upacara Peringatan Hari Juang TNI Angkatan Darat ke-80 Tahun 2025, selaku Inspektur Upacara (Irup) Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Heri Purwanto, S.E., M.Sc di Lapangan Upacara Makorem 042/Gapu, Jalan Urip Sumoharjo, Telanaipura, Kota Jambi, Senin (15/12/2025). Upacara yang berlangsung khidmat ini diikuti para PJU Korem, Dandim 0415/Jambi, para Dansat/Ka Balak Aku Korem, Mahasiswa STIKES Gapu, prajurit dan ASN Korem 042/Gapu di wilayah Kota Jambi. Amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc dibacakan oleh Danrem menekankan keteladanan Panglima Besar Jenderal Soedirman sebagai simbol integritas, kemurnian jiwa dan semangat juang yang harus terus diaktualisasikan dalam pelaksanaan tugas. Kasad juga mengingatkan agar seluruh prajurit dan ASN TNI AD senantiasa menjaga kehormatan diri, menjunjung tinggi nilai perjuangan, serta konsisten memegang jati diri TNI AD sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, dan tentara profesional yang hadir memberikan solusi bagi rakyat. Selain itu, Kasad menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, pemerintah daerah, dan seluruh pihak atas dukungan terhadap pelaksanaan tugas TNI Angkatan Darat di seluruh wilayah. Komandan Korem 042/Gapu dalam pernyataan singkatnya menegaskan bahwa peringatan Hari Juang TNI AD ke-80 menjadi landasan moral untuk meningkatkan profesionalisme, soliditas, dan kesiapsiagaan prajurit dalam menghadapi dinamika tantangan tugas ke depan. “Nilai-nilai perjuangan harus terus menjadi pedoman dalam menjaga keamanan wilayah sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat,” ujar Danrem. Peringatan Hari Juang TNI AD ke-80 ini akan lebih memperkokoh peran Korem 042/Gapu sebagai kekuatan pertahanan wilayah yang adaptif, responsif, dan berorientasi pada kepentingan rakyat serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Penulis Tim

Read More

Polda Jambi Gelar Rakor Lintas Sektoral 2025, Siapkan Pengamanan Natal dan Tahun Baru Humanis dan Terpadu

Tajam24Jam.Com Jambi, 17 Desember 2025 – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Tahun 2025 dengan tema “Mewujudkan Paradigma Baru Pelayanan Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dalam Semangat Transformasi Polri”, Rabu (17/12/2025). Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 3 Gedung Siginjai Polda Jambi ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar. Rakor turut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Jambi M. Hafiz Fattah, Sekda Provinsi Jambi H. Sudirman, perwakilan Danrem 042/Gapu, para Pejabat Utama Polda Jambi, Kapolresta dan Kapolres jajaran, Forkopimda Provinsi Jambi, mitra kamtibmas, serta tamu undangan lainnya. Dalam sambutan pembukaannya, Kapolda Jambi menegaskan bahwa rakor lintas sektoral merupakan bagian penting dari manajemen operasi kepolisian untuk menyamakan persepsi dan langkah seluruh pemangku kepentingan dalam pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. “Rapat koordinasi ini bertujuan memberikan pemahaman dan menyamakan persepsi seluruh satgas operasi serta instansi terkait agar pengamanan dapat berjalan maksimal dan terpadu, baik sebelum, saat, maupun setelah perayaan Natal dan Tahun Baru,” ujar Irjen Pol. Krisno H. Siregar. Kapolda menjelaskan bahwa momentum Natal dan libur akhir tahun identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, aktivitas ibadah, mudik, dan rekreasi. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan berbagai kerawanan, mulai dari gangguan kamtibmas, kemacetan lalu lintas, kecelakaan, kelangkaan BBM, hingga potensi bencana hidrometeorologi. “Hal-hal yang perlu kita antisipasi antara lain intoleransi, aksi sweeping, gangguan terhadap tempat ibadah, kejahatan konvensional, serta ancaman terorisme yang dapat memanfaatkan momentum Natal dan Tahun Baru,” tegasnya. Terkait arus lalu lintas, Kapolda Jambi memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada 20 dan 24 Desember 2025, sedangkan puncak arus balik diperkirakan pada 28 Desember 2025 dan 4 Januari 2026. Oleh karena itu, sinergi seluruh instansi sangat diperlukan untuk mengantisipasi kemacetan dan kecelakaan, khususnya di titik-titik rawan. Dalam rangka Operasi Lilin 2025, Polda Jambi menyiapkan 26 pos pengamanan dan 15 pos pelayanan dengan total 3.210 personel gabungan. Personel tersebut terdiri dari 1.507 anggota Polri, 254 personel TNI, serta 1.359 personel dari instansi terkait lainnya. Selain itu, dilakukan pula penyiapan rayonisasi kekuatan satuan wilayah dan Satbrimob guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas maupun situasi kontinjensi. “Pengamanan Natal dan Tahun Baru harus mengedepankan pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis, serta mengutamakan prinsip kemanusiaan,” tambah Kapolda Jambi. Rangkaian rakor juga diisi dengan paparan dari Direktur Intelkam Polda Jambi, BMKG, Satgas Pengendalian BBM Wilayah Jambi, Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, serta Karoops Polda Jambi yang memaparkan kesiapan pelaksanaan Operasi Lilin 2025. Dengan rakor lintas sektoral ini, diharapkan pelaksanaan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Provinsi Jambi dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat merayakan momen akhir tahun dengan rasa aman dan nyaman. Penulis Tim

Read More

Polda Jambi Terima Kunjungan Kehormatan Konsul Jenderal Jepang, Perkuat Koordinasi Keamanan WNA

Tajam24Jam.Com Jambi, 16 Desember 2025 – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi menerima kunjungan kehormatan Konsul Jenderal Jepang di Medan, Sumatera Utara, Mr. Futugori Toru, pada Selasa (16/12/2025). Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Wakapolda Jambi Brigjen Pol. M. Mustaqim di ruang kerjanya. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Karoops Polda Jambi Kombes Pol. Edi Faryadi, Dirintelkam Polda Jambi Kombes Pol. Hendri Hotuguan Siregar, Vice Consul Jepang Mr. Furunobu Koichi, Staf Lokal Konsulat Ahmad Hanafi, serta Kasubdit Kamneg Ditintelkam Polda Jambi AKBP Farouk Afero. Kunjungan kehormatan ini merupakan bentuk apresiasi Konsulat Jenderal Jepang kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Polda Jambi, atas kemitraan dan kerja sama yang selama ini terjalin dengan baik. Selain itu, pertemuan ini juga menjadi ajang perkenalan Konsul Jenderal Jepang sekaligus untuk mendengarkan secara langsung situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Provinsi Jambi. Dalam kesempatan tersebut, Mr. Futugori Toru menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Polda Jambi dan menegaskan pentingnya koordinasi dalam menjamin keamanan warga negara Jepang yang berada di Jambi, baik untuk keperluan wisata maupun pekerjaan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Polda Jambi atas sambutan yang diberikan. Tujuan kunjungan ini untuk berkoordinasi memastikan keamanan warga Jepang yang berkunjung atau bekerja di Provinsi Jambi, sekaligus mendorong peningkatan ekonomi daerah. Kami menilai Provinsi Jambi aman dan kondusif, dan hal ini akan kami sampaikan kepada warga Jepang, “ujar Mr. Futugori Toru”. Ia juga menambahkan bahwa sejauh ini tidak terdapat permasalahan antara warga Jepang dengan masyarakat Jambi, serta menyampaikan belasungkawa atas musibah yang terjadi di wilayah Sumatra. Sementara itu, Wakapolda Jambi Brigjen Pol. M. Mustaqim menyampaikan apresiasi atas kunjungan kehormatan tersebut serta memohon maaf karena Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar tidak dapat hadir secara langsung karena sedang menjalankan tugas di Jakarta. Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Konjen Jepang ke Provinsi Jambi. Berdasarkan data Direktorat Intelkam, hingga saat ini hanya terdapat satu warga Jepang yang berkunjung ke Jambi pada Februari 2025 dalam rangka wisata, “jelas Wakapolda”. Lebih lanjut, Wakapolda Jambi menegaskan komitmen Polda Jambi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kami memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat, termasuk warga negara asing yang berada di Provinsi Jambi, “tegasnya”. Menutup pertemuan, Wakapolda Jambi kembali menegaskan komitmen penuh Polda Jambi dalam memberikan perlindungan maksimal. Kami siap menjaga segenap jiwa dan raga untuk menjamin keamanan warga Jepang yang berada di Provinsi Jambi, “pungkasnya”. Penulis Tim

Read More

Dugaan Pengeroyokan terhadap Wartawan di Batanghari, Aparat Diminta Usut Tuntas

Tajam24Jam.Com JAMBI, 15 Desember 2025 — Sejumlah wartawan menjadi korban dugaan tindak pidana pengeroyokan oleh sekelompok orang tak dikenal di wilayah Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi. Atas kejadian tersebut, korban secara resmi melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Kepolisian Daerah (Polda) Jambi, pada Senin (15/12/2025). Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STTLP) yang diterbitkan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jambi, laporan tersebut tercatat dengan Nomor: STTLP/B/429/XII/2025/SPKT/POLDA JAMBI, tertanggal 15 Desember 2025. Pelapor diketahui bernama Kartiko M.W seorang wartawan yang berdomisili di Kota Jambi. Bersama 3 rekannya mengalami insiden pengeroyokan oleh sejumlah orang tak dikenal. Dalam laporannya, korban menjelaskan bahwa peristiwa berawal terjadi pada Senin, 8 Desember 2025, sekitar pukul 16.00 WIB, di wilayah Kabupaten Batanghari, Jambi. Terjadi percekcokan dengan dua orang supir di duga membawa minyak ilegal. Pertemuan berlanjut pada hari Jumat, 12 Desember 2024 sekitar pukul 16.00 WIB, korban bersama teman – teman bertemu lagi dengan pelaku di tempat di duga minyak ilegal milik keluarga pelaku. Status wartawan di duga menjadi penyebab pengeroyokan tersebut. Menurut keterangan korban kepada penyidik, kejadian bermula saat korban melintas di jalan lintas Desa Bungku di wilayah Kabupaten Batanghari. Namun, secara tiba-tiba, korban didatangi oleh sekelompok orang tak dikenal yang langsung melakukan tindakan kekerasan secara bersama-sama. Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami sejumlah luka fisik, di antaranya luka memar di bagian dada, luka pada mata sebelah kanan, serta mengalami sesak napas. Merasa keselamatannya terancam, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polda Jambi untuk mendapatkan perlindungan hukum dan penanganan lebih lanjut. Dalam laporan polisi tersebut, peristiwa ini disangkakan melanggar Pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pengeroyokan, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946. Polda Jambi melalui SPKT menyatakan telah menerima laporan tersebut dan akan menindaklanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Proses penyelidikan dan pengumpulan bukti saat ini tengah dilakukan guna mengungkap identitas para pelaku. Kasus kekerasan terhadap wartawan ini kembali menambah daftar panjang ancaman terhadap kebebasan pers di daerah. Sejumlah pihak mendesak aparat penegak hukum agar mengusut tuntas kasus ini secara profesional dan transparan, serta memberikan perlindungan maksimal kepada korban. Penulis Tim

Read More

Bandar Narkoba Asal Sarolangun, Tak Berkutik Ditangkap Polisi Saat Hendak Edarkan Sabu

Tajam24Jam.Com Merangin, 12 Desember 2025 – Jambi. Upaya peredaran gelap narkotika jenis sabu di wilayah hukum Polres Merangin kembali berhasil digagalkan oleh Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Merangin. Tepatnya pada hari jumat (12/12/2025) sekira pukul 01.00 Wib, Tim berhasil mengamankan seorang terduga pelaku berinisial MD (27), yang merupakan warga Desa Panti Kec.Sarolangun Kab.Sarolangun saat hendak mengedarkan sabu. Peristiwa tersebut bermula pada hari sabtu (06/12/2025) sekira pukul 21.00 Wib, diamana Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Merangin mendapatkan informasi dari masyarakat terkait maraknya transaksi jual beli narkotika jenis sabu di wilayah Desa Langling Kec.Bangko Kab.Merangin Prov.Jambi. Berbekal informasi tersebut, Kasat Resnarkoba Polres Merangin AKP Rezi Darwis,SH.,M.M., langsung memerintahkan Tim Opsnal untuk melakukan penyelidikan. Tepatnya pada hari jumat (12/12/2025) sekira pukul 01.00 Wib, Tim berhasil mengamankan seorang terduga pelaku berinisial MD (27) saat dalam perjalanan tepatnya dijalan Desa Langling Kec.Bangko Kab. Merangin. Pada saat dilakukan penggeledahan, polisi turut menyita sejumlah barang bukti lainnya, di antaranya 6 (enam) paket narkotika jenis sabu dalam plastik klip dengan berat Bruto 27,781 gram, 1 (satu) unit sepeda motor merk Honda Beat warna kuning, ⁠1 (satu) Buah timbang merk CHQ warna hitam, ⁠1 (satu) unit HP android merk INFINIX warna hitam, 1 (satu) buah Tas selempang warna abu-abu merk EIGER dan 4 (empat) pack plastik klip berbagai ukuran. ”Benar, tersangka MD ini, kami amankan saat akan mengedarkan narkotika jenis sabu dan pada saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti paket narkotika jenis sabu beserta barang bukti lainnya didalam Tas selempang yang saai itu disandang oleh tersangka. Selanjutnya tersangka dan barang bukti langsung kami amankan ke Polres Merangin untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut” ujar Rezi. Sementara itu Kasubsi Penmas Polres Merangin AIPTU Ruly.S.Sy.,M.H, kepada awak media menjelaskan, bahwa dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka MD mengaku barang haram tersebut didapat dengan cara membeli dari rekannya yang bersal dari Sumatera Selatan dan tersangka sudah beberapa kali mengedarkan barang haram tersebut kewilayah hukum Polres Merangin ”Benar, tersangka mengaku mendapatkan barang haram tersebut dengan cara membeli dari rekannya yang berasal dari Sumatera Selatan sebanyak 30 gram dengan harga Rp.19.500.000.- (sembilan belas juta lima ratus ribu rupiah), namun uang pembelian sabu tersebut akan dibayarkan setelah narkotika sabu tersebut habis terjual” jelas Ruly. Lebih lanjut Ruly menambahkan, bahwa jaringan tersangka MD ini, dikenal sangat rapi dan licin. Oleh karena itu saat ini penyidik masih fokus untuk melakukan pendalaman terhadap keterangan tersangka. ”Jaringan tersangka ini dikenal sangat rapi, namun demikian penyidik tetap akan bekerja keras guna mengungkap jaringan tersangka MD ini sampai keakar-akarnya”, ujar Ruly. Selain itu Ruly juga mengucapkan terimakasih atas partisifasi masyarakat selama ini, yang sudah memberikan informasi dalam pengungkapan dugaan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Merangin. “Kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang sudah berperan aktif dalam pengungkapan kasus Narkoba, karena narkoba merupakan kejahatan serius yang merusak masa depan generasi mudah, oleh karena itu kami akan terus berkomitmen melakukan penindakan tegas dan mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam memerangi peredaran serta penyalahgunaan narkotika,” tegas Ruly. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya Tersangka MD dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Subsideir Pasal 112 ayat (2) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman paling singkat 6 (enam) tahun penjara dan paling lama 20 (dua puluh) tahun. Penulis Tim

Read More

Diduga Abaikan Kolam Retensi, Jambi Business Center Disorot: Banjir Mengintai, AMDAL Belum Tuntas

Tajam24Jam.Com Jambi, 16 Desember 2025 — Pembangunan dan operasional Jambi Business Center (JBC) kembali menuai kritik tajam. Pengelola kawasan bisnis raksasa ini diduga mengabaikan kewajiban kolam retensi sebagaimana tercantum dalam Adendum ANDAL RKL–RPL, dokumen AMDAL yang secara hukum bersifat mengikat dan wajib dipatuhi. Dalam dokumen lingkungan, kolam retensi JBC dirancang dengan spesifikasi teknis jelas—mulai dari luas, kedalaman, hingga kapasitas tampung—sebagai instrumen utama pengendalian limpasan air hujan. Namun fakta lapangan memunculkan dugaan kuat bahwa kolam tersebut tidak dibangun sesuai rencana, baik dari sisi luasan efektif maupun fungsi pengendalian banjir. Akibatnya, kawasan sekitar JBC dilaporkan mengalami genangan berulang setiap hujan deras. Warga menilai aliran air yang seharusnya tertahan di dalam kawasan bisnis justru dialihkan ke permukiman, memicu banjir, merusak fasilitas warga, dan mengganggu aktivitas sosial-ekonomi. Persoalan ini bukan sekadar teknis, melainkan indikasi ketidakpatuhan terhadap AMDAL. Jika terbukti, pengelola JBC dapat dinilai melanggar kewajiban lingkungan dan mengabaikan prinsip pembangunan berkelanjutan—keuntungan ekonomi diraup, sementara risiko bencana ditanggung masyarakat. Sorotan kian menguat setelah DLH Kota Jambi mengonfirmasi bahwa dokumen AMDAL JBC belum tuntas. Kepala DLH Kota Jambi, Fauzi, menyebut kolam retensi belum selesai dikerjakan dan pihak JBC telah menerima tiga kali surat teguran. “Kolam retensi sampai saat ini belum tuntas dikerjakan,” ujarnya kepada awak media. Keterangan DLH memantik pertanyaan serius: bagaimana mungkin kawasan telah beroperasi, sementara AMDAL belum rampung? Situasi ini dinilai berisiko memperbesar dampak ekologis—yang kini nyata dirasakan warga dalam bentuk banjir berulang. Saat dikonfirmasi, kuasa hukum JBC, Hasudungan, SH, menyatakan kolam retensi baru dikerjakan sebagian. Ketika ditanya batas waktu penyelesaian, ia menyebut tidak ada batas waktu dari DLH dan Pemkot, bahkan menyatakan pekerjaan bisa diselesaikan “kapan saja”. Pernyataan tersebut menuai kritik, karena bertolak belakang dengan asas kepastian hukum dan pencegahan dampak lingkungan dalam AMDAL. Tanpa penegakan tegas, kolam retensi berpotensi menjadi formalitas di atas kertas, sementara banjir menjadi beban permanen warga. Desakan publik kini mengarah pada audit lingkungan menyeluruh, penegakan sanksi administratif, hingga kewajiban pemulihan lingkungan jika pelanggaran terbukti. Tanpa langkah tegas dan transparan, banjir berisiko menjadi bencana rutin, dan JBC menjadi simbol pembangunan yang abai lingkungan. Penulis Tim

Read More

Sekjen PWDPI Jambi Amri S.Pd Tegaskan Profesionalisme Pers di Tengah Isu Pungli SIM Polresta Jambi

Tajam24Jam.Com Jambi, 16 Desember 2025 – Isu dugaan pungutan liar (pungli) dalam pelayanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satpas Polresta Jambi kembali menjadi sorotan publik. Namun, tudingan tersebut mendapat bantahan tegas dari Syadikin, warga Kota Jambi, yang namanya disebut-sebut sebagai korban pungli dalam sejumlah pemberitaan dan pesan berantai di media sosial. Syadikin menegaskan bahwa dirinya tidak pernah diwawancarai dan tidak pernah memberikan pernyataan sebagaimana yang beredar di berbagai platform media. Saya tidak pernah diwawancarai dan tidak pernah memberikan pernyataan seperti itu,” tegas Syadikin, Selasa (16/12/2025). Menurutnya, pengalaman yang ia rasakan saat mengurus SIM di Satpas Polresta Jambi justru berbanding terbalik dengan tudingan pungli yang beredar. Ia menilai seluruh proses pelayanan berjalan ramah, transparan, dan sesuai prosedur resmi. Syadikin bahkan menyampaikan apresiasi kepada jajaran Satpas SIM Polresta Jambi atas pelayanan yang dinilainya profesional dan terbuka kepada masyarakat. “Terima kasih Satpas SIM Polresta Jambi atas pelayanan terbaik untuk masyarakat,” ujarnya. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, terutama informasi yang berpotensi mencemarkan nama baik institusi maupun individu. Kasus ini menjadi pengingat penting di tengah derasnya arus informasi digital, bahwa klarifikasi langsung dari sumber utama merupakan langkah krusial untuk menangkal hoaks dan menjaga kepercayaan publik. Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Umum Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Provinsi Jambi, Amri, S.Pd, menegaskan bahwa profesionalisme jurnalis harus dijaga agar tidak menimbulkan kegaduhan publik. “Produk jurnalistik harus merujuk pada Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Setiap informasi wajib berimbang dengan narasumber yang jelas, jangan mengada-ada sehingga mencemarkan nama baik institusi yang sudah berjalan dengan baik,” tegas Amri. Ia juga menekankan pentingnya semua pihak berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP), mengingat SIM merupakan hasil dari uji kelayakan seseorang dalam mengemudikan kendaraan bermotor. “Produk jurnalistik yang baik adalah bagian dari informasi publik yang benar-benar berimbang dan terpercaya. Mari bersama-sama menjunjung tinggi kode etik dan Undang-Undang Pers,” tutupnya. Penulis Tim

Read More

Warga Bantah Isu Pungli di Satpas SIM Polresta Jambi: “Saya Tidak Pernah Diwawancarai”

Tajam24Jam.Com Jambi, 16 Desember 2025 – Isu dugaan pungutan liar (pungli) dalam pelayanan pembuatan SIM di Satpas Polresta Jambi kembali menjadi sorotan publik. Namun, tudingan tersebut dibantah keras oleh Syadikin, warga Kota Jambi, yang namanya disebut-sebut dalam pemberitaan sebagai korban pungli. Syadikin menegaskan bahwa dirinya tidak pernah diwawancarai dan tidak pernah memberikan pernyataan sebagaimana yang beredar di sejumlah platform media dan pesan berantai. “Saya tidak pernah diwawancarai dan tidak pernah memberikan pernyataan seperti itu,” tegasnya. Menurut Syadikin, pengalaman yang ia rasakan justru berbanding terbalik dengan tudingan tersebut. Ia menilai pelayanan di Satpas SIM Polresta Jambi berlangsung ramah, transparan, dan sesuai prosedur yang berlaku. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada jajaran Satpas SIM Polresta Jambi atas pelayanan yang dinilainya profesional dan terbuka kepada masyarakat. “Terima kasih Satpas SIM Polresta Jambi atas pelayanan terbaik untuk masyarakat,” ujarnya. Pernyataan ini sekaligus menjadi penegasan penting agar masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Syadikin mengimbau publik untuk cek fakta sebelum menyebarkan informasi, terutama yang berpotensi mencoreng nama baik institusi atau individu. Kasus ini menjadi pengingat bahwa di tengah derasnya arus informasi digital, klarifikasi langsung dari sumber utama merupakan kunci untuk menangkal hoaks dan menjaga kepercayaan publik. Penulis Tim

Read More