Bandar Besar Narkoba di Mentok Ditangkap, Sempat Kuasai Senjata Api yang Ternyata Airsoft Gun

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, Selasa 15 Juli 2025 – Satuan Reserse Narkoba Polres Bangka Barat berhasil mengungkap peredaran narkotika dalam jumlah besar di wilayah Kecamatan Mentok. Seorang pria berinisial M.S. alias U (29), warga Kp. Tanjung Sawah, Kelurahan Tanjung, berhasil diamankan bersama ratusan butir pil ekstasi dan sejumlah paket sabu. Penangkapan dilakukan pada Selasa (15/7/2025) sekitar pukul 00.15 WIB di salah satu rumah di Kp. Tanjung Sawah, setelah petugas menerima laporan dari masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang mengarah pada peredaran narkoba. Menariknya, saat diamankan, tersangka sempat memegang benda yang diduga senjata api. Namun setelah diperiksa, benda tersebut ternyata hanyalah airsoft gun jenis revolver. Kendati demikian, situasi sempat menegangkan karena petugas menduga tersangka membawa senjata api sungguhan. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K. melalui PS. Kasi Humas Iptu Yos Sudarso menyampaikan bahwa tersangka diketahui merupakan bandar besar sabu dan ekstasi yang cukup dikenal di wilayah Mentok. “Ini pengungkapan yang sangat penting karena yang bersangkutan termasuk pemain besar dalam peredaran narkoba di wilayah Mentok. Kita apresiasi kecepatan dan ketelitian anggota di lapangan,” ujar Iptu Yos Sudarso. Dalam penggeledahan awal, petugas menemukan 81 butir pil ekstasi dan tiga paket plastik klip bening berisi kristal yang diduga narkotika jenis sabu dari saku tersangka. Selanjutnya, penggeledahan di rumah tersangka kembali membuahkan hasil dengan ditemukannya 120 butir pil ekstasi di gudang dan dua paket sabu di bawah sofa. Barang bukti yang diamankan meliputi: 201 butir pil ekstasi berbagai warna (175 kuning, 15 merah jambu, 10 coklat, 1 hijau) – berat brutto 90,13 gram 5 paket klip bening berisi kristal diduga sabu – berat brutto ±1,00 gram 1 pucuk airsoft gun jenis revolver 1 timbangan digital Uang tunai sebesar Rp600.000 Satu unit sepeda motor tanpa nopol Satu unit handphone, dompet, dan beberapa peralatan pengemasan narkoba Saat ini, tersangka dan seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Bangka Barat untuk proses penyidikan lebih lanjut. Polres Bangka Barat terus berkomitmen memberantas segala bentuk peredaran narkotika dan mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing. Penulis Tim

Read More

Warung Otak-Otak Udin Pantai Baru Batu Rakit, Sajikan Ikan Segar Langsung dari Nelayan

Tajam24Jam.Com Pantai Batu Rakit Baru, Bangka Barat, 13 Juli 2025 — Jika Anda sedang berada di wilayah Bangka Barat, jangan lewatkan untuk singgah ke Warung Otak-Otak Udin yang terletak di Jalan Batu Rakit, Pantai Baru, Kelurahan Tanjung, Kabupaten Bangka Barat. Warung ini dikelola oleh Saripudin, yang akrab disapa Udin. Ia telah bertahun-tahun menyajikan aneka hidangan laut segar seperti otak-otak, mie, serta ikan bakar yang langsung didapat dari tangkapan nelayan setempat. Tak heran jika warung ini menjadi salah satu destinasi kuliner favorit, baik bagi warga lokal maupun wisatawan. Menu Andalan: Ikan Bakar Segar Langsung dari NelayanMenu spesial yang ditawarkan di sini adalah ikan bakar segar hasil laut dari nelayan Batu Rakit, serta otak-otak yang dibuat dari ikan tenggiri pilihan. Rasanya yang autentik dan aroma bakaran khas pantai membuat banyak pengunjung ketagihan. Tak sedikit pengunjung yang rela datang jauh-jauh hanya untuk menikmati cita rasa khas warung ini. Salah satu pengunjung, Shevty, warga Belo, mengaku sangat puas dan senang berkunjung ke Warung Udin. “Rasanya enak banget, apalagi makannya sambil menikmati angin dan suasana pantai. Saya jadi ketagihan!” ungkapnya. Warung ini juga sering dikunjungi oleh tokoh masyarakat dan aparat setempat, salah satunya Aipda Sri Iwan, anggota Humas Polres Bangka Barat. Ia menyebut warung ini sebagai tempat makan yang “mantap dan luar biasa mantap,” sekaligus menjadi tempat silaturahmi antara masyarakat dan aparat. Warung Otak-Otak Udin telah berdiri belasan tahun dan terus mempertahankan kualitas serta keasliannya. Keramaian pengunjung dan viralnya di media sosial menjadi bukti bahwa warung ini patut diperhitungkan sebagai ikon kuliner khas pesisir Bangka Barat. Bagi masyarakat Bangka Barat dan Bangka Belitung, jangan ragu untuk mengunjungi Warung Otak-Otak Udin. Ajak juga keluarga, sahabat, dan tokoh-tokoh masyarakat untuk merasakan langsung kelezatan kuliner laut yang autentik sambil menikmati indahnya Pantai Batu Rakit Baru. Penulis Tim

Read More

Camat Parit Tiga Apresiasi Kinerja Polri Jaga Kamtibmas

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, Jum’at 11 Juli 2025 – Camat Parit Tiga, Adhian Zulhajjany, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polres Bangka Barat, atas dedikasi dan kerja keras dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kecamatan Parit Tiga. Menurutnya, peran Polri sangat penting dalam menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat. “Kami sangat mengapresiasi kinerja Polri yang selalu hadir di tengah masyarakat, menjaga situasi tetap kondusif, serta mendukung berbagai program pemerintah daerah,” ujar Adhian. Ia juga berharap sinergi antara pemerintah kecamatan dan kepolisian dapat terus terjalin erat demi mewujudkan lingkungan yang aman, damai, dan sejahtera bagi seluruh warga Parit Tiga. Penulis Tim

Read More

Ultimatum Terakhir Kapolres Bangka Barat: Tambang Ilegal di Kawasan Pemda, Bangunan Pemerintah Terancam Ambruk!

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, Jum’at 11 Juli 2025 – Situasi di kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten Bangka Barat makin memprihatinkan. Aktivitas tambang timah ilegal yang nekat beroperasi tepat di belakang fasilitas pemerintahan kini mengancam bangunan milik negara. Jumat 11 Juli 2025. Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., memberikan ultimatum terakhir kepada para pelaku tambang ilegal: Hentikan sekarang atau berhadapan langsung dengan proses hukum hingga ke penyidikan! Penertiban dilakukan Polres Bangka Barat pada Jumat pagi (11/7/2025), sekitar pukul 08.30 WIB. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan sejumlah peralatan tambang ilegal, membongkar pondok-pondok tempat tinggal pekerja tambang, serta memantau langsung kondisi sekitar lokasi. Yang paling mencemaskan, salah satu bangunan milik pemerintah di area Wisma Graha Aparatur, tepatnya di belakang lapangan tenis, kini dalam kondisi kritis dan terancam roboh akibat aktivitas tambang yang menggila. “Ada satu bangunan di belakang lapangan tenis Wisma Graha Aparatur yang kondisinya sangat rawan. Aktivitas tambang itu sudah terlalu dekat. Ini yang kami antisipasi agar tidak roboh. Kalau tetap dibiarkan, ini bisa membahayakan jiwa dan aset negara,” tegas AKBP Pradana di lokasi. Kapolres menegaskan bahwa kawasan tersebut adalah wilayah resmi milik Pemkab Bangka Barat, dan juga termasuk hutan lindung yang secara hukum tidak boleh disentuh aktivitas pertambangan. “Kami tegaskan, ini kawasan perkantoran dan bangunan negara, serta masuk wilayah hutan lindung. Tidak boleh ada aktivitas penambangan di sini. Ini garis keras kami!” kata Kapolres dengan nada tinggi. Ia juga memperingatkan bahwa saat ini memang belum ditemukan pelaku di lokasi, namun semua peralatan yang diamankan sudah dibawa ke Mapolres Bangka Barat untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. “Kalau mereka masih nekat, kami tidak main-main. Kami akan proses hukum sampai ke tingkat penyidikan. Ini adalah peringatan terakhir dari kami!” ujar AKBP Pradana. Bangunan milik pemerintah yang terancam roboh menjadi perhatian serius jajaran Polres. Jika kerusakan sampai terjadi, para pelaku bukan hanya dijerat dengan UU Minerba, tapi juga dapat dikenakan pasal-pasal pidana lainnya yang berkaitan dengan perusakan fasilitas negara. “Kami sudah lakukan upaya persuasif, sekarang tinggal pilihan mereka: berhenti atau berhadapan dengan hukum,” tutup Kapolres. Polres Bangka Barat kini terus melakukan patroli dan pemantauan di kawasan tersebut untuk memastikan tidak ada aktivitas susulan. Masyarakat diimbau untuk tidak terlibat atau memberikan dukungan terhadap praktik tambang ilegal, terlebih di kawasan vital milik pemerintah. Penulis Tim

Read More

Kapolres Bangka Barat Pimpin Langsung Penertiban Tambang Ilegal di Kawasan Kantor Pemda

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, Jum’at 11 Juli 2025 – Kepolisian Resor Bangka Barat menertibkan aktivitas tambang timah ilegal yang berada di kawasan kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Jumat (11/7/2025). Penertiban dimulai pukul 08.30 WIB dan dipimpin langsung oleh Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K. Dalam kegiatan tersebut, jajaran Sat Samapta Polres Bangka Barat turut mengamankan sejumlah peralatan tambang ilegal yang ditemukan di area belakang mes Pemda Bangka Barat. Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha menyampaikan bahwa kegiatan penertiban ini merupakan bentuk teguran keras kepada para pelaku tambang ilegal yang nekat beroperasi di kawasan yang seharusnya steril dari aktivitas tersebut. “Kami tegaskan, aktivitas tambang ilegal di kawasan perkantoran Pemkab Bangka Barat harus dihentikan. Ini adalah kawasan strategis, terdapat bangunan milik pemerintah, dan juga masuk dalam wilayah hutan lindung. Tidak ada kompromi untuk pelanggaran seperti ini,” tegas AKBP Pradana. Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak lagi melakukan kegiatan penambangan di wilayah tersebut. “Kami minta kepada seluruh masyarakat yang masih beraktivitas di kawasan ini untuk segera menghentikan kegiatannya. Jika masih ditemukan aktivitas serupa, kami tidak akan segan melakukan tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku,” tambahnya. Kapolres menegaskan bahwa upaya ini bukan semata untuk penegakan hukum, tetapi juga untuk melindungi kepentingan masyarakat luas yang membutuhkan fasilitas sosial dan fasilitas umum yang layak dan aman. “Yang kami lindungi bukan hanya lingkungan, tetapi juga kepentingan masyarakat secara umum. Kawasan ini adalah fasilitas negara yang harus kita jaga bersama,” tutup AKBP Pradana. Penulis Tim

Read More

Bungkam Fitnah, Satpolair dan TNI AL Amankan 20 Ponton Teluk Inggris Kini Bebas Tambang Ilegal

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 9 Juli 2025 – Dua hari pasca penertiban tambang ilegal di perairan Teluk Inggris, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Kepolisian Resor Bangka Barat memastikan bahwa kawasan tersebut kini telah bersih dari aktivitas ponton isap produksi (PIP) ilegal. Rabu 9 Juli 2025. Sebanyak 20 unit ponton tambang ilegal telah berhasil diamankan oleh tim gabungan Polres Bangka Barat bersama TNI AL Muntok. Penertiban tersebut dilakukan secara bertahap pada tanggal 5 dan 6 Juli 2025. Pada hari pertama, aparat mengamankan 13 ponton, sementara di hari kedua 7 ponton tambahan ditarik dari lokasi yang sama. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K. melalui PS. Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso menegaskan bahwa penindakan ini merupakan bagian dari komitmen penuh aparat penegak hukum dalam menutup ruang gerak tambang ilegal yang merusak lingkungan dan menimbulkan keresahan masyarakat. “Saat ini, tidak ada lagi satu pun ponton tambang ilegal yang beroperasi di Teluk Inggris. Penertiban berjalan tegas, dan kawasan sudah steril. Semua ponton yang diamankan masih dalam proses penyelidikan,” tegas Iptu Yos. Penertiban tambang ilegal yang intens ini rupanya memicu reaksi dari sejumlah pihak yang merasa terganggu. Beredar narasi liar yang menyebutkan bahwa personel Satpolairud Polres Bangka Barat menerima setoran Rp300 ribu per ponton dari penambang ilegal. Menanggapi hal ini, Polres Bangka Barat dengan tegas membantah tudingan tersebut dan menyebutnya sebagai fitnah keji dan upaya pengalihan isu. “Tuduhan tersebut tidak berdasar dan merupakan bentuk provokasi dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Faktanya, di hari kedua penertiban saja, Satpolair bersama TNI AL kembali berhasil mengamankan 7 ponton tambahan yang masih tertinggal di perairan Teluk Inggris,” tegas Iptu Yos. Rabu (9/7/2025), tim gabungan kembali melakukan kegiatan monitoring di lokasi yang sama untuk memastikan tidak ada lagi aktivitas tambang ilegal yang kembali beroperasi. Hasilnya, kondisi perairan Teluk Inggris benar-benar telah bersih dan kondusif. Tidak ditemukan satupun ponton di area tersebut. Polres Bangka Barat menyatakan akan terus melakukan pengawasan dan tindakan hukum terhadap segala bentuk aktivitas tambang ilegal di wilayah hukumnya. Penulis Tim

Read More

KAPOLRES TEGAS: Teluk Inggris Bebas dari Tambang Ilegal, Satu Ponton pun Tidak Ada

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 9 Juli 2025 – Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K. melalui PS. Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso menyampaikan bahwa saat ini perairan Teluk Inggris, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat, telah bersih dari aktivitas penambangan ilegal menggunakan ponton isap produksi (PIP). Rabu, 9 Juli 2025. Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan kegiatan monitoring pasca penindakan terhadap aktivitas tambang PIP ilegal yang dilaksanakan oleh tim gabungan. “Dari hasil pemantauan yang dilakukan langsung oleh personel Sat Polairud Polres Bangka Barat bersama unsur TNI AL Muntok, tidak ditemukan lagi adanya ponton atau aktivitas penambangan ilegal di wilayah perairan Teluk Inggris,” tegas Iptu Yos Sudarso. Lebih lanjut ia menambahkan, kegiatan monitoring tersebut berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif, serta menjadi bukti keseriusan aparat dalam menegakkan hukum di wilayah perairan Bangka Barat. “Kami tegaskan bahwa Polres Bangka Barat bersama TNI AL dan pihak terkait akan terus melakukan pengawasan dan tindakan tegas terhadap aktivitas tambang ilegal. Pemerintah tidak akan mentolerir praktik yang merusak lingkungan dan melanggar hukum,” tambahnya. Dengan tidak ditemukannya lagi aktivitas tambang ilegal di Teluk Inggris, pihak kepolisian berharap masyarakat turut menjaga situasi agar tetap kondusif dan mendukung upaya pelestarian lingkungan perairan di Bangka Barat. Penulis Tim

Read More

Tahura Gunung Menumbing Ucapkan Selamat HUT Bhayangkara ke-79, Harap Sinergi dengan Polres Bangka Barat Makin Kuat

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, Senin 7 Juli 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79, pihak Taman Hutan Raya (Tahura) Gunung Menumbing menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas dedikasi Polri, khususnya Polres Bangka Barat, dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kepala Tahura Gunung Menumbing menyatakan bahwa Polri telah menunjukkan kinerja yang luar biasa dalam mendukung pelestarian lingkungan serta pengamanan kawasan konservasi. Ia berharap momentum HUT Bhayangkara ini semakin mempererat sinergi antara Polres Bangka Barat dan Tahura Gunung Menumbing dalam menjaga kelestarian hutan serta penegakan hukum di kawasan konservasi. “Selamat HUT Bhayangkara ke-79. Semoga Polres Bangka Barat semakin jaya dan terus bersinergi dengan Tahura Gunung Menumbing dalam menjaga keamanan dan kelestarian alam,” ujar pihak Tahura. Dengan kerja sama yang kuat antara aparat keamanan dan pengelola kawasan konservasi, diharapkan upaya pelestarian alam di Kabupaten Bangka Barat dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan. Penulis Tim

Read More

Terganggu Dengan Penegakan Hukum, Satpolair Bangka Barat Diserang Lewat Berita Fitnah

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, Senin 7 Juli 2025 – Beberapa media online dan sejumlah akun media sosial dalam beberapa hari terakhir menerbitkan pemberitaan tendensius yang menyudutkan institusi Polri, khususnya Satpolair Polres Bangka Barat. Dengan tajuk-tajuk provokatif seperti “Tambang Ilegal Teluk Inggris Dibekingi Oknum Aparat” hingga “Presiden Prabowo Dikhianati”, pemberitaan itu menyebarkan narasi bahwa aparat menerima setoran Rp300 ribu per ponton dari penambang ilegal. Pihak Polres Bangka Barat menyebut semua tuduhan tersebut sebagai fitnah keji dan tidak berdasar, serta bagian dari manuver balik kelompok yang merasa terganggu dengan penegakan hukum di wilayah Teluk Inggris. “Judul-judul berita itu bukan kritik, tapi serangan brutal tanpa dasar. Tuduhan bahwa kami membekingi tambang ilegal adalah fitnah besar. Satpolair Polres Bangka Barat tidak pernah mengkhianati konstitusi maupun Presiden,” tegas PS. Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso. Sebagai bukti nyata bahwa Satpolair justru terus menegakkan hukum, pada hari kedua penertiban, Senin (7/7/2025), tim gabungan dari Satpolairud dan TNI AL kembali mengamankan 7 unit ponton tambang ilegal yang masih berada di perairan Teluk Inggris. “Faktanya di lapangan, kami tetap bekerja. Bukan menerima setoran, melainkan menarik ponton ilegal. Kami bukan bagian dari masalah, kami bagian dari solusi,” tambah Yos. Tak hanya membantah, Polres Bangka Barat juga mengambil sikap lebih tegas. Kini, penyelidikan diarahkan kepada oknum-oknum yang justru diduga menyebarkan fitnah sekaligus bermain dalam aktivitas tambang ilegal, termasuk oknum yang berlindung di balik status wartawan. “Kami sedang mengumpulkan alat bukti dan data yang kuat. Jika terbukti ada oknum wartawan yang terlibat, baik sebagai pelaku atau penyebar narasi bohong, akan kami bongkar ke publik. Media tidak boleh jadi tameng kejahatan,” ujar Yos. Pemberitaan-pemberitaan tersebut, kata Yos, tidak pernah mengonfirmasi fakta ke lapangan dan justru menyebarkan persepsi menyesatkan. Satpolair melihat bahwa serangan ini merupakan strategi opini untuk melemahkan upaya penegakan hukum yang sedang berjalan. “Mereka menyerang petugas agar tambang ilegal bisa terus jalan. Tapi kami tidak akan gentar. Penertiban tetap lanjut, dan kami akan buka semua keterlibatan oknum, termasuk yang bersuara lantang di media tapi bermain di belakang,” tutupnya. Penertiban tambang ilegal oleh tim gabungan sudah berlangsung dua hari dan akan terus dilanjutkan. Polres Bangka Barat menegaskan komitmennya menjaga wilayah laut dari kerusakan dan pelanggaran hukum, serta akan menindak siapa pun, tanpa pandang profesi, yang terlibat di dalamnya. Penulis Tim

Read More

Tudingan fitnah Oknum wartawan, Satpolair Polres Bangka Barat kembali mengamankan 7 ponton yang terparkir di Teluk Inggris

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, Senin 7 Juli 2025 – Tuduhan tak berdasar yang menyebut personel Satpolairud Polres Bangka Barat menerima setoran sebesar Rp300 ribu per ponton dari penambang ilegal dinilai sebagai fitnah keji dan upaya pengalihan isu oleh pihak-pihak yang merasa terganggu oleh langkah tegas aparat penegak hukum. Narasi liar itu mulai beredar bersamaan dengan gencarnya penertiban tambang ilegal oleh tim gabungan di wilayah perairan Teluk Inggris, Kecamatan Muntok. Memasuki hari kedua penindakan, tim Satpolair bersama TNI AL kembali berhasil menarik dan mengamankan 7 unit ponton tambang ilegal yang masih berada di lokasi. Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui PS. Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso, menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak hanya tidak berdasar, tetapi juga merupakan bentuk serangan balik oleh oknum-oknum yang diduga selama ini terlibat dalam aktivitas tambang ilegal. “Kami sudah mendengar narasi bahwa Satpolair menerima Rp300 ribu per ponton dari penambang. Itu fitnah keji, tanpa dasar, dan dibuat untuk mengaburkan fakta sebenarnya. Justru kami tengah mengusut keterlibatan pihak-pihak yang diduga terlibat langsung dalam tambang ilegal, termasuk oknum wartawan,” tegas Iptu Yos Sudarso. Menurut Yos, penertiban yang dilakukan sejak pukul 15.00 WIB, Senin (7/7/2025), berjalan kondusif tanpa kendala. Meskipun tidak ditemukan aktivitas penambangan saat tim tiba, beberapa ponton yang disinyalir siap beroperasi kembali tetap ditarik ke Mako Pos Airud Polres Bangka Barat sebagai bentuk tindakan tegas. “Faktanya hari ini kami kembali menarik 7 unit ponton. Ini bukan sandiwara seperti yang dituduhkan. Kami bekerja di lapangan, menegakkan hukum, bukan menerima setoran,” tambahnya. Terkait dugaan keterlibatan oknum wartawan dalam aktivitas tambang ilegal, pihak Polres Bangka Barat menyatakan tidak akan tinggal diam. Data dan bukti tengah dikumpulkan, dan tidak menutup kemungkinan akan dibuka ke publik jika ditemukan unsur pidana. “Kami tidak anti kritik, tapi kami tidak akan diam jika ada pihak yang sengaja menyebarkan informasi bohong demi menutupi aktivitas ilegalnya sendiri. Bila perlu, kami bongkar semua keterlibatan oknum, termasuk yang mengaku Oknum wartawan namun justru bermain di lapangan,” tegas Yos. Penertiban tambang ilegal di Teluk Inggris sendiri telah berlangsung selama dua hari dan akan terus berlanjut. Tim gabungan dari Satpolairud Polres Bangka Barat dan TNI AL memastikan tidak akan mundur sedikit pun dari upaya penegakan hukum demi menjaga kelestarian lingkungan dan kedaulatan hukum di wilayah perairan Bangka Barat. Penulis Tim

Read More