admin_

RESPON CEPAT PAMAPTA POLRESTA JAMBI TANGANI KEBAKARAN DI KELURAHAN RAWASARI

Tajam24Jam.Com Jambi, 31 Oktober 2025 – Tim Pamapta Polresta Jambi yang dipimpin langsung oleh Ipda Yasi Yang Suri mendatangi lokasi kebakaran di Jl. Sailendra RT. 05, Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, setelah menerima laporan dari masyarakat terkait terjadinya kebakaran hebat pada Jumat. (31/10/2025) Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB dan pertama kali diketahui oleh warga setempat, Sdr Tomi yang melihat asap tebal keluar dari lantai dua rumah milik Sdr Nunung. Tak berselang lama, terdengar ledakan dari unit AC di rumah tersebut, yang menandai awal mula kobaran api. Melihat situasi memburuk, saksi segera berinisiatif menginformasikan kepada tetangga terdekat serta meminta bantuan warga untuk melakukan pemadaman manual. Namun karena api semakin besar dan mulai menjalar ke bangunan lain, saksi langsung menuju kantor Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) terdekat. Tim Damkar Kota Jambi tiba di lokasi sekitar pukul 14.40 WIB dengan lima unit armada pemadam, dibantu oleh warga sekitar serta personel Pamapta Polresta Jambi yang melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi kejadian. Setelah proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih dua jam, api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 16.30 WIB. Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, S.I.K., M.H. melalui Pamapta Polresta Jambi menyampaikan, “Personel Pamapta kami langsung bergerak cepat menuju lokasi begitu menerima laporan dari masyarakat”. Kami turut membantu proses evakuasi, mengamankan TKP, dan mengatur arus lalu lintas agar kendaraan pemadam bisa bergerak optimal, Ini adalah bentuk komitmen kami dalam merespon cepat setiap kondisi darurat di tengah masyarakat. ”ujar Ipda Yasi”. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun sejumlah kerugian material masih dalam proses pendataan lebih lanjut. Polresta Jambi mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat meninggalkan rumah dalam keadaan perangkat listrik menyala. Penulis Tim

Read More

Kapolda Jambi Tutup Musda ke-5 KBPP Polri, Kukuhkan Pengurus Daerah Masa Bhakti 2025–2030

Tajam24Jam.Com Jambi, 30 Oktober 2025 — Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar secara resmi menutup kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) ke-5 Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP Polri) Provinsi Jambi, sekaligus melantik serta mengukuhkan Pengurus Daerah KBPP Polri Provinsi Jambi Masa Bhakti 2025–2030. Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 3 Gedung Siginjai Sakti Wira Bhakti Polda Jambi tersebut turut dihadiri oleh Wakapolda Jambi Brigjen Pol. M. Mustaqim, Ketua Dewan Penasehat KBPP Polri Provinsi Jambi Irjen Pol. (Purn) H. Bambang Suparsono, Ketua OKK KBPP Polri Dr. Ernita Adyalaxmita, Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Jannus Parlindungan Siregar, Dirintelkam Polda Jambi Kombes Pol. Hendri Hotuguan Siregar, Sekjen KBPP Polri Paul Alexander Oroh, Ketua KBPP Polri Provinsi Jambi Rd. Ahmad Suandi, serta perwakilan Yayasan Kemala Bhayangkari, jajaran PJU Polda Jambi, peserta Musda, dan tamu undangan lainnya. Dalam rangkaian acara pelantikan, Wahyu Satya Wibowo, S.H., M.Kn. resmi dikukuhkan sebagai Ketua KBPP Polri Provinsi Jambi Masa Bhakti 2025–2030, didampingi oleh M. Arif Wibowo, S.E. sebagai Sekretaris dan Kevin Yohannes Ryner Sagala, S.H., M.Kn. sebagai Bendahara. Prosesi pengukuhan ditandai dengan penyerahan Pataka dari Ketua Umum kepada pengurus terpilih serta penyerahan tanda jabatan oleh Kapolda Jambi selaku Dewan Pembina KBPP Polri Provinsi Jambi. Dalam sambutannya, Ketua terpilih Wahyu Satya Wibowo menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program kerja pengurus sebelumnya dan mempererat koordinasi hingga ke tingkat resor. Ia menegaskan bahwa KBPP Polri memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah dan menjaga kondusivitas wilayah. Sementara itu, Ketua Umum KBPP Polri melalui perwakilannya menekankan pentingnya sinergi antara KBPP Polri dengan Polda Jambi dalam menghadapi tantangan ke depan, serta mendukung program nasional dan menjaga stabilitas keamanan. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar dalam arahannya menyampaikan bahwa KBPP Polri hendaknya menjadi mitra strategis Polri dalam menjaga marwah institusi serta menjadi garda terdepan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Keluarga Besar KBPP Polri memiliki peran penting sebagai mitra Polri dalam menjaga situasi yang kondusif di tengah masyarakat. Saya berharap pengurus yang baru dapat terus memperkuat sinergi dan memberikan kontribusi nyata untuk menjaga marwah Polri, “ujar Kapolda Jambi”. Di akhir kegiatan, Kapolda Jambi juga menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus yang baru dilantik dan berharap kepengurusan baru dapat memberikan kontribusi positif bagi organisasi, masyarakat, serta mendukung tugas-tugas Kepolisian di Provinsi Jambi. Penulis Tim

Read More

Musda KBPP Polri Jambi Diwarnai Dugaan Intervensi, Campur Tangan Polda Jambi Dipertanyakan

Tajam24Jam.Com Jambi, — Suasana Musyawarah Daerah (Musda) ke-V Keluarga Besar Putra-Putri Polri (KBPP Polri) Provinsi Jambi pada akhir pekan ini memanas. Agenda yang semestinya menjadi momentum konsolidasi dan regenerasi justru diselimuti aroma intervensi dan ketidakjelasan prosedural. Sejumlah peserta Musda mengaku diarahkan untuk berpindah lokasi ke Polda Jambi, bukan ke lokasi resmi yang telah ditetapkan oleh panitia Musda. Arahannya disebut datang secara mendadak, bahkan sebagian peserta mengaku tidak menerima undangan resmi dari panitia yang sah. “Peserta diarahkan ke Polda tanpa penjelasan yang jelas. Padahal undangan resmi Musda sudah menyebutkan tempat lain. Ini mengacaukan proses,” ujar salah satu peserta yang enggan disebutkan namanya. Situasi tersebut menimbulkan tanda tanya besar di kalangan internal organisasi KBPP Polri Jambi. Sebab, Musda merupakan forum tertinggi dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi dan penetapan program strategis lima tahun ke depan. Dugaan intervensi lokasi dinilai sebagai bentuk upaya pengendalian politik internal organisasi yang seharusnya independen dari institusi mana pun. Panitia resmi Musda KBPP Polri Jambi sebelumnya telah menyebarkan jadwal dan tempat pelaksanaan kegiatan yang berbeda dengan lokasi di Polda Jambi. Namun di lapangan, peserta diarahkan ke gedung Siginjai Sakti, Polda Jambi, di mana kegiatan terpisah berlangsung dan menghasilkan pengukuhan kepengurusan baru periode 2025–2030. Langkah tersebut menimbulkan kesan dualisme forum Musda antara panitia resmi dengan kelompok yang diduga memiliki kedekatan dengan pihak tertentu. Sejumlah pihak menilai, pergeseran lokasi dan mekanisme pemilihan tanpa kesepakatan bersama telah menyalahi prinsip organisasi yang demokratis. “KBPP Polri bukan lembaga struktural kepolisian, tetapi organisasi sosial yang harus mandiri. Ketika prosesnya dikendalikan oleh pihak luar, maka esensi Musda menjadi hilang,” ujar salah satu pengamat organisasi kepemudaan di Jambi. Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pengurus pusat KBPP Polri maupun Polda Jambi terkait dugaan intervensi tersebut. Beberapa sumber internal menyebutkan bahwa langkah pemindahan lokasi dilakukan demi “efisiensi dan keamanan kegiatan”, namun alasan itu dinilai tidak cukup menjawab dugaan adanya pengalihan forum yang melanggar prosedur organisasi. Peristiwa ini menjadi catatan serius tentang kemandirian organisasi sosial berbasis trah dan ikatan institusional di daerah, yang kerap terjebak dalam tarik-menarik kepentingan. Bila tidak segera disikapi secara terbuka, KBPP Polri Jambi berpotensi menghadapi krisis legitimasi dan perpecahan internal pasca-Musda. Penulis Tim

Read More

Satlantas Polres Bangka Barat Tekan Angka Kecelakaan di Kalangan Siswa

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 31 Oktober 2025 – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bangka Barat terus mengintensifkan kegiatan edukasi keselamatan berkendara melalui program “Polantas Menyapa”. Kali ini, kegiatan berlangsung di SMKN 1 Muntok, Jumat (31/10/2025) pagi. Kegiatan yang dipimpin oleh Ps. Kanit Kamsel Aiptu Poni Sudran bersama tiga personel Unit Kamsel itu diisi dengan penyuluhan tentang peraturan lalu lintas dan keselamatan berkendara di kalangan pelajar. Tujuannya, menekan angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang melibatkan pelajar di wilayah Bangka Barat. Kasat Lantas Polres Bangka Barat AKP Ramos Gapita Siregar menjelaskan, edukasi tersebut merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk membangun kesadaran sejak dini. “Kami ingin para pelajar memahami pentingnya tertib lalu lintas. Banyak kasus kecelakaan melibatkan pelajar karena kurangnya pengetahuan dan disiplin berlalu lintas,” ujar AKP Ramos. Sementara itu, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K. menegaskan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bentuk nyata komitmen Polri dalam mendukung keselamatan masyarakat, khususnya generasi muda. “Polantas tidak hanya menegakkan aturan, tetapi juga hadir mendidik dan membangun karakter pelajar agar menjadi pelopor keselamatan di jalan raya. Ini bagian dari transformasi Polri yang humanis dan edukatif,” ungkap Kapolres. Dengan kegiatan ini, Satlantas Polres Bangka Barat berharap budaya tertib berlalu lintas dapat tumbuh di lingkungan sekolah, sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di kalangan pelajar. Penulis Tim

Read More

Polres Bangka Barat Sosialisasikan Penerimaan SMA Kemala Taruna Bhayangkara 2026, Ajak Pelajar Ikuti Webinar Nasional

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 31 Oktober 2025 – Polres Bangka Barat melalui Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan generasi muda di bidang pendidikan. Pada Jumat (31/10/2025). personel Bag SDM yang dipimpin langsung oleh Kabag SDM Polres Bangka Barat AKP Amri, S.H., M.Si melaksanakan kegiatan sosialisasi penerimaan SMA Kemala Taruna Bhayangkara Tahun Ajaran 2026/2027 di beberapa SMP wilayah hukum Polsek Muntok. Sosialisasi serupa juga dilaksanakan serentak oleh Polsek jajaran, termasuk Polsek Kelapa, Jebus, dan Tempilang, dengan menyasar 10 sekolah menengah pertama di wilayah hukum Polres Bangka Barat. Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan informasi lengkap tentang peluang pendidikan di SMA Kemala Taruna Bhayangkara, termasuk kesempatan mendapatkan beasiswa penuh dan pembelajaran berbasis kurikulum internasional (IB). Selain itu, para siswa juga diajak untuk mengikuti kegiatan Webinar Info Session #1 – SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara yang akan digelar pada Sabtu, 1 November 2025 pukul 10.00–11.30 WIB. Webinar ini akan membahas secara lengkap persyaratan pendaftaran serta tata cara pengisian formulir Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB). “Pendaftaran SMA Kemala Taruna Bhayangkara TA 2026/2027 telah dibuka! SMA berasrama dengan kurikulum internasional (IB), tersedia beasiswa penuh, dan membimbing siswa menuju universitas terbaik dunia.” Para pelajar yang berminat dapat langsung melakukan reservasi melalui tautan: [bit.ly/ReservasiWebinar-1] untuk mengikuti sesi webinar tersebut. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K. menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan wujud dukungan Polri terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam menjaring bibit unggul dari Bangka Barat untuk menjadi calon penerus bangsa. “Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan informasi mengenai peluang pendidikan di SMA Kemala Taruna Bhayangkara dapat tersampaikan langsung kepada pelajar Bangka Barat. Polri hadir untuk memberikan akses dan motivasi bagi generasi muda agar dapat menempuh pendidikan yang berkualitas dan berkarakter,” ujar Kapolres. “Kami berharap semakin banyak putra-putri terbaik dari Bangka Barat yang termotivasi untuk mendaftar dan berkompetisi menjadi bagian dari SMA Kemala Taruna Bhayangkara, sekolah yang tidak hanya mencetak prestasi akademik, tetapi juga membangun disiplin dan jiwa kepemimpinan,” tambahnya. Kegiatan berjalan dengan lancar dan mendapat sambutan antusias dari pihak sekolah serta para siswa yang tertarik untuk mengetahui lebih dalam tentang proses pendaftaran dan peluang beasiswa di SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Penulis Tim

Read More

Pagar KONI Jambi Digembok, Serda Edi Mulyadi Ngamuk: “Atlit Jambi Kok Dihambat Latihan?”

Tajam24Jam.Com Jambi, 29 Oktober 2025 — Suasana di Kompleks KONI Provinsi Jambi mendadak tegang, Rabu (29/10/2025), setelah pagar masuk ke area lapangan digembok oleh pengurus KONI. Akibatnya, para atlet cabang atletik tidak bisa berlatih seperti biasa. Melihat anak didiknya tertahan di luar pagar, pelatih atletik Serda Edi Mulyadi langsung naik pitam. Ia bersama para atlet mendobrak masuk ke kantor KONI untuk mencari pengurus dan meminta agar gembok segera dibuka. “Kami sudah bertahun-tahun latihan di sini, ini atlet Jambi, kenapa harus dihambat?” tegas Edi dengan nada kesal. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak KONI Provinsi Jambi terkait alasan penggembokan pagar tersebut. Namun insiden ini memicu kemarahan kalangan pelatih dan atlet yang menilai KONI tidak mendukung pembinaan olahraga. Penulis Tim

Read More

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar Terima Penghargaan Lemkapi Presisi Award

Tajam24Jam.Com Jambi, 27 Oktober 2025 — Kepolisian Daerah (Polda) Jambi menerima kunjungan dari Direktur Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) sekaligus Penasihat Kapolri, Dr. Drs. Edi Saputra Hasibuan, S.H., M.H., beserta staf Lemkapi, pada Senin (27/10/2025). Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Wakapolda Jambi ini dihadiri oleh Wakapolda Jambi Brigjen Pol. M. Mustaqim, Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Jannus Parlindungan Siregar, Karoops Polda Jambi Kombes Pol. Dr. M. Edi Faryadi, serta para Pejabat Utama (PJU) Polda Jambi. Dalam kesempatan tersebut, Lemkapi menyerahkan Lemkapi Presisi Award kepada Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan komitmen tinggi dalam meningkatkan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Kami dari Lemkapi memberikan Presisi Award kepada Kapolda Jambi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan kerja nyata beliau bersama jajarannya dalam meningkatkan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, ”ujar Dr. Edi Saputra Hasibuan, Direktur Lemkapi sekaligus Penasihat Kapolri”. Lemkapi menilai Kapolda Jambi aktif menjalin silaturahmi dengan masyarakat, memperkuat ketahanan pangan, serta mendukung pembangunan SPPG dan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bentuk implementasi program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto dan kebijakan Presisi Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Selain menyerahkan penghargaan, Lemkapi juga melakukan pengecekan pelayanan publik di SPKT Polda Jambi serta memberikan apresiasi dan dukungan moral terhadap kinerja Polda Jambi dalam menjaga stabilitas Kamtibmas, meningkatkan inovasi pelayanan, dan memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri. Di akhir kegiatan, Dr. Edi Saputra Hasibuan memberikan motivasi dan masukan akademik kepada personel Polda Jambi agar terus meningkatkan profesionalitas, dedikasi, serta menjadi polisi yang dicintai masyarakat. Sementara itu, Wakapolda Jambi Brigjen Pol. M. Mustaqim, S.I.K. menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan penghargaan yang diberikan Lemkapi. Kami berterima kasih atas perhatian dan penghargaan yang diberikan Lemkapi. Ini menjadi motivasi bagi seluruh personel Polda Jambi untuk terus bekerja profesional, melayani dengan hati, dan menjaga kepercayaan masyarakat, “tuturnya”. Penulis Tim

Read More

Aliansi Pemuda Peduli Jambi Serukan Refleksi: “Jambi Belum Merdeka”

Tajam24Jam.Com Jambi, 30 Oktober 2025 — Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Peduli Jambi (APPJ) menggelar aksi refleksi dan menyampaikan manifesto bertajuk “Jambi Belum Merdeka” di Kota Jambi, Rabu (30/10/2025). Dalam seruan moral tersebut, mereka menilai bahwa Jambi belum sepenuhnya merdeka, baik secara ekonomi, sosial, maupun ekologi. Koordinator APPJ dalam orasinya menyampaikan bahwa makna kemerdekaan sejati seharusnya tercermin dari kemampuan daerah mengelola sumber daya alam secara mandiri dan adil bagi masyarakatnya. Namun kenyataannya, kekayaan alam Jambi seperti batu bara, minyak, gas, hutan, dan perkebunan belum memberikan kesejahteraan yang merata. Jalan rusak akibat angkutan batu bara, sungai tercemar limbah, sementara masyarakat di tepian masih hidup dalam keterbatasan. Ini bukti bahwa kemerdekaan Jambi belum sepenuhnya dirasakan rakyatnya, ”ujar salah satu perwakilan APPJ saat membacakan manifesto”. Dalam refleksinya, APPJ menyoroti sejumlah persoalan mendasar yang harus segera dibenahi pemerintah daerah, antara lain: Aliansi ini juga menegaskan bahwa refleksi tersebut bukan sekadar kritik, melainkan ajakan moral kepada seluruh elemen masyarakat dan pemimpin daerah untuk berani melakukan perubahan dan menegakkan martabat Jambi sebagai daerah yang berdaulat. Pemuda tidak boleh diam. Kami harus menjaga arah negeri ini, menjaga Jambi agar benar-benar merdeka, “tegas APPJ dalam pernyataannya”. Aksi yang berlangsung damai itu diakhiri dengan pembacaan manifesto dan seruan bersama: “Bersatu, Bergerak, dan Peduli untuk Jambi yang Mandiri, Adil, dan Berdaulat.” Penulis Tim

Read More

Satgas PPKPT UMB Diduga Tak Netral: Diam Saat Mahasiswa Dianiaya, Bergerak Saat Keluarga Korban Laporkan Balik

Tajam24Jam.Com Muara Bungo, 30 Oktober 2025 – Sikap Ketua Satgas PPKPT Universitas Muara Bungo (UMB), Nirmala, kini menuai sorotan. Ia diketahui baru aktif menanggapi kasus dugaan pengeroyokan terhadap mahasiswa tambang bernama Sabil setelah keluarga korban mengambil langkah hukum melapor balik ke kepolisian. Padahal, sejak kejadian pada 21 Oktober 2025, hingga penangkapan Sabil oleh oknum yang mengaku “buser” di lingkungan kampus, Satgas PPKPT yang seharusnya berfungsi melindungi, mencegah kekerasan, dan menjaga keamanan mahasiswa, justru tidak menunjukkan respon apapun. Diam Saat Kekerasan Terjadi Berdasarkan kesaksian mahasiswa, peristiwa pengeroyokan itu terjadi di lapangan futsal gongsi kampus Teknik Tambang UMB, di mana Sabil dikeroyok oleh Kevin, mahasiswa yang dikenal sering melanggar aturan kampus, bersama dua orang luar kampus. Kasus ini kemudian berkembang ketika pihak luar yang disebut-sebut memiliki hubungan dengan Wulan Harahap, pemilik Klinik Axella, ikut campur dalam pelaporan polisi dan menuding balik Sabil sebagai pelaku. Meski peristiwa itu terjadi di lingkungan kampus, Ketua Satgas PPKPT UMB, Nirmala, tidak mengambil tindakan apapun untuk melindungi korban atau mendorong investigasi internal.Sabil justru ditangkap diam-diam di kampus dan dibawa ke Polsek Kota Bungo tanpa pendampingan hukum maupun advokasi dari pihak kampus. Gerak Cepat Setelah Keluarga Korban Melapor Balik Anehnya, sikap Satgas berubah drastis ketika keluarga Sabil mulai melapor balik dan mengancam membuka dugaan keberpihakan kampus.Nirmala tiba-tiba menghubungi keluarga Sabil dan mendesak agar pengacara segera dihadirkan. Ia juga mengaku ingin mendamaikan perkara tersebut, dan menyatakan dirinya hanya “fasilitator”. Namun tindakan itu justru dinilai tidak sesuai dengan fungsi utama Satgas PPKPT, yang mestinya melakukan pencegahan dan perlindungan terhadap korban kekerasan di lingkungan kampus, bukan menjadi penengah dalam upaya damai yang justru mengaburkan fakta hukum. Sikap Aneh dan Pernyataan Kontradiktif Lebih jauh, saat keluarga Sabil menyinggung keterlibatan Wulan Harahap, yang disebut-sebut membawa orang luar kampus menyerang mahasiswa, Nirmala justru menunjukkan sikap tidak netral. Ia disebut mengatakan bahwa ia tidak suka dengan pihak yang “menjelekkan kampus”, seolah-olah laporan keluarga korban dianggap sebagai bentuk pencemaran nama baik universitas. Pernyataan itu memperkuat dugaan bahwa Satgas PPKPT UMB di bawah pimpinan Nirmala tidak bekerja secara objektif, bahkan berpotensi melindungi pihak tertentu yang memiliki pengaruh di internal kampus. Tuntutan Transparansi Kasus ini kini menjadi perhatian publik, terutama karena Satgas PPKPT seharusnya menjadi garda utama dalam perlindungan mahasiswa dari segala bentuk kekerasan dan intimidasi di lingkungan perguruan tinggi. Keluarga korban meminta agar Rektor UMB dan pihak Yayasan segera melakukan evaluasi terhadap kinerja Satgas PPKPT, sekaligus mengusut dugaan intervensi dari pihak luar kampus yang menyebabkan mahasiswa menjadi korban kriminalisasi. Kasus Sabil menjadi contoh bagaimana lemahnya fungsi perlindungan kampus terhadap mahasiswa.Jika Satgas PPKPT hanya bergerak ketika reputasi universitas terganggu, bukan ketika mahasiswa menjadi korban kekerasan, maka tujuan pembentukan satgas kehilangan maknanya. Penulis Tim

Read More

Korban Dijual ke Batam, Sindikat Perdagangan Anak Asal Jambi Terungkap

Tajam24Jam.Com Jambi, 30 Oktober 2025 – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi mengungkap kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan anak di bawah umur. Dalam kasus ini, dua orang perempuan berinisial NA dan OK ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan. Kasus tersebut terbongkar setelah salah satu korban, sebut saja Bunga (nama samaran), mengaku dijebak dengan janji pemberian uang dan telepon genggam. Korban kemudian dibawa keluar provinsi dan diduga dijual kepada seorang pria di Batam, Kepulauan Riau. Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jambi membenarkan adanya penangkapan terhadap dua pelaku dan memastikan penyidikan masih berjalan. “Kasus masih dalam proses pengembangan. Para tersangka tetap ditahan,” ujar perwira tersebut saat dikonfirmasi. Penyidik menduga praktik ini dilakukan secara terencana. Para pelaku menggunakan media sosial untuk membujuk korban dengan iming-iming hadiah dan pekerjaan, sebelum akhirnya menjual korban ke luar provinsi. Sementara itu, sejumlah pihak mendesak aparat kepolisian agar menindak seluruh jaringan yang terlibat, termasuk pembeli. Ketua Perkumpulan Tertib Bangkit Jambi, Iyan, meminta penyidik tidak berhenti pada pelaku perantara. “Kami berharap Polda Jambi mengusut tuntas jaringan ini, termasuk pembeli anak di bawah umur. Penegakan hukum harus sampai ke akar,” katanya pada Kamis (30/10/2025). Di tengah penyidikan, beredar kabar bahwa Kasubdit yang menangani perkara ini dipindahkan ke Polres Tanjung Jabung Timur. Namun pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait hal tersebut. Kasus perdagangan anak di bawah umur dikategorikan sebagai extraordinary crime sesuai Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Aparat diharapkan menuntaskan penyidikan untuk mencegah munculnya korban baru. Penulis Tim

Read More