Audiensi PJS–Lapas Tua Tunu: Sinergi Pers dan Pemasyarakatan Diperkuat, Kalapas Febie Sambut Hangat

Tajam24Jam.Com PANGKALPINANG, 9 September 2026 — Upaya memperkuat komunikasi dan sinergi antara insan pers dengan jajaran pemasyarakatan terus dilakukan. Ketua DPD PJS, Agus Eko, bersama jajaran melakukan audiensi dengan Kepala Lapas Tua Tunu, Febie Dwi Hartanto, dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan terbuka.

Audiensi dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dan berlangsung hingga waktu makan siang. Kehadiran jajaran PJS mendapat sambutan positif dari Kalapas Febie Dwi Hartanto yang menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih atas kunjungan tersebut.

Tak hanya Kalapas, sambutan hangat juga diberikan KPLP Andri. Suasana pertemuan berlangsung penuh keakraban, sekaligus menjadi momentum penting untuk membangun komunikasi yang lebih intens antara organisasi pers dan jajaran Lapas Tua Tunu.

Bangun Komunikasi, Bukan Sekadar Seremonial
Pertemuan tersebut tidak hanya dipandang sebagai agenda silaturahmi biasa. Audiensi menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan membangun hubungan kerja yang profesional antara pers dengan institusi pemasyarakatan.

Dalam menjalankan fungsi jurnalistik, media membutuhkan akses komunikasi yang baik dengan narasumber dan institusi terkait. Sebaliknya, keterbukaan komunikasi juga menjadi bagian penting agar setiap informasi yang berkembang di tengah masyarakat dapat diklarifikasi secara tepat.

Ketua DPD PJS Agus Eko menempatkan sinergi tersebut dalam koridor profesionalitas. Pers tetap memiliki fungsi kontrol sosial, namun penyampaian informasi harus mengedepankan prinsip akurasi, keberimbangan, dan tanggung jawab jurnalistik.
Sementara itu, apresiasi yang disampaikan Kalapas Febie Dwi Hartanto terhadap kunjungan PJS menunjukkan adanya ruang komunikasi yang positif antara insan pers dan jajaran pemasyarakatan.

Dari Audiensi Menuju Sinergi Berkelanjutan
Kehangatan pertemuan semakin terasa ketika audiensi dilanjutkan dengan makan siang bersama. Momen tersebut menjadi penutup pertemuan sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara jajaran PJS dengan Kalapas Tua Tunu dan KPLP.

Sinergi pers dan lembaga pemasyarakatan tentu bukan berarti menghilangkan fungsi kontrol media. Justru komunikasi yang terbuka diharapkan dapat memastikan setiap informasi yang berkaitan dengan pemasyarakatan memiliki ruang klarifikasi dan tidak berkembang menjadi pemberitaan yang sepihak.
Audiensi PJS dengan Kalapas Tua Tunu ini menjadi langkah awal untuk menjaga komunikasi yang sehat, profesional, dan konstruktif, sekaligus memperkuat peran pers sebagai jembatan informasi antara institusi dan masyarakat.

Penulis Tim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *