Kapolda Jambi Pimpin Sertijab Kabidkum, Tekankan Profesionalisme dan Integritas dalam Penegakan Hukum

Tajam24Jam.Com JAMBI, 11 Agustus 2026 – Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Bidang Hukum (Kabidkum) Polda Jambi, Selasa (11/8/2026). Upacara Sertijab tersebut berlangsung sekitar pukul 07.45 WIB, bertempat di Lobi Gedung A Polda Jambi. Kegiatan turut dihadiri Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Benny Ali, S.H., S.I.K., Ketua Bhayangkari Polda Jambi Ny. Evi Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Subandi, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polda Jambi, para Kapolres/Ta jajaran Polda Jambi serta peserta upacara. Dalam sertijab tersebut, jabatan Kabidkum Polda Jambi diserahterimakan dari Kombes Pol. John H. Ginting, S.I.K., M.H., kepada Kombes Pol. Mardiono, S.H., S.I.K. Rangkaian upacara meliputi pembacaan Keputusan Kapolri, penanggalan dan penyematan tanda pangkat serta tanda jabatan, pengambilan sumpah jabatan, hingga penandatanganan berita acara serah terima jabatan, berita acara sumpah jabatan dan pakta integritas. Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat kepada pejabat Kabidkum yang baru. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib dan kondusif. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, menyampaikan bahwa serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri sekaligus bentuk penyegaran dan pembinaan karier personel untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas. “Kapolda Jambi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pejabat lama, Kombes Pol. John H. Ginting, atas dedikasi dan pengabdian selama menjalankan tugas sebagai Kabidkum Polda Jambi. Kepada pejabat yang baru, Kombes Pol. Mardiono, Kapolda mengucapkan selamat atas amanah yang diberikan dan berharap dapat segera beradaptasi serta melanjutkan program dan tugas-tugas Bidang Hukum Polda Jambi,” ujar Kabid Humas. Lebih lanjut, Kabid Humas menyampaikan bahwa Kapolda Jambi menekankan pentingnya profesionalisme, integritas dan ketelitian dalam pelaksanaan tugas di bidang hukum, khususnya dalam memberikan dukungan hukum terhadap pelaksanaan tugas kepolisian. “Kapolda menekankan agar Bidang Hukum terus memberikan pendampingan dan bantuan hukum secara profesional, objektif dan berintegritas, sehingga setiap pelaksanaan tugas kepolisian memiliki landasan hukum yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya. Menurutnya, Kabidkum memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan tugas Polda Jambi, terutama dalam memberikan kajian hukum, bantuan hukum, penyuluhan hukum serta memastikan setiap kebijakan dan tindakan kepolisian tetap berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. “Pergantian jabatan ini diharapkan dapat membawa semangat baru bagi Bidang Hukum Polda Jambi. Kapolda juga berpesan agar seluruh personel terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas serta memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung terwujudnya Polri yang profesional, modern dan dipercaya masyarakat,” pungkas Kabid Humas. Penulis Tim

Read More

Polres Bangka Barat bersama lintas sektor siaga hadapi potensi karhutla

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 11 Agustus 2026 – Polres Bangka Barat bersama pemerintah daerah, TNI dan sejumlah instansi terkait menggelar apel kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), cuaca ekstrem, serta kekeringan di Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung. Apel yang dipimpin Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H. tersebut berlangsung di Lapang Atletik Pemkab Bangka Barat, Selasa (11/8/2026). Kegiatan diikuti personel gabungan dari Polres Bangka Barat, TNI AD, TNI AL, BPBD, Satpol PP, Senkom, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan dan sejumlah organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat. Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak mengatakan apel kesiapsiagaan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi potensi bencana. “Kegiatan ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi merupakan ajang latihan, evaluasi dan koordinasi lintas sektor agar saat terjadi bencana semua unsur dapat bergerak cepat, tepat dan terorganisir,” kata Helen. Ia mengatakan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana tidak hanya dilakukan pada saat kondisi darurat, tetapi juga perlu diikuti dengan upaya mitigasi dan edukasi kepada masyarakat. Menurut dia, kesadaran masyarakat mengenai mitigasi bencana perlu dibangun mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, tempat kerja hingga ruang publik. “Jangan hanya tanggap darurat saat bencana terjadi, tetapi kita juga harus membudayakan kesadaran dan edukasi mitigasi bencana di tengah masyarakat,” ujarnya. Helen menyebut Kabupaten Bangka Barat memiliki tingkat risiko bencana yang perlu menjadi perhatian bersama. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, dunia usaha, masyarakat, media massa dan unsur pendidikan diperlukan dalam upaya pencegahan maupun penanganan bencana. Apel kesiapsiagaan tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan kesiapan personel dan memperkuat koordinasi antarlembaga dalam menghadapi potensi karhutla, cuaca ekstrem dan kekeringan di wilayah Kabupaten Bangka Barat. Penulis Tim

Read More

Kapolda Jambi Pimpin Sertijab Wakapolda, Brigjen Pol. K. Yani Sudarto Resmi Emban Amanah Baru

Tajam24Jam.Com JAMBI, 11 Agustus 2026 – Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakapolda Jambi, Selasa (11/8/2026). Upacara tersebut dilaksanakan di Lapangan Hitam Polda Jambi. Kegiatan dihadiri Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Subandi, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polda Jambi, para Kapolres/Ta jajaran Polda Jambi serta seluruh peserta upacara. Dalam sertijab tersebut, jabatan Wakapolda Jambi diserahterimakan dari Brigjen Pol. Benny Ali, S.H., S.I.K., kepada Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si. Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan kepada Inspektur Upacara dan laporan Komandan Upacara, kemudian dilanjutkan dengan laporan pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan, pembacaan Keputusan Kapolri, penanggalan dan penyematan tanda pangkat serta tanda jabatan. Selanjutnya dilaksanakan pengambilan sumpah jabatan dan penandatanganan naskah berita acara serah terima jabatan, berita acara sumpah jabatan serta pakta integritas. Setelah seluruh rangkaian upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat kepada pejabat Wakapolda Jambi yang baru. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, menyampaikan bahwa serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang bertujuan untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. “Kapolda Jambi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Brigjen Pol. Benny Ali atas dedikasi, loyalitas dan pengabdian selama menjalankan tugas sebagai Wakapolda Jambi. Banyak kontribusi yang telah diberikan dalam mendukung pelaksanaan tugas dan program Polda Jambi,” ujar Kabid Humas. Kepada pejabat baru bapak Wakapolda Jambi yang baru, Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, Kapolda Jambi menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat mengemban amanah serta berharap dapat segera beradaptasi dengan lingkungan tugas di Polda Jambi. “Kapolda menekankan kepada Wakapolda yang baru agar dapat memperkuat soliditas internal, meningkatkan koordinasi dan sinergitas dengan seluruh jajaran, serta bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Jambi tetap aman dan kondusif,” jelasnya. Lebih lanjut, Kabid Humas menyampaikan bahwa Wakapolda memiliki peran strategis dalam membantu Kapolda menjalankan roda organisasi, mengawasi pelaksanaan tugas serta memastikan kebijakan pimpinan dapat diterjemahkan dan dilaksanakan secara optimal oleh seluruh jajaran. “Kapolda berharap pejabat yang baru dapat membawa semangat dan energi positif dalam pelaksanaan tugas, meningkatkan profesionalisme dan integritas personel, serta terus mengedepankan pendekatan yang humanis dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat,” pungkas Kabid Humas. Penulis Tim

Read More

Polres Bangka Barat Gerak Cepat Olah TKP Kecelakaan 2 Motor di Kelapa

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 8 Agustus 2026 – Polres Bangka Barat bergerak cepat menangani kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor di Jalan Baru, Kelurahan Kelapa, Kecamatan Kelapa, Bangka Barat. Petugas langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kecelakaan terjadi pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Dua kendaraan yang terlibat yakni Yamaha XSR 155 warna hijau tanpa nomor polisi dan Honda Scoopy warna hitam putih bernomor polisi BN-4416-TQ. Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan petugas Satlantas langsung melakukan penanganan di lokasi kejadian. “Petugas langsung mendatangi TKP, melakukan olah TKP, mencari identitas saksi dan korban serta mengamankan kendaraan yang terlibat,” kata Yos. Dari hasil penanganan awal, kecelakaan terjadi ketika pengendara Yamaha XSR 155, Herlando Jiovani, melaju dari arah Terminal Kelapa menuju Tugu Burung Kelapa. Saat tiba di Jalan Baru, Yamaha XSR tersebut menabrak bagian belakang Honda Scoopy yang dikendarai Rohma. Saat itu, pengendara Scoopy hendak berbelok ke kanan dan melaju dari arah yang sama. Akibat kecelakaan tersebut, terdapat satu korban mengalami luka berat dan satu korban luka ringan. Tidak ada korban meninggal dunia. “Penanganan selanjutnya dilakukan Unit Gakkum Satlantas Polres Bangka Barat. Kami memastikan setiap kecelakaan yang terjadi segera ditindaklanjuti dan ditangani sesuai prosedur,” ujar Yos. Polres Bangka Barat juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan serta meningkatkan kewaspadaan ketika kendaraan akan berbelok. Penulis Tim

Read More

Perintah Kapolres Bangka Barat Cegah Karhutla, Bhabinkamtibmas Sisir Warga di Tengah El Nino

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 10 Agustus 2026 – Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak memerintahkan jajarannya memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah kondisi cuaca kering akibat El Nino. Perintah tersebut langsung ditindaklanjuti Bhabinkamtibmas Kelurahan Keranggan, Kecamatan Mentok, Aiptu Irwan, melalui kegiatan Door to Door System (DDS), Senin (10/8/2026). Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Irwan menyambangi warga dan menyampaikan imbauan agar masyarakat tidak membuka maupun membersihkan kebun dengan cara membakar. Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan sekitar. Aiptu Irwan mengingatkan warga untuk segera melaporkan apabila menemukan aktivitas pembakaran hutan atau kebun. Laporan dapat disampaikan melalui layanan kepolisian 110 maupun langsung kepada Bhabinkamtibmas. Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian mengedepankan pencegahan agar potensi karhutla dapat diketahui sejak dini. “Kami mengajak masyarakat bersama-sama mencegah karhutla. Jangan membuka lahan dengan cara membakar, karena dalam kondisi cuaca kering api dapat dengan mudah menyebar dan sulit dikendalikan,” kata Yos. Ia menambahkan, kepolisian tidak hanya melakukan penanganan ketika kebakaran terjadi, tetapi juga memperkuat upaya pencegahan dengan turun langsung menyampaikan edukasi kepada masyarakat. “Peran masyarakat sangat penting. Jika melihat adanya pembakaran lahan atau potensi kebakaran, segera laporkan melalui 110 atau Bhabinkamtibmas setempat sehingga dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya. Polres Bangka Barat mengajak masyarakat menjadi bagian dari upaya pencegahan karhutla. Dengan kewaspadaan dan kepedulian bersama, potensi kebakaran hutan dan lahan diharapkan dapat dicegah sebelum meluas dan menimbulkan kerugian. Penulis Tim

Read More

BNN Ungkap Penyelundupan 1,3 Ton Ketamine di Perairan Natuna, 8 ABK Diamankan

Tajam24Jam.Com KEPULAUAN RIAU, 9 Agustus 2026 – Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Bea dan Cukai, TNI Angkatan Laut, Bareskrim Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), dan Polda Kepulauan Riau menggagalkan penyelundupan narkotika jenis ketamine seberat kurang lebih 1,3 ton di wilayah perairan Natuna, Kepulauan Riau. Dalam operasi gabungan tersebut, petugas mengamankan kapal King Sun beserta delapan orang anak buah kapal (ABK) yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkotika internasional. Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi intelijen BNN dan Bea Cukai yang diperoleh pada Februari 2026. Informasi tersebut mengungkap adanya dugaan aktivitas pengangkutan narkotika menggunakan kapal Fude/King Sun yang bergerak dari wilayah Teluk Thailand menuju perairan Indonesia. Berdasarkan profiling awal, kapal tersebut diketahui membawa sembilan ABK berkewarganegaraan Myanmar.Dicegat TNI AL di Perairan IndonesiaOperasi gabungan kemudian dimulai pada Selasa, 4 Agustus 2026. Tim melakukan koordinasi dan bergerak menuju titik pencegatan yang telah ditentukan. Pada Kamis, 6 Agustus 2026, pergerakan kapal target terpantau memasuki wilayah perairan Indonesia. Unsur TNI AL yang terdiri dari KRI Kerambit-627, KRI Surik-645, dan KRI Karotang-872 kemudian melaksanakan operasi penyekatan dan pencegatan terhadap kapal tersebut. Tim gabungan BNN, Bea dan Cukai serta Bareskrim Polri yang berada di atas Kapal BC 30005 selanjutnya bergabung dalam operasi untuk mengawal kapal King Sun menuju perairan Bintan. Pada sore harinya, petugas melakukan pemeriksaan awal dengan menaiki kapal atau on board. Kapal beserta seluruh awak kemudian dikawal hingga bersandar di Pangkalan Kodaeral IV, Tanjung Sengkuang, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Ketamine Disembunyikan di Bawah Lantai Kamar ABKPemeriksaan secara mendalam dilakukan pada Jumat, 7 Agustus 2026. Petugas melibatkan unit K-9 dan melakukan interogasi terhadap para awak kapal. Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sebuah lokasi penyimpanan rahasia di bawah lantai kamar ABK asal Taiwan yang diduga digunakan untuk menyembunyikan narkotika.Petugas kemudian mengamankan delapan ABK berinisial ZO, MML, KH, MM, TA, ML, TMH, dan PL. Selain para ABK, petugas juga menyita barang bukti berupa 65 karung. Sebanyak 64 karung masing-masing berisi sekitar 20 bungkus teh Cina berwarna hijau. Sementara satu karung lainnya berisi 18 bungkus yang diduga kuat merupakan ketamine dalam bentuk kristal, dengan berat bruto kurang lebih 1,3 ton. Jaringan Internasional DiburuPengungkapan tersebut menjadi langkah penting bagi aparat dalam memutus jalur masuk narkotika melalui jalur laut, sekaligus mengungkap dugaan jaringan peredaran narkotika lintas negara. Tim gabungan Joint Operation selanjutnya akan melakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap para ABK yang diamankan. Penyidikan juga akan dikembangkan untuk mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat, termasuk jaringan sindikat, pemilik atau pengendali barang, serta jalur logistik internasional yang digunakan dalam penyelundupan narkotika tersebut.Keberhasilan operasi ini menunjukkan pentingnya sinergi antarinstansi dalam mengawasi jalur laut Indonesia yang berpotensi dimanfaatkan sebagai pintu masuk peredaran gelap narkotika internasional. Penulis Tim

Read More

Kapolda Jambi Pastikan Penanganan Karhutla di Sungai Gelam Terus Dilakukan, Sinergi TNI-Polri dan BPBD Diperkuat

Tajam24Jam.Com JAMBI, 9 Agustus 2026 – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Muaro Jambi terus dilakukan secara bersama-sama oleh personel gabungan TNI-Polri, BPBD Provinsi Jambi dan BPBD Kabupaten Muaro Jambi. Pada Minggu (9/8/2026), Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., bersama jajaran terkait melakukan pengecekan langsung terhadap upaya pemadaman Karhutla yang terjadi di RT 25, Desa Sungai Gelam, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Karo Ops Polda Jambi Kombes Pol. Vendra Rivianto, S.I.K., M.H., Kasi Ops Korem 042/Gapu Letkol Inf. Wahyu Alfian, Kepala BPBD Provinsi Jambi H. Bachyuni Deliansyah, S.H., M.H., serta personel Aman Nusa II Polres Muaro Jambi. Rombongan bergerak menuju lokasi Karhutla untuk meninjau secara langsung proses pemadaman yang masih dilakukan oleh personel gabungan. Kegiatan pengecekan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan penanganan Karhutla berjalan optimal, sekaligus melihat secara langsung kondisi di lapangan serta langkah-langkah yang dilakukan petugas dalam mengendalikan titik api dan mencegah meluasnya kebakaran. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa Kapolda Jambi memberikan perhatian serius terhadap penanganan Karhutla di wilayah Provinsi Jambi. Polda Jambi bersama seluruh stakeholder terkait terus memperkuat sinergi dalam melakukan pemadaman dan penanggulangan Karhutla. “Bapak Kapolda Jambi menegaskan bahwa penanganan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Polda Jambi bersama TNI, BPBD dan seluruh stakeholder akan terus bersinergi melakukan upaya pemadaman serta memastikan kondisi di lapangan dapat dikendalikan,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji Menurutnya, personel gabungan hingga saat ini masih berada di lapangan dan terus melakukan upaya pemadaman di lokasi Karhutla. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api meluas serta meminimalkan dampak yang dapat ditimbulkan terhadap masyarakat dan lingkungan. “Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, baik untuk membuka lahan maupun kegiatan lainnya. Apabila melihat adanya titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan Karhutla, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat,” tambahnya. Polda Jambi juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, TNI, BPBD dan seluruh personel yang terlibat dalam upaya penanganan Karhutla. Penulis Tim

Read More

KOREM 042/GAPU IKUTI SYUKURAN HUT KE-1 KODAM XX/TIB SECARA VIRTUAL

Tajam24Jam.Com Jambi, 10 Agustus 2026 – Korem 042/Garuda Putih (Gapu) mengikuti acara syukuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol (TIB) yang dilaksanakan secara virtual dan terpusat di Makodam XX/TIB, Padang, Senin (10/8/2026). Kegiatan syukuran yang berlangsung di Balai Prajurit Korem 042/Gapu tersebut dihadiri oleh Kasrem 042/Gapu, para Kasi Korem, Dan Kabalak/Aju jajaran Korem 042/Gapu, Wakil Ketua Persit KCK, serta prajurit dan PNS jajaran Garnizun Kota Jambi. Acara syukuran diawali dengan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan secara terpusat di Makodam XX/TIB, Padang, di antaranya pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan pengabdian Kodam XX/TIB selama satu tahun dalam melaksanakan tugas menjaga kedaulatan negara serta memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat. Dalam sambutannya, Pangdam XX/TIB menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh prajurit, PNS, dan Persit KCK atas dedikasi, loyalitas, serta kerja keras yang telah diberikan dalam mendukung pelaksanaan tugas dan berbagai program satuan. Pangdam juga menyampaikan pentingnya terus meningkatkan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program TNI, dalam mewujudkan TNI Manunggal dengan Rakyat. Kemanunggalan tersebut menjadi landasan penting dalam membangun kebersamaan, membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat, serta menjaga stabilitas dan ketahanan wilayah. Selain itu, Pangdam XX/TIB memberikan perhatian terhadap upaya penanggulangan bencana alam yang terjadi di wilayah Kodam XX/TIB. Seluruh jajaran diharapkan senantiasa siap dan tanggap dalam menghadapi berbagai kemungkinan terjadinya bencana, serta dapat bersinergi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, dan seluruh komponen masyarakat dalam membantu proses penanganan maupun pemulihan pasca bencana. Kesiapsiagaan dan kepedulian terhadap masyarakat, menurut Pangdam, merupakan bagian dari bentuk nyata pengabdian prajurit TNI. Untuk itu, seluruh satuan jajaran Kodam XX/TIB agar terus meningkatkan kesiapan personel dan kemampuan dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam. Rangkaian acara syukuran juga diisi dengan pemberian hadiah kepada para pemenang perlombaan yang telah dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT ke-1 Kodam XX/TIB. Kegiatan syukuran secara virtual tersebut menjadi momentum untuk mempererat soliditas, kebersamaan, dan kekeluargaan seluruh keluarga besar Kodam XX/TIB, sekaligus meningkatkan semangat pengabdian dalam melaksanakan tugas di wilayah masing-masing. Melalui peringatan HUT ke-1 Kodam XX/TIB, Korem 042/Gapu berkomitmen untuk terus mendukung program dan kebijakan Kodam XX/TIB serta meningkatkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara dengan senantiasa menjaga kemanunggalan TNI dengan rakyat. (Penrem 042/GAPU) Penulis Tim

Read More

Tiga Kali Dipanggil DPRD, Pimpinan PT MSS Tak Hadir: Sengketa dengan SPTI Berujung Rekomendasi Jalur Hukum

Tajam24Jam.Com BATANGHARI, 10 Agustus 2026 – Rapat Dengar Pendapat (RDP) lanjutan antara DPRD Kabupaten Batanghari dengan Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (FSPTI) Mutiara Rengas Makmur terkait penghentian kerja sama dengan PT Mutiara Sawit Semesta (MSS) kembali berlangsung panas, Senin (10/8/2026). Rapat dipimpin Ketua DPRD Batanghari Asropi, dihadiri sejumlah anggota DPRD, Camat Muaro Sebo Ulu, Lurah Sungai Rengas, pengurus SPTI Mutiara Rengas Makmur, Humas PT MSS Kristian Damanik, serta legal SPTI, M. Muslim. Namun, kekecewaan kembali mencuat. Pasalnya, pimpinan PT MSS tidak hadir memenuhi undangan DPRD dan perusahaan kembali hanya mengutus Humas. Bahkan, berdasarkan berita acara RDP yang ditandatangani, DPRD mencatat bahwa dalam rangkaian pertemuan sebelumnya pihak perusahaan dinilai tidak membawa surat delegasi dan dinilai tidak kooperatif dalam menyelesaikan persoalan. Legal SPTI Mutiara Rengas Makmur, M. Muslim, menyampaikan kekecewaannya karena RDP tersebut sudah memasuki pertemuan ketiga. “Kenapa PT MSS sama sekali tidak menghormati undangan Ketua DPRD Batanghari. Ini sudah ketiga kalinya kita melakukan RDP,” tegas Muslim. Persoalan utama yang dipertanyakan SPTI adalah dasar penghentian kerja sama bongkar muat TBS yang dinilai sepihak. SPTI menyebut kontrak kerja sama masih berjalan hingga 2028, namun pada April 2026 perusahaan telah menerbitkan keputusan pemutusan kerja sama. Muslim juga mengungkapkan, akibat penghentian tersebut, sekitar 50 persen anggota SPTI telah diberhentikan dan tidak lagi bekerja. “Kita ingin mendengar langsung dari pihak PT MSS, apa sebenarnya dasar keputusan tersebut,” ujarnya. Sementara itu, Humas PT MSS Kristian Damanik menegaskan bahwa pihaknya tetap berpegang pada keputusan manajemen perusahaan sebagaimana tertuang dalam surat yang ditandatangani Yogi Prabowo tertanggal 21 April 2026. Surat tersebut berisi keputusan pemutusan perjanjian kerja sama bongkar muat tandan buah segar (TBS) kelapa sawit Nomor 009/LEG-MSS/VII/2025 tanggal 21 Juli 2025 antara PT Mutiara Sawit Semesta dengan FSPTI Mutiara Rengas Makmur. Dengan demikian, posisi perusahaan dalam RDP tersebut tetap mengacu pada keputusan manajemen dan surat pemutusan kerja sama yang telah diterbitkan. RDP bahkan sempat diskors sekitar 10 menit sebelum kembali dilanjutkan. Setelah tiga kali RDP digelar, DPRD Batanghari akhirnya mengambil kesimpulan bahwa belum ditemukan titik temu antara kedua belah pihak. Dalam berita acara RDP, DPRD mencatat pihak perusahaan tidak memberikan ruang untuk dilakukan mediasi dan tetap mengacu pada keputusan pemutusan kerja sama. DPRD Batanghari akhirnya merekomendasikan PT MSS dan pihak SPTI Mutiara Rengas Makmur untuk menempuh upaya hukum lebih lanjut. Rekomendasi tersebut menjadi babak baru dalam polemik kerja sama bongkar muat TBS yang selama ini melibatkan pekerja SPTI dan PT MSS. Menutup RDP, M. Muslim menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD Batanghari yang telah memfasilitasi persoalan tersebut sekaligus memberikan rekomendasi agar kedua pihak menyelesaikannya melalui jalur hukum. Kini, bola berada di ranah hukum. DPRD telah memfasilitasi tiga kali pertemuan, namun sengketa antara SPTI dan PT MSS belum menemukan titik temu. Penulis Tim

Read More

WASPADA EL NIÑO DAN PUNCAK KEMARAU 2026 SEKBER PSDH JAMBI SERUKAN SINERGI PENUH CEGAH DAN TANGANI KARHUTLA

Tajam24Jam.Com Jambi, 10 Agustus 2026 — Provinsi Jambi memasuki periode kritis menghadapi puncakmusim kemarau 2026. Penguatan fenomena El Nin o berpotensi meningkatkan kondisi keringdan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau 2026 berlangsung pada Agustushingga September. Kondisi tersebut perlu diantisipasi bersama, khususnya di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan karhutla tinggi dan kawasan ekosistem gambut. Data menunjukkan situasi karhutla di Jambi perlu mendapat perhatian serius. Berdasarkan pemantauan satelit Aqua/Terra dan Suomi NPP, pada periode Januari hingga Juni 2026tercatat 1.463 titik panas (hotspot) di Provinsi Jambi. Sementara itu, luas lahan yang terbakar hingga semester pertama 2026 mencapai sekitar 137,72 hektare. Sebaran hotspot antara lain terdapat di Tanjung Jabung Barat sebanyak 451titik, Muaro Jambi 339 titik, Sarolangun 199 titik, Merangin 138 titik, Tanjung Jabung Timur 99 titik, Tebo 84 titik, Batanghari 71 titik, Bungo 53 titik, Kerinci 21 titik, Kota Jambi 7 titik,dan Sungai Penuh 1 titik. Data tersebut menunjukkan bahwa ancaman karhutla tidak hanyaberada pada satu wilayah, tetapi merupakan persoalan yang membutuhkan respons terpadulintas kabupaten dan lintas sektor. FERI IRAWAN: JANGAN MENUNGGU API MEMBESAR Ketua Sekretariat Bersama Pengelolaan Sumber Daya Hutan (SEKBER PSDH) Provinsi Jambi, Feri Irawan, menegaskan bahwa karhutla harus dipandang sebagai ancaman serius yangpencegahannya membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan. “Karhutla bukan persoalan satu institusi. Pemerintah, dunia usaha, masyarakat, aparat, dan seluruh pemangku kepentingan harus bergerak bersama. Kunci kita adalah pencegahan,deteksi dini, dan pemadaman sedini mungkin ketika api masih kecil,” ujar Feri. Menurut Feri, Pemerintah Provinsi Jambi dan pemerintah kabupaten perlu terusmemperkuat koordinasi hingga tingkat tapak. “Keterbatasan anggaran memang menjadi tantangan. Namun, jangan sampai keterbatasantersebut menyebabkan respons kita terlambat. Karhutla harus dicegah sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih besar dan menimbulkan dampak sosial, ekonomi, kesehatan, serta lingkungan,” tegasnya. TIGA TITIK KRITIS KARHUTLA JAMBISEKBER PSDH Jambi mencermati sedikitnya tiga kondisi yang perlu mendapatkan perhatian khusus selama puncak kemarau 2026. Pertama, meningkatnya risiko kekeringan pada ekosistem gambut. Wilayah Muaro Jambi, Tanjung Jabung Barat, dan Tanjung Jabung Timur perlu mendapatkan perhatian khusus karena memiliki bentang lahan gambut yang rentan terhadap kekeringandan kebakaran. Kedua, periode kering yang berpotensi meningkatkan kesulitan pemadaman.Pada kondisi lahan yang sangat kering, api dapat berkembang lebih cepat. Pada ekosistem gambut, kebakaran juga dapat terjadi di bawah permukaan sehingga membutuhkan penanganan yang lebih intensif. Ketiga, munculnya hotspot secara berulang. Hotspot yang berulang pada lokasi tertentu harus menjadi dasar peningkatan patroli, groundcheck, pemetaan sumber api, serta penelusuran penyebab kebakaran. “Jangan hanya melihat jumlah hotspot. Yang lebih penting adalah seberapa cepat hotspot tersebut diverifikasi di lapangan dan ditindaklanjuti. Kecepatan ground check dan respons awal sangat menentukan,” kata Feri. MASYARAKAT HARUS MENJADI BAGIAN DARI SOLUSI Feri menegaskan bahwa keberhasilan pencegahan karhutla tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah dan perusahaan. “Masyarakat merupakan bagian penting dari sistem pencegahan. Karena itu, Masyarakat Peduli Api harus diperkuat, bukan hanya ketika kebakaran terjadi, tetapi sejak tahap pencegahan, patroli, edukasi, pelaporan, hingga penanganan awal,” ujarnya. SEKBER PSDH juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang menghambat petugas ketika melakukan upaya pemadaman. “Kalau ada tindakan yang menghalangi petugas menjalankan tugas pemadaman, tentu harus diselesaikan sesuai mekanisme hukum. Dalam situasi kebakaran, keselamatanmasyarakat dan perlindungan lingkungan harus menjadi kepentingan bersama,” tegas Feri. APHI: PERUSAHAAN SIAP PERKUAT KESIAPSIAGAAN Pada kesempatan terpisah, Ketua Komda Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Provinsi Jambi, Taufik Qurochman, menegaskan komitmen perusahaan anggota APHI dalammencegah dan menangani karhutla.“Perusahaan anggota APHI di Jambi terus meningkatkan kesiapsiagaan, baik dari sisi personel, peralatan, patroli, sarana pemadaman, maupun sistem deteksi dini. Fokus kami adalah mencegah api muncul dan memastikan apabila terjadi kebakaran dapat segera ditangani,” jelas Taufi Qurochman. Menurutnya, kesiapan dunia usaha harus berjalan beriringan dengan penguatan koordinasi lintas sektor.“Peralatan dan personel perusahaan memang penting, termasuk dukungan udara apabila diperlukan. Namun karhutla tidak mengenal batas administrasi. Karena itu, sinergi antarapemerintah, perusahaan, masyarakat, TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting agar penanganan di lapangan efektif,” lanjutnya. 81 POSKO HARUS MENJADI PUSAT RESPONS CEPAT Pemerintah Provinsi Jambi telah menyiapkan 81 posko pada wilayah rawan karhutla. SEKBER PSDH Jambi mendorong agar keberadaan posko tersebut diperkuat dengan sistemkomunikasi, pemantauan, pelaporan, dan respons cepat dari tingkat desa hingga posko induk.“Posko jangan hanya menjadi tempat berkumpulnya personel. Posko harus menjadi pusat komando informasi dan respons cepat. Begitu ada indikasi kebakaran, informasi harusbergerak cepat dan petugas segera melakukan verifikasi lapangan,” kata Feri. BELAJAR DARI KARHUTLA TAHUN-TAHUN SEBELUMNYA Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa karhutla dapat menimbulkan dampak multidimensi. Pada 2023, luas kebakaran di Jambi tercatat sekitar 1.055 hektare,sedangkan pada 2024 meningkat signifikan hingga sekitar 6.797 hektare. Besarnya luasan tersebut menjadi pengingat bahwa pencegahan harus dilakukan sebelum memasuki periodepuncak kemarau. Dampak karhutla tidak hanya berupa kerusakan lingkungan. Dari sisi ekonomi, kebakaran dapat menyebabkan kerusakan tanaman, terganggunya aktivitas pertanian, biaya operasi pemadaman, serta kerugian masyarakat dan dunia usaha.Dari sisi kesehatan, asap kebakaran dapat meningkatkan risiko gangguan pernapasan dan mengganggu aktivitas masyarakat. Sementara dari sisi ekologi, karhutla dapat menyebabkan hilangnya vegetasi, biodiversitas, habitat satwa, serta meningkatkan emisi karbon. “Karena itu, pencegahan karhutla harus kita lihat sebagai investasi bersama untuk melindungi ekonomi masyarakat, kesehatan publik, lingkungan, dan masa depan Provinsi Jambi,” ujar Feri. SERUAN SEKBER PSDH JAMBIMenghadapi puncak kemarau 2026, SEKBER PSDH Jambi menyerukan tiga langkah utama: “JANGAN MENUNGGU API MEMBESAR” Feri Irawan kembali mengingatkan bahwa keberhasilan menghadapi karhutla ditentukan oleh kecepatan seluruh pihak dalam bertindak.“Jangan menunggu api membesar. Jangan menunggu asap menyelimuti permukiman. Jangan menunggu bencana menjadi besar baru kita bergerak.” “Mari kita jaga Jambi bersama. Pemerintah, dunia usaha, masyarakat, aparat, dan seluruhelemen harus berada dalam satu barisan untuk mencegah dan memadamkan karhutla sejakdini.” “Jaga Jambi, Jaga Nafas Kita. Jangan biarkan asap kembali menyelimuti Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.” SEKBER PSDH PROVINSI JAMBIKontak Media: Sekretariat Bersama Pengelolaan Sumber Daya Hutan (SEKBER PSDH) Provinsi Jambi. Penulis Tim

Read More