Polda Jambi Matangkan Pelaksanaan Operasi Patuh Siginjai 2026 Melalui Latpraops

Tajam24Jam.Com Jambi, 5 Juni 2026 – Polda Jambi melaksanakan kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpraops) Patuh Siginjai Tahun Anggaran 2026 pada Jumat (5/6/2026) sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Operasi Patuh Siginjai 2026 yang akan berlangsung selama 14 hari, mulai tanggal 8 hingga 21 Juni 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di Lantai III Gedung Siginjai Polda Jambi tersebut dipimpin oleh Plh. Karo Ops Polda Jambi Kombes Pol. Yoga Yulian, S.I.K dan dihadiri oleh Direktur Lalu Lintas Polda Jambi Kombes Pol. Adi Benny Cahyono, S.H., S.I.K., M.Si., CPHR., CBA., para Kasatgas Operasi Patuh Siginjai, peserta Latpraops, serta staf pelaksana operasi. Dalam arahannya, Plh. Karo Ops Polda Jambi Kombes Pol. Yoga Yulian menyampaikan bahwa Operasi Patuh Siginjai 2026 akan dilaksanakan selama 14 hari dengan diawali pelaksanaan Gelar Pasukan pada Senin, 8 Juni 2026. Ia menjelaskan bahwa sasaran operasi tahun ini difokuskan pada pelanggaran kendaraan roda dua maupun roda empat yang berupaya menghindari sistem penindakan elektronik, seperti penggunaan pelat nomor yang ditutup, diganti, maupun dimodifikasi secara tidak sesuai ketentuan. “Operasi Patuh Siginjai 2026 mengusung tema Optimalisasi Transformasi Penegakan Hukum Secara Elektronik. Operasi ini mengedepankan langkah preemtif, preventif, dan represif guna meningkatkan disiplin berlalu lintas masyarakat serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas,” ujarnya. Sementara itu, Dirlantas Polda Jambi Kombes Pol. Adi Benny Cahyono menegaskan bahwa untuk wilayah yang belum memiliki sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), petugas tetap dapat melaksanakan penindakan melalui tilang manual sesuai ketentuan yang berlaku. Ia juga menekankan bahwa salah satu sasaran utama operasi di wilayah Kota Jambi adalah kendaraan yang menggunakan pelat nomor bodong, tidak menggunakan pelat nomor, maupun memasang pelat kendaraan secara sembarangan dan tidak sesuai spesifikasi yang ditetapkan. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan bahwa Latpraops merupakan langkah strategis untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan kesiapan seluruh personel sebelum pelaksanaan Operasi Patuh Siginjai 2026. “Melalui Latpraops ini, seluruh personel yang terlibat diharapkan memahami sasaran, cara bertindak, serta prosedur yang harus dilaksanakan di lapangan. Operasi Patuh Siginjai 2026 tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan edukasi dan upaya pencegahan guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji. Lebih lanjut, Kabid Humas menegaskan bahwa Polda Jambi mengajak seluruh masyarakat untuk mematuhi peraturan lalu lintas, melengkapi administrasi kendaraan, serta tidak melakukan berbagai bentuk pelanggaran yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan. “Dengan meningkatnya disiplin berlalu lintas, diharapkan angka pelanggaran, kecelakaan lalu lintas, dan fatalitas korban dapat ditekan, sehingga tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang kondusif menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026,” tutupnya. Penulis Tim

Read More

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jambi Gelar Gerakan Bersama Bersih Lingkungan Road to Presisi Merdeka Run 2026

Tajam24Jam.Com JAMBI, 5 Juni 2026 – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Polda Jambi menggelar kegiatan Gerakan Bersama Bersih Lingkungan Road to Presisi Merdeka Run 2026 dengan mengusung tema “Satu Langkah, Sejuta Perubahan”, Jumat (5/6/2026). Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Ancol Kota Jambi atau tepatnya di depan Rumah Dinas Gubernur Jambi tersebut diikuti oleh Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Benny Ali, para Pejabat Utama Polda Jambi, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., personel Polri, petugas kebersihan, pelajar, komunitas lingkungan, serta berbagai elemen masyarakat. Aksi bersih lingkungan ini menjadi wujud nyata sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Selain sebagai rangkaian kegiatan menuju Presisi Merdeka Run 2026, kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk mengajak masyarakat menerapkan budaya hidup bersih dalam kehidupan sehari-hari. Rangkaian kegiatan diawali dengan aksi pembersihan kawasan publik yang melibatkan seluruh peserta secara gotong royong. Selain itu, kegiatan juga akan diisi dengan penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dan upaya mengurangi dampak perubahan iklim. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup. “Melalui Gerakan Bersama Bersih Lingkungan ini, Polda Jambi ingin mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. Kegiatan ini sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80, di mana Polri terus berupaya hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji. Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau instansi tertentu, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. “Perubahan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil. Memungut sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan lingkungan sekitar, serta menanam dan merawat pohon merupakan tindakan sederhana yang memiliki dampak besar bagi masa depan. Inilah makna dari tema ‘Satu Langkah, Sejuta Perubahan’ yang kami usung dalam kegiatan ini,” lanjutnya. Sementara itu Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari kampanye menuju Presisi Merdeka Run 2026 yang akan digelar pada 9 Agustus 2026 mendatang. Event olahraga yang diproyeksikan diikuti ribuan peserta tersebut tidak hanya mengedepankan semangat hidup sehat, tetapi juga membawa pesan penting tentang kebersihan lingkungan, penghijauan, dan persatuan masyarakat. Polda Jambi turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kota Jambi, komunitas lingkungan, pelaku usaha, UMKM, hotel, restoran, dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan rangkaian kegiatan Road to Presisi Merdeka Run 2026. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Polda Jambi berharap gerakan ini mampu menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus menjadikan Provinsi Jambi sebagai daerah yang hijau, ramah lingkungan, dan membanggakan bagi masyarakat maupun para tamu yang berkunjung. Melalui tema “Satu Langkah, Sejuta Perubahan”, Polda Jambi menegaskan bahwa setiap tindakan positif yang dilakukan hari ini akan memberikan manfaat besar bagi masa depan, sehingga tercipta lingkungan yang lestari dan kualitas hidup masyarakat yang semakin baik. Penulis Tim

Read More

Tingkatkan Profesionalisme, Polda Jambi Gelar Rakernis Gabungan Bidkum dan Bidhumas TA 2026

Tajam24Jam.Com Jambi, 4 Juni 2026 – Polda Jambi menggelar kegiatan Pembukaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Gabungan Bidang Hukum (Bidkum) dan Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Tahun Anggaran 2026 di Aula Lantai III Gedung Siginjai Polda Jambi, Kamis (4/6/2026). Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Benny Ali, S.I.K., S.H., dan dihadiri Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Jannus P. Siregar, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polda Jambi, para Kasat Reskrim, Kasat Resnarkoba Polres jajaran, para Kasi Kum dan Kasi Humas Polres jajaran yang mengikuti secara virtual dan personel PPID satker Polda. Turut hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut Dr. Albert Aries, S.H., M.H., dari Fakultas Hukum Universitas Trisakti dan Dr. Mochammad Farisi, LL.M., dosen Fakultas Hukum Universitas Jambi. Dalam sambutannya, Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Benny Ali menyampaikan bahwa Bidkum Polda Jambi harus mampu menjadi pusat penggerak (centre of gravity) dalam transformasi hukum pidana nasional di lingkungan Polri, khususnya di wilayah Polda Jambi. “Melalui Rakernis Gabungan dan Penyuluhan Hukum ini, saya berharap seluruh peserta tidak hanya meningkatkan kapasitas dan kompetensi melalui pengayaan pengetahuan dari para narasumber, tetapi juga mampu memberikan masukan dan rekomendasi kepada pimpinan terkait dinamika transformasi hukum pidana nasional,” ujarnya. Selain itu, Wakapolda juga menekankan pentingnya peran Bidhumas sebagai wajah dan garda terdepan Polri dalam membangun kepercayaan publik di tengah perkembangan masyarakat digital yang menuntut kecepatan, keterbukaan, dan akurasi informasi. “Saya berharap Bidkum dan Bidhumas Polda Jambi mampu menjadi penggerak utama dalam mendukung transformasi hukum pidana nasional serta penguatan komunikasi publik di lingkungan Polri demi keberhasilan pelaksanaan tugas pokok Polri dan terwujudnya program Asta Cita Pemerintah,” tambahnya. Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar dalam arahannya menegaskan bahwa perkembangan hukum saat ini mengarah pada konsep hukum yang progresif sehingga seluruh personel harus terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas. Kapolda juga menekankan pentingnya peningkatan kemampuan komunikasi dan public speaking bagi personel, khususnya yang bertugas di bidang hukum maupun kehumasan. “Bapak Kapolri memberikan penekanan agar setiap jajaran mampu merespons permasalahan lokal secara cepat dan tepat sehingga tidak berkembang menjadi permasalahan nasional,” tegas Kapolda. Lebih lanjut, Kapolda mengingatkan seluruh peserta untuk selalu melaksanakan tugas secara profesional, humanis, serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat guna meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Kegiatan Rakernis Gabungan Bidkum dan Bidhumas Polda Jambi Tahun Anggaran 2026 berlangsung dengan rangkaian acara mulai dari laporan pelaksanaan kegiatan, penayangan video selayang pandang, penyampaian sambutan dan arahan pimpinan, pemberian plakat kepada narasumber, hingga sesi foto bersama. Sementara itu Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan bahwa Rakernis Gabungan Bidkum dan Bidhumas merupakan momentum strategis untuk memperkuat sinergi dalam menghadapi tantangan tugas Polri yang semakin kompleks. “Melalui Rakernis ini diharapkan seluruh personel Bidkum dan Bidhumas mampu meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta adaptif terhadap perkembangan hukum dan teknologi informasi. Sinergi yang kuat antara fungsi hukum dan fungsi kehumasan sangat penting dalam mendukung pelaksanaan tugas Polri yang Presisi, menjaga kepercayaan publik, serta mewujudkan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji. Ia menambahkan, kemampuan komunikasi publik yang baik harus menjadi perhatian seluruh jajaran agar setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat dapat dilakukan secara cepat, akurat, transparan, dan bertanggung jawab. Penulis Tim

Read More

Polres Bangka Barat Bersama Warga Bersihkan Jalan Sungai Daeng, Wujud Nyata Semangat Hari Bhayangkara ke-80

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 5 Juni 2026 – Polres Bangka Barat menggelar kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan di wilayah RT 4 Kelurahan Sungai Daeng, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Jumat (5/6/2026) pagi. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 WIB tersebut dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Kegiatan bersih-bersih dilakukan di sepanjang ruas jalan mulai dari Simpang Papadao Cafe hingga Mushola Al-Anshor. Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., Wakapolres Bangka Barat Kompol Albert D.H. Tampubolon, para Pejabat Utama Polres Bangka Barat, Camat Mentok, Dinas Lingkungan Hidup, serta personel Polres Bangka Barat. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap lingkungan sekaligus upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. “Momentum Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya kami isi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga dengan aksi nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Melalui kegiatan gotong royong ini, kami ingin menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan nyaman bagi warga,” kata Kapolres. Ia menjelaskan, kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan. Polres Bangka Barat akan terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat dan memberikan dampak positif,” ujarnya. Kapolres juga menegaskan bahwa kehadiran jajaran Polres Bangka Barat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan merupakan bagian dari komitmen Polri untuk semakin dekat dengan masyarakat. “Kami ingin menunjukkan bahwa Polri bukan hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam menjaga kebersihan, keamanan, dan kenyamanan lingkungan. Semangat Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum untuk memperkuat pengabdian Polri kepada masyarakat,” katanya.Sementara itu, Ketua RT 4 Kelurahan Sungai Daeng, Jarkasih, menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan keterlibatan langsung jajaran Polres Bangka Barat dalam kegiatan tersebut. “Kami dari pihak kelurahan dan warga sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Polres Bangka Barat. Kegiatan ini sangat bagus karena membantu menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Jarkasih. Menurut dia, ruas jalan yang dibersihkan selama ini menjadi perhatian warga karena kondisi jalan yang relatif sempit, cukup gelap, dan ditumbuhi semak-semak di sejumlah titik. “Selama ini jalan tersebut cukup gelap dan sempit, ditambah banyak semak-semak di pinggir jalan. Kehadiran Kapolres Bangka Barat yang langsung turun bersama warga membersihkan semak-semak tentu menjadi perhatian dan kebanggaan bagi kami. Ini sangat luar biasa dan menunjukkan kepedulian yang nyata kepada masyarakat,” katanya. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat berharap kondisi lingkungan di kawasan Sungai Daeng menjadi lebih tertata, bersih, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan maupun warga sekitar. Kegiatan gotong royong berlangsung dengan penuh kebersamaan dan menjadi salah satu rangkaian kegiatan sosial Polres Bangka Barat dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Penulis Tim

Read More

PWDPI Lampung Desak DLH dan Dinkes Sidak SPPG MBG Desa Wawasan, Soroti Dugaan IPAL Tak Sesuai Standar dan Lemahnya Pengawasan

Tajam24Jam.Com Lampung Selatan, 5 Juni 2026 – Operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Wawasan, Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Lampung Selatan, menjadi sorotan publik setelah muncul keluhan warga terkait dugaan pengelolaan limbah yang belum memenuhi standar lingkungan dan kesehatan. Keluhan tersebut mencuat setelah sejumlah warga mengaku terganggu dengan aroma tidak sedap yang diduga berasal dari limbah operasional dapur SPPG. Warga menilai keberadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di lokasi tersebut perlu mendapat perhatian serius dari instansi berwenang untuk memastikan kesesuaiannya dengan standar yang berlaku. Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, pembangunan IPAL di lokasi SPPG disebut baru dilakukan dalam beberapa hari terakhir, sementara operasional dapur MBG tersebut telah berjalan kurang lebih selama tujuh bulan. Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan terhadap pemenuhan persyaratan operasional yang seharusnya menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program nasional tersebut. Salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku khawatir apabila pengelolaan limbah tidak dilakukan secara baik dan benar. “Kami berharap ada pemeriksaan dari dinas terkait. Jangan sampai program yang tujuannya baik justru menimbulkan persoalan lingkungan dan mengganggu masyarakat sekitar,” ujarnya. Sementara itu, Ketua SPPG Desa Wawasan, Dani Setiawan, menyatakan bahwa fasilitas IPAL yang dimiliki pihaknya telah memenuhi standar yang berlaku. “IPAL yang ada di SPPG Desa Wawasan sudah memenuhi standar,” katanya saat dikonfirmasi. Meski demikian, perbedaan informasi antara pengelola dan keluhan masyarakat dinilai perlu diverifikasi secara langsung oleh instansi teknis yang memiliki kewenangan dalam bidang kesehatan dan lingkungan hidup. Menanggapi persoalan tersebut, Ketua DPW Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Provinsi Lampung, Rangga Reksa Wisesa, S.H., mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lampung Selatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, serta instansi terkait di tingkat provinsi untuk segera melakukan inspeksi menyeluruh. Menurut Rangga, persoalan ini tidak cukup hanya menjadi perhatian pemerintah kabupaten, tetapi juga perlu mendapat pengawasan dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, perwakilan atau koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) di tingkat provinsi, serta instansi pengawas lainnya yang memiliki tanggung jawab terhadap keberlangsungan Program MBG. “Jika benar operasional SPPG sudah berjalan selama berbulan-bulan dan IPAL baru dibangun belakangan, maka publik berhak mempertanyakan bagaimana proses pengawasan dan verifikasi yang selama ini dilakukan. Ini bukan semata-mata soal satu dapur SPPG, tetapi menyangkut tata kelola program nasional yang menggunakan anggaran negara dan menyentuh kepentingan masyarakat luas,” ujar Rangga. Ia menilai pengawasan terhadap program MBG tidak boleh hanya dilakukan pada saat awal operasional, melainkan harus dilakukan secara berkala dan berkelanjutan. “Kami meminta DLH Provinsi Lampung, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, serta pihak BGN untuk tidak menutup mata terhadap persoalan yang berkembang di lapangan. Jika memang seluruh persyaratan telah dipenuhi, maka sampaikan secara terbuka kepada masyarakat. Namun apabila ditemukan adanya ketidaksesuaian, maka harus ada langkah korektif dan evaluasi yang jelas,” tegasnya. Rangga juga mengkritisi potensi lemahnya fungsi monitoring apabila benar terdapat fasilitas yang belum memenuhi standar tetapi tetap beroperasi dalam jangka waktu yang cukup lama. “Yang menjadi pertanyaan adalah, apakah mekanisme pengawasan berjalan efektif atau tidak? Program MBG merupakan program strategis nasional yang harus dijaga kualitas pelaksanaannya. Jangan sampai semangat memberikan makanan bergizi justru dibayangi persoalan sanitasi, pengelolaan limbah, dan kesehatan lingkungan,” katanya. Lebih lanjut, ia meminta agar pemerintah provinsi tidak hanya berperan sebagai penerima laporan, tetapi juga aktif melakukan evaluasi terhadap seluruh SPPG yang beroperasi di wilayah Lampung. “Kami mendorong adanya audit dan evaluasi menyeluruh terhadap standar sanitasi, pengelolaan limbah, ketersediaan air bersih, hingga dokumen kesehatan lingkungan seluruh SPPG di Lampung. Jangan menunggu persoalan menjadi besar baru dilakukan tindakan. Pengawasan preventif jauh lebih penting,” tambahnya. PWDPI Lampung menegaskan bahwa kritik tersebut bukan ditujukan untuk menghambat Program Makan Bergizi Gratis, melainkan sebagai bentuk dukungan agar program yang menjadi kebijakan strategis pemerintah dapat berjalan sesuai aturan, transparan, akuntabel, serta tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari DLH Kabupaten Lampung Selatan, DLH Provinsi Lampung, Dinas Kesehatan, maupun pihak BGN terkait keluhan warga dan dugaan ketidaksesuaian standar IPAL pada SPPG Desa Wawasan tersebut. (Kaperwil)

Read More

Amanah Jabatan dan Rasa Malu Jadi Sorotan, Benz Jono Hartono Ingatkan Pentingnya Moralitas Pemimpin

Tajam24Jam.Com JAKARTA, 5 Juni 2026 – Praktisi media massa yang juga Wakil Direktur Center for Advanced Journalism (CAJ) PWI Pusat dan Executive Director HIAWATHA Institut, Benz Jono Hartono, menyoroti pentingnya menjaga amanah jabatan dan rasa malu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Melalui tulisan opini berjudul “Amanah Jabatan dan Rasa Malu”, Benz menegaskan bahwa jabatan publik bukan sekadar simbol kehormatan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat, negara, serta Tuhan Yang Maha Esa. Menurutnya, salah satu persoalan yang kerap menjadi tantangan dalam tata kelola pemerintahan adalah memudarnya rasa malu di kalangan pemegang kekuasaan. Padahal, rasa malu merupakan bagian penting dari nilai moral yang dapat mencegah penyalahgunaan wewenang.“Jabatan adalah amanah. Sebuah titipan rakyat yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban, bukan hanya di hadapan hukum negara, tetapi juga di hadapan sejarah dan Tuhan Yang Maha Kuasa,” tulis Benz. Ia menilai hilangnya rasa malu dapat berdampak pada menurunnya integritas pejabat publik. Dalam kondisi tersebut, kekuasaan berpotensi digunakan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok, sementara kepentingan masyarakat menjadi terabaikan. Benz juga mengingatkan bahwa rasa malu merupakan benteng moral yang menjaga seseorang agar tetap bertindak sesuai etika dan nilai-nilai keadilan. Ketika benteng tersebut hilang, berbagai bentuk penyalahgunaan kekuasaan dapat terjadi dan berpotensi merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara. Selain itu, ia menyoroti fenomena budaya kebal kritik yang dinilai dapat muncul ketika pemegang jabatan merasa dirinya selalu benar. Menurutnya, kritik dan masukan dari masyarakat seharusnya dipandang sebagai bagian dari mekanisme demokrasi yang sehat.“Bangsa ini tidak kekurangan orang pintar dan berpendidikan tinggi. Namun bangsa ini membutuhkan pemimpin yang memiliki hati nurani, rasa malu, dan kesadaran bahwa jabatan hanyalah sementara,” ujarnya. Lebih lanjut, Benz menekankan bahwa keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya diukur dari lamanya menduduki jabatan atau besarnya kekuasaan yang dimiliki, tetapi juga dari bagaimana amanah tersebut dijalankan untuk kepentingan masyarakat luas. Ia berharap nilai-nilai moral, integritas, dan tanggung jawab dapat terus menjadi landasan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.“Sejarah tidak akan mencatat seberapa lama seseorang berkuasa, melainkan bagaimana ia menggunakan kekuasaannya,” tutupnya Penulis Tim

Read More

Diduga Jadi Pusat Oplosan BBM, Gudang di Belakang Kawasan Yakult Muaro Bungo Disorot

Tajam24Jam.Com MUARO BUNGO, 5 Juni 2026 – Dugaan praktik penimbunan dan pengoplosan bahan bakar minyak (BBM) kembali mencuat di Kabupaten Bungo. Sebuah gudang yang berada di belakang kawasan gudang Yakult Muaro Bungo disebut-sebut menjadi lokasi aktivitas pengumpulan, pencampuran, hingga penyaluran BBM ke sejumlah titik tambang emas tanpa izin (PETI). Berdasarkan informasi yang dihimpun, BBM yang diduga berasal dari pembelian di sejumlah SPBU wilayah Bungo dikumpulkan ke gudang tersebut. Selain itu, disebut pula terdapat pasokan minyak yang didatangkan dari wilayah Sumatera Selatan. Di lokasi itu, BBM diduga dicampur dan diolah sebelum kembali didistribusikan. Hasil pengolahan tersebut dikabarkan disalurkan secara khusus ke kawasan PETI di wilayah Senamat dan Batu Kerbau yang selama ini dikenal sebagai daerah rawan aktivitas pertambangan ilegal. Sumber yang mengetahui aktivitas tersebut menyebut gudang berada sekitar 30 meter di belakang gudang Yakult Muaro Bungo. Gudang itu disebut-sebut milik seseorang bernama Anto. Tak hanya itu, beredar pula informasi adanya dugaan keterlibatan oknum aparat berinisial BD yang disebut-sebut memiliki pengaruh terhadap aktivitas sejumlah gudang di kawasan tersebut. Bahkan, menurut sumber, nama BD kerap disebut sebagai pihak yang mengoordinasikan aktivitas gudang-gudang yang beroperasi di lokasi itu. Jika informasi tersebut benar, maka praktik tersebut berpotensi melanggar berbagai ketentuan hukum terkait penyalahgunaan BBM bersubsidi, penimbunan, hingga distribusi BBM ilegal yang dapat merugikan negara dan masyarakat. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak yang disebutkan maupun dari aparat penegak hukum terkait kebenaran informasi tersebut. Masyarakat mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polres Bungo dan pihak terkait, untuk segera melakukan penyelidikan menyeluruh guna memastikan ada atau tidaknya praktik penimbunan, pengoplosan, serta distribusi BBM ilegal yang diduga berlangsung di kawasan tersebut. Penulis Tim

Read More

Bhabinkamtibmas Hadiri Pelepasan dan Perpisahan Siswa SMP Negeri 11 Muaro Jambi Angkatan ke-34

Tajam24Jam.Com MUARO JAMBI, 4 Juni 2026 – Bhabinkamtibmas Desa Mudung Darat, Brigpol Rio Iswanto, S.H., menghadiri kegiatan Pelepasan dan Perpisahan Siswa-siswi Kelas IX SMP Negeri 11 Muaro Jambi Angkatan ke-34 yang berlangsung di lingkungan sekolah, Desa Mudung Darat, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, Kamis (4/6/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung meriah dan penuh khidmat dengan dihadiri Kepala SMP Negeri 11 Muaro Jambi Hardi, S.Pd., Sekcam Maro Sebo Abu Bakar, S.H., perwakilan KUA Kecamatan Maro Sebo Wahyu, S.E., Kepala Desa Mudung Darat M. Ali, S.H., para orang tua siswa, dewan guru, serta seluruh siswa kelas IX. Kehadiran Brigpol Rio Iswanto sebagai Bhabinkamtibmas merupakan bentuk dukungan Polri terhadap dunia pendidikan serta upaya mempererat hubungan kemitraan antara kepolisian dengan masyarakat dan lingkungan sekolah. Dalam kesempatan tersebut, Brigpol Rio Iswanto menyampaikan apresiasi kepada para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat SMP. Ia juga berpesan agar para lulusan terus semangat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, menjauhi pergaulan negatif, serta selalu menjaga nama baik keluarga dan sekolah. Acara pelepasan dan perpisahan diisi dengan berbagai penampilan seni dan budaya dari para siswa, mulai dari tari persembahan, pembacaan doa, pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi, penampilan musik tradisional, tari Bekarang, vokal grup, hingga ramah tamah bersama para tamu undangan dan wali murid. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat menjadi wujud nyata pelayanan Polri dalam mendukung setiap kegiatan positif yang dilaksanakan oleh masyarakat maupun lembaga pendidikan di wilayah hukum Polsek Maro Sebo. Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, diharapkan para lulusan SMP Negeri 11 Muaro Jambi Angkatan ke-34 dapat terus meraih prestasi dan menjadi generasi penerus bangsa yang berakhlak, berilmu, serta bermanfaat bagi masyarakat. Penulis Tim

Read More

Ketum PWDPI Minta KPK dan Kejagung Bongkar Rekening Gendut Korupsi Dana KUR

Tajam24Jam.Com Jakarta, 4 Juni 2026 – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (DPP PWDPI), M. Nurullah RS, desak ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung) untuk melakukan pengusutan menyeluruh dan mendalam terhadap dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di seluruh bank penyalur di Indonesia. Permintaan ini disampaikan menyusul semakin banyaknya bukti nyata yang terungkap, di mana dana yang seharusnya untuk rakyat hususnya para pelaku UMKM justru membuat rekening para oknum pelaku menjadi gendut secara tidak wajar. Praktik kotor ini terbukti dilakukan dengan modus pencatutan nama serta identitas masyarakat, yang kini terjadi secara meluas dari wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, hingga Kawasan Timur Indonesia dengan pola kejahatan yang identik dan kerugian negara yang mencapai puluhan miliar rupiah. Kasus Nyata: 559 Identitas Dicatut di Bandar Lampung, Negara Rugi Rp2,5 Miliar Salah satu contoh paling baru dan nyata saat ini sedang dalam proses persidangan di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang. Berikut rincian kasusnya: 559 Identitas Warga Bandar Lampung Diduga Dicatut, Sidang Korupsi Kredit BRI dengan Kerugian Rp2,5 Miliar Dimulai Sidang perdana dugaan korupsi penyaluran Kredit Cepat (Kece) dan Kredit Umum Pedesaan Rakyat (Kupra) di BRI Unit Pasar Tugu dan Unit Kedaton resmi digelar di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Rabu 3 Juni 2026. Dalam dakwaan jaksa, delapan terdakwa bernama Ester Afrianti Gunawan, Destian Toni, Sahyono, Devi Prastica, Febriano Harmara Hadi, Indah Susan Anggreani, Nova Chintia Dewi, dan Rahmawati. Para terdakwa ini terdiri atas agen penyalur dan pihak pemasaran bank, yang diduga menggunakan 559 identitas warga untuk pengajuan kredit tanpa prosedur yang sah. Akibat perbuatan tersebut, keuangan negara dinyatakan menderita kerugian mencapai Rp 2,51 miliar. Usai pembacaan dakwaan, seluruh terdakwa tidak mengajukan eksepsi atau nota keberatan, dan persidangan akan dilanjutkan pada 10 Juni 2026 dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi. Berikut data yang dihimpun Data Kasus di Berbagai Daerah Lainnya : Selain di Bandar Lampung, data lengkap yang berhasil dihimpun menunjukkan hal yang sama terjadi di banyak tempat: Provinsi Lampung (Wilayah Lainnya) : Provinsi Kepulauan Riau : Provinsi Riau : Wilayah Lainnya : Pola Kejahatan yang Sama: Bikin Rekening Sendiri Makin Gendut Dari seluruh kasus di atas, terlihat jelas pola yang dilakukan oknum demi mengeruk keuntungan pribadi yang membuat rekening mereka makin gendut, yaitu: Desakan Agar Diusut Sampai Tuntas Menanggapi data yang sangat memprihatinkan ini, Nurullah menegaskan bahwa dugaan korupsi dana KUR ini bukan lagi sekadar dugaan, melainkan fakta yang nyata, dan telah terjadi secara terstruktur, sistematis, dan masif. “Fakta di persidangan Lampung dan data dari seluruh Indonesia adalah bukti nyata yang tak terbantahkan. Dana KUR yang seharusnya menyelamatkan ekonomi rakyat kecil, justru dijadikan ladang korupsi untuk menggemburkan dan membuat rekening para oknum pelaku menjadi gendut secara tidak wajar,” tegas Nurullah. Ia kembali mendesak aparat penegak hukum untuk tidak hanya memeriksa kasus yang sudah terungkap dan sedang disidangkan, tetapi segera melakukan audit menyeluruh ke seluruh bank penyalur KUR di Indonesia. “Kami minta KPK dan Kejagung turun tangan memeriksa semuanya. Jangan biarkan dana rakyat dicuri dan dinikmati segelintir orang. Bongkar aliran dananya, selidiki harta kekayaannya, dan tindak tegas sampai ke akar-akarnya,” pungkasnya.(Kaperwil) Penulis Tim

Read More

Polsek Kelapa Polres Bangka Barat Bersama Basarnas dan Warga Cari Petani yang Hilang di Dusun Pisang

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 4 Juni 2026 – Polsek Kelapa Polres Bangka Barat bersama Basarnas Mentok, personel Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung, pemerintah desa dan masyarakat melakukan pencarian terhadap seorang petani yang dilaporkan hilang di kawasan Dusun Pisang, Desa Tugang, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat. Korban diketahui bernama Kamaludin (60), warga Dusun Tugang, Desa Tugang, Kecamatan Kelapa. Ia dilaporkan belum kembali ke rumah setelah pergi berkebun pada Rabu (3/6/2026). Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kamaludin berangkat ke kebun yang berada tidak jauh dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Butun di Dusun Pisang. Namun hingga sore hari sekitar pukul 18.00 WIB, korban tidak kunjung pulang ke rumah. Anak dan menantu korban kemudian berupaya mencari ke lokasi kebun. Saat tiba di lokasi, keluarga hanya menemukan sepeda yang biasa digunakan korban untuk beraktivitas sehari-hari. Sepeda tersebut ditemukan tidak jauh dari aliran Sungai Butun. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak terkait. Menindaklanjuti laporan tersebut, Polsek Kelapa bersama unsur terkait langsung membentuk tim gabungan untuk melakukan pencarian di lokasi terakhir korban diketahui berada. Sejak Kamis (4/6/2026) pagi, tim gabungan yang terdiri dari Bhabinkamtibmas Desa Tugang, Pemerintah Desa Tugang, Basarnas Mentok, Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung dan masyarakat setempat melakukan penyisiran di sekitar area perkebunan, tepian sungai hingga sejumlah titik yang diduga menjadi jalur aktivitas korban. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan kepolisian terus berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat untuk memaksimalkan upaya pencarian. “Kami bersama Polsek Kelapa terus berkoordinasi dengan Basarnas, Polairud, pemerintah desa dan masyarakat dalam proses pencarian ini. Seluruh unsur bergerak bersama melakukan penyisiran di lokasi yang diduga menjadi titik terakhir keberadaan korban,” kata Yos, Kamis (4/6/2026). Ia mengatakan pencarian tersebut merupakan bentuk respons cepat dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan. “Kami berharap korban dapat segera ditemukan sehingga memberikan kepastian bagi keluarga. Polres Bangka Barat akan terus mendukung proses pencarian sampai membuahkan hasil,” ujarnya. Yos juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan korban agar segera menyampaikan kepada petugas yang berada di lapangan maupun kepada kepolisian terdekat. “Kami mengajak masyarakat untuk membantu memberikan informasi apabila menemukan petunjuk yang dapat membantu proses pencarian. Setiap informasi yang diterima akan segera ditindaklanjuti oleh tim gabungan,” katanya. Hingga Kamis siang, proses pencarian masih terus berlangsung. Tim gabungan masih melakukan penyisiran di sejumlah lokasi sekitar Sungai Butun dan kawasan perkebunan Dusun Pisang, Desa Tugang, Kecamatan Kelapa. Upaya pencarian tersebut menjadi wujud sinergi antara Polri, Basarnas, pemerintah desa dan masyarakat dalam memberikan bantuan kemanusiaan serta pelayanan kepada warga yang tengah menghadapi musibah. Penulis Tim

Read More