“APPSI Batang Hari Resmi Dilantik, Ari B. Pratiwi (Riri) : Pedagang Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Daerah”

Tajam24Jam.Com Batanghari, 22 September 2026 — Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (DPD APPSI) Kabupaten Batang Hari resmi dilantik pada Selasa (22/9/2026). Kepengurusan DPD APPSI Batang Hari dipimpin Eso Pamenan sebagai ketua. Pelantikan tersebut menjadi momentum awal bagi APPSI untuk memperkuat posisi pedagang sekaligus membangun komunikasi yang lebih efektif dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan. Ketua DPW APPSI Provinsi Jambi, Ari Budhi Pratiwi (Riri), menyampaikan ucapan selamat atas terbentuknya kepengurusan APPSI Batang Hari. Ia menegaskan, organisasi pedagang tidak cukup hanya hadir sebagai wadah berkumpul, tetapi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi anggotanya. Menurut Riri, APPSI harus menjadi mitra strategis pemerintah daerah sekaligus wadah advokasi dan pemberdayaan pedagang. “APPSI harus hadir untuk memajukan pedagang pasar. Kita ingin membangun sinergi dengan pemerintah daerah, pengelola pasar dan seluruh stakeholder agar berbagai persoalan yang dihadapi pedagang dapat dicarikan solusi bersama,” ujar Riri. Ia mengatakan, sejumlah persoalan yang dihadapi pedagang pasar membutuhkan komunikasi dan koordinasi lintas pihak. Di antaranya keamanan pasar, parkir, fluktuasi harga, ketersediaan kebutuhan pokok hingga akses pedagang terhadap komoditas dengan harga yang lebih terjangkau. Riri juga membuka peluang penguatan kerja sama APPSI dengan berbagai pihak, termasuk Perum Bulog, untuk memperluas akses pedagang terhadap sejumlah komoditas pangan seperti beras SPHP dan gula. Namun, menurut dia, peluang tersebut harus diikuti dengan kesiapan organisasi, terutama dari sisi administrasi, pendataan dan komunikasi agar program benar-benar dapat dimanfaatkan oleh pedagang. “Peluang kerja sama itu ada. Tinggal bagaimana teman-teman di daerah mempersiapkan administrasi, membangun komunikasi dan memastikan pedagang yang membutuhkan bisa mengaksesnya,” katanya. Selain akses komoditas pangan, Riri mendorong APPSI Batang Hari membangun jaringan organisasi hingga tingkat komisariat di pasar-pasar. Menurutnya, penguatan struktur penting agar persoalan pedagang dapat dihimpun langsung dari lapangan dan tidak berhenti pada persoalan individu. “Struktur harus diperkuat, jaringan harus dibangun. APPSI harus mampu menjemput peluang, menjalankan program pemberdayaan, memperkuat advokasi, membuka akses permodalan dan mendorong modernisasi jaringan perdagangan,” ujar Riri. Pedagang Diminta Tidak Hanya Menunggu Ketua DPD APPSI Batang Hari, Eso Pamenan, mengatakan pembentukan kepengurusan APPSI berangkat dari berbagai persoalan yang dihadapi pedagang. Mulai dari persoalan keamanan pasar, kondisi pasar yang relatif sepi, perubahan pola belanja masyarakat, distribusi barang hingga akses terhadap peluang ekonomi. “Saya tidak berdiri di sini karena merasa paling tahu tentang pasar. Pedaganglah yang paling tahu bagaimana denyut pasar setiap hari. Tugas kami adalah mendengar suara itu, menyampaikannya, dan kalau memungkinkan ikut mencarikan jalan keluarnya,” kata Eso. Ia mencontohkan kondisi Pasar Kramat Tinggi Muara Bulian. Persoalan keamanan menjadi salah satu keluhan yang disampaikan pedagang. Seorang pedagang bahkan menyampaikan kepadanya, “Kini ko, jangankan tabung gas 3 kilo, kerupuk be diembat jugo.” Menurut Eso, persoalan keamanan perlu mendapat perhatian karena berkaitan langsung dengan kenyamanan pedagang maupun pembeli. Selain keamanan, ia menyoroti berkurangnya angkutan kota dan ojek, munculnya pasar-pasar kecil di sekitar permukiman serta perubahan perilaku masyarakat yang semakin terbiasa berbelanja secara daring. “Kita tidak cukup hanya mengatakan pasar sedang sepi. Kita harus bertanya, mengapa pasar sepi dan apa yang bisa kita lakukan?” ujarnya. Eso juga mengungkapkan pesan Bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief sebelum pelantikan. Menurut Eso, Bupati mendorong APPSI agar tidak hanya menunggu program atau proyek dari pemerintah pusat, tetapi mampu menciptakan terobosan yang memberikan manfaat langsung bagi pedagang. Salah satu persoalan yang disoroti adalah panjangnya rantai distribusi komoditas pertanian. Eso mencontohkan sayuran yang berasal dari kebun di Muara Bulian, kemudian dijual kepada pengepul di Jambi sebelum kembali dipasarkan kepada pedagang di Pasar Kramat Tinggi. “Kalau rantai itu bisa diputus melalui APPSI, banyak yang akan terbantu dan uang bisa terus berputar di Batang Hari,” kata Eso mengutip pesan Bupati. Karena itu, APPSI Batang Hari ke depan tidak hanya diarahkan pada advokasi persoalan pedagang, tetapi juga membuka peluang kemitraan, memperpendek rantai distribusi, mempertemukan produsen dengan pedagang serta memperkuat ekonomi lokal. APPSI Jadi Jembatan Pemerintah dan Pedagang Pemerintah Kabupaten Batang Hari menyambut baik terbentuknya DPD APPSI. Asisten III Setda Batang Hari Asri Yonalsyah, A.P., M.E., yang mewakili Bupati Batang Hari, mengatakan APPSI dapat mengambil peran sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah, dinas teknis dan pedagang. Menurut Asri, salah satu persoalan yang kerap muncul adalah adanya kesenjangan antara bahasa teknis pemerintah dengan bahasa yang dipahami masyarakat di lapangan. Karena itu, APPSI diharapkan dapat membantu menerjemahkan kebijakan pemerintah agar lebih mudah dipahami pedagang sekaligus menjadi kanal umpan balik dari pasar kepada pemerintah. Asri juga menekankan pentingnya memastikan informasi mengenai harga maupun kondisi pasar telah diverifikasi sebelum menjadi dasar pengambilan kebijakan. “Intinya bagaimana komunikasi teknis dengan lapangan bisa berjalan dengan baik, sehingga kebijakan yang dibuat pemerintah dapat dipahami dan dilaksanakan masyarakat,” ujarnya. Bangun Organisasi dari Pasar Eso mengatakan pembentukan sejumlah komisariat APPSI di pasar-pasar Batang Hari masih dalam proses. Ia menegaskan, pembentukan komisariat tidak semata-mata mengejar jumlah kepengurusan, tetapi harus benar-benar lahir dari kebutuhan pedagang. “Kami tidak ingin membangun organisasi dari balik meja. Kami ingin membangun APPSI dari suara yang terdengar langsung dari pasar,” katanya. Pelantikan DPD APPSI Batang Hari berlangsung sederhana tanpa rangkaian seremoni berlebihan, karangan bunga maupun acara hiburan. Bagi Eso, kesederhanaan tersebut merupakan bagian dari pesan bahwa pelantikan bukanlah tujuan akhir organisasi. “Tidak banyak yang perlu dirayakan hari ini. Sebab perjalanan kita justru baru dimulai. Hari ini bukan garis akhir, hari ini adalah titik awal,” ujarnya. Ia berharap APPSI Batang Hari dapat bekerja bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat pedagang sekaligus menggerakkan kembali ekonomi pasar rakyat. “Ketika pedagang kuat, pasar bergerak. Ketika pasar bergerak, ekonomi masyarakat ikut bergerak. Dan ketika ekonomi masyarakat tumbuh, Batang Hari ikut tumbuh,” pungkasnya. (*) Penulis Tim

Read More

Jelang HUT KE-81 TNI, Korem 042/Gapu Gelar Bazar UMKM Murah Serentak, Bantu Masyarakat Tekan Beban Kebutuhan Pokok

Tajam24Jam.Com Jambi, 22 September 2026 — Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026, Korem 042/Garuda Putih bersama jajaran menggelar Bazar UMKM Murah Serentak di Makodim 0415/Jambi, Selasa (22/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI sekaligus wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat melalui penguatan sektor UMKM dan penyediaan kebutuhan dengan harga terjangkau. Kegiatan dihadiri Kasrem 042/Garuda Putih Kolonel Inf Davy Darma Putra, para Kepala Seksi Korem 042/Garuda Putih, para Dan/Kabalak Aju Korem 042/Garuda Putih, Ketua Persit KCK Koorcabrem 042 PD XX/TIB beserta rombongan, serta masyarakat. Bazar UMKM murah ini mendapat antusiasme masyarakat. Berbagai produk kebutuhan masyarakat dan produk UMKM disediakan dengan harga yang terjangkau, sehingga masyarakat dapat memperoleh kebutuhan sehari-hari sekaligus mendukung pelaku usaha lokal. Kasrem 042/Garuda Putih Kolonel Inf Davy Darma Putra menyampaikan bahwa kegiatan bazar tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat, khususnya dalam momentum HUT ke-81 TNI. Menurutnya, keberadaan TNI tidak hanya hadir dalam menjaga pertahanan dan keamanan, tetapi juga berupaya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan ekonomi. “Melalui kegiatan bazar UMKM murah ini, kami ingin memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus membantu memperkenalkan dan mengembangkan produk-produk UMKM,” ujar Kasrem. Ia menambahkan, sinergi antara TNI, Persit, pelaku UMKM dan masyarakat merupakan kekuatan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Semangat HUT ke-81 TNI pun diterjemahkan melalui kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Bukan sekadar seremoni, bazar UMKM murah menjadi ruang bertemunya semangat pengabdian TNI dengan kekuatan ekonomi masyarakat. Dari TNI untuk rakyat, dari UMKM untuk menggerakkan ekonomi rakyat. Melalui kegiatan tersebut, Korem 042/Garuda Putih dan jajaran menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, membangun kebersamaan serta memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Penrem 042/GAPU Penulis Tim

Read More

Pangdam I/BB: Bazar HUT ke-81 TNI Hadirkan Sembako Murah dan Layanan Kesehatan Gratis

Tajam24Jam.Com MEDAN, 22 September 2026 – Kodam I/Bukit Barisan menggelar bazar dalam rangka HUT ke-81 TNI di Lapangan Benteng Medan, Selasa (22/9/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB itu menghadirkan sembako dengan harga murah serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Bazar tersebut dihadiri Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa, Kasdam I/BB, Irdam I/BB, para asisten, serta Kabalakdam. Rangkaian pembukaan juga terhubung melalui Zoom dengan Mabes TNI. Dalam kegiatan itu, Pangdam I/BB menjelaskan produk unggulan yang disiapkan setelah mendapat pertanyaan dari Wakil Ketua Dharma Pertiwi, Ibu Susi Tandyo Budi. Pangdam mengatakan bazar HUT ke-81 TNI digelar di tiga lokasi jajaran Kodam I/BB, yakni Kota Medan, Korem 022/Pantai Timur di Pematangsiantar, dan Korem 023/Kawal Samudera di Sibolga. Khusus di Lapangan Benteng, disiapkan 100 stan yang menjual beras, minyak goreng, gula, dan berbagai kebutuhan pokok lainnya dengan harga terjangkau, termasuk produk unggulan berupa kain adat. Kodam I/BB menyiapkan sekitar 5.000 kilogram beras untuk kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Selasa hingga Rabu. Selain bazar murah, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan kesehatan gratis, meliputi pemeriksaan gula darah, kolesterol, asam urat, buta warna, hingga pemeriksaan gigi. Di sela kegiatan, Pangdam I/BB bersama rombongan meninjau stan bazar dan pelayanan kesehatan. Pangdam juga menyerahkan bantuan sembako kepada sejumlah kelompok masyarakat, yakni 32 pengemudi ojek online, 18 pengamen jalanan, 32 kaum duafa, 32 pemulung, 16 veteran, 30 warakawuri, dan 16 abang becak. Antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi. Warga yang datang tidak hanya berasal dari Kota Medan, tetapi juga dari Kota Binjai, Kabupaten Deli Serdang, dan sejumlah wilayah lain di sekitar Medan. Kegiatan bazar dan pelayanan kesehatan gratis tersebut tetap berlangsung hingga Rabu sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke -81TNI Sumber : Pendam I/BB Penulis Tim

Read More

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Tinjau Bazar Murah dan Bakti Kesehatan HUT ke-81 TNI di Dumai

Tajam24Jam.Com DUMAI, 22 September 2026 – Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP menghadiri kegiatan Bazar Murah dan Bakti Kesehatan dalam rangka HUT ke-81 TNI di Taman Bukit Gelanggang, Kota Dumai, Selasa (22/9/2026). Kegiatan yang melibatkan berbagai unsur TNI dan pemerintah daerah tersebut menjadi bagian dari upaya TNI membantu masyarakat sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sejak pagi, kawasan Taman Bukit Gelanggang dipadati warga yang memanfaatkan layanan kesehatan gratis, donor darah, serta bazar murah yang menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kehadiran Pangdam XIX/Tuanku Tambusai bersama rombongan disambut Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto, Ketua DPRD Kota Dumai Agus Miswandi, unsur Forkopimda, serta pejabat TNI-Polri di wilayah Dumai. Dalam kegiatan tersebut, Pangdam mengikuti video conference terpusat bersama Panglima TNI yang terhubung secara nasional dengan pelaksanaan bakti sosial dan bakti kesehatan di berbagai daerah. Setelah itu, Pangdam menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada masyarakat dan meninjau langsung pelaksanaan donor darah, pelayanan kesehatan, bazar murah, serta stan pelaku UMKM. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan warga melalui akses kebutuhan pokok dan layanan kesehatan yang mudah dijangkau. “Kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat. Melalui bakti kesehatan dan bazar murah, kami ingin memberikan manfaat langsung sekaligus memperkuat kebersamaan antara TNI dan rakyat,” ujar Pangdam XIX/Tuanku Tambusai di sela kegiatan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman dan lancar. Kehadiran TNI melalui berbagai program sosial tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI. Penulis Tim

Read More

Polres Sarolangun Didesak Segera Tindak Terduga Pelaku KDRT, Korban Alami Luka dan Trauma

Tajam24Jam.Com SAROLANGUN, 21 September 2026 — Kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap seorang ibu rumah tangga berinisial IW (22) di RT 01, Desa Pulau Pandan, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, menuai sorotan. Korban mengaku mengalami kekerasan fisik yang diduga dilakukan oleh suaminya berinisial YA, yang diketahui merupakan salah satu personel Pemadam Kebakaran (Damkar) yang bertugas di Unit Damkar Pulau Pandan, Kabupaten Sarolangun. Berdasarkan keterangan korban, dugaan kekerasan tersebut dilakukan dengan cara memukul tubuh korban. Bahkan, korban mengaku tangan terduga pelaku dimasukkan ke dalam mulutnya hingga berupaya merobek bagian mulut. Terduga pelaku juga disebut berusaha melepaskan cincin yang dikenakan korban dengan cara memaksa hingga jari korban mengalami luka. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka, lebam dan memar pada sejumlah bagian tubuh, antara lain kening, pipi, hidung, mulut, pelipis serta jari tangan. Tak hanya mengalami luka fisik, korban juga mengaku masih mengalami trauma dan ketakutan. Ia menyebut dugaan perlakuan kasar tersebut bukan kali pertama terjadi selama menjalani kehidupan rumah tangga. Korban telah menjalani visum dan peristiwa tersebut telah dilaporkan secara resmi ke Polres Sarolangun pada 10 September 2026. Kasus ini kemudian mendapat perhatian dari Aliansi Masyarakat Untuk Keadilan (AMUK). Sekretaris AMUK, Agusti Randa, mendesak aparat kepolisian tidak berlarut-larut dalam menangani laporan tersebut.  “Kami mendesak Polres Sarolangun segera melakukan proses hukum terhadap terduga pelaku KDRT ini. Jika alat bukti dan hasil penyidikan telah memenuhi unsur tindak pidana, jangan dibiarkan berlarut-larut,” tegas Randa, Senin (21/9/2026). Menurut Randa, dugaan tindakan kekerasan terhadap korban sudah tidak dapat dipandang sebagai persoalan internal rumah tangga semata. “Apapun persoalan dalam rumah tangga, kekerasan bukan jalan penyelesaian. Ketika sudah ada dugaan pemukulan dan korban mengalami luka serta trauma, persoalan tersebut harus diproses sesuai hukum,” katanya. AMUK juga meminta Kapolres Sarolangun memastikan korban mendapatkan perlindungan serta memastikan penyidikan berjalan profesional, objektif dan transparan. “Kami meminta Kapolres Sarolangun bertindak cepat dan memproses laporan ini sesuai ketentuan hukum. Kami akan mengawal kasus ini sampai tuntas,” tegas Randa. Secara hukum, dugaan tindakan tersebut dapat masuk dalam ketentuan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU PKDRT). Pasal 5 UU PKDRT melarang setiap orang melakukan kekerasan dalam rumah tangga, termasuk kekerasan fisik dan psikis. Kekerasan fisik sendiri mencakup perbuatan yang mengakibatkan rasa sakit, jatuh sakit atau luka berat sebagaimana Pasal 6. Sementara Pasal 44 ayat (1) mengatur bahwa pelaku kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak Rp15 juta. Apabila kekerasan tersebut mengakibatkan korban jatuh sakit atau mengalami luka berat, Pasal 44 ayat (2) mengatur ancaman pidana paling lama 10 tahun atau denda paling banyak Rp30 juta. Adapun dugaan dampak psikis berupa ketakutan dan trauma juga relevan untuk diperiksa penyidik karena UU PKDRT mengatur kekerasan psikis sebagai perbuatan yang dapat mengakibatkan ketakutan, hilangnya rasa percaya diri, rasa tidak berdaya dan/atau penderitaan psikis berat. Dengan adanya laporan resmi, hasil visum dan keterangan korban, publik kini menunggu langkah Polres Sarolangun dalam mengungkap dugaan KDRT tersebut serta menentukan status hukum YA berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan. Hingga berita ini ditulis, status YA tetap sebagai terduga dan seluruh dugaan tersebut masih harus dibuktikan melalui proses hukum yang berlaku. Penulis Tim

Read More

AMUK Desak Kejati Jambi Usut Tuntas Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif DPRD Batanghari

Tajam24Jam.Com JAMBI, 22 September 2026 — Aliansi Masyarakat Untuk Keadilan (AMUK) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi, Selasa (22/9/2026). Dalam aksinya, AMUK mendesak aparat penegak hukum mengusut secara serius dugaan tindak pidana korupsi terkait perjalanan dinas fiktif di Sekretariat DPRD Kabupaten Batanghari. AMUK meminta dugaan penyimpangan anggaran tersebut tidak berhenti pada pemeriksaan administratif. Jika dalam proses penelusuran ditemukan bukti adanya tindak pidana maupun kerugian keuangan negara, mereka mendesak aparat penegak hukum meningkatkan penanganan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Salah satu tuntutan AMUK adalah meminta Kejati Jambi dan Polda Jambi memanggil serta memeriksa Sekretaris DPRD Batanghari, Muhammad Ali, S.E., selaku pengguna anggaran (PA). Pemeriksaan tersebut dinilai penting untuk mengetahui proses pengelolaan, penggunaan, hingga pertanggungjawaban anggaran perjalanan dinas di lingkungan Sekretariat DPRD Batanghari. “Jangan hanya berhenti pada pemeriksaan administrasi. Jika ditemukan indikasi pidana dan kerugian negara, harus ada proses hukum yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” demikian tuntutan yang disampaikan AMUK dalam aksi tersebut. Selain Sekwan, AMUK juga mendesak aparat penegak hukum menelusuri dugaan aliran dana yang disebut-sebut berkaitan dengan oknum anggota DPRD Batanghari. AMUK meminta seluruh pihak yang nantinya terbukti terlibat berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan diproses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Desak PPTK Perjalanan Dinas Diperiksa AMUK juga meminta Kejati Jambi memanggil dan memeriksa Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) perjalanan dinas. Menurut AMUK, pemeriksaan terhadap PPTK diperlukan untuk mengungkap bagaimana pelaksanaan, pengawasan, pencatatan, serta pertanggungjawaban teknis perjalanan dinas tersebut dilakukan. Langkah itu dinilai penting untuk memastikan apakah terdapat kesalahan administratif, kelalaian, atau dugaan penyimpangan yang mengandung unsur pidana. Dalam aksinya, AMUK menyampaikan empat tuntutan utama: Meminta Kejati Jambi dan Polda Jambi memanggil serta memeriksa Sekwan DPRD Batanghari Muhammad Ali, S.E., selaku pengguna anggaran terkait pengelolaan dan pengeluaran anggaran perjalanan dinas. Meminta aparat penegak hukum memanggil dan memeriksa pihak-pihak yang diduga menerima atau menikmati aliran dana, termasuk oknum anggota DPRD Batanghari sebagaimana disebut dalam dugaan perjalanan dinas fiktif. Mendesak Kejati Jambi memanggil dan memeriksa PPTK perjalanan dinas untuk mengungkap pelaksanaan, pengawasan, serta pertanggungjawaban teknis kegiatan. Mendesak Kejati Jambi dan Polda Jambi menindaklanjuti dugaan korupsi perjalanan dinas fiktif di Sekretariat DPRD Batanghari secara transparan, profesional, dan sesuai ketentuan hukum. Aksi berlangsung dalam keadaan aman dan damai. Ketua, sekretaris, serta sejumlah pengurus AMUK hadir menyampaikan aspirasi kepada aparat penegak hukum. Pengamanan aksi melibatkan personel Polresta Jambi, Polsek Telanaipura, serta unsur TNI. AMUK menegaskan aksi tersebut merupakan bentuk kontrol masyarakat terhadap penggunaan anggaran negara. Mereka meminta aparat penegak hukum mengungkap secara terang dugaan tersebut, termasuk memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana, pihak yang bertanggung jawab, serta potensi kerugian keuangan negara. Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari pihak Sekretariat DPRD Batanghari maupun pihak-pihak yang disebut dalam tuntutan AMUK terkait tudingan tersebut. Seluruh dugaan tersebut masih perlu dibuktikan melalui proses hukum dan pemeriksaan oleh aparat penegak hukum. Penulis Tim

Read More

Musyawarah Besar Mapala Pamsaka ke XIV Tetapkan Betaria Kriswanda Sebagai Ketua Umum Periode 2026/2027

Tajam24Jam.Com Tanjabar, 22 September 2026 – Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) PAMSAKA Universitas Islam An-Nadwah Kuala Tungkal memasuki babak baru kepemimpinan setelah Betaria Kriswanda terpilih sebagai Ketua Umum Terpilih melalui Musyawarah Besar (Mubes) yang di tetapkan pada selasa 22/09/2026. Mubes di gelar selama 5 hari, dari tanggal 18-22 September 2026 dengan mengangkat tema “Membangun Kepemimpinan yang Berintegritas untuk Mewujudkan Kebersamaan Semangat Mapala Pamsaka dalam Membangun Generasi yang Tangguh.” Forum tersebut menjadi momentum regenerasi sekaligus ruang evaluasi untuk menentukan arah organisasi ke depan. Sejumlah agenda dibahas dalam Mubes, mulai dari penyampaian laporan pertanggungjawaban kepengurusan, evaluasi periode sebelumnya, pembahasan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), debat serta tanya jawab calon ketua, hingga pemilihan Ketua Umum Periode 2026/2027. Dalam pemilihan tersebut, tiga kandidat bersaing memperoleh mandat Ketua Umum, yakni Betaria Kriswanda, M. Rizqi Al Fauzan, dan Putri Nuzullah R. Setelah melalui rangkaian proses pemilihan dalam forum Mubes, Betaria Kriswanda Angkatan ke 11 Mapala Pamsaka degan nomor register ( MP.11.81.STAIA ), akhirnya dipercaya memimpin Mapala Pamsaka untuk periode kepengurusan 2026/2027. Dalam visi yang ditawarkannya, Betaria membawa gagasan untuk menjadikan Mapala Pamsaka sebagai organisasi pecinta alam yang unggul, profesional, terus belajar, dan berdaya saing di berbagai bidang kegiatan alam bebas, seperti climbing, rafting, caving, gunung hutan, serta lingkungan hidup. Selain penguatan kemampuan teknis, visi tersebut juga menempatkan Mapala Pamsaka sebagai bagian dari gerakan pelestarian lingkungan sekaligus wadah pembentukan karakter kader yang tangguh, solid, dan berintegritas. Untuk mewujudkan visi tersebut, Betaria membawa sejumlah misi, di antaranya peningkatan profesionalisme teknis melalui penyusunan SOP pada setiap divisi, penguatan sistem kaderisasi berkelanjutan, aksi lingkungan yang lebih nyata melalui konservasi dan edukasi, perluasan kerja sama dengan organisasi pecinta alam lainnya, peningkatan transparansi dan eksistensi organisasi, serta penguatan solidaritas internal. Sementara itu, program unggulan yang ditawarkan mencakup program kurikulum dan penguatan organisasi, yang diarahkan untuk membangun sistem pembelajaran serta tata kelola organisasi yang lebih terstruktur. Usai terpilih, Betaria menyampaikan bahwa kepemimpinan yang akan dijalankan bukanlah perjuangan seorang diri. “Kepercayaan ini adalah amanah yang harus kita jalankan bersama. Saya ingin Mapala Pamsaka menjadi tempat bagi setiap kader untuk belajar, berkembang, berproses dan berani mengambil tanggung jawab. Perbedaan pilihan dalam Mubes harus kita tinggalkan sebagai bagian dari proses, karena setelah ini kita memiliki satu tujuan yang sama,” ujar Betaria. Ia juga menekankan bahwa kekuatan organisasi tidak hanya terletak pada program kerja, tetapi pada kekompakan orang-orang yang menjalankannya. “Saya tidak ingin hanya menjadi ketua yang menjalankan organisasi, tetapi ingin kita bersama-sama membangun rumah besar Mapala Pamsaka. Kalau kita solid, mau terus belajar dan saling menguatkan, saya percaya kita bisa membawa organisasi ini tumbuh lebih profesional tanpa kehilangan nilai kekeluargaan,” tambahnya. Dengan kepemimpinan baru tersebut, Mapala Pamsaka diharapkan mampu memperkuat kapasitas anggota di bidang kegiatan alam bebas, meningkatkan kontribusi terhadap pelestarian lingkungan, serta melahirkan kader yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga karakter dan integritas. Regenerasi melalui Mubes pun menjadi awal bagi perjalanan baru Mapala Pamsaka. Bukan sekadar mengganti siapa yang memimpin, tetapi menentukan bagaimana organisasi akan tumbuh, belajar, bergerak, dan meninggalkan manfaat bagi generasi berikutnya.(Csl) Penulis Tim

Read More

Satbrimob Polda Jambi Kerahkan 30 Personel Tangani Karhutla di Betara Tanjab Barat

Tajam24Jam.Com JAMBI, 21 September 2026 – Polda Jambi melalui Satuan Brimob Polda Jambi terus melakukan upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan Polri dalam mencegah meluasnya kebakaran serta menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat. Sebanyak 30 personel Kompi 3 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jambi diterjunkan untuk melaksanakan penanganan kebakaran lahan yang terjadi di RT 12 Kampung Tengah Betara 10, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, pada Senin (21/09/2026). Dalam penanganan tersebut, personel Satbrimob Polda Jambi juga dibantu 1 unit helikopter water bombing yang dikerahkan untuk mendukung proses pemadaman dan membantu mencegah api agar tidak meluas ke area lainnya. Personel di lapangan melaksanakan upaya pemadaman dengan mengutamakan keselamatan personel serta memastikan penanganan dilakukan secara maksimal untuk mengendalikan titik api. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan, penanganan karhutla menjadi salah satu perhatian serius Polda Jambi, khususnya di tengah kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran lahan. “Polda Jambi terus mengerahkan personel dan sarana pendukung untuk melakukan penanganan karhutla di sejumlah wilayah. Di Betara, sebanyak 30 personel Satbrimob diterjunkan dan dibantu satu unit AWC untuk mempercepat proses pemadaman serta mencegah api meluas,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji. Ia menegaskan, jajaran Polda Jambi akan terus meningkatkan kesiapsiagaan dan berkoordinasi dengan seluruh pihak dalam menghadapi potensi karhutla. “Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran. Apabila menemukan adanya titik api atau kebakaran lahan, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditangani secepat mungkin,” pungkasnya. Penulis Tim

Read More

Kekeringan Melanda, Bhabinkamtibmas Ranggi Asam Antar Air Bersih ke Warga

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 21 September 2026 – Kekeringan mulai dirasakan sejumlah warga di Desa Ranggi Asam, Kabupaten Bangka Barat. Kondisi tersebut membuat sebagian warga kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, Senin 21 September 2026. Melihat kondisi itu, Bhabinkamtibmas Desa Ranggi Asam, Aipda Asep, turun langsung membantu warga dengan menyalurkan air bersih. Air bersih tersebut diberikan kepada warga yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air akibat kondisi kemarau dan kekeringan yang melanda wilayah tersebut. Aipda Asep tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga merespons persoalan yang dirasakan langsung oleh warga binaannya. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah kondisi tersebut mendapat apresiasi dari warga. Bantuan air dinilai sangat berarti karena kebutuhan air bersih menjadi semakin sulit dipenuhi ketika sumber air warga mulai berkurang. Bagi warga, kehadiran Bhabinkamtibmas bukan hanya ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga saat masyarakat menghadapi persoalan kebutuhan dasar. Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso mengatakan, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat merupakan bagian dari upaya Polri memberikan pelayanan secara langsung. “Bhabinkamtibmas merupakan personel yang paling dekat dengan masyarakat. Ketika warga menghadapi persoalan, termasuk kesulitan mendapatkan air bersih akibat kekeringan, diharapkan personel dapat hadir dan membantu sesuai dengan kemampuan yang ada,” ujar Yos. Menurutnya, kepedulian terhadap persoalan masyarakat merupakan bagian dari pelayanan Polri yang cepat, tepat dan humanis. “Yang dilakukan Aipda Asep ini merupakan bentuk kepedulian terhadap warga binaannya. Kami berharap bantuan tersebut dapat meringankan kebutuhan warga yang terdampak kekeringan,” katanya. Penulis Tim

Read More

Gunakan Cairan X-FIRE, Polda Jambi Percepat Penanganan Karhutla di Taman Nasional Berbak

Tajam24Jam.Com JAMBI, 21 September 2026 – Polda Jambi terus memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Provinsi Jambi. Salah satunya melalui respons cepat Satuan Brimob Polda Jambi dalam menangani Karhutla di kawasan Taman Nasional Berbak, Desa Rantau Rasau, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) pada Senin, (21/09/2026). Dansat Brimob Polda Jambi Kombes Pol. Budi Hidayat, S.I.K., memimpin langsung kegiatan penanganan Karhutla di kawasan tersebut, tepatnya di Posko Berbak. Dalam penanganan tersebut, Satbrimob Polda Jambi menggunakan cairan X-FIRE sebagai bagian dari upaya percepatan pemadaman serta mencegah api meluas ke area lainnya. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan, langkah cepat yang dilakukan personel Satbrimob merupakan bentuk komitmen Polda Jambi dalam menangani Karhutla secara optimal, khususnya di wilayah yang memiliki kawasan hutan dan lahan yang perlu mendapat perhatian serius. “Polda Jambi terus mengoptimalkan langkah-langkah penanganan Karhutla melalui respons cepat personel di lapangan. Kegiatan yang dilaksanakan Satbrimob Polda Jambi di kawasan Taman Nasional Berbak ini merupakan bagian dari upaya percepatan pemadaman sekaligus mencegah api meluas,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan pesan Kapolda Jambi. Ia menambahkan, penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan, kesiapsiagaan dan sinergi seluruh unsur terkait. Karena itu, Polda Jambi terus mengarahkan personel untuk melakukan pemantauan, penanganan dan pemadaman di lokasi yang terdampak Karhutla. “Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran. Apabila menemukan titik api atau mengetahui adanya potensi Karhutla, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” jelasnya. Kabid Humas menegaskan, Polda Jambi akan terus mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla guna meminimalkan dampak terhadap lingkungan maupun masyarakat. Penggunaan cairan X-FIRE dalam pemadaman tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan sarana dalam mempercepat proses penanganan kebakaran di lapangan, sejalan dengan respons cepat Satbrimob Polda Jambi dalam mendukung penanggulangan Karhutla di Provinsi Jambi. Penulis Tim

Read More