Dugaan Keterlibatan Oknum Wartawan, Polres Bangka Barat Tertibkan 13 Ponton Tambang Ilegal di Teluk Inggris

Tajam24Jam.Com Polres Bangka Barat, Sabtu 5/7/2025 – Melalui Satpolairud bersama Pos TNI AL Muntok dan instansi terkait melakukan penertiban terhadap aktivitas tambang ilegal di perairan Teluk Inggris, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat. Dalam operasi yang berlangsung pada Sabtu (5/7/2025) siang, sebanyak 13 ponton tambang ilegal ditarik keluar dari lokasi sebagai bentuk penindakan tegas atas aktivitas penambangan tanpa izin. Penertiban ini dilakukan menyusul maraknya kembali aktivitas tambang ilegal meski telah berulang kali diberikan imbauan dan tindakan sebelumnya. Dalam kegiatan tersebut, Kasat Polairud Polres Bangka Barat Iptu Yudi Lasmono mengungkapkan bahwa dari hasil pemeriksaan lapangan dan informasi yang dihimpun, terdapat dugaan keterlibatan oknum wartawan dalam mendorong aktivitas tambang ilegal. “Beberapa penambang bahkan menyebut inisial seorang wartawan yang diduga menyuruh mereka bekerja di lokasi. Kami juga mendapatkan informasi bahwa ada oknum yang terlibat lebih jauh, dan hal ini sedang kami dalami,” tegas Iptu Yudi Lasmono. Ia menambahkan, penyelidikan akan difokuskan kepada para pemilik ponton, untuk mengetahui apakah benar terdapat peran atau keterlibatan oknum tertentu, termasuk dari luar daerah. “Kami akan telusuri semua ponton yang ada, termasuk informasi yang kami terima, Jika benar, kami akan panggil dan periksa oknum tersebut,” tegasnya. Iptu Yudi juga membantah keras isu hoaks yang beredar di beberapa media yang menyebut bahwa pihak kepolisian menerima uang koordinasi sebesar Rp300 ribu dari para penambang. “Itu informasi tidak benar alias hoaks. Kami tidak pernah menerima uang apapun seperti diberitakan. Kami bekerja sesuai tupoksi, berdasarkan hukum dan tidak main-main jika ada pelanggaran,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa penertiban kali ini sekaligus menjadi bentuk jawaban atas gencarnya pemberitaan yang tidak berdasar dan justru berpotensi mengganggu proses penegakan hukum yang sedang berjalan. Ditegaskan juga bahwa para pelaku tambang ilegal yang sebelumnya telah diamankan masih menjalani proses hukum. Kegiatan tambang ilegal ini kerap berulang, dengan pola muncul dan hilang pasca penindakan. “Begitu ditindak, aktivitas bubar. Tapi dalam beberapa hari, muncul lagi. Kami terus lakukan pemantauan dan bila perlu, tindakan lanjutan akan dilakukan kembali,” jelas Iptu Yudi. Sementara itu, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K. melalui PS. Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso, menyatakan bahwa penertiban ini adalah bentuk komitmen Polres Bangka Barat dalam menjaga ketertiban dan menegakkan hukum. “Kami beri waktu 1×24 jam kepada para penambang lainnya untuk menarik keluar seluruh ponton yang masih ada. Jika tidak diindahkan, kami akan lakukan penarikan paksa,” kata Iptu Yos. Penulis Tim

Read More

Ketua PWI Minta Polisi Bongkar Oknum Wartawan Beking Tambang Ilegal

Tajam24Jam.Com MENTOK, Senin 7/7/2025 – Plt Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bangka Barat Husni mendukung Sat Polair Polres Bangka Barat membongkar oknum wartawan yang menjadi dalang maraknya tambang timah ilegal di laut Teluk Inggris Kecamatan Mentok. Menurut Husni keterlibatan wartawan dalam tambang ilegal sudah menyalahi aturan dan memperburuk profesi wartawan. Dirinya meminta agar Polisi mengusut siapa wartawan yang terlibat. “Bongkar saja dan jangan hanya berani nyebut, saya dukung dan tunggu perkembangan kasus ini,” tegasnya. Kalau benar ada wartawan yang membeking kata Husni, maka itu sudah ranah pidana dan tidak ada sangkut paut dengan produk jurnalistik dan tidak berlaku undang undang pers. Undang undang pers bisa diberlakukan terkait tugas jurnalistik dan pemberitaan. “Kalau dalam menjalankan tugas liputan dihalangi, ada kekeliruan dan pemberitaan maka bisa menerapkan undang undang pers, kalau membeking tambang ilegal tidak ada urusan itu,” terangnya. Selain minta diusut siapa wartawan yang bermain tambang ilegal Husni juga mengajak semua wartawan khususnya anggota PWI untuk bekerja sesuai kode etik jurnalistik jangan sampai merusak profesi yang mulia ini. Kalau mau membeking yang ilegal lebih baik berhenti dulu jadi wartawan. Memang tugas wartawan itu sebagai fungsi kontrol namun jangan sampai kebablasan. Masih dikatakannya, akan lebih mulia kalau profesi wartawan mendukung kemajuan daerah untuk kesejahteraan masyarakat. Gandeng mitra pers yakni Pemerintah, Polisi, TNI, Forkopimda dan pengusaha, diskusi bersama apa yang harus dilakukan untuk memajukan daerah dan mensejahterakan masyarakat. “Itu yang harus kita pikirkan bersama, sekarang ini daya beli sedang turun karena susa nyari duit, kita itu fleksibel jangan sok suci,” ingatnya. Penulis Tim

Read More

Dorong Ekonomi dan Lapangan Kerja Baru, Yayasan AHM Latih Puluhan UMKM Bengkel Sepeda Motor

Tajam24Jam.Com Yogyakarta, Minggu 6/7/2025 – Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bengkel alumni SMK binaan Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) mendapatkan pelatihan peningkatan kompetensi untuk pengembangan dan kemandirian usaha. Yayasan AHM juga memberikan apresiasi atas prestasi dan kinerja 22 pegiat UMKM yang tergabung dalam Astra Honda Youthpreneurship Program (AHYPP) ini. Kegiatan pelatihan bagi peserta AHYPP yang digelar di Yogyakarta (2-4/7) merupakan salah satu usaha Yayasan AHM dalam mendukung peningkatan ekonomi, membuka lapangan pekerjaan dan tempat kerja Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi para pelajar SMK. Memasuki tahun ke-8, AHYPP yang mengusung tema “Satu Hati Sinergi Mendorong Kemajuan Ekonomi” berfokus mendorong pelaku UMKM menjadi lebih mandiri dan siap naik kelas melalui peningkatan kapasitas teknis maupun manajerial. Serangkaian kegiatan pelatihan tingkat lanjut diberikan untuk peserta AHYPP, meliputi penambahan wawasan dan peningkatan kompetensi dalam praktik lapangan, hingga benchmark ke salah satu UMKM yang berprestasi dan berhasil mengembangkan usahanya. Para peserta tidak hanya mendapatkan pelatihan teknis, namun juga dikembangkan kemampuan dalam optimalisasi pengelolaan operasional, pengelolaan keuangan dan Sumber Daya Manusia (SDM). Puluhan anak muda ini juga mendapatkan pelatihan dalam membuat strategi pemasaran digital guna peningkatan pendapatan dengan menggandeng mitra strategis dari kalangan profesional, praktisi bengkel, hingga pemangku kepentingan di bidang pengembangan UMKM. Untuk semakin memotivasi semangat berkarya bagi pegiat UMKM muda ini, Yayasan AHM juga memberikan apresiasi berupa bantuan dana pengembangan usaha senilai jutaan rupiah kepada tiga bengkel terbaik yang sudah mengikuti pendampingan selama periode tahun 2024-2025. UMKM bengkel yang terpilih yaitu LET Motor Bali berhasil menjadi yang terbaik dalam kategori Best Growth Performance bagi bengkel binaan yang mampu menunjukan perkembangan dari sisi pendapatan. Apresiasi AHYPP juga diberikan ke MAN Motor Yogyakarta di kategori Best Business Development. Bengkel ini berhasil menunjukkan perkembangan bisnis secara konsisten dan berkelanjutan. Apresiasi juga diberikan bagi UMKM bengkel Reyhan Jaya Motor Bojonegoro pada kategori Best Compliance sebagai bengkel binaan yang mampu mengikuti pelaksanaan pendampingan dan pelatihan selama program AHYPP. Guna menambah wawasan dalam menjalankan dan mengembangkan bisnis, para pemilik bengkel binaan juga diajak benchmarking ke bengkel AHYPP MAN Motor yang berlokasi di Kulonprogo, Yogyakarta. MAN Motor merupakan salah satu bengkel yang berprestasi yang berhasil mengembangkan usahanya dengan membuka cabang baru dan memiliki berbagai variasi layanan untuk sepeda motor konsumen. Pemilik bengkel MAN Motor Ikbal Usman Febriyanto menyampaikan bahwa berbagai fasilitas dan dukungan yang telah diberikan oleh Yayasan AHM sangat membantu dalam meningkatkan bisnis bengkel yang dijalaninya. “Bukan hanya pelatihan rutin, bengkel kami juga mendapatkan dukungan berupa bantuan peralatan, renovasi bengkel, modal usaha tanpa bunga, dan pelatihan pengunaan sosial media untuk optimalisasi pemasaran bengkel,” ungkap Ikbal. Ketua Yayasan AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan pihaknya berupaya terus hadir menemani mimpi para pengusaha muda bidang otomotif untuk terus naik kelas, mandiri, profesional, dan menjadi penggerak ekonomi lokal di daerahnya. “Kami percaya kemajuan ekonomi bisa dicapai melalui sinergi, dan pelatihan ini adalah langkah nyata untuk mendukung UMKM lokal menjadi lebih berdaya dan berkelanjutan. Kami berharap dengan pelatihan ini, kemampuan dan pengetahuan mereka berkembang dan bisa saling bertukar pengalaman mengembangkan bengkel,” ujar Muhib. Pelatihan AHYPP ini diikuti sebanyak 22 bengkel binaan Yayasan AHM, tersebar di wilayah Aceh, Riau, Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Banten, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Kalimantan Selatan. Puluhan bengkel binaan ini juga telah mampu menyerap 54 tenaga kerja maupun menjadi tempat para pelajar SMK otomotif roda dua yang sedang melakukan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Di bengkel ini para pelajar mendapatkan pengalaman dalam menekuni dunia kerja dan bisnis bengkel sepeda motor. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Yayasan AHM dalam mendukung implementasi Sustainable Development Goals. Penulis Tim

Read More

Dana Hibah PKK Tebo: Anggaran Hilang dalam Kabut Kekuasaan

Oleh: Dandi BratanataMahasiswa Hukum Universitas Jambi. Tajam24Jam.Com Jambi, 05 Juli 2025 –Skandal dugaan korupsi dana hibah PKK Kabupaten Tebo tahun anggaran 2023 bukan sekadar cerita tentang uang rakyat yang raib. Ia adalah cermin buruknya tata kelola kekuasaan lokal, di mana pengaruh politik, nepotisme, dan lemahnya penegakan hukum berselingkuh dalam diam. Lebih dari Rp1,7 miliar uang publik menghilang tanpa arah, tanpa transparansi, tanpa laporan pertanggungjawaban, tanpa satu pun pihak yang dimintai tanggung jawab secara hukum. Kasus ini bukan sekadar soal penyimpangan prosedur. Ini adalah penistaan terhadap prinsip demokrasi yang sehat, di mana kekuasaan seharusnya dibatasi oleh hukum, bukan dijalankan dengan tameng keluarga dan kekebalan sosial. Fakta bahwa dana hibah disalurkan ke TP PKK, yang kala itu diketuai oleh Armayanti, istri dari Pj. Bupati Aspan, memperlihatkan adanya pola pemusatan kekuasaan yang tidak sehat, menjadikan institusi negara sebagai alat pemuas kepentingan lingkar dalam birokrasi. Lebih dari satu tahun sejak penyelidikan dimulai, tak satu pun nama ditetapkan sebagai tersangka. Sementara masyarakat terus dicekoki dengan narasi “masih proses” dan “masih audit”. Pertanyaannya: sampai kapan hukum harus tunduk di hadapan kekuasaan? Apakah penegak hukum takut, atau memang sengaja memperlambat agar kasus ini lenyap ditelan waktu? Pemeriksaan terhadap sembilan saksi, termasuk istri pejabat, bendahara, ajudan, hingga kepala dinas, tak kunjung menghasilkan kepastian hukum. Justru mempertegas dugaan adanya perlindungan sistematis terhadap aktor-aktor utama. Ini menimbulkan kesan bahwa aparat penegak hukum tidak hanya lamban, tapi juga permisif terhadap praktik impunitas yang kian menjadi-jadi di daerah. Dana hibah adalah uang rakyat, bukan harta warisan pejabat. Maka saat anggaran tersebut digunakan tanpa kontrol publik, tanpa laporan terbuka, dan tanpa batasan kewenangan yang jelas, maka di situlah demokrasi lokal sedang sekarat. Penyelenggara negara bukan hanya gagal mengelola, tapi juga gagal menjaga martabat hukum itu sendiri. Jika ini dibiarkan, maka kita sedang membiarkan kekuasaan menjelma menjadi jaringan kekeluargaan yang antikritik dan antitransparansi. Hari ini PKK, besok bisa saja Dinas Kesehatan, Pendidikan, atau instansi lain. Pola penyimpangan akan terus direplikasi, sebab rasa takut untuk melawan semakin dimatikan dengan kekuasaan yang kebal hukum. Sudah saatnya masyarakat berhenti diam. Sudah waktunya mahasiswa, jurnalis, dan elemen sipil lainnya bersuara lebih keras. Kita tidak sedang membicarakan satu keluarga pejabat, kita sedang bicara soal runtuhnya kepercayaan publik terhadap negara. Bila kasus ini tak segera dituntaskan, maka kita tak ubahnya sedang menyuburkan mental maling yang bersembunyi di balik jabatan. Diam adalah dosa, dan membiarkan hukum dibungkam oleh kekuasaan adalah bentuk pengkhianatan terhadap republik. Penulis Tim

Read More

Groundbreaking Masjid Jami Soeprapto Soeparno, Hadirkan Pusat Spiritual dan Sosial Modern di Jakarta Timur

Tajam24Jam.Com Jakarta, Sabtu 5 Juli 2025 – Keluarga besar Almarhum H. Soeprapto Soeparno melakukan groundbreaking Masjid Jami Soeprapto Soeparno, sebuah proyek renovasi dan pengembangan masjid yang sebelumnya didirikan oleh Almarhum sejak tahun 1979. Berlokasi di Jl. Pusdiklat Depnaker, Kp. Makassar, Jakarta Timur, berdekatan dengan Taman Yayasan Tuna Netra (YATUNA) Soeprapto Soeparno, masjid ini diharapkan menjadi pusat spiritual dan sosial yang ikonik di Jakarta Timur. Acara ini dihadiri oleh keluarga besar dari JNE dan TIKI, turut hadir M. Feriadi Soeprapto selaku Presiden Direktur JNE, Yulina Hastuti selaku Direktur Utama TIKI, Heru Suryono SH. Msi, selaku PLT Lurah Makasar Jakarta Timur, Rasyidin selaku Ketua DKM Masjid Jami Soeprapto Soeparno. Proses peresmian dilakukan dengan peletakan batu pertama secara simbolis oleh Ibu Hj. Nuraini Soeprapto, istri Almarhum H. Soeprapto Soeparno. Masjid Jami Soeprapto Soeparno akan berdiri megah di atas lahan seluas 12.520 meter persegi dengan luas bangunan sekitar 1.700 meter persegi. Dirancang untuk menampung ribuan jamaah dengan bangunan utama yang terdapat 2 lantai. Selain itu, terdapat area teras terbuka di bagian belakang serta dua balkon di sisi depan dan belakang, dan halaman di sekeliling masjid. Ahmad Yuniarto, putra pertama dari almarhum H. Soeprapto Soeparno, menyampaikan bahwa gagasan pembangunan Masjid Jami Soeprapto berawal dari keinginan sang ibunda, Hj. Nuraini Soeprapto Soeparno, untuk meneruskan cita-cita almarhum suaminya dalam membangun sebuah masjid keluarga. Sebelumnya, keluarga telah membangun dua masjid indah di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, sebagai bentuk komitmen untuk menebar kebaikan dan memberikan manfaat bagi umat. “Masjid-masjid ini sepenuhnya didanai dari usaha milik keluarga dan dibangun dengan semangat untuk menyediakan tempat ibadah yang layak sekaligus menjadi ruang berkumpul bagi masyarakat Muslim di sekitarnya. Lebih dari sekadar tempat ibadah, masjid ini diharapkan dapat menjadi pusat penguatan mental dan spiritual warga sekitar. Keluarga besar juga berharap, keberadaan masjid-masjid ini dapat menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir, khususnya bagi almarhum Bapak dan Ibu Haji Soeprapto, serta bagi anak cucu dan keturunannya kelak. Bagi kami, putra-putri beliau, ini adalah warisan keteladanan—sebuah contoh nyata dalam mewujudkan cita-cita menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama,” tutur Ahmad. Masjid Jami Soeprapto Soeparno hadir dengan desain arsitektur modern yang mengutamakan kesederhanaan, minimalisme, dan fungsionalitas, selaras dengan lingkungan sekitar. Dirancang sebagai ruang yang terbuka, masjid ini akan menjadi pusat spiritual dan sosial yang merefleksikan nilai-nilai Islam, seperti kesederhanaan, keterbukaan, dan kebermanfaatan. Penerapan konsep arsitektur tropis modern dengan memastikan ventilasi alami dan pencahayaan maksimal, menciptakan suasana nyaman serta menyatu dengan alam. Desain atap masjid yang simetris empat sisi memiliki filosofi mendalam, melambangkan keseimbangan, perlindungan, dan keselarasan dengan alam, sekaligus menunjukkan peningkatan hubungan spiritual. Gerbangnya yang memadukan lengkungan dan garis tegas, melambangkan keterbukaan dan keramahan. Inspirasi atap siluet ikan pari yang melambangkan kekuatan dan ketahanan. Serta menara masjid yang menjulang unik serta kombinasi warna hitam dan putih yang melambangkan keagungan, dinamika kehidupan, kekuatan dan kesucian. M. Feriadi Soeprapto, selaku Presiden Direktur JNE menjelaskan, “Masjid Jami Soeprapto Soeparno akan menjadi sebuah landmark baru yang bukan hanya memperkaya arsitektur kota, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kehidupan spiritual dan sosial masyarakat sekitar. Kami berharap masjid ini akan menjadi mercusuar kebaikan, tempat di mana nilai-nilai “Berbagi, Memberi dan Menyantuni” yang menjadi filosofi dasar yang selalu almarhum sampaikan dapat terus tumbuh dan berkembang.”. Yulina Hastuti, selaku Direktur Utama TIKI, dalam kesempatan tersebut menyampaikan “Pembangunan Masjid Jami Soeprapto Soeparno merupakan bentuk kontribusi sosial yang menyentuh akar kebutuhan masyarakat — yakni tempat yang menyatukan, menguatkan, dan memberdayakan. Amanah Almarhum tentang pentingnya menjunjung nilai inklusivitas, serta kepedulian kepada anak-anak yatim, ibu janda, dan penyandang tunanetra, menjadi landasan utama dari inisiatif ini. Kami berharap masjid ini dapat menjadi ruang bersama yang mendorong tumbuhnya solidaritas, menghadirkan manfaat yang nyata dan berkelanjutan untuk masyarakat sekitar.” Pembangunan Masjid Jami Soeprapto Soeparno ditargetkan selesai pada Juni 2026. Bangunan ini di desain oleh SPOTLIGHT SPACES, perusahaan Desain & Arsitektur yang berbasis di Jakarta. Dengan pengalaman lebih dari 25 tahun, SPOTLIGHT SPACES berkomitmen untuk memastikan pemakaian bangunan masjid dan lahan di sekitarnya dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Fasilitas yang akan disediakan meliputi lahan parkir yang luas, dengan memiliki taman dan halaman yang luas, serta desain yang ramah bagi lansia, ibu dan anak, dan aksesibel untuk teman difabel. Zulfarani selaku Head of Project Masjid Jami Soeprapto Soeparno, menegaskan “Pembangunan ini lebih dari sekedar membangun fisik bangunan, melainkan juga sebuah amanah mulia yang mengandung nilai ibadah dan tanggung jawab sosial yang besar.” Kata perwakilan SPOTLIGHT SPACES. “Kami mengaplikasikan penyempurnaan metode dari pengalaman proyek-proyek sebelumnya, sehingga desain Masjid Jami Soeprapto Soeparno lebih terarah dan terukur. Fokus utama kami adalah memastikan fasilitas bangunan masjid serta lahan di sekitarnya dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat yang mengunjungi, baik warga sekitar maupun mereka yang datang dari jauh. Dengan fasilitas yang lengkap dan desain yang inklusif, kami yakin masjid ini mampu menjadi ikon masjid di Jakarta Timur.” tutupnya. Penulis Tim

Read More

Hidayat Kakanwil Ditjenpas Jambi Apresiasi Petugas Lapas Jambi dalam menggagalkan Upaya Penyelundupan Narkoba Jenis Sabu

Tajam24Jam.Com Jambi, Sabtu 5/7/2025 – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jambi, Hidayat, memberikan apresiasi tinggi kepada petugas Lapas Kelas IIA Jambi yang berhasil menggagalkan Upaya penyelundupan narkoba jenis sabu pada Sabtu (5/7/2025). “Saya memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada petugas Wasrik dan P2U Lapas Jambi yang telah berhasil mencegah masuknya barang terlarang tersebut” ujar Hidayat. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen Kanwil Ditjenpas Jambi, khususnya jajaran pemasyarakatan dalam perang melawan peredaran dan penyalahgunaan narkoba. “ini menunjukkan keseriusan kami untuk memberantas peredaran narkoba di dalam Lapas/Rutan. Pengawasan akan terus ditingkatkan agar seluruh Lapas/ Rutan di wilayah kami bebas dari penyalahgunaan narkotika” tegasnya.Hidayat juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Masyarakat, aparat keamanan, dan petugas pemasyarakatan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan aman dari ancaman narkoba. Sementara itu, Kalapas Kelas IIA Jambi, Batara Hutasoit, menjelaskan kronologi kejadian tersebut. Aksi ini berhasil di ungkap oleh petugas Wasrik, Rahmat Hidayat yang secara rutin dan dengan cermat memeriksa barang bawaan pengunjung maupun barang titipan untuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Ia mengaskan bahwa Lapas Jambi berkomitmen untuk tidak memberi ruang bagi penyelundupan narkoba dan terus menjaga integritas dalam Upaya memberantas peredaran narkotika di dalam Lapas. Penulis Tim

Read More

Tabligh Akbar Bersama Ustad Abdul Somad di Bangka Selatan Berlangsung Khidmat dan Kondusif

Tajam24Jam.Com Bangka Selatan, Jum’at (4/7/2025) — Ribuan jamaah memadati Masjid Al Badar di Desa Paku, Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan, dalam kegiatan Tabligh Akbar bersama Ustad Abdul Somad. Acara keagamaan yang dimulai sejak sore hari ini berlangsung dengan khidmat, aman, dan tertib hingga usai pada pukul 22.30 WIB. Kegiatan ini turut dihadiri oleh tokoh masyarakat, tamu undangan, serta berbagai elemen warga yang datang dari berbagai wilayah. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi menyambut kehadiran ustadz kondang tersebut. Kapolsek Payung menyampaikan apresiasinya kepada seluruh personel yang telah terlibat dalam pengamanan acara keagamaan berskala besar ini. Alhamdulillah, kegiatan Tabligh Akbar Ustad Abdul Somad hari ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Hal ini berkat sinergitas dan kesiapsiagaan seluruh personel Polsek Payung bersama jajaran, mulai dari pengamanan, pengaturan lalu lintas hingga pengawasan situasi di lokasi kegiatan,” ungkap Kapolsek. Dalam upaya menjaga kelancaran acara, personel Polsek Payung diterjunkan di berbagai titik strategis. Mulai dari pengamanan lokasi utama di dalam dan sekitar masjid, pengaturan lalu lintas, hingga penjagaan area parkir kendaraan jamaah. Kapolsek juga mengapresiasi kedisiplinan para jamaah yang turut menjaga ketertiban selama acara berlangsung. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang hadir dan mendukung terciptanya suasana aman dan damai selama kegiatan berlangsung. Kedisiplinan para jamaah sangat membantu kami dalam menjaga kelancaran acara,” tambahnya. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri, khususnya Polsek Payung, dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Polri akan terus hadir dalam setiap kegiatan masyarakat sebagai pelindung, pengayom dan pelayan. Kami berkomitmen untuk memastikan seluruh kegiatan masyarakat, termasuk keagamaan, dapat berjalan dengan aman, tertib dan nyaman,” pungkasnya. Hingga kegiatan berakhir, tidak ditemukan adanya gangguan keamanan. Jamaah pun membubarkan diri dengan tertib, menandakan keberhasilan pelaksanaan acara secara keseluruhan. Penulis: JAMALINDO

Read More

UNGKAP KASUS PENCURIAN DI TEMPAT PELELANGAN IKAN (TPI) PASAR MENTOK, POLSEK MENTOK POLRES BANGKA BARAT BERHASIL AMANKAN PELAKU

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, Sabtu 5/7/2025 – Unit Res-Intel Polsek Mentok Polres Bangka Barat berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang terjadi di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pasar Mentok Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Pengungkapan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 03 Juli 2025, sekira pukul 15.30 WIB hingga selesai. Kejadian bermula dari laporan Sdr. Bakri Achmad selaku Penanggung Jawab TPI Pasar Mentok yang melaporkan kehilangan satu set kabel instalasi listrik dan satu buah timbangan duduk 30 kg merk AM RENKMHE pada hari Jumat, 27 Juni 2025 sekitar pukul 20.00 WIB. Berkat kerja keras tim penyidik Polsek Mentok, pelaku berhasil diamankan beserta sejumlah barang bukti yang diduga kuat terkait tindak pidana pencurian tersebut. Barang bukti ditemukan di rumah pelaku, di rumah saksi, sepeda motor pelaku, serta di tempat penadah barang rongsokan. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K. melalui Kasat Reskrim AKP Fajar Riansyah dan PS. Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini menunjukkan komitmen kuat Polres Bangka Barat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di lingkungan Tempat Pelelangan Ikan Pasar Mentok yang merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat setempat. “Penangkapan pelaku pencurian di TPI Pasar Mentok ini merupakan bentuk keseriusan kami dalam memberantas segala bentuk kejahatan yang merugikan masyarakat. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan hal yang mencurigakan agar keamanan lingkungan tetap terjaga,” ujar AKP Fajar Riansyah. Pelaku pencurian berinisial FD alias BD (34) berprofesi sebagai buruh harian lepas, serta pelaku penadahan berinisial HN alias IN (45) juga seorang buruh harian lepas, telah diamankan dan akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Kasus ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk bersama-sama menjaga aset dan keamanan di lingkungan sekitar demi terciptanya kondisi yang kondusif. Penulis Tim

Read More

BARANG BUKTI DI MOTOR PELAKU KUATKAN DUGAAN, POLSEK MENTOK UNGKAP KASUS PENCURIAN DI TPI PASAR MENTOK

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, Sabtu 5/7/2025 – Unit Reserse dan Intelijen Polsek Mentok, Polres Bangka Barat, berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pasar Mentok, Kecamatan Mentok. Peristiwa pencurian yang dilaporkan oleh Sdr. Bakri Achmad pada 27 Juni 2025 lalu kini telah menemui titik terang setelah polisi mengamankan seorang pelaku berinisial FD alias BD (34), warga Teluk Rubiah, dan seorang penadah berinisial HN alias IN (45). Dari hasil penyelidikan intensif, polisi menemukan sejumlah barang bukti penting di sepeda motor (SPM) milik pelaku FD yang diduga digunakan untuk melakukan aksi pencurian. Adapun barang bukti yang ditemukan yaitu: 1 (satu) buah tang dengan gagang dibalut karet ban warna hitam; 1 (satu) buah tang dengan gagang warna kuning; 1 (satu) buah kunci inggris; 1 (satu) buah kapak; 1 (satu) buah obeng; 1 (satu) buah besi ukuran 10 inci; 1 (satu) buah senjata tajam jenis pisau; 1 (satu) buah sarung tangan; 1 (satu) buah potongan busa warna hijau. Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Fajar Riansyah dan PS. Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso menegaskan bahwa temuan ini memperkuat keterlibatan pelaku dalam kasus pencurian. “Alat-alat tersebut merupakan peralatan yang umum digunakan dalam melakukan pencurian, seperti memotong kabel, membongkar instalasi, serta melumpuhkan pengamanan. Kami meyakini bahwa barang-barang ini digunakan oleh pelaku saat melakukan aksinya di TPI Pasar Mentok,” terang PS.Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso Selain itu, barang bukti lain juga ditemukan di rumah pelaku, rumah saksi, serta di tempat penadah barang rongsokan, termasuk gulungan tembaga seberat 4,6 kilogram hasil dari pembakaran kabel curian. Kedua pelaku saat ini telah diamankan dan akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. FD dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, sementara HN dikenakan Pasal 480 KUHP tentang Penadahan. Penulis Tim

Read More

Polri Peduli Budaya Nusantara, Polresta Jambi Nonton Bareng Wayang Kulit Secara Virtual dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-79

Tajam24Jam.Com Jambi, Jum’at 4/7/2025 – Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-79, Polresta Jambi menggelar kegiatan nonton bareng pertunjukan wayang kulit secara virtual melalui Zoom Meeting, pada Jumat malam (4/7/2025), bertempat di ruang vicon Mapolresta Jambi. Kegiatan dimulai pukul 20.00 WIB dan dipimpin langsung oleh Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, S.I.K., M.H. Acara berlangsung dengan aman, dan penuh suasana kekeluargaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pelestarian budaya nusantara serta mempererat hubungan antara anggota Polri melalui hiburan tradisional yang sarat pesan moral dan nilai kebangsaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan personel Polri semakin mengenal dan mencintai budaya bangsa, serta memperkuat jati diri sebagai pelayan masyarakat yang humanis dan berbudaya. Penulis Tim

Read More