Wakapolda Jambi Pimpin Apel di Polres Tanjab Barat, Evaluasi Penanganan Karhutla dan Perkuat Sinergi

Tajam24Jam.Com TANJAB BARAT, 26 Agustus 2026 – Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., memimpin apel pagi jam pimpinan di Mako Polres Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Rabu (26/8/2026) pagi. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sekaligus memastikan kesiapsiagaan personel dan sarana pendukung di wilayah hukum Polres Tanjab Barat. Dalam apel tersebut, Wakapolda Jambi didampingi sejumlah pejabat utama Polda Jambi, di antaranya Karo Ops Polda Jambi Kombes Pol. Vendra Riviyanto, S.I.K., M.H., Dansat Brimob Polda Jambi Kombes Pol. Budi Hidayat, S.I.K., dan Dir Samapta Polda Jambi Kombes Pol. Mulia Prianto, S.Sos., S.I.K. Sementara dari Polres Tanjab Barat hadir Kapolres Tanjab Barat AKBP Maulia Kuswocaksono, S.I.K., M.H., Wakapolres Tanjab Barat Kompol Andi Musahar, S.H., para Kabag, Kasat, Kasi serta seluruh personel Polres Tanjab Barat. Dalam arahannya, Wakapolda Jambi menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel atas kinerja dan dedikasi dalam penanganan Karhutla. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk melakukan pengecekan dan evaluasi terhadap berbagai langkah yang telah dilakukan di lapangan. “Terima kasih atas kinerjanya selama penanganan Karhutla. Saya mewakili Bapak Kapolda melakukan pengecekan sekaligus menjadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk mengevaluasi rangkaian kegiatan penanganan Karhutla yang telah dilaksanakan,” ujar Wakapolda. Wakapolda menegaskan, penanganan Karhutla harus dilakukan secara berkelanjutan dengan mengedepankan sinergitas antarlembaga. Berbagai langkah pencegahan telah dilakukan secara masif, disertai dengan penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan. “Kita tetap menjaga semangat sinergitas dan semangat anggota yang berada di lapangan. Berbagai langkah telah dilakukan secara masif, baik melalui upaya pencegahan maupun penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan,” tegasnya. Selain itu, Wakapolda menyampaikan bahwa Maklumat Kapolda Jambi terkait pencegahan Karhutla telah dilaksanakan dan akan terus dievaluasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Evaluasi dilakukan untuk melihat efektivitas langkah yang telah diterapkan sekaligus menentukan apakah masih diperlukan kebijakan atau langkah tambahan dalam menghadapi potensi Karhutla. Terkait penanganan perkara Karhutla, Wakapolda menegaskan bahwa setiap proses hukum harus dilaksanakan secara profesional dan berdasarkan hasil penyelidikan serta gelar perkara. Sementara dalam menghadapi potensi kebakaran di lapangan, koordinasi dan sinergitas seluruh instansi akan terus diperkuat. “Setiap penanganan perkara dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan proses gelar perkara. Sementara dalam menghadapi potensi Karhutla di lapangan, sinergitas antarlembaga akan terus kita perkuat,” jelasnya. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan, evaluasi dan pengecekan langsung ke jajaran merupakan bagian dari komitmen Polda Jambi untuk memastikan penanganan Karhutla berjalan secara optimal, mulai dari pencegahan, kesiapsiagaan hingga penindakan hukum. “Bapak Kapolda menekankan bahwa penanganan Karhutla tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergitas yang kuat antara Polri, TNI, pemerintah daerah, BPBD, instansi terkait dan masyarakat. Kesiapsiagaan personel serta peralatan juga harus dipastikan setiap saat,” ujar Erlan. Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan kesiapan posko serta peninjauan gudang peralatan Karhutla. Pengecekan dilakukan untuk memastikan seluruh perlengkapan dalam kondisi baik dan siap digunakan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dalam penanganan kebakaran. “Pengecekan posko dan peralatan ini penting untuk memastikan seluruh sarana pendukung benar-benar siap digunakan. Respons cepat sangat diperlukan ketika ditemukan titik api agar dapat segera ditangani dan tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas,” ujar Kabid Humas. Lebih lanjut Kabid Humas menambahkan, Polda Jambi bersama jajaran terus memperkuat patroli, pemantauan, ground checking, pencegahan dan penanganan Karhutla di wilayah yang memiliki potensi kebakaran. “Polri mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan. Apabila menemukan adanya titik api atau aktivitas yang berpotensi menyebabkan Karhutla, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” pungkasnya. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah Polda Jambi dalam memastikan kesiapan personel, sarana dan strategi penanganan Karhutla, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor guna mencegah kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi. Penulis Tim

Read More

Rakor Penanganan Karhutla Tanjab Barat, Wakapolda Jambi Perkuat Sinergi dan Kesiapsiagaan Lintas Sektor

Tajam24Jam.Com TANJAB BARAT, 26 Agustus 2026 – Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Rabu (26/8/2026). Rakor yang berlangsung di Ruang Pola Atas Kantor Bupati Tanjab Barat tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus penguatan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi Karhutla, khususnya di wilayah Kabupaten Tanjab Barat. Kegiatan tersebut turut dihadiri Plh Dansatgas Penanganan Karhutla Provinsi Jambi Brigjen TNI Nyamin, Bupati Tanjab Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., Wakil Bupati Tanjab Barat Dr. H. Katamso SA, S.E., M.E., Sekretaris BPBD Provinsi Jambi, Kapolres Tanjab Barat, Dandim 0419/Tanjab, para pejabat utama, camat serta organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat. Dalam rakor tersebut, Wakapolda Jambi menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing. Upaya pencegahan, penanggulangan hingga penegakan hukum harus berjalan secara terpadu dan berkesinambungan. Wakapolda juga menyampaikan bahwa Polri terus menjalankan langkah preemtif, preventif hingga represif dalam penanganan Karhutla. Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen untuk mencegah kebakaran meluas sekaligus memberikan kepastian hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan. Dalam aspek penegakan hukum, Polda Jambi dan jajaran juga terus melakukan proses hukum berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti yang diperoleh di lapangan. Sebelumnya, sejumlah perkara Karhutla telah ditangani dengan menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus pembakaran hutan dan lahan di wilayah Tanjab Barat. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan, rakor tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, BPBD, instansi terkait dan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi ancaman Karhutla. “Bapak Kapolda menekankan bahwa penanganan Karhutla harus dilakukan secara terpadu. Setiap unsur memiliki peran masing-masing, mulai dari pencegahan, deteksi dini, pemadaman, penanganan dampak hingga penegakan hukum. Sinergitas ini harus terus diperkuat agar setiap potensi kebakaran dapat ditangani sedini mungkin,” ujar Kabid Humas. Menurutnya, Polda Jambi juga terus mendorong kesiapsiagaan personel dan sarana pendukung di lapangan. Sebelum pelaksanaan rakor, Wakapolda Jambi bersama Plh Dansatgas Penanganan Karhutla Provinsi Jambi melakukan pengecekan pos serta kelengkapan peralatan Satgas Karhutla di wilayah Tanjab Barat. “Pengecekan pos dan peralatan dilakukan untuk memastikan seluruh personel dan sarana pendukung dalam kondisi siap digunakan. Harapannya, apabila ditemukan titik api, petugas dapat segera bergerak sehingga api tidak berkembang dan meluas,” jelas Kombes Pol. Erlan. Kabid Humas menambahkan, upaya pencegahan juga tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat dan pemerintah. Masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan, terutama dengan tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan. “Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah Karhutla. Apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat dilakukan penanganan dengan cepat,” ujar Kabid Humas. Selain itu, Polda Jambi mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk insan media, untuk turut berperan dalam menyampaikan informasi yang edukatif dan membangun kesadaran masyarakat mengenai bahaya Karhutla. “Media juga memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat dan menyampaikan informasi yang menyejukkan serta mendorong partisipasi publik dalam pencegahan Karhutla. Dengan kolaborasi seluruh pihak, kita berharap Karhutla di Tanjab Barat dapat terus dikendalikan dan tidak berkembang,” pungkas Kombes Pol. Erlan. Rakor tersebut diharapkan semakin memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menghadapi potensi Karhutla, sekaligus memastikan penanganan di lapangan dapat dilakukan secara cepat, terukur dan terpadu demi melindungi masyarakat serta lingkungan di Kabupaten Tanjab Barat. Penulis Tim

Read More

Danrem 042/Gapu Pimpin Rakor Karhutla di Tanjab Barat, Perkuat Sinergi Lintas Instansi

Tajam24Jam.Com Tanjab Barat, 26 Agustus 2026 — Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin mengikuti sekaligus menerima paparan terkait perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Bupati Tanjab Barat, Rabu (26/8/2026). Rakor tersebut menjadi bagian dari langkah memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor dalam menghadapi potensi serta penanganan Karhutla di wilayah Tanjab Barat, khususnya di tengah kondisi musim kemarau. Dalam kegiatan tersebut, BPBD Kabupaten Tanjab Barat menyampaikan paparan mengenai situasi Karhutla di wilayahnya, termasuk perkembangan kondisi lapangan dan langkah-langkah penanganan yang telah dilakukan bersama unsur terkait. Danrem 042/Gapu menekankan pentingnya keterpaduan langkah seluruh unsur dalam menghadapi Karhutla. Penanganan tidak hanya berfokus pada pemadaman ketika api sudah muncul, tetapi juga harus mengedepankan upaya pencegahan dan deteksi dini. “Sinergi dan kecepatan dalam merespons setiap potensi Karhutla menjadi kunci. Seluruh unsur harus terus meningkatkan koordinasi, memperkuat pemantauan wilayah dan mengambil langkah cepat apabila ditemukan titik api,” ujar Brigjen TNI Nyamin. Menurutnya, kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni dan seluruh unsur terkait harus terus diperkuat agar penanganan Karhutla dapat dilakukan secara efektif dan terpadu. Rakor tersebut juga membahas langkah antisipasi terhadap potensi meluasnya kebakaran serta pentingnya kesiapsiagaan personel dan sarana prasarana di lapangan. Upaya pencegahan melalui edukasi dan pelibatan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menekan potensi terjadinya Karhutla. Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Jambi, Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Barat, para PJU Polda Jambi, Kasiops Korem 042/Gapu, Dandim 0419/Tanjab, Kapolres Tanjab Barat, Sekretaris BPBD Provinsi Jambi, serta unsur terkait lainnya. Melalui rakor tersebut, seluruh pihak berkomitmen memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi Karhutla, sehingga setiap potensi kebakaran dapat ditangani secara cepat, tepat dan terkoordinasi demi melindungi masyarakat serta lingkungan di wilayah Kabupaten Tanjab Barat. (Penrem 042/GAPU) Penulis Tim

Read More

Wakapolda Jambi Tinjau Posko Karhutla di Tanjab Barat, Pastikan Kesiapan Personel dan Peralatan

Tajam24Jam.Com TANJAB BARAT, 25 Agustus 2026 – Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., bersama Danrem 042/ GAPU Brigjen TNI Nyamin, Karo Ops Polda Jambi, Dir Samapta, Dansat Brimob, Kapolres Tanjab Barat serta Forkopimda Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), melakukan peninjauan sejumlah Posko Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Tanjab Barat, Selasa (25/8/2026). Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengecekan langsung terhadap kesiapan personel dan sarana prasarana dalam menghadapi potensi Karhutla di tengah musim kemarau. Kegiatan peninjauan pertama diawali di Posko Karhutla Suban, Kabupaten Tanjab Barat. Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Jambi bersama rombongan melihat langsung kondisi posko serta memberikan dukungan kepada personel yang tengah melaksanakan tugas penanganan Karhutla di lapangan. Selain melakukan pengecekan, Wakapolda Jambi juga menyerahkan bantuan sembako kepada personel yang bertugas sebagai bentuk perhatian dan dukungan atas dedikasi mereka dalam menjalankan tugas di lokasi Karhutla. Selanjutnya rombongan melanjutkan peninjauan ke Posko Karhutla Distrik 5 WKS, Kabupaten Tanjab Barat. Di lokasi tersebut, Wakapolda Jambi melakukan pengecekan kesiapan posko serta meninjau gudang peralatan Karhutla untuk memastikan seluruh perlengkapan yang tersedia dalam kondisi siap digunakan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dalam penanganan kebakaran. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan, peninjauan tersebut merupakan bagian dari upaya Polda Jambi memastikan kesiapsiagaan seluruh personel dan sarana pendukung dalam menghadapi Karhutla. “Kapolda Jambi menekankan bahwa penanganan Karhutla tidak hanya mengandalkan upaya pemadaman ketika api sudah muncul, tetapi harus mengedepankan langkah pencegahan, deteksi dini dan kesiapsiagaan. Setiap personel di lapangan harus memahami kondisi wilayah dan bergerak cepat apabila ditemukan titik api,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji. Kabid Humas menambahkan, sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, perusahaan dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah meluasnya Karhutla. “Polda Jambi bersama seluruh stakeholder terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi. Kami juga memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang berada di lapangan dan tetap menjalankan tugas dalam kondisi yang penuh tantangan. Dukungan berupa sembako ini merupakan bentuk perhatian dan motivasi agar personel tetap semangat dalam menjalankan tugas,” katanya. Kabid Humas juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Apabila menemukan adanya indikasi kebakaran hutan dan lahan, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin. Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama,” pungkasnya. Melalui peninjauan langsung tersebut, Polda Jambi memastikan kesiapan personel, posko dan peralatan penanganan Karhutla, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektoral dalam upaya mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan di wilayah Tanjab Barat. Penulis Tim

Read More

Bulog Kuala Tungkal Salurkan 1.856 Ton Beras untuk 61.878 Penerima di Dua Kabupaten

Tajam24Jam.Com TANJAB BARAT, 13 Agustus 2026 — Perum Bulog Cabang Kuala Tungkal menyalurkan bantuan pangan alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 kepada masyarakat penerima manfaat di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur). Penyaluran bantuan pangan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga di daerah. Kepala Perum Bulog Cabang Kuala Tungkal, Reny Lelianda, mengatakan bantuan pangan tersebut diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan keluarga penerima manfaat.“Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat memberikan manfaat dan meringankan kebutuhan keluarga penerima manfaat,” kata Reny, Kamis (13/8/2026). Berdasarkan data Bulog Cabang Kuala Tungkal, bantuan pangan tersebut menyasar 61.878 Penerima Bantuan Pangan (PBP) setiap bulan, dengan total alokasi beras mencapai 1.856.340 kilogram untuk periode tiga bulan.Untuk Kabupaten Tanjung Jabung Barat, bantuan diberikan kepada 33.574 PBP dengan total alokasi 1.007.220 kilogram beras selama tiga bulan.Sementara itu, di Kabupaten Tanjung Jabung Timur terdapat 28.304 PBP dengan total alokasi sebanyak 840.120 kilogram beras untuk periode yang sama. Setiap penerima mendapatkan 10 kilogram beras per bulan. Dengan demikian, selama periode Juli hingga September 2026, masing-masing penerima memperoleh total 30 kilogram beras.Reny menegaskan, Bulog Cabang Kuala Tungkal berkomitmen memastikan proses penyaluran bantuan berjalan dengan baik, tepat sasaran, serta sesuai ketentuan yang berlaku.“Penyaluran kami upayakan tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan keberkahan bagi seluruh penerima,” ujarnya. Program bantuan pangan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat penerima manfaat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Selain itu, penyaluran beras bantuan juga menjadi salah satu langkah untuk mendukung ketahanan pangan dan menjaga stabilitas harga pangan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur. Penulis Tim

Read More

Wakapolda Jambi Pimpin Upacara Tabur Bunga di Perairan Kuala Tungkal, Salurkan Bansos hingga Tinjau Bedah Rumah Panti Asuhan dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Tajam24Jam.Com TANJAB BARAT, 24 Juni 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Jambi menggelar upacara tabur bunga di perairan Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Rabu (24/6/2026). Kegiatan yang dipusatkan di atas Kapal Polisi TAKA-3010 tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolda Jambi Irjen Pol. Benny Ali, S.I.K., S.H., selaku Inspektur Upacara. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dansat Brimob Polda Jambi Kombes Pol. M. Faishal Aris, S.I.K., M.M., Dirpolairud Polda Jambi Kombes Pol. Dhovan Oktavianton, S.H., S.I.K., M.Si., Dirkrimsus Polda Jambi Kombes Pol. Taufik Nurmandia, S.I.K., M.H., Kapolres Tanjung Jabung Barat AKBP M. Kuswicaksono, S.I.K., M.H., Wakapolres Tanjab Barat Kompol Andi Musahar, S.H., serta para pejabat utama Polres Tanjung Jabung Barat. Upacara tabur bunga dilaksanakan dengan melibatkan personel Ditpolairud Polda Jambi, Satpolairud Polres Tanjung Jabung Barat, Korpolairud Baharkam Polri, dan personel Polres Tanjab Barat. Kegiatan tersebut menggunakan lima unit kapal, yakni KM XXVI-2011, KP XXVI-1011, KPC XXVI-2012 (Pemburu Cepat), KP 2008, dan KP TAKA-3010. Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta, pelarungan karangan bunga oleh Inspektur Upacara, pembacaan doa, dan dilanjutkan dengan penaburan bunga oleh para pejabat utama serta seluruh peserta upacara sebagai bentuk penghormatan dan mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur demi bangsa dan negara. Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyaluran bantuan sosial kepada 150 nelayan pesisir Sungai Pengabuan. Setiap paket bantuan berisi satu dus mi instan, satu papan telur, beras seberat lima kilogram, dan satu kilogram minyak goreng. Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian ekosistem laut dan pemberdayaan masyarakat pesisir, Polda Jambi juga melaksanakan penaburan tiga ton benih kerang di kawasan Pantai Parit 7 Kuala Tungkal. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan program bedah rumah di Panti Asuhan Anak Cacat Yayasan Melati, Kuala Tungkal. Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Jambi bersama rombongan menyerahkan bantuan berupa lima paket sembako yang berisi mi instan, telur, minyak goreng, dan beras lima kilogram, serta 15 parcel kepada penghuni panti asuhan. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan bahwa rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi momentum mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. “Upacara tabur bunga merupakan bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang untuk bangsa dan negara. Semangat pengabdian mereka menjadi teladan bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji. Ia menambahkan, berbagai kegiatan sosial yang dilaksanakan Polda Jambi merupakan implementasi semangat Polri Presisi yang tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir membantu masyarakat yang membutuhkan serta menjaga kelestarian lingkungan. “Melalui peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini, Polri ingin semakin dekat dengan masyarakat. Penyaluran bantuan kepada nelayan, penaburan benih kerang sebagai upaya menjaga ekosistem pesisir, serta kepedulian terhadap anak-anak di Yayasan Melati menjadi bagian dari pengabdian Polri untuk masyarakat. Kami berharap kehadiran Polri dapat memberikan manfaat yang nyata dan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” tutup Kombes Pol. Erlan Munaji. Penulis Tim

Read More

Dugaan Penyimpangan Anggaran Desa Rawa Medang Jadi Sorotan, Sekdes Sebut Tak Berwenang Beri Penjelasan

Tajam24Jam.Com TANJAB BARAT, 11 Mei 2026 – Dugaan penyimpangan pengelolaan keuangan Desa Rawa Medang, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, menjadi sorotan publik. Sejumlah persoalan mencuat, mulai dari dugaan anggaran staf fiktif, pungutan kegiatan Karang Taruna, hingga insentif guru ngaji yang disebut tidak dibayarkan selama tiga tahun terakhir. Saat dikonfirmasi awak media melalui sambungan telepon pada Senin (11/5/2026), Sekretaris Desa (Sekdes) Rawa Medang mengaku tidak memiliki kewenangan untuk memberikan penjelasan terkait dugaan tersebut.“Saya tidak ada wewenang untuk menjawab konfirmasi itu,” ujar Sekdes singkat. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber di lapangan, anggaran gaji empat orang staf desa selama empat tahun disebut mencapai Rp134.400.000. Anggaran tersebut diduga tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan.Selain itu, masyarakat juga mempertanyakan adanya pungutan terhadap warga untuk kegiatan Karang Taruna. Padahal, kegiatan tersebut disebut telah memiliki alokasi anggaran dalam APBDes dan dikabarkan masih menyisakan dana sekitar Rp20 juta.“Anggaran staf empat orang selama empat tahun totalnya Rp134.400.000. Untuk Karang Taruna masih dipungut dari masyarakat, padahal anggarannya ada dan masih tersisa sekitar Rp20 juta,” ungkap sumber yang enggan disebutkan namanya. Sumber tersebut juga menyampaikan bahwa insentif guru ngaji selama tiga tahun terakhir diduga tidak pernah disalurkan, meskipun setiap tahun dianggarkan sebesar Rp8.600.000.“Anggaran guru ngaji selama tiga tahun terakhir tidak pernah diberikan, padahal setiap tahun ada anggarannya Rp8.600.000,” tambahnya. Untuk memperoleh klarifikasi, awak media mendatangi Kantor Desa Rawa Medang pada Senin siang sekitar pukul 11.00 WIB. Namun, Kepala Desa disebut tidak berada di tempat.“Pak Kades belum masuk,” ujar salah satu perangkat desa. Saat dimintai penjelasan terkait dugaan penyimpangan anggaran tersebut, perangkat desa mengaku tidak dapat memberikan keterangan dan meminta awak media menemui Kepala Desa secara langsung.“Kami tidak bisa diminta konfirmasi, coba langsung sama Pak Kades, mungkin beliau di rumah,” katanya. Upaya konfirmasi melalui telepon dan pesan singkat kepada Kepala Desa juga belum mendapatkan tanggapan. Sementara itu, Bendahara Desa, Endang Kaswaty, juga belum memberikan jawaban atas konfirmasi yang disampaikan awak media.Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Rawa Medang belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi lanjutan guna menjaga keberimbangan informasi. Penulis Tim

Read More

RPK Soroti Dugaan Penyimpangan Proyek Jembatan di Tanjab Barat, Desak APH Lakukan Penyelidikan

Tajam24Jam.Com JAMBI, 27 April 2026 – Lembaga Swadaya Masyarakat Rakyat Pengawal Kebijakan (RPK) menyoroti dugaan penyimpangan dalam proyek pembangunan/peningkatan jembatan yang berada di samping MUI Desa Tungkal I, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Sorotan tersebut disampaikan RPK saat menggelar aksi dan orasi di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi, Selasa (27/4/2026). Proyek tersebut berada di bawah tanggung jawab Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Tanjab Barat dengan nilai kontrak sebesar Rp2.025.242.145,18 dan dikerjakan oleh CV Walet 93. Berdasarkan hasil investigasi lapangan yang dilakukan RPK, ditemukan sejumlah kejanggalan pada pekerjaan proyek tersebut. Di antaranya, kondisi fisik jembatan yang disebut telah mengalami keretakan serta penurunan struktur (ambles) di beberapa titik.“Temuan ini menunjukkan bahwa mutu dan kualitas pekerjaan diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis (RAB) yang tercantum dalam dokumen pelelangan,” demikian pernyataan RPK dalam rilisnya. RPK menilai kondisi tersebut berpotensi merugikan keuangan negara. Selain itu, mereka juga menduga adanya indikasi persekongkolan antara pihak rekanan dengan Dinas Perkim Tanjab Barat dalam pelaksanaan proyek.“Pekerjaan diduga hanya berorientasi pada keuntungan semata tanpa memperhatikan kualitas hasil pekerjaan,” lanjut keterangan tersebut. Meski menyampaikan sejumlah dugaan, RPK menegaskan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada aparat penegak hukum.Dalam pernyataan sikapnya, RPK mendesak aparat penegak hukum, baik Polda Jambi maupun Kejati Jambi, untuk segera melakukan penyelidikan menyeluruh dengan memanggil dan memeriksa sejumlah pihak terkait, di antaranya Kepala Dinas Perkim Tanjab Barat, Kabid dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK/PPTK), tim perencana (PHO), konsultan perencanaan dan pengawas, serta kontraktor pelaksana CV Walet 93. RPK juga meminta agar seluruh pihak yang terlibat dalam proyek tersebut diperiksa secara transparan dan profesional.Mereka berharap aparat penegak hukum dapat bertindak tegas guna memastikan tidak adanya penyimpangan dalam penggunaan anggaran negara serta menjamin kualitas pembangunan infrastruktur yang aman dan layak bagi masyarakat. Penulis Tim

Read More

Danrem 042/Gapu Tinjau Koperasi Merah Putih dan Infrastruktur Strategis di Tanjab Barat

Tajam24Jam.Com TANJAB BARAT, 15 April 2026 – Komandan Korem 042/Garuda Putih (Danrem 042/Gapu) Brigjen TNI Nyamin meninjau sejumlah objek strategis yang menjadi bagian dari program pembangunan nasional dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Rabu (15/4/2026). Dalam kegiatan tersebut, Danrem didampingi para Pejabat Utama (PJU) Korem 042/Gapu serta Dandim 0419/Tanjab. Danrem mengawali kegiatan dengan meninjau Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Tungkal Harapan Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Tanjab Barat. Danrem menegaskan bahwa pembangunan dan pengelolaan koperasi harus dilakukan secara serius dan maksimal. “Pembangunan koperasi harus dikerjakan secara optimal, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat luas,” tegasnya. Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan Pos TNI AL serta Pelabuhan Roro, yang memiliki peran vital dalam mendukung mobilitas logistik dan konektivitas wilayah. Danrem juga meninjau pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III dan IV di Desa Tungkal satu Kecamatan Tungkal Ilir yang merupakan bagian dari program strategis pemerintah pusat dalam meningkatkan aksesibilitas desa. Masyarakat setempat menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas pembangunan jembatan tersebut.“Kami warga desa Tungkal Satu sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo. Jembatan ini sangat membantu aktivitas sehari-hari dan memperlancar ekonomi masyarakat,” ungkap salah satu warga. Melalui kunjungan ini, Danrem 042/Gapu menegaskan bahwa TNI AD tidak hanya hadir sebagai kekuatan pertahanan, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci dalam memastikan setiap program strategis benar-benar berdampak nyata di lapangan. (Penrem 042/Gapu) Penulis Tim

Read More

Danrem 042/Gapu Kunker ke Kodim 0419/Tanjab, Tekankan Disiplin dan Respons Cepat di Wilayah*

Tajam24Jam.Com Tanjab Barat, 15 April 2026 – Komandan Korem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, S.I.P., M.M. melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke wilayah Kodim 0419/Tanjab dalam rangka pembinaan satuan sekaligus memastikan kesiapan prajurit di lapangan. Dalam kegiatan tersebut, Danrem didampingi oleh Para Pejabat Utama (PJU) Korem 042/Gapu, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 042 PD XX/TIB beserta pengurus. Dalam arahannya, Danrem menekankan pentingnya menjaga disiplin dan menghindari segala bentuk pelanggaran. “Jangan membuat pelanggaran sekecil apapun, seperti judi online, kegiatan ilegal, serta bijak dalam menggunakan media sosial. Apabila ada yang melanggar, akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” tegas Danrem. Lebih lanjut, Danrem juga menekankan prinsip “temu cepat, lapor cepat” sebagai kunci dalam menjaga stabilitas wilayah.“Apabila ada hal menonjol di wilayah, segera dilaporkan. Respons cepat adalah bagian dari profesionalisme kita sebagai aparat teritorial,” tambahnya. Danrem juga mengingatkan bahwa tugas Babinsa di lapangan memiliki kompleksitas tinggi, sehingga diperlukan kesiapan fisik dan mental. “Tugas Babinsa berat, jaga kesehatan, tetap semangat, dan jangan lupa beribadah di manapun bertugas,” pesannya. Selain pengarahan, Danrem melaksanakan silaturahmi ke Rumah Dinas Bupati Tanjung Jabung Barat sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara TNI dan pemerintah daerah. Dilanjutkan peninjauan ke pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Tungkal Harapan, meninjau Pos TNI AL Kuala Tungkal dan Pelabuhan Roro serta penanaman pohon mangrove di Desa Tungkal satu yang bertujuan untuk menjaga ekosistem pesisir serta mencegah abrasi. Kunjungan kerja ini mencerminkan komitmen Korem 042/Gapu dalam meningkatkan profesionalisme prajurit, memperkuat sinergi lintas sektor, serta menjaga stabilitas wilayah secara berkelanjutan. (penrem 042/gapu) Penulis Tim

Read More