Polres Bangka Barat Respons Cepat Ungkap Penganiayaan, Pelaku Diamankan Kurang dari 24 Jam Usai Korban Dipukul dan Dicekik

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 2 Mei 2026 – Sat Reskrim Polres Bangka Barat menunjukkan respons cepat dalam mengungkap kasus dugaan penganiayaan yang terjadi di Dusun Pait Jaya, Desa Belo Laut, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Korban seorang perempuan berinisial S.P. (29), warga Kabupaten Bangka yang bernama silly di dusun Pait jaya, diduga mengalami kekerasan berupa pemukulan, tendangan, serta cekikan di bagian leher yang dilakukan oleh Ferry Arnold (38), buruh harian lepas, warga Belo Laut. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Ipda Yos Sudarso mengatakan, laporan yang diterima langsung ditindaklanjuti oleh tim di lapangan. “Setelah menerima laporan, tim segera bergerak melakukan penelusuran hingga pelaku berhasil diamankan dalam waktu kurang dari 24 jam,” kata Ipda Yos Sudarso. Ia menjelaskan, Tim Buser Sat Reskrim Polres Bangka Barat berhasil mengamankan pelaku pada Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 13.15 WIB di wilayah Belo Laut. Saat dilakukan interogasi awal, pelaku mengakui perbuatannya. Selanjutnya, pelaku dibawa ke Mapolres Bangka Barat untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi serta menunggu hasil visum terhadap korban guna melengkapi berkas perkara. Menurutnya, kecepatan pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen Polres Bangka Barat dalam merespons setiap laporan masyarakat secara cepat dan profesional. Polres Bangka Barat mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap bentuk tindak kekerasan agar dapat segera ditangani secara cepat dan tepat. Penulis Tim

Read More

Peringatan Hari Pers Sedunia 2026, Polda Jambi Tekankan Peran Pers dalam Membangun Informasi yang Akurat dan Berimbang

Tajam24Jam.Com Jambi, 3 Mei 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Pers Sedunia yang jatuh pada 3 Mei 2026, Polda Jambi menyampaikan apresiasi tinggi terhadap insan pers yang selama ini berperan aktif dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara cepat, akurat, dan berimbang. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyebutkan bahwa pers memiliki posisi strategis sebagai pilar keempat demokrasi yang turut menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. “Pers bukan hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga mitra strategis Polri dalam menjaga kondusivitas wilayah. Melalui pemberitaan yang profesional, edukatif, dan berimbang, pers mampu membangun kesadaran publik serta menangkal penyebaran hoaks,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji. Lebih lanjut disampaikannya, di era digital saat ini tantangan dunia pers semakin kompleks, terutama dengan maraknya informasi yang tidak terverifikasi di media sosial. Oleh karena itu, sinergi antara Polri dan insan pers sangat diperlukan untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan. “Kami mengajak seluruh insan pers untuk terus menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, menjaga independensi, serta mengedepankan prinsip check and balance dalam setiap pemberitaan,” tambahnya. Polda Jambi juga berkomitmen untuk terus membuka ruang komunikasi yang transparan dengan media, sebagai bentuk dukungan terhadap kebebasan pers yang bertanggung jawab. Momentum Hari Pers Sedunia ini diharapkan menjadi pengingat akan pentingnya peran pers dalam memperkuat demokrasi, serta mendorong terciptanya ekosistem informasi yang sehat di tengah masyarakat. Penulis Tim

Read More

AHAI TERSERET! 60 BALOK TIMAH DISIKAT DI TANJUNG KALIAN, OKNUM APARAT DIDUGA TERLIBAT**

Tajam24Jam.Com MENTOK, BANGKA BARAT 1 Mei 2026 – Operasi tegas Satgas Halilintar kembali menggemparkan publik. Sebanyak 60 keping lempengan balok timah berhasil diamankan di kawasan Pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok, Jumat (01/05/2026) sekitar pukul 06.37 WIB. Yang mengejutkan, dalam penindakan tersebut muncul inisial AHAI yang diduga berkaitan dengan pergerakan barang timah ilegal. Selain itu, informasi di lapangan juga menyebut adanya keterkaitan dengan oknum aparat dari satuan Korem 045/Garuda Jaya, meski hal ini masih dalam proses pendalaman.Seorang sumber di lokasi menyebut penindakan berlangsung cepat dan terukur.“Tadi pagi sekitar jam 06.37 kami lihat langsung ada penangkapan 60 keping timah di pelabuhan. Katanya terkait oknum anggota Korem, dan sekarang lagi didalami,” ungkapnya.Jalur Gelap Timah Kembali TerkuakPengamanan puluhan balok timah ini menguatkan dugaan bahwa jalur distribusi timah ilegal masih aktif di wilayah Bangka Belitung, khususnya melalui pintu keluar pelabuhan. Nama AHAI yang mencuat di tengah operasi ini kini menjadi sorotan publik. Aparat penegak hukum didorong untuk tidak berhenti pada pengamanan barang bukti semata, namun mengusut tuntas siapa aktor utama di balik pergerakan timah tersebut.Potensi Jerat Hukum BeratJika terbukti berasal dari aktivitas ilegal, peredaran timah tersebut dapat dijerat:Pasal 158 UU No. 3 Tahun 2020 tentang Minerba(penambangan tanpa izin, ancaman 5 tahun penjara & denda Rp100 miliar)Pasal 161 UU Minerba(pengangkutan/penjualan hasil tambang ilegal)Apabila benar melibatkan oknum aparat, maka proses hukum dapat berlanjut ke:Peradilan militerSanksi kode etik institusiKonfirmasi Masih BergulirHingga berita ini diterbitkan, pihak media masih menunggu keterangan resmi dari Komandan Satgas Halilintar.Jawaban sementara yang diterima:“Sebentar bang, nanti saya kabarin lagi,” ujarnya singkat. Munculnya nama AHAI dalam pusaran kasus ini menjadi ujian serius bagi penegakan hukum di sektor tambang timah.Publik menunggu keberanian aparat untuk:Membuka kasus ini secara terangMenindak tanpa pandang buluMengungkap aktor besar di balik layarJangan sampai hukum hanya keras ke bawah, tapi melempem ke atas.Kasus ini harus dikawal hingga tuntas—siapa pun yang terlibat, wajib diproses sesuai hukum yang berlaku. (Tim Jamal)

Read More

Wakapolda Jambi Hadiri Rapat Konsolidasi Program Makan Bergizi Gratis, Perkuat Sinergi dan Pengawasan Pelaksanaan

Tajam24Jam.Com Jambi, 2 Mei 2026 – Wakapolda Jambi, Brigjen Pol. B Ali, menghadiri langsung kegiatan Rapat Konsolidasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Jambi yang digelar di Hotel BW Luxury Jambi pada Sabtu (2/5/2026). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) RI, Irjen Pol. (Purn.) Sony Sonjaya, serta dihadiri oleh Gubernur Jambi Al Haris, Anggota DPR RI Komisi V H.A. Bakri HM, Anggota DPR RI Komisi XII Rocky Candra, Sekda Prov. Jambi Dr. Sudirman, Kabinda Prov. Jambi Dwiana Pilihanto, Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Jannus Parlindungan Siregar, Direktur Pengawasan dan Pemantauan Wilayah I (Sumatera) Dr. Harjito, Kepala Biro Umum dan Keuangan BGN Dr. Lili Khamiliyah, Direktur Tata Kelola Pemenuhan Gizi BGN Prof. Sitti Aida Adha Taridala dan para pemangku kepentingan terkait, termasuk mitra, yayasan, serta pelaksana teknis di lapangan. Dalam kesempatan itu, Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan bahwa Provinsi Jambi telah menjalankan Program MBG sesuai instruksi Presiden RI dengan total 205 SPPG yang tersebar di berbagai wilayah. “Program Makan Bergizi Gratis ini menyasar anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui, serta memberikan dampak langsung bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal,” ujarnya. Ditambahkannya bahwa program tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga mampu menyerap tenaga kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. “Kunci keberhasilan program ini adalah konsolidasi dan kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan seluruh pelaksana di lapangan,” tegasnya. Sementara itu, Wakil Kepala BGN RI, Sony Sonjaya, menjelaskan bahwa program MBG merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. “Program ini bertujuan meningkatkan asupan gizi masyarakat, khususnya kelompok rentan, serta menekan angka stunting dan malnutrisi,” jelasnya. Ia juga menekankan pentingnya kesamaan persepsi antar pelaksana serta penguatan pengawasan untuk mencegah potensi disinformasi. “Transparansi, kepatuhan terhadap SOP, serta keterbukaan terhadap pengaduan masyarakat menjadi hal yang sangat penting dalam pelaksanaan program ini,” ungkapnya. Dari sisi ekonomi, program MBG di Provinsi Jambi diketahui mampu menyerap anggaran hingga Rp7,2 miliar per hari dan membuka hampir 10 ribu lapangan kerja, sekaligus memberdayakan UMKM serta sektor pangan lokal. Kehadiran Wakapolda Jambi dalam kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan Polri dalam memastikan program berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran. Rapat konsolidasi pun menghasilkan kesepahaman dan komitmen bersama untuk mengoptimalkan pelaksanaan program MBG di Provinsi Jambi. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa kehadiran Wakapolda dalam kegiatan tersebut merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah. “Polda Jambi mendukung penuh pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Kehadiran Wakapolda dalam rapat konsolidasi ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mengawal dan memastikan program berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa Polda Jambi akan terus bersinergi dengan seluruh pihak dalam melakukan pengawasan serta menjaga stabilitas keamanan selama pelaksanaan program. “Melalui sinergitas yang kuat, kami optimistis program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Jambi,” tutupnya. Penulis Tim

Read More

Terkait Berita Pengendalian Sabu dari dalam Lapas Kelas IIA Jambi, KPLP Berikan Klarifikasi, Belum ada Bukti Kuat

Tajam24Jam.Com Jambi, 3 Mei 2026 – Pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jambi memberikan klarifikasi atas pemberitaan terkait dugaan adanya narapidana yang mengendalikan peredaran narkotika lintas daerah, sebagaimana yang telah diungkap pelaku pengedar narkotika yang ditangkap oleh jajaran Satresnarkoba Polres Kerinci. Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka KPLP) Lapas Kelas IIA Jambi, Riko Hamdan, menegaskan bahwa pihaknya telah menjalin koordinasi dengan aparat kepolisian guna menindaklanjuti informasi tersebut. Namun demikian, ia menyebut dugaan keterlibatan narapidana dari dalam lapas masih belum dapat dipastikan secara jelas. “Koordinasi sudah kami lakukan dengan pihak kepolisian, khususnya Polres Kerinci terkait penangkapan tersebut. Akan tetapi, informasi mengenai adanya pengendali dari dalam Lapas Jambi masih bersifat samar, hanya berupa inisial tanpa identitas yang jelas,” ujar Riko, Minggu (03/05/2026). Riko menjelaskan, pihak Lapas tidak tinggal diam dan segera melakukan penelusuran serta penyelidikan internal secara intensif guna memastikan kebenaran informasi tersebut. Menurutnya, keberadaan alat komunikasi seperti telepon genggam di dalam lapas merupakan pelanggaran serius yang terus diantisipasi melalui pengawasan ketat. “Kami secara berkala melakukan razia internal, bahkan melibatkan aparat penegak hukum untuk memastikan tidak ada barang terlarang, termasuk handphone, yang dapat digunakan sebagai sarana komunikasi ilegal,” tegasnya. Lebih lanjut, pihak Lapas Kelas IIA Jambi menyatakan komitmennya untuk bersikap terbuka dan kooperatif dalam mendukung proses hukum yang sedang berjalan. Riko memastikan pihaknya siap berkolaborasi dengan aparat penegak hukum, termasuk kepolisian dan Badan Narkotika Nasional, dalam upaya memberantas peredaran narkotika di dalam lingkungan pemasyarakatan. “Kami siap bersinergi dan mendukung penuh aparat, baik dari kepolisian maupun BNN, untuk mengungkap jaringan ini secara terang dan menyeluruh,” pungkasnya. Sebelumnya, jajaran Satresnarkoba Polres Kerinci berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial R-A (29) yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu dan ekstasi. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku memperoleh barang dari seseorang yang disebut-sebut merupakan narapidana di Lapas Kelas IIA Jambi. Namun, hingga kini identitas yang dimaksud belum dapat diverifikasi secara pasti oleh pihak berwenang. Pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman terhadap keterangan tersangka guna memastikan keterkaitan dengan jaringan yang lebih luas. Sementara itu, pihak Lapas menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan internal sebagai langkah preventif sekaligus mendukung penegakan hukum secara profesional dan proporsional. Penulis Tim

Read More

RPK Soroti Dugaan Penyimpangan Proyek Jembatan di Tanjab Barat, Desak APH Lakukan Penyelidikan

Tajam24Jam.Com JAMBI, 27 April 2026 – Lembaga Swadaya Masyarakat Rakyat Pengawal Kebijakan (RPK) menyoroti dugaan penyimpangan dalam proyek pembangunan/peningkatan jembatan yang berada di samping MUI Desa Tungkal I, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Sorotan tersebut disampaikan RPK saat menggelar aksi dan orasi di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi, Selasa (27/4/2026). Proyek tersebut berada di bawah tanggung jawab Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Tanjab Barat dengan nilai kontrak sebesar Rp2.025.242.145,18 dan dikerjakan oleh CV Walet 93. Berdasarkan hasil investigasi lapangan yang dilakukan RPK, ditemukan sejumlah kejanggalan pada pekerjaan proyek tersebut. Di antaranya, kondisi fisik jembatan yang disebut telah mengalami keretakan serta penurunan struktur (ambles) di beberapa titik.“Temuan ini menunjukkan bahwa mutu dan kualitas pekerjaan diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis (RAB) yang tercantum dalam dokumen pelelangan,” demikian pernyataan RPK dalam rilisnya. RPK menilai kondisi tersebut berpotensi merugikan keuangan negara. Selain itu, mereka juga menduga adanya indikasi persekongkolan antara pihak rekanan dengan Dinas Perkim Tanjab Barat dalam pelaksanaan proyek.“Pekerjaan diduga hanya berorientasi pada keuntungan semata tanpa memperhatikan kualitas hasil pekerjaan,” lanjut keterangan tersebut. Meski menyampaikan sejumlah dugaan, RPK menegaskan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada aparat penegak hukum.Dalam pernyataan sikapnya, RPK mendesak aparat penegak hukum, baik Polda Jambi maupun Kejati Jambi, untuk segera melakukan penyelidikan menyeluruh dengan memanggil dan memeriksa sejumlah pihak terkait, di antaranya Kepala Dinas Perkim Tanjab Barat, Kabid dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK/PPTK), tim perencana (PHO), konsultan perencanaan dan pengawas, serta kontraktor pelaksana CV Walet 93. RPK juga meminta agar seluruh pihak yang terlibat dalam proyek tersebut diperiksa secara transparan dan profesional.Mereka berharap aparat penegak hukum dapat bertindak tegas guna memastikan tidak adanya penyimpangan dalam penggunaan anggaran negara serta menjamin kualitas pembangunan infrastruktur yang aman dan layak bagi masyarakat. Penulis Tim

Read More

Polres Bangka Barat Kawal Keberangkatan 135 Buruh ke Peringatan May Day di Pangkalpinang

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 1 Mei 2026 – Polres Bangka Barat melakukan pengamanan dan pengawalan terhadap keberangkatan ratusan buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Bangka Barat untuk mengikuti peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Pantai Pasir Padi, Kota Pangkalpinang, Jumat. Sebanyak 135 orang diberangkatkan dari titik kumpul di rumah anggota SPSI di Desa Tugang, Kecamatan Kelapa, pada pukul 07.00 WIB. Massa berasal dari dua kelompok, yakni 120 orang dari PT BPL dan 15 orang dari GSBL. Rombongan menggunakan delapan kendaraan yang terdiri dari empat unit bus, dua unit travel jenis Hiace/Elf, serta dua unit minibus. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Ipda Yos Sudarso mengatakan, pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan Polri guna memastikan kegiatan masyarakat berjalan aman dan tertib. “Kami melaksanakan pengamanan sekaligus pengawalan untuk memastikan keberangkatan peserta May Day berjalan lancar tanpa hambatan,” kata Yos Sudarso. Ia menyebutkan, langkah tersebut juga sebagai upaya preventif dalam mengantisipasi potensi gangguan selama perjalanan menuju lokasi kegiatan. Selain itu, pihaknya turut mengimbau seluruh peserta agar tetap menjaga ketertiban serta mematuhi aturan selama mengikuti rangkaian kegiatan peringatan Hari Buruh. Pengawalan ini menjadi bagian dari komitmen Polres Bangka Barat dalam menjaga stabilitas keamanan, sekaligus mendukung penyampaian aspirasi masyarakat agar berlangsung secara damai dan kondusif. Penulis Tim

Read More

Peringatan May Day di Jambi Berlangsung Aman dan Tertib, Polda Jambi Kedepankan Pengamanan Humanis

Tajam24Jam.Com Jambi, 1 Mei 2026 – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang digelar pada Jumat, 1 Mei 2026 di wilayah Provinsi Jambi berlangsung aman, tertib, dan lancar. Kegiatan yang menjadi wadah penyampaian aspirasi para pekerja ini juga diwarnai dengan sinergi positif antara buruh, aparat, dan pemerintah daerah. Dalam rangka memastikan kelancaran kegiatan, Polda Jambi bersama jajaran Polres mengerahkan ratusan personel gabungan yang ditempatkan di sejumlah titik strategis. Personel bertugas melakukan pengamanan, pengawalan kegiatan, serta pengaturan arus lalu lintas guna menjaga aktivitas masyarakat tetap berjalan normal. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis dan pelayanan kepada masyarakat. “Personel kami disiagakan di berbagai titik untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan May Day di Jambi berjalan aman, tertib, dan lancar, serta tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya. Rangkaian kegiatan May Day di Jambi diisi dengan penyampaian aspirasi dari para pekerja, aksi damai, serta kegiatan kebersamaan yang berlangsung secara tertib. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh kedisiplinan tanpa menimbulkan gangguan kamtibmas. Kabid Humas juga menekankan bahwa keberhasilan pengamanan tidak terlepas dari kerja sama semua pihak.“Sinergi antara aparat keamanan, rekan-rekan buruh, dan masyarakat menjadi kunci utama terciptanya situasi yang kondusif selama peringatan May Day di Jambi,” tambahnya. Kabid Humas Polda Jambi menegaskan bahwa secara umum situasi kamtibmas di wilayah hukum Polda Jambi pasca pelaksanaan May Day dalam keadaan aman dan terkendali. “Pasca kegiatan May Day, situasi di wilayah Provinsi Jambi tetap aman, tertib, dan kondusif. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa adanya gangguan,” tegasnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya para buruh yang telah menyampaikan aspirasi secara damai dan tertib. Polda Jambi akan terus hadir memberikan pengamanan dengan pendekatan humanis demi menjaga stabilitas kamtibmas,” tutupnya. Penulis Tim

Read More

Gerak Cepat, Polda Jambi Tangkap 7 Pelaku PETI di Kab. Merangin

Tajam24Jam.Com Jambi, 29 April 2026 – Kepolisian Daerah Jambi melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) berhasil mengungkap praktik penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Kabupaten Merangin. Dalam operasi yang dilakukan pada Rabu (29/4). Pada kesempatan tersebut petugas mengamankan tujuh orang pelaku yang tengah melakukan aktivitas tambang ilegal menggunakan alat berat di Desa Bungo Tanjung, Kecamatan Pangkalan Jambu. Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang resah terhadap maraknya aktivitas tambang ilegal di wilayah tersebut. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Subdit IV Ditreskrimsus Polda Jambi langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan para pelaku di lokasi kejadian. Dari hasil pemeriksaan, diketahui enam dari tujuh pelaku merupakan warga asal Sumatera Utara yang berperan sebagai operator dan kernet alat berat. Sementara satu pelaku lainnya merupakan warga lokal yang bertugas menguras air di lubang tambang. Para pelaku saat diamankan sedang menjalankan aktivitas penambangan menggunakan excavator yang berada tidak jauh dari permukiman warga. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol. Erlan Munaji, menjelaskan bahwa pengungkapan ini merupakan tindak lanjut dari informasi masyarakat yang diterima sehari sebelumnya. “Pengungkapan kasus tersebut menindaklanjuti informasi masyarakat terkait adanya aktivitas PETI di Desa Bungo Tanjung, Kecamatan Pangkalan Jambu,” ujar Erlan. Selain mengamankan tujuh tersangka, petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa kunci alat berat excavator yang digunakan dalam aktivitas ilegal tersebut. Seluruh tersangka beserta barang bukti kini telah diamankan di Mapolda Jambi untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polda Jambi juga mengungkap bahwa pihak pemilik alat berat dan pemodal kegiatan tambang ilegal tersebut telah teridentifikasi dan saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). “Kami menegaskan bahwa Polda Jambi berkomitmen untuk terus menindak tegas segala bentuk aktivitas penambangan emas tanpa izin yang merusak lingkungan dan merugikan masyarakat. Keberhasilan pengungkapan ini merupakan bentuk respons cepat atas laporan masyarakat sekaligus wujud keseriusan kami dalam menjaga kelestarian lingkungan dan penegakan hukum di wilayah Jambi. Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas PETI serta segera melaporkan apabila menemukan adanya praktik serupa. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting dalam upaya pemberantasan kejahatan yang berdampak luas seperti ini,” ujar Kabid Humas Polda Jambi mewakili Kapolda Jambi Penulis Tim

Read More

Polda Jambi Amankan 7 Terduga Pelaku PETI di Merangin, Sita Alat Bukti

Tajam24Jam.Com MERANGIN, JAMBI 1 Mei 2026 – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi mengamankan tujuh orang yang diduga terlibat dalam aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kabupaten Merangin, Jumat (1/5/2026). Penindakan dilakukan setelah aparat menerima laporan masyarakat terkait masih beroperasinya tambang ilegal di daerah tersebut. Menindaklanjuti informasi itu, tim kepolisian langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penyelidikan. Hasilnya, petugas menemukan aktivitas PETI yang menggunakan alat berat jenis excavator di Desa Bungo Tanjung, Kabupaten Merangin. Dalam operasi tersebut, tujuh orang yang diduga terlibat langsung diamankan di lokasi kejadian. Ketujuh terduga pelaku masing-masing berinisial NH (24), DD (42), RZ (20), HR (19), GP (19), DP (26), dan J (39). Enam orang diketahui berasal dari Sumatera Utara, sementara satu lainnya merupakan warga Kabupaten Merangin, Jambi.Selain mengamankan para terduga pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya dua kunci excavator, satu selang merah, satu karpet, dua keset, serta lima unit telepon genggam berbagai merek. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengembangan kasus guna mengungkap pihak lain yang terlibat, termasuk memburu pemilik modal dan pemilik alat berat yang digunakan dalam aktivitas ilegal tersebut.Polda Jambi menegaskan komitmennya untuk terus menindak tegas praktik PETI yang dinilai merusak lingkungan serta melanggar hukum yang berlaku. Penulis Tim

Read More