Kapolres Bangka Barat Ajak Jadikan Pancasila Pedoman Hidup untuk Wujudkan Daerah Bermartabat dan Kondusif

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 8 September 2025 – Apel Kebangsaan dan Doa Bersama Lintas Agama yang digelar di Lapangan Parkir Timur Kantor Bupati Bangka Barat pada Senin (08/09/2025), menjadi momentum penting dalam memperkuat semangat persatuan dan kebangsaan di tengah masyarakat. Dalam amanatnya, Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., mengajak seluruh peserta upacara untuk senantiasa menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman hidup dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan bahwa nilai-nilai tersebut adalah fondasi utama dalam menjaga persaudaraan dan persatuan di tengah keberagaman. “Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup, kita dapat mempererat kebersamaan dan menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif di tengah masyarakat. Ini adalah langkah nyata untuk mewujudkan Bangka Barat yang bermartabat,” tegas Kapolres dalam sambutannya. Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat, tokoh lintas agama, personel TNI-Polri, ASN, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan. Rangkaian acara dimulai dengan pelaksanaan apel, pembacaan Teks Pancasila, pembukaan UUD 1945, dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kemudian dilanjutkan dengan doa bersama lintas agama yang dipimpin oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Bangka Barat sebagai simbol semangat toleransi dan kebhinekaan. Apel Kebangsaan ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam menjaga keutuhan NKRI dan mempererat kerukunan antar umat beragama, demi terciptanya Kabupaten Bangka Barat yang harmonis dan sejuk bagi seluruh masyarakat. Penulis Tim

Read More

Kapolres Bangka Barat: “Kita Patut Bersyukur, Bangka Barat Tetap Kondusif di Tengah Situasi Nasional yang Memanas”

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 8 September 2025 — Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., memimpin Apel Kebangsaan dan Doa Bersama Lintas Agama yang digelar di Lapangan Parkir Timur Kantor Bupati Bangka Barat pada Senin (08/09/2025). Dalam amanatnya, Kapolres menyampaikan rasa syukur atas kondisi keamanan di Kabupaten Bangka Barat yang tetap aman, damai, dan terkendali, meskipun di sejumlah daerah lain di Indonesia terjadi aksi unjuk rasa yang berujung anarkis. Kita patut bersyukur, di tengah maraknya aksi unjuk rasa di sejumlah wilayah yang mengarah pada tindakan anarkis, Kabupaten Bangka Barat tetap tenang, damai, dan aman. Ini adalah bukti bahwa kebersamaan dan persatuan masyarakat Bangka Barat nyata adanya,” ujar Kapolres. Apel yang turut dihadiri Forkopimda, ASN, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta personel TNI-Polri itu, menjadi simbol kuat bahwa Bangka Barat menjunjung tinggi nilai toleransi dan persatuan. Kapolres menegaskan, kondusifitas wilayah bukanlah sesuatu yang datang dengan sendirinya, melainkan hasil kerja keras bersama seluruh elemen masyarakat. Ini bukan hanya keberhasilan aparat, tapi keberhasilan kita semua. Perbedaan tidak menjadikan kita terpecah, justru menjadi kekuatan untuk Bangka Barat yang damai dan maju,” tambahnya. Kegiatan Apel Kebangsaan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan Teks Pancasila, pembukaan UUD 1945, penyampaian amanat, hingga doa lintas agama yang dipimpin oleh Kepala Kemenag Bangka Barat. Melalui kegiatan ini, Kapolres Bangka Barat mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga semangat kebangsaan, merawat toleransi, serta mencegah potensi konflik sosial dengan mengedepankan dialog dan silaturahmi. Mari kita pertahankan suasana aman dan damai ini. Jangan terprovokasi oleh isu-isu nasional yang tidak relevan dengan kondisi kita di daerah. Bangka Barat harus tetap jadi contoh daerah yang rukun, bersatu, dan beradab,” pungkasnya. Penulis Tim

Read More

Apel Kebangsaan dan Doa Bersama Lintas Agama, Kapolres Bangka Barat Tekankan Pentingnya Persatuan untuk Jaga Kamtibmas

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 8 September 2025 – Dalam rangka memperkuat semangat persatuan sekaligus mempererat kerukunan antarumat beragama, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat menggelar Apel Kebangsaan dan Doa Bersama Lintas Agama di Lapangan Parkir Timur Kantor Bupati Bangka Barat, Senin (08/09/2025) pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda, tokoh lintas agama, serta ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat. Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., hadir dan menyampaikan amanat penting terkait upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) melalui persatuan dan semangat kebangsaan. Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan bahwa Apel Kebangsaan bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata komitmen bersama untuk menjaga keutuhan NKRI. Persatuan dan kerukunan lintas agama adalah fondasi utama dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif. Polres Bangka Barat akan terus bersinergi dengan semua elemen masyarakat untuk menjaga keamanan wilayah kita bersama,” ujar AKBP Pradana Aditya Nugraha. Rangkaian kegiatan diawali dengan apel yang dipimpin petugas upacara, dilanjutkan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, pembacaan Teks Pancasila, pembukaan UUD 1945, hingga amanat pembina apel. Sebagai penutup, digelar doa bersama lintas agama yang dipimpin Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Barat sebagai simbol semangat toleransi, kebhinekaan, dan persaudaraan. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat, Kapolres Bangka Barat, Ketua DPRD, Sekda beserta kepala OPD, personel Polres dan Kodim 0431 Bangka Barat, FKUB, tokoh agama, tokoh masyarakat, ASN, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan. Penulis Tim

Read More

Sat Lantas Polresta Jambi Gelar Police Go to School di SMA Negeri 13 Kota Jambi

Tajam24Jam.Com Jambi, 8 September 2025 – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polresta Jambi menggelar program Police Go to School di SMA Negeri 13 Kota Jambi, Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Paal Merah, pada Senin (8/9/2025) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polresta Jambi AKP Hadi Siswanto bersama personelnya. Dalam kesempatan itu, AKP Hadi Siswanto bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus memberikan pembinaan kepada para siswa, guru, dan tenaga pendidik SMA Negeri 13 Kota Jambi. Dalam arahannya, Kasat Lantas menyampaikan pentingnya disiplin berlalu lintas sejak usia sekolah. Para siswa diberikan edukasi tentang pemahaman aturan serta rambu lalu lintas, keselamatan berkendara, hingga upaya meminimalisir kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar. Selain itu, Sat Lantas juga mengingatkan para pelajar untuk menjauhi perilaku negatif seperti bullying, aksi kekerasan, dan tawuran. Mereka juga diedukasi mengenai antisipasi kejahatan jalanan yang dikenal dengan istilah 3C (Curat, Curas, Curanmor). “Harapan kami, generasi muda mampu menjadi pelopor keselamatan di jalan, memahami aturan lalu lintas, serta menjauhi perbuatan negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujar AKP Hadi Siswanto. Melalui kegiatan ini, Sat Lantas Polresta Jambi berharap tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di lingkungan sekolah, serta menumbuhkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya tertib berlalu lintas. Kegiatan Police Go to School di SMA Negeri 13 Kota Jambi berjalan lancar dengan antusiasme tinggi dari para siswa dan guru. Penulis Tim

Read More

Diduga Oknum Polisi di Lingga Bayu Menjadi Toke Sekaligus Pemilik Alat Berat PETI di Pulo Padang

Tajam24Jam.Com Mandailing Natal, 7 September 2025 – Salah satu oknum kepolisian di wilayah Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal terciduk sedang berada di lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang dikabarkan masih terus beroperasi hingga hari ini dilokasi M3 Dusun Pulo Padang. Sejauh ini belum diketahui apa tujuan poto bersama tersebut dilokasi tambang ilegal itu, namun berdasarkan informasi dari sumber, seseorang yang ada dalam foto itu merupakan aparat kepolisian aktif yang bertugas di Polsek Lingga Bayu inisial ‘H’ dan berdasarkan keterangan sumber oknum tersebut adalah Toke sekaligus pemilik alat berat di lokasi M3 dusun Pulo Padang yang beroperasi melakukan penambangan emas tanpa izin. Dari keterangan sumber, lokasi tambang milik ‘H’ dari simpang pulo padang ke dalam, pinggir jalan sebelah kiri kurang lebih 400 meter dari jalan aspal. “Toke sekaligus pemilik alat berat nya adalah ‘H’ merupakan salah satu oknum kepolisian yang bertugas di polsek Lingga Bayu”, ungkap sumber.(7/09/25). Kondisi ini menimbulkan kerusakan ekosistem serius dan muncul keresahan masyarakat warga menilai Aparat Penegak Hukum (APH) tak menunjukkan sikap tegas meskipun Mabes Polri Pada 16 Agustus 2025 telah mengeluarkan surat telegram (STR) resmi yang memerintahkan seluruh Kapolda se indonesia untuk menidak seluruh bentuk Tambang ilegal Ironis dan menyakitka aktivetas sejalas ini tidak tersentuh Hukum apa aparat tidak melihat atau pura-pura tidak melihat ujar seorang warga Adanya dugaan keterlibatan oknum polisi dalam aktivitas tambang emas ilegal dinilai telah merusak citra institusi kepolisian, karena seharusnya penegak hukum menindak tegas setiap pelaku PETI bukan malah terlibat sebagai pemain dan pembecking di dalam aktivitas ilegal tersebut. Sebagaimana instruksi Kapolri ‘Jenderal Listyo Sigit Prabowo’ menegaskan bahwa polisi yang terbukti menjadi becking tambang ilegal akan ditindak tegas tanpa ragu. Pernyataan ini disampaikan Sigit saat terjadinya insiden penembakan di Solok Selatan, Sumatera Barat, yang melibatkan dua anggota kepolisian diduga terkait dengan penegakan hukum terhadap tambang ilegal, pada tanggal 22 November 2024 lalu. “Yang membeckingi tindak tegas, Tinggal dilaporkan saja” ujar Sigit di Kemenko PMK. Terkait hal itu, Kapolsek Lingga Bayu ,AKP Parsaulian Ritonga’ yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp di Nomor: 082X-62XX-XXXX pada, Minggu (7/09/25) sekira pukul 13:15 WIB hingga berita ini diterbitkan, redaksi belum menerima jawaban konfirmasi tersebut.(Tim) Penulis Tim

Read More

Sat Polairud Polres Bangka Barat Ungkap Kasus Penganiayaan Brutal di Ponton Timah, Dua Warga Toboali Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 6 September 2025 – Sat Polairud Polres Bangka Barat bergerak cepat mengungkap kasus penganiayaan berat yang terjadi di atas Ponton Isap Produksi (PIP) Mitra PT. TIMAH, wilayah perairan Selindung, Kecamatan Mentok. Dua pelaku berhasil ditangkap kurang dari 24 jam setelah kejadian, menunjukkan kesigapan dan respons cepat jajaran kepolisian di wilayah perairan.Korban Dipukul dengan Palu di Kepala. Kejadian terjadi pada Sabtu, 6 September 2025, sekitar pukul 08.00 WIB. Korban, Denis bin Kotela (26), seorang buruh harian asal Toboali, Bangka Selatan, dianiaya secara brutal dengan alat berupa palu oleh dua rekan kerjanya.Korban mengalami luka robek di kepala dan luka lecet di pelipis mata sebelah kanan setelah dipukul bertubi-tubi oleh pelaku. Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam, Melalui penyelidikan intensif, Sat Polairud Polres Bangka Barat berhasil menangkap kedua pelaku pada malam hari sekitar pukul 19.30 WIB di lokasi perairan Selindung, lokasi yang sama dengan tempat kejadian.Kedua pelaku diketahui berinisial:lR (26 tahun), A (22 tahun) Keduanya merupakan warga Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, dan bersaudara kandung. Barang bukti berupa 1 buah palu berhasil diamankan sebagai alat yang digunakan dalam aksi kekerasan tersebut, Motif dan Modus Operandi Dari hasil pemeriksaan awal, penganiayaan dilatarbelakangi oleh rasa sakit hati pelaku terhadap korban, yang dinilai sering bermalas-malasan dan diduga mengambil pasir timah di ponton tempat mereka bekerja. Pelaku R memukul korban sebanyak tiga kali, yaitu Sekali di kepala bagian kiri, Sekali di punggung sebelah kiri, Sekali di lengan kiri, Usai kejadian. Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui PS. Kasi Humas Iptu Yos Sudarso, mengapresiasi kinerja cepat Sat Polairud dalam menangani kasus ini. “Sat Polairud Polres Bangka Barat bergerak cepat. Kurang dari 24 jam, dua pelaku penganiayaan berat berhasil diamankan bersama barang bukti,” ujar Iptu Yos. Saat ini kedua pelaku sedang dalam proses pemeriksaan intensif oleh penyidik Sat Polairud, dan akan segera diproses sesuai hukum yang berlaku. Penulis Tim

Read More

Polres Bangka Barat Buru Kakak Beradik Pelaku Penganiayaan dengan Palu di Ponton Isap Produksi

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 6 September 2025 – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) saat ini tengah memburu dua orang pelaku penganiayaan berat yang terjadi di atas Ponton Isap Produksi (PIP), Mitra PT. TIMAH, di wilayah perairan Selindung, Kabupaten Bangka Barat. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 6 September 2025, sekitar pukul 15.00 WIB, dan telah dilaporkan secara resmi oleh korban ke pihak kepolisian Polres Bangka Barat. Korban, Denis bin Kotela (26 tahun), seorang buruh harian asal Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, mengalami luka serius berupa robekan di bagian kepala dan alis mata akibat dianiaya oleh dua pelaku yang diketahui bernama Rival dan Do (keduanya merupakan kakak beradik) yang merupakan warga Toboali Bangka Selatan. Penganiayaan terjadi diduga akibat salah paham dan cekcok mulut yang berujung pada pertengkaran. Kedua pelaku diketahui secara brutal menyerang korban dengan menggunakan benda tumpul berupa palu, lalu melarikan diri meninggalkan korban dalam kondisi terluka. Seorang saksi di lokasi kejadian, Dimas (19 tahun), yang juga merupakan rekan kerja korban, telah memberikan keterangan kepada penyidik. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui PS. Kasi Humas Iptu Yos Sudarso, menyampaikan bahwa pihaknya sangat serius menangani kasus ini. “Penganiayaan menggunakan benda tumpul seperti palu sangat membahayakan jiwa korban. Tim kami sudah bergerak cepat ke lokasi kejadian dan saat ini kedua pelaku sedang dalam proses pengejaran,” tegas Iptu Yos Sudarso, Sabtu (6/9/2025). Penulis Tim

Read More

POLSEK JEBUS, POLRES BANGKA BARAT TINDAK TEGAS PELAKU PENGANCAMAN DENGAN SENJATA TAJAM

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 7 September 2025 – Unit Reserse Kriminal Polsek Jebus, Polres Bangka Barat kembali menunjukkan kesiapan dan profesionalitasnya dalam menangani gangguan kamtibmas di wilayah hukumnya. Seorang pelaku pengancaman menggunakan senjata tajam berhasil diamankan oleh petugas tak lama setelah menerima laporan dari korban. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K. melalui PS. Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso menjelaskan bahwa tindakan cepat anggota Polsek Jebus, Polres Bangka Barat ini merupakan bagian dari upaya menjaga rasa aman dan memberikan keadilan kepada masyarakat. “Anggota Unit Reskrim Polsek Jebus langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan dan penangkapan setelah menerima laporan dari korban. Ini bukti bahwa jajaran Polres Bangka Barat, khususnya Polsek Jebus, siap hadir dan bertindak untuk menjaga keamanan masyarakat,” ujar Iptu Yos. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa motif pelaku berinisial DK (39) melakukan pengancaman karena tidak terima ditagih utang oleh korban, dengan alasan merasa tidak memiliki utang kepada pelapor. Merasa tersinggung, pelaku kemudian mendatangi rumah korban sambil membawa senjata tajam jenis pedang samurai, mengancam, bahkan sempat melakukan kekerasan fisik. “Perilaku pelaku sangat membahayakan dan tidak bisa ditoleransi. Menggunakan senjata tajam untuk mengintimidasi dan melukai orang lain adalah tindakan kriminal serius. Oleh karena itu, personel Polsek Jebus langsung melakukan penindakan terhadap pelaku,” tegas Kasi Humas. Barang bukti berupa 1 (satu) bilah senjata tajam jenis pedang samurai telah diamankan, dan pelaku kini berada di Mapolsek Jebus, Polres Bangka Barat untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Penulis Tim

Read More

Polisi Evakuasi Seorang Ibu Yang Bunuh Diri dan Jerat Leher 2 Putranya.

Tajam24Jam.Com BANDUNG, 06 September 2025 – Warga Kampung Cae, Desa Kiangroke, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, dikejutkan dengan penemuan tiga jenazah dalam sebuah rumah kontrakan pada Jumat (5/9/2025) dini hari. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengataksn bahwa Ketiga korban diketahui bernama EN , perempuan (34) serta dua anaknya, AAP (9) dan AAP (11 bulan). Mereka ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 04.00 WIB oleh suami korban, YS, yang baru pulang kerja. Awal mulanya ketika suami korban pulang namun pintu rumah terkunci dari dalam. Saat mengintip lewat ventilasi, suami korban mendapati istrinya tergantung di kusen pintu kamar dan kemudian berteriak histeris. Warga yang mendengar teriakan datang kemudian mendobrak pintu dan menemukan dua anak korban juga sudah tidak bernyawa dengan tali yang masih menjerat di leher. Dari hasil Cek Tkp dan Olah TKP yang dipimpin oleh Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono ditemukan bahwa Korban perempuan ditemukan dalam posisi tergantung, sementara anak-anaknya ditemukan di ruang depan dan kamr dengan Tali yang menjerat di leher kedua anak. Untuk posisi pintu dan jendela dalam keadaan terkunci dari dalam dan tidak ditemukan luka terbuka terhadap para korban. “Selain jenazah, polisi juga menemukan sebuah ponsel serta secarik kertas berisi curahan hati korban kepada suaminya yang ditempel di dinding ruang tengah. Barang bukti tersebut kini diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut.” ujarnya, Sabtu (6/9/2025). Ketiga korban telah dievakuasi ke RS Sartika Asih Bandung untuk pemeriksaan forensik. Polisi masih mendalami kasus ini dengan memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti yang ada di tkp. (Basri.A)

Read More

Polri dan TNI Tegaskan Sinergi Pulihkan Keamanan Pasca Demo.

Tajam24Jam.Com Jakarta, 05 September 2025 – Divisi Humas Polri menegaskan pentingnya soliditas dan sinergi antara TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan pasca aksi unjuk rasa yang terjadi beberapa waktu lalu. Hal ini disampaikan oleh Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen. Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., serta turut hadir Karoprovos Divpropam Polri Brigjen. Pol. Naek Pamen Simanjuntak dalam konferensi pers yang digelar di Balai Wartawan Puspen TNI, Mabes TNI, pada Jumat (5/9/2025). Dalam keterangannya, Brigjen. Pol. Trunoyudo menekankan bahwa kerja sama antara TNI dan Polri tidak hanya sebatas simbolik, tetapi diwujudkan melalui langkah nyata di lapangan, termasuk patroli gabungan skala besar guna memulihkan situasi keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. “Ini adalah wujud kehadiran negara. TNI dan Polri hadir bersama dan berada di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman. Atas perintah Bapak Presiden, kami berkonsentrasi penuh dalam pemulihan keamanan dengan segera,” ujar Brigjen. Pol. Trunoyudo. Selain itu, Polri mengimbau seluruh masyarakat agar bijak dalam menyikapi informasi yang beredar. Menurutnya, peran jurnalis dan media arus utama sangat penting sebagai penyampai informasi yang kredibel. “Teman-teman media adalah saluran utama informasi yang kredibel. Kami harap publik mengedepankan klarifikasi dan konfirmasi sebelum mempercayai suatu informasi,” tegasnya. Lebih lanjut, Polri juga menjelaskan bahwa dalam penanganan situasi pasca demo, pihaknya melakukan pendekatan menyeluruh melalui langkah preventif, preemtif, persuasif, hingga penindakan jika diperlukan. Proses penegakan hukum pun dilakukan dengan analisa mendalam melalui gelar perkara yang terukur dan transparan. Tak hanya itu, Brigjen. Pol. Trunoyudo menegaskan bahwa Polri tetap terbuka terhadap kritik dari masyarakat sebagai bagian dari proses menuju organisasi yang modern dan humanis. “Polri adalah milik masyarakat. Kami tidak anti kritik. Kami selalu terbuka menerima masukan demi perbaikan ke depan. Namun, kami berharap aspirasi disampaikan sesuai koridor hukum yang berlaku,” ungkapnya. Di akhir pernyataannya, Polri mengajak seluruh elemen masyarakat, media, dan pemangku kepentingan lainnya untuk bersama-sama menjaga kondusivitas dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. (Basri. A)

Read More