Polda Jambi Gelar Upacara Hari Bhayangkara ke-79, Tegaskan Komitmen “Polri untuk Masyarakat”

Tajam24Jam.Com Jambi, 1 Juli 2025 – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi menggelar upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025 di Lapangan Kantor Gubernur Jambi, Selasa (1/7). Mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Upacara dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar selaku Inspektur Upacara. Sementara itu, Komandan Upacara dipercayakan kepada Danyon A Pelopor Satbrimob Polda Jambi, AKBP Lego Kardo Sitinjak. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Provinsi Jambi, para purnawirawan Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur akademisi, perwakilan rumah sakit, organisasi kemasyarakatan, serta BUMN di wilayah Jambi. Dalam amanatnya, Irjen Pol. Krisno H. Siregar menegaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum refleksi atas komitmen dan pengabdian Polri dalam memperkuat pelayanan publik dan mempererat hubungan dengan masyarakat. Tema ‘Polri untuk Masyarakat’ mencerminkan semangat kami untuk terus memperkuat kedekatan dengan rakyat, meningkatkan kualitas pelayanan, serta bertransformasi menjadi institusi yang modern dan profesional, “ujar Kapolda”. Kapolda Jambi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polda Jambi atas dedikasi dan kerja keras yang telah ditunjukkan. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada masyarakat Jambi atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada Polri. Dukungan masyarakat adalah energi positif bagi kami untuk terus berbuat lebih baik. Kami akan terus menjalin sinergi dengan TNI, Pemda, dan seluruh elemen masyarakat demi menjaga kondusivitas dan pelayanan yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, “ungkapnya”. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Polda Jambi juga menyerahkan penghargaan kepada Forkopimda Provinsi Jambi sebagai pembina kamtibmas, serta memberikan penghargaan kepada personel berprestasi di lingkungan Polda Jambi. Upacara ditutup dengan penampilan seni budaya yang melibatkan personel Polri dan tamu undangan, sebagai wujud kolaborasi serta semangat kebersamaan dalam merayakan Hari Bhayangkara ke-79. Penulis Tim

Read More

Polda Jambi Gelar Syukuran Hari Bhayangkara Ke-79, Tegaskan Komitmen Pelayanan dan Pembenahan Internal

Tajam24Jam.Com Jambi, Selasa 1/7/2025 – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025, Polda Jambi menggelar acara syukuran dengan tema “Polri Untuk Masyarakat” di Lapangan Hitam Mapolda Jambi, Selasa (1/7/2025). Kegiatan ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Hadir dalam acara tersebut Gubernur Jambi H. Al Haris, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Heri Purwanto, Ketua DPRD Provinsi Jambi M. Hafiz Fattah, serta jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, Bhayangkari, dan tamu undangan lainnya. Acara diawali dengan doa bersama, penampilan tari tradisional, serta pemutaran video sejarah dan capaian Polda Jambi. Dalam sambutannya, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat dan seluruh elemen yang telah bersinergi dengan Polri. Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk komitmen Polri mendukung program pemerintah dan terus hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, “ujar Kapolda”. Ia juga menyoroti langkah-langkah strategis Polda Jambi, salah satunya pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Polri (SPPG) sebagai bentuk kepedulian sosial. Selain itu, Kapolda menegaskan bahwa Polri terus berbenah dan tidak mentoleransi pelanggaran oleh oknum di tubuh kepolisian. Kami mohon maaf jika masih ada kekurangan dalam pelayanan. Tapi kami tegaskan, tidak ada toleransi terhadap penyimpangan oleh anggota. Kami berkomitmen untuk terus memperbaiki diri demi masyarakat, “tegasnya”. Gubernur Jambi H. Al Haris turut menyampaikan apresiasi atas dedikasi Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Provinsi Jambi. Ia menilai Polri saat ini semakin cerdas, cepat, dan humanis. Polri hari ini bukan hanya kuat secara fisik, tapi juga cerdas dan profesional. Terima kasih atas seluruh pengabdian untuk masyarakat Jambi, “ungkap Gubernur”. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng, penandatanganan prasasti, peletakan batu pertama pembangunan ruang tahanan baru, serta pembagian hadiah. Sesi ramah tamah semakin menambah keakraban, ditambah penampilan hiburan dari Band Polda Jambi, Bhayangkari, dan sejumlah pejabat utama termasuk Kapolda Jambi yang turut tampil. Peringatan ini menjadi momentum bagi Polri, khususnya Polda Jambi, untuk terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat dan menjawab tantangan zaman dengan integritas dan profesionalisme tinggi. Penulis Tim

Read More

226 Personel Polda Jambi Naik Pangkat, Kapolda: Ini Penghargaan atas Dedikasi dan Loyalitas

Tajam24Jam.Com Jambi, 2 Juli 2025 – Sebanyak 226 personel Polri dan PNS Polri di lingkungan Polda Jambi resmi menerima kenaikan pangkat dalam upacara laporan kenaikan pangkat periode 1 Juli 2025 yang digelar pada Rabu pagi (2/7/2025) di lapangan hitam Mapolda Jambi. Upacara dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar yang bertindak selaku Inspektur Upacara. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Wakapolda Jambi Brigjen Pol. M. Mustaqim, Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Janus Parlindungan Siregar, para Pejabat Utama (PJU) Polda Jambi, Bhayangkari, serta para personel penerima kenaikan pangkat. Dalam sambutannya, Kapolda Jambi menyampaikan apresiasi atas dedikasi, integritas, dan kinerja para personel yang dinilai layak memperoleh penghargaan dalam bentuk kenaikan pangkat. Kenaikan pangkat bukan sekadar simbol, tetapi bentuk nyata penghargaan atas kerja keras, tanggung jawab, dan loyalitas yang telah ditunjukkan. Semoga ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara, “ujar Irjen Pol. Krisno H. Siregar”. Adapun rincian personel yang menerima kenaikan pangkat adalah sebagai berikut: Total: 226 personel Polri (TMT 1 Juli 2025): 225 personel Perwira: 13 personel Bintara: 198 personel Tamtama: 14 personel PNS Polri (TMT 1 Juni 2025): 1 orang, dari jabatan Penata Tk. I menjadi Pembina. Upacara berlangsung dengan khidmat, diawali dengan prosesi resmi dan laporan dari masing-masing perwakilan personel yang naik pangkat. Di akhir kegiatan, Kapolda Jambi beserta para pejabat utama dan Bhayangkari turut memberikan ucapan selamat secara langsung kepada seluruh personel yang naik pangkat dengan menyambangi satu per satu di lapangan. Selamat kepada seluruh personel yang menerima kenaikan pangkat hari ini. Jadikan momentum ini sebagai pendorong untuk terus memberikan yang terbaik bagi institusi dan masyarakat, “tutup Kapolda Jambi”. Penulis Tim

Read More

Lomba Inovasi Ketahanan Pangan Polda Jambi, Alat Pemipil Jagung Portable, Polsek Jaluko Raih Penghargaan

Tajam24Jam.Com Muaro Jambi, Selasa 1/7/2025 – Kepedulian terhadap ketahanan pangan tak hanya datang dari sektor pertanian, namun juga menjadi perhatian serius institusi kepolisian. Kali ini, Polda Jambi menunjukkan terobosan nyata dengan menghadirkan inovasi alat pemipil jagung portable, sebagai bentuk kontribusi aktif dalam mendukung kedaulatan pangan lokal. Inovasi tersebut dikembangkan di tingkat Polres dan Polsek. Polsek Jaluko menjadi salah satu pelopor pelaksana yang berhasil mengimplementasikannya dengan baik. Atas keberhasilan tersebut, Polsek Jaluko menerima penghargaan khusus dari Polda Jambi, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kreatifitas dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Penghargaan tersebut diserahkan langsung dalam momen resmi di jajaran Polda Jambi, dan diterima oleh Kapolsek Jaluko, Iptu Yohanes Chandra, yang hadir didampingi Kanit Binmas Aiptu Ismoyo. “Ini merupakan bentuk nyata keterlibatan Polri dalam membantu masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendorong inovasi yang berdampak langsung pada kehidupan ekonomi dan pangan,” ujar Iptu Yohanes Chandra usai menerima penghargaan. Alat pemipil jagung portable ini dinilai sangat efektif dan praktis, khususnya bagi petani di daerah pedesaan yang masih mengandalkan metode manual. Alat ini memudahkan proses pasca-panen dan mempercepat produktivitas petani jagung. Kanit Binmas Polsek Jaluko, Aiptu Ismoyo menambahkan bahwa inovasi ini lahir dari hasil interaksi langsung dengan warga binaan dan kelompok tani. “Kami mendengar keluhan masyarakat soal lambatnya proses pipil jagung, dari situlah muncul ide membuat alat yang bisa dibawa ke lapangan, ringan dan mudah digunakan,” jelasnya. Langkah ini diapresiasi oleh banyak pihak karena menunjukkan wajah baru kepolisian yang humanis, solutif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Program ketahanan pangan Polda Jambi sendiri merupakan bagian dari inisiatif nasional untuk mendorong kemandirian pangan di tengah tantangan ekonomi global dan krisis iklim. Dengan keberhasilan Polsek Jaluko, diharapkan inovasi serupa bisa direplikasi oleh polsek-polsek lainnya di wilayah hukum Polda Jambi, sebagai bukti bahwa sinergi antara keamanan dan kesejahteraan masyarakat bisa berjalan seiring. Penulis Tim

Read More

Ratusan Warga Desa Puding Geruduk Polda Jambi, Tuntut Usut Mafia Tanah dan Kepala Desa Pulau Mentaro

Tajam24Jam.Com Jambi, 30 Juni 2025 – Ratusan warga dari Desa Puding, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, menggelar aksi massa di depan Polda Jambi. Mereka mendesak penegakan hukum atas dugaan praktik mafia tanah yang menyeret nama Kepala Desa Pulau Mentaro, yang dituding menerbitkan sertifikat tanah secara ilegal di atas lahan yang telah lama dikuasai masyarakat Desa Puding. Warga menuding sang kepala desa menerbitkan sertifikat atas tanah yang sejak 2012 telah dikelola dan memiliki bukti sporadik oleh warga Desa Puding. Parahnya, lahan tersebut disebut telah diserahkan kepada pihak ketiga, termasuk koperasi binaan perusahaan sawit, tanpa adanya proses sosialisasi yang terbuka kepada masyarakat. “Jika negara tidak hadir, maka rakyat akan datang dengan caranya sendiri,” tegas Njah Dodih, Koordinator Aksi, di tengah massa yang memadati halaman Mapolda. Masalah ini diperparah oleh keberadaan Peraturan Bupati Muaro Jambi Nomor 16 Tahun 2018, yang dinilai menimbulkan ketidakjelasan batas wilayah administratif antar desa. Dalam peta resmi yang dijadikan acuan, justru nama-nama dari Desa Pulau Mentaro muncul sebagai pemilik, sementara warga asli Desa Puding seolah dihapus dari catatan sejarah. “Peta itu bukan petunjuk arah, tapi alat tipu daya,” ujar salah satu pendamping warga dari Perkumpulan Hijau, yang turut memetakan ulang wilayah berdasarkan dokumen historis dan bukti sporadik milik masyarakat. Ironisnya, lahan produktif yang kini dikelola Koperasi Bina Bersama justru terancam tidak sah secara hukum, sementara warga Desa Puding yang telah mengelola tanah tersebut secara turun-temurun malah tersingkir dari pengakuan hukum negara. Situasi ini mencerminkan betapa sistem hukum saat ini lebih berpihak kepada mereka yang lebih dahulu ‘bicara’ kepada pejabat, bukan kepada yang memiliki bukti dan sejarah penguasaan. Dalam aksinya, massa menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain:Penindakan terhadap dugaan pemalsuan dokumen pertanahan,Penghentian kriminalisasi terhadap 7 warga Desa Puding,Pengusutan menyeluruh terhadap praktik mafia tanah di wilayah mereka,Penangkapan dan proses hukum terhadap Kepala Desa Pulau Mentaro.Warga dengan tegas menolak upaya damai tanpa kejelasan kebenaran hukum. “Perdamaian tanpa kebenaran hanyalah penindasan dalam wajah yang lebih sopan,” kata salah seorang warga yang turut dalam aksi. “Ini bukan sekadar soal batas desa, tapi batas nurani. Jika pejabat lebih percaya pada peta buatan ruang ber-AC daripada pada jejak kaki petani yang telah menggarap tanah ini puluhan tahun, maka bukan tanahnya yang digusur, tapi akal sehatnya yang dicabut,” tutupnya penuh sindiran. Kini publik menanti: akankah hukum berpihak pada kebenaran, atau kembali tunduk pada kuasa? Penulis Tim

Read More

Polda Jambi Gelar Doa Bersama Lintas Agama Peringati Hari Bhayangkara ke-79

Tajam24Jam.Com Jambi, 30 Juni 2025 – Dalam suasana khidmat dan penuh semangat toleransi, Kepolisian Daerah (Polda) Jambi menggelar doa bersama lintas agama untuk memperingati Hari Bhayangkara ke-79. Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung Siginjai ini menjadi momentum spiritual yang mempererat silaturahmi antarumat beragama di Provinsi Jambi. Doa bersama ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para tokoh lintas agama, serta masyarakat dari berbagai latar belakang kepercayaan. Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara Polri, TNI, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan harmoni sosial. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat semangat kebersamaan, toleransi, dan gotong royong dalam menghadapi tantangan bangsa ke depan. “Stabilitas keamanan tidak bisa dijaga oleh satu pihak saja. Kita semua perlu bahu membahu. Di Polda Jambi, kami juga rutin mengadakan pembinaan rohani lintas agama setiap Kamis pagi sebagai wujud nyata komitmen kami terhadap nilai-nilai toleransi,” ungkap Kapolda. Irjen Krisno juga mengingatkan bahwa Jambi adalah rumah bersama bagi seluruh umat beragama. Ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat persaudaraan dan merawat kebersamaan dalam bingkai keberagaman. Melalui doa yang dipanjatkan bersama, Polda Jambi berharap terciptanya kedamaian, keamanan, dan keharmonisan di seluruh wilayah Provinsi Jambi. Kegiatan ini sekaligus menjadi simbol kuat bahwa dalam keberagaman, masyarakat Jambi tetap satu dalam semangat persatuan dan kemanusiaan. Penulis Tim

Read More

Dua Petani Batanghari Dibebaskan Polda Jambi Usai Diduga Diculik Oknum PT WKS, 12 Pondok Dirusak

Tajam24Jam.Com Batanghari, Jum’at 27/6/2025 – Dua petani anggota Kelompok Tani Jaya Bersama di Desa Simpang Rantau Gedang, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi akhirnya dibebaskan oleh Polda Jambi pada Jumat, 27 Juni 2025. Keduanya, Muhammad Isnaini dan Yono, sebelumnya diduga diculik dan disekap oleh oknum karyawan perusahaan PT Wira Karya Sakti (WKS). Isnaini dan Yono dituduh telah merambah hutan serta merusak tanaman milik PT WKS di lahan yang mereka garap. Kasus ini sempat mengundang perhatian publik karena kuat dugaan adanya aksi kekerasan dan pengrusakan. Ditemui di Mapolda Jambi, Muhammad Isnaini membeberkan kronologi kejadian. Ia menyatakan, peristiwa bermula pada Kamis, 26 Juni 2025, sekitar pukul 10 pagi, saat dirinya tengah bekerja di lahan bersama Yono. Tiba-tiba sekelompok orang yang diduga dari pihak WKS datang dan langsung memborgol serta membawanya menggunakan mobil Triton berwarna putih. “Saya masih kerja, gendong kep (alat semprot). Tiba-tiba mereka datang, langsung memborgol dan membawa saya. Saya yakin mereka dari WKS karena mobil yang digunakan biasa patroli di situ,” ujar Isnaini. Tak hanya itu, menurutnya, rekan sesama petani, Yono, juga mengalami hal serupa. Setelah membawa Isnaini ke Kantor Kelompok Tani Jaya Bersama, para pelaku disebut langsung menyergap Yono yang baru pulang kerja. “Kami bahkan dibawa ke Distrik 8 dalam keadaan mata ditutup dengan kaos, lalu ditahan sampai jam 1 siang dan diinterogasi,” tambah Isnaini. Lebih jauh, Isnaini menyebut para pelaku turut merusak rumah dan pondok petani menggunakan alat berat jenis excavator. “Ada sekitar 12 pondok yang dirusak. Kantor juga dirubuhkan,” kata Suwanto, Ketua Kelompok Tani Jaya Bersama. Suwanto mengatakan pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut ke Polda Jambi, mencakup dugaan penculikan, penyekapan hingga pengrusakan. Ia berharap Polda Jambi dapat mengusut kasus ini secara terang dan adil. “Kami ingin tahu siapa yang benar dan salah. Kami minta kepada Bapak Kapolda untuk bantu masyarakat kami agar bisa hidup damai dan makmur,” ujar Suwanto. Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak PT WKS belum memberikan tanggapan atas tudingan tersebut. Diketahui, konflik agraria antara Kelompok Tani Jaya Bersama dan PT WKS di Desa Simpang Rantau Gedang memang sudah berlangsung lama. Pemerintah diharapkan segera turun tangan guna mencari solusi terbaik yang adil bagi kedua belah pihak. Penulis Tim

Read More

Desak Keadilan Kasus Pengeroyokan, JARI Laporkan ke Polda Jambi: Soroti Dugaan Pembiaran dan Kelalaian Penanganan di Polres Bungo

Tajam24Jam.Com Jambi, 26 Juni 2025 – Jaringan Advokasi Rakyat Indonesia (JARI) terus menunjukkan komitmennya dalam mengawal kasus dugaan pengeroyokan yang terjadi di Kabupaten Bungo. Merespons lambannya penanganan di tingkat Polres, JARI secara resmi mengajukan Laporan Pengaduan (Lapdu) ke Polda Jambi sebagai langkah hukum lanjutan agar penyelidikan kasus ini diambil alih oleh institusi kepolisian di tingkat provinsi. Menurut JARI, ketidakjelasan penanganan perkara oleh penyidik di Polres Bungo telah menimbulkan sorotan terhadap transparansi dan integritas aparat penegak hukum. Mereka menilai kondisi ini mencerminkan potensi pembiaran dan kelalaian institusi dalam menjamin hak-hak korban. Setelah menggelar aksi damai, perwakilan JARI bersama sejumlah awak media diterima oleh jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi untuk melakukan dialog terbuka. Dalam pertemuan tersebut, Kanit Wasidik Polda Jambi menyampaikan bahwa pihaknya siap menerima laporan dan akan segera memanggil penyidik dari Polres Bungo untuk mengevaluasi proses penanganan kasus. “Kami dari Polda akan menelusuri sampai sejauh mana proses penanganan kasus ini dilakukan oleh penyidik di Polres Bungo,” ujar Kanit Wasidik dalam pertemuan itu. Pelapor utama dalam kasus ini, Supriyadi, juga diarahkan untuk membuat laporan resmi dalam bentuk Lapdu. Langkah ini menjadi dasar formal agar Polda Jambi dapat mengambil alih penanganan perkara secara langsung. Ia dijadwalkan akan kembali dipanggil dalam waktu dekat guna memberikan keterangan tambahan. Diketahui, peristiwa pengeroyokan tersebut mengakibatkan enam korban mengalami kerugian, baik secara fisik maupun kerusakan pada barang-barang pribadi mereka. Hingga kini, para korban belum mendapatkan kepastian hukum yang jelas. JARI menegaskan bahwa mereka akan terus mengawal kasus ini hingga para pelaku diadili dan keadilan benar-benar ditegakkan. “Kami tidak akan berhenti sampai seluruh pelaku diusut tuntas dan korban mendapatkan hak serta perlindungan hukum yang layak,” tegas perwakilan JARI. Langkah ini sekaligus menjadi pengingat bagi aparat penegak hukum agar tetap menjunjung tinggi asas transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam menangani perkara yang menyangkut keselamatan warga. Penulis Tim

Read More

Polda Jambi Alami Rotasi Jabatan, 4 Pejabat Utama dan 2 Kapolres Dimutasi

Tajam24Jam.Com JAMBI, Selasa 24/6/2025 – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan penyegaran organisasi melalui rotasi dan promosi sejumlah jabatan strategis. Sebanyak empat pejabat utama dan dua Kapolres di jajaran Polda Jambi mengalami pergantian posisi, sebagaimana tertuang dalam Surat Telegram Kapolri yang dikeluarkan pada 24 Juni 2025. Rotasi ini merupakan bagian dari kebijakan pembinaan karier dan peningkatan kinerja institusi Polri. Mutasi tertuang dalam dua surat telegram, yakni ST/1422/VI/Kep./2025 dan ST/1423/VI/Kep./2025 yang ditandatangani oleh Asisten Kapolri Bidang SDM, Irjen Pol Anwar, S.I.K., M.Si. Berikut daftar pejabat yang mengalami rotasiSurat Telegram ST/1422/VI/Kep./2025 : Kombes Pol. Dr. Bambang Yugo Pamungkas, S.H., S.I.K., M.S.I., Dirreskrimsus Polda Jambi, dimutasi menjadi Dirreskrimsus Polda Kalimantan Timur.Posisi beliau digantikan oleh AKBP Taufik Nurmandia, S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Wadirreskrimsus Polda Jambi. Kombes Pol. Dr. Manang Soebeti, S.I.K., M.S.I., Dirreskrimum Polda Jambi, diangkat sebagai Auditor Kepolisian Madya TK II Itwasum Polri.Sebagai pengganti, AKBP Jimmy Christian Samma, S.I.K., yang sebelumnya menjabat di Bareskrim Polri, diangkat menjadi Dirreskrimum Polda Jambi. Kombes Pol. Zulkifli Ismail, S.I.K., Dansat Brimob Polda Jambi, diangkat menjadi Kabagbindik Sespimmen Sespim Lemdiklat Polri.Posisinya digantikan oleh Kombes Pol. Muhammad Faishal Aris, S.I.K., M.M., yang sebelumnya menjabat sebagai Dansat Brimob Polda Kepri. AKBP Budi Prasetya, S.I.K., M.S.I., Kapolres Sarolangun, dimutasi menjadi Wakapolres Metro Jakarta Pusat, Polda Metro Jaya.Penggantinya adalah AKBP Wendi Oktariyansah, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Jambi. Surat Telegram ST/1423/VI/Kep./2025 :Kombes Pol. Dr. Ernesto Saiser, S.H., S.I.K., M.H., Dirresnarkoba Polda Jambi, dimutasi menjadi Kabidpengsos Setukpa Lemdiklat Polri.Jabatan Dirresnarkoba Polda Jambi selanjutnya diisi oleh Kombes Pol. Dewa Palguna, S.H., S.I.K., M.H., yang sebelumnya bertugas di Polda Papua Barat. Kombes Pol. Frenky Yusandhy, S.I.K., M.A., Kepala SPN Polda Jambi, dimutasi menjadi KA SPN Polda Sumatera Utara.Posisinya digantikan oleh AKBP Dili Yanto, S.I.K., S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Binkar Ro SDM Polda Sumsel. AKBP Roni Syahendra, S.H., S.I.K., Kapolres Merangin, diangkat sebagai Kabagwatpers Ro SDM Polda Sumsel.Posisinya digantikan oleh AKBP Kiki Firmansyah Efendi, S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat di Ditreskrimsus Polda Kalimantan Utara. Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar, melalui Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol. Mulia Prianto, S.H., S.I.K., menegaskan bahwa mutasi merupakan strategi organisasi dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik. “Mutasi jabatan merupakan mekanisme rutin dalam rangka penyegaran organisasi, sekaligus bentuk penghargaan atas dedikasi personel serta upaya penataan manajemen yang lebih baik,” jelas Kombes Mulia. Dengan adanya rotasi ini, Polda Jambi diharapkan semakin siap dan adaptif dalam menghadapi tantangan tugas, serta semakin optimal dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Provinsi Jambi. Penulis Tim

Read More

Rendra Ramadhan Usman Penuhi Panggilan Polda Jambi, Ungkap Kronologi Pengeroyokan oleh Istri dan Mertua

Tajam24Jam.Com JAMBI, Senin 23/6/2025 – Anggota DPRD Provinsi Jambi, Rendra Ramadhan Usman, memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimum Polda Jambi pada Senin (23/6/2025). Rendra hadir sebagai saksi dalam laporan dugaan KDRT yang dilayangkan oleh istrinya, Winda Irzalina Pratiwi, ASN yang bertugas sebagai dokter gigi di RSUD Ahmad Rifin, Muaro Jambi. Didampingi kuasa hukumnya, Dr. Rita Anggraini, Rendra menegaskan bahwa dirinya justru menjadi korban pengeroyokan oleh Winda bersama mertuanya, Irdam Yunus dan Zarniati, pada Januari 2025 lalu. Peristiwa tersebut terjadi saat ia mengunjungi perumahan Aurduri, Kota Jambi, untuk bertemu dengan anaknya yang masih berusia empat tahun sebelum berangkat umroh. “Saya hanya memeluk anak saya, tapi malah dikeroyok. Baju saya koyak, saya dipukuli hingga harus opname dua hari di RSUD Raden Mattaher,” ujar Rendra. Ia menyayangkan kejadian itu justru diputarbalikkan hingga dirinya dilaporkan atas dugaan KDRT. Meski demikian, Rendra tetap membuka ruang mediasi demi masa depan sang anak. “Kita ingin ini selesai baik-baik, tapi kenyataannya masih berlanjut,” tambahnya. Dr. Rita menekankan pentingnya peran kedua orang tua bagi tumbuh kembang anak. “Rendra berhak bertemu dengan anaknya. Tidak ada KDRT, justru ada saksi dan bukti kuat bahwa Rendra adalah korban,” katanya. Rendra juga mengapresiasi Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar dan Kasat Reskrim Kompol Hendra Wijaya Manurung atas penanganan laporan pengeroyokan yang telah menetapkan Winda dan kedua orangtuanya sebagai tersangka. Lebih jauh, Rendra mengungkap insiden lain yang dialaminya, seperti dikejar dengan pisau oleh adik Winda dan tuduhan penculikan terhadap ibundanya saat menggendong cucu. Ia berharap Unit PPA Polda Jambi dapat bersikap bijak dan objektif dalam menangani perkara ini. Penulis Tim

Read More