Gerakan Rakyat Menggugat Jambi Desak KPK Usut Dugaan Penyimpangan Tata Kelola Batu Bara

Tajam24Jam.Com JAKARTA, 17 November 2025 — Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menggugat Jambi (Geram Jambi) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Jakarta, Senin (17/11/2025). Mereka mendesak lembaga antirasuah menindaklanjuti dugaan penyimpangan tata kelola pertambangan batu bara di Provinsi Jambi. Aksi ini dikoordinasikan oleh Andri dan Sukri. Dalam orasinya, massa menilai tata kelola batu bara di Jambi sarat masalah, mulai dari dugaan tunggakan kewajiban ke negara hingga permainan dokumen perpajakan. Salah satu yang disorot adalah perusahaan tambang batu bara PT Bumi Bara Makmur Mandiri (BBMM) yang berlokasi di Koto Boyo, Kecamatan Bathin XXIV, Kabupaten Batang Hari, Jambi. Perusahaan ini diduga menunggak pembayaran penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari kegiatan pertambangannya. Geram Jambi juga menyoroti penggunaan fasilitas umum yang diduga dimanfaatkan sebagai bagian dari skema holding batu bara PT BBMM. Fasilitas tersebut disebutkan memperoleh izin dari Pemerintah Kabupaten Batang Hari berdasarkan surat bernomor 551.21/05/SIPJ/DPMPTSP/2025 yang dikeluarkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Batang Hari. Selain itu, massa menduga terjadi permainan dokumen untuk menghindari pengenaan PNBP, Pajak Pertambahan Nilai (PPN), serta pengaturan nilai kalori atau gross as received (GAR) batu bara yang menjadi dasar perhitungan kewajiban kepada negara. Geram Jambi juga menuding Gubernur Jambi telah melanggar peraturan gubernur (pergub) yang dibuatnya sendiri karena dianggap membiarkan penggunaan jalan negara untuk kepentingan angkutan batu bara di Provinsi Jambi. “Praktik-praktik seperti ini bukan hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga mengkhianati rakyat Jambi sebagai daerah penghasil,” ujar Koordinator Aksi Andri dalam pernyataannya. Melalui aksi di KPK ini, Geram Jambi meminta KPK turun tangan menyelidiki seluruh pihak yang diduga terlibat, mulai dari perusahaan tambang, pejabat daerah, hingga pihak-pihak yang diduga membekingi praktik tersebut. Mereka menilai penegakan hukum yang tegas di sektor batu bara menjadi kunci memaksimalkan penerimaan negara dan menjaga keadilan bagi masyarakat di daerah tambang. Penulis Tim 

Read More

“Korupsi di Riau: Gubernur Abdul Wahid Diduga Jadi Tersangka?”

Tajam24jam.com Pekanbaru, Selasa 04/11/2025 – KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Gubernur Riau Abdul Wahid dan 9 orang lainnya.OTT ini terkait dugaan korupsi dalam proyek pembangunan jalan di Riau.-KPK masih memeriksa para pihak yang diamankan untuk menentukan status hukum mereka. KPK akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengumpulkan bukti-bukti yang cukup untuk menetapkan status tersangka.Jika terbukti bersalah, Abdul Wahid dan pihak lain yang terlibat dapat dijatuhi hukuman penjara dan denda. Masyarakat berharap KPK dapat memproses kasus ini secara transparan dan adil.Penangkapan Abdul Wahid menjadi peringatan keras bagi pejabat publik untuk tidak terlibat dalam praktik korupsi. Penulis Team.

Read More

Aliansi Pemuda Peduli Jambi Desak KPK Usut Dugaan Suap Pemilihan Pimpinan DPD RI 2024–2029

Tajam24Jam.Com Jambi, 30 Oktober 2025 – Aliansi Pemuda Peduli Jambi (APPJ) kembali menyuarakan desakan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera memproses laporan terkait dugaan suap dalam pemilihan pimpinan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI periode 2024–2029. Desakan itu disampaikan dalam aksi damai yang digelar di depan Kantor Gubernur Jambi, Kamis (30/10), bertepatan dengan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda. Koordinator APPJ menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk kepedulian pemuda terhadap marwah demokrasi dan integritas wakil rakyat, khususnya yang berasal dari daerah Jambi. “Kami menilai dugaan praktik suap dalam pemilihan pimpinan DPD RI merupakan pengkhianatan terhadap amanah rakyat. KPK harus segera menindaklanjuti laporan dan menegakkan keadilan tanpa pandang bulu,” ujar salah satu perwakilan APPJ di sela aksi. APPJ menilai bahwa penyelesaian kasus tersebut penting untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif dan memastikan proses politik di Indonesia berjalan bersih serta bebas dari praktik transaksional. Aktivis Muda Nasional Muhammad Fithrat Irfan mendapatkan dukungan dari banyak pemuda di beberapa daerah Provinsi Di Indonesia . Dukungan terus mengalir kepada aktivis muda nasional yang konsisten dalam perjuangannya mengawal dan menuntaskan kasus korupsi suap dpd ri dalam pemilihan pimpinan ketua dpd ri dan wakil ketua mpr ri unsur dpd . Beberapa daerah di Indonesia yang sudah menyambut dan mengawal kasus suap dpd ri yakni Pemuda Kalimantan Selatan , Pemuda Nusa Tenggara Barat dan Aliansi Pemuda Jambi . Muhammad Fithrat Irfan menilai banyak kasus korupsi yang telah di laporkan ke gedung kpk ri tak kunjung tuntas dalam penyelesaian . Salah satunya kasus suap dpd ri . Dan beberapa kasus yang lain Korupsi Dana Haji , Korupsi Kereta Whoosh . Selain menyoroti isu tersebut, para pemuda juga mengingatkan Pemerintah Provinsi Jambi agar tidak abai terhadap isu transparansi dan akuntabilitas daerah. Mereka menilai, peran pemerintah daerah dalam mendorong penegakan hukum dan tata kelola yang bersih harus ditunjukkan secara nyata, bukan sekadar retorika. “Kami meminta Gubernur Jambi turut mendorong KPK untuk menuntaskan kasus ini. Jambi tidak boleh menjadi wilayah yang diam terhadap ketidakadilan,” tambahnya. Mengingat aksi hari ini bertepatan dengan agenda KPK RI berkunjung ke jambi. maka, APPJ berencana akan melanjutkan Aksi nya di hari Jum’at (31/10/2025) dengan jumlah massa yang lebih besar. Bagi APPJ, perjuangan ini bukan sekadar aksi politik, tetapi bentuk tanggung jawab moral generasi muda untuk memastikan Jambi benar-benar merdeka dari praktik korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan. “Kami hanya ingin satu hal: keadilan ditegakkan, agar rakyat Jambi tak lagi dirugikan oleh permainan elite,” tutup pernyataan resmi APPJ. Penulis Tim

Read More