Kapolres Bangka Barat Turunkan Srikandi Menyapa, Amankan Salat Jumat hingga Santuni Anak Panti

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 7 Agustus 2026 – Polres Bangka Barat mengerahkan personel Polwan dalam kegiatan Patroli Dialogis “Srikandi Menyapa” di Kecamatan Mentok, Jumat (7/8/2026). Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H. itu tak hanya mengamankan pelaksanaan Salat Jumat, tetapi juga menyambangi panti asuhan untuk berbagi bantuan. Patroli dimulai dari Mako Polres Bangka Barat dengan menyasar Masjid Baitul Hikmah, Masjid Jami’ Mentok, hingga berakhir di Panti Asuhan Aisyiyah Mentok. Di sejumlah masjid, personel Polwan melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas guna memastikan jamaah dapat melaksanakan ibadah dengan aman dan nyaman. Usai pengamanan, rombongan melanjutkan kegiatan sosial dengan menyerahkan bantuan dan bingkisan kepada anak-anak Panti Asuhan Aisyiyah Mentok. Dalam kesempatan itu, personel juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada pengurus dan penghuni panti. Kapolres Bangka Barat melalui Kasi Humas Iptu Yos Sudarso mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui aksi sosial yang menyentuh masyarakat. “Atas arahan Ibu Kapolres AKBP Helen Simanjuntak, kegiatan Srikandi Menyapa dilaksanakan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat. Selain memastikan pelaksanaan ibadah Salat Jumat berlangsung aman dan tertib, Polwan Polres Bangka Barat juga hadir berbagi kepedulian kepada anak-anak panti asuhan. Inilah komitmen Polri untuk selalu hadir, melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat,” kata Iptu Yos Sudarso. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Polres Bangka Barat memastikan kegiatan serupa akan terus digelar sebagai bagian dari pelayanan humanis kepada masyarakat. Penulis Tim

Read More

Tim Hantu Polres Bangka Barat Gerebek Rumah di Tempilang, Dua Pria Ditangkap Bersama Puluhan Paket Sabu

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 6 Agustus 2026 – Tim Hantu Satresnarkoba Polres Bangka Barat bersama Unit Reskrim Intel Polsek Tempilang menggerebek sebuah rumah di Desa Tempilang, Kecamatan Tempilang, Kamis (6/8/2026) dini hari. Dalam penggerebekan itu, dua pria diamankan bersama puluhan paket sabu dengan berat bruto mencapai 12,87 gram. Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasi Humas Iptu Yos Sudarso mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat yang resah terhadap aktivitas sekelompok pemuda yang kerap berkumpul hingga larut malam di sebuah rumah di Desa Tempilang. “Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Hantu Satresnarkoba bersama personel Polsek Tempilang langsung melakukan penyelidikan. Saat dilakukan penggerebekan sekitar pukul 00.30 WIB, dua orang yang berada di dalam kamar sempat berusaha melarikan diri melalui jendela, namun berhasil diamankan petugas,” kata Iptu Yos Sudarso. Dari hasil penggeledahan yang disaksikan perangkat desa, petugas menemukan empat bungkus plastik klip besar yang berisi puluhan paket kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu, disembunyikan di bawah sebuah kipas angin. Kedua pria yang diamankan masing-masing berinisial TS (27) alias Topan dan HS (34) alias Heri, warga Desa Tempilang, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat. Salah seorang di antaranya mengakui bahwa barang haram tersebut merupakan miliknya. Selain mengamankan narkotika jenis sabu dengan berat bruto 12,87 gram, polisi juga menyita barang bukti berupa puluhan plastik klip pembungkus, satu unit kipas angin yang digunakan sebagai tempat penyimpanan, serta dua unit telepon genggam. “Kedua terduga pelaku berikut seluruh barang bukti telah diamankan ke Mako Polsek Tempilang dan selanjutnya diserahkan ke Satresnarkoba Polres Bangka Barat untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” ujar Iptu Yos. Polisi masih terus mendalami asal-usul sabu tersebut, termasuk kemungkinan adanya jaringan peredaran narkotika lain yang berkaitan dengan kedua tersangka. “Polres Bangka Barat berkomitmen memberantas peredaran narkotika hingga ke akar-akarnya. Kami juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah memberikan informasi sehingga kasus ini berhasil diungkap,” tegas Iptu Yos Sudarso. Penulis Tim

Read More

Usai Ungkap Kasus Penyelundupan, Kapolres Bangka Barat Perkuat Sinergi Pengamanan di Pelabuhan Tanjung Kalian

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 6 Agustus 2026 – Menindaklanjuti arahan dan penekanan Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol. Dr. Viktor Theodorus Sihombing agar seluruh jajaran meningkatkan pengawasan di jalur-jalur strategis guna mengantisipasi praktik penyelundupan, Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melakukan pengecekan ke Pelabuhan PT ASDP Tanjung Kalian, Mentok, Kamis (6/8/2026). Pengecekan tersebut sekaligus menjadi langkah memperkuat sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan di pintu gerbang Pulau Bangka. Sebelumnya, Polres Bangka Barat juga berhasil mengungkap kasus penyelundupan, sehingga pengawasan di kawasan pelabuhan terus diperketat agar praktik serupa tidak kembali terjadi. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Department Head Bisnis dan Pelayanan PT ASDP Pelabuhan Tanjung Kalian, Supervisi Pelayaran PT ASDP, Komandan Pos TNI Angkatan Laut (Pos AL) Mentok, Kasat Intelkam Polres Bangka Barat, Kasat Binmas Polres Bangka Barat, serta Kanit I Politik Sat Intelkam Polres Bangka Barat. Dalam pertemuan tersebut, dibahas penguatan koordinasi dan pertukaran informasi antarinstansi guna meningkatkan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk penyelundupan barang ilegal, peredaran narkotika, dan tindak pidana lainnya yang memanfaatkan jalur penyeberangan. Kapolres Bangka Barat melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan, kegiatan tersebut merupakan implementasi langsung atas arahan Kapolda Kepulauan Bangka Belitung agar seluruh jajaran memperketat pengawasan di wilayah-wilayah yang memiliki kerawanan tinggi terhadap aktivitas penyelundupan. “Kunjungan ini merupakan tindak lanjut atas arahan dan penekanan Bapak Kapolda Kepulauan Bangka Belitung agar seluruh jajaran meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat pengawasan di setiap pintu masuk maupun keluar wilayah. Pelabuhan Tanjung Kalian merupakan objek vital yang memiliki peran strategis sehingga pengawasannya harus dilakukan secara maksimal. Berkaca dari keberhasilan Polres Bangka Barat dalam mengungkap kasus penyelundupan sebelumnya, kami terus memperkuat sinergi dengan PT ASDP, Pos TNI Angkatan Laut, dan seluruh stakeholder guna mencegah penyelundupan, peredaran narkotika, maupun tindak pidana lainnya,” ujar Iptu Yos menyampaikan pernyataan Kapolres. Ia menambahkan, sinergi lintas instansi menjadi kunci dalam menciptakan sistem pengamanan yang efektif di kawasan pelabuhan. Selain menjaga kelancaran arus penyeberangan, pengawasan juga diarahkan untuk memastikan tidak ada celah yang dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Polres Bangka Barat memastikan pengamanan di Pelabuhan Tanjung Kalian akan terus ditingkatkan melalui patroli rutin, kegiatan intelijen, serta koordinasi yang berkesinambungan dengan PT ASDP dan Pos TNI Angkatan Laut sebagai bentuk komitmen menjaga pintu gerbang Pulau Bangka tetap aman, tertib, dan bebas dari praktik penyelundupan maupun aktivitas ilegal lainnya. Penulis Tim

Read More

Polres Bangka Barat Selidiki Temuan Diduga Tengkorak Manusia di Jebus, Warga Diminta Tak Berspekulasi

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 6 Agustus 2026 – Polres Bangka Barat bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan benda yang diduga tengkorak kepala manusia di Desa Tumbang Petar, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat, Kamis (6/8/2026). Laporan diterima sekitar pukul 12.30 WIB. Menindaklanjuti informasi tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Tumbang Petar langsung menuju lokasi untuk memastikan kebenaran laporan. Setelah dipastikan adanya temuan tersebut, tim gabungan dari Unit Resintel Polsek Jebus, Samapta, dan Unit Inafis Polres Bangka Barat diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sekitar pukul 15.00 WIB, barang bukti yang diduga tengkorak kepala manusia dievakuasi dan diamankan guna kepentingan penyelidikan serta pemeriksaan lebih lanjut. Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan, setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti secara cepat dan profesional. “Atas arahan Ibu Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, personel langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Tim gabungan melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan serta pemeriksaan identifikasi maupun forensik lebih lanjut,” ujar Iptu Yos Sudarso. Yos menambahkan, Polres Bangka Barat masih menunggu hasil pemeriksaan tim identifikasi dan forensik untuk memastikan apakah temuan tersebut benar merupakan tengkorak manusia, sekaligus mengungkap identitas dan asal-usulnya. Ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Warga yang memiliki informasi terkait temuan tersebut atau merasa kehilangan anggota keluarga diminta segera melapor ke Polsek Jebus maupun Polres Bangka Barat guna membantu proses penyelidikan. Penulis Tim

Read More

Kapolres Bangka Barat Sapa Pelajar di SMA Negeri 1 Mentok, Sri Adira: Kami Merasa Sangat Dihargai

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 3 Agustus 2026 – Kehadiran Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H. di tengah ratusan pelajar SMA Negeri 1 Mentok, Senin (3/8/2026), tak hanya meninggalkan pesan tentang bahaya kenakalan remaja. Cara Kapolres menyapa dan berinteraksi langsung dengan para siswa justru menjadi momen yang paling membekas. Usai memimpin upacara bendera, AKBP Helen tidak langsung meninggalkan lapangan. Ia menghampiri para pelajar, menyapa mereka dengan ramah, berjabat tangan, berbincang santai, hingga melayani permintaan swafoto. Suasana yang semula khidmat berubah menjadi penuh keakraban. Momen itu mendapat apresiasi dari salah seorang siswi, Sri Adira, yang mengaku tersentuh dengan sikap humanis Kapolres. “Saya sangat mengapresiasi kehadiran Ibu Kapolres di sekolah kami. Yang membuat kami terkesan bukan hanya amanat yang beliau sampaikan, tetapi karena beliau mau menyapa kami secara langsung. Kami merasa dihargai, didengarkan, dan diperhatikan. Bagi kami, ini momen yang sangat luar biasa,” ujar Sri Adira. Menurut Sri Adira, sapaan sederhana tersebut mengubah cara pandangnya terhadap sosok polisi. “Beliau datang dengan senyum, menyapa tanpa menjaga jarak dengan kami. Rasanya seperti seorang ibu yang memberi semangat kepada anak-anaknya. Momen seperti ini akan selalu kami ingat,” katanya. Dalam amanatnya, AKBP Helen mengajak para pelajar menjauhi narkoba, bullying, tawuran, balap liar, geng motor, serta berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya. Ia juga mengingatkan agar masa sekolah dimanfaatkan untuk belajar, membangun karakter, dan mengejar cita-cita. Kehadiran Kapolres di SMA Negeri 1 Mentok menjadi lebih dari sekadar agenda upacara. Bagi para pelajar, sapaan hangat dan kedekatan yang ditunjukkan AKBP Helen menjadi pesan bahwa polisi hadir bukan hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk mendengar, membimbing, dan memberikan motivasi kepada generasi muda. Penulis Tim

Read More

Antisipasi El Nino, Kapolres Bangka Barat Minta Warga Waspada Karhutla dan Segera Laporkan Titik Api

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 1 Agustus 2026 – Memasuki awal Agustus yang diperkirakan menjadi periode meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Polres Bangka Barat mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran, terutama di kawasan hutan, kebun, dan lahan gambut. Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasi Humas Iptu Yos Sudarso mengatakan, seluruh jajaran Polres hingga Polsek telah diperintahkan memperkuat langkah antisipasi menghadapi musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Nino. “Kapolres menginstruksikan seluruh personel untuk meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk memperbarui data sumber-sumber air di setiap wilayah sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan. Personel juga diminta bergerak cepat setiap menerima laporan kebakaran,” kata Iptu Yos Sudarso, Sabtu (1/8/2026). Ia menjelaskan, personel yang pertama tiba di lokasi kebakaran diwajibkan melakukan evakuasi terhadap warga maupun harta benda yang terdampak, berkoordinasi dengan pemerintah desa, TNI, BPBD, dan masyarakat untuk melakukan pemadaman, serta mendokumentasikan setiap penanganan di lapangan sebagai bagian dari pelaporan. Selain kesiapan personel, Polres Bangka Barat juga mengajak masyarakat berperan aktif mencegah karhutla dengan tidak membuka lahan menggunakan api, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api sekecil apa pun. “Karhutla bukan hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga kesehatan, aktivitas masyarakat, hingga perekonomian. Pencegahan harus menjadi tanggung jawab bersama. Jangan menunggu api membesar baru melapor,” ujar Yos. Menurutnya, langkah deteksi dini dan respons cepat menjadi kunci agar kebakaran tidak meluas, terutama di tengah kondisi cuaca yang mulai kering. Polres Bangka Barat memastikan seluruh jajaran akan terus meningkatkan patroli serta bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, instansi terkait, dan masyarakat guna menekan risiko terjadinya kebakaran selama musim kemarau. Dengan kesiapsiagaan aparat dan dukungan masyarakat, diharapkan potensi karhutla di Bangka Barat dapat dicegah sejak dini sehingga tidak menimbulkan bencana yang lebih besar. Penulis Tim

Read More

Polres Bangka Barat Serius Usut Dugaan Pelecehan Siswi, Sejumlah Saksi Diperiksa

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 31 Juli 2026 – Polres Bangka Barat serius menangani laporan dugaan pelecehan terhadap seorang siswi yang diduga dilakukan oleh oknum guru di salah satu sekolah di Kecamatan Parittiga, Bangka Barat, Jumat 13 Juli 2026. Laporan tersebut telah diterima Polres Bangka Barat dan kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim. Polisi masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan dari sejumlah pihak terkait serta mengumpulkan alat bukti. Peristiwa dugaan pelecehan itu dilaporkan terjadi pada Jumat, 22 Mei 2026, di lingkungan SMKN 1 Parittiga, Desa Sekar Biru, Kecamatan Parittiga. Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan, pihaknya tidak akan mengabaikan setiap laporan masyarakat, terlebih laporan yang berkaitan dengan dugaan kekerasan atau pelecehan terhadap anak. “Untuk perkara ini masih dalam tahap penyelidikan. Penyidik saat ini masih mengambil keterangan dari para saksi dan mengumpulkan alat bukti yang diperlukan,” kata Yos, mewakili Kapolres Bangka Barat, Jumat (31/7/2026). Dia menegaskan, penyidik akan bekerja secara profesional dan objektif. Apabila dari hasil penyelidikan ditemukan bukti permulaan yang cukup, perkara tersebut akan ditingkatkan ke tahap penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. “Polres Bangka Barat menangani perkara ini dengan serius. Setiap pengaduan masyarakat akan kami tindaklanjuti secara profesional, transparan dan sesuai prosedur. Kami tidak ingin mengambil kesimpulan sebelum seluruh fakta dan alat bukti diperoleh,” ujarnya. Dalam penanganan perkara tersebut, penyidik juga telah mengamankan barang bukti berupa pakaian yang dikenakan korban saat peristiwa yang dilaporkan terjadi. Polres Bangka Barat memastikan proses penanganan perkara dilakukan dengan tetap memperhatikan perlindungan terhadap korban yang masih berusia anak. “Kami juga memperhatikan aspek perlindungan dan pendampingan terhadap korban. Penanganan perkara akan dilakukan secara hati-hati agar proses hukum berjalan, namun hak dan kondisi korban tetap menjadi perhatian,” kata Yos. Polisi selanjutnya masih akan melakukan pemeriksaan saksi-saksi, melengkapi administrasi penyelidikan, mengamankan alat bukti, serta berkoordinasi dengan pihak terkait. Polres Bangka Barat menegaskan perkembangan penanganan perkara akan disampaikan sesuai dengan tahapan hukum dan fakta yang berhasil diperoleh penyidik. Penulis Tim

Read More

Polres Bangka Barat Kawal Jenazah Warga dari Cirebon hingga Pemakaman

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 28 Juli 2026 – Polres Bangka Barat menunjukkan kepedulian terhadap warga yang tengah berduka. Polisi mengawal proses pemulangan jenazah Yuliva Andrianita, warga Desa Air Lintang, Kecamatan Tempilang, Bangka Barat, dari Cirebon hingga tiba di kampung halaman. Yuliva sebelumnya ditemukan meninggal dunia di tempat kosnya di wilayah Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat, pada Selasa (28/7/2026). Kabar duka tersebut pertama kali diketahui keluarga setelah kehilangan kontak dengan Yuliva selama beberapa hari. Pihak keluarga kemudian berkoordinasi dengan kepolisian untuk memastikan kondisi korban. Setelah proses penanganan di Cirebon selesai, jenazah Yuliva dipulangkan ke Bangka Barat pada Rabu (29/7). Setibanya di Kecamatan Tempilang sekitar pukul 18.20 WIB, jenazah langsung dibawa ke Masjid Jami’ Desa Benteng Kota untuk disalatkan sebelum dimakamkan di TPU Tara. Kapolsek Tempilang Iptu Deni bersama personel turut mendampingi proses tersebut. Kehadiran polisi tidak hanya untuk memastikan rangkaian pemakaman berlangsung aman dan tertib, tetapi juga sebagai bentuk empati kepada keluarga yang tengah kehilangan anggota keluarganya. Prosesi pemakaman selesai sekitar pukul 19.45 WIB. Sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah desa, personel Polsek Tempilang serta keluarga turut hadir. Sementara itu, pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan terkait penyebab kematian Yuliva kepada Polsek Kesambi Polres Cirebon Kota. Keluarga menyatakan siap menerima apa pun hasil penyelidikan kepolisian. Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan kehadiran personel dalam situasi duka merupakan bagian dari komitmen kepolisian untuk memberikan pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat. “Kepolisian hadir tidak hanya ketika masyarakat membutuhkan pelayanan hukum dan keamanan, tetapi juga ketika masyarakat sedang menghadapi musibah. Kami ingin memastikan keluarga tidak merasa sendiri dalam menghadapi situasi duka ini,” ujar Iptu Yos Sudarso menyampaikan pesan Kapolres Bangka Barat. Menurutnya, pendampingan tersebut merupakan wujud kepedulian dan pelayanan humanis Polres Bangka Barat kepada masyarakat. “Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Kami juga menghormati proses penyelidikan yang dilakukan oleh Polsek Kesambi Polres Cirebon Kota dan berharap seluruh proses dapat berjalan sesuai ketentuan,” katanya. Kapolres Bangka Barat menegaskan jajaran kepolisian akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat dalam berbagai situasi, termasuk ketika warga mengalami musibah. “Polisi harus hadir untuk masyarakat, dengan mengedepankan empati, kepedulian dan pelayanan yang humanis,” tuturnya. Penulis Tim

Read More

Polres Bangka Barat Mulai Sosialisasikan UU Polri Baru, Perkuat Pemahaman Personel terhadap Perubahan Regulasi

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 28 Juli 2026 – Polres Bangka Barat mulai menyosialisasikan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2026 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh personel memahami perubahan regulasi sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas kepolisian yang profesional, modern, dan adaptif. Sosialisasi dilaksanakan di Ruang Catur Prasetya Polres Bangka Barat, Selasa (28/7/2026), dipimpin oleh Ps. Kasikum Polres Bangka Barat dan diikuti Kabag SDM, Kasat Binmas, personel Sikum, personel Satbinmas, serta seluruh Bhabinkamtibmas jajaran Polres Bangka Barat. Dalam pemaparannya, Ps. Kasikum Iptu Sapril menjelaskan sejumlah substansi penting dalam UU Nomor 5 Tahun 2026, di antaranya penambahan tugas Kapolri dalam pembinaan alat material khusus (almatsus), penguatan dasar hukum pengamanan objek vital nasional, penerimaan anggota Polri dari kalangan penyandang disabilitas yang memiliki keahlian tertentu, penguatan jaminan sosial bagi anggota Polri, pengaturan pengisian jabatan ASN oleh anggota Polri sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, hingga perubahan batas usia pensiun anggota Polri berdasarkan jenjang kepangkatan. Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen Polres Bangka Barat untuk memastikan setiap personel memahami secara utuh perubahan regulasi yang telah ditetapkan pemerintah. “Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2026 membawa sejumlah perubahan dan penguatan yang harus dipahami oleh seluruh anggota Polri. Pemahaman yang baik akan menjadi bekal dalam melaksanakan tugas secara profesional, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Iptu Yos Sudarso. Ia menambahkan, Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri di tengah masyarakat juga dituntut memahami substansi perubahan undang-undang tersebut sehingga mampu memberikan penjelasan yang benar kepada masyarakat apabila diperlukan. “Melalui sosialisasi ini kami berharap seluruh personel memiliki pemahaman yang sama terhadap regulasi baru, sehingga implementasinya di lapangan berjalan optimal dan semakin memperkuat pelayanan, perlindungan, serta pengayoman kepada masyarakat,” tambahnya. Menurut Iptu Yos, Polres Bangka Barat akan terus melakukan penguatan kapasitas personel melalui sosialisasi dan pembinaan secara berkelanjutan agar setiap kebijakan baru dapat diterapkan secara efektif, sekaligus mendukung transformasi Polri yang Presisi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Penulis Tim

Read More

Polres Bangka Barat Bantu Keluarga Pastikan Kabar Warga Tempilang Meninggal di Cirebon

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 29 Juli 2026 – Polres Bangka Barat melalui Polsek Tempilang membantu keluarga memastikan kabar seorang perempuan asal Desa Air Lintang, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, yang dikabarkan meninggal dunia di Kota Cirebon. Perempuan tersebut diketahui bernama Yuliva Andrianita. Kabar tersebut pertama kali diterima pihak keluarga pada Selasa (28/7/2026). Keluarga kemudian mendatangi Polsek Tempilang untuk meminta bantuan memastikan kebenaran informasi serta kondisi Yuliva yang terakhir diketahui berada di Cirebon. Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak melalui Kasi Humas Iptu Yos Sudarso mengatakan, Polsek Tempilang langsung berkoordinasi dengan jajaran kepolisian di Cirebon untuk memastikan informasi tersebut. “Hasil koordinasi dengan Polsek Kesambi, Kota Cirebon, diperoleh informasi bahwa memang telah ditemukan seorang perempuan meninggal dunia di dalam sebuah kamar kos. Setelah dilakukan identifikasi, korban diketahui bernama Yuliva Andrianita, warga Desa Air Lintang, Kecamatan Tempilang,” kata Yos, Rabu (29/7/2026). Jenazah korban kemudian dibawa ke RS Gunung Jati Kota Cirebon untuk penanganan lebih lanjut. Polisi juga terus berkoordinasi dengan pihak keluarga terkait proses pemulangan jenazah. “Polres Bangka Barat melalui Polsek Tempilang terus membantu komunikasi dan koordinasi dengan keluarga korban maupun pihak kepolisian di Cirebon. Untuk proses pemulangan jenazah, keluarga yang berada di Cirebon akan mengurusnya hingga nantinya jenazah dibawa ke Desa Air Lintang,” ujarnya. Yos menambahkan, orang tua korban saat ini menunggu di kediaman keluarga di Desa Air Lintang. Pihak kepolisian memastikan koordinasi tetap dilakukan apabila terdapat perkembangan terkait proses pemulangan jenazah. “Kami turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan,” pungkasnya. Penulis Tim

Read More