Polres Bangka Barat Perketat Pengawasan Distribusi Pupuk Subsidi Usai Kasus Penyelewengan 10 Ton

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 7 April 2026 – Polres Bangka Barat memastikan akan memperketat pengawasan distribusi pupuk bersubsidi menyusul terungkapnya kasus penyelewengan 10 ton pupuk jenis Phonska dan Urea. Kapolres Bangka Barat, Pradana Aditya Nugraha, mengatakan langkah ini dilakukan untuk mencegah praktik serupa terulang, sekaligus menjamin pupuk subsidi tepat sasaran kepada petani. “Pengawasan akan kami perketat, baik di jalur distribusi maupun saat proses bongkar muat di pelabuhan. Ini menjadi perhatian serius karena menyangkut kebutuhan petani,” ujar Kapolres dalam konferensi pers, Selasa (7/4/2026). Ia menjelaskan, penguatan pengawasan akan difokuskan pada titik-titik rawan, termasuk pelabuhan, jalur transportasi, hingga distribusi ke tingkat kelompok tani. Selain itu, jajaran Satreskrim juga akan meningkatkan patroli serta pemeriksaan terhadap kendaraan pengangkut barang yang dicurigai membawa pupuk bersubsidi tanpa dokumen resmi. Langkah ini diambil setelah polisi mengamankan satu tersangka berinisial YI alias YN (32), sopir truk yang kedapatan mengangkut pupuk subsidi tanpa izin. Penangkapan dilakukan pada Minggu (5/4/2026) di Jalan Raya Mentok–Pangkalpinang, setelah sebelumnya petugas menerima laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan dari Pelabuhan Tanjungkalian. Menurut Kapolres, kasus ini menjadi evaluasi bagi pengawasan distribusi pupuk bersubsidi yang selama ini masih memiliki celah penyimpangan. “Ke depan, kami akan lebih intens melakukan pengawasan dan penindakan. Tujuannya agar distribusi pupuk subsidi benar-benar sampai kepada yang berhak,” katanya. Polres Bangka Barat juga membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan pupuk subsidi di lapangan.Saat ini, penyidik masih mengembangkan kasus guna menelusuri pihak lain yang diduga terlibat dalam jaringan distribusi ilegal tersebut. Penulis Tim

Read More

Kapolres Bangka Barat, Aktivitas Masyarakat Meningkat, Situasi Tetap Kondusif Selama Cheng Beng hingga Paskah

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 6 April 2026 – Kapolres Bangka Barat, Pradana Aditya Nugraha, menegaskan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Bangka Barat tetap kondusif meski aktivitas masyarakat meningkat selama rangkaian tradisi Cheng Beng hingga perayaan Paskah 2026. Pernyataan tersebut disampaikan saat memimpin apel di lapangan Polres Bangka Barat, Senin (6/4/2026). Menurut Kapolres, peningkatan aktivitas masyarakat di sejumlah titik seperti area pemakaman, gereja, objek wisata, hingga pelabuhan menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan pengamanan. “Personel kami melaksanakan patroli rutin, penjagaan dan pengamanan di lokasi kegiatan, serta pengaturan arus lalu lintas untuk memastikan seluruh aktivitas masyarakat berjalan aman dan lancar,” ujar Pradana Aditya Nugraha. Ia menjelaskan, pengamanan juga difokuskan pada kawasan strategis seperti Pelabuhan Tanjung Kalian yang menjadi pusat mobilitas masyarakat selama periode tersebut. Selain itu, monitoring dilakukan secara berkala guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan sejak dini.Dengan langkah tersebut, situasi wilayah tetap terjaga tanpa adanya kejadian menonjol meskipun terjadi peningkatan aktivitas masyarakat. “Situasi secara umum aman dan kondusif. Ini yang terus kami jaga agar masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman,” katanya. Kapolres menegaskan, kehadiran kepolisian melalui patroli dan pengamanan merupakan bagian dari upaya memberikan pelayanan serta memastikan kondusivitas wilayah tetap terjaga di tengah meningkatnya kegiatan masyarakat. Penulis Tim

Read More

Halal Bihalal dan Pemberangkatan Santri ke Lirboyo, Kapolres Bangka Barat Pastikan Kegiatan Berjalan Aman

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 3 April 2026 – Kegiatan Halal Bihalal sekaligus silaturahmi alumni, santri, dan wali santri Pesantren Lirboyo berlangsung khidmat di kediaman K.H. Thoha, S.Pd.I, di Kecamatan Mentok, Jumat (3/4/2026) pagi. Dalam kesempatan itu, turut dilaksanakan pemberangkatan puluhan santri asal Bangka Belitung menuju Pesantren Lirboyo di Kediri, Jawa Timur. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama jajaran pejabat utama Polres, Kapolsek Mentok, serta perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Bangka Barat. Kehadiran aparat kepolisian bertujuan memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan tertib. Sekitar 150 peserta yang terdiri dari alumni, santri, dan wali santri mengikuti kegiatan tersebut. Sementara itu, sebanyak kurang lebih 50 santri diberangkatkan menuju Pesantren Lirboyo melalui Pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al Quran, sambutan panitia dan Kapolres Bangka Barat, dilanjutkan dengan tausiah (mauidhotul hasanah), doa, hingga penutup. Kapolres Bangka Barat melalui sambutannya menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan dan mempererat silaturahmi antaralumni dan santri. Ia juga memastikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan pengamanan guna mendukung kelancaran kegiatan, termasuk proses pemberangkatan santri. “Pengamanan kami lakukan untuk memastikan kegiatan keagamaan ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, termasuk saat pemberangkatan santri menuju Kediri,” ujarnya. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang digelar sebagai wadah mempererat hubungan antara alumni, santri, dan wali santri Pesantren Lirboyo. Ke depan, jumlah peserta diperkirakan akan terus meningkat seiring tingginya antusiasme masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif berkat sinergi antara panitia dan aparat kepolisian dari Polres Bangka Barat serta Polsek Mentok. Penulis Tim

Read More

Kapolres Bangka Barat Pastikan Pengamanan Paskah dan Cengbeng Serentak di Seluruh Jajaran Berjalan Aman

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 5 April 2026 – Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha turun langsung memastikan pengamanan perayaan Hari Raya Paskah dan Cengbeng 2026 tidak hanya berjalan optimal di satu titik, tetapi serentak di seluruh wilayah hukum Polres Bangka Barat, Minggu (5/4/2026). Sejak pagi, Kapolres didampingi para pejabat utama (PJU), Kapolsek Mentok, serta personel gabungan melakukan pengecekan langsung sekaligus memastikan kesiapan seluruh jajaran dalam mengamankan kegiatan keagamaan di berbagai lokasi. Dalam keterangannya, Kapolres menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi di semua wilayah, baik di gereja maupun lokasi kegiatan Cengbeng. “Kami tidak hanya memastikan di satu lokasi, tetapi seluruh jajaran bergerak serentak untuk menjamin setiap kegiatan ibadah dan tradisi masyarakat berjalan aman, tertib, dan kondusif di seluruh wilayah Bangka Barat,” ujarnya. Ia menjelaskan, pengamanan mencakup kesiapan personel di lapangan, pola pengamanan, hingga langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan rasa aman dan nyaman. Dengan pengamanan yang dilakukan secara terpadu di seluruh jajaran, perayaan Paskah dan Cengbeng 2026 di wilayah Kabupaten Bangka Barat berlangsung lancar, tertib, dan kondusif. Penulis Tim

Read More

Perayaan Paskah dan Cheng Beng Digelar Bersamaan, 155 Personel Diterjunkan Polres Bangka Barat untuk Pastikan Keamanan

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 5 April 2026 – Perayaan Hari Raya Paskah dan tradisi Cheng Beng yang berlangsung bersamaan pada Minggu (5/4/2026) di Kabupaten Bangka Barat mendapat pengamanan ekstra dari aparat kepolisian. Sebanyak 155 personel diterjunkan oleh Polres Bangka Barat untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung serentak di berbagai titik. Rinciannya, 109 personel disiagakan di 34 gereja untuk pengamanan ibadah Paskah, sementara 46 personel lainnya ditempatkan di 18 lokasi pemakaman dalam rangka kegiatan Cheng Beng. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha menegaskan, pengerahan ratusan personel tersebut dilakukan karena dua kegiatan keagamaan besar berlangsung dalam waktu yang bersamaan, sehingga membutuhkan pengamanan yang maksimal dan terintegrasi. “Karena perayaan Paskah dan Cheng Beng dilaksanakan secara bersamaan, tentu membutuhkan kesiapan personel yang lebih optimal. Kami hadir untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif di seluruh wilayah,” ujarnya. Ia menambahkan, pengamanan tidak hanya difokuskan di satu lokasi, melainkan dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran wilayah hukum Polres Bangka Barat. Kapolres bersama pejabat utama (PJU), Kapolsek Mentok, dan personel juga turun langsung ke lapangan untuk memastikan kesiapan pengamanan, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menjalankan ibadah. Pengamanan dilakukan melalui patroli preemtif dan preventif, pengaturan arus lalu lintas, sterilisasi lokasi, hingga monitoring intensif selama kegiatan berlangsung. Selain itu, Bhabinkamtibmas turut dilibatkan untuk memantau situasi di wilayah binaan masing-masing, guna mengantisipasi potensi gangguan sejak dini. “Ini adalah bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, terutama saat kegiatan keagamaan berlangsung secara bersamaan. Kami ingin memastikan masyarakat dapat beribadah dengan aman dan nyaman,” kata Kapolres. Dengan pengamanan yang dilakukan secara menyeluruh oleh 155 personel, seluruh rangkaian perayaan Paskah dan Cheng Beng di Kabupaten Bangka Barat berjalan lancar, aman, dan kondusif. Penulis Tim

Read More

Polres Bangka Barat Gelar Kurve di Makam Menjelang, Kapolres Pastikan Lingkungan Asri dan Kegiatan Berjalan Lancar

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 3 April 2026 – Polres Bangka Barat melaksanakan kegiatan bersih-bersih (kurve) di Makam Kubur Cina Kelurahan Menjelang, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Jumat (3/4/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut merupakan bagian dari Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) tahun 2026 sekaligus dalam rangka menyambut perayaan Cengbeng 2026. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Bangka Barat, Pradana Aditya Nugraha, didampingi para pejabat utama (PJU) Polres Bangka Barat serta Kapolsek Mentok, dan diikuti personel Polres Bangka Barat bersama personel Polsek Mentok. Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pembersihan di area pemakaman guna menciptakan lingkungan yang lebih bersih, tertata, dan asri bagi masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan ziarah. Kapolres Bangka Barat Pradana Aditya Nugraha mengatakan, kegiatan kurve ini tidak hanya sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, tetapi juga bagian dari upaya Polri dalam mendukung terciptanya suasana yang aman dan nyaman bagi masyarakat. “Kegiatan ini kami laksanakan sebagai bagian dari Gerakan Indonesia Asri, yakni mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah. Kami ingin memastikan area pemakaman ini menjadi lebih bersih dan asri sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman,” ujarnya. Selain memimpin kegiatan kurve, Kapolres juga melakukan pengecekan langsung terhadap aktivitas masyarakat di lokasi pemakaman, serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Secara keseluruhan, kegiatan kurve dalam rangka Gerakan Indonesia Asri dan perayaan Cengbeng 2026 di wilayah Menjelang berlangsung kondusif tanpa adanya gangguan. Penulis Tim

Read More

Dua Hari Berturut-turut Ungkap Narkoba, Kapolres Bangka Barat Ajak Masyarakat Bersatu Perangi Narkoba

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 2 April 2026 – Polres Bangka Barat kembali mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dalam dua hari berturut-turut di wilayah Mentok. Pengungkapan ini sekaligus menjadi momentum bagi kepolisian untuk mengajak masyarakat bersama-sama memerangi narkoba. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kasi Humas Iptu Yos Sudarso menjelaskan, salah satu kasus yang diungkap yakni penangkapan residivis berinisial AF (19) pada Senin (30/3/2026). Pelaku diketahui pernah terjerat kasus serupa pada 2024 dan sempat menjalani rehabilitasi di RSJ Sungailiat. “Meski sempat direhabilitasi, pelaku kembali terlibat dan bahkan menyimpan sabu di beberapa titik untuk mengelabui petugas,” jelas Yos. Dari tangan AF, polisi mengamankan total 11 paket sabu dengan berat bruto 2,59 gram yang ditemukan di lokasi berbeda, mulai dari tempat penangkapan hingga kediamannya. Sehari berselang, Kamis (2/4/2026) dini hari, Tim Hantu Satresnarkoba kembali mengamankan dua perempuan berinisial RF (24) dan PP (32) di Desa Air Belo, Mentok. Dari keduanya, ditemukan 79 paket sabu dengan berat bruto 17,17 gram beserta alat pendukung lainnya. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha menegaskan, keberhasilan ini bukan hanya hasil kerja kepolisian, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat dalam upaya pencegahan. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Perang melawan narkoba harus dilakukan bersama-sama. Kami mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan berani melapor jika mengetahui adanya peredaran narkotika,” tegas Kapolres. Ia juga mengingatkan bahwa kasus residivis yang kembali terlibat menjadi bukti bahwa ancaman narkoba masih sangat nyata dan dapat menyasar siapa saja, termasuk generasi muda. “Jangan beri ruang bagi narkoba di lingkungan kita. Lindungi keluarga dan generasi muda dari bahaya narkotika. Kepedulian masyarakat adalah kunci utama dalam pencegahan,” ujarnya. Polres Bangka Barat memastikan akan terus meningkatkan patroli dan penindakan, namun upaya tersebut harus diimbangi dengan kesadaran kolektif masyarakat agar peredaran narkoba dapat ditekan secara maksimal. Penulis Tim

Read More

Polres Bangka Barat Amankan Dua Perempuan dengan 79 Paket Sabu di Mentok

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 2 April 2026 – Satuan Reserse Narkoba Polres Bangka Barat kembali mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah Mentok. Dua orang perempuan diamankan petugas saat patroli subuh di Desa Air Belo, Kamis (2/4/2026). Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kasi Humas Iptu Yos Sudarso menjelaskan, penangkapan bermula dari kegiatan patroli yang dilakukan Tim Hantu Sat Resnarkoba di kawasan Pal III, Dusun III, Desa Air Belo. “Sekitar pukul 05.00 WIB, anggota kami mengamankan dua perempuan di pinggir Jalan Gang Belimbing. Keduanya kemudian dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan yang disaksikan perangkat desa setempat,” jelas Yos. Dua perempuan tersebut masing-masing berinisial RF (24) dan PP (32). Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan puluhan paket sabu yang disimpan dalam kotak rokok. “Dari tangan pelaku, ditemukan 79 paket plastik klip berisi kristal bening diduga narkotika jenis sabu yang disimpan dalam kotak rokok. Selain itu, turut diamankan timbangan digital, plastik klip, serta sejumlah barang pendukung lainnya,” ungkapnya. Yos menambahkan, kedua pelaku mengakui bahwa seluruh barang bukti tersebut merupakan milik mereka. “Total berat bruto sabu yang diamankan mencapai 17,17 gram. Saat ini kedua pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polres Bangka Barat guna proses penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.Polres Bangka Barat menegaskan akan terus meningkatkan patroli dan penindakan terhadap peredaran narkotika di wilayah hukumnya. “Kami berkomitmen untuk memberantas peredaran narkoba. Peran serta masyarakat juga sangat dibutuhkan dalam memberikan informasi kepada pihak kepolisian,” tutup Yos. Penulis Tim

Read More

Residivis Narkoba Kembali Ditangkap, Sempat Direhabilitasi di RSJ Sungailiat, Kini Simpan Sabu di Banyak Titik di Mentok

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 30 Maret 2026 – Satresnarkoba Polres Bangka Barat kembali mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Mentok. Seorang pemuda berinisial AF (19), yang diketahui merupakan residivis kasus serupa, kembali diamankan setelah kedapatan menyimpan sabu di sejumlah lokasi berbeda. AF bukan pelaku baru. Ia pernah terjerat kasus narkotika pada 2024 saat masih berstatus anak di bawah umur. Bahkan, usai tersandung perkara tersebut, ia sempat menjalani rehabilitasi selama tiga bulan di Rumah Sakit Jiwa Sungailiat. Namun, belum genap dua tahun, AF kembali berulah dan harus berhadapan lagi dengan hukum. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kasi Humas Iptu Yos Sudarso menjelaskan, penangkapan terhadap AF dilakukan oleh Tim Satresnarkoba di pinggir jalan Dusun VI Pait Jaya, Desa Belo Laut, pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. “Pada saat diamankan, petugas menemukan tiga paket sabu yang disimpan di kantong celana pelaku,” jelas Yos. Dari hasil interogasi awal, petugas kemudian melakukan pengembangan dan menemukan tujuh paket sabu lainnya yang disembunyikan di sekitar lokasi penangkapan. Tidak berhenti di situ, tim kembali bergerak ke kediaman pelaku di Kelurahan Tanjung dan menemukan satu paket sabu tambahan. “Total keseluruhan ada 11 paket sabu dengan berat bruto 2,59 gram yang berhasil diamankan dari beberapa titik berbeda,” ungkapnya. Modus penyimpanan sabu yang dilakukan pelaku dengan cara “disebar” di sejumlah lokasi ini diduga untuk mengelabui petugas serta meminimalisir risiko jika salah satu titik ditemukan. Saat ini, AF telah diamankan di Mapolres Bangka Barat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pendalaman guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain di balik peredaran narkotika tersebut. Kasus ini menjadi sorotan, mengingat pelaku yang masih berusia muda dan pernah menjalani rehabilitasi, justru kembali terlibat dalam peredaran narkoba dalam waktu yang relatif singkat. Penulis Tim

Read More

Polres Bangka Barat Ungkap Kasus Pencurian Sawit, Satu Pelaku Diamankan

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 29 Maret 2026 – Kepolisian Resor Bangka Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian buah kelapa sawit yang terjadi di wilayah hukum Polsek Simpang Teritip. Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Minggu, 29 Maret 2026, sekitar pukul 17.00 WIB, di area perkebunan PT BPL LWSE Blok X 6 Divisi 1, Dusun Rumpis, Desa Berang, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kasi Humas Iptu Yos Sudarso menyampaikan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari laporan adanya aktivitas mencurigakan di area perkebunan. “Berdasarkan informasi yang diterima, tim patroli yang terdiri dari personel BKO Brimob dan petugas keamanan perusahaan melakukan pengintaian di lokasi sejak siang hari. Sekitar pukul 17.00 WIB, tim mendapati dua orang pelaku sedang memindahkan buah kelapa sawit dari dalam lahan dengan rencana dibawa ke tempat pengumpulan hasil (TPH),” jelas Iptu Yos Sudarso. Saat dilakukan penyergapan, kedua pelaku berusaha melarikan diri. Namun, petugas berhasil mengamankan satu orang pelaku berinisial FAW (28), sementara satu pelaku lainnya berhasil meloloskan diri dan saat ini masih dalam pengejaran pihak kepolisian. Dari lokasi kejadian, petugas menemukan barang bukti berupa 62 janjang buah kelapa sawit serta satu buah alat pertanian jenis egrek yang diduga digunakan pelaku untuk melakukan aksinya. “Akibat kejadian tersebut, pihak perusahaan mengalami kerugian sebesar Rp4.598.360. Saat ini pelaku yang telah diamankan sedang menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut, dan kami masih melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lainnya,” tambahnya. Polres Bangka Barat mengimbau kepada masyarakat untuk turut serta menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan. Keberhasilan pengungkapan ini menjadi bukti kesigapan aparat kepolisian dalam menindak segala bentuk tindak kejahatan demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Bangka Barat. Penulis Tim

Read More