Diduga Coba Suap Redaksi, Oknum Diduga Aparat dan Pemilik Gudang BBM Ilegal DS Berusaha Hentikan Pemberitaan

Tajam24Jam.Com Lampung Selatan, 8 Mei 2026 – Aktivitas delapan gudang yang diduga digunakan untuk penimbunan dan pengoplosan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal yang berlokasi di Desa Serdang, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, kembali menjadi sorotan tajam masyarakat. Kondisi ini memicu keprihatinan mendalam, di mana dugaan bisnis ilegal tersebut disebut-sebut dikelola oleh pihak yang diduga sebagai oknum aparat bernama Dedi Sumantri beserta rekannya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, aktivitas ini terkesan berjalan lancar dan seolah-olah kebal hukum. Masyarakat menilai, upaya dilakukan agar kasus ini tidak mencuat ke permukaan. Merespons hal tersebut, masyarakat berharap Media Warta Hukum tetap profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik sesuai kode etik yang berlaku. Mereka meminta agar media tetap teguh menyuarakan kebenaran demi mendorong penegakan hukum terhadap lokasi tersebut. Apresiasi terhadap Integritas Media Pihak yang memantau perkembangan ini mengapresiasi langkah yang diambil oleh Media Warta Hukum yang terus berpihak kepada kepentingan publik. Pemberitaan yang dilakukan dianggap penting untuk mengungkap fakta mengenai dugaan 8 gudang BBM yang berada di Daton 9, Desa Serdang, yang hingga kini terindikasi masih beroperasi tanpa adanya tindakan tegas. “Informasi yang kami terima semalam, tepatnya di Bandar Lampung, menyebutkan bahwa oknum yang diduga kuat sebagai pemilik gudang BBM ilegal menemui pimpinan redaksi Warta Hukum. Namun, kami sangat mengapresiasi integritas pimpinan redaksi yang tetap berpihak kepada masyarakat dan menolak segala bentuk upaya penyuapan untuk menghentikan pemberitaan,” jelas narasumber, Jumat (8/5/2026). Dampak Merugikan Masyarakat Lebih lanjut dijelaskan, keluhan ini murni merupakan aspirasi masyarakat yang merasa dirugikan akibat maraknya peredaran minyak oplosan atau yang dikenal dengan sebutan ‘minyak Cong’. “Kami berharap rekan-rekan media tidak tergiur dengan tawaran apa pun yang bertujuan membungkam kebenaran. Data dan keterangan yang kami sampaikan adalah valid. Sekarang saatnya kita menunggu kinerja aparat penegak hukum untuk segera bertindak, mengingat sudah ada indikasi kuat mengenai upaya suap yang dilakukan oleh pihak Dedi Sumantri beserta dalang lainnya,” ujarnya. Kekecewaan Terhadap Penegakan Hukum Di sisi lain, muncul kekecewaan dari masyarakat terhadap kinerja aparat penegak hukum, mulai dari tingkat Polsek Tanjung Bintang, Polres Lampung Selatan, hingga Polda Lampung. Meskipun kasus ini sudah beberapa kali diberitakan, namun hingga saat ini belum terlihat adanya tindakan nyata. “Kami merasa pemberantasan mafia BBM di Lampung seolah hanya sebatas seremonial saja. Diduga kuat sudah ada koordinasi tertentu sehingga kasus ini dibiarkan berjalan. Bahkan ketika ada pemberitaan yang mencuat, ada upaya penyelesaian di luar jalur hukum. Kami berharap media terus menulis sesuai fakta lapangan hingga gudang-gudang ini ditutup dan proses hukum berjalan jika memang terbukti melanggar,” tegasnya. Harapan kepada Mabes Polri Karena merasa belum ada perubahan signifikan di tingkat daerah, pihak masyarakat kini menaruh harapan besar agar pihak pusat dapat turun tangan. “Maka dari itu, kami berharap Mabes Polri di Jakarta bisa turun langsung menindaklanjuti kasus ini. Kami sudah tidak tahan dengan peredaran minyak campuran yang sangat merugikan. Stok di SPBU sering kosong karena disedot oleh para pelaku, kemudian dicampur dengan minyak Cong asal Palembang, lalu didistribusikan kembali ke masyarakat dengan kualitas yang buruk,” tegasnya Penulis Tim

Read More

Polda Jambi dan Polres Jajaran Intensifkan Pengecekan SPBU, Pastikan Stok BBM Aman Pasca Penyesuaian Harga

Tajam24Jam.Com JAMBI, 18 April 2026 – Dalam rangka mengantisipasi dampak penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi, jajaran Polda Jambi bersama Polres di wilayah terus mengintensifkan patroli serta pengecekan ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini dilakukan secara serentak di berbagai wilayah, mulai dari Muaro Jambi, Tebo, Kerinci, Merangin, Bungo hingga Tanjung Jabung, dengan fokus pada pemantauan ketersediaan stok BBM, antrean kendaraan, serta antisipasi potensi penyalahgunaan BBM subsidi. Di wilayah Polsek Sungai Bahar, Polres Muaro Jambi, petugas melakukan pengecekan di SPBU No. 25.363.07 Desa Panca Bakti. Hasilnya, tidak ditemukan adanya pelangsir BBM subsidi jenis solar maupun pertalite. Namun, stok solar dilaporkan habis, sementara pertamax tersisa 140 liter dan pertalite masih tersedia sebanyak 16.370 liter. Sementara itu, di wilayah Jaluko, pengecekan dilakukan di empat SPBU yakni: SPBU No. 24.363.68 PT. Dwi Putra Borneo (Desa Rengas Bandung), SPBU No. 24.363.07 PT. Anha Energi Pratama (Simpang Sungai Duren), SPBU No. 24.363.88 PT. Energi Petro Midas (Mendalo Indah), SPBU No. 23.363.33 PT. Sinar Cahaya Metta (Mendalo Darat). Dari hasil monitoring, pasokan BBM baik subsidi maupun non subsidi terpantau lancar dan tidak ditemukan antrean berlebih di seluruh SPBU tersebut. Di Kabupaten Tebo, patroli dilakukan di SPBU Km 10 Sungai Alai, SPBU Km 2 Tebing Tinggi, dan SPBU Km 4 Tebing Tinggi, dengan hasil situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Sedangkan di wilayah Polres Kerinci, pengecekan dilakukan di sejumlah SPBU, antara lain: SPBU Pelayang Raya: pertalite kosong, namun pertamax 12.421 liter, pertamax turbo 2.797 liter, dex 7.796 liter, dan solar 6.059 liter, SPBU Koto Lebu: pertalite 20.628 liter, pertamax 8.577 liter, solar 17.684 liter, dex 7.979 liter, SPBU Sungai Liuk: pertalite 16 ton, dex 2,8 ton, SPBU Tanah Kampung: pertalite 42.000 liter, pertamax 4.794 liter, pertamax turbo 1.908 liter, dex 10.000 liter, SPBU Tutung Bungkuk: pertalite 8 ton, pertamax 6 ton, dex 9 ton (solar dan pertamax turbo kosong). Secara umum, stok BBM di wilayah Kerinci dilaporkan dalam kondisi aman dan lancar. Di wilayah Polres, Merangin, pengecekan dilakukan di: SPBU 24.373.57 Desa Koto Rayo, dengan stok antara lain dexlite 500 liter, pertamina dex 1.600 liter, pertamax 1.600 liter, dan pertalite 500 liter, SPBU 23.373.06 Desa Tambang Baru, dengan stok dexlite 1.600 liter, pertamina dex 16.000 liter, pertamax 1.600 liter, dan pertamax turbo 16.000 liter. Hasilnya, stok BBM dinyatakan cukup, tidak ditemukan antrean panjang maupun potensi gangguan. Di Kabupaten Bungo, monitoring dilakukan di: SPBU 24.372.25 Desa Rantau Ikil, dengan stok pertalite 8.335 liter, pertamax 6.076 liter, biosolar 16.664 liter, dan dexlite 8.573 liter. Antrean kendaraan terpantau normal dengan durasi 2 hingga 5 menit. SPBU 25.372.09 Kuamang Kuning, dengan stok pagi hari pertalite 4.000 liter, pertamax 4.000 liter dan dexlite 13.500 liter. Antrean pertalite tercatat cukup panjang hingga ±3 jam 30 menit. Di wilayah Tanjung Jabung Barat, pengecekan dilakukan di SPBU 23.365.47 PT. Alam Barajo, dengan stok pertamax 4.968 liter dan dexlite 5.208 liter, sementara pertalite dan solar masih dalam proses pengiriman. Situasi terpantau tertib tanpa antrean panjang. Sementara itu di Tanjung Jabung Timur, patroli dilakukan di SPBU Cantika Sabak Barat dan SPBU Simpang Tuan Mendahara Ulu, dengan hasil situasi tetap aman, distribusi BBM berjalan lancar serta tidak ditemukan gangguan kamtibmas. Secara umum, hasil patroli di berbagai wilayah menunjukkan bahwa ketersediaan BBM masih dalam kondisi aman, distribusi berjalan lancar, serta tidak ditemukan adanya praktik penimbunan maupun pelangsiran BBM subsidi. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk menjaga stabilitas pasokan energi dan situasi kamtibmas. “Polda Jambi bersama Polres jajaran terus melakukan patroli dan pengecekan SPBU guna memastikan ketersediaan BBM tetap aman dan distribusinya berjalan lancar. Kami juga mengantisipasi adanya potensi penyalahgunaan BBM subsidi yang dapat merugikan masyarakat,” ujar Kabid Humas. Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan karena untuk BBM subsidi tidak ada kenaikan harga dari pemerintah. “Kami mengajak masyarakat untuk tidak panik. Percayakan kepada pemerintah dan aparat kepolisian, distribusi BBM akan terus diawasi sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” tambahnya. Dengan intensifikasi patroli ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Provinsi Jambi tetap kondusif serta aktivitas masyarakat berjalan aman dan lancar di tengah dinamika kebijakan penyesuaian harga BBM. Penulis Tim

Read More

Harga BBM Dipastikan Tidak Naik per 1 April, Pertamina Imbau Masyarakat Tidak Terpengaruh Isu

Tajam24Jam.Com Bangka Belitung, 1 April 2026 — Isu mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) per 1 April 2026 yang sempat beredar luas di tengah masyarakat dipastikan tidak benar. Hasil penelusuran di lapangan serta pernyataan resmi dari pihak terkait menegaskan bahwa tidak ada penyesuaian harga BBM di wilayah Bangka Belitung. Tim investigasi media melakukan pengecekan langsung ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di berbagai titik. Di SPBU Pal 6 Mentok, pengurus lapangan, Rudi, menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak ada perubahan harga BBM.“Tidak ada kenaikan harga per 1 April. Harga masih tetap seperti sebelumnya,” ujarnya saat ditemui di lokasi.Hal serupa juga disampaikan pihak SPBU Sincong Belinyu. Petugas setempat memastikan bahwa operasional berjalan normal tanpa adanya perubahan harga BBM, baik jenis subsidi maupun non-subsidi. Kondisi yang sama juga terpantau di sejumlah SPBU lain di wilayah Pangkalpinang dan sekitarnya.Sementara itu, pihak PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga secara resmi menegaskan bahwa tidak terdapat penyesuaian harga BBM di SPBU Pertamina per 1 April. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah terkait stabilitas harga energi, baik untuk BBM subsidi maupun non-subsidi. Dalam keterangannya, Pertamina menyebutkan bahwa sebagai badan usaha, pihaknya terus melakukan berbagai langkah strategis guna menjaga stabilitas pasokan dan harga energi. Upaya tersebut meliputi koordinasi intensif dengan pemerintah terkait kebijakan insentif, kerja sama dengan pemasok energi, serta optimalisasi produksi kilang.Pertamina juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Selain itu, masyarakat diminta menggunakan energi secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu kepanikan (panic buying).Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh informasi yang akurat serta turut menjaga situasi tetap kondusif di tengah beredarnya isu yang belum tentu kebenarannya. (JAMAL)

Read More

Gudang BBM Ilegal Diduga Aktif Kembali di Bagan Pete, Aroma Minyak Menyengat Tercium

Tajam24Jam.Com Jambi, 10 Maret 2026 – Aktivitas penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal diduga kembali beroperasi di kawasan Jalan Penerangan, Bagan Pete, Kota Jambi. Gudang yang sebelumnya sempat disidak anggota DPRD Kota Jambi itu kini disebut telah berpindah lokasi, namun masih berada di kawasan yang sama. Berdasarkan penelusuran tim awak media di lapangan, aroma minyak dari aktivitas refinery ilegal tercium sangat kuat di sekitar lokasi yang diduga menjadi tempat penimbunan baru. Informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber menyebutkan, gudang tersebut merupakan pindahan dari lokasi lama yang sebelumnya disidak oleh anggota DPRD Kota Jambi beberapa waktu lalu. Meski berpindah tempat, kepemilikan gudang diduga masih sama, yakni seseorang berinisial LRR (PN). Warga sekitar mengaku aktivitas di lokasi tersebut kembali terlihat aktif, terutama pada waktu-waktu tertentu. Mereka juga menyebut kendaraan keluar masuk gudang kerap terjadi, diduga berkaitan dengan aktivitas penimbunan maupun pengolahan BBM ilegal. Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik terkait efektivitas penindakan yang sebelumnya dilakukan. Masyarakat berharap aparat penegak hukum segera turun tangan untuk melakukan penyelidikan serta penertiban agar aktivitas ilegal tersebut tidak terus berulang. Selain melanggar hukum, keberadaan gudang BBM ilegal juga dinilai berpotensi menimbulkan bahaya besar, mulai dari risiko kebakaran hingga pencemaran lingkungan yang dapat mengancam keselamatan warga sekitar. Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan kembali beroperasinya gudang BBM ilegal tersebut. Penulis Tim

Read More

Polsek Kotabaru Tertibkan Dugaan Pelangsiran BBM Solar di SPBU Pall 7, Kendaraan Barcode Tanpa STNK Diamankan 

Tajam24Jam.Com JAMBI, 6 Desember 2025 – Polsek Kotabaru melakukan penertiban terhadap sejumlah kendaraan yang diduga melakukan pelangsiran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di SPBU Pall 7, Jalan Surya Dharma, Kelurahan Pall V, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi, Sabtu (6/12/2025). Penertiban yang dimulai sekitar pukul 13.35 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kotabaru, Kompol Jimi Fernando, S.I.K., sebagai bagian dari upaya pengawasan pendistribusian BBM agar tepat sasaran dan sesuai ketentuan pemerintah. Dalam penertiban itu, petugas mengamankan empat unit mobil yang saat pengisian BBM tidak dapat menunjukkan barcode pengisian BBM subsidi yang sesuai dengan data STNK kendaraan. Kapolsek Kotabaru Kompol Jimi Fernando menyampaikan bahwa langkah penertiban ini merupakan komitmen kepolisian untuk mencegah penyalahgunaan BBM bersubsidi. “Penertiban ini kami lakukan untuk memastikan pendistribusian BBM subsidi benar-benar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu. BBM subsidi adalah hak masyarakat yang memang membutuhkan,” ujar Kompol Jimi Fernando. Kompol Jimi Fernando menjelaskan, keempat kendaraan tersebut diamankan sementara guna dilakukan pemeriksaan lanjutan. Setelah dilakukan pemanggilan kepada pemilik kendaraan dan pemeriksaan administrasi, para pemilik dapat menunjukkan kelengkapan surat kendaraan serta kesesuaian antara STNK dan barcode pengisian BBM. “Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, seluruh pemilik kendaraan dapat menunjukkan kelengkapan surat serta barcode yang sesuai. Terhadap yang bersangkutan kami berikan himbauan dan pembinaan agar ke depan tidak lagi melakukan pengisian yang berpotensi melanggar aturan,” tambahnya. Selain melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan, Polsek Kotabaru juga memberikan himbauan kepada pihak SPBU, baik pengawas maupun karyawan, agar lebih teliti dan disiplin dalam melayani pengisian BBM bersubsidi. “Kami mengingatkan pihak SPBU agar selalu mencocokkan barcode dengan STNK kendaraan serta tidak melayani pengisian melebihi kapasitas tangki standar kendaraan,” tegas Kapolsek. Kompol Jimi Fernando menegaskan bahwa Polsek Kotabaru akan terus melakukan pengawasan secara berkala guna mencegah terjadinya penyalahgunaan BBM bersubsidi di wilayah hukumnya. Penulis Tim 

Read More

Ribuan Liter BBM Bersubsidi Raib, SPBU Minas KM 40  Disorot

Tajam24Jam.Com SIAK, Riau, 20 November 2025 – Praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi kembali terungkap di Kabupaten Siak, Riau. SPBU 14.286.675 Minas KM 40, yang terletak di KM 40, diduga menjadi pusat “udang-udang migas”—menghisap subsidi rakyat untuk keuntungan pribadi. Ironisnya, lokasi ini pernah dikenai sanksi keras oleh Pertamina, tapi sepertinya tak jera. Liputan Investigasi pada Kamis 20 November 2025, 14:53 WIb Tim investigasi kami mendatangi SPBU tersebut dan mewawancarai warga sekitar. “Setiap hari SPBU ini kedatangan mobil langsir, seperti yang bapak lihat sendiri siang ini,” ungkap seorang warga yang tak ingin disebut namanya, mengindikasikan adanya permainan tak beres. Kami mendesak instansi terkait, termasuk Dinas ESDM Riau dan Kepolisian Resor Siak, untuk segera mengusut tuntas kasus ini. “Penindakan tegas harus dilakukan agar efek jera dan subsidi BBM tepat sasaran,” kata kami. Masyarakat Siak menanti aksi nyata. Pertanyaan besar: apakah pemerintah akan membiarkan “udang-udang migas” ini terus berlanjut? Kami akan terus pantau dan update perkembangannya. Tindak Lanjut: Pertamina diminta segera memblokir SPBU jika terbukti melanggar. Kejaksaan Negeri Siak diharapkan turun tangan mengusut dugaan penyimpangan. Masyarakat diimbau melaport jika ada indikasi serupa. Laporan ini masih dalam pengembangan. Ikuti terus update kami! Tim: Redaksi

Read More