Tanggapi Sorotan TikTok Ari Gajah, Pengelola Pastikan Dua Gajah Taman Rimba Jambi dalam Kondisi Sehat

Tajam24Jam.Com JAMBI, 27 Juli 2026 – Cuitan akun TikTok Ari Gajah yang menyoroti kondisi gajah di Taman Rimba Jambi mendapat tanggapan dari pengelola. Mahout (pawang gajah) Sulistyo menegaskan bahwa kedua gajah penghuni Taman Rimba Jambi berada dalam kondisi sehat dan terawat. Menurut Sulistyo, dua gajah tersebut bernama Alfa, gajah jantan, dan Fraksi, gajah betina. Ia menjelaskan bahwa kondisi tubuh Alfa yang terlihat lebih kurus bukan disebabkan kekurangan pakan, melainkan karena sedang memasuki masa birahi (musth), yang secara alami dapat menurunkan nafsu makan. “Kalau gajah jantan sedang birahi, memang nafsu makannya berkurang. Hal itu berpengaruh pada berat badannya sehingga terlihat lebih kurus. Itu kondisi yang normal,” jelas Sulistyo. Ia memastikan ketersediaan pakan di Taman Rimba Jambi mencukupi. Menurutnya, sekitar 80 persen aktivitas harian gajah dihabiskan untuk mencari dan mengonsumsi makanan, sehingga kebutuhan pakan menjadi perhatian utama pengelola. Terkait ukuran kandang yang juga menjadi sorotan, Sulistyo mengakui luas area di Taman Rimba memang tidak bisa dibandingkan dengan habitat alami gajah di alam liar. Namun, ia menilai area yang tersedia masih memadai untuk pemeliharaan satwa tersebut. “Kalau dibandingkan dengan habitat aslinya tentu jauh lebih kecil, tetapi di sini areanya masih cukup dan tidak terlalu sempit,” katanya. Selain itu, kondisi kesehatan kedua gajah juga terus dipantau secara berkala. Pemeriksaan rutin dilakukan oleh dokter hewan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Jambi guna memastikan Alfa dan Fraksi tetap dalam keadaan sehat. Penjelasan ini disampaikan untuk meluruskan berbagai informasi yang beredar di media sosial sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa kedua gajah penghuni Taman Rimba Jambi mendapatkan perawatan dan pengawasan kesehatan secara rutin. Penulis Tim

Read More

Wujudkan Yosodadi Bebas Jentik, Mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati Hadirkan Ovitrap, Spray Pengusir Nyamuk, dan SIJENTIK YOSODADI

Tajam24Jam.Com Metro, 26 Juli 2026 — Mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati melaksanakan kegiatan edukasi dan pemberdayaan masyarakat dalam upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di RW 01 Kelurahan Yosodadi. Mengusung tema “Bersama Wujudkan Yosodadi Bebas Jentik, Cegah DBD Sejak Dini”, kegiatan ini meliputi edukasi pencegahan DBD, praktik pembuatan ovitrap, pembuatan spray pengusir nyamuk sederhana, serta pengenalan Sistem Informasi Pelaporan Jentik (SIJENTIK YOSODADI). Kegiatan dilaksanakan pada Minggu, 26 Juli 2026, pukul 15.30 WIB hingga selesai, bertempat di kediaman Ketua RW 01, Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Lurah Yosodadi, Bapak Darojat Miko, S.E., Ketua RW 01, perangkat lingkungan, kader kesehatan, serta masyarakat setempat. Kehadiran pemerintah kelurahan dan perangkat lingkungan menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati, khususnya dalam mendukung upaya pencegahan dan pengendalian DBD di Kelurahan Yosodadi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, keterampilan, dan partisipasi masyarakat dalam melakukan pencegahan DBD mulai dari lingkungan rumah. Masyarakat diharapkan tidak hanya mengetahui bahaya DBD, tetapi juga mampu melakukan tindakan pencegahan serta berpartisipasi dalam pemantauan keberadaan jentik nyamuk di lingkungan tempat tinggal. Rangkaian kegiatan diawali dengan edukasi mengenai Demam Berdarah Dengue (DBD) yang mencakup cara penularan, karakteristik nyamuk Aedes aegypti, tempat-tempat yang berpotensi menjadi lokasi perkembangbiakan nyamuk, serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara rutin. Setelah pemberian edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi dan praktik pembuatan ovitrap. Ovitrap merupakan perangkap sederhana yang dapat dimanfaatkan untuk membantu memantau keberadaan telur nyamuk. Mahasiswa memberikan penjelasan mengenai alat dan bahan, proses pembuatan, cara penempatan, hingga pemantauan ovitrap agar masyarakat dapat menerapkannya secara mandiri di lingkungan rumah masing-masing. Selain pembuatan ovitrap, masyarakat juga diberikan demonstrasi pembuatan spray pengusir nyamuk sederhana. Dalam kegiatan ini, mahasiswa memperkenalkan alat dan bahan yang digunakan, tahapan pembuatan, serta cara penggunaannya. Praktik tersebut diharapkan dapat menambah wawasan dan keterampilan masyarakat mengenai upaya sederhana untuk membantu mengurangi kontak dengan nyamuk. Sebagai bentuk inovasi dalam mendukung keberlanjutan program, mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati juga memperkenalkan SIJENTIK YOSODADI (Sistem Informasi Pelaporan Jentik Yosodadi). Sistem ini dikembangkan sebagai sarana untuk membantu proses pelaporan dan pemantauan keberadaan jentik nyamuk di lingkungan masyarakat secara lebih terorganisir. Melalui SIJENTIK YOSODADI, hasil pemantauan jentik yang dilakukan di lingkungan rumah dapat dilaporkan sehingga informasi yang terkumpul dapat membantu dalam mengetahui kondisi keberadaan jentik di wilayah tersebut. Sistem pelaporan ini diharapkan dapat mendukung keterlibatan masyarakat dan kader dalam melakukan pemantauan jentik secara berkala serta menjadi sarana pendukung dalam menentukan tindak lanjut pencegahan DBD di lingkungan RW 01 Kelurahan Yosodadi. Kehadiran ovitrap dan SIJENTIK YOSODADI diharapkan dapat saling melengkapi. Ovitrap digunakan sebagai salah satu media pemantauan keberadaan telur nyamuk di lingkungan, sedangkan SIJENTIK YOSODADI digunakan untuk mendukung proses pencatatan dan pelaporan hasil pemantauan. Sementara itu, edukasi dan pembuatan spray pengusir nyamuk sederhana menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan serta perlindungan masyarakat terhadap gigitan nyamuk. Pelaksanaan kegiatan dikemas secara edukatif, demonstratif, partisipatif, dan berbasis inovasi, sehingga masyarakat tidak hanya memperoleh materi, tetapi juga terlibat secara langsung dalam praktik serta diperkenalkan dengan pemanfaatan sistem pelaporan jentik. Melalui tema “Bersama Wujudkan Yosodadi Bebas Jentik, Cegah DBD Sejak Dini”, mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun kemandirian masyarakat dalam pencegahan DBD yang berkelanjutan. Sinergi antara Pemerintah Kelurahan Yosodadi, perangkat lingkungan, kader kesehatan, mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati, dan masyarakat diharapkan dapat terus terjalin dalam pemantauan dan pencegahan DBD. Dengan pemanfaatan ovitrap, spray pengusir nyamuk sederhana, dan SIJENTIK YOSODADI, diharapkan tercipta upaya pencegahan DBD yang tidak hanya bersifat sementara, tetapi dapat terus diterapkan untuk mewujudkan Yosodadi yang lebih sehat, peduli, dan bebas jentik.(Kaperwil Mdy) Penulis Tim

Read More

Kapolres Bangka Barat Cek Kendaraan dan Alkom, Ingatkan Anggota: Rawat untuk Pelayanan Masyarakat

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 27 Juli 2026 – Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., mengecek kesiapan kendaraan bermotor (Ranmor), alat khusus (Alsus), hingga alat komunikasi (Alkom) yang digunakan jajaran Polres Bangka Barat. Pengecekan tersebut dilakukan melalui apel gelar pengecekan Ranmor, Alsus dan Alkom yang berlangsung di Mako Polres Bangka Barat, Senin (27/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Bangka Barat didampingi para pejabat utama (PJU) Polres Bangka Barat. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan berbagai sarana pendukung tugas kepolisian berada dalam kondisi siap digunakan. Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak menekankan kepada seluruh personel agar tidak hanya menggunakan kendaraan dan perlengkapan dinas, tetapi juga memperhatikan perawatannya. Menurutnya, kendaraan dan perlengkapan kepolisian merupakan bagian penting dalam menunjang pelaksanaan tugas, terutama ketika personel harus bergerak cepat memberikan pelayanan maupun merespons kebutuhan masyarakat. “Rawat kendaraan dan perlengkapan yang diberikan. Semua ini merupakan sarana untuk mendukung tugas kita dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Helen. Kapolres juga mengingatkan personel agar menjaga kondisi kendaraan tetap baik sehingga ketika dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas, seluruh sarana tersebut dapat digunakan secara optimal. Pengecekan Ranmor, Alsus dan Alkom ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Polres Bangka Barat memastikan kesiapan personel dan sarana pendukung dalam menjalankan tugas kepolisian. “Intinya, kesiapan sarana harus sejalan dengan kesiapan personel. Kita ingin memastikan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik,” ujarnya. Kegiatan apel gelar pengecekan tersebut berlangsung aman, tertib dan lancar. Penulis Tim

Read More

Kapolres Bangka Barat Sambangi Bawaslu, Sinergi Pengawasan Pemilu Diperkuat

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 27 Juli 2026 – Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H. menyambangi Kantor Bawaslu Kabupaten Bangka Barat, Senin (27/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi dan kerja sama antara Polres Bangka Barat dan Bawaslu. Kapolres Bangka Barat bersama Wakapolres, Kabag Ops, Kasat Intelkam, Kasat Binmas serta jajaran lainnya diterima langsung Ketua Bawaslu Kabupaten Bangka Barat Deni Ferdian, A.Md.Kom. beserta jajaran komisioner dan anggota Bawaslu. Dalam pertemuan tersebut, AKBP Helen menegaskan bahwa kunjungannya merupakan bagian dari upaya melanjutkan hubungan kerja sama yang selama ini telah terjalin antara Polres Bangka Barat dan Bawaslu. “Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bawaslu Kabupaten Bangka Barat yang telah menyambut kami dengan baik,” kata Helen. Helen mengatakan, kerja sama yang telah berjalan perlu terus dipelihara dan ditingkatkan. Menurutnya, komunikasi serta dukungan antarlembaga menjadi bagian penting agar pelaksanaan tugas masing-masing institusi dapat berjalan dengan baik. “Tujuan kami ke sini untuk melanjutkan kerja sama dan dukungan yang sudah terjalin sehingga dalam pelaksanaan kegiatan ke depannya dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya. Kapolres berharap hubungan baik yang sudah terbangun antara Polres Bangka Barat dan Bawaslu tidak hanya dipertahankan, tetapi juga semakin diperkuat. “Kiranya hal-hal baik yang sudah terjalin ke depan dapat dilanjutkan dan ditingkatkan sehingga dalam penyelenggaraan Pemilu ke depannya dapat berjalan dengan baik dan lancar,” tegasnya. Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Bangka Barat Deni Ferdian menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolres Bangka Barat bersama jajaran. Deni menilai pertemuan tersebut menjadi sarana untuk memperkuat silaturahmi sekaligus koordinasi antara Bawaslu dan Polres Bangka Barat. “Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan ini dan merupakan sarana kita untuk terus menjalin silaturahmi antara Bawaslu Kabupaten Bangka Barat dengan Polres Bangka Barat,” kata Deni. Dia mengatakan, selama ini setiap kegiatan yang dilaksanakan Bawaslu juga terus berkoordinasi dan bersinergi dengan pihak kepolisian. Koordinasi tersebut diharapkan terus berjalan, termasuk dalam hal keterbukaan informasi dalam penyelenggaraan Pemilu. “Kami akan selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian mengenai keterbukaan informasi dalam penyelenggaraan Pemilu ke depan sehingga dalam pelaksanaannya nanti dapat berjalan dengan baik,” ujarnya. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah Polres Bangka Barat dalam membangun komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan di wilayah hukumnya. Bagi Polres Bangka Barat, sinergi dengan Bawaslu menjadi penting untuk memastikan koordinasi antarlembaga tetap berjalan baik, sekaligus mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif. Penulis Tim

Read More

Mesin Tempel Rp40 Juta Dicuri dari Belakang Rumah, 3 Pelaku Diciduk Polres Bangka Barat

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 27 Juli 2026 – Aksi pencurian mesin tempel kapal di Kampung Menjelang, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, berhasil diungkap polisi. Tim Meriam Unit Reskrim Polsek Mentok Polres Bangka Barat meringkus tiga pria yang diduga terlibat dalam pencurian mesin tempel Yamaha 40 PK senilai Rp40 juta. Pengungkapan kasus ini dilakukan setelah polisi menerima laporan terkait hilangnya mesin tempel milik warga dari bagian belakang rumah korban pada Minggu (26/7/2026). Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan, pengungkapan tersebut menjadi bentuk respons cepat kepolisian dalam menindaklanjuti laporan masyarakat. “Begitu mendapatkan informasi dan laporan terkait dugaan pencurian tersebut, personel langsung melakukan penyelidikan dan pendalaman. Hasilnya, satu pelaku berhasil diamankan dan kemudian dilakukan pengembangan hingga dua pelaku lainnya turut diamankan,” kata Yos, Senin (27/7/2026). Kasus tersebut bermula saat korban mengecek bagian belakang rumahnya pada Minggu pagi. Korban mendapati satu unit mesin tempel Yamaha 40 PK yang sebelumnya diletakkan di dudukan belakang rumah telah raib. Korban kemudian bertanya kepada adiknya. Dari keterangan sang adik, mesin tersebut terakhir kali terlihat sekitar pukul 00.30 WIB. Korban bersama adiknya kemudian mencari di sekitar lokasi. Mereka menemukan selang mesin tempel di pinggir jalan belakang rumah serta jejak ban kendaraan di sekitar lokasi. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp40 juta dan melaporkan kasus itu ke Polsek Mentok Polres Bangka Barat. Polisi kemudian bergerak melakukan penyelidikan. Informasi mengenai keberadaan salah satu pelaku diperoleh Tim Meriam Unit Reskrim Polsek Mentok pada Senin (27/7) sekitar pukul 05.00 WIB. Sekitar pukul 06.00 WIB, polisi akhirnya mengamankan seorang pria berinisial E alias E di seputaran Pasar Mentok. Dari hasil pemeriksaan, E mengakui keterlibatannya dalam pencurian mesin tempel tersebut. Polisi kemudian melakukan pengembangan berdasarkan keterangan pelaku. Hasilnya, dua pelaku lainnya, yakni IF alias I dan FE alias F, berhasil diamankan di lokasi berbeda. IF diamankan saat berada di rumah temannya di Kampung Keramat, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Mentok. Sementara FE diamankan di kediamannya di Kampung Menjelang Baru, Kelurahan Menjelang, Kecamatan Mentok. Mesin Hendak Dibongkar dan Dijual Terpisah Dari hasil pemeriksaan sementara, ketiga pelaku diduga memiliki peran masing-masing dalam aksi tersebut. E dan IF disebut mendatangi rumah korban sekitar pukul 01.00 WIB menggunakan sepeda motor Honda Scoopy milik FE. Sesampainya di bagian belakang rumah korban, keduanya mengambil mesin tempel Yamaha 40 PK tersebut dan membawanya menggunakan sepeda motor menuju rumah FE. Namun, pada keesokan harinya, FE meminta mesin tersebut dipindahkan karena merasa khawatir. Mesin kemudian dipindahkan ke rumah IF dan disimpan di dalam kamar. Polisi menyebut mesin tersebut rencananya akan dibongkar dan dijual secara terpisah. Rencana itu belum sempat dilakukan. Tim Meriam Unit Reskrim Polsek Mentok lebih dulu mengamankan ketiga pelaku sekaligus mengamankan barang bukti satu unit mesin tempel Yamaha 40 PK dan satu buah selang mesin tempel. Iptu Yos Sudarso menegaskan, Polres Bangka Barat melalui jajaran Polsek akan terus meningkatkan respons terhadap laporan masyarakat, khususnya tindak pidana yang merugikan warga. “Polres Bangka Barat berkomitmen memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat. Setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional dan sesuai prosedur hukum. Kami juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menjadi korban atau mengetahui adanya tindak pidana,” ujarnya. Saat ini ketiga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Mentok Polres Bangka Barat untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Para pelaku dijerat dengan Pasal 477 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan. Penulis Tim

Read More

Pusdiklat Komite OSIS Nasional Indonesia Gelar Pelatihan Bagi Tenaga Pendidik Tingkat SMP se-Kabupaten Gowa

Tajam24Jam.Con GOWA, 27 Juli 2026 – Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Komite OSIS Nasional Indonesia menggelar kegiatan pelatihan bagi tenaga pendidik tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Gowa, Senin (27/7/2026). Kegiatan berlangsung di Aula SMPN 1 Bajeng, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pembinaan organisasi siswa, penguatan karakter, serta pengembangan kepemimpinan peserta didik di lingkungan sekolah. Pelatihan tersebut diikuti oleh Kepala Sekolah,  para guru dan siswa siswi  pembina OSIS dari berbagai SMP di Kabupaten Gowa. Para peserta mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan kepemimpinan, manajemen organisasi sekolah, penguatan pendidikan karakter, serta strategi pembinaan OSIS yang efektif dan inovatif. Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Komite Osis Nasional Indonesia (KONI), Ahmad Wahyu Saputra mengatakan, pelatihan yang dilaksanakan ini mengangkat tema “Jelajah Negeri Bangun Anti Korupsi” bekerjasama dengan KPK, LPDP dan pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Gowa. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pusdiklat Komite OSIS Nasional Indonesia dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan, khususnya dalam menciptakan pembina OSIS yang profesional dan berintegritas. “Melalui pelatihan ini, kami berharap para tenaga pendidik dan para pengurus Osis dapat memperkuat kapasitasnya dalam membimbing peserta didik menjadi generasi yang berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki jiwa kepemimpinan, terus dalam memberantas Korupsi,” ujarnya. “Tentu kita berharap melalui pelatihan ini kedepannya  sekolah dapat mengelola dana bantuan operasional satuan pendidik dapat transparan dan akuntabel. Mengingat dana bos adalah titipan agar dikelola dengan baik untuk kesehahteraan guru dan siswa,” ungkapnya.  Selama pelaksanaan pelatihan, peserta juga mengikuti sesi diskusi, studi kasus, dan praktik penyusunan program kerja pembinaan OSIS yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing. Kegiatan berlangsung secara interaktif sehingga mendorong pertukaran pengalaman dan gagasan antarpendidik. Pusdiklat Komite OSIS Nasional Indonesia berharap pelatihan ini dapat menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pembinaan organisasi kesiswaan di Kabupaten Gowa. Dengan pembina yang kompeten, diharapkan OSIS di setiap sekolah mampu menjadi wadah pengembangan karakter, kepemimpinan, dan kreativitas peserta didik yang lebih baik. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Taufiq Mursad mengapresiasi kegiatan ini, ia berharap kolaborasi dengan Komite Osis Nasional Indonesia dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di kabupaten Gowa, terutama peningkatan kualitas Guru dan siswa. “Ini kesempatan yang mahal, karena tidak semua daerah berkolaborasi dengan Komite Osis Nasional Indonesia. Semoga pelatihan ini betul betul dimanfaatkan oleh para peserta,”harap Kadis Pendidikan.  Kegiatan pelatihan ini berlangsung selama tiga hari dengan menghadirkan beberapa narasumber atau pemateri diantaranya dari Komisi pemberantasan korupsi (KPK). Penulis Tim

Read More

Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Tutup Karya Bakti Skala Besar Kodim 0420/Sarko

Tajam24Jam.Com Sarolangun, 27 Juli 2026 – Panglima Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, Mayjen TNI Arief Gajah Mada, secara resmi menutup pelaksanaan Karya Bakti Skala Besar Kodim 0420/Sarko. Upacara Penutupan dipusatkan di Lapangan Gunung Kembang Sarolangun, Senin (27/7/2026) Turut hadir, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, Bupati Sarolangun, para Asisten Kodam XX/TIB, para Kasi Korem 042/Gapu, Dandim 0420/Sarko, unsur Forkopimda kabupaten, pimpinan OPD kabupaten, serta tamu undangan lainnya. Karya Bakti Skala Besar Kodim 0420/Sarko merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah. Program tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan kemanusiaan guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Usai memimpin upacara penutupan, Pangdam menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat berupa kursi roda, kaki palsu, serta paket bahan pokok bagi keluarga yang memiliki anak berisiko stunting. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat. Kegiatan dilanjutkan peninjauan ke sejumlah sasaran fisik hasil Karya Bakti Skala Besar. Pangdam meninjau pembangunan jembatan gantung yang menjadi akses penghubung bagi masyarakat, renovasi RTLH, pembangunan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga, serta menyerahkan tali asih kepada warga penerima manfaat secara langsung. Selain pembangunan fisik, program ini juga melaksanakan berbagai sasaran nonfisik berupa pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan kegiatan bakti sosial lainnya. Dalam amanatnya, Mayjen TNI Arief Gajah Mada menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung keberhasilan pelaksanaan Karya Bakti Skala Besar Kodim 0420/Sarko. Menurutnya, keberhasilan program ini merupakan hasil sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, serta masyarakat yang bergotong royong menyelesaikan setiap sasaran kegiatan. Pangdam juga berharap seluruh hasil pembangunan yang telah diwujudkan dapat dimanfaatkan, dirawat, dan dipelihara secara bersama-sama agar memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi masyarakat. Dengan demikian, pembangunan yang telah dilaksanakan tidak hanya menjadi hasil pekerjaan semata, tetapi juga menjadi aset yang mampu meningkatkan aktivitas sosial maupun perekonomian warga. Melalui Karya Bakti Skala Besar Kodim 0420/Sarko, TNI terus memperkuat kemanunggalan dengan rakyat melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Penrem 042/Gapu Penulis Tim

Read More

Kapolda Jambi Hadiri Pembukaan Munas BEM SI XIX 2026 di Universitas Jambi

Tajam24Jam.Com JAMBI, 27 Juli 2026 – Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (Munas BEM SI) ke-XIX Tahun 2026 yang digelar di Auditorium Universitas Jambi, Senin (27/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 150 peserta yang merupakan perwakilan delegasi Badan Eksekutif Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Turut hadir Menteri Pemuda dan Olahraga RI Dr. (H.C.) H. Erick Thohir, B.A., M.B.A., Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., Rektor Universitas Jambi Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H., Dirintelkam Polda Jambi Kombes Pol Yuli Haryudo, S.E., serta sejumlah akademisi dan pengurus BEM SI. Pembukaan Munas BEM SI XIX diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Universitas Jambi dan Mars Mahasiswa, dilanjutkan dengan laporan ketua pelaksana serta sambutan dari sejumlah tokoh. Dalam sambutannya, Presiden BEM Universitas Jambi Rahmat Zaki menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan dan peserta yang hadir. Ia berharap forum tersebut dapat menjadi ruang untuk melahirkan gagasan dan solusi nyata yang memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya masyarakat kecil dan kelompok yang membutuhkan perhatian. Rektor Universitas Jambi Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H., dalam sambutannya mengajak organisasi mahasiswa untuk terus berkembang dan berkontribusi dalam memajukan Indonesia dengan berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Ia juga menyampaikan harapan agar Munas BEM SI dapat menghasilkan keputusan dan gagasan yang membawa kemajuan bagi bangsa. Menteri Pemuda dan Olahraga RI Dr. (H.C.) H. Erick Thohir, B.A., M.B.A., dalam sambutannya mengingatkan pentingnya peran pemuda dalam menentukan arah masa depan bangsa. Ia menekankan bahwa generasi muda saat ini merupakan generasi yang akan menentukan perjalanan Indonesia dalam 100 tahun mendatang. “Bangsa yang besar adalah bangsa yang mengenal sejarah. Pemuda memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Karena itu, saya berharap generasi muda dapat terus menjaga semangat kebangsaan, menghadirkan gagasan-gagasan positif, serta mengambil bagian dalam pembangunan Indonesia,” ujar Erick Thohir. Menanggapi pelaksanaan Munas BEM SI XIX 2026, Kapolda Jambi melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa Polda Jambi memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan yang menjadi ruang bagi mahasiswa untuk bermusyawarah, bertukar gagasan dan menyampaikan aspirasi. “Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar mengapresiasi pelaksanaan Munas BEM SI ke-XIX Tahun 2026 di Universitas Jambi. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa dari berbagai daerah untuk berdiskusi, bertukar pikiran dan merumuskan gagasan-gagasan konstruktif bagi kemajuan bangsa,” ungkap Kabid Humas. Lebih lanjut, Kabid Humas mengatakan bahwa mahasiswa merupakan bagian penting dari elemen masyarakat yang memiliki peran strategis dalam mengawal pembangunan dan memberikan kontribusi pemikiran bagi bangsa dan negara. “Polri tentunya mendukung ruang-ruang dialog dan musyawarah yang dilakukan oleh mahasiswa secara demokratis dan bertanggung jawab. Kami berharap seluruh rangkaian Munas BEM SI dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan gagasan yang solutif, konstruktif serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya. Kombes Pol. Erlan Munaji menambahkan, Polda Jambi senantiasa berkomitmen menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar setiap kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan akademik dan kemahasiswaan, dapat berlangsung aman dan kondusif. “Kami mengajak seluruh peserta dan elemen mahasiswa untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, menyampaikan aspirasi secara santun dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta menjadikan perbedaan pandangan sebagai kekuatan untuk membangun Indonesia yang lebih maju,” pungkasnya. Penulis Tim

Read More

Kasus Meninggalnya Anggota Polri di Tanjab Timur Naik ke Tahap Penyidikan, Enam Orang Ditetapkan sebagai Tersangka

Tajam24Jam.Com JAMBI, 27 Juli 2026 – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi terus melakukan penyidikan secara transparan dan akuntabel terkait kasus penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia seorang anggota Polri, Brigadir EWS, yang terjadi di wilayah hukum Polres Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur). Perkembangan terbaru kasus tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, S.I.K., M.Si., dalam kegiatan doorstop bersama awak media yang berlangsung di Ruang Media Center Bidhumas Polda Jambi, Senin (27/7/2026). Kombes Pol. Erlan Munaji menjelaskan, penyidik Ditreskrimum Polda Jambi, khususnya Subdit Jatanras, bersama Satreskrim Polres Tanjab Timur telah berkolaborasi melakukan serangkaian penyelidikan terkait perkara tersebut. Setelah melalui mekanisme dan tahapan sesuai dengan manajemen penyidikan, pada Jumat sebelumnya penyidik meningkatkan status perkara dari penyelidikan ke tahap penyidikan. Selanjutnya, penyidik melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, mengumpulkan alat bukti, serta melaksanakan gelar perkara. “Hasil dari proses penyidikan dan gelar perkara tersebut, pada hari Sabtu penyidik telah menetapkan enam orang sebagai tersangka. Lima orang tersangka merupakan anggota Polri dan satu orang lainnya merupakan warga sipil. Tentunya, masing-masing tersangka memiliki peran dan keterlibatan yang berbeda dalam perkara ini,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji. Terhadap para tersangka, penyidik menerapkan Pasal 466 KUHP terkait tindak pidana penganiayaan, dengan Pasal 21 KUHP mengenai turut serta, sesuai dengan peran dan keterlibatan masing-masing tersangka dalam perkara tersebut. “Kepada para tersangka akan dikenakan Pasal 466 KUHP terkait tindak pidana penganiayaan dan Pasal 21 KUHP terkait turut serta. Penerapan pasal tersebut disesuaikan dengan peran dan keterlibatan masing-masing tersangka berdasarkan fakta-fakta dan alat bukti yang telah dikumpulkan oleh penyidik,” jelas Kombes Pol. Erlan Munaji. Dalam proses penanganan perkara tersebut, Polda Jambi juga telah mendapatkan asistensi dari Tim Itwasum Polri, Divpropam Polri, dan Bareskrim Polri. Asistensi tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan dan pendampingan untuk memastikan proses penanganan perkara berjalan secara profesional, transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan hukum dan mekanisme penyidikan yang berlaku. “Kami sampaikan kepada rekan-rekan media bahwa dalam penanganan perkara ini juga telah dilakukan asistensi oleh Itwasum Polri, Divpropam Polri, dan Bareskrim Polri. Hal ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan seluruh proses penanganan perkara berjalan secara transparan dan akuntabel,” tegasnya. Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno Halomoan Siregar, S.I.K., M.H., melalui Kabid Humas Polda Jambi menegaskan bahwa Polda Jambi berkomitmen untuk menangani perkara tersebut secara serius, profesional, dan objektif. Proses hukum akan dilakukan berdasarkan fakta-fakta dan alat bukti yang diperoleh selama proses penyidikan. “Kapolda Jambi menegaskan bahwa proses penanganan perkara ini dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Siapa pun yang terbukti terlibat akan diproses sesuai dengan hukum dan ketentuan yang berlaku. Polda Jambi juga memastikan bahwa perkembangan penanganan perkara akan disampaikan kepada masyarakat secara terbuka sesuai dengan tahapan penyidikan,” pungkas Kombes Pol. Erlan Munaji. Saat ini, penyidik Ditreskrimum Polda Jambi dan penyidik Propam Polda Jambi masih terus melakukan proses penyidikan untuk mendalami perkara tersebut, termasuk peran dan keterlibatan masing-masing tersangka. “Kami memastikan proses penyidikan masih terus berjalan dan dilakukan secara transparan serta akuntabel. Setiap perkembangan penting terkait perkara ini akan kami sampaikan kembali kepada masyarakat,” tutup Kabid Humas Polda Jambi. Penulis Tim

Read More

Dugaan Kongkalikong SK Ketua Definitif, Koperindag Muaro Jambi Disorot Kasus Koperasi Mitra Bersama

​Tajam24Jam.Com MUARO JAMBI, 27 Juli 2026 – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Muaro Jambi mendadak jadi sorotan publik. Dinas tersebut diduga kuat mengabaikan permohonan dari Panitia Pemilihan Ketua dan Pengurus Koperasi Mitra Bersama Desa Pematang Raman, yang berujung pada memanasnya konflik internal di tubuh koperasi tersebut. ​Pemicu utama polemik ini adalah status kepemimpinan Tarmizi. Awalnya, Tarmizi hanya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Koperasi Mitra Bersama. Namun, para anggota dan pengurus terkejut saat mengetahui bahwa Dinas Koperindag Muaro Jambi diduga merilis register Surat Keputusan (SK) yang mendefinitifkan status Tarmizi tanpa adanya pemberitahuan, koordinasi, maupun persetujuan dari pengurus dan anggota koperasi. ​”Kami menduga ada keterlibatan dan permainan oknum di Dinas Koperindag Muaro Jambi dalam penerbitan register SK Ketua Definitif tersebut. Penerbitan dilakukan secara sepihak tanpa sepengetahuan anggota,” ujar salah satu perwakilan anggota Koperasi Mitra Bersama. ​Dugaan pengabaian permohonan panitia pemilihan oleh Dinas Koperindag ini kian memperkeruh suasana. Langkah panitia untuk menggelar proses pemilihan pengurus baru secara transparan justru kandas karena klaim status definitif Tarmizi. ​Tak hanya persoalan SK sepihak, perbedaan persepsi terkait masa jabatan Tarmizi juga melahirkan polemik baru. Panitia pemilihan mendesak Tarmizi untuk legowo melepas jabatannya yang dinilai telah berakhir pada Juni 2026. Namun, pihak Tarmizi bersikeras bahwa masa jabatannya baru berakhir pada Desember 2026.​Kegagalan penyelesaian masalah di tingkat desa dan dinas terkait membuat konflik ini meluas hingga bermuara ke Komisi II DPRD Kabupaten Muaro Jambi. Masuknya persoalan ini ke ranah legislatif kian mempertegas dugaan bahwa Dinas Koperindag Muaro Jambi tidak mampu menyelesaikan polemik atau bahkan menjadi bagian dari benang kusut dalam pusaran konflik internal Koperasi Mitra Bersama. ​Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Koperindag Muaro Jambi dan Tarmizi belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan keterlibatan dalam penerbitan register SK sepihak maupun pengabaian surat permohonan panitia pemilihan tersebut. Penulis Tim

Read More